p-Index From 2021 - 2026
12.389
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Abdurrab Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Global Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Jurnal Medika Malahayati Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Kesehatan Madani Medika PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Jurnal Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Teknosains : Jurnal Sains,Teknologi dan Informatika JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan eProceedings of Art & Design Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Spiritualitas dan Kesehatan Mental pada Penyintas COVID-19 Lindasari, Sri Wulan; Nuryani, Reni; Lindayani, Emi; Sukaesih, Nunung Siti; Sopiah, Popi
Faletehan Health Journal Vol 11 No 01 (2024): Faletehan Health Journal, Maret 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i01.559

Abstract

The COVID-19 pandemic can affect not only the physical but also mental health of the survivors. Particularly, mental health problems may influence their emotional, cognitive, physical, and social aspects. Meanwhile, one of the factors that closely relate to the problems is spirituality. This study aimed to determine the relationship between spirituality and mental health in COVID-19 survivors. The type of the research was descriptive correlation. The research respondents totaled 100 COVID-19 survivors. The sampling technique used simple random sampling. To collect the data, The Daily Spiritual Experience Scale (DSES) was utilized to measure spirituality and The Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) to measure mental health. The results showed that the majority of respondents had a high level of spirituality (52%) and a good mental health (64%). The chi-square test results obtained a P value of 0.003, which means there was a significant relationship between spirituality and mental health in COVID-19 survivors. This research showed that the higher the spirituality, the better the mental health of COVID-19 survivors.
Pembentukan Supportif Group Keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam Program Rehabilitasi di Puskesmas Sukagalih Nuryani, Reni; Dolifah, Dewi; Sopiah, Popi; Faozi, Akhmad; Purnama, Ahmad
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2325

Abstract

Gangguan jiwa dapat menimbulkan masalah pada individu dan hambatan dalam melakukan fungsi fisik, pekerjaan dan peran sosial, serta menjadi beban yang berat secara mental dan materil bagi keluarga karena perawatan sepanjang masa maka diperlukan upaya perawatan dan program rehabilitasi yang maksimal pada orang dengan gangguan jiwa oleh keluarga sebagai sumber pendukung utama sehingga proses pemulihan lebih cepat dan optimal, mencegah kekambuhan, mandiri, dan produktif kembali. Program rehabilitasi dapat mempercepat proses kesembuhan dan hidup bermakna serta berpartisfasi secara penuh dalam komunitasnya. Terdapat tiga kunci utama dalam program rehabilitasi untuk pemulihan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yaitu keluarga harus memberikan kasih sayang, dukungan materi dan dukungan emosional, keluarga harus memiliki pengetahuan yang optimal tentang cara merawat ODGJ dan mencegah kekambuhan serta keluarga harus mampu menjadi motivator, oleh karena itu maka diperlukan pembentukan kelompok dukungan dan pemberian supportif therapy pada keluarga orang dengan ganguan jiwa (ODGJ). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan ganggguan jiwa, terbentuknya kelompok pendukung pada keluarga klien gangguan jiwa (kelompok suportif), dan meningkatkan keterampilan keluarga dalam memberikan dukungan bagi klien gangguan jiwa. Metode yang digunakan adalah kaji tindak dengan pembentukan Kelompok Suportif (peer supportif group/dukungan kelompok) pada keluarga ODGJ dan dilanjutkan dengan pendampingan dalam pemberian terapi Supportif. Hasil kegiatan pengabdian ini terbentuknya empat kelompok suportif keluarga ODGJ, dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan ganggguan jiwa, serta keterampilan dalam menggunakan sumber pendukung internal dan eksternal.
Perception and Readiness of Nursing Lecturers on Interprofessional Education Sukaesih, Nunung Siti; Sopiah, Popi; Lindasari, Sri Wulan; Lindayanti, Emi; Pramajati, Hikmat; Danismaya, Irawan; Burdahyat, Burdahyat
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 17 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.267 KB) | DOI: 10.20884/1.jks.2022.17.2.5236

Abstract

ABSTRACT Interprofessional education (IPE) has received increasing attention in the last ten years, and this is because patients need better health services, and health problems are increasingly complex. The Interprofessional team consists of professionals from various health sciences who have specific knowledge, attitudes, skills, and abilities. They have particular goals based on the patient's health care needs. Not all these health workers received good enough IPE when they went to school. In this study, researchers will examine the readiness and perceptions of lecturers in nursing faculty regarding IPE. There are several reasons why the IPE is necessary. This study aims to explore more deeply the perceptions and readiness of nursing lecturers regarding IPE implementation in nursing education. This study used a descriptive comparative and correlational design. The survey had responses from nursing lecturers (n = 53). The total lecturer's scores of RIPLS were high, with a mean score of 75.17 (SD=5.01) and a mean score of 74.55 (SD=8.27) of the IEPS total scores. When comparing the demographic data with the total scores of RIPLS and IEPS quantitatively, there were no significant differences. Also, statistically significant correlations were found between RIPLS and IEPS (p >0.0001). Keywords: Interprofessional Education (IPE); nursing; perception; readiness ABSTRAK Pendidikan interprofessional (IPE) mendapat perhatian yang semakin meningkat dalam sepuluh tahun terakhir, dan ini karena pasien membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, dan masalah kesehatan yang semakin kompleks. Tim Interprofessional terdiri dari para profesional dari berbagai ilmu kesehatan yang memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan, dan kemampuan tertentu. Mereka memiliki tujuan tertentu berdasarkan kebutuhan perawatan kesehatan pasien. Tidak semua tenaga kesehatan tersebut mendapatkan IPE yang cukup baik saat mereka bersekolah. Dalam penelitian ini, peneliti akan mengkaji kesiapan dan persepsi dosen di fakultas keperawatan tentang IPE. Ada beberapa alasan mengapa IPE diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam persepsi dan kesiapan dosen keperawatan terhadap penerapan IPE dalam pendidikan keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif dan korelasional. Survei tersebut mendapat tanggapan dari dosen keperawatan (n = 53). Nilai otal RIPLS dosen tinggi, dengan rerata skor 75.17 (SD=5.01) dan rerata skor 7.,55 (SD=8.27) dari total skor IEPS. Jika membandingkan data demografi dengan total skor RIPLS dan IEPS secara kuantitatif, tidak ada perbedaan yang signifikan. Juga, korelasi yang signifikan secara statistik ditemukan antara RIPLS dan IEPS (p=0,0001). Kata kunci: Pendidikan Interprofessional (IPE); keperawatan; persepsi; kesiapan
Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan terhadap Status Indeks Masa Tubuh Normal Aulia Rizky Ramadhania; Azwaj Nailla Hasna; Rieke Kartika Winata; Heri Ridwan; Popi Sopiah
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v3i1.3057

Abstract

Body Mass Index (BMI) is a simple method used to assess the nutritional status of an individual. BMI is related to risk factors for obesity and its complications. Knowledge is needed regarding matters related to BMI in order to be able to control it and keep it in a normal or ideal state. This research aims to explain the relationship between physical activity and Body Mass Index (BMI) as well as good eating patterns to control BMI to remain normal. The research was conducted using the literature review method. Literature reviews were carried out on research articles, books and government documents. The results found that physical activity was related to BMI in terms of energy burning and fat reserves in the body. Insufficient physical activity will lead to a tendency towards high BMI values. Vice versa, high physical activity tends to set lower (normal) BMI values. Apart from managing physical activity, in order to get an ideal BMI, you need to regulate your diet well, namely by paying attention to the type, amount and schedule of food consumption.
Pemahaman Akan Peningkatan Kualitas Hidup Penderita Down Syndrome Khairunnisa, Siti Zakiah; Dewi, Kamelia; Nurhayati, Fitri; Firmanto, Kento; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i01.368

Abstract

Salah satu kelainan kongenital dan genetik yaitu down syndrome. Individu dengan down syndrome dapat menunjukkan gangguan intelektual atau kognitif. Maka, peningkatan kualitas hidup penderita down syndrome sangatlah diperlukan sedikitnya untuk mensejahterakan hidup mereka. Artikel ini bertujuan untuk memahami tentang down syndrome dan bagaimana cara meningkatkan kualitas hidup seseorang yang menderita down syndrome. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah study literature dengan menggunakan data base Google Schoolar dari tahun 2020-2024. Perkembangan dan kualitas hidup orang dengan down syndrome dipengaruhi secara positif oleh peran keluarga, komunitas, dan intervensi dini berbasis keluarga. Terlepas dari kompleksitas hambatan yang mereka alami, kualitas hidup mereka ditingkatkan dengan penerimaan sosial dan pembelajaran konstruktif dari lingkungan mereka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup individu yang menderita down syndrome yaitu dengan melakukan terapi Obstructive Sleep Apnea (OSA) dan intervensi dini. Maka, untuk mencapai upaya tersebut orang tua juga harus memiliki pengetahuan serta pemahaman yang cukup untuk menemani serta mendukung perkembangan anak pada penderita down syndrome.
Systematic Review: Perbandingan Lidah Buaya Dan Daun Kersen Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Nurmalasari; Sopiah, Popi; Astuti, Ayu
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i3.22557

Abstract

Objective: Diabetes mellitus is a disease caused by the body's inability to produce insulin or decreased insulin production. This disease can reduce the quality of life and even death. Alternative medicine is an option for treating increased blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers because it is considered cheap, easy and has few side effects. One of them is using aloe vera and cherry leaves. The aim of this research is to determine the comparison of aloe vera and cherry leaves in reducing blood sugar levels in diabetes sufferers through a literature study. Methods: The method used in this research is a systematic review by identifying and evaluating articles and journals via the Google Scholar, Pubmed and Semantic Scholar websites that were published from 2019 to 2024 using the keywords "Aloe Vera, Kersen Leaves and Diabetes Mellitus" and have open access and not a duplicate article. Results: After going through a feasibility test with JBI critical appraisal, 10 articles out of 2,051 were obtained, the results showed that the aloe vera plant and cherry leaves both had an effect on reducing blood sugar levels in people with type II diabetes mellitus, although with different percentages. Conclusion: Reducing blood sugar levels by cherry leaves is more effective than aloe vera where the reduction is much higher with a reduction value of >40%
Analisis Efektivitas Asupan Nutrisi Untuk Ibu Hamil dalam Mencegah Stunting Ridwan, Heri; Sopiah, Popi; Aeni , Ira Nur; Putri , Jans Riva; Azhar, M. Raihan Fadhil; Aprilia, Puput Bela; Marsellina, Selly; Nofelinda, Shelfiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15851

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers characterized by below-standard height for their age. The main cause of stunting is chronic malnutrition which often starts during pregnancy. Inadequate nutritional intake from pregnant women has a major effect on fetal growth. Adequate nutrient intake, including calories, protein, vitamins and minerals, is essential to support fetal growth and prevent the risk of stunting. This study aims to analyze the effectiveness of nutritional intake for pregnant women in preventing stunting, taking into account various factors that affect maternal and child health. The methodology used in this research is a literature review. The literature sources used were Google Scholar and Semantic. Literature inclusion requirements include based on the title, keywords Nutrition, Pregnant women, Stunting, abstract suitability, full text review, and finally quality evaluation to assess the validity and reliability of each study that matches the topic to be discussed with the range of years 2019-2024. This study reveals the findings of the effectiveness of adequate nutritional intake in pregnant women and environmental factors such as lack of knowledge and lifestyle can affect the prevention of stunting risk in the fetus that will be born, with good macronutrient intake such as protein, Vitamins A, C, K, E and B complex, magnesium, iron, folic acid, fiber, energy, unsaturated fat, carbohydrates, fiber, calcium, iron, vitamins B1 & B2 can prevent stunting.  Nutritional supplementation for pregnant women is also significantly associated with newborn health, indicating that the nutritional status of the mother influences the fetus to be born without stunting.
FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB SHARP INJURY PADA PERAWAT: LITERATUR REVIEW Muzaky, Ahmad; Zahwan, Amalia; Rahayu, Liesty Kurnia; Vapiliani, Putri Alicia; Mahdami, Mariam Maysela; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.36663

Abstract

Sharp injury atau NSI (Neddle stick injury) merupakan luka yang diperoleh akibat benda tajam yang secara tidak sengaja menusuk/melukai kulit. Data keseluruhan di dunia ada sekitar 3 juta petugas kesehatan mengalami NSI setiap tahunnya dan setengah dari angka tersebut dialami oleh perawat. Telah banyak penelitian yang dilakukan tentang faktor penyebab dari sharp injury tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab sharp injury pada perawat yang bekerja di Rumah Sakit. Peneliti menggunakan tiga database dalam menyusun artikel literatur review ini diantaranya adalah Google Scholar, PebMed, dan Semantic Scholar dengan kata kunci faktor – faktor, sharps injuries dan perawat. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini, artikel berbentuk fulltext, artikel yang dipublikasi 5 tahun kebelakang yaitu 2019-2024, isi artikel sesuai topik dan tujuan penelitian. Salah satu analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 6 artikel yang sesuai dengan kriteria dan memperoleh hasil bahwa terdapat 4 faktor utma penyebab sharp injury diantaranya adalah kebiasaan buruk, kurangnya pelatihan, lingkungan kerja tidak aman dan terdapat hubungan penggunaan alat yang tidak tepat atau rusak. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk dapat mengurangi kebiasaan buruk dan mengikuti pelatihan, lalu untuk pihak rumah sakit mengevaluasi kembali lingkungan kerja yang aman bagi pekerjanya dan memperhatikan kelayakan dari alat yang ada.
Edukasi Jajanan Sehat untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini Esa Nurfauziah; Khairunnisa Nabilatun Rofifah; Rikman Anugrah; Widyadhari; Popi Sopiah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i4.1961

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi menjadikan pemerintah menargetkan penurunan angka stunting pada akhir tahun 2024. Stunting menjadi masalah yang perlu diperhatikan karena jika tidak ditangani maka dapat menghambat tumbuh kembang anak. Stunting dapat dicegah jika nutrisi anak terpenuhi, namun kesadaran akan kebutuhan jajanan sehat masih rendah sehingga beresiko terhadap pemenuhan nutrisi yang baik. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukannya edukasi kesehatan mengenai jajanan sehat pada anak. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada anak usia sekolah dasar tentang jajanan sehat. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, fun games dan tanya jawab disertai dengan media PPT dan leaflet kepada 60 siswa. Untuk menilai pengetahuan siswa maka dilakukannya pre-post test. Setelah dilakukannya pendidikan kesehatan kepada 60 siswa didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan mengenai jajanan sehat. Pendidikan kesehatan yang diberikan berhasil memberikan cara untuk memilih jajan sehat kepada anak sekolah dasar, sehingga diharapkan dapat mengurangi angka stunting.
Edukasi Penyuluhan Pentingnya ASI Eksklusif Untuk Mencegah Penyakit Stunting Aam Linda Nurfalah; Dina Selvia; Sari Oktavia Depyanti; Popi Sopiah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i4.1962

Abstract

Introduction: Stunting is a condition that occurs when toddlers experience a lack of nutritional intake for a long period of time, thus inhibiting growth and causing the child's height to be shorter than the standard. Stunting can be caused by giving complementary foods (MP-ASI) before the age of six months and not giving Exclusive Breastfeeding to babies. Methodology: The method used is the lecture method, accompanied by leaflet media to 34 participants. To assess knowledge, a pre-post test was conducted. Results: The health education carried out showed positive results as seen from the results of the post-test scores which were better than the results of the pre-test scores.
Co-Authors Aam Linda Nurfalah Adawiyah, Nurosyidah Al Adiguna, Muhammad Raihan Adiytma, Raditya Aeni , Ira Nur Afia, Tsalisa Shofia Agustian Pujianto, Daffa Agustin, Dita Agustin, Sabrina Dirga Agustina, Nadya Ahmad Purnama Akhmad Faozi AKHMAD FAOZI Al Zahra, Nazwa Aliviani, Arvi Allyssa Rizky Faulina Amalia, Najwa Syifa Amelia Cahya Putri Amelia, Tri Amelia, Zirly Ameliawati, Bella Ayu Andika Putra Anindia, Sharfina Anissa Ayuningsih Anita Nur Azizah Muniifah Anita Setyawati Anita Setyawati Anshori, Muhammad Sholahuddin Antung Farah Zhafira Aprilia, Puput Bela Aqiqah, Zahra Arabani, Helmalia Putri Ardian, Muhammad Enrico Asmarani, Dea Assyfa, Nurul Aulia Maulida, Irna Aulia Rizky Ramadhania Aulia, Salwa Tri Aulia, Shera Aulia, Zahrotul Auliya, Fajri Aulya, Nindi Aunnie, Al Salvana Dwie Aura Khansa Zean Putri AYU ASTUTI, AYU Ayu Prameswari Kusuma Astuti Ayu Prameswari Kusuma Astuti Az Zahra, Hilda Az Zahra, Putri Rhieyana Nur Azhar, M. Raihan Fadhil Aziza, Hanifa Nur Azka, Ahmad Syaril Azwaj Nailla Hasna Azzahirah, Meutya Nabilah Boanerges, Alfinny Boys, Marchelya Della Vega Burdahyat, Burdahyat Choironissa, Nazwa Shifa Cinta Komala Citra Puspitasari Darmawan, Agisti Putri Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Destiana Nurfadillah Destiani Nurfadillah Dewi, Fitriani Dewi, Kamelia Dewi, Wulan Permata Diana Herawati Diding Kelana Dina Selvia Dinda Azzahra Dinda Nazwa Azzahra Dolifah, Dewi Dwi Santiawati, Isma Dwiyanti Attoriq Eka Rahmawati Elgya, Selima Hasna Emilia Rosana, Marsa Emy Lindayani Erna Safariyah Ersa Ratmi Tiara Esa Nurfauziah Esa, Fitriani Dewi Fadila Nurlita Septiani Fajar, Azzahra Larasati Fakhriyah, Adinda Putri Faqih Zanik, Muhammad Fathia Qonitati Fatimah, Zahwa Almauli Faturahman, Fauzan Fauziah, Defira Fauziah, Nisa Febrian, Rifky Felania, Nanda Asty Firdaus, Naufal Ali Firmanto, Kento Fitri Nurhayati Fitriani, Sandrina Fitriyani Flora Purba, Sindi Gilang Ramadhan Hafiz, Mochammad Ikhbar Hafiza, Nova Haibah, Nabila Sahda Hairunnisa, Putri Hakim, Muhammad Naufal Lukmanul Halimatusyadiah Halimatusyadiah Halimatusyadiah, Halimatusyadiah Hanah, Ray Hanisyah Dian Farhah Haryeti, Popon Hidayah, Munaawarotul Hikmat Pramajati Hudaya, Ahmad Purnama Husein, Siti Hajar Mutia Ilahiyani, Vinasti Indri Kartika Dewi Intan Yulia Sari Irawan Danismaya Irmawati, Salwa Putri Iskandar, Tasya Cesarina Ismawanty, Clarissa Nala Ismi Siti Sa'adah Issyakirawahyu, Kayisa Iyos Sutresna Janah, Almaidah Jayadi, Putri Meyna Jayaputri, Anak Agung Salwafadya Jesica Catleya Hadi4 Hadi Jesika Shalimar Jesika Theresia Sagala Julliyana, Ressa Juwita, Salwa Karomah, Isti Kasmanah Khairan, Moch. Akhdan Difa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Nabilatun Rofifah Khairunnisa, Siti Zakiah Khoerunnisa, Khoerunnisa Khoerunnisa, Lena Melinda Khoirunnisa, Hasna Khoirunnisa, Salma Khotimah, Neng Nurul Kosasih, Gina Sabila Laila, Arina Zuhda Larasati, Diah Ayu Latifah, Laily Nurul Laurentina, Natasya Olga Lavina, Syifa Durryah Leonika, Anggi Lestari, Prima Daya Lestari, Rosyiana Putri Lindayani, Emi Lindayani, Emy Lindayanti, Emi Madya Nurhuda, Puspa Magfhira Zahira Sofa Maharani, Fita Mahdami, Mariam Maysela Mansoben, Ance Novita Maolida, Nurul Maria Komariah Marseliana, Rohayati Marsellina, Selly Marsya, Shofi Masruroh, Hilya Gina Maula, Nauval Abbrar Maulida, Natasya Kamila Maulidina, Nayla Fasya Mawarni, ⁠Iga Meilani, Rahayu Meirizka, Raisha Meylanie, Mitha Mira Nurazizah Mukarromah, Lu’luil Muzaky, Ahmad N Siti Sukaesih Nabila, Ersya Rahma Nabila, Levina Nabilah, Rafa Khansa Nakita, Julia Nanda, Dea Naomi Manik Natsha Aulia Nendah Sari Neni Setiawati ningrum, dedah - Ningtyas, Prima Rahayu Nofelinda, Shelfiana Novi Rahma Wati Novia, Dian Nugraha, Yassin Akbar Nur Hanifa, Anestia Nur'aeni, Intan Nuraeni, Selma Nurazizah, Zahra Nurfadhilah, Naila Nurfalah, M.Fajar Nurilmiwati, Ghina Nurmalasari Nurrahman, Annisa Indah Nurrita Catharina Rosadi Nursifa, Anis Fauziah Nurul Azizah, Sabrina Nurulaeni, Devia Nurwahyuni, Tiara Putri Nuryani, Reni Octaviani, Putri Nur Oktakarita, Regita Oktaviani, Tiara Dita Olipia, Jesika Pamungkas, Lugita Julian Pangistu, Muhamad Agung Permata Pratiwi, Pina Pirmanto, Kento Prameswari Kusuma Astuti, Ayu Prasasti, Cania Purnama, Ahmad Puspa Madya Nurhuda Puspa Madya Nurhuda Puspa Madya Nurhuda Puspita, Reva Sri Puspita, Reza Puteri, Delia Yunita Puteri, Silvany Eka Putri , Jans Riva Putri, Aghniya Zhafira Dwi Putri, Amelia Cahya Putri, Dita Adistia Putri, Muthia Amelia Putri, Raisha Risdiansyah Putri, Rd. Natasya Aurellia Putria, Nurlita Dheina Qolbi, Shofatul Rachman, Lyvia Aulia Rafika Rosyda Rahayu, Liesty Kurnia Rahayu, Nadia Sri Rahma Khoirunnisa Rahma Laras Saepadilah Rahmadani, Lenni Rahman, Nazwa Aulia Rahmani, Nabila Rainiah Az'zahra, Aliza Resma Ekaningtyas Ressa Julliyana Reta Revalina Reza Rostika Riana, Anjaeni Inka Ridwan, Heri Rieke Kartika Winata Rifdah, Nur Rahidah Hana Rikman Anugrah Rinaldi, Yoga Gunawan Ringo, Regita Ayu Revalina Siringo Rinrin Dila Nuryanti Ripani, Sifa Rismawati Rismawati Rosdiani Rosdiani Rudy Pranata Rustandi, Kayla Salma Nazarra Sa'diah, Regina Aulia Sadewi, Gissty Lisviany Sadiyah, Halimah Safarina, Raisya Putri Azlyna Safariyah, Salsabila Alia Safira Putri Amelia Salam, Furqon Rizki Salma, Nisrina Nabila Salsabil, Salsa Nazala Salsabila, Syifa Aurelia Sampurna, Jaya Saputra, Syahla’ Khairiyah Sarah Sari Oktavia Depyanti Sativa, Oriza Sekarbumi, Ananda Septiani, Nisya Aulia Septiani, Novia Septianisa, Riska Elora Setiadi, Diding Kelana Shabirah, Risha Meidian Shafa Aghniya Tsurayya Sihombing, Sulastri Veronika Siti Nur Aisyah Pratama Bintang Siti Sukaesih, Nunung Sofyan, Putri Amanda Sopian, Raditya Hafizh Sri Wulan Linda Sari Subagja, Reva Suherman Sukaesih, N Siti Sukaesih, Nunung Siti Sukma Ayu, Desi Sumardi, Eprilia Putri Nurhaliza Sunardita Kusnadi, Rachel Nazwa Syahdina Putri, Tyas Syiffa Nurhalimah Taufik Hidayat Tia Rizki Tiara Aryantini Tiranie, Dian Tsurayya, Shafa Aghniya Utami, Silvi Aulia Vapiliani, Putri Alicia Venny Tragis Nurjanah Veronica Ishabela Romaulytua Rajagukguk Viniani, Prafitra Virna, Lira Vita, Elsa Wardana, Ardi Manggala Kusuma Wardiani, Zahraisyya Wardiani Widyadhari Wulan Lindasari, Sri Wulandari, Putri Eka Yudha Nurfauzan Yulianti, Iqlima Nur Ayu Yulianti, Vina Yuniar, Regina Venus Zahara, Al Zahwan, Amalia Zakiyyah Putri Ramadhani Zalianty, Revalina Zhahra, Hilma