Articles
Perancangan Sistem Informasi Kasir Kedai Kopi Pejuang Jakarta
Rasyid, Abdul;
Sa'diah, Halimatus
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 6, No 1 (2022): SEMNAS RISTEK 2022
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/semnasristek.v6i1.5668
Kedai kopi pejuang yang berlokasi di Jl. Kebagusan raya 1D, Jakarta Selatan. Sistem informasi kasir pada kedai kopi pejuang masih dilakukan secara manual, pengelola sulit menghitung nilai pemasukan dan pengeluaran. Dengan memanfaatkan teknologi informasi saat ini yang dapat dipadukan dengan sistem yang sudah terkomputerisasi sehingga dapat membantu kinerja karyawan sehingga dapat bekerja secara efektif danefisien. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Grounded Research, secara umum adalah pengembangan dan penelitian dalam bidang teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk merancang penggunaan Sistem Informasi Kasir dan memudahkan pihak kedai dalam mengelolah data transaksi dan stok barang. Sistem informasi kasir menggunakan Bahasa pemograman Java dan juga menggunakan Xampp dan MySQL. Hasilpenelitian ini adalah sistem informasi kasir berbasis Java Desktop pada Kedai Kopi Pejuang yang mempermudah bagian kasir untuk melakukan pendataan serta pembuatan laporan secara akurat.Kata Kunci: Sistem Informasi, Java, MySQL, Kasir
Pelatihan Self-Acceptance dalam Menumbuhkan Sikap Optimisme pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Probolinggo
Rasyid, Abdul
Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research Vol. 2 No. 2 (2023): Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research
Publisher : Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35719/psychospiritual.v2i2.27
The objective of this study is to examine the impact of self-acceptance training on promoting optimism among inmates at Probolinggo Class IIB Correctional Facility. The sample comprised 30 inmates selected through purposive sampling, meeting the criteria of being from the Pesantren Block and having served a minimum sentence of 3 years. Utilizing a quasi-experimental approach, specifically the One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, the data were analyzed using paired sample t-tests. With the calculated t-test value surpassing the t-table value (7.910 > 2.042), the null hypothesis was accepted, indicating a significant influence of self-acceptance training on the optimism levels of inmates at Probolinggo Class IIB Correctional Facility. Prior to participating in self-acceptance training, the average optimism score among inmates was 94.63, which increased to 100.60 post-training. Hence, this study concludes that self-acceptance training indeed impacts the optimism levels of inmates in Probolinggo Class IIB Correctional Facility.
INTERPRETASI SURAH AL-ISRA’ AYAT 23 DAN 24 UNTUK PEMBIASAAN BIRR AL-WALIDAIN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HAYAA’ BATAM
Rasyid, Abdul
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/sr.v8i1.22481
This research aims to discuss the interpretation of Surah Al-Isra' Verses 23 and 24 for the Birr Al-Walidain Habituation of Santri at the Al-Hayaa' Islamic Boarding School in Batam. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques use interviews, participant observation and documentation. Data analysis consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Checking the validity of the data was carried out through extended participation, diligent observation and triangulation. The results of this research explain that (1) Interpretation of Surah Al-Isra' Verses 23 and 24, consisting of three chapters: a) the priority of doing good to parents, b) the rights of parents while they are still alive, and c) the rights of parents after die. And the source of teaching materials is the Al-Qur'an and Al-Sunnah; (2) Steps in interpreting it: a) Every hour at the end of the teaching and learning process (PBM) before going home, the students in their respective classes receive direction from the teaching staff to implement the values of birrul waalidaiin. This is intended so that every instruction from the teaching staff to the students is still fresh in their minds when they get home. b) At the beginning of learning outside the classroom (in the mushalla-halaqah) during the classical period after morning dhikr before entering class, the students receive questions from the teaching staff on duty, who and what birrul waalidaain deeds they have done after coming home from school; (3) The impact of the interpretation of Surah Al-Isra' Verses 23 and 24 for the habituation of Birr Al-Walidain Santri at the Al-Hayaa' Batam Islamic Boarding School has been able to change the students (santri) to a better attitude. This is in accordance with the goal to be achieved, namely the formation of a scientific discipline as a good character for individual students.
PENGEMBANGAN MEDIA TIME LINE CHART PADA PEMBELAJARAN PAI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS IV UPT SD NEGERI 149 GRESIK
Khomsidah, Nur;
Rasyid, Abdul
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/sr.v8i2.24558
The background to this research is the low ability of students in telling the history of the migration of the Prophet Muhammad. This research aims to describe students' storytelling abilities, the process of developing Time Line Chart media, and the results of developing Time Line Chart media in PAI learning in improving the storytelling abilities of class IV students at UPT SDN 149 Gresik. The research method used is Research and Development (R & D) with a combined qualitative and quantitative approach. The results of the research show that the storytelling ability of most students is very low, with pretest results of 33% Completed, 67% Not Completed, and an average score of 49%. Media development was carried out through media expert validation showing 91% feasibility results and material expert validation showing 97% feasibility, which means it is very worthy of implementation. Meanwhile, the result of developing this media was that the number of students who achieved the Complete criteria in storytelling ability increased by 38% and the average score increased by 26%. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam kemampuan menceritakan sejarah hijrah Nabi Muhammad saw. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan bercerita siswa, proses pengembangan media Time Line Chart, dan hasil pengembangan media Time Line Chart pada pembelajaran PAI dalam meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas IV UPT SD Negeri 149 Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dengan pendekatan gabungan antara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bercerita sebagian besar siswa sangat rendah, dengan hasil pretest 33% Tuntas, 67% Belum Tuntas, dan rerata nilai 49%. Pengembangan media dilakukan melalui validasi ahli media menunjukkan hasil kelayakan 91% dan validasi ahli materi menunjukkan kelayakan 97%, yang artinya sangat layak diimplementasikan. Sedangkan hasil pengembangan media ini adalah jumlah siswa yang mencapai kiteria Tuntas dalam kemampuan bercerita meningkat 38% dan rerata nilai meningkat 26%.
Analisis Perencanaan Produksi pada PT. Davinci Airindo Menggunakan Metode Agregate Planning
Matiro, Moh. Alyafi Dg.;
Rasyid, Abdul;
Uloli, Hendra;
Wunarlan, Irwan
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.2 NO.1, MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jirev.v0i0.14870
PT. Davinci Airindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang memproduksi air mineral dalam kemasan yang dimana setiap periodenya mengalami permintaan produk yang berfluktuasi. Sehingga perlu dilakukan perencanaan agregat untuk menghadapi permintaan pasar yang tidak pasti dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada sehingga dapat mengoptimalkan biaya produksi seminimum mungkin. Penilitian ini diusulkan kepada bagian manajemen produksi PT. Davinci Airindo sebagai upaya menentukan cara terbaik dalam memenuhi permintaan dengan menyesuaikan tingkat produksi, kebutuhan tenaga kerja, persediaan, waktu lembur, sub kontrak dan semua variabel yang dapat dikendalikan perusahaan untuk memproduksi air mineral 220 ml agar dapat memperoleh laba yang maksimum. Metode yang digunakan untuk melakukan peramalan pada produk air mineral 220 ml adalah moving average, trend analisis, naïve method. Sedangkan pada perencanaan aggregate planning strategi yang digunakan adalah chase strategi, level strategi dan mixed strategi.Kemudian dipilih strategi terbaik untuk menghasilkan biaya yang minimum. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa metode peramalan yang terbaik adalah trend analisis dengan total nilai MSE sebesar 371.210.959 dan strategi aggregate yang menghasilkan biaya minimum yaitu mixed strategi dengan total biaya sebesar Rp. 13.784.960.960.
Perawatan Mesin Induced Draft Fan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Di PT. Kurnia Luwuk Sejati
., Hasanuddin;
Arimbawa, I Wayan Agus;
Rasyid, Abdul;
., Sunardi
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.2 NO.1, MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jirev.v0i0.14788
Proses produksi suatu perusahaan merupakan faktor penting yang harus berfungsi secara stabil agar dapat mencapai hasil yang optimal. Kelangsungan proses produksi memerlukan dukungan mesin dan sistem yang berfungsi optimal. Mesin dan peralatan di area produksi rentan mengalami kegagalan, sehingga mesin produksi di perusahaan memerlukan perawatan secara berkala. Penghentian kegiatan produksi dapat merusak mesin produksi dan menurunkan kualitas sarana, Bahkan membahayakan produksi dan keselamatan pekerja. Maka dari itu, industri perlu mengatur performance mesin yang di gunakan dengan melakukan perawatan mesin. PT. Kurnia Luwuk Sejati sebagai tempat dilakukannya kerja praktek, akan menerapkan perawatan yang bersifat preventive maintenance, dimana dipakai untuk meningkatkan jadwal perawatan pencegahan. Data di peroleh pada donwtime mesin Induced Draft Fan periode Januari 2020 sampai Desember 2020 yang akan digunakan sebagai acuan untuk menentukan interval perawatan. Diketahui bahwa mesin Induced Draft Fan memiliki komponen yang mempunyai kerusakan paling tinggi yaitu komponen Chassis dengan presentase 29%. Maka solusi yang di ambil adalah melakukan perawatan mesin dengan memakai metode Reliability Centered Maintenance (RCM), untuk mengetahui jadwal perawatannya.
Analisis Keseimbangan Lintasan Lini Produksi Tepung Kelapa dengan Metode Ranked Positional Weight dan Region Approach
Moonti, Riton;
Uloli, Hendra;
Rasyid, Abdul
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.2 NO.1, MEI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jirev.v0i0.12849
PT. XYZ Gorontalo merupakan suatu perusahaan di bidang industri tepung kelapa , minyak, dan santan kelapa. Industri ini mengalami peningkatan kapasitas produksi, dan harus memenuhi target produksi yaitu 300 ton perharinya, tetapi perusahaan hanya mampu memproduksi 250 ton perhari. selisinya antara kemampuan produksi dan target produksi yang terjadi tidak terjadi baku sehingga siklus produksi dan produksi tidak seimbang. Keseimbangan lintasan adalah konsep pemilahan atau pengelompokan tugas produksi dalam beberapa stasiun agar tercipta alur produksi yang baik. Dengan penerapan konsep penyeimbangan lintasan disuatu perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operator dalam bekerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah stasiun kerja yang dibutuhkan agar mendapat keseimbangan lini produksi yang optimal dan meningkatkan peningkatan penyajian lini produksi yang efisien. Hasil dari penelitian ini menadapatkan bahwa keseimbangan lintasan dengan metode Metode Peringkat Positional Weight (RPW) dan Metode Region Approach (RA) mendapatkan hasil yang sama, yaitu terbagi dalam 2 stasiun kerja, efisiensi lini sebesar 81%, balance delay sebesar 19%, waktu menganggur sebesar 33 detik dan smoothness index sebesar 32.98.
Pengukuran dan Analisis Produktivitas Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) (Studi Kasus: di PDAM Kabupaten Gorontalo)
Effendy, Hindun;
Machmoed, Buyung R.;
Rasyid, Abdul
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.1 NO.1, MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.437 KB)
|
DOI: 10.37905/jirev.v1i1.10066
Pertumbuhan penduduk di Indonesia bertambah seiring berjalannya waktu, hal ini membuat kebutuhan akan sumber daya menjadi bertambah besar, salah satunya kebutuhan air bersih. Pengukuran produktivitas dilakukan untuk mengetahui tingkat kinerja perusahaan dan dapat dijadikan sebagai pedoman untuk melakukan perbaikan yang akan datang. Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penyediaan air bersih melalui saluran pipa. Berdasarkan laporan posisi sambungan di PDAM Kabupaten Gorontalo diketahui sejauh ini pelayanan PDAM Kabupaten Gorontalo hanya melayani 11,6% jumlah total kepala keluarga yang terlayani. Pengukuran produktivitas yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Tujuan penelitian ini yaitu mengukur tingkat produktivitas di PDAM Kab. Gorontalo dan melakukan evaluasi terhadap pengukuran produktivitas. Tingkat produktivitas PDAM Kabupaten Gorontalo tahun 2018 dan 2019 berdasarkan metode OMAX terjadi penurunan sebesar 76,67% hal ini dipengaruhi oleh bobot yang ditetapkan perusahaan dengan pencapaian produktivitas perusahaan hanya sebesar 23,33%. Evaluasi pengukuran produktivitas dilakukan pada input yang berkontribusi dalam penurunan produktivitas yaitu pada input energi dan tenaga.
Pengukuran Beban Kerja Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) Pada Divisi Proses PT. Delta Subur Permai
Matiro, Moh. Alyafi Dg.;
Mau, Raman S.;
Rasyid, Abdul;
Rauf, Fentje Abdul
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.1 NO.1, MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.563 KB)
|
DOI: 10.37905/jirev.v1i1.7774
Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan suatu organisasi maupun perusahaan. Dengan kinerja yang optimal dan sesuai prosedur maka akan diperoleh hasil yang optimal pula. Beban kerja yang terlalu berat atau terlalu ringan akan mengakibatkan terjadinya inefisiensi kerja. Beban kerja overload mengindikasikan bahwa jumlah pekerja yang dipekerjakan tidak sesuai dengan beban kerja yang diterima sehingga dapat menyebabkan kelelahan fisik maupun psikologis yang berakibat pada menurunnya produktivitas karena kelelahan bekerja. Tujuan penelitian ini adalah penentuan beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk dapat mengatasi penurunan produktivitas kerja. Untuk mendapatkan nilai FTE dari suatu proses kerja harus menggunakan perhitungan Work load Analisys dengan menggunakan persamaan total waktu aktivitas, Allowance, dan total waktu tersedia. Dari hasil penelitian ini di dapatkan hasil Work Load Analysis dalam menentukan beban kerja dan usulan jumlah karyawan yang ideal yakni ramp operator144% (usulan 2 orang), Operator Sterilizer 65% (usulan 1 orang), tippler operator 84% (usulan 1 orang) pressing operator 44% (usulan 1 orang), Clarification operator 86% (usulan 1 orang) dan karnel operator 69% (usulan 1 orang).
Analisis Postur Kerja Pada Karyawan Menggunakan Metode RULA (Studi kasus Area Control Room, Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi)
Malik, Muh. Ridwan;
Alwi, Moh.;
Wolok, Eduart;
Rasyid, Abdul
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL.1 NO.1, MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2109.019 KB)
|
DOI: 10.37905/jirev.v1i1.10230
Joint Operating Body (JOB) merupakan kegiatan operasional yang dilakukan oleh badan operasi bersama JOB Pertamina - Medco EP Tomori Sulawesi adalah badan kerjasama operasi yang dibentuk berdasarkan Production Sharing Contract antara perusahaan PT. Pertamina Hulu Energi dengan PT. Medco EP Tomori Sulawesi. Salah satu indikasi adanya gangguan keselamatan dan kesehatan pada pekerja adalah adanya kelelahan atau keluhan musculoskeletal atau sistem otot rangka seperti adanya rasa nyeri pada tubuh baik saat bekerja maupun setelah bekerja dan rasa tidak nyaman pada otot. Salah satu penyebab adanya gangguan pada otot rangka yang ditimbulkan dari pekerjaan yang dilakukan secara statis yaitu posisi dan postur tubuh kerja yang tidak sesuai, seperti yang dialami staff atau karyawan bagian Production di JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi, yang melakukan pekerjaan dengan posisi yang dilakukan secara statis dalam kurun waktu yang cukup lama yakni ± 12 jam sehari. Tujuannya yaitu untuk mengetahui level resiko pada posisi dan postur kerja karyawan Area Control Room di JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi. Hasil perhitungan dengan metode RULA didapatkan 6 operator berada pada level action 3 dan 3 operator berada pada level action 2. Analisis postur kerja Operator JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi dapat disimpulkan bahwa hasil analisis Rula 9 Operator yang merupakan karyawan JOB Pertamina-Medco EP Tomori Sulawesi, 6 dari 9 Operator berapa pada level resiko “Sedang†dengan nilai skor akhir diperolah 5-6 artinya yang menunjukan pemeriksaan dan perubahan posisi duduk perlu segera dilakukan. dan 3 dari 9 Operator berada pada level resiko “Kecil/Rendah†dengan Nilai sekor akhir diperoleh 3-4 artinya menunjukan bahwa resiko rendah dan perubahan diperlukan.