p-Index From 2021 - 2026
14.411
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Ilmiah WUNY Natural Science: Journal of Science and Technology Jurnal Ilmu Lingkungan Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Media Komunikasi Geografi El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Majalah Geografi Indonesia Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Forum Geografi GEA, Jurnal Pendidikan Geografi Jurnal Kependidikan ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BIOPROSPEK Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara JURNAL ATOMIK Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Diakronika JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Jurnal Adat dan Budaya Indonesia AKMENIKA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Economics and Digital Business Review INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Jurnal Jendela Pendidikan ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) JURNAL PENDIDIKAN IPS Eksergi: Jurnal Teknik Energi Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Industrial Research Workshop and National Seminar Journal of Finance and Business Digital (JFBD) Jurnal Pengabdian Teknik dan Ilmu Komputer (PETIK) International Journal of Economics (IJEC) Jurnal Indonesia Sosial Teknologi International Journal of Disaster Management Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) International Journal of Engineering Continuity Madani: Multidisciplinary Scientific Journal International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Agri Analytics Journal Academicus InJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting Journal of Education Sciences (Edusci) Jurnal Abdimas Multidisiplin Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Jurnal Pendidikan Progresif Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK DAN TIPOLOGI INDUSTRI MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH AGROINDUSTRI APEL DI KOTA BATU Pridiatama, Ringga; Kurniawan, Andri; Sudrajat, Sudrajat
Media Komunikasi Geografi Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.087 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v20i1.17524

Abstract

Abstrak Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Kegiatan agroindustri memiliki peran penting untuk mendukung sektor pertanian baik dari segi ekonomi maupun sosial. Apel menjadi buah yang khas dari oleh Kota Batu dan telah banyak diolah menjadi berbagai macam produk baik makanan maupun minuman. Produktivitas apel mengalami penurunan yang mayoritas disebabkan faktor non-iklim diantaranya konversi lahan, kendala budidaya, serta harga apel yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan tipologi agroindustri apel di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus pada 47 pelaku agroindustri apel skala industri mikro, kecil, dan menengah di Kota Batu. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri apel di Kota Batu didominasi skala mikro dan kecil, tingkat pendidikan rendah, serta lingkup pemasaran terbatas pada lingkup lokal dan nasional. Pada tipologi klaster industri menunjukkan sebanyak 17,02% tergolong maju, 34,04% tergolong berkembang, dan 48,93% tergolong terbelakang.Kata kunci: agroindustri; karakteristik; tipologi
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Beras di Indonesia Tahun 2018 Pratama, Armandha Redo; Sudrajat, Sudrajat; Harini, Rika
Media Komunikasi Geografi Vol 20, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v20i2.19256

Abstract

Berdasarkan publikasi World Bank (2018) saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-4 sebagai negara dengan jumlah penduduk paling besar di dunia, hal ini mengakibatkan konsumsi beras di Indonesia juga besar. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan berasdi Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode studi literatur dan analisis data sekunder. Hasil analisis dalam penelitian ini ialah Kondisi geografis di Indonesia yang sebagian besar cocok sebagai lahan sawah menyebabkan ketersediaan beras di Indonesia cukup besar. hal ini dibuktikan dengan persentase wilayah surplus beras di Indonesia lebih besar dibandingkan dengan wilayah defisit berasnya, yaitu sebesar 52,94% :  47,06 %. Sebagian besar Provinsi dengan klasifikasi defisit beras berada di Indonesia bagian timur, seperti Provinsi Papua, Maluku, NTT dan NTB, sedangkan provinsi dengan klasifikasi surplus beras dominan berada di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi. Jadi secara umum pada tahun 2018 sebagian besar provinsi di Indonesia merupakan wilayah surplus beras dengan sentra beras berada di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi.Kata Kunci : Ketersediaan; Kebutuhan; Beras; Surplus; Defisit
Analisis Pola Persebaran Lokasi Perdagangan dan Jasa di Kota Tebing Tinggi Setiawan, Indra Rachmat; LuthfiMuta’ali, LuthfiMuta’ali; Sudrajat, Sudrajat
Media Komunikasi Geografi Vol 20, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.952 KB) | DOI: 10.23887/mkg.v20i1.17340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi jenis pemanfaatan ruang yang berada di jalan arteri sekunder Kota Tebing Tinggi, Menganalisis pola persebaran lokasi perdagangan dan jasa di jalan arteri sekunder Kota Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini deskriptif dengan kuantitatif.Teknik analisis deskriptif dan analisis tetangga terdekat dengan bantuan software ArcGIS 10.2. Hasil penelitian menunjukan kondisi jalan arteri sekunder yang tergolong baik dengan material pengerasan aspal dan beton, jalur pederstrian hanya terdapat disebagian dari jalan arteri sekunder dan pemanfaatan ruang didominasi permukiman dan perdagangan dan jasa. Pola persebaran lokasi perdagangan dan jasa tergolong mengelompok dan terdapat 2 pusat pengelompokan.
Analysis of Settlements along Abandoned Railway Tracks in Majalaya Subdistrict, Bandung Regency, Indonesia Rahmawati, Septi Sri; Sudrajat, Sudrajat; Giyarsih, Sri Rum
Forum Geografi Vol 34, No 1 (2020): July 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v34i1.10924

Abstract

Settlements in urban areas expand as the population grows and are influenced by growth centres. This research was designed to identify the quality of informal settlements along abandoned railwaytracks in the Majalaya District, an industrial centre in Bandung Regency, Jawa Barat Province, Indonesia. A quantitative method was employed, with proportional random sampling and the use of  both primary and secondary data. The primary data referred to the conditions of the slum areas, while the secondary data were images, Regional Spatial Planning (RTRW) documents and RTRW maps. The quantitative analysis employed scoring through slum settlement assessment indicators, while spatial analysis was supported by regional data. The results from the research show that although housing construction quality varies, most settlements are illegal and prone to flooding, fire, and contagious diseases. The research should be beneficial for the government in promoting and implementing slum eradication programmes in urban areas.
KERAGAAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN CIAMIS Isyanto, Agus Yuniawan; Sudrajat, Sudrajat
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.65 KB) | DOI: 10.25157/ma.v5i1.1578

Abstract

The beef cattle fattening farming in Ciamis Distrcit has the potential to increase regional economy and farmer income. The study was carried out using literature studies using secondary data which was analyzed descriptively to describe the performance of beef cattle fattening farming in Ciamis District. The results showed that beef cattle fattening farming in Ciamis District needed to be developed through increased production, productivity and efficiency supported by government policies.
In Situ Bioremediation Strategies for the Recovery of Mercury-contaminated Land in Abandoned Traditional Gold Mines in Indonesia Winardi, Winardi; Haryono, Eko; Sudrajat, Sudrajat; Soetarto, Endang Sutariningsih
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 12, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v12i3.25229

Abstract

Traditional gold mining activities release mercury into the environment, creating a major concern for the Indonesian governments today. In situ bioremediation, which draws on the activities of indigenous soil bacteria for the recovery of mercury-contaminated land, has never been conducted intensively in the country. This research set out to determine the most efficient in situ bioremediation strategy for this purpose. It took place in Mandor Village, Landak Regency, Kalimantan Barat-Indonesia. During the experiment, four groups of sampling plots were made into triplicate and given various treatments: a. nutrient addition, b. aeration, c. pH neutralization, and d. without nutrient addition and aeration as a control. pH neutralization was conducted in all sampling plots by adding lime until soil pH of ±7 was achieved. The experiment was performed during both rainy and dry seasons to determine the influence of seasonal weather. Total mercury levels of each plot were measured on day 0, 30, 60, 90, and 120, and the effects of treatments and time on mercury depletion were analyzed by two-way ANOVA (P<0.05), followed by a post hoc test to identify the best treatment and optimum time for in situ bioremediation. The results showed that the best time to conduct this bioremediation was in the rainy season by applying nutrient addition and aeration for 90 days on soils with neutral pH; these stimulations could remove ±89.6% of the mercury. This bioremediation technique is a novel technological approach in land recovery that local governments can adopt to restore soils contaminated with mercury from traditional gold mining.  
REVITALISASI NILAI-NILAI BUDAYA JAWA PADA SEKOLAH BERBASIS BUDAYA Sudrajat, Sudrajat
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v5n1.p%p

Abstract

This research aims to determine the revitalization of values of Javanese culture in schools-based culture in Bantul regency, Yogyakarta. Research used qualitative research method with subject of principal, teacher, officer, and student of SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul. Data collection technique was done by interview, observation and documentation. Data analysis using descriptive analysis techniques consist of data collection, data reduction, data display, and verification. The results show  that the revitalization of moral values of Javanese culture was done by Petruk strategy (modeling, empowering, teaching, reinforcing, unique, and comprehensive). Schools develop school culture by display of various artifacts and initiating familiar relationships. The culture laboratories built to introduce tools and instruments of Javanese culture. The management of school principal implementing values of leadership satriya (brave), prasaja (simple), setya budya (goodness), and lila (sincerity). 
Persepsi Petani terhadap Nilai Socio-Culture Lahan dan Pengaruhnya terhadap Regenerasi Petani dan Ketersediaan Tenaga Kerja Pertanian di Desa Duren Sudrajat, Sudrajat; Agista, Devi Ega; Rohmah, Siti
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29297

Abstract

Keberlanjtan pertanian salah satunya tidak terleas dari ketersedian tenaga kerja di pertanian. Namun, ketersediaan tenaga kerja di pertanian semakin hari semakin berkurang,  disebabkan karena rendahnya  regenerasi petani dan melemahnya padangan petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian. Akibatnya,  banyak rumahtangga tani merasa  kekurangan tenaga kerja pada saat musim tanam ataupun musim panen. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1)  mengetahui persepsi petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian, (2) mengetahui  regenerasi tenaga kerja pertanian dan dampaknya terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian pada rumahtangga tani (3) mengetahui pengaruh nilai socio-culture lahan terhadap regenerasi petani dan  ketersediaan tenaga kerja pertanian.  Penelitian ini dilakukan di Desa Duren Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, dengan mengambil sampel sebanyak  92 petani secara random sampling dengan system pemgundian.  Data yang digunakan terdiri dari  data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan mengunakan statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa persepsi petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian masih tinggi, namun regenerasi petaninya relatif sudah sangat rendah, sehingga berdampak terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian pada rumahtangga tani. Rendahnya regenerasi petani  menurut kepala rumahtangga tani tidak terlepas  berbagai faktor. Salah satu faktor yang  signifikan berpengaruh terhadap regenerasi petani adalah nilai socio-culture lahan pertanian, sedangkan  yang berpengaruh terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian adalah  regenerasi petani dan nilai socio-culture lahan pertanian. Berdasarkan hal tersebut maka pemerntah harus menguatkan kembali nilai-nilai socio-culture  lahan dalam kehidupan petani maupun generasi muda petani, agar regenerasi petani dapat  berkelanjutan.   
KEARIFAN LOKAL KASEPUHAN CIPTAGELAR: PERTANIAN SEBAGAI SIMBOL BUDAYA & KESELARASAN ALAM Prabowo, Yayan Bagus; Sudrajat, Sudrajat
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v3i1.31102

Abstract

Adat kasepuhan Ciptagelar merupakan salah satu komunitas masyarakat yang berada di tanah Sunda. Secara wilayah adminisratif, desa adat ini terletak di daerah kampung Sukamulya, Desa Sinarresmi, kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Kelompok komunitas tersebut masih memegang teguh kebudayaan dan tradisi dari peninggalan leluhur yang diwariskan sejak 6 abad silam. Masyarakat Adat Kasepuhan Ciptagelar mendiami wilayah yang berada di dalam hutan dengan ketinggian 800-1200 mdpl, terletak dibawah Gunung Halimun yang merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Abah sebagai posisi kepala atau pemangku dari struktur kelembagaan adat, posisinya bisa didapat berdasarkan keturunan dan bukan dipilih serta ditetapkan oleh masyarakat Kasepuhan. Tradisi yang masih terus tetap terjaga, semua kegiatan dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas oleh kepercayaan atau budaya yang ada di desa ini, terutama dalam bidang atau sektor Pertanian dan bercocok tanam. Istilah ‘Mupusti pare, lain migusti’ yang artinya memuliakan padi tapi bukan menuhankan, Pertanian menjadi sebuah ritual adat yang sangat penting dan sakral, sehingga dalam proses pertanian terdapat aturan-aturan adat yang memiliki kearifan lokal di dalamnya. Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar juga memegang teguh tradisi untuk senantiasa melestarikan alam yakni Hutan, komunitas adat ini memiliki sistem hukum adat dalam hal memanfaatkan dan mengelola hutan. Terdapat 3 pembagian zona atau wilayah hutan (Hutan Titipan, Tutupan, dan Garapan) dalam ruang lingkup adat Kasepuhan, adanya pembagian tersebut bertujuan agar kelestarian hutan tetap terjaga karena masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar menyakini bahwa hutan merupakan unsur yang paling penting bagi keberlangsungan hidup manusia.Kata kunci: Local Wisdom, Kasepuhan Ciptagelar, Sunda, Alam.
Strategi Ketahanan Pangan Beras berdasarkan Pendekatan Food Miles Pratama, Armandha Redo; Sudrajat, Sudrajat; Harini, Rika; Hindayani, Purna
Media Komunikasi Geografi Vol 22, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v22i2.37518

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Luas wilayah perairannya lebih luas dibandingkan dengan daratannya. Kondisi ini mengakibatkan faktor distribusi menjadi hal prioritas untuk dapat mencapai ketahanan beras di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan distribusi beras di negara kepulauan memiliki tantangan tersendiri, sehingga diperlukan strategi khusus berdasarkan karakteristik wilayahnya untuk mencapai ketahanan beras. Berdasarkan analisis data dapat diklasifikasikan wilayah berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan beras, serta jarak tempuh pemenuhan berasnya. Berdasarkan analisis menggunakan metode transportasi linier programing dan SWOT dapat diperoleh hasil masing-masing kategori tersebut memiliki strategi yang berbeda, yaitu strategi distributif, defensif, protektif, revolutif, progresif dan variatif. Kajian ini diharapkan mampu menjadi salah satu kajian yang dapat menjadi rekomendasi dalam menentukan kebijakan ketahanan pangan beras dari aspek distribusi.
Co-Authors Abdul Rahman Abdurokhim Abdurokhim Additiany, Tanzilla Putri Adenina, Annisa Frecilia Afifah, Dini Nur Agista, Devi Ega Agus Sudarsono Agus Yuniawan Isyanto Agustiani, Sherlia Ahmed, Touheed Ajat Sudrajat Akhir, Mustika Nur Alkahfi, Muhammad Zaid Amalia, Tia Ambarwati, Dewi Ambya, Ambya Amelia Fitri ANDRI KURNIAWAN Andrie, Benidzar M Anik Widiastuti, Anik Anisa Puspitasari, Anisa Anita Wulandari, Anita Aprilianti, Velia Ariani, Ressi Arifa, Ina Arifin, Ahmad Zaenal Armandha Redo Pratama Arysandi, Safira Arum Ashshidiqi, Hasbi Astuti, Dwi Sri Aulia, Desmalia Aulia, Nur Maulida Aulia, Nur Maulida Ayuni, Ita Kurata Azhar, Rialdi Azhim, Khoerul Bahari, M Faudzi Bima Purba Tangkas Budi Setiadi, Budi Budiman Budiman Daffa Fakhri Maulana Damayanti, Septi Nur Daniel Daniel Darumurti, Filipus Dimas Dewi , Dila Kartika Dewi, Lusiyena Dewi, Shella Museu Diah, Yulia Nur Dian Azizah Sadriansyah Wijaya Dina, Anggit Maulud Dinda Dwi Utami Djati Mardiatno Dwi Susanto Dwi Wahyuni Eko Haryono ENDANG SUTARININGSIH SOETARTO Eni, Eni Fabillah, Ikhsan Habib Fadlillah, Wildan Faujian, Ares Febi Ariefka Septian Putra Febriani, Yenni Fikri, Muhammad Isya Firnandani, Sherly Grestiana, Gian Gusmiarni, Aulia Habinuddin, Endang Harianto, Bambang Bagus Hasanah, Nenoh Hasanah, Rahmawati Hauzaan, Mohamad Hisyam Hendar, Agus Heni Pujiastuti Herawati, Cucu Herdiana, Yana Heriyanto Heriyanto Hindayani, Purna Hizbaron, Dyah Rahmawati Ilman, Sofyan M. Indary, Melati Deshy Irwanto, Kasno Isa Anshory, Muhammad Islah Islah, Islah Iwan Setiawan Izzaqi, Basid Elmi Jamhari Jamhari Jannah, Diah Nadiatul Januar, Fadillah Jilaluloh, Jilaluloh Kartini, Vidya Putri Khoerudin, Muhammad Kurniati, Triani Kusumawati, Eko Kusumawati, Eko Langgeng Wahyu Santosa Lazuarni, Shafiera Lesmana, E Liza Alvia Lorenza, Widia LuthfiMuta’ali, LuthfiMuta’ali Ma'ruf, Hamka Mujahid Magfirah, Andi Mahar, Muhammad Lahnan Mahendra, Kholis Mar'ath, Sitti Khafifatul Mardiani, Nindi Mardika, Hastomo Tri Hari Marlina, Euis Dwi Marthinu, Eva Ma’sum, Hardiansyah Medi Hendra, Medi Melina, Widia Rahma Metro Lingga Miciko Umeda Muhammad Baiquni MUHAMMAD REZA FAHLEVI Mujadidi, Shigbhatullah Mujahid, Hadad Mustakim, Moh. Muthoifin Nasiwan nasiwan Naufal, M. Fakhri Adli Noorhadi Rahardjo Nova Hariani Novianti, Sinta Dewi Nugraha, Peli Nur Alfiyani Nur Aulia, Wirda Nurhasanah Nurhasanah Prabowo, Yayan Bagus Pranadi, Wempy Bayu Pridiatama, Ringga Primanisa Inayati Azizah Puntaswari, Nugraheni Catur Purboyo, Alvian Aji Puspitaningrum, Ismi Nuari Putri, Lidya Ayuni Putro, Ricky Hendradyanto Pyae, Syscha Rachmawati, Jeti Rahayu, Ndaruning Tri Rahayu, Peti Sri Rahim, Ali Muthahhari Rahmani, Aulia Vina Ramdani Salam Ramdhan Nugraha Rasimin Rasimin, Rasimin Ratna Septiyanti Ravianto, Gilang Fajri Retno Yuni Nur Susilowati Reza Musyarip, Akhsazia Qolbi Rian Kurnia, Rian Ridwan Solihin Rika Harini Riko Septiantoko Riky Irawan, Riky Rina Astarika, Rina Rini Rachmawati Riska Anggraeni Rohmah, Putri Adibatur Romdania, Sri Supitri Rosadi, Ayip Rahmat Rudi Hermawan Russel, Edwin Rustijan, Rustijan Sa'adah, Afifah Nurul Sabarila, Marisa Saefudin Saefudin Saepul Aziz Safinatunnajah, Safinatunnajah Sakinaturrahmi, Yulia Saliman Saliman Salindri, Ani Sanip, Muhamad Santosa, Tomi Apra Sarah Pramadani Sari, Ela Santi Mulya Sari, Nila Puspita Sari, Yessi Fatika SARING SUHENDRO Sasongko, Nursyifa Asilah Satriyo Wibowo Satyaningrum, Aghnia Candra Sayid Nurahman, Ivan Septi Sri Rahmawati Setia, Budi Setiawan, Indra Rachmat Shahzeb Shahzeb, Shahzeb Shodiq, Muhamad Fajar Sibghatullah Sigit Rimbatmojo, Sigit Sinaga, Nikita Oka Siswoyo Siswoyo Siti Aisyah Siti Rahma Siti Rohmah Sondara, Yoni Sri Nurhayati Sri Rum Giyarsih Sudiastuti, Sudiastuti Sulaeman, Suhendar Sunarto Sunarto Supardi Supardi Suparmini Suparmini Supriadi, Taufiq Supriyadi, Tata Supriyanto Supriyanto Suryadnyana, Nyoman Adhi Suryati Suryati Sutrisno, Sutrisno Syafiq, Amirul Syafis, Kamadie Sumanda Syafitri, Dyah Rina Tajuddinnur, Tajuddinnur Tarsini, Iin Tasyarawati, Dinda Viadevita Tiktiek Kurniawati Tjahyanityasa, Wanda Fitri Toto Tohir Toto Toto, Toto Tri Hartono, R Wahyu Tri Joko Prasetyo Utami, Dinda Dwi Utomo, TB Viani, Adelia Marta Widiastuti, Arum Winardi Winardi Winarto, Andi Yudi Prana Hikmat Yumi Hartati Yunike Sulistyosari Zahra, Larasati Az Zirtana, Haris