p-Index From 2021 - 2026
12.178
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE Yustisia Jurnal Dinamika Hukum Jurisprudentie PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) Unram Law Review Hasanuddin Law Review Jurnal Panorama Hukum TANJUNGPURA LAW JOURNAL Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat DE'RECHTSSTAAT Jambura Law Review Jurnal Yuridis Jurnal Hukum Volkgeist Veteran Law Review Jurnal Hukum Positum Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan Media Iuris Borneo Law Review Journal Jurnal Medika Hutama Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Journal of Judicial Review Amsir Law Jurnal (ALJ) Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC) ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Journal Evidence Of Law Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan (JHEK) Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Hukum dan Peradilan Lead Journal of Economy and Administration Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal KALANDRA Media Hukum Indonesia (MHI) Journal Social Sciences and Humanioran Review Jurnal De Lege Ferenda Trisakti Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Asian Journal of Social and Humanities Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Journal of Law and Legal Reform HUMANIORASAINS Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik Referendum International Journal of Law and Society Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum International Journal of Sociology and Law Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik International Journal of Social Science and Humanity Pemuliaan Keadilan Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum Jurnal Hukum Statuta Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan IPSSJ J-CEKI Jurnal Dinamika Hukum Abdurrauf Science and Society JILS (Journal of Indonesian Legal Studies) Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Indonesia Media Law Review International Journal of Social Welfare and Family Law HOKI : Journal of Islamic Family Law
Claim Missing Document
Check
Articles

Neurocognitive Dysfunction and Criminal Liability: Integrating Neuroscience, Legal Theory, and Islamic Thought Nur, Rafika; Hambali , Azwad Rachmat; Igirisa, Ridwanto; Bakhtiar, Handar Subhandi; Zabidi, Ahmad Fakhrurrazi Mohammed
Contemporary Issues on Interfaith Law and Society Vol. 4 No. 2 (2025): Digital Society and Interfaith Legal Challenges
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ciils.v4i2.31833

Abstract

This article examines the relationship between neurocognitive dysfunction, criminal behaviour, legal theory, and Islamic thought, with particular attention to the neurobiological foundations of moral decision-making and criminal responsibility. Employing an interdisciplinary normative approach that integrates cognitive neuroscience, criminal law theory, moral philosophy, and Islamic jurisprudence, this study analyses how neurobiological dysfunctions especially those affecting the prefrontal cortex and amygdala may influence impulse control, moral judgement, and antisocial conduct. Drawing exclusively on a critical review of scholarly literature, judicial decisions, and normative legal sources, the article explores the implications of neuroscientific findings for concepts of free will, moral agency, and criminal liability. The analysis demonstrates that while neuroscientific evidence has the potential to inform sentencing mitigation and rehabilitative strategies, its application raises significant ethical and legal challenges, particularly concerning biological determinism, evidentiary reliability, and procedural fairness. From an Islamic legal perspective, sound intellect (‘aql) constitutes the foundation of taklīf (legal responsibility), yet Islamic jurisprudence recognises circumstances in which responsibility may be diminished or removed, in accordance with the principles of raf‘ al-ḥaraj and maqāṣid al-sharī‘ah. The article argues that the absence of clear procedural standards and limited doctrinal integration of neuroscience within criminal justice systems particularly in Indonesia and Malaysia necessitates a more coherent normative framework. Ultimately, this study proposes a holistic and ethically grounded approach to criminal justice reform that integrates neuroscientific insights with legal principles and religious values, aiming to enhance proportionality, procedural justice, and human dignity.
Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Penyelundupan Manusia di Indonesia Rafif, Aidan; Bakhtiar, Handar Subhandi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i1.5207

Abstract

Tindak pidana penyelundupan manusia merupakan bentuk kejahatan transnasional yang mengancam keamanan negara, merusak integritas sistem imigrasi, serta menempatkan korban pada risiko yang tinggi. Penelitian ini mengkaji pertimbangan hukum majelis hakim dalam dua perkara penyelundupan manusia, yaitu Putusan No. 48/Pid.Sus/2023/PN Saumlaki dan Putusan No. 465/Pid.B/2020/PN Batam. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis isi putusan, penelitian menilai penerapan Pasal 120 ayat (1) UU Keimigrasian serta prinsip pertanggungjawaban pidana dalam KUHP Baru. Hasil analisis menunjukkan bahwa hakim memberi perhatian besar pada keterangan saksi, aliran dana yang terkait dengan terdakwa, serta pola tindakan yang mengindikasikan keterlibatan dalam jaringan penyelundupan dan motif keuntungan ekonomi. Dalam perkara Saumlaki, terdakwa diposisikan sebagai fasilitator strategis, sedangkan dalam perkara Batam terdakwa dinilai sebagai pelaksana lapangan yang langsung mengangkut pekerja migran ilegal. Perbedaan peran tersebut memengaruhi tingkat hukuman yang dijatuhkan meskipun dasar pasal yang digunakan sama. Namun demikian, penelitian menemukan bahwa penjelasan terkait unsur kesengajaan (mens rea) serta dasar penentuan lamanya pidana dan besaran denda masih belum dijabarkan secara memadai. Meskipun bukti transfer dana relevan, keterkaitannya dengan aktivitas penyelundupan perlu dijelaskan lebih konkret. Secara keseluruhan, putusan hakim sudah sejalan dengan arah pemidanaan modern. Penelitian ini merekomendasikan pertimbangan yang lebih terstruktur dan peningkatan kemampuan penyidik untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih konsisten, adil, dan efektif.
Reformulasi Peraturan Digital Forensic Di Dalam Proses Pembuktian Perkara Tindak Pidana Korupsi Di Kejaksaan Agung Republik Indonesia Senajaya, Sacvio Fath; Handar Subhandi Bakhtiar; Slamet Tri Wahyudi
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 3 No. 2 (2026): Januari-Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/av9bjg92

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola dan modus operandi tindak pidana korupsi, yang semakin banyak melibatkan penggunaan sistem elektronik dan data digital. Kondisi ini menjadikan alat bukti digital sebagai elemen penting dalam proses pembuktian perkara tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan digital forensik yang jelas, sistematis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Namun demikian, pengaturan hukum yang berlaku saat ini masih bersifat umum dan tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan, sehingga belum memberikan pedoman teknis yang komprehensif mengenai penanganan alat bukti digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi reformulasi peraturan digital forensik dalam proses pembuktian perkara tindak pidana korupsi serta mengkaji peran pengaturan internal Kejaksaan dalam menjamin kepastian hukum dan kualitas pembuktian. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan pengaturan khusus mengenai digital forensik berpotensi menimbulkan ketidakseragaman praktik penanganan alat bukti digital, melemahkan nilai pembuktian di persidangan, serta berisiko melanggar prinsip due process of law. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pembentukan Peraturan tentang Digital Forensik di linhkungan Kejaksaan RI sebagai bentuk reformulasi kebijakan hukum untuk memperkuat standar pembuktian dan efektivitas penegakan hukum tindak pidana korupsi di era digital.
Co-Authors A, Biyandra Timothee Abdul Haris Nafis Abdul Kholiq Abdul Kholiq Abdul Kolib Abidahsari, Irma Achmad, Dirga Adfiyanti Fadjar Adhyarsa, Bayu Aji Adiatma Nugroho Adiesty S.P. Syamsuddin Adinda Kusumaning Ratri Aditama Candra Kusuma Adityarahman, Dimas Afifa, Erina Nur Agustanti, Rosalia Dika Aisyah Nurhalizah Aji Lukman Ibrahim Al Fath Al Fath Alawiyah, Suryani Albert Sintong Limbong Amriyanto Ananta, Muhammad Daffa Angel Evelin Saragih Sitio Anggita Fitriyani, Jeanny Anni Alvionita Simanjuntak Ariel Lois Arofah, Muhammad Nouval Asriadi Asriadi Atik Winanti Aulyanti, Davina Dewi Ayu Diah Rahmani Azizah Arfah Bachrong, Faizal Bakhtiar, Handina Sulastrina Bambang Waluyo Barlean, Sereno Khalfan Beniharmoni Harefa Budiman, Jodhy Farrel Cahyaningsih, Rohmah Dwi Cahyasabrina, Ghea Tyagita Christiansen, Nicholas Christloy Totota Karo-Karo Cynthia, Agnes Darmawati Darmawati Davina Dewi Daya Nur Pratama Desthabu, Meurina Deviana Cahya Fitri Diah Ayu Wulandari, Diah Ayu Diani Sadiawati Dwiastuti, Winda Enina Wika Vetricha Wulandari Erlyani, Rizka Erva Yunita Fakhrurrozi Fakhrurrozi Falevi, Yunizar FANDY GULTOM Fattah, Akhmad Kautsar Febriani, Anggie Feby Welgaputri, Feby x Fil'Awalin, Hanif Geraldine, Mohammad Al Rainer Gilang Bhaswara, Nadhif Halomoan, Febrian Hambali , Azwad Rachmat Hamid, Abd. Haris Handoyo Prasetyo Hanifa Muslimah, Rifa’at Hanna Wijaya Hanna Wijaya Hendra Parulian Heru Suyanto Hijrah Lahaling Hilda Novyana Husen Alting Ibrahim, Kayode Muhammed Igirisa, Ridwanto Ilyas Rahman Imran Imran Indiyarto, Fadhil Muhammad Irwan Triadi Ishma Safira Iwan Erar Joesoef Jeanny Anggita Fitriyani Jimmi Dohar Pandapotan Kayode Muhammed Ibrahim Khoyron Nasir, Tomi Kunthi Tridewiyanti Ligina Tesalonika M. Rizki Yudha Prawira Maddussila, Samsu Alam Manga Patila Maniari, Elsa Maria Yohana Marif Marif, Marif Marito, Eugina Evita Maryanto Maryanto Marzuki, Fathur Masse, Syukri Maulida Fitriani Michelle Angelika S Milda, Nofi Mochammad Ferdinan Adzhani Mohammad Ikbal Borman Mohammed Zabidi, Ahmad Fakhrurrazi Muhammad Fauzan Muhammad fauzan Muhammad Ikbal Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Yunus Idy Musran, Andi Mustawa, Mustawa Muthia Sakti Nada Prima Dirkareshza Nada Syifa Nurulhuda Naufal Nabiil Ridwansyah Novianti Novianti Nurhaedah Nurhaedah Nurhaedah Nurhayati Mardin Nurul Miqat Parhusip, Alizcia Dora Phuoc, Jeong Chun Pradipta Prihantono Prayitno Imam Santosa Purba, Hotmaita Arta Putra, Grahadi Purna Putri Eriana, Nadhifa Rafif Sani Rafif, Aidan Rafika Nur Raka Haikal Anfasya Rakhbir Singh Ratu Ratna Korompot Respati, Adnasohn Aqilla Rio Wirawan Riyanto Riyanto Riyanto Riyanto Rosita Miladmahesi Rosmaida, Erviyanti Safa Mutiara, Ayu Safitri, Nadila Safrin Salam Salma Agustina Salma Agustina Samsu Alam Maddussila Sandra Amelia Senajaya, Sacvio Fath Setya Abrilrizky, Haryadian Siregar, Karina Josephine Situmeang, Zefanya Angelica Slamet Tri Wahyudi Sofyan Sauri Suci Maharani, Asari Suherman, Suherman Sulthoni Ajie Sahidin Sunardi Purwanda Suyanto, Heru Syabilal Ali SYAHRUL RAMADHAN, MUHAMMAD Syamsuddin, Adiesty Septhiany Prihatiningsih Syamsul Hadi Tarisa Sabrina, Fadiah Tasya Darosyifa Tri Bowo Hersandy Febrianto Tuasalamony, Adzra Ardelia Tulus Mampetua Lumban Gaol Vedita Akbar Virna Amalia Nur Permata Welgaputri, Feby Witasya Aurelia Sulaeman Wulandari, Vidia Ayu Yana Sylvana Yohanes Firmansyah Yuliana Yuli Wahyuningsih Yuliana, Adelia Zabidi, Ahmad Fakhrurrazi Mohammed Zahra, Lintang Aulia Zain, Abyan Zanubiya, Siti Syafa Az