p-Index From 2021 - 2026
19.054
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kedokteran Brawijaya Majalah Kedokteran Bandung Indonesian Journal of Urology Prosiding Pendidikan Sains Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Buletin Farmatera Jurnal Kesehatan Medika Saintika Window of Health : Jurnal Kesehatan SCIENTIA JOURNAL Jambura Journal of Health Sciences and Research Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Kesehatan Medical Technology and Public Health Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Jurnal Kesmas Prima Indonesia Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Prima Medika Sains Jurnal Doppler Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA Babali Nursing Research Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Buletin Kedokteran dan Kesehatan Prima Indonesian Journal of Cancer Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Haga Journal of Public Health (HJPH) Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Info Kesehatan Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN Fitrianto, Rahmad; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3119

Abstract

Mutu Pelayanan Kesehatan adalah mutu yang di anggap sebagai kunci dalam direferensi dan keunggulan layanan merupakan sumber potensi berkelanjutan, sehingga pengukuran dan perbaikan tingkat mutu menjadi sangat penting. Penelitian ini dilakukan untuk menilai pengaruh faktor-faktor gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada perawat dan pasien di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Jambi dengan metode total sampling. Analisa data menggunakan metode bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan semua faktor gaya kepemimpinan yaitu komunikasi, prilaku, disiplin dan kemampuan gaya kemampuan mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan dengan nilai p value < 0,005 dan faktor yang paling dominan adalah faktor kemampuan gaya kepemimpinan.
Literatur Review: Pengaruh Motivasi Instrinsik Terhadap Perilaku Pencegahan Kaki Diabetik Pasien Diabetes Mellitus Kusumaningrum, Tri Siwi; Girsang, Ermi; Nasuition, Ali Napiah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19231

Abstract

ABSTRACT Intrinsic motivation is a support that comes from within a person. This motivation plays an important role in carrying out activities that support diabetes management, including preventing complications such as foot problems due to diabetes (diabetic foot). One way to prevent this is by carrying out regular foot care. The purpose of this literature review is to understand how intrinsic motivation affects patients with diabetes mellitus in preventing foot problems due to diabetes. This study was conducted using a literature review method, utilizing databases such as PUBMED, ScienceDirect, Wiley Online Library, and Google Scholar. From the search results, it was found that intrinsic motivation plays an important role in shaping patient behavior, including adherence to medication, diet, and preventive foot care. This shows that the higher a person's intrinsic motivation, the better they are at carrying out healthy habits to prevent diabetic foot complications. With intrinsic motivation, DM patients can have a stronger will to perform foot care consistently, monitor their health regularly, and make more healthier  lifestyle changes. Keywords: Motivation, Intrinsic Motivation, Diabetes Mellitus, Diabetic Foot  ABSTRAK Motivasi intrinsik adalah dorongan yang muncul dari dalam diri seseorang. Motivasi ini memiliki peran penting dalam menjalani aktivitas yang mendukung pengelolaan diabetes, termasuk mencegah komplikasi seperti masalah pada kaki akibat diabetes (diabetes foot). Salah satu cara pencegahan tersebut adalah dengan melakukan perawatan kaki secara rutin. Tujuan dari ulasan literatur ini adalah untuk memahami bagaimana motivasi intrinsik memengaruhi pasien diabetes mellitus dalam melakukan pencegahan masalah kaki akibat diabetes.   Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan literatur, memanfaatkan database seperti PUBMED, ScienceDirect, Wiley Online Library, dan Google Scholar. Dari hasil pencarian, ditemukan bahwa motivasi intrinsik memainkan peran penting dalam membentuk perilaku pasien, termasuk kepatuhan terhadap pengobatan, diet, dan perawatan kaki secara preventif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi intrinsik seseorang, semakin baik mereka dalam menjalankan kebiasaan-kebiasaan sehat untuk mencegah komplikasi kaki diabetik. Dengan motivasi intrinsik, pasien DM  dapat memiliki kemauan yang lebih kuat untuk melakukan perawatan kaki secara konsisten, memantau kesehatan mereka secara teratur, dan melakukan perubahan gaya hidup yang  lebih sehat.  Kata Kunci: Motivasi, Motivasi Instrinsik, Diabetes Mellitus, Kaki Diabetik
Sexually Transmitted Diseases Determinant among Online Sex Workers in Indonesia Ginting, Gabby Gabriela; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Wahyuni
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol. 37 No. 2 (2025): AUGUST
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bikkk.V37.2.2025.110-118

Abstract

Background: Since the beginning of Indonesia’s Reformation era, hundreds of localizations have been closed to control prostitution and human trafficking. However, these efforts have not had much impact because sex workers have now become sporadic with transactions through social media, making it harder to monitor and control. Purpose: This study aims to determine the determinants of sexually transmitted diseases in online sex workers. Methods: This study is a quantitative study with a cross-sectional design, and it was conducted online. The population in this study was online sex workers; their population is unknown. The sample in this study was selected using the snowball sampling technique. Number of samples used in this study was 593. The data in this study were collected using valid and reliable questionnaires filled out online by respondents. Data were analyzed using the chi-square test. Result: This study found that the majority of online sex workers were female (79.8%) and heterosexual (81.1%). However, only 56% of respondents always wear a condom, and 3.2% of respondents never wear one during their service. In addition, the majority of respondents knew their HIV status as HIV negative (92.7%) and had experienced at least one type of sexually transmitted infection (99.3%). Of all variables that were measured on respondents, only sexual orientation (p<0.001) was significantly associated with sexually transmitted diseases in general. Conclusion: STIs remain prevalent among online sex workers in Indonesia. Risky sexual behaviors, particularly inconsistent condom use, continue to play a major role in sustaining infection rates in this population.
Exploring the Role of Psychosocial Factors in Medication Compliance among Gonorrhea Patients Maler, Tangge; Hamdi, Sintiya; Manalu, Putranto; Girsang, Ermi; Suhartina
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol. 37 No. 2 (2025): AUGUST
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bikkk.V37.2.2025.98-105

Abstract

Background: Gonorrhea is a globally prevalent sexually transmitted infection (STI) that continues to present a serious public health challenge, particularly in light of the increasing threat of antimicrobial resistance. Effective disease management depends significantly on patient adherence to prescribed treatments. However, suboptimal adherence is frequently reported, which undermines control efforts and contributes to the emergence of drug-resistant Neisseria gonorrhoeae strains. Purpose: This study aimed to identify factors influencing medication adherence among patients diagnosed with gonorrhea. Methods: A cross-sectional study was conducted involving 74 participants. Data were collected through structured questionnaires assessing five variables: knowledge of gonorrhea, family support, perceived stigma, self-efficacy, and treatment adherence. Univariate analysis using descriptive statistics was performed to summarize demographic characteristics and key variables. Chi-square tests were used to determine the association between predictor variables and treatment adherence. Results: The findings showed that 86.5% of participants had good knowledge regarding gonorrhea, while 56.6% reported insufficient family support. Most respondents (81.1%) did not experience perceived stigma, and 64.9% reported high self-efficacy. Overall, 64.9% of participants adhered to their treatment regimen. Bivariate analysis revealed significant associations between treatment adherence and knowledge (p = 0.007; OR = 6.111), family support (p = 0.008; OR = 4.821), perceived stigma (p = 0.001; OR = 7.571), and self-efficacy (p = 0.001; OR = 7.200). Conclusion: The results underscore the importance of psychosocial factors in enhancing medication adherence. Targeted interventions addressing knowledge, family support, stigma, and self-efficacy are essential to improving treatment outcomes and reducing gonorrhea transmission.
Hubungan kualitas pelayanan tenaga kesehatan terhadap kepuasan pasien: studi cross-sectional Harahap, Vinnie Hazriah; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i3.55

Abstract

Latar belakang: Mutu pelayanan merupakan faktor determinan utama yang memengaruhi tingkat kepuasan pasien di institusi pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik, seperti ketersediaan fasilitas dan kelengkapan sarana, tetapi juga mencakup aspek non-fisik yang mencerminkan kualitas interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan tenaga kesehatan dan kepuasan pasien.   Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Cikampak, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas Cikampak sepanjang tahun 2024, dengan total 200 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel melalui penerapan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Untuk menganalisis data, digunakan uji statistik Chi-Square untuk menguji hubungan antarvariabel yang diteliti. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi bukti fisik dan tingkat kepuasan pasien (p = 0,155). Sebaliknya, dimensi keandalan, daya tanggap, empati, dan jaminan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien, dengan nilai signifikansi p < 0,001. Kesimpulan: Keandalan, daya tanggap, kepedulian, dan jaminan yang optimal memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien.
Evaluasi efektivitas penggunaan metode anjungan pendaftaran mandiri: studi kualitatif Harahap, S. Shelly Hazlina; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Lestari Ramadhani
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i3.57

Abstract

Latar belakang: Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM), yang berbasis aplikasi, merupakan sebuah platform digital berbasis web yang dirancang untuk membantu pasien rawat jalan dalam melakukan pendaftaran secara mandiri tanpa melalui loket pendaftaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan metode APM di Puskesmas Batugana, Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dilaksanakan di Puskesmas Batugana pada periode September 2022–Desember 2023. Informan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri atas Kepala Puskesmas, Kepala Bidang Pendaftaran Mandiri, petugas rawat jalan, dan seorang pasien, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pasien yang memanfaatkan metode APM. Hasil: Penerapan APM di Puskesmas Batugana dinilai efektif dalam mengurangi antrean pendaftaran serta meningkatkan efisiensi layanan. Keberhasilan penerapannya dipengaruhi oleh faktor pendukung, seperti kompetensi SDM, ketersediaan SOP, serta sarana dan prasarana yang memadai. Kesimpulan: Efektivitas penerapan APM sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, keberadaan standar operasional prosedur, dan ketersediaan sarana serta prasarana di Puskesmas Batugana.
Prevalensi Penyakit Gagal Ginjal Kronik Di Kalangan Usia Produktif Akibat Gaya Hidup Di Rumah Sakit Royal Prima Medan Agatha, Callista Della; Mukti, Ade Indra; Girsang, Ermi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i8.61340

Abstract

Penyakit Gagal Ginjal Kronik ( CKD ) adalah penyakit yang menyebabkan kerusakan ginjal secara progresif yang ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus (glomerular filtration rate) kurang dari 60 mL/menit/1,73 m² yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan, salah satu penyebab dari penyakit gagal ginjal kronik ini kurangnya memperhatikan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan hubungan penyakit gagal ginjal kronik di usia kalangan produktif akibat gaya hidup di RS Royal Prima Medan Tahun 2024 . Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien penderita gagal ginjal kronik dengan usia produktif (usia 15-59) didapati 240 pasien. Sampel pada penelitian ini diambil dengan cara total sampling. Data penelitian ini ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi serta dilakukan uji chi-square untuk mengetahui hubungan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penderita penyakit gagal ginjal kronik di RS Royal Prima Medan didominasi oleh usia 51-59 thn (46.7%), berjenis kelamin laki laki sebanyak (58,3%), riwayat penyakit terbanyak hipertensi (49,2%), gaya hidup yang menjadi kebiasaan pasien terbanyak riwayat jarang minum air putih (63.7%), riwayat konsumsi minuman kemasan (61.7%), riwayat merokok (53,8%), ,riwayat konsumsi obat anti nyeri (45%). Pada hasil uji chi-square diperoleh p-value <0,05 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan batu saluran kemih dengan penyakit gagal ginjal kronik. Diperoleh p-value <0,05 pada hasil uji chi-square gaya hidup riwayat konsumsi minuman kemasan, riwayat konsumsi obat anti nyeri, riwayat jarang minum air putih yang berarti terdapat hubungannya dengan penyakit gagal ginjal kronik, dan p-value >0,05 untuk gaya hidup merokok yang berarti tidak terdapat hubungannya secara statistik tetapi meningkatkan resiko terjadinya penyakit gagal ginjal kronik.
Dampak Kualitas Udara Dalam Ruangan Terhadap Kejadian ISPA di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Girsang, Ermi; Butar-Butar, Erika Fatrecia Marsaulina; Hafizah, Nandani Zakia; Manalu, Putranto
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 24, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.70451

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kecamatan Medan Denai diduga kuat berkaitan dengan buruknya kualitas udara dalam ruangan, khususnya di kawasan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara berbagai parameter kualitas udara dalam ruangan dengan kejadian ISPA di wilayah tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 300 responden dari rumah-rumah di area padat penduduk Kecamatan Medan Denai yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data mengenai parameter fisik dan kimia kualitas udara serta status ISPA dikumpulkan melalui pengukuran langsung, kuesioner, dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil: Ditemukan hubungan signifikan antara kejadian ISPA dengan suhu udara, kelembapan, laju ventilasi, kadar SO2, NO2, CO, dan paparan asap rokok (p<0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa laju ventilasi yang buruk meningkatkan risiko ISPA sebesar 26,4 kali (RR=26,430), kelembapan yang tidak sesuai standar meningkatkan risiko 43,8 kali (RR=43,84), dan paparan asap rokok meningkatkan risiko 5,5 kali (RR=5,550). Sementara itu, tingkat pencahayaan, kadar timbal (Pb), formaldehida (HCHO), dan volatile organic compounds (VOC) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Simpulan: Kualitas udara dalam ruangan yang tidak memenuhi standar, terutama laju ventilasi yang buruk, secara signifikan meningkatkan risiko kejadian ISPA di Kecamatan Medan Denai. Pemilik rumah direkomendasikan untuk secara aktif meningkatkan sirkulasi udara dengan cara membuka jendela dan pintu secara teratur untuk memastikan pertukaran udara yang memadai. Selain itu, penting untuk mengendalikan sumber polusi di dalam rumah, seperti tidak merokok di dalam ruangan, serta menjaga suhu dan kelembapan pada tingkat yang ideal untuk meminimalkan risiko penyakit pernapasan. Edukasi dan pemantauan berkala oleh pemerintah juga diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. ABSTRACT Title: The Impact of Indoor Air Quality on the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARIs) in Medan Denai Sub-district, Medan CityBackground: The high incidence of Acute Respiratory Infections (ARIs) in the Medan Denai Sub-district is strongly suspected to be associated with poor indoor air quality, particularly in densely populated areas. This study aimed to analyze the relationship between various indoor air quality parameters and the incidence of ARIs in the region.Method: This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample comprised 300 respondents from households in densely populated areas of Medan Denai Sub-district, selected using purposive sampling. Data on physical and chemical air quality parameters and ARI status were collected through direct measurements, questionnaires, and observations. The data were analyzed using the chi-square test.Result: A significant relationship was found between the incidence of ARIs and air temperature, humidity, ventilation rate, levels of SO₂, NO₂, CO, and exposure to tobacco smoke (p < 0.05). The results indicate that poor ventilation increases the risk of ARIs by 26.4 times (RR = 26.43), non-standard humidity increases the risk by 43.8 times (RR = 43.84), and exposure to tobacco smoke increases the risk by 5.5 times (RR = 5.55). Conversely, lighting levels, lead (Pb), formaldehyde (HCHO), and volatile organic compounds (VOCs) showed no significant association.Conclusion: Substandard indoor air quality, especially poor ventilation, significantly increases the risk of ARIs in Medan Denai Sub-district. Homeowners are advised to actively improve air circulation by regularly opening windows and doors to ensure adequate air exchange. Furthermore, controlling indoor pollution sources, such as refraining from smoking indoors, and maintaining optimal temperature and humidity levels are crucial to minimizing the risk of respiratory diseases. Public education and regular monitoring by government agencies are essential to raise awareness and promote healthier indoor environments.
Improving Inpatient Services with the Quality Function Deployment Method Sembiring , Jessyca; Girsang, Ermi; Manalu, Putranto
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 9 No 2 (2025): Medical Technology and Public Health Journal September 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v9i2.5806

Abstract

Improvements in the quality of inpatient care are needed to reduce overcrowding, increase patient engagement, make care more efficient, and empower patients toward self-care. These improvements can result in better patient outcomes, increased patient satisfaction, and more efficient delivery of healthcare. This is a quantitative study involving 98 respondents who have used inpatient services at the Royal Prima Hospital between December 2022 and January 2023. Data collection was based on the Servqual method and Kano models. The analysis results show that the smallest gap score (-0.12) is attributed to the number of medical personnel in the reliability dimension, whereas the largest gap score (0.09) is attributed to the physical appearance of doctors and staff in the tangibles dimension. Of the 23 attributes analyzed, 3 belonged to category A (attractive), 15 belonged to category O (one-dimensional), and 5 belonged to category M (must-be). The main technical responses that need to be addressed to improve service quality are hospital development, increased cooperation, and organizing education and training.
Aktivitas fisik dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis: A literature review Pangaribuan, Resmi; Tarigan, Almina Rospitaria; Anggeria, Elis; Girsang, Ermi; Gea, Saharman
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1315

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) is a condition in which kidney function gradually declines or is even lost completely. This decline in kidney function can lead to fluid and metabolic waste accumulation in the body, which, if not properly managed, can progress to end-stage kidney failure, requiring renal replacement therapy in the form of dialysis or a kidney transplant. For patients with chronic kidney disease (CKD), the presence of caregivers and family members is the most important source of support. Purpose: To determine the physical and psychological impact of CKD on patients undergoing hemodialysis. Method: This literature review utilized databases such as PubMed, Google Scholar, and Science Direct and included articles published between 2020 and 2024. Inclusion criteria included studies discussing physical activity, quality of life, and psychological aspects in CKD patients undergoing hemodialysis. Studies not available in English or Indonesian, as well as studies not relevant to the topic, were assessed in this review. The search yielded 14 articles, which were selected through keyword selection. Results: Physical activity is an important treatment and prevention measure for chronic kidney disease. The concept of "exercise as medicine" emphasizes that exercise not only helps improve physical function and muscle strength but also provides positive benefits in slowing the progression of chronic diseases. Conclusion: Physical activity such as aerobic exercise, resistance training, and other light exercise can reduce levels of depression and anxiety, improve sleep quality, and enhance perceived quality of life. Suggestion: More longitudinal studies and randomized controlled trials (RCTs) are needed in Indonesia or other developing countries to assess the effectiveness of physical activity-based programs on the psychological aspects of CKD patients.   Keywords: Chronic Kidney Disease; Hemodialysis; Psychological; Physical Activity.   Pendahuluan: Gagal ginjal kronis adalah suatu kondisi ketika fungsi ginjal secara bertahap menurun atau bahkan hilang sepenuhnya. Turunnya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan dan sisa metabolisme dalam tubuh yang apabila tidak ditangani dengan baik akan berkembang menjadi gagal ginjal stadium akhir, membutuhkan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Bagi pasien gagal ginjal kronis, kehadiran perawat dan keluarga merupakan sumber dukungan yang paling utama. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas fisik  dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian literature review menggunakan database dari pubmed, google scholar dan science direct, artikel diterbitkan antara 2020-2024. Kriteria inklusi yang digunakan mencakup studi yang membahas aktivitas fisik, kualitas hidup, dan aspek psikologis pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Studi yang tidak tersedia dalam bahasa Inggris atau Indonesia, serta yang tidak relevan dengan topik, dikecualikan dari review ini. Pencarian yang diperoleh dari seleksi penilaian dan kata kunci sebanyak 14 artikel. Hasil: Aktivitas fisik merupakan pengobatan dan tindakan pencegahan yang penting untuk penyakit. Konsep “olahraga sebagai obat” menekankan bahwa olahraga tidak hanya membantu meningkatkan fungsi fisik dan kekuatan otot, tetapi juga memberikan manfaat positif untuk memperlambat perkembangan penyakit kronis. Simpulan: Aktivitas fisik seperti latihan aerobik, resistensi, dan latihan ringan lainnya mampu menurunkan tingkat depresi dan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur serta persepsi kualitas hidup. Saran: Diperlukan lebih banyak studi longitudinal dan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di Indonesia atau negara berkembang lainnya untuk menilai efektivitas program berbasis aktivitas fisik pada aspek psikologis pasien CKD.   Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Chronic Kidney Disease; Hemodialisis; Psikologis.
Co-Authors ., Saprilliani A.F. Depari, Sania AA Sudharmawan, AA Abdi Eliezer Dakhi, Juang Achmad Noerkhaerin Putra Adelia Adelia, Adelia Aditya Jamin, Muhammad Adnan, Maco Chan Adrian Adrian Adrisya Lubis, Putri Anggie Afni Kartika, Ajeng Agatha, Callista Della Agung Abadi Kiswandono Ahmad Affandi Ahmad Nasir Pulungan Akbarinda, Zsizsi Albert Albert Alice Putri, Ivana Amanda, Silvia Rizki Anggita, Nindi Dwi Anggraini, Tri Lidya Anggraini, Wenti Angie, Evelyn Anjasari, Melati Salsabila Arianti, Rahmi Aris, Anita Armansyah, Adek Aulia, Dinda Rahmah Aulia, Kharina Rizki Azzahra, Siti Khumairah Bangbang Buhari Bangun, Henny Arwina Binarwan Halim Boas, Richie Ray Barry Br Pelawi, Riri Sri Hagana Br Pintubatu, Christina Delina BT Hasan, Riyani Susan Bu'ulolo, Christian Siuwandy Butar-Butar, Erika Fatrecia Marsaulina Cahya, Septian Dwi Candra Rukmana Dalimunthe Carles, Carles Cenggono, Melise Chiuman, Linda Cisca, Anita Merry Damanik, Marco Frans Hernandes Daulay, Ayu Sasmita Dedek Sucahyo Devi Arista Djohan Djohan Duha, Kristin Berlianta Dwi Siswanta Edlin, Edlin Edy Fachrial Elis Anggeria Elisabeth, Mariska Elizabeth, Riana Elvira, Cut Eprina Intami Erda, Roza Fahliza Ismar, Elza Farrasizdihar, Diaz Fatmasari Bangun, Nita Febrianty, Novita Dwi Ferdianti, Desy Lailani Ferdinand Ginting, Sahna Fieterson, Kriahan Joel Fioni, Fioni Fitrianto, Rahmad Fitrisia, Rina Geeta, Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Crismis Novalinda Ginting, Gabby Gabriela Ginting, Liani Ginting, Rafael Ginting, Randy Frananta Ginting, Sopianita Healthy Grace Rezeki, Naomi Grandis G. D., Lexandria Gultom, Yosephine Octaviana Gunawan, Herry Gusnawati, Gusnawati Hadiprasetyo, Dhanar Septyawan Hafizah, Nandani Zakia Haicha Pratama, Irza Halima, Piyanto Hamdi, Sintiya HAMSI, QURATUL AINI Handayani, Rr. Anisa Siwianti Harahap, S. Shelly Hazlina Harahap, Vinnie Hazriah Harjanti, Mathelda Weni Hartantio, Agnes Haryanti, Mathelda Weni Hasan Basri Nasution, Muhammad Hasibuan, Khairinnisa Hati Harefa, Lurusan Hermansyah Aziz Hilal, Zaimah HILMAN TADJOEDIN, HILMAN Hutagalung, Caroline Febrina I.N. Silangit, Silka Idariani, Idariani IKHTIARI, REFI Irwan, Mulia irza Haicha Pratama Isabella Silalahi, Marlinang Johannes Bastira Ginting Juanda, Lidya Sari Juniva Laila Sihombing, Juniva Laila Kaban, Kamelia Kaban, Lyta Imanti Kalimah, Kalimah Karmila, Erni Kesuma, Farah Shyfa Khairullah Sembiring, Firza Khoironissa, Analita Kosasih, Putri Peggy Yanti Kurniawan Purba, Abdi Kusumaningrum, Tri Siwi Laia, Dermawati Lawrence, Christopher Leli Khairani Leoditta Sitinjak, vivian Lestari Nasution, Sri Lestari Ramadhani Nasution, Sri Lestari Ramadhani, Sri Lie, Sukirman Lie, Veronica Liena, Liena Liester, I Nyoman Ehrich Lilies Lingkaran Linawaty, Linawaty Lingga, Imelda Lister, I Nyoman Ehrich Lister, I Nyoman Ehrich Lister, I. Nyoman Ehrich Lister, Nyoman Ehrich Lubis, Maas Lubis, Nurul Sri Finna Maler, Tangge Marcelino, Nico Mare A, Fauzan Margareta Pratiwi Maricella, Adrianie Marisca Evalina Gondokesumo, Marisca Evalina Marzuki, Marlinda Maulidin, Muhammad Maulina, Febby Mawarni, Evi Maywinsih Jauhari, Mutia Meliala, Juli Elisabet Mayen br Mendrofa, Trisman Basri Mendrofa, Tuho Konsultasi Michael Michael Milka Rositi Sianipar Minati, Tengku Nanda Edwina Muhammad Maulidin Mukti, Ade Indra Munazar Rahmat, Said Mutia, Maya Sari Naibaho, Iren Theresia Melati Br Napiah Nasution , Ali Napiah Nasution, Ali Napiah, Ali Nardi, Leo Nasuition, Ali Napiah Nasution, Ali N. Nasution, Ali Napiah Nasution, Muhammad Andriady Saidi Nasution, Sri Lestari Nasution, Sri Ramadhani Nasyushan, Sri Lestari Ramadhani Natali, Oliviti Natalia Desvalentina Lase NELDA, FITRI Nindya, Faradhina Salfa Njoto, Lina Novalinda, Chrismis Noviana, Amelia Nst, Sri Wahyuni Nurul Hidayat Aprilita Nurunnisa, Syarifah Nyoman Ehrich Lister, I Oktaviani, Emma Parapat, Winny G I Patriana, Dhona Poernomo, Dwi Hery Puspita, Sunny Putranto Manalu Putri Anggraini, Herisa Putri, Dara Maulidya Putri, Muna Soraya Putri, Nadya Nazimuddin Putri, Riri Virzan Putri, Seisarita Rachmi Yuana, Syafrina Rahmadana, Rizka RAHMAT, DENI Rahmiana Zein Rahmini, Elsi Raif, M. Rahmad Ramadhani, Sri Lestari Ramazata, Bayu Rapael Ginting Raveli , Kalvin Rehulina Br Purba, Farida Resmalita, Nelli Adelia Resmi Pangaribuan Rizki Maulidi, Risyad Rosar, Naufal Rushe, Rhesiwenny Saharman Gea Sahputra, Fajar Salovetian, Marcelino Samosir, Frans Judea Santy Deasy Siregar Santy, Darnedy Fatwa Mely Sari Mutia, Maya Sari, Diah Sekar Sarumaha, Abrianus Saufa, Zahra Qisthi Sembiring , Intan Permata Sari br. Sembiring , Jessyca Sembiring, Melyala Cristy Siahaan, Cory Oriensia Silaen, Mangatas Silalahi, Marlinang I. Simanjorang, Delpini Sinaga, Megasilvia Siregar, Fitria Desiana Siregar, Hafiz Hawari Siregar, Lidya Siregar, Lusyana Siregar, Novalina Sitanggang, Rido Aliberto Sitepu, Enda Menaisa Sitompul, Fernades Soraya, Annisa Sri Juari Santosa Sri Lestari Ramadhani Nasution Sri Rezeki, Dewi Stephan, Weldy Subang Aini Nasution Subrata, Mariany Puspita Suhartina Suhartina Suhartina, Suhartina Sumiati Sumiati Suryana, Kresna Dharma Suryono, Tan Suyono, Tan Suyono, Tan Syahputra, Nedi Syahputri, Nurul Apla Wizaya Takasenserang, Oktaviana Takashi Hayashita Tambunan, Gempita Cahaya Aulia Tambunan, Ridhona Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Gracia Hosanna Evelyn Tarigan, Muliate Telaumbanua, O'ozisokhi Telaumbanua, Renjiro Howuhowu Teresa Liliana Wargasetia Tio, Susanthy Triharsiwi, Dwi Nur Tua, Vridian Mangara Turnip, Modesto Lam Ulido Putra Ummi Kalsum VERONICA VERONICA Vonikartika, Arie - WAHYU WIDOWATI Wahyuni Br Nababan, Agata Wahyuni Nasution, Sri Wau, Herberd Wibowo, Satrio Haryo Benowo Widodo, Wahyu Setia Widya Yanti Sihotang Wienaldi, Wienaldi Wijaya, Cindy Eka Wijaya, Franks Wijaya, Joshua Andre Wijayanti, Natasha Rismayana Y. Sihotang, Widya Yessica Putri H Yolanda Eliza Putri Lubis Yulidar Yulidar Yusuf, Lydia Zahiroh, Fadhilah Haifa Zebua, Sawato Zelvia, Sindy Zulkarnain Chaidir