p-Index From 2021 - 2026
11.34
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Litera Sosiohumaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Al-Lisan Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat KEMBARA Jurnal Ilmiah Peuradeun PRofesi Humas Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah NOTION: Journal of Linguistics, Literature, and Culture Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya METABASA Journal On Teacher Education (Jote) Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Lingua Jurnal Kajian Peradaban Islam Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Al-Lisan: Jurnal Bahasa Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Khazanah : Journal of Islamic Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek Abdi Makarti Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Jurnal Simki Postgraduate Nanggroe: Journal Of Scholarly Service APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Journal of Pragmatics Research Nanggroe: Journal of Scholarly Service TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Socius: Social Sciences Research Journal Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Social Sciences Insights Journal Journal of Sustainable Community Development Journal of Civic Education Research Literatur : Jurnal Bahasa dan Sastra Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial Edelweiss : Journal of Innovation in Educational Research Jurnal Teknologi dan Sains Modern LogicLink: Journal of Artificial Intelligence and Multimedia in Informatics Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat The Journal of Religion and Communication Studies Jurnal Senpling Multidisiplin Indonesia Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Community Research & Engagement (JCRE) Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Jipmas : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Teaching and Education for Scholars ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Man-Ana Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Jurnal Media dan Komunikasi Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Smart Humanity: Jurnal Pengabdian Masyarakat GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PAEDAGOGIE Journal of Noesantara Islamic Studies Journal of Humanities Research Sustainability SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora Reskilling : Jurnal Ilmu Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer, Sosial Sains, Teknik Dan Multi-disiplin Ilmu Kolaborasi Masyarakat Quantum Edukatif Jurnal Pendidikan Agama Islam Arshaka: Pedagogy and Learning Review Makkah: Journal Of Islamic Studies Wasīlah: Journal Of Sharia Sciences BHAKTI Bhinneka DEDICA Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Simki Postgraduate Al-Musthalah: Jurnal Riset dan Penelitian Multidisiplin Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Kebudayaan Jurihum Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Pengabdian IPTEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Disiplin dan Karakter Sosial Siswa Melalui Pembiasaan Salaman Pagi Isfina Nabila Elfathina; M. Arif Kurniawan; Ainun Ni’matus Zahro; Elisa Nabila Rosyada; Adella Elsaputri; M. Husni Zianidan; Arditya Prayogi; Ali Asyhar; Riki Nasrullah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis kontribusi pembiasaan salaman pagi di SMAN 3 Pekalongan terhadap penguatan disiplin dan karakter sosial siswa melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta observasi partisipatif dan dokumentasi program sekolah. Hasil menunjukkan bahwa salaman pagi berupa jabat tangan disertai sapaan memperkuat disiplin melalui ketepatan waktu, rasa malu saat terlambat, dan sikap hormat terhadap guru sebagai orang tua kedua. Secara sosial, kegiatan ini menumbuhkan nilai kesetaraan, kehangatan kekeluargaan, sehingga meningkatkan rasa nyaman, rasa dihargai, dan semangat belajar siswa. Tantangan utama berupa variasi respons siswa akibat masalah pribadi atau kurangnya dukungan keluarga diatasi melalui dialog dini, variasi pesan inspiratif, dan adaptasi dari pengalaman sekolah sebelumnya. Rekomendasi mencakup kolaborasi sekolah-orang tua, integrasi dengan kurikulum, serta evaluasi berkala untuk keberlanjutan program. Temuan ini memperkaya literatur pendidikan karakter nasional dengan model rutinitas sederhana yang murah namun berdampak tinggi.
Strengthening the Public Speaking Competence of PKK Women Through Assistance in Speech Text Preparation in Banjarsari Village, Banyuwangi Regency Indarti, Titik; Nasrullah, Riki; Bahruddin, Muhammad; D, Darni; Soepardjo, Djodjok; Fanani, Urip Zaenal; Septiana, Hespi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20150478

Abstract

This community service activity was motivated by the important role of PKK women in various community forums, such as neighborhood meetings, posyandu activities, counseling sessions, village meetings, and ceremonial events. In this context, the ability to prepare speech texts and speak in public is an essential skill so that messages can be delivered clearly, systematically, politely, and convincingly. However, some participants still experienced difficulties in organizing speech structures, choosing communicative language, managing nervousness, controlling their voice, and building interaction with the audience. This activity aimed to improve the understanding and skills of PKK women in Banjarsari Village, Banyuwangi, in preparing speech texts and delivering them in a structured, clear, and confident manner. The activity was conducted on Monday, May 11, 2026, in Banjarsari Village, Banyuwangi, involving 25 participants. The implementation method used a participatory-educative approach through interactive lectures, discussions, speech text writing practice, speech simulations, direct feedback, and reflection. The results showed that participants experienced an improvement in understanding the structure of speech texts, especially in distinguishing the opening, body, and closing sections. Participants also became more capable of selecting themes relevant to PKK activities, using more communicative language, and delivering speeches with better articulation, tempo, intonation, eye contact, and gestures. In addition, participants’ responses to the activity indicated a high level of acceptance because the materials were considered relevant, easy to understand, and beneficial for their social roles. Therefore, assistance in speech text preparation and public speaking practice proved effective as a strategy for empowering public communication skills among PKK women and has the potential to be replicated in other women’s communities.
Strategi Pendidikan Karakter Religius Dalam Mengurangi Perilaku Perundungan Di Madrasah Mutia Nurfalasyifa; Arditya Prayogi; Riki Nasrullah
Reskilling Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying di lingkungan madrasah masih menjadi persoalan yang berdampak pada kondisi psikologis peserta didik dan iklim sosial sekolah. Kondisi tersebut mendorong pentingnya penguatan pendidikan karakter religius sebagai upaya preventif dalam membangun perilaku sosial yang positif di lingkungan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying, strategi pendidikan karakter religius yang diterapkan guru Akidah Akhlak, serta bentuk kolaborasi sekolah dalam mengurangi perilaku bullying di MTs Negeri 2 Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru BK, guru Akidah Akhlak, dan peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying yang terjadi didominasi oleh bullying verbal berupa ejekan dan penghinaan antarsiswa. Strategi pendidikan karakter religius dilakukan melalui pembiasaan akhlakul karimah, keteladanan guru, pendekatan persuasif, serta penguatan nilai empati dan toleransi dalam pembelajaran. Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi antara guru BK, guru Akidah Akhlak, orang tua, Puskesmas, dan Kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, religius, dan kondusif bagi perkembangan karakter peserta didik.
Strengthening the Public Speaking Competence of PKK Women Through Assistance in Speech Text Preparation in Banjarsari Village, Banyuwangi Regency Indarti, Titik; Nasrullah, Riki; Bahruddin, Muhammad; D, Darni; Soepardjo, Djodjok; Fanani, Urip Zaenal; Septiana, Hespi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20150478

Abstract

This community service activity was motivated by the important role of PKK women in various community forums, such as neighborhood meetings, posyandu activities, counseling sessions, village meetings, and ceremonial events. In this context, the ability to prepare speech texts and speak in public is an essential skill so that messages can be delivered clearly, systematically, politely, and convincingly. However, some participants still experienced difficulties in organizing speech structures, choosing communicative language, managing nervousness, controlling their voice, and building interaction with the audience. This activity aimed to improve the understanding and skills of PKK women in Banjarsari Village, Banyuwangi, in preparing speech texts and delivering them in a structured, clear, and confident manner. The activity was conducted on Monday, May 11, 2026, in Banjarsari Village, Banyuwangi, involving 25 participants. The implementation method used a participatory-educative approach through interactive lectures, discussions, speech text writing practice, speech simulations, direct feedback, and reflection. The results showed that participants experienced an improvement in understanding the structure of speech texts, especially in distinguishing the opening, body, and closing sections. Participants also became more capable of selecting themes relevant to PKK activities, using more communicative language, and delivering speeches with better articulation, tempo, intonation, eye contact, and gestures. In addition, participants’ responses to the activity indicated a high level of acceptance because the materials were considered relevant, easy to understand, and beneficial for their social roles. Therefore, assistance in speech text preparation and public speaking practice proved effective as a strategy for empowering public communication skills among PKK women and has the potential to be replicated in other women’s communities.
Penguatan Kesadaran Anti-Bullying melalui Edukasi Interaktif pada Siswa Sekolah Dasar Arum, Dewi Sekar; Putri, Pramesti Fadhila Pamuji; Azazi, Firly Maulana; Riyadi, Ridho; Pujiono, Imam Prayogo; Prayogi, Arditya; Nasrullah, Riki
Kolaborasi Masyarakat Volume 1 Issue 2
Publisher : ETFLIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58920/kolmas0102333

Abstract

Bullying is an aggressive act carried out intentionally and repeatedly, whether physical, verbal, or social, to hurt or demean others. This phenomenon remains prevalent in elementary school environments and has negative impacts on students’ emotional and social development. This community service activity aimed to increase students’ understanding and awareness of bullying, foster empathy, and build a culture of mutual respect within the school environment. The method used was interactive counseling consisting of five stages: problem identification, planning, preparation, implementation, and evaluation. The activity involved 22 fifth-grade students of SDN 02 Banjarejo Pekalongan, using a questionnaire instrument containing 10 questions in the form of a pre-test and a post-test to measure students’ comprehension levels. The results were analyzed descriptively and quantitatively based on the percentage change between pre-test and post-test scores. The findings showed that before the socialization, 70% (15 students) did not yet understand the concept of bullying, whereas after the activity, 90% (20 students) were able to recognize its forms and impacts as well as understand preventive measures. In addition to increasing knowledge, the program also created a safe dialogue space for students to share experiences and learn assertive behavior. Therefore, this interactive educational activity proved effective in improving understanding, empathy, and mutual respect among students, serving as an initial step toward creating an inclusive and bullying-free elementary school environment.
Penguatan Pemahaman dan Pengamalan Keagamaan Siswa SMPN 3 Kajen Melalui Pengajian Maulid Nabi Tri Achyati Lestari; Dayana Amalinda; Lintang Andiana Putri; Lana Nurul Widad; Camelia Intan Shofi; Rifka Estu Fitriana; Istikharoh; Isna Nabila; Risma Istiqomah; Dina Afni Amilia; Arditya Prayogi; Riki Nasrullah
Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Interaksi - Desember
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/interaksi.v1i2.36

Abstract

Penguatan pemahaman dan pengamalan keagamaan dalam bentuk akhlak yang baik sejatinya merupakan bagian dari proses perwujudan aspek spiritualitas keagamaan yang dengannya agar mampu mewujudkan berbagai perbuatan terpuji dalam pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman keagamaan kepada seluruh siswa di SMPN 3 Kajen Pekalongan terkait pentingnya pengamalan nilai spiritual keagamaan dalam bentuk meneladani akhlak rasulullah dalam kehidupan, utamanya dalam kehidupan di sekolah. Metode pengabdian berupa penyuluhan dengan mengambil format ceramah motivasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pemberian materi ceramah serta motivasi terkait peran pentingnya meneladani akhlak nabi dan dilanjutkan melalui format diskusi serta tanya jawab dengan para peserta. Kegiatan ini mendapatkan hasil berupa seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan ini memahami peran penting nilai-nilai spiritual keagamaan dan ingin mengamalkannya dalam bentuk akhlak dengan meneladani rasulullah terutama ketika berada di sekolah. Hasil lain dari kegiatan ini ialah dapat memberikan penguatan pemahaman kepada seluruh peserta terkait peran pentingnya nilai spiritual keagamaan bagi siswa dalam kehidupannya.
Ekspresi Verbal-Gramatikal Penyandang Afasia Broca Berbahasa Indonesia: Suatu Kajian Neurolinguistik Riki Nasrullah; Dadang Suganda; NFN Wagiati; Sugeng Riyanto
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v9i1.1490

Abstract

This study aims to explain the patterns of construction of verbal expressions in the grammatical aspects of Indonesian Broca’s aphasia persons. People with Broca's aphasia have different verbal-grammatical expressions from normal speakers, so it is necessary to do research to create a pattern of the verbal expression. This pattern can help and facilitate the process of restoring language competence in Indonesian Broca’s aphasia persons, so the speech therapy process can be grounded in that pattern. This study was conducted using qualitative-descriptive methods with a case study approach. The research data were in the forms of verbal expressions. This study was conducted at the National Brain Center Hospital. Three (3) respondents were involved as the research subjects that met the inclusion criteria. The results showed that the overall types of verbal expressions in the grammatical aspect of people with Broca’s aphasia are (a) irregular repetition and elimination of affixation; (b) word categorization; (c) phrases with lect deficits and phrases with imperfect shapes; (d) removal and exchange of syntactic functions, removal of conjunctions. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola-pola konstruksi ekspresi verbal aspek gramatikal dari penyandang afasia Broca berbahasa Indonesia. Para penyandang afasia broca memiliki ekspresi verbal-gramatikal yang berbeda dengan penutur normal, sehingga perlu untuk dilakukan penelitian untuk membuat pola atas ekspresi verbal tersebut. Pola tersebut pada masa nanti dapat membantu dan memudahkan proses pemulihan kompetensi berbahasa pada penyandang afasia broca berbahasa Indonesia, sehingga proses terapi wicara dapat berpijak pada pola tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini berupa ekspresi verbal para penyandang afasia Broca berbahasa Indonesia. Secara keseluruhan penelitian ini mengambil lokasi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Sebanyak 3 (tiga) orang informan dijadikan sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe realisasi gramatikal pada luaran wicara pengandang afasia broca adalah (a) penghilangan dan pengulangan afiksasi secara tidak teratur, (b) kategorisasi kata, (c) frasa dengan defisit leksikal dan frasa dengan bentuk yang tidak sempurna, dan (d) penghilangan dan pertukaran fungsi sintaksis, penghilangan konjungsi.
Kajian Linguistik Kognitif Pada Imbuhan Ber- dalam Bahasa Indonesia Riki Nasrullah; Arip Budiman
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v11i2.3937

Abstract

Academic discourse on beR- affixes in Indonesian has been widely studied and analyzed. Generally, the studies only focus on three main valences: form, structure, and meaning. In its development, cognitive linguistics can be another alternative to examine beR- affixes in Indonesian by looking at the symptoms of expanding their meaning. By basing on the theory of categorization of prototype meanings and expansion meanings, cognitive linguistics is felt to be able to answer problems that often arise in the realm of beR- meaning meanings that tend to overlap. The results of this study suggest that cognitive linguistics can be an alternative study to fill the gaps in the study of beR- affixes in Indonesian. From the perspective of cognitive linguistics, the meanings present in the beR affix can be said to have expansion symptoms. The categorization analysis can see this of the meaning of the prototype and the meaning of its expansion. The prototype meaning of ¬beR- is mainly "doing something" with five types: holding something, acquiring something, and untransitive, reflexive, and reciprocal deeds. The meaning of the expansion is only identified four types: owning, wearing, state, and number. AbstrakWacana akademik tentang imbuhan beR- dalam bahasa Indonesia sejatinya telah banyak dikaji dan dianalisis. Umumnya, kajian yang dilakukan hanya berkutat pada tiga valensi utama, yakni bentuk, struktur, dan makna. Pada perkembangannya, linguistik kognitif bisa menjadi alternatif lain untuk mengkaji imbuhan beR- dalam bahasa Indonesia dengan melihat gejala perluasan maknanya. Linguistik kognitif dengan mendasarkan pada teori kategorisasi makna prototipe dan makna perluasan dirasa mampu menjawab persoalan yang kerap muncul pada ranah makna imbuhan beR- yang cenderung tumpang-tindih. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa linguistik kognitif bisa menjadi alternatif kajian untuk mengisi rumpang kekosongan pada kajian imbuhan beR- dalam bahasa Indonesia. Ditilik dari perspektif linguistik kognitif, makna-makna yang ada pada imbuhan beR- bisa dikatakan mengalami gejala perluasan. Hal ini bisa telihat dengan adanya analisis kategoriasi pada makna prototipe dan makna perluasannya. Makna prototipe imbuhan ­beR- berdomain utama “melakukan sesuatu” dengan lima jenis, yakni mengadakan sesuatu, memperoleh sesuatu, perbuatan taktransitif, refleksif, dan resiprok. Adapun makna perluasannya hanya teridentifikasi empat jenis, yakni memiliki, memakai, keadaan, dan jumlah.
Strengthening Community Religious Understanding Through Community-Based Religious Study Activities Arditya Prayogi; M. Adin Setyawan; Riki Nasrullah; Imam Prayogo Pujiono; Moh. Syaifuddin
Jurnal Pengabdian IPTEK Vol. 1 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Sah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strengthening the community's religious understanding is a crucial need amidst the social dynamics of the digital era, including low self-control and emotional management abilities that impact the quality of individual relationships with others. This community service activity aims to strengthen the understanding and practice of religious values ​​through a public religious study welcoming Ramadan with the theme "When Hunger Teaches Patience: Controlling Reactions, Gaining Self-Control." The activity was carried out by involving the surrounding community and the participants of the study as the main target. The method used was service learning through three stages: planning, implementation, and evaluation, as well as a mau'izhah hasanah approach in delivering the material that emphasized strengthening patience, controlling reactions, and spiritual readiness to welcome Ramadan. The results of the activity showed an increase in the participants' religious understanding, particularly in the aspects of morality and self-control as a practice of faith values ​​in daily life. Participants not only gained a normative understanding of patience and fasting, but were also able to rationalize and formulate applicable steps to manage emotions and build more consistent worship habits. This community-based public religious study activity has proven effective as a model of community service to strengthen religious awareness and spiritual readiness in the community ahead of Ramadan.
Representasi Fisik Perempuan Dalam Antologi Puisi Catatan-Catatan Dari Bulan Karya Rieke Saraswati: Kajian Ginokritik Showalter Indah Tri Widadari; Riki Nasrullah
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 3 (2026): June: Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i3.2747

Abstract

This study aims to examine the physical representation of women based on gynocritical theory, as constructed through diction and figures of speech via stylistic analysis. This is a qualitative study employing a descriptive method. The data source for this study is the poetry anthology “Catatan-Catatan dari Bulan” by Rieke Saraswati, while the research data consists of quotations (containing diction and figures of speech) that represent the physical aspects of women. The data collection techniques used are documentation and note-taking. The documentation technique was used to identify primary data, namely the poetry anthology “Catatan-Catatan dari Bulan” by Rieke Saraswati, while the read-and-note technique was used to identify the diction and figures of speech that represent the physical aspects of women. The data analysis technique in this study is textual analysis through two approaches: stylistic analysis to dissect vocabulary and figures of speech, and gynocritical analysis to examine the physical representation of women. The findings reveal that the physical representation of women is constructed through vocabulary and figures of speech, including bodily anatomy, physiological conditions, and biological experiences. These findings confirm that female poets incorporate their unique experiences into the creation of literary works, which aligns with a central theory in gynocriticism, the physical experience of women.
Co-Authors Abdul Kosim, Abdul Abdul Malik Karim Amrullah Adella Elsaputri Agustin, Amelya Ainun Ni’matus Zahro Alda Mafrikha Fauziah Ali Asyhar Amanda Salsabila Amelia, Hanun Amrina Rosyada Andik Yuliyanto Anggi Nanda Gustina Anggrayni, Okta Diana Ardansyah , Dawam Arditya Prayogi Arifin, Muhammad Andy Arip Budiman Arip Budiman Arip Budiman, Arip Arsanti Mumtazah Arum, Dewi Sekar Asep Saepurokhman Ayon Diniyanto Azazi, Firly Maulana Azzani Izza Fahrezi A’yun, Qurrota Bagas Mukti Nasrowi Bambang Kholiq Mutaqin Bambang Yulianto Basiran Basiran Berliannanda, Anugrah F. Camelia Intan Shofi Cece Sobarna Chonitsa, Ana D, Darni Dadang Suganda Dayana Amalinda Dian Indira Dimas Prasetya Dimas Prasetya Dina Afni Amilia Djodjok Soepardjo Dwi Ramadhanti Eka Puji Rahayu Elisa Nabila Rosyada Fahmy Lukman Fanani, Urip Zaenal Fasya, Adib ‘Aunillah Febriani, Nadia Finta Nur Febriana Firma Linda Hakim Elkominoki, M. Lukman Hami, Widodo Hishamudin Isam Imam Prayogo Pujiono inayatillah, fafi Indah Tri Widadari INDARTI, TITIK Isfina Nabila Elfathina Islamia, Urfah Ismasar, Ismasari Isna Nabila Isti Choirunnisa Zalsabila Istikharoh Iwan Koswara Jainul Arifin Jannah, Rayhanun Kaysa Abida Irvana Khang, Nguyen Tan Kholiq Mutaqin, Bambang Khotimah, Nur Khusnu Asirah Kisyani Laksono Kurnia Lucky Fadillah Laksono, Kisyani Lana Nurul Widad Lestari, Herlina Devi Lilik Riandita Lintang Andiana Putri Lulu Azizah M. Adin Setyawan M. Adin Setyawan M. Adin Setyawan M. Akmal Fatkhan Rifqi M. Amhar Dany M. Arif Kurniawan M. Arsyad Alkadafi M. Furqon Hidayat M. Hafidz Fikri M. Husni Zianidan M. Iftah Irzaqi M. Mirza Muhaimin M. Nur Ikhsanudin Malik, Muhammad Zulfi Abdul Maulida, Ida Khikmatul Maulidina Akmal Mintowati, Mintowati Moh. Syaifuddin Moh. Syaifuddin Mohammad Fikri Fadilah Mohammad Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Muh Bahruddin Muhammad Akmal Pratama Muhammad Faisal Reza Muhammad Jembar Risky Mumtazah, Arsanti Mutia Nurfalasyifa Nadia Faradhillah Nadia Faradhillah, Nadia Nadinta Aulia Putri Nadya Afdholy Nafil Khilda, Ika Nagita Ayu Windorika Nahdiyatul Uyun Nisa , Nabila Luthfiyatun Novi Asmaul Khasanah Novianto Ade Wahyudi Novianto Ade Wahyudi Nur Shihatus Sakinah Oktaviani, Linda Parmin - Parmin Parmin Pratita, Ina Ika Pratomo Cahyo Kurniawan Puji Rahayu, Eka Putri, Pramesti Fadhila Pamuji Putri, Putri Bunga Yossilia Qurrota A'yun Qurrota A’yun QURROTA A’YUN R. Yudi Permadi R.M. Mulyadi Rahim, El-Sawi Ahmed Abdel Ramadhani, Wahyu Wicaksono Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla, Rhischa Assabet Ridho Aji Anggana Rifka Estu Fitriana Risma Istiqomah Riyadi, Ridho Rohmad Abidin Rufi'i Rusma Winursita Ryan Marina Ryan Marina S, Sujarwanto Saffanatul Aminah, Imas Safinatunaja , Dhifa Salwatus Sholehah Septiana, Hespi Setiawan, Singgih Singgih Setiawan Singgih Setiawan Subandiyah, Heny Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Surya Abdul Karim Syaifuddin, Moh Syaifuddin, Moh. Syamsul Sodiq Tiara Ananda Maulidia Tri Achyati Lestari Tubagus Chaeru Nugraha Urfah Islamia Utami, Alvidya Nisa Vierri Daffa Alief Wagiati Wagiati Wahyudi, Ahmad Rizky Winci Firdaus Wisma Kurniawati Yohanes, Budinuryanta Yuniseffendri, Yuniseffendri Zein, Muhammad Rifki Adinur Zulva Alwan Faozi