p-Index From 2021 - 2026
18.42
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Indonesian Journal of Geography SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Simetris Ulul Albab: Jurnal Studi Islam DE JURE LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Jurnal Perpustakaan Pertanian Teknik dan Ilmu Komputer Jurnal Teknologi OPSI Journal of Biomedicine and Translational Research Sosioinforma Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues PSYMPATHIC Jurnal Ilmiah Teknik Industri UNIVERSUM MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Jurnal Pendidikan Usia Dini Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Lanting EMPATI Jurnal Hutan dan Masyarakat Edukasi: Jurnal Pendidikan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Journal of Information Technology and Computer Science Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi SUSTINERE: Journal of Environment and Sustainability JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak ASKETIK: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Journal AL-MUDARRIS JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Jurnal Basicedu Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Jurnal Kesehatan MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Jurnal Perencanaan Pembangunan JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal Abdi Insani Jurnal HIDROPILAR Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Indonesian Journal of Cultural and Community Development Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Annual Conference on Islamic Early Childhood Education Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi (JUST-SI) INSPIRASI (JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL) Tridharmadimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Journal of Education Research Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Publicio : Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Jurnal Teknologi Sistem Informasi Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Andalas International Journal of Socio-Humanities JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri Jurnal Basicedu Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Sciences of Pharmacy Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak Regalia: Jurnal Riset Gender dan Anak Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama Room of Civil Society Development MDP Student Conference SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Huma: Jurnal Sosiologi Jurna Beta Kimia Jurnal Ilmiah Arjouna Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Jurnal Interdisipliner Sosiologi Agama @-Publik: Jurnal Administrasi Publik Journal Of Economic Sciences (Ekuisci) Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences Jurnal Kefarmasian Indonesia Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) JURNAL PUSAKA: Media Kajian dan Pemikiran Islam Room of Civil Social Development Jurnal Forest Island Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) JKRL-Juli Journal of Nutrition and Public Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Algoritma BFCC dan kNN pada Embedded System untuk Deteksi Dini Bronchitis Perkasa, Septiyo Budi; Prasetio, Barlian Henryranu; Setiawan, Eko; Widasari, Edita Rosana; Syauqy, Dahnial
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3: Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023106571

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sebanyak 600 juta orang di dunia menderita bronchitis. Bronchitis merupakan salah satu penyakit pernafasan yang dapat disebabkan oleh virus Respiratory Syncitial Virus (RSV) dan Rhinovirus. Gejala umum bronchitis adalah seseorang akan mengalami kesulitan bernafas dengan disertai batuk. Namun, tidak sedikit orang mengabaikan gejala umum ini sehingga berindikasi mengalami bronchitis tingkat berat ataupun berpotensi kematian. Oleh karena itu, dalam paper ini mengusulkan sistem deteksi dini bronchitis berdasarkan suara batuk berbasis embedded system. Ini merupakan terobosan baru pada dunia medis dengan desain alat kesehatan yang portabel. Sistem yang diusulkan menerapkan algoritma Bark Frequency Cepstral Coefficients (BFCC) dan ­K- ­Nearest Neighbor (kNN). BFCC merupakan algoritma yang digunakan untuk mengekstraksi fitur suara batuk dan menghasilkan nilai koefisien cepstral. Selanjutnya, nilai koefisien cepstral tersebut dihitung jarak Euclidean-nya untuk dapat diklasifikasikan menggunakan kNN. Algoritma BFCC dan kNN diimplementasikan pada perangkat Mini Komputer Raspberry Pi 3 Model B+ dengan mikrofon sebagai perangkat masukan suara dan perangkat LCD touchscreen 3.5 inchi untuk sebagai antarmuka yang menampilkan keluaran hasil deteksi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata waktu komputasi sebesar 4,452 detik dan penggunaan CPU sebesar 26%, serta akurasi kNN sebesar 73% untuk perhitungan jarak Euclidean dengan nilai neighbour = 5. AbstractThe World Health Organization (WHO) states that as many as 600 million people in the world suffer from bronchitis. Bronchitis is a disease that can be caused by respiratory syncytial virus (RSV) and rhinovirus. Symptoms of common bronchitis a person will experience difficulty breathing accompanied by coughing. Unfortunately, many people underestimate this common symptom. Even though, it is indicating that they have severe bronchitis or possibly death. Therefore, this study proposes an early detection system for bronchitis based on cough e sounds based on an embedded system. This is a new breakthrough in the medical world with a portable medical device design. The proposed system applied the Bark Frequency Cepstral Coefficients (BFCC) and K-Nearest Neighbor (kNN) algorithms. BFCC is an algorithm that is used to extract cough sound features and produce cepstral coefficient values. Furthermore, the value of the cepstral coefficient will be calculated for the Euclidean distance to be classified using kNN. The implementation of the BFCC and kNN algorithms is carried out on a Raspberry Pi 3 Mini Computer Model B+ with a microphone as a voice input device and a 3.5-inch LCD touchscreen device to display the resulting output interface. The results obtained an average computation time of 4.452 seconds and CPU usage of 26%, and kNN accuracy of 73% from the calculation of the Euclidean distance with a neighbor value = 5.
Implementasi Algoritme Evolusioner NSGA-II pada Optimasi Daya Wireless Power Transfer Multi-Penerlima Akbar, Sabriansyah Rizqika; Setiawan, Eko; Setiabudi, Agung
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022976780

Abstract

Wireless Power Transfer (WPT) merupakan teknologi yang dapat menghantarkan energi listrik tanpa kabel. Teknologi WPT terus dikembangkan untuk mencapai tujuan yaitu meningkatkan kemampuan sistem dalam memaksimalkan daya yang diserap pada beban di sisi penerima. Teknologi WPT saat ini banyak digunakan dan diterapkan untuk pengisian daya pada perangkat elektronik dengan memanfaatkan konsep koil induktif kopling. Induktif WPT memanfaatkan pasangan koil antara koil primer sebagai sumber, dan koil sekunder sebagai penerima. Salah satu tantangan desain sistem WPT adalah mendapatkan daya optimal dengan batasan-batasan rekayasa yang ada. Untuk mendapatkan daya optimal, diperlukan beberapa langkah sistematis dimulai dengan analisis sistem dan rangkaian, penentuan variabel state-space, dan model matematis. Parameter utama (sumber tegangan, kapasitansi, induktansi, dan mutual inductance) tercantum dalam model matematis untuk selanjutnya diformulasikan sebagaidaya pada multi-penerima sebagai multi objective-function. Proses optimasi dilakukan dengan mempertimbangkan batasan rekayasa nilai kapasitansi yang ada di pasaran dan limitasi nilai frekuensi yang dapat beroperasi pada rangkaian listrik. Algoritme evolusioner NSGA-II digunakan untuk menyelesaikan permasalahanmulti objective-function dan batasannya untuk memperoleh nilai parameter optimal. Selanjutnya, Perolehan nilai parameter optimal dibandingkan dengan hasil aplikasi simulator LTSPICE untuk melakukan validasi nilai daya pada penerima. Dalam proses optimasi dengan NSGA-II, jumlah generasi akan menentukan kecepatan proses optimasi. Untuk itu, evaluasi running-metric dilakukanagar dapat mengetahui jumlah generasi yang menunjukkan hasil konvergen pada nilai objective-function. Penelitian ini menunjukkan hasil implementasi NSGA-II dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi daya WPT multi penerima, dan mempertimbangkan jumlah generasi, untuk meningkatkan kecepatan dalam melakukan proses optimasi.AbstractWireless Power Transfer (WPT) can transmit electrical energy without wires. Research on WPT technology is mainly conducted to achieve maximum power absorbed at the load on the receiving side. The current WPT technology is widely used and applied to charging electronic devices using the concept of the inductive coil. Inductive WPT utilizes a pair of coils between the primary coil as a source and the secondary coil as a receiver. The design challenge of the WPT system is obtaining optimal power within existing engineering constraints. In order to obtain optimal power, systematic steps are needed. It starts with the system and circuit analysis, determining state-space variables, and mathematical models. The main parameters (voltage source, capacitance, inductance, and mutual inductance) are used in the mathematical model and further formulated as power in receivers as a multi-objective function. The optimization is conducted by considering engineering constraints on capacitance values on the market and limitations on frequency values that can operate in electrical circuits. The NSGA-II evolutionary algorithm is used to solve multi-objective-function problems and their constraints to obtain optimal parameter values. The obtained optimal parameter values are compared with the results of the LTSPICE simulator application to validate the power value of the receiver. In the optimization process with NSGA-II, the number of generations will determine the speed of the optimization process. For this reason, a running-metric evaluation was carried out to find the number of generations that show convergent results on the objective-function value. This study shows that the implementation of NSGA-II  can optimize power in multi-receiver WPT. The running metric analysis can analyze and obtain the number of generations that can get the optimal solution faster.
Sistem Object Tracking pada Quadcopter Menggunakan Segmentasi Citra dengan Deteksi Warna HSV dan Metode Regresi Linier Berbasis Raspberry Pi Erza, Fahmi; Fitriyah, Hurriyatul; Setiawan, Eko
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022976808

Abstract

Saat ini, banyak aplikasi perangkat cerdas yang dikembangkan untuk melakukan tugas secara mandiri tanpa menerima perintah dari manusia. Oleh karena itu, mengembangkan sistem yang memungkinkan perangkat untuk melakukan tugas pengawasan seperti mendeteksi dan melacak objek bergerak akan memungkinkan tugas yang lebih canggih untuk diterapkan pada robot di masa depan. Teknologi Quadcopter sesungguhnya dapat memudahkan pekerjaan manusia dalam melakukan pengawasan dan pelacakan seperti pada kasus pelacakan lansia atau ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) secara otomatis agar kerabat dapat melakukan pengawasan dengan menggunakan drone. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah sistem pada drone atau quadcopter agar dapat mendeteksi objek dan mengikutinya. Pada implementasinya, orang yang berkebutuhan khusus dan membutuhkan pengawasan akan mengenakan atribut berupa topi dengan warna solid. Warna topi tersebut akan dijadikan acuan untuk threshold segmentasi warna untuk mendeteksi objek topi tersebut dengan pemrosesan citra digital. Pergerakan drone ditentukan oleh prediksi jarak, sudut, dan ketinggian objek berdasarkan regresi linier yang dihasilkan dari 123 data latih. Hasil deteksi sistem juga cukup sesuai dengan pergerakan drone ketika diuji dengan 27 data. Akurasi dari prediksi gerak pitch adalah 84%, prediksi gerak yaw adalah 94%, dan prediksi gerak up/down adalah 91,5%. Adapun waktu komputasinya adalah 0.175829662 detik per frame. Abstract Nowadays, many intelligent device applications are developed to perform tasks independently without receiving commands from humans. Therefore, developing systems that allow devices to perform surveillance tasks such as detecting and tracking moving objects will allow more sophisticated tasks to be applied to robots in the future. Quadcopter technology can actually facilitate human work in monitoring and tracking, such as in the case of tracking the elderly or children with special needs automatically so that relatives can carry out surveillance using drones. So this research was planned to create a system on a drone so it can detect objects and follow them. In its implementation, people with special needs and need supervision will wear an attribute in the form of a hat with a solid color. The color of the hat will be used as references for the color segmentation threshold to detect the hat object with digital image processing. The movement of the drone is determined by the prediction of the distance, angle, and height of the object based on linear regression generated from 123 training data. The system detection results are also quite in accordance with the movement of the drone when tested with 27 data. The accuracy of pitch motion prediction is 84%, yaw motion prediction is 94%, and up/down motion prediction is 91.5%. The computation time is 0.175829662 seconds per frame.
ESTETIKA FOTOGRAFI VINTAGE COLOR STYLE PADA KARYA NIGHTSCAPE PROJECT Prameswari, Nadia Sigi; Gunadi, Gunadi; Setiawan, Eko
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v14i2.4083

Abstract

The purpose of this study is to identify how Cimahi batik is a form of cultural identity. So that the younger generation, especially the people of Cimahi City, can know and appreciate the form of cultural heritage in the form of one of the city's identities. The research method used is a qualitative method by analyzing the data found. This study uses a literature/library study approach in which the data comes from various literatures, both in print and electronic media related to cultural identity in the form of urban batik in the view of anthropology. This is motivated by the swift currents of globalization which can cause cultural shifts. Even the cultural identity of an area can be lost if it is not preserved. So this research is expected to increase the sense of respect and pride in the existing cultural identity.
Perlindungan Hukum Terhadap Satwa Burung Di Taman Nasional Alas Purwo SETIAWAN, EKO
Jurnal Forest Island Vol 2 No 1 (2024): Journal Forest Island, Januari 2024
Publisher : Prodi Kehutanan Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/foris.v2i1.82

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalis permasalahan pencurian satwa, padahal sudah ada payung hukum yang mengamanatkan akan pentingnya perlindungan keanekaragaman satwa di Taman Nasional Alas Purwo sebagai warisan dunia. Undang-Undang tersebut belum diimplementasikan secara maksimal, dibuktikan masih maraknya kegiatan perburuan satwa burung. Jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisa data menggunakan model interaktif yang terdiri atas empat komponen proses analisis, melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perlindungan hukum terhadap satwa burung dalam hukum positif adalah perlindungan yang diberikan dalam aturan perundang-undangan, supaya tidak terjadi kepunahan satwa endemik
Disaster Mitigation Strategies Based on Risk Matrix and House of Risk (HoR) Phase 2 Setiawan, Eko; Ade Fitriani, Wahyu
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.2.341

Abstract

Wonogiri Regency, located in Indonesia, is an area susceptible to various types of natural disasters, such as floods, landslides, and hurricanes, which pose a significant risk to approximately 90% in this area. Therefore, this study aimed to identify the types of potential disasters in Wonogiri and propose effective strategies for disaster mitigation from 2021 to 2025. This study uses a risk matrix to quantify the risks associated with these potential disasters and utilizes House of Risk (HoR) phase 2 methodology to formulate strategies for disaster risk prevention. This comprehensive analysis has shown seven potential disasters for which nine mitigation strategies have been developed. Among these, the top three strategies, considering the effectiveness value and the degree of difficulty (EDRk) value, in order of priority, are “Increasing multi-stakeholder partnerships in disaster management” (EDRk value 176.20); “Strengthening the legal framework for disaster management” (EDRk value 167.40); and “Conducting socialization and education on disaster mitigation” (EDRk value 111.60). Implementing these strategies is expected to strengthen disaster risk reduction (DRR) in regencies, with a focus on prioritizing the most effective measures.
Pharmacy Students’ Over-the-counter Recommendations for Primary Dysmenorrhea and Childhood Fever Cases in an Indonesian University Brata, Cecilia; Wibowo, Yosi Irawati; Natasya, Priscilia Amanda; Setyaningrum, Krysnadewi; Halim, Steven Victoria; Setiawan, Eko; Sunderland, Brucce
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 14, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.85833

Abstract

Background: The quality of pharmacy education is stated in the literature to be one of the factors influencing the quality of self-medication services in pharmacies. However, research describing the ability of pharmacy students to handle self-medication cases is limited.Objectives: This study aims to describe pharmacy students’ recommendations for two vignette cases involving analgesic-antipyretics (i.e., primary dysmenorrhea and childhood fever cases) in an Indonesian university and to identify factors related to the appropriateness of their recommendations.Methods: Apothecary students were asked to provide recommendations and their reasoning for primary dysmenorrhea and childhood fever cases using a structured telephone interview.Results: Of the 86 participants, appropriate recommendations were provided by 86% and 78% for a case of primary dysmenorrhea and for childhood fever respectively. One-quarter of students did not identify referral criteria in the case of childhood fever and thus made inappropriate recommendations. Age and study period were factors significantly related to providing appropriate recommendations, in which students who were younger and completed their study program within 5 to 6 years were significantly able to provide appropriate recommendations compared to students who were older and whose study period exceeded 6 years.Conclusion: A considerable number of apothecary students in an Indonesian university were able to properly manage cases related to analgesic-antipyretic recommendations. Further qualitative research is needed to identify factors underlying the knowledge of Indonesian pharmacy students in identifying major and minor patient presentations.
KEARIFAN LOKAL TRADISI REWANG DALAM MEMBANGUN SOLIDARITAS MASYARAKAT PERDESAAN JAWA Setiawan, Eko
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/publicio.v6i1.1867

Abstract

Kearifan lokal dalam tradisi rewang mengandung nilai-nilai positif yang menjadi pedoman masyarakat perdesaan. Dalam tradisi rewang terdapat unsur gotong royong dalam membangun solidaritas masyarakat. Menggunakan teori interaksionisme simbolik dilakukan masyarakat atas dasar makna yang terkandung didalamnya. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pustaka (library research), menggunakan metode pengumpulan data meliputi buku, koran, majalah, naskah, dokumentasi. Sedangkan analisa data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal dalam tradisi rewang terdapat nilai-nilai gotong royong, solidaritas, sebagai keunggulan budaya masyarakat perdesaan
Efektivitas Pemberian IAA, IBA, NAA, dan Root-up pada Pembibitan Kesemek Setiawan, Eko
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.843 KB) | DOI: 10.29244/jhi.8.2.97-103

Abstract

ABSTRACTOriental persimmon (Diospyros kaki L.) originated from and has mainly been cultivated in China, Korea, and Japan, and currently it is cultivated in Batu, Kuningan, and Brastagi regions, Indonesia. Success in propagating persimmon in Indonesia has been limited. The objective of the study was to determine propagation techniques through root cutting supplemented with auxin treatment. All seedlings from root stock cutting supplemented with 100 ppm of either indoleacetic acid (IAA), indolebutyric acid (IBA), α-napthaleneacetic acid (NAA), or Root-up, and control. The results showed bud form stem or root cuttings treated with IAA, NAA and Root-up 100 ppm emerged earlier than IBA 100 ppm and control. The percentage of mortality of Root-up 100 ppm treatment and control cuttings was the highest (50%) than the others treatments. IAA and IBA treatments stimulated larger number of shoot, 16.5 and 17.0 shoots, respectively. The number of leaves was higher in plant treated with IAA 100 ppm (20.8 leaves). Keywords: auxin, Diospyros kaki L., germination, leaf number, root stock  ABSTRAK Tanaman kesemek atau oriental persimmon (Diospyros kaki L.) banyak dibudidayakan di China, Korea, serta Jepang, dan saat ini banyak ditanam di Indonesia seperti di daerah Batu, Kuningan, dan Brastagi. Keberhasilan pembibitan kesemek di Indonesia masih rendah. Penelitian bertujuan untuk memperbanyak tanaman secara vegetatif dari pemisahan tunas akar dengan perlakuan auksin guna mendukung pengembangan pembibitan tanaman kesemek. Perbanyakan tanaman dilakukan dengan tunas akar yang direndam dengan auksin (IAA, IBA, NAA, dan Root-up; masing-masing 100 ppm), serta perlakuan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan IAA, NAA dan Root-up 100 ppm menghasilkan tunas lebih awal dibandingkan dengan kontrol dan IBA 100 ppm. Tingkat kematian bibit tertinggi mencapai 50% terjadi pada perlakuan Root-up 100 ppm dan kontrol. Jumlah tunas terbanyak dihasilkan oleh perlakuan IAA dan IBA sebanyak 16.5 dan 17.0 tunas. Jumlah daun terbanyak dihasilkan oleh perlakuan IAA 100 ppm (20.8 helai).Kata kunci: auksin, Diospyros kaki L., jumlah daun, muncul tunas, tunas akar
Kandungan Flavonoid dan Serat Sesbania grandiflora pada Berbagai Umur Bunga dan Polong Setiawan, Eko
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.489 KB) | DOI: 10.29244/jhi.9.2.122-130

Abstract

ABSTRACTThe vegetable production in Madura islands is very limited due to dry soil conditions. The turi tree (Sesbania grandiflora) planted in Madura as barrier rice fields has the potential to be optimized as a source of vegetable. The objective of the study was to determine flavonoid and dietary fiber contents in flowers and fruits/pods of red and white turi that are picked at different ages. The research was conducted in December 2016 to March 2017 at Bangkalan. The study was arranged is Completely Randomized Design method with two factors and three replications. First factor was namely flower (red and white turi), and second factor is harvest time (turi flowers are harvested at 1, 2, 3, 4, 5, and 6 days; while the fruits/pods are harvested at 1, 2, 3, 4, 5, and 6 weeks after anthesis). The results showed that flavonoid contents in white turi flower ranged from 12.58-211.35 mg.100 g-1, whereas flavonoid contents in red flower ranged from 17.32- 30.05 mg.100 g-1. The highest flavonoid content is produced at 4-day-old flowers for white turi, and 4-5 day-old flowers for red flowers. The dietary fiber content in turi flower was higher in red than white flower ranged from 2.11-2.85% and 1.82-2.55%, respectively. The amount of dietary fiber in the fruits/pods was low, range from 0.013-0.686% and 0.009-0.722% in white and red turi, respectively. The flowers of turi should be consumed at 4-5 day-old flowers, while fruits/pods at 1-3 weeks after anthesis.Keywords: anthesis, functional vegetable, harvest time, Madura islandABSTRAKProduksi tanaman sayuran di Pulau Madura sangat terbatas karena kondisi tanah yang kering. Pohon turi (Sesbania grandiflora) yang ditanam sebagai pembatas tegalan dan sawah di Madura berpotensi untuk dioptimalkan sebagai sumber bahan sayuran. Penelitian bertujuan mengetahui kandungan serat dan flavonoid pada bunga dan buah/polong turi warna merah dan putih yang dipetik pada umur yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Bangkalan pada bulan Desember 2016 sampai Maret 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah jenis bunga (turi bunga merah dan bunga putih), sedangkan faktor kedua adalah umur panen (bunga turi dipanen pada umur 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 hari; sedangkan buah (polong) dipanen pada umur 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 minggu setelah bunga mekar). Hasil penelitian menunjukkan kandungan flavonoid pada bunga turi putih berkisar antara 12.58-21.35 mg.100 g-1, sedangkan pada turi bunga merah kandungan flavonoid berkisar 17.32-30.05 mg.100 g-1. Kandungan flavonoid tertinggi dihasilkan pada bunga umur 4 hari untuk turi putih, dan bunga umur 4-5 hari untuk turi merah. Kandungan serat turi merah lebih tinggi dibandingkan dengan turi putih masing-masing dengan kisaran antara 2.11-2.85% dan 1.82-2.55%. Kandungan serat pada buah/polong turi sangat rendah berkisar antara 0.013-0.686% pada turi putih dan sebesar 0.009-0.722% pada turi merah. Bunga turi sebaiknya dikonsumsi pada umur 4-5 hari, sedangkan buah/polong pada umur 1-3 minggu setelah anthesis.Kata kunci: anthesis, Pulau Madura, sayuran fungsional, umur panen
Co-Authors Abda Abda Abdi, Fiqi Nur Abdul Aziz, Muhammad Rafi Abdul Rahem, Abdul Abdullah Idi Abdussalam, Ghifarie Sa'id Achmad Basuki adani, M. Syakhisk N. Ade Fitriani, Wahyu Adrianto, Dian Afiqoh Akmalia Fahmi Afriyandi, Adfin Agung Putra Agung Setia Budi, Agung Setia Agung Setiabudi, Agung Aguslina Kirtishanti Ahmad Izzuddin Ahmad Juanda Ahmad Subhan Yazid Ainasalsabila, Main Alfi Ainur, Maulidina Aji, Hamdan Malik Satriyo AJI, IBRAHIM Akbar, Hawwin Purnama Akbar, Sultan Raihan Alif Abiyyu Akhmad Farid Al Mukafi, Muhammad Hamdan Alfa Yohannis Alhammami Akmaludin, Indi Aunika Alvika Meta Sari amiruddin, muhammad dzaky Amirul Ulum, Amirul Andavania, Sheila Jessica Andreas Kurniadi S Angga Angga Anggraini, Dia Anita Dahliana Anjulita, Ratna Annisa Anshori, Thoriq Al Apri Arisandi Aqila, Rizki Akbar Ardiyansyah, Arief Ari Kusuma Sulyandari Ariana Ariana Arif, Akbarudin Arinda Soraya Putri Ariyanto, Fajar Lukman Tri Arthamonova, Iko Asari, Firlana Asti Ratnasari, Asti Aswin Fitriansyah, Aswin Ath Thariq, Daffa Naufal Ati, Sri Umi Ayami, Zaenita Sayidatil Az’zah, Annis Azharudin, Afifah Roihana Aziz, Mohd-Hafiz Abdu Azmi, Rafif Bahroin Budiya Barlian Henryranu Prasetio Batubara, Othman Mirizi Bekti Nugrahadi Bobby Presley, Bobby Brata, Cecilia Caesardi, Muhammad Rheza Cahyani, Fariza Ika Chodidjah Chodidjah Christanti, Jene Vida Ciptaningtyas, Agprasari Costa, Menino Osbert Dahnial Syauqi, Dahnial Dahnial Syauqy Danang Ali Dazki, Erick Denny Denmar DEWI RAHMAWATI Dewi, Rosma Dhanny Akbar, Mohammad Dian Kusuma Wardhani Dian Novita Djawaria, Dewi Paskalia Andi Driana Leniwati Dwijayanti, Sharly Dzakiyullah, Nur Rachman Edita Rosana Widasari, Edita Rosana Efendi, Riski Effendy, M. Ibnu Ma’ruf Eka Mulyo H Ervin Nurhayati, Ervin Erza, Fahmi Fabiana, Ryzaldi Ananda Fadhila, Aisyah Nurul Fadilah Ritonga, sakinatul Fadli, Khafidzun Fahreza, Rakha Faizah, Zulfa Hanifil Fajar Whedi Andista, Fajar Whedi Fathur, Riza Aswarna Fathurrahman, Farhan Fauzan Al-Rafi, Muhammad Fauzy, Reza Nur Febriani, Anna Febrianto, Gangga Fernanda, Arvin Mulia Fikriya Novita Sari Firdaus, Jeffry Atur Firdaus, Muhammad Zuhuuron Firmansyah, Dheni Fuad Muchlis Fumio Fukuda Gembong Edhi Setyawan Ghifary, Naufal Mohamad Glenny Chudra Go, Tjie Kok Gunadi Gunadi Hafidh Munawir Hafidz, Hendra Hafifah, Sriyati Halim, Steven V. Halim, Steven Victoria Hamidi, Mochamad Afief Handoko Handoko Hari Prasetyo Harita, Adiwignya Nugraha Widi Harnadi, Alfianta Harvina Dwi Apriliana Hendra Hadiwijaya Hendradi, Wahyu Herawati, Fauna Hidayat, Rihan Hikam, Anas Ulil Himawan, Aldi Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Husna, Mazidatul Ibrahim, Sugeng Ichsani Trisna, Ilham Ifnu R, Annisa H Ilman Nadhir, Muhammad Ilmi Usrotin Choiriyah Irawati, Lyna Ismi Lufina Istiqomah, Reza Amelia J.C. Heldiansyah Jailani, Moh. Jannah, Lia Miftakhul Jaro'ah, Siti Jaya, Halim Priyahau Kanza, Faiha Putri Karinda, Itsna Laudzy Kembar Duanti, Regina Keppi Sukesi Kliwon Hidayat Krisnanta, I Komang Agus Bayu Kristina Eni Trisnowati Kumala, Stefany Marcellia Kumalasari, Nunik Dewi Kuniyuki Saitoh Kurniawan, M Agil Kusuma, Lindhu Parang Lailla, Putri Rohmatu Larasati, Oktafiani Lasi . Latifah, Nana Nafiri Leksono, Naomy Artanti Icha Lisa Aditama, Lisa Lufta, Navthan Lukas, Dwi Lily M.Th. S. R. Retnaningdyastuti, M.Th. S. R. Mahendra, Vito Makkulawu, Andi Mardiana Mardiana Mardianto Mardianto Marpaung, Ferdy Royland Martin, Adryan Rizky Marzuki . Mashuri, Ramis Masruri, Muhammad Rifqi Radifan Maulana, Ahmad Fajar Maulana, Septi Rahayu Maulidiyah, Rina Mayani, Ni Putu Irma MIFTAKHUL JANNAH Mila Faila Sufa Mochammad Facta Mochammad Hannats Hanafi Ichsan Moh. Firmansah Mu’asyaroh, As’idatin Mubarak, Fadhil Much Djunaidi Mufid, Faikar Muhammad Ridho Mukaromah, Sofiatul Munajat Tri Nugroho Munziri, Chandra Purwadi Musafik, Mu'in Mustofa, Aida Nadia Sigi Prameswari Nani Parfati, Nani Naohiro Kubota Nasher, Hisyam Nasiro, Siti Nasution, Luthfi Aulia Natasya, Priscilia Amanda Nia, Reza Anggita Niken, Andita Ning Ati Musthofiyah, Ning Ati Ningsih, Linda Fidya Nizar Hafidl, Muhammad Arma Nobuo Sugiyama Nugraha, Irvan Rizki Nur A., Tasya Nur Ita Nur, Hanifah Nurjihananingrum, Lutfi Indah Nurkholella, Putri Nurlany, Wa Ode Nurliana Cipta Apsari Nursaputri, Esti Nurul Amalia Nurul Fadilah, Nurul Nurul Hidayah Octafelia, Yustina Octafian, D Tri Oktifia, Aminatul Rizqa Padmi Dyah Yulianti, Padmi Dyah Pasujati, Vinsensius Widi Ambar Paturrahman, Arif Perkasa, Septiyo Budi Prabaswara, Naufal Qobus Pramana, Gufron Adhi Pratama, Bayuaji Wahyu Pratama, Jeffry Refananto Pratama, Yuda Aditiya Primananda , Rakhmadhany Primulyanto, Brevmana Anugrah Priyadi, Rahmat Pujiati, Ayu Pujiyanti, Devi Putri, Evitania Salmadita Putri, Febi Novita Putri, Ida Ayu Elsa Ratu Satwika Putri, Rekyan Putri, Virginia Johanes Rahayu, Tuntun Rahmadini, Azilah Rahmah, Uliya Rahman, Dian Arif Rahman, Edy Rahmati, Arinal Rahmawati, Rahmawati Rajab, Muhammad Ahsan Rakhmadhany Primananda, Rakhmadhany Ramadanti, Friska Yanuar Ramadhan, Wafdannur Ramadhani, Aisyah Razanah, Afina Regasari Mardi Putri, Rekyan Rekyan Regasari Mardi Putri, Rekyan Regasari Mardi Rezki, Nur Richardus Eko Indrajit Riedha, Ali Rika Yulia Rio Yulius Riyanto, Yuviero Benvicko Rizal Ma'arif, Muhammad Rizal Maulana, Rizal Robbani, Fahmi Roberts, Jason Rochmadi, Tri Roedhy Poerwanto Rohmah, Ngestin Nur RR. Ella Evrita Hestiandari S Kurniawan, Endro Sabriansyah Rizqika Akbar Safitri, Desta Nuzul Nur Salsabila, Rani Salsabila, Shela Santoso Tri Raharjo Saputra, Tomy Saputri, Aslina Afi Saputro, Erwin Adi Saputro, Mauna Mohammad Wahyu Sari, Desi Rosda Arum Sari, Erythrina Permata Sari, Juliana Sary, Dea Monica Sentosa, Azy Dwi Putra Septin Puji Astuti Setiadi, Adji Prayitno Setiadi, Adji Prayitno Setiadi, Antonius Adji Prayitno Setiawan , Eko Setiawan, Ilham Bondan Setyaningrum, Krysnadewi Setyo Trisnadi Shaina Alisha, Astrid Sharifah, Fatichatus Shinta Lestari, Shinta Shofiatul Jannah Shohibul Kafi, Muhammad Sholikhah, Ima Mar’atus Sifah, Dzul Fattah Siti Aisyah Siti Halidjah Sitinjak, Johannes Riski Situmeang, Boima Soemitha, Christiani Natalia Sugiyanto - Sukandar, Edy Sulaiman, Ihsan Sunderland, Brucce Suranto Suranto Suratman, Gerend Erlina Ayu Putri Surya Dharma, Candrasa Susaniwati, Susanto, Verlita Evelyn Susilo, Astrid Pratidna Syaad Patmanthara Syahrizal, Syarif Syahrul Chilmi, Syahrul Syahwanto, Virandy Bagaskara Syamsunarno, Mas Rizky Syarah, Erie Siti Sylvi Irawati Taskworo, Dodik Titiek Sumarawati Tri Budi Wahyuni Rahardjo, Tri Budi Wahyuni Tri Hariyanto Trikartono , Drajat Tristanti, Afif Triyanto, Joko Ulfa, Nur Laili Umi Hanik UMI PURWANDARI Wari, Pria Dita Anis Warindra, Taufin Wibowo, Ika Mulyono Putri Wibowo, Tjipto Wibowo, Yosi Irawati Wicaksono, Y. Adhimas Setyo Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Widiyastuti, Yesi Widyati, Wijaya Kurniawan Wijono, Heru Y. Titik Haryati, Y. Titik Yanuar Wicaksono Yasmin, Sevena Yayuk Yuliati yolanda, vandy Yudistira, Pilde Zahro, Silvia Umarotuz Zaid, Muhhamad Makbul Zakiyah, Dewi Zamheri, Ahmad Zelitha, Anissa