p-Index From 2021 - 2026
11.249
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Jurnal Pendidikan Indonesia Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Medina-Te : Jurnal Studi Islam Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) JMM UNRAM (Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram) Riset: Jurnal Aplikasi Ekonomi Akuntansi dan Bisnis Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Jurnal of Applied Multimedia and Networking TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Indonesian Journal of Data and Science BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda Riset: Jurnal Aplikasi Ekonomi Akuntansi dan Bisnis El-Iqtishady Jurnal Mahasiswa Sistem Informasi (JMSI) AL-QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Anjoro : International Journal of Agriculture and Business Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Pendidikan Hayati Economic Reviews Journal Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Inovasi Matematika (Inomatika) CELEBES Agricultural Jurnal Insan Journal of Scientech Research and Development J-Innovation Jurnal Pengabdian Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Journal Law of Deli Sumatera Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Miazhar Indonesia of Journal Business Law Jurnal Adijaya Multidisiplin Fusion : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Journal of Management and Creative Business Jurnal Elektrosista Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Cemara Education and Science Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga Jurnal Intelek Insan Cendikia Sharef: Journal of Sharia Economics and Finance Jurnal Kimia Unand Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik Switch: Jurnal Sains dan Teknologi Informasi Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy Journal of Rural Community Development (JRCD) Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Peripheral: Jurnal Ilmu Komputer Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory JOURNAL SULTRA ELEMENTARY SCHOOL El-Syaker : Samarinda International Journal of Language Studies Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PELAKU USAHA KOPI GEROBAKAN DALAM MENERAPKAN PRINSIP KEWIRAUSAHAAN SYARIAH (DI WILAYAH: PASIR PENGARAIAN) Ahmad, Aryan; Sawaluddin Sawaluddin; Muhammad Ilham; Rahmatika Ritonga
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i2.8921

Abstract

This study aims to analyze the impact of mobile coffee cart businesses on the community and examine business development strategies as well as the application of Islamic economic principles in Pasir Pengaraian, Rokan Hulu Regency, Riau Province. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and literature review, involving mobile coffee cart business owners, consumers, and religious figures as informants. The findings indicate that mobile coffee cart businesses have a positive impact by improving access to coffee consumption, enhancing time efficiency, offering affordable prices, strengthening social interaction, and contributing to the local economy through job creation and new income sources. Business development strategies include maintaining consistent product quality, providing friendly and ethical services, setting fair and transparent prices, introducing menu innovations, utilizing social media for promotion, and applying Islamic entrepreneurial values. From an Islamic economic perspective, these practices generally reflect the principles of honesty, fairness, trustworthiness, and social responsibility, indicating that mobile coffee cart businesses function not only as community economic activities but also as a practical implementation of Islamic entrepreneurship with the potential to enhance community welfare and business sustainability.
Penerapan Augmented Reality (AR) untuk Mendukung Pembelajaran Visual dan Interaktif di SDN 245 Pinrang Danreng, Ruri Muhammad Primatama Danreng; Firdha Razak; A Zam Immawan Alam; Muhammad Ilham; Umi Ayu Lestari
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8086

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran interaktif di SDN 245 Pinrang. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari dengan pendekatan teori dan praktik, melibatkan 11 guru. Hari pertama diisi dengan observasi awal dan koordinasi bersama pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran visual-interaktif. Hari kedua berfokus pada pengenalan konsep AR serta praktik pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, dengan guru mampu mempraktikkan pembuatan media interaktif sederhana secara mandiri. Kendala utama adalah pemadaman listrik yang menghambat pemutaran materi presentasi, namun dapat diatasi dengan pendampingan langsung. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan terstruktur dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran, dengan rekomendasi pendampingan lanjutan dan pengembangan konten sesuai kurikulum lokal.
Kebijakan Hukum pada Pemerintahan Sultanah di Kesultanan Aceh Darussalam (1641-1699) Muhammad Ilham; Yullia Merry
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v10i1.270

Abstract

Aceh merupakan wilayah yang istimewa. Dari kawasan ini, lahir kerajaan Islam salah satunya Kesultanan Aceh Darussalam. Dalam perjalanan sejarahnya, Kesultanan Aceh Darussalam pernah dipimpin oleh perempuan (sultanah). Kedudukan perempuan sebagai pemimpin atau sultanah sering menjadi isu yang kontroversi. Berangkat dari fakta sejarah tersebut, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan politik sultanah Kesultanan Aceh Darussalam pada tahun 1641-1699. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kebijakan hukum sultanah Kesultanan Aceh Darussalam pada tahun 1641-1699. Penelitian ini menggunakan metode historis yaitu heuristik, interpretasi, kritik sumber dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah kematian Sultan Iskandar Thani, Kesultanan Aceh dipimpin oleh sultanah yaitu Sultanah Taj ‘Alam Safiyyat al-Din, Sultanah Nur al-‘Alam Naqiyyat al-Din, Sultanah ‘Inayat Shah Zakiyyat al-Din dan Sultanah Kamalat al-Din. Kebijakan hukum sultanah menjadi daya tarik karena Kesultanan Aceh Darussalam adalah kerajaan yang bercorak Islam.
KEPEMIMPINAN SERVANT LEADERSHIP DALAM MEMBANGUN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH Novia Ananda; Abdul Fattah Nasution; Indah Permata Sari Sitorus; Muhammad Ilham; Erwinda Rahim Tanjung
Cemara Education and Science Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV. Edisi I. Tahun 2026
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya positif di sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter peserta didik. Pembentukan budaya tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai pengarah nilai, norma, dan praktik yang berkembang di lingkungan sekolah. Salah satu pendekatan kepemimpinan yang relevan dalam konteks pendidikan adalah servant leadership, yang menempatkan pelayanan, keteladanan, dan pemberdayaan sebagai inti praktik kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan servant leadership dalam membangun budaya positif di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library research), melalui penelaahan dan analisis berbagai sumber literatur berupa buku ilmiah, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan dengan kepemimpinan pendidikan, servant leadership, dan budaya sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa servant leadership berkontribusi signifikan terhadap terbentuknya budaya positif di sekolah melalui penguatan kepercayaan, peningkatan kualitas relasi antar warga sekolah, pengembangan kolaborasi, serta pembentukan disiplin dan karakter berbasis kesadaran. Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan tidak hanya berdampak pada efektivitas manajerial, tetapi juga berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, servant leadership dapat dipandang sebagai pendekatan kepemimpinan yang efektif dalam mendukung penguatan budaya positif di sekolah.
Childfree dalam Pernikahan di Era Modern Studi Komparatif Fikih Nikah dan Hukum Perdata di Indonesia: Childfree in Marriage in the Modern Era: A Comparative Study of Marriage Fiqh and Civil Law in Indonesia Muhammad Ilham; Muhammad Saleh Ridwan; Andi Abdul Hamzah
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol. 7 No. 1 (2026): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v7i1.2965

Abstract

Childfree in marriage is a contemporary social phenomenon that raises normative debates in the family law system both in the perspective of Islamic law and Indonesian civil law, the decision not to have children is often understood as part of individual freedom and reproductive rights, in other contexts marriage as a legal institution has goals, social functions, and public dimensions that are not fully subject to the private will of the parties. This study aims to analyze and compare the legal status of childfree in marriage, through the formulation of problems regarding: what is the legal status of childfree decisions in marriage jurisprudence according to maqāṣīd al-Syarī’ah, how is the regulation of childfree agreements in family law and what are the meeting points and differences in principles between marriage jurisprudence and civil law related to childfree using normative theological and normative juridical approaches in comparative legal research, analyzed through deductive reasoning and legal syllogism based on maqāṣid shari’ah, prenuptial agreements, and human rights restrictions. The results of this study indicate that, from an Islamic legal perspective, temporary childfree is tolerated as long as it does not negate the right to freedom, while permanent childfree contradicts the purpose of marriage. In Indonesian civil law, prenuptial agreements are not absolute, as they are limited by public order, morality, and the institutional purpose of marriage. The point of agreement between the two lies in the recognition that freedom in marriage is not absolute, but rather limited by social values ​​and institutional goals. The difference is that marital fiqh places offspring as a normative goal that is darūrī, while civil law emphasizes the autonomy of the parties, which is limited by positive law. Thus, reproductive rights in marriage are relational and have normative limits. This research is expected to provide a conceptual contribution in the development of maqāṣid al-Syarī'ah that remains oriented towards the darūrī objectives of sharia. This research is expected to strengthen the integration of Islamic, civil, and human rights law analysis in contemporary marital law studies.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR SEBAGAI PENGENDARA YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN Kurnia Sandy Pasaribu; Darwin Sinabariba; Muhammad Ilham
Journal Law of Deli Sumatera Vol 6 No 01 (2026): Artikel Riset Mei 2026
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas terjadi setiap harinya dengan memakan banyak korban jiwa. Tidak sedikit anak dibawah umur yang menjadi pelaku dari kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa. Tentunya menjadi suatu permasalahan tersendiri terkait dengan pertanggungjawaban terhadap anak sebagai pengendara kendaraan bermotor yang mengakibatkan kematian orang lain. Masalah lainnya adalah terkait dengan penerapan sanksi hukum bagi anak yang mengendarai kendaraan bermotor yang mengakibatkan kematian orang lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normati, dengan pendekatan terhadap asas-asas hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini sumber data sekunder. Alat pengumpul data dalam penelitian ini dengan cara studi dokumen. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk sanksi terhadap anak dibawah umur sebagai pengendara yang mengakibatkan kematian orang lain berlaku Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, sehingga menurut Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dapat dijatuhkan pidana denda kepada anak yang karena kelalaiannya mengakibatkan seseorang kehilangan nyawa paling banyak ½ dari maksimum ancaman pidana penjara bagi otang dewasa. Penerapan sanksi pidana terhadap anak yang mengakibatkan matinya orang lain dalam kecelakaan lalu lintas dalam setiap jenjangnya harus dilakukan upaya diversi yakni upaya penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum tanpa melalui proses peradilan, karena adanya kata sepakat di antara anak pelaku dan korban. Pertanggungjawaban pidana terhadap anak dibawah umur sebagai pengendara yang mengakibatkan kematian orang lain berdasarkan Pasal 69 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang mengatur bahwa “Anak yang belum berusia 14 (empat belas) tahuh hanya dapat dikenai tindakan”. Hal ini tentu menjadi dasar hukum di dalam melakukan pemidanaan terhadap anak. Apabila anak pada saat melakukan tindakan pidana belum berusia genap 14 (empat belas) tahun, maka hanya dapat dikenai tindakan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PORNOGRAFI BALAS DENDAM DI MEDIA SOSIAL MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2022 TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL Desi Sintyasari; Rica Gusmarani; Muhammad Ilham
Journal Law of Deli Sumatera Vol 6 No 01 (2026): Artikel Riset Mei 2026
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini, regulasi hukum di Indonesia cenderung lebih berfokus pada pemberian sanksi terhadap pelaku tindak pidana, sementara posisi dan kepentingan korban sering terabaikan. Paradigma yang berkembang menunjukkan bahwa pemidanaan terhadap pelaku dianggap telah secara otomatis memberikan perlindungan kepada korban. Padahal, dalam kasus-kasus tertentu seperti kekerasan seksual berbasis elektronik, dampak yang ditimbulkan terhadap korban sangatlah besar, baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, mengidentifikasi berbagai bentuk kekerasan seksual berbasis elektronik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan Indonesia; kedua, menganalisis kebijakan hukum pidana terhadap korban kejahatan pornografi bermotif balas dendam sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual berbasis elektronik; dan ketiga, mengevaluasi bentuk perlindungan hukum bagi korban kejahatan tersebut melalu UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis normatif yang mengandalkan pendekatan peraturan perundang-undangan (state approach) serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Sifat penelitian ini adalah deskriptif, dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumen atau studi kepustakaan (library research), kemudian dianalisis secara kualitatif. Tindak pidana pornografi terkait kekerasan seksual berbasis elektronik diatur dalam UU Pornografi dan UU ITE, yang melarang penyebaran serta akses terhadap konten ilegal. Sementara itu, UU Nomor 12 Tahun 2022 mengatur kebijakan hukum pidana terhadap pornografi bermotif balas dendam melalui tiga pendekatan: pencegahan, penanggulangan secara pidana, dan pemulihan berbasis keadilan restoratif. Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, konsep perlindungan hukum terhadap korban pornografi bermotif balas dendam (revenge porn) sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual berbasis elektronik di Indonesia masih belum optimal. Ketentuan dalam KUHP, UU ITE, dan UU Pornografi cenderung berfokus pada pemidanaan pelaku, namun belum memberikan perhatian yang memadai terhadap pemenuhan hak-hak korban. Dengan hadirnya UU Nomor 12 Tahun 2022, pelaku kekerasan seksual kini juga diwajibkan memberikan restitusi sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi fisik dan psikologis korban.
Co-Authors , Muhamad Riski , Palendo Ricardo A Zam Immawan Alam Abdul Fattah Nasution Abdul Halim Abdul Muis Mappalotteng Abdul Rozak Lubis Afifah Zahra Afriansyah . Agum Faza Al Fatta Agung Pranawa Maheswara Agus Iskandar Ahmad Rasyid Ahmad, Aryan Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Al Qadri, Muamar Ali Dzulfigar Ali Imron Alysa Hestaviana Amalina Puspita Mafazi Amrie Firmansyah Andi Abdul Hamzah Anggi Maretha Wulandari Anjelita Anna Nur Faidah Ari Awalulrahman Ari Puspita Ariqah Akbari Aris Suziman Arisani, Muhammad Hakim Arya Agiltriawan As-Syifa Salsabila Astria Ayu Ramadianti Atika Muthya Khairunnisa Aulia Rahmat Ayu Lestari BAHRUDI EFENDI DAMANIK Bambang Budiantono Bambang Sri Anggoro, Siska Andriani Barudin Bekti Afriani Pratiwi Beny Rahim Bramas Tri Angga Putra Budiasih Widiastuti Chotir Mochammad Sholeh Chris Kelvin Timothi Citra Putri Perdana Corry Iriani R Damanhuri Daud Daniel Dharmawan Danik Septianingrum Danreng, Ruri Muhammad Primatama Danreng Darwin Sinabariba Deni Ardianzah Desi Sintyasari Devi Mulia Sari Dewi Fatmarani Surianto Dewo Prasetiyo Dian Mahera Dienda Malika Azzahra Dinda Nopriansary Haslindra Diska Ariani Silalahi Dody Suhermawan Dody Wijaya Hardi Dwi Nizia Saragih dzulasfi Efi Cahayani Elsa Sabrina Emha Fidiyan Akhadi Emriadi Enny Istanti Erwinda Rahim Tanjung Eryana Eryana Faldin Baen Fardiansyah, Ahmad Irzal Fatimah Hanifatusshiddiq Febri Yuliani Febrina Rizki Fina Ramadhani Firdaus Firdaus Firdha Razak Fitri Ramadani Fitria Annisa Walyatalaththof Fitriah Ningsih Fuad Nur G. A. Sri Oktariyani Ghaisan Daffa Al Fayadh Gusmarani, Rica Hafidhotuz Zakkiyah Hafizah Hafizah Haikal Al Amin Hanum Resti Saputri Haryo Wicaksono Hasaruddin Hasaruddin Hasdiana Hasdiana Hasman Hasyim Hendra Kustiono Henny Magdalena Henry Munandar Manik Hilda Amalia Husna, Hatimul Ibrahim Besar Ikrar Taruna Syah Indah Permata Sari Sitorus Ines Harum Sari Irja T. Simbiak Isa Faqihuddin Hanif Istihara Safitri Janusi Waliamin Jelpa Periantalo Jerri Pratama Jesyka Mutiara Yuda Jumarddin La Fua Junarti Junarti Junarti Junarti Juni Purnama Wati Kasmiati Koeshadi Sasmito Kurnia Sandy Pasaribu Kurniawan, Eki Lalu Adi Permadi Layil Safitri Lisa Dwi Aprillia Lokapitasari Belluano, Poetri Lestari Lucia Litha Respati Lucky Prayoga Luthfi, S.Ag, MH, Fuad M TAUFIQ M. Rangga Syahputra Saragih M.Agil Al-munawar M.Husaini Mahjudin Mahjudin Mahmud Alpusari Mansyur M. Maria Paristiowati Maroni Maroni Mastikawati Mhd Faza Suwardana Mifta Arifin Mila Erliana Minarti Usman Monita Y. Beatrick Muammar Khaddafi Muchamad Fajri Amirul Nasrullah Mudjiran Mudjiran Muhammad Afdhal Aldafa Muhammad Aiman Zikri Zega Muhammad Al Ikhsan Muhammad Arafat Abdullah Muhammad Najmi Akbar Muhammad Najwa Authory Muhammad Rafli Aditya H. Muhammad Rangga Ramadhansyah Muhammad Rizki Zakaria Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Syauqi Ramdhani Muhlisin Murni Nia Murtiadi Awaluddin Nadia Gunawan Nani Restati Siregar Nazwa Nazwa NEVIATY PUTRI ZAMANI Nikmah Nurvicalesti NIZMI PUTRI Novia Ananda Noviantika Nurul Nabillah Nur Aufa Hermasyawilla Nurwijayanti Pram Anafi Karan Pramulya, Rahmat Prio Teguh Putri Aisyatun Najwa Putri Aulia Kirana Putri Catur Ayu Lestari Rafik Patrajaya Rahmadiyanti Rahmah Nabila Putri Rahmansyah Angga Saputra Rahmat Asy’ari Rahmat Taufiq Rahmat, Ayi Rahmatika Ritonga Raja Irama Pujangga Rani Nur Azizah Ratumas Cindy Adelia Rayyan Firdaus Reski Wulandari Revia Oktaviani Reza Aurea Rabbanie Rifqo Aulia Murtadha Ririn Wise Liner Risty Jayanti, Risty Riswan Efendi RITONGA, ZON SAROHA Rizal Krisna Royhan Akmal Firdaus Ruzikna " Ryan Kurniawan Ritonga Safwan Sahrul Mukhlis Lubis Saifullah Sakdillah S Satria Putra Ramadhan Sawaluddin Sawaluddin Selmiana Salam Setia Budi Silvia Utari Sinar Indra Kusuma Siti Khadijah Siti Nurul Aini Rangkuti Sofie Indah Tricahyani Sofiyatun Hasanah Sri Fadilah Sri Wahyuni Suci Ramadayani Sudirman Sudirwo Sudirwo Sudrayat Sugianto Sulaiman Hasibuan Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Susilawati Susilawati Syahputra, Fahmy Syauki Billi Asdani Syifa Nur Muttaqin Tegar Prayoga Putra Thessa Herdyana Tommy Trides Tri Inda Fadhila Rahma Tuti Hastuti Tuti Wahyuni Ulfiatun Nadiroh Umi Ayu Lestari Verawati Ayu Lestari Vressillia Witama Wahju Wulandari Wahyu Hidayat Wahyu Muh Syata Wakidi Wakidi Waode Eti Hardiyanti Wilga Kevin Valindra Wita Farla WK Wiwil Nofrizul Saputri Yazid Abid Az Zaky Yeni Stiadi Yudi Setiawan Yullia Merry Yuniarti Yuniarti Yunisa Aini Fatmala Yusmaniar Yusna Zaidah Zherina Br Sitepu