Articles
PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN EXE LEARNING PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS : DAMPAK BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR
Laskaryani Cahya Ningrum;
Mukhlis Rohmadi;
Hadma Yuliani
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik menggunakan model problem based learning (PBL) berbantuan eXe learning pada materi momentum dan impuls, (2) Peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model PBL berbantuan multimedia eXe learning pada materi momentum dan impuls. Penelitian ini dilakukan di MA Muslimat NU Palangka Raya pada semester genap tahun akademik 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA di MA Muslimat NU Palangka Raya. Di dalam mengambil sampel menggunakan teknik sampel jenuh yaitu seluruh peserta didik kelas X IPA yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental design yaitu pretes-postes (One-Group Pretest-Posttest Design). Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan berpikir kritis dan tes hasil belajar. Hasil penelitian disimpulkan (1) terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkan model PBL berbantuan multimedia eXe learning diperoleh N-gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi (2) terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model PBL berbantuan multimedia eXe learning diperoleh N-gain sebesar 0,71 dengan kategori tinggi.
META ANALISIS PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN SIGIL PADA PEMBELAJARAN FISIKA
Uswatun Nisa;
Hadma Yuliani;
Nur Inayah Syar;
Luvia Ranggi Nastiti
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2021): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Flores
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/optika.v5i1.960
Proses pemahaman konsep fisika seringkali mengalami kendala karena minimnya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar serta dalam memperkuat pemahaman. Salah satunya dengan memberikan suatu bahan ajar berupa e-modul berbantuan SIGIL pada pembelajaran fisika. Tujuan dari meta-analisis ini adalah untuk mengestimasi Pengembangan E-Modul Berbantuan SIGIL Pada Pembelajaran Fisika. Metode penelitian meta analisis ini terdiri dari langkah-langkah yaitu perumusan masalah, pengumpulan data (studi), pengkodean data, dan analisis data dan interpretasi. Dari hasil pencarian jurnal diperoleh 35 jurnal pengembangan e-modul berbantuan SIGIL pada pemebelajaran fisika. Terdapat 5 artikel yang memenuhi kriteria untuk dimasukkan: Ketika proses studi menggunakan e-modul berbantuan SIGIL pada pembelajaran fisika dalam SMA/MA/SMK. Ulasan ini mengungkapkan bahwa ada efek positif yang kuat dari Pengembangan e-modul berbantuan SIGIL pada pembelajaran fisika. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil meta analisis diperoleh effect size dari efektivitas pengembangan e-modul berbantuan SIGIL Pada Pembelajaran Fisika sebesar 2,2 yang tergolong tinggi yaitu sebesar 99%.
The Development of Teaching Materials on Integrated Science, Technology, and Religion to Improve College Students’ Integrative Knowledge
Muhammad Nasir;
Hadma Yuliani;
Luvia Ranggi Nastiti
AT-TA'LIM Vol 26, No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1421.188 KB)
|
DOI: 10.15548/jt.v26i2.532
The purposes of this study were (1) to determine the specifications of teaching materials integrated STR; and (2) to analyze the results of expert validation to teaching materials integrated STR. The research method used in this study was Research and Development (R D) with a four-D procedure (Define, Design, Develop, and Disseminate). The data analysis technique used was descriptive analysis techniques. The results of the study show that (1) The profile of the teaching materials integrated STR are (a) teaching materials are integration between concepts of fundamental of physics and Islamic values of Al-Quran and Hadith ; and (b) the media developed is an integration between PPT and Phet; and (2) The results of the material expert validation on the results of the development of teaching materials integrated STR on aspects of content feasibility, aspects of presentation, aspects of language, and material integration are well categorized. Likewise, the results of media expert validation on the display and programming aspects show good categories
Pengembangan Prototipe Kincir Angin Savonius Menggunakan Bilah Baling Sel Surya Sebagai Media Pembelajaran Fisika
Muhammad Ridwan;
Hadma Yuliani;
Nur Inayah Syar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i2.2949
Pengembangan prototipe sebagai media pembelajaran di lembaga pendidikan yang menggabungkan dua sumber energi kedalam satu buah sistem alat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan desain prototipe, kelayakan prototipe, dan tanggapan guru serta peserta didik terhadap hasil dari pengembangan prototipe kincir angin. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development model 4-D. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kincir angin vertikal dengan jenis savonius dengan melakukan pengembangan pada bagian bilah baling-baling menggunakan sel surya. Kelayakan prototipe kincir angin meliputi kelayakan desain dan kelayakan produk. Kelayakan desain memiliki kategori sangat baik dan kelayakan produk memiliki kategori baik. Tanggapan guru dan peserta didik terhadap hasil dari pengembangan prototipe kincir angin sebesar 86% dengan kategori sangat baik dan 77,3% dengan kategori baik. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut dihasilkan sebuah produk berupa kincir angin savonius yang dapat berfungsi sebagai media pembelajaran fisika untuk peserta didik. Selain itu, kincir angin tersebut dapat dijadikan sumber energi terbarukan. Kincir angin tersebut mampu menghasilkan energi dari dua sumber yang berbeda dalam satu buah alat, sehingga diharapkan akan mampu menjadi pembangkit listrik tenaga angin dan matahari yang membantu pasokan listrik di Kalimantan Tengah. Development of a prototype as a learning medium in educational institutions that combines two energy sources into one tool system. This study aims to describe the prototype design, the feasibility of the prototype, and the responses of teachers and students to the results of developing a windmill prototype. This study uses the Research and Development 4-D model. The data analysis technique used is descriptive qualitative. Data were obtained through validation sheets and student response questionnaires. The results showed that the vertical windmill with the type of savonius developed the blades of the propeller using solar cells. The feasibility of the windmill prototype includes the feasibility of the design and the feasibility of the product. The feasibility of the design has a very good category and the feasibility of the product has a good category. The responses of teachers and students to the results of the development of the windmill prototype were 86% in the very good category and 77.3% in the good category. Based on the results of the study, a product in the form of a savonius windmill was produced which could function as a medium for learning physics for students. In addition, the windmill can be used as a source of renewable energy. The windmill is capable of producing energy from two different sources in one device, so it is hoped that it will be able to become wind and solar power plant that helps supply the electricity in Central Kalimantan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Elektronik (E-Module) IPA Terintegrasi Islam
Devi Vitrianingsih;
Ita Aulianingsih;
Hadma Yuliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2525
Pengembangan e-module pada pembelajaran IPA perlu dilakukan pada saat pandemi covid-19 sekarang ini untuk membantu siswa memahami pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi sumber belajar yang digunakan siswa dalam memahami materi pembelajaran fisika selama masa pandemi covid-19; 2) mengidentifikasi sumber belajar yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika; 3) mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan e-module terintergrasi Islam materi energi tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mix method research). Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 3D (define, design, development). Namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap define (definisi). Metode pengumpulan data dengan angket secara online kepada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Parenggean yang berjumlah 19 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengumpulan angket dapat disimpulkan bahwa; 1) sumber belajar yang digunakan dalam memahami materi pembelajaran fisika selama masa pandemi covid antara lain: Buku paket, E-book, LKS, dan media internet; 2) sumber belajar berupa e-module perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika khususnya materi energi guna membantu siswa dalam belajar dan memahami materi. 3) sebanyak 74% siswa tidak mengetahui modul dapat dijadikan sebagai sumber belajar, sebanyak 100% siswa memerlukan pengembangan e-module terintegrasi Islam pada materi energi, dan sebanyak 89% siswa menyatakan bahwa e-module terintegrasi Islam dapat membantu dalam memahami materi pembelajaran fisika khususnya materi energi. The development of e-modules on science learning needs to be developed during the current Covid-19 pandemic to help students understand learning. The research aims to: 1) know the source of learning that students use in understanding the materials for learning physics during the tenure of proverbs covid-19; 2) knowing what learning resources need to be developed in the study of physics; 3) describe an analysis of Islam's deep-space energy materials needed e-module development analysis. The type of research done is research and development (R&D) with research methods used is 3D research methods (define, design, complexity); it is restricted to the level of define. Data collection method with a questionnaire online to class VII in public school 1 Parenggean group of 19. The method of analysis used is qualitative descriptive analysis. The completion of the questionnaire collection was concluded that; 1) the source of learning that is used in understanding physics learning materials during the sub cubed is among these: the package books, e-books, student worksheet, and the internet media; 2) learning resources of an e-module need to be developed in special physical study of energy materials to help students learn and understand the material; 3) as many as 74% of students do not know the module can be used as a learning source, as many as 100% students require the development of an Islamic integrated e-module on energy materials, and as many as 89% of students state that Islamic integrated e-module can help in understanding the physics in particular energy-matter.
Literature Research: The Use of Science, Technology, Engineering and Math (STEM) In Physics Learning
Norlaili Norlaili;
Aqil Muhammad Al Huda;
Hadma Yuliani;
Nadia Azizah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v6i1.4153
The STEM approach is an approach that trains to understand the four aspects of it. The four aspects are science, technology, engineering and mathematics. However, the application of this approach is still not optimally developed in the learning process. This study aims to find out the advantages of the STEM approach and the obstacles in learning physics. The method to reach the purpose is literature research. The study reviewed various STEM research journals on physics studies published in the last ten years indexed in Sinta or National Proceedings. The number of journals used is 30 journals. The results showed that the use of STEM has the most advantages in improving student learning outcomes, while the most constraints in STEM learning are in adjusting STEM learning to the curriculum and the need for good time management. The results of this study can be used as input for physics teachers to apply the STEM approach in the physics learning process in the classroom.
Advantages and Disadvantages of Applying the NHT Type Cooperative Learning Model Physics Learning in School
Hadma Yuliani;
Normilawati Normilawati;
Tiya Andani;
Maryam Aulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2822
This study analyses the advantages and disadvantages of cooperative learning type Numbered Head Together (NHT). The method in this research is a literature study based on previous research. The analysis technique used in this research is descriptive qualitative obtained from books and journals. Based on literature from 26 articles in scientific journals, it was found that the advantages of this type of NHT cooperative learning model are to make students more active, make students more interested in learning, think critically and responsibly and can improve student learning outcomes. While the obstacle in this learning model is the lack of time management) so that not all students can present the results of the discussions obtained during the learning process
Studi Literatur Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash Professional CS6 Pada Pembelajaran Fisika di Indonesia
Novita Amelia Sari;
Yulianto Yulianto;
Hadma Yuliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2791
Penelitian ini bertujuan membahas mengenai perkembangan kelayakan media pembelajaran yang menggunakan Adobe Flash Professional CS6 selama 4 tahun terakhir dalam pembelajaran Fisika SMP dan SMA. Penulisan artikel menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data studi literatur jurnal nasional terhadap media pembelajaran fisika yang dikelompokkan berdasarkan materi fisika SMP dan SMA selama rentang waktu 4 tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisi isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Adobe Flash sebagai pengembangan bahan ajar telah banyak digunakan dalam pembelajaran Fisika. Beberapa bahan ajar yang banyak memanfaatkan Adobe Flash Professional CS6 diantaranya multimedia interaktif, media interaktif berbasis android dan mobile pocket dan sebagainya. Dengan rata-rata kelayakan media yang dikembangkan berada dalam kategori valid dan sangat valid, rata-rata berada pada rentang 77% - 97%. Dengan adanya studi literatur ini peneliti dapat mengomparasi penggunaan Adobe Flash CS6 sebagai media pembelajaran.The research is to discuss the development of learning media's feasibility using Adobe Flash Professional CS6 for the last four years in junior high and high school physics learning. Writing articles uses a qualitative approach with data collection methods of literature studies based on national journals on physics learning media grouped based on junior high school and high school physics material during the last four years. The data analysis technique used content analysis. The results showed that Adobe Flash's use as a teaching material development had been widely used in learning physics. Some of the teaching materials that use Adobe Flash Professional CS6 a lot include interactive multimedia, interactive media based on Android and mobile pockets, etc. With the average feasibility of the media being developed in the valid and very valid category, the average is 77% - 97%. With this literature study, the developer can compare Adobe Flash CS6 as a learning medium.
Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Discovery Learning Berbasis Edutainment
Wahyu Tri Winarti;
Hadma Yuliani;
Mukhlis Rohmadi;
Nurul Septiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2789
Pembelajaran fisika merupakan pembelajaran mengenai gejala-gejala alam dan berusaha menemukan hubungan antara kenyataan di alam. Perlu adanya model dan metode yang dapat membantu menerangkan gejala alam tersebut dalam proses pembelajaran fisika. Salah satu model yang diharapkan cocok dengan karakteristik pembelajaran fisika yaitu model discovery learning berbasis edutainment. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan dari model discovery learning berbasis edutainment; dan (2) untuk mendeskripsikan penerapani model discovery learning berbasis edutainment dalam pembelajaran fisika. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi literatur dan kajian pustaka, data penelitian ini menggunakan jenis data sekunder, kemudian data yang diperoleh tersebut diolah dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model discovery learning berbasis edutainment dapat menjadikan peserta didik aktif dalam kegiatan belajar dan menyenangkan. Namun, memerlukan waktu yang cukup lama dalam pembelajarannya dan kurang efektif digunakan dalam kelas besar; dan (2) Pada pembelajaran fisika, model discovery learning berbasis edutainment digunakan untuk memahami materi yang cukup sulit dengan cara yang menyenangkan.Physics learning is learning about natural phenomena and trying to find the relationship between reality in nature. It is necessary to have models and methods to explain these natural phenomena in the physics learning process. One model that is expected to match physics learning characteristics is the discovery learning model based on edutainment. This study aims: (1) To describe the advantages and disadvantages of the discovery learning model based on edutainment models; (2) To describe the application of the discovery learning model based on edutainment models in physics learning. The data collection method in this research is a literature study and literature review. This research data use secondary data, then the data obtained is processed by content analysis. The results showed that: (1) Discovery learning model based on edutainment could make students active in learning activities because it is fun; however, the learning process requires a long time and is less effective when used in a class with a large number of students; and (2) In physics learning, the discovery learning model based on edutainment is used to understand difficult material in a fun way.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media E- Learning Berbasis Telegram Pada Pokok Bahasan Hukum Newton di SMP
Yuan Akhmad Al-Furqansyah;
Hadma Yuliani;
N I Syar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2718
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kendala yang dialami siswa dalam memahami materi fisika pada saat pandemi Covid-19; 2) mengidentifikasi media pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas; 3) menganalisis media pembelajaran yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran fisika; 4) mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan media e-learning berbasis telegram materi hukum Newton di SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan 3D dibatasi pada tahap define. Metode pengumpulan informasi dan data yang digunakan yaitu memberikan angket online kepada siswa kelas VIII dan IX di SMPN 11 Palangka raya. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat kendala yang dialami siswa dalam memahami materi akibat sistem pembelajaran online yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19; 2) media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran meliputi:LMS google classroom dan PDF; 3) Software e-learning perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika khususnya pada materi hukum Newton untuk membantu dalam memahami materi; dan 4) Sebanyak 63,8% siswa yang menggunakan media e-learning menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan 80,9% siswa menyatakan e-learning berbasis Telegram membantu memahami materi fisik This study aims to 1) find out the obstacles experienced by students in understanding physics material during the Covid-19 pandemic; 2) identifying the learning media used by the teacher in the learning process in the classroom; 3) analyzing the learning media that need to be developed in the physics learning process; 4) describe the analysis of the needs for the development of media e-learning based on telegrams, Newton's law material in junior high school. This type of research is research and development (R&D) using 3D limited to the stage define. The method of collecting information and data was giving online questionnaires to students in grades VIII and IX at SMPN 11 Palangka Raya. The analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that 1) students experienced obstacles in understanding the material due to the online learning system during the Covid-19 pandemic. 2) the learning media used in the learning process include LMS, google classroom and PDF. 3)software E-learning needs to be developed in physics learning, especially in Newton's law material, to understand the material. 4) As many as 63.8% of students who use media e-learning make learning more fun, and 80.9% of students state that -e-learning Telegrambasedhelps them understand physics material.