p-Index From 2021 - 2026
13.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Indonesian Journal of Geography Rotasi Jurnal Gaussian Journal of Tropical Soils Berkala Ilmiah Pertanian JTSL (Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan) Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Matematika dan Statistika serta Aplikasinya (Jurnal MSA) Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Kreativitas PKM ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Jurnal Teknologi Pertanian Andalas METIK JURNAL Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Variance : Journal of Statistics and Its Applications Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Abdi Insani Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Nusantara Science and Technology Proceedings JAMBURA JOURNAL OF PROBABILITY AND STATISTICS International Journal on Food, Agriculture and Natural Resources (IJFANRES) Journal La Lifesci Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Multica Science and Technology Idea Pengabdian Masyarakat Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Journal of Mathematics: Theory and Applications Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Media Pertanian Journal of Applied Agricultural Science and Technology Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan VARIANSI: Journal of Statistics and Its Application on Teaching and Research Islam & Contemporary Issues Islamic Education Jurnal Statistika dan Komputasi (STATKOM) Innovative: Journal Of Social Science Research Basis : Jurnal Ilmiah Matematika Jurnal of Community Health Development (JCHD) Eksponensial Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Public Service And Governance Journal Holistik Analisis Nexus Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal of Citizen Research and Development Jurnal Ilmiah Kesehatan IJASDS: Indonesian Journal of Applied Statistics and Data Science Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DURASI BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DALAM TINJAUAN Q.S ARRUM:23 Yuni Arroh Manita; Candra Dewi Rahayu; Ari Setyawati; Fifi Alviana; Ika Purnamasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v13i2.5897

Abstract

Game online pada dasarnya ditujukan untuk menghilangkan kepenatan ataupun sekedar melakukan refreshing otak setelah melakukan kegiatan sehari-hari. Tetapi, pada keyataannya permainan tersebut justru membuat individu menjadi kecanduan. Game online tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan tantangan yang menarik untuk diselesaikan sehingga individu bermain game online tanpa mempertimbangkan dan memperhitungkan waktu demi mencapai kepuasan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yaitu suatu penelitian yang mendesain pengumpulan datanya dilakukan pada satu titik waktu. Berdasarkan umur remaja, paling banyak berumur 14 tahun yaitu 127 responden (76%). Berdasarkan jenis kelamin remaja, paling banyak adalah laki-laki yaitu 110 responden (65,9%). Durasi bermain game online pada remaja dilihat dari 167 responden berada pada tingkat sedang yaitu antara 3-7 jam dalam sehari. Kualitas tidur dari 167 responden mempunyai nilai rata-rata 72,9 yang berarti sebagian besar remaja mengalami gangguan kualitas tidur. Terdapat hubungan durasi bermain game online dengan kualitas tidur pada remaja dalam tinjauan Q.S Arrum:23 dengan menggunakan uji statistik Spearman dan didapatkan nilai p value=0,000 atau p value<0,05.
Analisis Potensi Pencemaran Air Sungai Mahakam Menggunakan Model Regresi Weibull (Studi Kasus: Data Dissolved Oxygen Air Sungai Mahakam Tahun 2022) Rahmawati, Rahmawati; Suyitno, Suyitno; Purnamasari, Ika
Basis : Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 4 No. 1 (2025): BASIS: Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/basis.v4i1.1410

Abstract

Model regresi Weibull (RW) adalah distribusi Weibull yang dipengaruhi langsung oleh kovariat atau peubah bebas. Berdasarkan fungsi-fungsi yang saling berkaitan pada distribusi Weibull, model RW terdiri dari model regresi survival Weibull, model regresi distribusi kumulatif Weibull, model regresi hazard Weibull, dan model regresi mean Weibull. Model RW memiliki keunggulan dalam analisis survival dan keandalan, seperti fleksibilitas model, interpretasi parameter yang mudah, kemampuan menangani data tersensor, serta aplikasinya yang luas dalam bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan teknik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi potensi pencemaran air Sungai Mahakam, dan faktor-faktor yang memengaruhinya melalui pemodelan RW pada data Dissolved Oxygen (DO) tahun 2022. Data penelitian adalah data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur tahun 2022. Metode pendugaan parameter pada penelitian ini adalah metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Pengujian distribusi data pada penelitian ini adalah menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui apakah data yang digunakan mengikuti distribusi Weibull. Kesimpulan penelitian adalah mendapatkan informasi potensi pencemaran air Sungai Mahakam, yaitu peluang air sungai tidak tercemar sebesar 0,6252, peluang air sungai tercemar sebesar 0,3747, laju pencemaran air sungai sebesar 0,2057 lokasi/ppm atau 2 lokasi per 10 ppm, dan rata-rata DO air sungai sebesar 5,6348 ppm, kurang dari 6 mg/l karena rata-rata DO di bawah standar kualitas air. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap potensi pencemaran air Sungai Mahakam tahun 2022 adalah suhu, konsentrasi nitrat, dan TSS.
Analisis Potensi Pencemaran Air Sungai Di Lingkungan Hutan Tropis Lembap Kalimantan Timur Menggunakan Model Regresi Weibull Desty, Yola; Suyitno, Suyitno; Purnamasari, Ika
EKSPONENSIAL Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Eksponensial
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/eksponensial.v16i1.1414

Abstract

Weibull Regression Model (WR) is the Weibull distribution in which scale parameter is stated in the regression parameter. WR model derived from the interrelated functions of Weibull Distribution, consisting of Weibull survival regression model, Weibull cumulative distribution regression model, Weibull hazard regression model, and Weibull mean regression. The purpose of this study was to obtain the pollution potential information of river water in east Kalimantan and to obtain the factors that influence it through RW modeling on dissolved oxygen (DO) data in 2022. Research data is secondary data provided by life inveronment of East Kalimantan Province. The parameter estimation method is maximum likelihood estimation (MLE). The study concluded the pollution potential information of river water in east Kalimantan Timur based on modeling RW DO data consists of the chance the unpolluted river water is 0.6868, chance of polluted river water is 0.3132, the water pollution rate is 0.4349 locations/ ppm, and average river water DO is 5.6003 ppm. Factors that influence the pollution potential of river water is nitrite concentration, water temperature, and degree of water color.
Spatial Simulation of The Organic Carbon Content and its Effects on the Erodibility and Soil Erosion with Universal Soil Loss Equation and Geographic Information Systems Wijayanto, Yagus; Firmawati, Julvia Nurlaeli; Purnamasari, Ika; Ristiyana, Suci
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol 30, No 1: January 2025
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2025.v30i1.25-35

Abstract

Universal Soil Loss Equation (USLE) and Geographical Information Systems are two spatial soil erosion analysis models because both have a spatial context. As an important factor, soil erodibility is crucial in determining soil erosion, with C-organic significantly influencing the K value. The main aim of this study is to characterize soil erodibility and soil loss based on spatial simulation of the effects of soil C-organic in a GIS environment. Research findings indicated that by simulating within a GIS environment, C-organic can affect soil erodibility and erosion. Low C-organic levels can increase soil erodibility, while high C-organic levels can decrease it. A reduction in C-organic by 10%, 20%, and 30% will increase K by 1.10%, 1.17%, and 1.21%, respectively. Conversely, adding 10%, 20%, and 30% C-organic will decrease K by 1.12%, 1.27%, and 1.46%, respectively. A 10%, 20%, and 30% increase in C-organic can reduce soil loss by 1.2%, 1.3%, and 1.5%, while a reduction in C-organic will increase soil loss by 1.1%, 1.2%, and 1.3%, respectively. A low K value indicates slight erosion, while a high K value suggests high erosion. Continuous C-organic and properly managing vegetation are necessary to maintain and improve soil quality.
Ethnopedagogical Insights From the Donggo Community: Integrating Cultural Values Into Science Education for Harmony and Sustainability Oya, Abas; Suastra, I Wayan; Aryana, Ida Bagus Putu; Widia, Widia; Purnamasari, Ika
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 01 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i01.409

Abstract

This study examines the cultural practices of the Donggo indigenous community in Bima, West Nusa Tenggara, and explores their integration into science education through an ethnopedagogical framework. The Donggo community, known for religious and cultural diversity, practices values such as Cua Kaco’i Angi (mutual respect), Doho Kaboro Weki (sitting together), Inga Dasa Uma (helping to build a house), Batu Rawi Rasa (community participation), and Tio Kasama Weki Rasa Ra Dana (guarding the village), which emphasize collaboration, social harmony, and environmental care. These align with core principles in science education, including sustainability and ecological responsibility. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving 33 participants comprising community leaders, educators, religious figures, and youth representatives. Thematic analysis was used to identify recurring cultural practices and their relevance to science learning. Findings indicate that integrating Donggo cultural values into science education enhances conceptual understanding while fostering social-emotional development. This approach also promotes critical thinking by linking local wisdom with global environmental issues. The study concludes that embedding ethnopedagogical elements into the science curriculum creates inclusive and meaningful learning experiences. It recommends that curriculum developers consider local cultural values to increase student engagement and contextual relevance. Further research on other indigenous communities is encouraged to expand the application of ethnopedagogy across diverse educational settings.
Adaptasi Varietas Bawang Merah Terhadap Cekaman Lengas: Kajian Respons Pertumbuhan dan Produktivitas Pusparani, Syafina; Leona, Agis; Ristiyana, Suci; Wijayanto, Yagus; Purnamasari, Ika; Saputra, Tri Wahyu; Rachmandhika, Yusuf
Media Pertanian Vol 10, No 1 (2025): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v10i1.14715

Abstract

Bawang merah (Allium cepa var ascalonium L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pemanfaatan lahan suboptimal sebagai lahan budidaya bawang merah bertujuan untuk meningkatkan area luasan panen dan produktivitas bawang merah yang mengalami fluktuasi hingga penurunan pada tahun 2022. Alternatif lahan suboptimal untuk budidaya bawang merah adalah pemanfaatan lahan kering dengan kondisi lengas lapang sebagai faktor pembatas utama. Upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan produktivitas lahan kering yaitu dengan pemanfaatan varietas unggul tahan kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman lengas tanah, jenis varietas, dan hubungan antara cekaman lengas tanah dengan jenis varietas terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Percobaan dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu kadar lengas tanah dan jenis varietas. Kadar lengas tanah terdiri dari 100% (L1); 75% (L2); and 50% (L3), sedangkan varietas bawang merah terdiri dari varietas Sanren (V1); varietas Lokananta (V2); dan varietas Maserati (V3). Varietas Maserati menunjukkan tinggi tanaman tertinggi yaitu 39,2 cm dengan jumlah daun yaitu 5,9 helai. Kadar lengas tanah 75% kapasitas lapang pada varietas Maserati memberikan jumlah daun terbanyak yaitu 8,33 helai. Produktivitas varietas Sanren sebesar 0,189 t ha-1, varietas Lokananta sebesar 0,2 t ha-1, dan varietas Maserati sebesar 0,222 t ha-1.
TINGGI BADAN ORANG TUA DAN TINGGI BADAN ANAK TIDAK MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING Purnamasari, Ika; Raharyani, Anisa Ell
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.124

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Stunting atau perawakan pendek pada anak seringkali dihubungkan dengan tinggi badan orang tuanya dan tidak hanya berhubungan dengan pemenuhan gizi. Dampak stunting dapat terjadi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa faktor yang berhubungan atau berpengaruh terhadap stunting sudah banyak diteliti, diantaranya dari faktor internal termasuk tinggi badan orang tua. Tinggi badan orang tua diperkirakan berpengaruh terhadap stunting yang berhubungan dengan perkembangan masa intrauterine. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tinggi badan orang tua berhubungan dengan tinggi badan anak stunting. Metode: penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah balita stunting dan orang tua balita. Sampel berjumlah 60 balita dan orang tuanya. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui tinggi badan ayah dan tinggi badan ibu, tinggi badan anak diukur secara langsung pada saat kegiatan posyandu. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tinggi badan ayah adalah 162,63 ± 6,14. Adapun rata-rata tinggi badan ibu 151,28 ± 4,47. Analisis bivariat dengan menggunakan uji korelasi spearman’s menunjukkan nilai p=0,814 dan r =-0,031 pada analisis tinggi badan ibu dan pada tinggi badan ayah didapatkan nilai p=0,707 dan nilai r=0,050. Dengan demikian tidak ada ada hubungan bermakna antara tinggi badan ayah ataupun tinggi badan ibu terhadap tinggi badan anak stunting. Kata Kunci: Stunting; Tinggi Badan Ayah; Tinggi Badan Ibu Abstract Background: Stunting or short stature in children is often related to the height of their parents and not only related to nutritional needs. The impact of stunting can occur in the short term or long term. Several factors that are related or influence stunting have been widely studied, including internal factors including parental height. Parents' height is thought to have an effect on stunting associated with intrauterine development. Purpose: This study aims to determine whether parents' height is related to the height of stunted children. Methods: quantitative correlation research with a cross sectional approach. The population is stunting toddlers and parents of toddlers. The sample is 60 toddlers and their parents. Data collection was carried out by filling out a questionnaire to determine the father's height and the mother's height. The child's height was measured directly during posyandu activities. The results showed that the average father's height was 162.63 ± 6.14. The average mother's height was 151.28 ± 4.47. Bivariate analysis using the Spearman's correlation test showed a value of p = 0.814 and r = -0.031 in the analysis of the mother's height and the value of p = 0.707 and r = 0.050 for the father's height. Thus there is no significant relationship between the father's height or the mother's height on the stunted child's height. Keywords: Maternal Height; Paternal Height; Stunting
PEMBERDAYAAN USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN Ipomoea aquatica (KANGKUNG) DENGAN SISTEM CRS (Close Resirculation System) Saad, Moch; Purnamasari, Ika
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i2.594

Abstract

One of the management efforts to improve water quality and optimize the utilization of aquaculture wastewater is to use a closed recirculation phytoremediation system. The purpose of this activity is to apply effective and efficient technology in utilizing waste water from catfish cultivation with a closed circulation system. The method of activity is counseling and discussion, training, practice and demonstration plots as well as ongoing assistance. The PKM partner group is the “Lestari Makmur” Fish Cultivator Group in Sambangan Village, Babat District, Lamongan Regency, East Java Province. The science and technology provided is a method of utilizing waste water (Phytoremediation) from catfish cultivation using Kale (Ipomoea aquatica) with Closed Recirculation System. The spirit and motivation of the partner group is very high and enthusiastic in accepting the knowledge and applying the technology provided
The Effect of Immersion Concentration of Coconut Water and Dosage of NPK Fertilization on Growth and Yield of Peanut (Arachis hypogeae L.) Okti, Reski Dwi; Setiyono, Setiyono; Sholikhah, Ummi; Purnamasari, Ika; Meliala, Susan Barbara Patricia Sembiring; Savitri, Dyah Ayu; Arum, Ayu Puspita
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v8i2.169

Abstract

One problem of peanut cultivation is the inability of peanut seeds to be stored long-term. Prolonged storage of seed peanuts causes seed deterioration due to seeds losing reserves of food and nutrient that cause the seeds difficult to germinate. As well as other problems, namely Nitrogen, Phosphorus and Potassium fertilization which has not been based on plant needs, fertilizer application tends to be excessive. The purpose of this study is to know the interaction and the main effect of the concentration treatment of coconut water immersion and NPK fertilization doses. This study used a factorial randomized block design with three replications. The first factor was the immersion concentration of coconut water (A) which consisted of 3 levels, namely: 0% coconut water (A1), 15% coconut water (A2), and 30% coconut water (A3) and the second factor was the dose of NPK fertilization (B) consisting of 4 levels, namely: NPK 0 g/plot (B1), NPK 22.5 g/plot (150 kg/ha) (B2), 45 g/plot (300 kg/ha) (B3), and NPK 67.5 g/plot (450 kg/ha) (B4). The results showed that (1) there was a significant interaction only on the number of primary branches with the applied treatment, 15% coconut water immersion concentration and NPK fertilization dose of 22.5 grams/plot (A2B2) (7.7 branches). (2) Concentration immersion in coconut water significantly affected the percentage of pithy pods, the percentage of empty pods, and the weight of 100 seeds, with the best treatment being the concentration of 15% coconut water immersion (A2). (3) Dose of NPK fertilization factor had a significant effect on harvesting age, percentage of empty pods, wet pod weight and productivity with the best treatment of 67.5 gram/plot NPK fertilization (B4).
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Ardirejo Kabupaten Situbondo dalam Budidaya Selada dengan Hidroponik Vertikultur Purnamasari, Ika; Ristiyana, Suci; Wahyu Saputra, Tri; Wijayanto, Yagus; Pusparani, Syafina; Cindy Febrian, Berlian; Lailatus Sufiaah, Annisa; Kurniawan, Bintang
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11435

Abstract

This community service activity aims to empower residents of Ardirejo Village, Situbondo Regency, in cultivating lettuce with a vertical hydroponic system as an agricultural solution in narrow land. The vertical hydroponic system was chosen because it is efficient, land-saving, and environmentally friendly. The implementation method includes socialization, technical cultivation training, plant maintenance assistance, until the harvest stage. This activity provides direct education to the community regarding seeding techniques, plant care, nutrient management, and proper harvesting methods. The results of the activity show an increase in community knowledge and skills in hydroponic cultivation practices, as well as a growing interest in developing independent hydroponic-based farming businesses. Lettuce harvesting is carried out at the age of 35 days after sowing with good results and both consumption and economic value. This activity is expected to be the first step in creating a productive environment, supporting local food security, and improving community welfare in a sustainable manner.
Co-Authors . Usmadi Abdillah, Moc. Reza Wahyu Abdul Haris Adhitya Wardhono Adi Pramono, Mahasyin Adinda Dwi Saputri Agnesia Margareta Purba Agung Nugroho Puspito Agung Sih Kurnianto Agustianto, Rezky Ahmad Ilham Tanzil Al-Ghofiqi, M. Faris Alfatah, Naufal Akbar Alfian Hidayat Alima, Isna Alpida Sari ALVIANA, FIFI Alya Zahra Lirinza Amelia Tri Arsita Amelia, Pidia Anam, M Khairul Anam, M. Khairul Anggreini, Rizqi Aprilia Putri Anisa Ell Raharyani Anisah, Retno Lusmiati Anna Apriana Hidayanti Aprilianti, Rina Ari Setyawati Ariessela, Syeli Arisya Rajagukguk Arthur Frans Cesar Regar Arthur Frans Cesar Regar Aruan, Friska Fransiska Arum, Ayu Puspita Arumsari, Melisa Arwan Arwan Aryana, Ida Bagus Putu Aryati, Ayu Ashari Siregar Asrul, Annisa Aprilia Astuti, Banar Astuti, Wahyu Tri Atira, Nurul Aurela, Rosalina Diva Azimah, Siti Syariah A’yun, Qonita Qurrota Bahriah, Ayu Belia Mutiara Aprili Br Depari Brena Risky Budiman, Subhan Arif Candra Dewi Rahayu Candra Dewi Rahayu, Candra Dewi Charisma, Ilmiyatul Fitri Cindy Febrian, Berlian Ciplis Gema Qori’ah Clarissa Myra Ananta Daffa, Muhamamd Zulfiqar Damanik, Selvia Andriani Putri Damayanti, Dwi Kartika Delima br Pakpahan Denny Nurdiansyah Destria Putri, Romadhona Desty, Yola Dewi, Nina Nurmalia Dhalimunte, Sadina Yanti Dhita Dwi Yanti Dian Pratama Dinda Valicia Sipayung Dona Wahyuning Laily Dwi Adinda Dwi Erwin Kusbianto Dyah Ayu Savitri Ebban Bagus Kuntadi Elangga Sony Widiharsono Else Emilia Rumekso Endah Sih Prihatini Erlyne Nadhilah Widyaningrum Erna Hayati, Erna Ersya Kamelia Rosana Fadilah, Ayu Faisol Mas’ud Faisol Masud Faisol Mas’ud Fajar Mubarok, Fajar Fanata, Wahyu Indra Duwi Fandi Saputra Nduru Fatchur Rozci Fatmi’aturro’isah, Nurul Fauziah, Fithriyatul Feronica, Elisa Fidia Deny Tisna Amijaya Firmawati, Julvia Nurlaeli Fuquh Rahmat Shaleh Garaika Gea, Natalman Gunanti Mahasri Gunsyang, Grassella Gusti, Angger Aisyah Hadiahning Habibi, Muhammad Nizar Habsari, Humairo Dyah Puji Harifin Hasbi Mubarak Suud Hidayanty, Nurul Ilma Hotmaida Berutu Husna, Kholishotul I Wayan Suastra Ida Syamsu Roidah Imasdiani, Imasdiani Irwanto Sucipto Jessica Amelia Butar Butar Joyanti Sirait Juan Carlos Ginting Juan Vito Juanda Alfario Turnip Juliartha, Made Angga Juliarto, Handy Kurniawan Juni Elfi Br Purba Kanzana, Gebina Karundeng, Franklin Peter Anton Kharisma Adi Bagaskara Khotimah, Triani Husnul Kosasih, Raditya Arya Kurniawan, Bintang Kurniawati, Emy Kusrahman, Nanda Yopan Kustianto, Muhammad Aldian Dwi Lailatus Sufiaah, Annisa Leona, Agis Lia Oktavia Ika Putri Lilis Cahaya Septiana Lioni Tantri Sigiro Lubis, Rifka Ariani Lubis, salsabila Lukitaningsih Lukitaningsih Maharani br Purba Mahmuda , Siti Mangalik, Gerald Manita, Yuni Arroh Manurung, Nadya Khaterina Marpaung, Adrian Marturianus Laia Mas'ud, Faisol Maulana, Andrian Meiriati Simanjuntak Meliala, Susan Barbara Patricia Sembiring Mellfani Rhamadinda Nendra Tigara Memi Nor Hayati Messakh, Gerald Claudio Moch Saad, Moch Saad Moch Saad, S.Pi.,M.Si Moch. Reza Wahyu Abdilah Mohammad Reyfi Syahnaz Anugrah Mohammad Ubaidillah Mohd. Apryanta Sukasa Muhajir, Shafa Al Muham, Setia Esra S. Muhammad Ibnu Adani Muhammad Naufal Syafiq Purba Muhammad Wahdeni Pramana Muhammad Waldano Mukti Ali Munandar, Denna Eriani Muntalim, Muntalim Musmirani, Musmirani Mustajab, Abdullah Azam Nainggolan, Klara Minar Sari Najuah, Najuah Nariza Wanti Wulan Sari Nasution, Delila Agustina Nasution, Muhammad Ardiman Nazwa, M. Dirham Nida, Khairun Ningrum, Dewy Maulidya Novita Agresia Manik Novita Paskah Rianti Nugraha, Pratama Yuly Nugraheni, Nazila Nur Azizah, Noviani Nur Gilang Fitriana Nur Salsabilah Harahap Nurkholifah Dwi Rahayu Nurmayanti, Wiwit Pura Nurwahyuni, Atik Octavianto, Thifan Okti, Reski Dwi oya, abas Pakpahan, Ananda Dasiva Pangruruk , Thesya Atarezcha Pangruruk Parawita Dewanti Patricia SM, Susan Barbara Peperawati, Pratiwi Rita Perangin-angin, Desta Riani Br. Piliang, Putri Hasanah Prasojo, Sri Irawan Laras Pratama, Arjun Prihati, Eka Priyono, Bagus Setyo Eko Pusparani, Syafina Puspito, Agung Nugroho Putri Indah Yani Putri, Romadhona Destria Rachman, Fatya Rachmandhika, Yusuf Rafli Edelweis Turnip Raharyani, Anisa Ell Rahayu, Yuliana Fuji Rahmawati, Rahmawati Ramadhanti, Choirul Lisa Ratnasari, Tri Raunaq, Ulya Salisa Regar, Arthur FC Rina Kumalasari Riska Annisyafira Ristiyana, Suci Rito Goejantoro, Rito Rokhani Rokhani romdiyah Romdiyah Romdiyah, Romdiyah Rondhi, M Rony, Zahara Tussoleha Rumahorbo, Ruth Debora Saad, Moch Sabana, Sobi Safitri, Fivie Safitri, Mahardika Salman Aldo Alfaresi Salomo Martines Hutasoit Salsabila, Nur Afifah Sanjaya, Rifqi Ilman Sartika, Dian Sembiring, Santa Hoky Setiani, Fibrinika Tuta Setiyono Setiyono Setyawati, Ari Setyawativ, Ari Shanya Br. Bangun Sibarani, Tesa Romanti Sifriyani, Sifriyani Sihotang, Marnita Simangunsong, Winda Helena Simaremare, Elsa Manora Sinaga, Yosua Solafide Sinurat, Gabriel Joey Febriand Siringoringo, Meiliyani Sitepu, Maria Maharani Siti Khadijah Siti Khoiriyah SITI MAHMUDAH SM, Indah Chofifah Sony Junianto Sri Mulyani Sri Suryaningsih Sri Wahyuningsih Stevany Mbu, Margaretha Sultan Ghozi Imaduddin Suparino, Balqis Widyastuti Supriadin, Andi Supriyati, Amanah Surbakti, Adriel Surya Prangga Suud, Hasbi Mubarak Suyitno Suyitno Syafa Nur Azizah Syafina Pusparani Syaripuddin Syaripuddin Tappil Rambe Tarigan, Gema Persada Taufik, Rahadian Falqi Tiara Ni’ammusyfah Pasaribu Tri Ratnasari Tri Wahyu Saputra Tsani, Nada Maulida Ubaidillah, Mohammad Ummi Sholikah Ummi Sholikhah Ustiawan, Arif Veronika Simbolon Vinc Jae Lestari Surbakti Wasono, Wasono Widia, Widia Wijayanto, Yagus Wijayanto Wildan Muhlison, Wildan Wiwit Pura Nurmayanti Woro Hastuti Setyantini Wulandari, Tri Suraning Yagus Wijayanto Yeremia Rivieri Yoandita Velina Aprilia Yuda Sanrico Simanullang Yudiprasetyo, Nehemia Bagas Yuki Novia Nasution, Yuki Novia Yuliana Santa Lore Purba Yuni Arroh Manita Yuniarti, Desi Yusuf Rachmandhika Zahrul Arief Intasar Zai, Diraningsih Zaky Firmansyah Maulana