p-Index From 2021 - 2026
11.273
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bidang Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Deiksis Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Jurnal Educatio FKIP UNMA Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Bébasan Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan (JIWPP) Proceedings of The International Conference on Social and Islamic Studies PTK: Jurnal Tindakan Kelas EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Indonesian Community Journal Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Eduvest - Journal of Universal Studies Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Indonesian Journal of Thousand Literacies Journal of Innovation and Teacher Professionalism Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF ELEMENTARY STUDENTS’ PUBLIC SPEAKING SKILLS Uung Gondo Saputro; Imam Agus Basuki; Ade Eka Anggraini
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i3.9776

Abstract

This paper describes students' public speaking skills and barriers, and its solution. The research used a qualitative descriptive approach and data collection techniques used interviews, observations, and documentation. It was conducted for students in Class VI at one of the private elementary schools in Malang. The results of students' public speaking skills in elementary school are still low. The test results show that 61.3% of students still did not complete KKM score (77). Internal factors come from a lack of self-confidence and lack of courage in expressing ideas when public speaking, difficulty in choosing appropriate and correct words in Indonesian, and difficulty to express opinions or ideas in speaking. External factors are the community's living environment (local language use) that influences students' skills to speak.
Penggunaan Model Pembelajaran Time Token Arends untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Winanjar Rahayu; Imam Agus Basuki; Ade Eka Anggraini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2103

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang harus dimiliki oleh siswa. Berdasarkan hasil observasi di kelas IV Sekolah Dasar, ditemukan bahwa kurangnya minat siswa dalam memberikan komentar faktual, siswa masih malu dalam memberikan komentar terhadap peristiwa faktual, siswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun kata untuk membentuk sebuah komentar serta saran yang baik dan belum menggunakan santun berbahasa yang benar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data kemampuan berbicara siswa dalam berkomentar diperoleh melalui penilaian hasil unjuk berkomentar yang diberikan pada setiap akhir siklus. Sedangkan untuk data aktivitas guru diperoleh dengan menggunakan lembar observasi pada tiap pertemuan. Kendala-kendala yang terjadi pada saat pembelajaran terangkum pada catatan lapangan. Hasil dan analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam memberikan komentar terhadap persoalan faktual. Peningkatan tersebut tampak dari hasil analisis data yang menunjukkan adanya peningkatan kentutansan klasikal siswa dari siklus I 58,1% dengan rata-rata 72,1 dan meningkat pada siklus II ketuntasan klasikal menjadi 83,8% dengan rata-rata 80,1. Penggunaan model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam mengomentari persoalan faktual.
Kemampuan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Riszky Rahmayanti; Kusubakti Andajani; Ade Eka Anggraini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V sekolah dasar. Pada penelitian ini terdiri atas 2 jenis karangan narasi, yaitu karangan narasi ekspositoris dan karangan narasi sugestif. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif, pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Cemorokandang 4 Kota Malang sebanyak 20 siswa. Instrumen yang digunakan, yaitu instrumen kemampuan menulis karangan narasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Milles dan Huberman, yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN Cemorokandang 4 Kota Malang dari pedoman penilaian menulis karangan narasi yang terdiri dari 6 aspek, yaitu alur, tokoh, latar, isi, gaya (pilihan dan struktur kosakata), dan ejaan dan tanda baca. Kategori hasil menulis karangan narasi ekspositoris siswa menunjukkan kriteria baik berjumlah 15 siswa, kriteria cukup berjumlah 4 siswa, dan kriteria kurang 1 siswa. Kategori hasil menulis karangan narasi sugestif siswa menunjukkan kriteria sangat baik berjumlah 2 siswa, kriteria baik berjumlah 9 siswa, kriteria cukup berjumlah 3 siswa, dan kriteria kurang berjumlah 6 siswa. Kesimpulan dari penelitian ini sebagian besar siswa kelas V SDN Cemorokandang 4 Kota Malang memiliki kemampuan menulis karangan narasi baik.
Peran Peran Penilaian Kinerja Guru: Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogig Guru MI Perwanida: The Role of Teacher Performance Appraisal: Efforts to Improve the Pedagogical Competence of MI Perwanida Teachers Alviana, Fibri Ledia; Romawanti, Istri; Zahro, Azizatus; Anggraini, Ade Eka
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 17 No. 1 (2023): April
Publisher : Center of Language and Cultural Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30957/cendekia.v17i1.805

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan peran Penilaian Kinerja Guru (PKG) dalam meningkatkan kompetensi pedagogig guru, 2) mengkaji faktor penghambat dan pendukung dalam kegiatan Penilaian Kinerja Guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian yang terkumpul divalidasi dengan teknik triangulasi. Tempat penelitian ini di MI Perwanida Blitar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penilaian Kinerja Guru (PKG) memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kompetensi pedagogig guru di MI Perwanida Blitar. Dengan demikian diharapkan kegiatan Penelitian Kinerja Guru (PKG) harus senantiasa ditingkatkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi pedadogig guru, sekaligus sebagai sarana bagi guru untuk mengeksplore potensi yang dimilikinya.
Oral Language Skills of Elementary School Students to Support Multiliteracy Learning in the Digital Era Lestari, Dewi Tri; Kusumaningrum, Shirly Rizki; Anggraini, Ade Eka; Dewi, Radeni Sukma Indra
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v7i1.77157

Abstract

Students' oral language skills are very important in the digital era, and technology and communication have developed rapidly by presenting spoken language content that is popular with students. Multiliteracy learning refers to the multicontext aspect, which means learning uses various contexts or broad topics. In the multimedia aspect, multiliteracy learning uses various media. This research uses a case study design with the aim of exploring the oral language skills of elementary school students in the digital era to support multiliteracy learning. The data in the research was collected through several collection techniques in the form of questionnaires, observations and interviews. The data of this study were analysed using a qualitative approach with thematic analysis techniques. The research results show that students' oral language skills in this digital era are still limited to non-formal speaking skills. Talking content comes from shows that are watched, namely short dramas, advice, food review videos, other entertainment content. The type of text used in oral language learning is only printed text, which in their daily lives students often watch content on social media such as WhatsApp, Tiktok, snackvideo and YouTube. Students prefer short, interesting videos, with a few activities that involve thinking skills. Listening and speaking activities through these sources can be included in learning according to a multiliteracy context so that it is more meaningful for students.
Dilema Implementasi Pembelajaran Seni: Persepsi Guru Sekolah Dasar di Tengah Pergeseran Kebijakan Hardhita, Rizki Septa; Suryani, Sri; Anggraini, Ade Eka; Dewi, Radeni Sukma Indra
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7462

Abstract

Kebijakan baru pendidikan nasional, yaitu Kurikulum Merdeka, membawa perubahan signifikan pada pembelajaran seni di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini mengkaji persepsi guru SD Negeri 01 Kalipang terkait dilema yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan pembelajaran seni di tengah pergeseran kebijakan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan untuk melengkapi hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru untuk tidak memaksakan siswa mempelajari seni yang tidak mereka sukai, dan memungkinkan mereka untuk memilih bidang seni yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Namun demikian, Kurikulum Merdeka juga menghadirkan kompleksitas baru bagi guru dan institusi pendidikan. Guru perlu beradaptasi dengan perubahan kurikulum dan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran seni. Kolaborasi antara guru dan orang tua juga penting untuk mendukung pembelajaran seni yang optimal. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seni di sekolah dasar, namun hal ini membutuhkan adaptasi dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Canva dalam Pembuatan Komik terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Hayu, Ratna; Anggraini, Ade Eka; Dewi, Radeni Sukma Indra
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7531

Abstract

Pengembangan kreativitas siswa dapat didorong melalui berbagai metode dan media pembelajaran dengan mengugnakan aplikasi Canva. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penggunaan aplikasi Canva dalam pembuatan komik terhadap kreativitas siswa sekolah dasar. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu, penelitian ini melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan Canva dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam skor kreativitas posttest dibandingkan dengan kelompok kontrol. Data dari observasi dan kuesioner juga menunjukkan tingkat keterlibatan dan motivasi yang lebih tinggi pada siswa yang menggunakan Canva. Analisis data menggunakan uji t-berpasangan dan uji t-tidak berpasangan mendukung hipotesis bahwa Canva efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa. Temuan ini konsisten dengan teori konstruktivisme dan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya media digital dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi aplikasi Canva dalam pembelajaran dapat memberikan dampak positif signifikan terhadap pengembangan kreativitas siswa, serta merekomendasikan penggunaan alat digital serupa untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan dinamis. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran inovatif yang mendukung keterampilan abad ke-21.
Ethnoscience and Web-based Learning Media to Maintain Cultural Awareness in Science Classroom: An Exploratory Sequential Study Naila, Ishmatun; Kusumajanti, Wahju; Anggraini, Ade Eka
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 16, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v16i2.70749

Abstract

This research aimed to measure prospective teachers' cultural awareness in learning using web and ethnoscience-based media. Then, to confirm the me-dia's feasibility, we conducted teaching material verification tests and media verification tests utilizing Borg Gall theory. A mixed method study was used in data collection techniques, including observations, documentation, and interview. Following the qualitative, quantitative verification test was conducted by two verifiers, with the first verifier, media professionals, rated highly effective with an average of 96.6%. In contrast, the average percent-age of material expert verifiers was 98%, rated highly effective. The results showed that the student's cultural knowledge increased statistically signifi-cantly with 5% alpha after learning science using the media. The average n-gains for the three grades were high, with no differences among the three grades, and over 93% of students responded positively to the media. Ethno-science and web-based learning media meet the media eligibility criteria: val-id, practical, and effective to improve students' cultural awareness in science classrooms.
Epistemological Obstacle Of Students In Solving Hots Questions In Terms Of Van Hiele's Theory In Analysis Level Widi Candika Pakaya; Fattah Hanurawan; Ade Eka Anggraini
International Conference on Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2023): Proceeding The 5th International Conference in Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lack of information regarding mathematical knowledge obtained by students can result in these students experiencing epistemological obstacles. The main goal of this study is to describe the epistemological obstacle faced by students Van Hiele's level of analysis when attempting to solve HOTS Questions. This study uses a qualitative, descriptive methodology. The instruments used are Van Hiele Geometry Test and HOTS questions. Data is collected through interviews and student work. the research subjects were two participants who have reached analysis level according to Van Hiele’s theory in the 4th grade. In this study the data were analyzed by identifying the answers of 2 respondents to the indicators of epistemological barriers that had been done by the students, then interviewing the respondents. The results of this study were students who reached the level of analysis according to Van Hiele's theory encountered epistemological obstacles, such as conceptual, procedural, and operational technical obstacles, for various indicators. The difficulties and obstacles that these students encountered can be used as a guide when creating learning strategies, particularly for the content of geometry.
Analysis Technology Acceptance Model (TAM) Pre-Service Elementary School Teachers Dina, Lia Nur Atiqoh Bela; Faizah, Silviana Nur; Anggraini, Ade Eka
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 1 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i1.2089

Abstract

This study seeks to reveal the level of technology acceptance of pre-service elementary school teachers, and the model of technology acceptance of pre-service elementary school teachers and analyze the relationship between the two components of pre-service elementary school teachers' TAM (perceived usefulness and perceived ease of use). This research, in its implementation, uses quantitative research methods with explanatory, descriptive research types. Data collection was carried out through an online survey. The population in this study were all students in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education study program at the Islamic University of Malang and the Islamic University of Lamongan. While the sample in this study were 100 pre-service elementary school teachers (students who had already implemented PPL) in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education study program, the Islamic University of Malang and the Islamic University of Lamongan, which were taken using a proportional random sample technique. The instrument used was a questionnaire containing two variables: perceived usefulness and perceived ease of use. Statistical analysis of the Structural Equation Model (SEM) was used as a data analysis method. The study results showed that the level of technology acceptance for pre-service elementary school teachers was in the high category. The goodness of fit for the chi-square table was 94.842 < 98.27018, CMIN/DF 1.232 with a probability of 0.082, RMSEA 0.048, GFI 0.905, TLI 0.986, and CFI 0.991. The size of the feasibility model is included in the "good/appropriate" category. Furthermore, the results of the analysis show that perceived usefulness (PU) has a positive and significant relationship with perceived ease of use (PEOU).
Co-Authors ADE HIKMAT Adi Atmoko Afandi, Alia Nur Husna Ahmad Khoiri Alfan, Muhammad Alif Mudiono Alif, Mohammad Rizky Noer Alviana, Fibri Ledia Amina Divina P Arief Styo Nugroho Astika Berliana Wanti Astutik, Dwi Widi Atikah Nur Izzah Atna Tiningrum Aulia Al Tsani Izzati Aynin Mashfufah AYU RETNANI, ORENTA Azizatus Zahro' Azizi, Ata Fauzi Bahari, Priya Kusuma Bahari Bayu, Jaka Tirta Budi Lestari Cahyadi, Firman Desi Hermawati, Desi Dewi, Susana Eka Diah Aulia Azizatur Rohmah Dina, Lia Nur Atiqoh Bela Eddy Sutadji Effendi, Muhammad Idris Eka Nurul Mualimah Elih Solihatulmilah Elsa Haruna Dewi Endrik Mas Yulaidi Enio Kang Mohd Sufian Kang Evi Rizqi Salamah Faisal Faliyandra Faizah, Siti Faizah, Zulia Nurul Farah Labibah Fatikh Inayahtur Rahma Fina Arianti Fitriah, Ulfa Laelatul Galih Ayuningtyas Gatut Susanto Ghazali, Norliza Hanurawan, Fattah Hardhita, Rizki Septa Hariyanto Hariyanto Haryanto, Henzi Hasanah, Annisa Hayu, Ratna Ihsan, Muhammad Aidi Noor Imam Agus Basuki Imam Safi'i Imam Suyitno Intan Sari Rufiana Izza, Rochmatul Jaka Nugraha Jaka Tirta Bayu Kang, Enio Mohd Sufian Khurliyah, Fira khusnul khotimah Khusnul Khotimah Kollo, Nikson Kumala Ningrum, Dewi Kusubakti Andajani Kusumajanti, Wahju Lenni Marlina Lestari, Dewi Tri Lia Nur Atiqoh Bella Dina Luali, Nihayatul Luqman Luqman Luqman, Luqman Luswandari, Wulan Fatikhah Luthfiyah, Hullatul Lutvitasari, Aprilia Dista Ma'ruf Mustofa Makrifah, Arin Nurul Mardhatilah Mardhatilah, Mardhatilah Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Marianah, Dina Masruroh, Aizzatul Mat, Hamidah Mauidah, Siti May Yati Mirnawati, Lilik Binti Mochamad Auliya' Akbar Mochammad Amirudin Ichda Mohd Nasir, Farah Damia Mualimah, Eka Nurul Mudrikah Mudrikah Mudrikah, Mudrikah Muhardila Fauziah Mustofa, Ma'ruf Nabila Mutiara Bilqis Naila, Ishmatun Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Nurfirmansyah, Iqbal Setya Okta Mela Cikal Santoso Oktaviani Adhi Subuatningsih Oktaviani Adhi Suciptaningsih Oktavianto, Deo Arief Oriza Zativalen Oriza Zativalen, Oriza Pahlevi, Mohammad Bintang Hadiansyah Puji Siswanto Punaji Setyosari Purwanto Purwanto, Nanang Pusnawati, Yeni Putri Wahyuningtyas, Putri Radeni Sukma Indra Dewi Rahmadani, Desi Rahman, Fatchur Rahmawati, Dian Nur Rahmayanti, Rissky Rahmayanti, Riszky Randy, Mohammad Yusuf Rani, Noorazi Ratna Ekawati Riefala, Salsadilla Indra Riska Pristiani Riszky Rahmayanti Rokhmah, Ummi Nur Roki’ Amrullah Romawanti, Istri Sa'dun Akbar Saadah, Hikmatus Safitri Wulandari Salis Fariha Ramadhani Santoso, Okta Mela Cikal Sapti Wahyuningsih, Sapti Sari, Diki Puspita Sausanti, Salwa Sekar Rastri Ardyaputri Shirly Rizki Kusumaningrum Siki, Irene Milenia Silviana Nur Faizah Siregar, Trio Erawati Siti Mas’ula Siti Mas’ula Siti Salina Mustakim Situmorang, Raja Uruk Slamet . Slamet Arifin Slamet Arifin Sobri, Sobri Sofianto, Rahadian Solihatulmilah, Elih Sri Rahayuningsih Sri Suryani Sri Untari Sri Untari Sufian Kang, Enio Kang Mohd Suherman, Suherman Sukma, Radeni Sulaeman, Yeni Sumarmi Supriyono Koes Handayanto Suyono Suyono Suyono Suyono Tesya Mahdaniya Ode Naana Toto Nusantara Tri Lestari, Dewi Tri Wahyuni, Yeni Usmaedi Usmaedi Usmaedi Usmaedi Usmaedi Usmaedi, Usmaedi Uung Gondo Saputro Uung Gondo Saputro Vinalistyosari, Risca Canda Wati, Pulia Widi Candika Pakaya Widyaningrum, Septi Widyawati, Nur Wildan Irwahyudi Wildaniati, Yunita Winanjar Rahayu Winanjar Rahayu Wulansari, Ayu Anggraeni Yadi Heryadi Yeni Yusella Yeni Yusella Yuni Triana Dewi Yusuf Hanafi Yusuf Sobri, Ahmad Zahro, Azizatus Zainudin, Mohammad Zainulloh Zainulloh Zamroni, Moh. Rozy Zativalen, Oriza Zativalen Zihan Novita Sari