p-Index From 2021 - 2026
10.794
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Keperawatan Jurnal Teknik Industri TEKNIK MODUL Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Jurnal Ilmu keperawatan AGROTEKBIS IMAJI EurekaMatika (Jurnal Online Matematika S1) JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Tesa Arsitektur Planta Tropika Nature: National Academic Journal of Architecture JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Arsitektur KOMPOSISI WIDYAKALA JOURNAL Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi Jurnal SOLMA Jurnal Arsitektur ARCADE JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA JURNAL AKUNIDA YUME : Journal of Management GEMA EKONOMI Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Menara Perkebunan Asian Journal of Agriculture Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Keperawatan (JKEP) Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Science Midwifery Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Litbang Kota Pekalongan International Journal of Business, Law, and Education Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains Jejaring Administrasi Publik (JAP) KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Eurekamatika TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Talenta Sipil Journal of Economics Research and Policy Studies DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment JURNAL SABHANGA Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur Journal of Educational and Cultural Studies Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta (DIMASETA) Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan International Journal of Application on Economics and Business JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Journal of Agrosociology and Sustainability Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Jurnal Hukum dan Keadilan Al'Adalah Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Aspiration of Health Journal PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Riau Jurnal Teknik Informatika SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Holistik Jurnal Kesehatan Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Jurnal Arsitektur ARCADE JURNAL SATYA MANDIRI MANAJEMEN DAN BISNIS Educational Psychology Journal Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan dharma wiyata
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Yellow Box Junction Pada Perlintasan Sebidang Untuk Mengurai Antrian Kendaraan Akibat Penutupan Pintu Perlintasan Sebidang Putra, I Dewa Gede Tantara Tesa; Purwanto, Edi
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.823 KB) | DOI: 10.46447/ktj.v5i1.54

Abstract

Good transportation is smooth, safe, safe, convenient and efficient transportation. In order to realizesuch good transportation, effort is needed in overcoming various transportation problems that existtoday and then do various further development. One of the transportation problems is the locationof the intersection of Jalan Teuku Umar by crossing a plot of KS Tubun Road between the road andthe railroad track. The crossing of this plot resulted in congestion in the aftermath of the closure ofthe railway crossing. This is very dangerous and causes a burden of loss if there is a train thatpasses at close intervals due to the unraveling of congestion that occurred on Jalan Teuku Umar.The method in this research is research and development. In this research, the research location isTeuku Umar Street. The data collection is divided into primary data and secondary data. Primarydata were obtained by directly conducting a survey to a research site on Jalan Teuku Umar. Theobservation period in the field is done on Sunday, 17 September 2017 for 14 hours from 06.00 to20.00 WIB. Secondary data is data sourced from institutions - insatansi related to research that isPT. Kereta Api Indonesia on the schedule of passenger trains and freight passing through a planeof Teuku Umar Street. Based on the analysis of the application of yellow box junction at theintersection can decompose the queue length that occurs on Teuku Umar Street.
Serial Vision Sebagai Pembentuk Karakter Visual Koridor Jalan Letjen Suprapto Widiantara, I Wayan Andhika; Purwanto, Edi; Sardjono, Agung Budi
MODUL Vol 17, No 2 (2017): MODUL vol 17 nomor 2 tahun 2017 (6 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.078 KB) | DOI: 10.14710/mdl.17.2.2017.62-68

Abstract

Kawasan Kota Lama Semarang merupakan kawasan dengan latar belakang sejarah Kolonial Belanda, terlihat saat ini masih adanya sekitar lima puluh bangunan dengan arsitektur Kolonial Belanda yang membuat kawasan ini menjadi salah satu kawasan konservasi di Kota Semarang. Didalam kawasan ini terdapat sebuah koridor utama, yaitu pada Jalan Letjen Suprapto. Koridor ini dirancang pada jaman Belanda menjadi pusat orientasi kawasan dengan adanya Gereja Blenduk sebagai orientasi utama.Seiring berkembangnya waktu, koridor jalan Letjen Suprapto memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Ditunjukan dengan munculnya bangunan-bangunan komersial seperti halnya cafe, tempat makan, serta adanya museum. Perkembangan yang cukup pesat tersebut perlu disadari akan memicu munculnya pergesekan bangunan-bangunan baru hasil renovasi dengan bangunan-bangunan lama yang ada apabila tidak diperhatikan dengan benar. Hal ini menyebabkan perlunya perlakuan khusus terkait renovasi dan revitalisasi bangunan yang ada pada koridor ini khususnya penataan wajah bangunan yang ada pada koridor tersebut. Sehingga karakter dari koridor Jalan Letjen Suprapto dapat mewakili citra/image dari kawasan Kota Lama Semarang. Karakter visual koridor tersebut dapat dinilai salah satunya adalah melalui amatan-amatan visual secara menyeluruh saat melintasi koridor. Proses amatan tersebut memberikan kesan dan perasaaan tertentu sehingga pengamat dapat merasakan sesuatu yang berbeda saat berada pada koridor tersebut dengan ketika berada pada koridor kawasan lainnya.Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian mengenai Pengaruh Perwajahan Bangunan Terhadap Karakter Visual Koridor di Jalan Letjen Suprapto, Kawasan Kota Lama Semarang yang juga dilakukan oleh peneliti yang sama dengan menggunakan unsur dominasi, irama, kepaduan, garis langit, serta pemandangan berseri dalam menilai karakter visual koridor tersebut dan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan penelitian studi kasus. Didalam tulisan ini hanya mengangkat mengenai unsur pemandangan berseri dikarenakan dianggap mempunyai nilai keunikan tersendiri dari unsur lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya elemen dari warna pada bangunan Marba dan atap pada menara Gereja Blenduk sebagai titik amatan yang memberikan rasa penasaran kepada pengamat serta seolah-olah pengamat dibimbing untuk menuju ke area tertentu, serta menjadikan kedua bangunan tersebut sebagai  focal poitnt pada koridor Jalan Letjen Suprapto.
KAJIAN TATANAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP KONSEP KAMPUS HIJAU DI KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO TEMBALANG Purwanto, Edi; Setioko, Bambang
MODUL Vol 18, No 1 (2018): MODUL vol 18 no 1 tahun 2018 (8 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.034 KB) | DOI: 10.14710/mdl.18.1.2018.9-16

Abstract

Universitas Diponegoro dinobatkan sebagai kampus hijau oleh Greenmetrics tahun 2014 dengan nomer urut 5 dari 10 universitas lainnya di Indonesia. Pada tahun 2015 Indonesia menempatkan tiga kampus yang masuk 50 besar kampus hijau terbaik dunia, yakni Universitas Indonesia pada peringkat 33, kemudian Institut Pertanian Bogor peringkat 36 dan disusul Universitas Diponegoro pada peringkat 44.Untuk tahun 2016, tingkat nasional, Universitas Indonesia (UI) ada di peringkat 31 (1), diikuti oleh Institut Teknologi Sepuluh November di peringkat 43 (2), Institut Pertanian Bogor di peringkat 57 (3), Universitas Diponegoro ada di peringkat 69 (4), dan Universitas Sebelas Maret di peringkat 76 (5). UI GreenMetric merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia yang basis penilaian utamanya adalah komitmen perguruan-perguruan tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. Indikator yang dipergunakan adalah statistik kehijauan kampus (15%), pengelolaan sampah (18%), energi dan perubahan iklim (21%), penggunaan air (10%), transportasi (18%), dan pendidikan (18%). Tujuan penelitian adalah melakukan kajian dan analisis tatanan ruang terbuka hijau sebagai salah satu indikator terhadap keberlangsungan kampus Universitas Diponegoro yang berkonsep kampus hijau.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan, dan perbedaan antara fenomena yang satu dengan fenomena lainnya.Hasil Penelitian menghasilkan kajian tatanan ruang hijau berdasarkan aspek fungsional, aspek fisik dan non fisik, dan aspek lingkungan/ekologis.Kajian Tatanan ruang terbuka hijau terhadap konsep kampus hijau di Kampus Universitas Diponegoro Tembalang diharapkan akan menghasilkan rumusan guna keberlangsungan kampus Universitas Diponegoro sebagai kampus berkonsep hijau dimasa yang akan datang..  
SISTEM KONTROL EFISIENSI DAYA OTOMATIS PADA PERANGKAT PROTOTIPE DESALINASI DUAL OUTPUT BERTENAGA SEL SURYA Sujiwa, Akbar; Atmiasri, Atmiasri; Purwanto, Edi
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1839

Abstract

Penggunaan energi terbarukan semakin banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada pemanfaatan energi dari matahari dengan bantuan perangkat sel surya. Energi dari sel surya secara luas dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan berbagai macam perangkat yang memerlukan energi listrik, salah satunya dapat digunakan sebagai sumber daya utama untuk pengoperasian perangkat prototipe desalinasi dual output. Perangkat ini memiliki fungsi dapat memproduksi air tawar dan kristal garam secara bersamaan melalui proses distilasi. Dengan menggunakan sel surya sebagai sumber daya utama, maka proses tersebut sangat ramah lingkungan dan murah dalam biaya operasionalnya, namun banyaknya energi listrik yang dibangkitkan oleh sel surya sangat tergantung dari cuaca di sekitarnya. Untuk mengefisienkan penggunaan energi sel surya maka peneliti memiliki solusi dengan menerapkan sensor suhu sebagai kontrol otomatis dalam menghidupkan dan mematikan elemen pemanas pada proses distilasi. Hasil yang didapat berupa sistem kontrol menggunakan perangkat mikrokontroler dan sensor suhu yang mampu secara akurat mengendalikan elemen pemanas dengan menyalakannya saat suhu di bawah 100oC dan mematikannya saat suhu di atas 100oC sehingga tidak terjadi pemborosan listrik saat proses distilasi pada suhu tinggi.
KAMPUNG BATIK DIGITAL BERBASIS VIRTUAL TOUR SEBAGAI WADAH PROMOSI BATIK KOTA PEKALONGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus: Kampung Batik Banyurip) Susanto, Eko Budi; Wijonarko, Rizqi; Purwanto, Edi; Binabar, Sattriedi Wahyu
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 17 (2019)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.994 KB)

Abstract

The promotion of batik products in the Pekalongan batik city needs to be carried out so that it can be better known to the community, but is constrained by the limited working hours available. On the other hand President Joko Widodo stressed that the need to create a virtual trade exhibition, so that buyers can interact without the need to wait for an exhibition or are constrained by time. To respond to the appeal of Mr. Joko Widodo, through the development of virtual reality tenology which has also given birth to virtual tour innovations, a virtual tour village based on virtual tour will be built, so that batik artisans will have more time to promote their products, as well as visitors / consumers who have not had time to come to the batik village, will still be able to see the atmosphere of the existing batik village by accessing the digital batik village application of Pekalongan batik city based on virtual tour, and keep interacting with Pekalongan batik craftsmen, whenever and wherever. The application of this research will have a positive impact on several parties, namely: 1) batik artisans, 2) visitors / consumers, and 3) Pekalongan city government. The existence of digital batik villages based on virtual tours will be a new breakthrough / new paradigm in creating and managing batik villages so that they can be visited from anywhere and anytime. Keywords: Batik Village, Digital, Virtual Tour
MAKNA TATA LETAK TIGA KELENTENG TERHADAP PECINAN PASAR LAMA DI KOTA TANGERANG (KELENTENG BOEN TEK BIO, BOEN SAN BIO DAN BOEN HAY BIO) Syoufa, Ade; Purwanto, Edi; Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo; Hasan, Raziq
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2019.v18i2.2632

Abstract

Pecinan Pasar Lama merupakan permukiman yang menjadi cikal bakal dari kota Tangerang. Etnis Tionghoa masuk ke wilayah Tangerang tahun 1407 yang dipimpin oleh Tje Tje Lung.  Perjanjian dengan Sanghyang Anggalarang menjadikan etnis Tionghoa mendapat sebidang tanah di sebelah timur sungai Cisadane yaitu Teluk Naga. Kedatangan etnis Tionghoa berikutnya pada saat terjadi pemberontakan etnis Tionghoa di Batavia, oleh pemerintah VOC disebar permukimannya dibeberapa wilayah Tangerang. Pecinan Pasar Lama yang terletak dilekukan sungai Cisadane, sekilas terlihat sama dengan pecinan lainnya yang berada di pinggir sungai. Namun pecinan Pasar Lama menjadi berbeda dengan adanya dua kelenteng pelengkap dari kelenteng Boen Tek Bio, yaitu Boen San Bio dan Boen Hay Bio yang memberikan makna bagi pecinan tersebut. Untuk mengetahui makna kelenteng–kelenteng tersebut bagi pecinan Pasar Lama maka diperlukan penggalian sejarah, budaya dan religi etnis Tionghoa. Penelitian ini adalah untuk mengetahui makna tata letak tiga kelenteng tua Boen Tek Bio, Boen San Bio dan Boen Hay Bio di kota Tangerang terhadap pecinan Pasar Lama. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan ethnografi, yaitu menguraikan sejarah dan budaya etnis Tionghoa di pecinan Pasar Lama dan tiga kelenteng tua tersebut. Hasil analisa menunjukkan bahwa pecinan Pasar Lama terbentuk dari pengharapan leluhur etnis Tionghoa sebelumnya yang menginginkan kemakmuran, keberuntungan dan pelestarian generasinya di tanah Tangerang ini, sedangkan makna dari tiga kelenteng yaitu, pengharapan leluhur etnis Tionghoa untuk etnis Tionghoa yang tinggal di pecinan pasar lama menjadi orang–orang yang memiliki keberuntungan, kemakmuran terbebas dari malapetaka dan memiliki nilai–nilai kebajikan yang setinggi gunung dan seluas samudera.
Kajian Manajemen Lalu Lintas Kawasan Central Business District (CBD) di Kota Tegal Budiharjo, Anton; Sahri, Agus; Purwanto, Edi
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.291

Abstract

Kawasan Central Business District (CBD) di Kota Tegal merupakan pusat dari segala kegiatan politik, sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi dengan derajat aksesibilitas yang tinggi, sehingga pada jam-jam tertentu tarikan dan bangkitan perjalanan pada ruas jalan di kawasan tersebut sangat tinggi, tak jarang menimbulkan permasalahan lalu linta berupa kemacetan. Permasalah tersebut perlu adanya penanganan yang tepat dan terukur dari kajian manajemen lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan meningkatkan kinerja lalu lintas di kawasan CBD Kota Tegal sehingga tercipta kelancaran dan keselamatan lalu lintas jalan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menghitung kinerja lalu lintas dikawasan kajian dengan mengacu kepada perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Jalan Diponegoro tingkat pelayanan jalan eksistingnya pada jalur A mempunyai V/C rasio 0,1554, pada jalur B 0,1453 dan jalur A+ 0,0232, sedangkan pada kondisi aktual jalur A mempunyai V/C rasio 0,3213, pada jalur B sebesar 0,1501 serta pada jalur A+ sebesar 0,0321. Kinerja lalu lintas baik kondisi eksisting dan aktual masih berada pada Level of Service (LoS) A, sehingga masih dalam kategori baik. Hambatan samping menjadi penyebab kemacetan dan penurunan tingkat pelayanan pada lokasi CBD di Kota Tegal. Perlu adanya kebijakan yang kuat untuk melakukan penataan model parkir dan penataan pedagang kaki lima di lokasi supaya kapasitas jalan aktual mendekati kapasitas jalan efektif.
DUPLIKASI BENTUK BANGUNAN PADA RUANG KOTA KOLONIAL SEBAGAI BENTUK EKSISTENSI DIRI MASYARAKAT PRIBUMI Rakhmanita, Rakhmanita; Purwanto, Edi; Rukhayah, R. Siti; Rahman, Arief
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 20, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2021.v20i1.4453

Abstract

Kota kolonial dunia banyak membahas tentang hubungan antara siapa yang dijajah dan siapa yang menjajah dalam konteks penetapan teritori wilayah kekuasaan yang tercermin pada bentuk perkotaannya. Tujuan dari penulisan ini adalah ingin mengetahui perkembangan kota-kota kolonial Belanda di Indonesia dilihat dari sisi masyarakat pribumi serta respon yang diberikan masyarakat pribumi terhadap kota kolonial Belanda. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, serta pengumpulan data dilakukan dengan metode literature review dengan mengeksplor sumber sekunder yaitu literatur elektronik. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa diskusi pendekatan perancangan bangunan selama ini merupakan metode pendekatan yang dilakukan oleh Bangsa Belanda ketika menetap di Indonesia. Pola pikir yang menyatakan bangsa Belanda lebih unggul membuat masyarakat pribumi ingin meniru apapun yang dilakukan bangsa Belanda salah satunya adalah menduplikasi bentuk bangunan mereka memiliki kelas sosial yang sama dan dapat bergaul dengan bangsa Belanda untuk kepentingan dagangnya.
PENGGUNAAN REGRESI AKAR LATEN UNTUK MEMPREDIKSI PENJUALAN MOBIL DI AMERIKA SERIKAT TAHUN 1961-1990 Purwanto, Edi; Herrhyanto, Nar; Suherman, Maman
Jurnal EurekaMatika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.41 KB) | DOI: 10.17509/jem.v2i1.11241

Abstract

ABSTRAK:Variabel tak bebas tidak hanya cukup dipengaruhi oleh satu variabel bebas dalam analisis regresi. Semakin banyak variabel bebas yang dilibatkan pada analisis regresi semakin baik pula untuk menaksir variabel tak bebasnya. Akan tetapi, hal ini juga menyebabkan peluang terjadinya multikolinearitas akan semakin besar. Regresi akar laten merupakan salah satu analisis regresi di mana terjadi hubungan di antara variabel-variabel bebasnya. Regresi akar laten akan menggunakan akar laten  (nilai eigen) dan vektor laten (vektor eigen) yang diperoleh dari matriks yang entri-entrinya merupakan variabel bebas dan variabel tak bebas untuk membentuk persamaan regresi. Kata kunci : multikolinearitas, nilai eigen, vektor eigen, regresi akar laten. ABSTRACT: Dependent variableis notonlysufficientlyinfluencedbyanindependent variablein the regression analysis. The moreindependent variableswere includedin theregressionanalysisto estimatethe greater theindependentvariable. However, this is alsocausingthe possibility ofmulticollinearitywill be greater. latentrootregressionis one of theregressionanalysiswhere there isa relationshipbetweenthe independent variables. Latentrootregressionwilluse thelatentroots(eigenvalues) andlatentvectors(eigenvectors) areobtainedfrom thematrixwhose entriesareindependent variablesand thedependent variabletoestablish the regression equation.
REVITALISASI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG: ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN Sonaesti, Ceratomia; Purwanto, Edi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v6i1.813

Abstract

Abstract: Semarang Old Town area has a row of historic buildings. Revitalization efforts have been made by the Government since 2017 to increase the attractiveness of the area in order to increase tourism potential in Semarang and to maintain the preservation of cultural heritage buildings. Currently, the condition of this area is getting better and more lively and attracts more visitors. However, so far there are various assumptions regarding of the Semarang Old City Area’s revitalization successness, so it is necessary to conduct a study to find out the problems that still exist to increase the successness of this area’s revitalization. This study was using a a comparative descriptive method. The evaluation results show that the revitalization of this area has not yet fully met the revitalization objectives, because although it has been able to improve its physical, economic and social qualities, it has not yet fully improved from a cultural perspective because there are still several problems, including street furniture, crowds concentrated in one area, volume of vehicles, infrastructure development, many unused buildings, vandalism and building facades differences. This is also not in accordance with the Government's vision of making this area a permanent list of "World Heritage Sites".Abstrak: Kawasan Kota Lama Semarang memiliki deretan bangunan bersejarah. Telah dilakukan upaya revitalisasi oleh Pemerintah terhadap Kawasan ini sejak tahun 2017 untuk meningkatkan daya tarik kawasan tersebut dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata di Kota Semarang serta untuk menjaga kelestarian bangunan-bangunan cagar budaya yang ada di kawasan tersebut. Saat ini kondisi Kawasan Kota Lama ini menjadi lebih baik dan lebih hidup serta menarik lebih banyak pengunjung. Namun selama ini terdapat berbagai macam anggapan mengenai keberhasilan revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang, sehingga perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui permasalahan yang masih ada untuk meningkatkan keberhasilan revitalisasi Kawasan ini. Evaluasi ini dilakukan dengan metode deskriptif komparasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa revitalisasi kawasan ini masih belum sepenuhnya memenuhi tujuan revitalisasi, karena meskipun telah mampu meningkatkan kualias fisik, ekonomi dan sosial, namun belum belum sepenuhnya meningkatkan dari sisi budaya karena masih terdapat beberapa permasalahan antara lain mengenai street furniture, keramaian yang terpusat di satu titik, volume kendaraan, pembangunan infrastruktur, banyak bangunan yang tidak dimanfaatkan, vandalisme serta perbedaan fasad bangunan. Hal tersebut juga belum sesuai dengan visi Pemerintah dalam menjadikan Kawasan ini sebagai daftar tetap “World Site Heritage”.
Co-Authors . Hadiwiyono A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rauf Abdul Roup, Abdul Ade Budi Setiawan Ade Syoufa Adi Kurniawan Adillah, Meylia Afandi, Irvan Afriyanti, Siti Nur Laily Agung Budi Sardjono Agus Pujianto Agustine Dwianika Agustinus Purna Irawan Ahmad Basuki Akbar Sujiwa Alfandito, Muhammad Zidane Amalia Tetrani Sakya, Amalia Tetrani Amalia, Liliyani Nur Ambarwati, Retnoning Amdayani, Susilawati Amrozi Khamidi Andriani, Lutfi Tri Anggraeni, Ni Ketut Putri Anggrayni, Vidiyana Anis Ika Nur Rohmah anna wahidati Anugrah, Adhika Ibnu apriyan hendriyanto Aprodita Emma Yetti Ardianzyah, Muhamad Viki Nur ARI SUSILOWATI Arief Rahman Arisanti, Dian Asyhari Asyhari, Asyhari Atiek Suprapti atik suprapti Atmiasri AYUNINGTYAS, ROSYIDA Azainil Azainil Bambang Setioko Brilianti, Dani Fitria Budiharjo, Anton Bulan, Marcellina Cahyadi, Tio Natalia Sari Chaerul Anwar Chairul Huda Al Husna Charolina, Chika Helen Lola Cinta, Griselda Zahira Curtinawati, Rizki Fillya Dawan, Anil Deasy Olivia, Deasy Dewi , Cynthia Sari Dhiyaulhaq, Faradhifa Shafahana Dinartika, Amelia Djumilah Hadiwidjojo Edward E. Pandelaki, Edward E. Edward Endrianto Pandelaki Edward Endriyanto Pandelaki, Edward Endriyanto edward pandelaki Euis Mufahamah Fahril, Imam Fairuz, Tariza Faqih Ruhyanudin Fauziah, Nita Fatma Febrianti, Elok Firdaus, Aina Aulia Fitra Handika Hutama Gumilang, Lingga Arta Gunadi Gunawan Hadi, Suprapto Harsanti, Aprilia Dwiki Harsritanto, Bangun Indrakusumo Radityo Haryaka, Usfandi Helmi Helmi Hendy Tannady Henik Tri Rahayu Hermina, Isnaini Hidayat, Hanif Himawan, Rifqi Huda, Rachmad Miftah Husin, Ahmad Husna, Layyinatul Imamah, Indah Nur Inayati, Nabilla Rahma Indah Dwi Pratiwi Indriani, Wiewiek Inggrida, Jedda Ayu Iratasya Rizky Ayundari, Iratasya Rizky Islamy, R Adharyan Jabbaar, Ghozi Abdul Jamilatus Syamsiah Anwar Joenso, Reivandy Christal Juwita, Desy Kania Kinasih Karlina, Nova Karwanto, Karwanto krisno akbar Kudadiri, Parlindungan Kurniawan, Basuki Kusuma Ratnawati Kusumamahanani, Fatma Laksana, Alfian Hudan Lazuardi Lazuardi LESTA yananda amardan, LESTA yananda Lestari, Sri Isfantin Puji M. Rimawan Maman Suherman Maryam Masyriqi, Zufarudin Al Maulidina, Rossyana Amelia Mochamad Nursalim Mohammad Iqbal Mabruri, Mohammad Iqbal Muhtadin, Imam Muji Rahayu Mulyadi, Fadli Nadhirah, Aulia Nar Herrhyanto Ngaisah Ngaisah, Ngaisah Nindiana, Rina Ningrum, Winda Widya Ningtyas, Nurmala Agustin Nulhakim, Lukman Nur Fauziah, Qori Nuriyah, Fakihatun Nurmasari, Shofiyah Nurul Huda Nuryanti, Feny Eka Oktarina, Devi Palimbunga, Febry Busri Pangestika, Intan Widya Parjanto Poromarto, Susilo Hambeg Prabang Sety PRABARINI, HANIFAH FAIRUZA Pramesty, Dewi Indah Pranoto, Ethys Prasetya, Yanto Budi Pratama, Syndu Yoga Pratikto, Aryo Priyanto, Yuda Galang Puji Astuti, Risma Pujianti, Amin Purnama, Septian Maulana Purwandari, Cornelia Ayu puspa ayu Putra, I Dewa Gede Tantara Tesa Putri, Fadillah Dwi Putri, Kharisma Disti Winsa R Siti Rukayah Raharjo, Suharto P Rahmawati Prihastuty, Rahmawati Rahmawati, Frizka Fauzia Rakhmanita, R Rakhmanita, Rakhmanita Ramadhani, Restu Ratna Juwita resza riskiyanto Rifai, Mukhamad Rinaldo, Rinaldo Rizwana, Zahra Ardya Robbi, Mohammad Jefri Ali Romadhani, Ahmad Rosalia, Tita Rukhayah, R. Siti Rusdianto, Moh. Sahri, Agus Salsabil , Syifa Hanifa Samanhudi Samanhudi Santi, Yanuarita Sari, Fevi Catur Wulan Sari, Liliana Chandra Sari Sari, Novita Yuliana Sattriedi Wahyu Binabar SETIYANINGSIH, ARY Setyaningrum, Dian Ftriana Setyaningrum, Dika Anjasmara Shelma , Ismy Alifia Siti Hasanah Sjarief, Rachman Soedarmanto, Soedarmanto Solehudin, Makmun sonaesti, ceratomia Sudarmi Sudarmi Sukamdiani Sulandjari Sulandjari, Sulandjari Sulhendri, Sulhendri Sumarni DW, Sumarni Sunardi Sunardi Supriyono Supriyono Supyani Supyani Suranto Tjiptowibisono Suratman Suratman Suryani Suryani Susanto, Eko Budi Susilowati Susilowati Sutono Sutono Sya'roni, Wahab Tanjung, Juita Taqiya, Nurul Rifqi Tedianto Tedianto teguh budianto Tehtae, Sareef Tini, Tini Titik Agustiyaningsih Titin Sakinah, Titin Tiwuk Herawati Tri Lestari Handayani Triatmono, Agus Ubaidillah, Zaqqi Uktolseja, Goklas Hendra Ulfaturrohmah, Lu'luatul Khoiriyyah 'Ulimat Umi Kalsum Usman Made Utami, Rahayu Budi Vivi Kurnia Putri Widia Ningsih, Widia Widiantara, I Wayan Andhika Widjayanti, Widjayanti Wijayanti . Wijayanti Wijayanti Wijonarko, Rizqi Willianto, Henoch Wisnu Agung, Wisnu Wisnu Prajogo, Wisnu Yani, Iis Yohanes Setiawan Yohanes Totok Suyoto Yuanita, Amelia Ratna Yunus, Ahmad Yurizal, Shalsabila Azzahra Putri