p-Index From 2021 - 2026
15.218
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Pendidikan dan Pengajaran PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Equilibrium: Jurnal Pendidikan Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Forum Arkeologi Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan IJoLE: International Journal of Language Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan IRJE (Indonesian Research Journal in Education) BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Linguistik Indonesia Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Academy of Education Journal Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran MANAZHIM Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan Jurnal Paedagogy Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Widya Accarya Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Cahaya Mandalika Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Bulletin of Science Education Bulletin of Pedagogical Research Jurnal Penelitan Mahasiswa Indonesia Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kawanua International Journal of Multicultural Studies DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Mamangan Social Science Journal Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia JPLED ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation Prosiding Seminar Nasional Unimus JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Journal of Linguistica Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA SANDIWARA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 5 SINGARAJA ., Putu Yoko Andriawan; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11269

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMP Negeri 5 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja dengan menggunakan media sandiwara boneka. (2) mendeskripsikan respons siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja terhadap penggunaan media sandiwara boneka untuk meningkatkan keterampilan menyimak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap dari penelitian tindakan kelas, ,yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi, dan (5) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VII A. Yang bernama Dra. Ni Wayan Suastika dan siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan media sandiwara boneka untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas VII A dan respons siswa terhadapnya. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes, observasi, kuisioner dan wawancara. Berdasarkan kedua jenis data yang diperoleh, maka teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 71,1 atau mengalami peningkatan 3,9 dari nilai sebelumnya (Prasiklus) 67,2. Nilai rata-rata siklus II 79,46 atau meningkat 8,36 dari siklus I dan meningkat 12,26 dari nilai rata-rata prasiklus. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 39,23 dalam kategori setuju dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 48,6 dalam kategori sangat setuju. Dalam pembelajaran menyimak guru kreatif dalam memilih media pembelajaran, agar siswa tidak jenuh dalam belajar.Kata Kunci : keterampilan menyimak, sandiwara boneka. This classroom action research was conducted at SMP Negeri 5 Singaraja. This study aims to (1) describe the improvement of listening skills of students of class VII A SMP Negeri 5 Singaraja using the puppet theater media. (2) to describe the response of grade VII A students of SMP Negeri 5 Singaraja to the use of puppet plays to improve listening skills. This research is a classroom action research (PTK) conducted with two cycles and uses five stages of classroom action research, ie (1) initial reflection, (2) planning, (3) implementation, (4) observation, and (5) reflection . Subjects in this study are Indonesian language teachers in class VII A. Which named Dra. Ni Wayan Suastika and grade 5 students of SMP Negeri 5 Singaraja. The object of this research is the use of puppet theater media to improve listening skill of class VII A student and student's response to it. This study uses collection data methods in the form of tests, observations, questionnaires and interviews. Based on the two types obtained of data, the data analysis techniques used in this study is a quantitative descriptive data analysis techniques and qualitative descriptive data analysis techniques. The results showed the average value of cycle I was 71.1 or an increase of 3.9 from the previous value (Prasiklus) 67.2. The average value of cycle II 79.46 or increased 8.36 from cycle I and increased 12.26 from the average value of prasiklus. The average acquisition of student responses in cycle I was 39.23 in the agreed category and in cycle II increased by 48.6 in the category strongly agreed. In learning listening to creative teachers in choosing learning media, so students are not saturated in learning.keyword : listening skill, puppet show.
KESANTUNAN BAHASA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SELEMADEG DALAM DEBAT PADA PEMBELAJARAN BERBICARA ., Ni Putu Ayu Nita Lestariani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3289

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg dalam debat, (2) kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru dalam debat pada pembelajaran berbicara di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, (3) aktivitas berbicara dalam debat di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengajar di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan tiga metode pengumpulan data. Pertama, metode observasi atau pengamatan, yang kedua adalah metode wawancara, dan yang ketiga adalah metode dokumentasi untuk mendapatkan data yang dianggap perlu dan penting untuk diketahui. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini 1.Wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA N 1 Selemadeg dalam debat adalah bahasa yang santun dan sesuai dengan prinsip kesantunan berbahasa. Siswa mampu mengungkapkan pendapat yang logis secara lancar dan sopan dengan memperhatikan aturan-aturan debat. 2.Kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru adalah kesantunan berbahasa menurut (Leech, 1986). Empat prinsip tersebut adalah (1) prinsip kesopanan, (2) pemakaian kata tabu, (3) penggunaan eufemisme, (4) penggunaan kata honorifik. 3.Pada pembelajaran berbicara dalam debat yang dikembangkan guru, pada umumnya siswa aktif dan kritis. Di samping siswa yang aktif dan kritis, ada juga beberapa siswa yang pasif dan kurang berkontribusi dalam kelompok pada saat pembelajaran berbicara dalam debat berlangsungKata Kunci : kesantunan bahasa, debat, pembelajaran berbicara This descritive qualitative study aimed at describing (1) a form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate (2) Student’s politeness language that want to be achieved by the teacher in debate on speaking class of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg (3) Speaking activity in debate of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg. To achieve the goal, this study used a descriptive qualitative study design. The subject of this study were: (1) Indonesian language teacher of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg and (2) tenth grader students of SMA N 1 Selemadeg. The obtained were analyzed using descritive qualitative analysis model : (1) data reduction, data classification, data description and (3) data inference. The result of this study were : (1) the form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate was polite language and based on the principles of language politeness. The students were able to express their opinions in logic and polite way and also they think about the rules of debate. (2) Students politeness language that want to be achieved by the teacher was polite language according to ( Leechc, 1986). Those foure principles are: (1) Politeness principle, (2) the use of taboo words, (3) the use of euphemisms, (4) the use of honorifics. (3) Speaking skill debate that developed by the teacher were active and critical thinking students. Moreover, not only active active and critical thinking students, there were also some pasif students who had less contribution among their group in speaking activity of debate. keyword : Politeness language, Debate, Speaking
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER SEKOLAH DI INDONESIA ., Ni Luh Lina Agustini Dewi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khirsna Pabichara (2) mengetahui relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jenis penelitian yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Sepatu Dahlan ada 14 yaitu, nilai karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab , (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jadi dalam novel Sepatu Dahlan terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia Kata Kunci : nilai, karakter, relevansi, dan pengajaran This study aimed at (1) finding out the character education value in Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara and (2) finding out the relevance of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. This study was descriptive qualitative stud, in which the data were described qualitatively. The subject of the study was Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara. The object of the tudy were the character education value in Sepatu Dahlan novel and the relevancy of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. The method of data collection used in this study was documentation. Then, the data were analyzed descriptively. The findings of the study showed that (1) there were 14 values of character education in Sepatu Dahlan novel such as religious, tolerant, discipline, hard work, creative, appreciating achivement, friendly, /communicative, avid reader, care for the environment, social care, honest, independent, courious, and responsible, (2) there was relevancy between the values of character education in Sepatu Dahlan novel and the theaching of character education at school in Indonesia. So, in Sepatu Dahlan novel, there were character values which was relevant to the teaching pf character education at school in Indonesia.keyword : : value, character, relevancy, and teachig
PENGAJARAN REMEDI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI MIA 6 SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Vera Astrawan I Kadek; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6614

Abstract

Penelitian yang menggunakan rancangan deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pemahaman guru terhadap pengajaran remedi di kelas XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja, (2) pelaksanaan pengajaran remedi di kelas XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja, (3) masalah-masalah yang dihadapi guru dalam melaksanakan pengajaran remedi di kelas XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja dan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman,pelaksanaan, dan masalah-masalah yang dihadapi guru dalam pengajaran remedi di kelas XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket/kuesioner, metode observasi, dan metode wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pemahaman guru terhadap pengajaran remedi sudah baik. (2) pelaksanaan pengajaran remedi meliputi persiapan, kegiatan pembelajaran, dan evaluasi (hasil dan tindak lanjutnya). (3) masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dalam melaksanakan pengajaran remedi, yaitu guru kurang memperhatikan latar belakang, pedoman, waktu, pendekatan, dan langkah-langkah dalam melaksanakan pengajaran remedi. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa guru sudah memahami dengan baik mengenai pengajaran remedi, pelaksanaan pengajaran remedi dibagi tiga komponen, yaitu persiapan, kegiatan pembelajaran, hasil dan tindak lanjut. Dalam persiapan guru sudah melakukan pengamatan dan identifikasi terhadap hasil belajar siswa. Dalam tahap kegiatan pembelajaran, pengajaran remedi dilakukan guru seminggu setelah nilai hasil belajar siswa diumumkan ketika jam pembelajaran. Tindakan evaluasi dinyatakan guru berdasarkan hasil nilai dan kebiasaan siswa dalam mengerjakan tugas di hari-hari biasanya. Untuk itu, disarankan kepada guru agar lebih banyak membaca referensi mengenai pengajaran remedi serta memperhatikan pedoman-pedoman dalam pengajaran remedi. Kata Kunci : Pengajaran Remedi, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah Menengah Atas The research design was used qualitative descriptive aims to describe (1) the understanding of teachers to teaching remedial classes XI MIA 6 SMAN 1 Singaraja, (2) the implementation of teaching remedial classes XI MIA 6 SMAN 1 Singaraja, (3) problems that teachers face in implementing remedial teaching in class XI MIA 6 SMAN 1 Singaraja. The subjects were Indonesian teacher in class XI MIA 6 SMAN 1 Singaraja and issues that were examined in this study is how the understanding , implementation , and problems faced by teachers in remedial teaching in class XI MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja. Data collection methods used in this study is a questionnaire / questionnaire, observation and interview methods. The collected data was then analyzed using qualitative descriptive. The results showed that (1) the understanding of teachers for remedial teaching is good. (2) the implementation of remedial teaching includes preparation, learning activities, and evaluation (results and follow-up). (3) the problems faced by teachers in implementing remedial teaching, the teacher is less concerned about the background, guidelines, timing, approach, and measures to implement remedial teaching. Based on the results and discussion, it can be concluded that the teachers have a good understanding of the remedial teaching, implementation of remedial teaching is divided into three components, namely preparation, learning activities, and the results and follow-up. In preparation of teachers already make observations and identification of student learning outcomes. In the phase of learning activities, teaching remedial teachers do a week after the value of student learning outcomes announced when learning hours. Action declared teacher evaluation based on the results of the values and habits of the students in doing the task in those days usually. To that end, it is suggested to teachers that many more references to the teaching remedial reading and pay attention to the guidelines in remedial teaching.keyword : Teaching Remedi, Learning Indonesian, High School
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERDISKUSI SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 2 KUBU ., I Gede Denly Anayuda Giantika; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4775

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray untuk meningkatkan keterampilan berdiskusi pada siswa kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu, (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan siswa berdiskusi melalui penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas IXD di SMP Negeri 2 Kubu terhadap penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Kubu. Objek penelitian ini adalah aktivitas siswa, peningkatan hasil, dan respons siswa dalam penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dalam pembelajaran berdiskusi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan anggket atau kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan Metode deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) siswa dan guru terlihat sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran; (2) penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68.33 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 76,39 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 85,65 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan Metode pembelajaran Two Stay Two Stray dalam pembelajaran berdiskusi. Dari hasil yang telah dicapai, bahwa Metode pembelajaran Two Stay Two Stray perlu dipertimbangkan sebagai upaya untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar bahasa dan sastra.Kata Kunci : Berbicara, Berdiskusi, Two Stay Two Stray This Classroom Action Research (CAR) aimed at (1) described teacher and student’s activity on the implementation of Two Stay Two Stray strategy to improve student’s discussion ability of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu, (2) described the improvement of student’s discussion ability through Two Stay Two Stray strategy of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu, and (3) described student’s response of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu on the implementation of Two Stay Two Stray strategy. The Subjects of this study were teacher and students of IXD class at SMP Negeri 2 Kubu. The objects of this study were students’ activity, improvement of achievement, and student’s response on the implementation of Two Stay Two Stray strategy in discussion class. Method of data collection used in this study was observation, test, and questionnaire. The data gathered were analyzed by descriptive-qualitative and descriptive-quantitative. The result of this study shows that, (1) the students seen active in the learning process, (2) the implementation of Two Stay Two Stray strategy improved student’s ability in discussion. It can be seen from the comparison average score of Classical, which in the pre-action the average score of the classical were 68.33 (enough), the average score of the first cycle was 76.39 (good), meanwhile on the second cycle the average score of student’s classical were 85.65 (good); (3) students gave positive response on the implementation of Two Stay Two Stray strategy on the discussion learning. From the results which have been received, Two Stay Two Stray strategy needed to be considered as an effort to optimize the process and outcome of learning language and literature. keyword : Speaking, Discussion, and Two Stay Two Stray
VARIASI MENGAJAR GURU BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP N 2 SAWAN ., I Gusti Ayu Seni p; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8691

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan variasi mengajar guru Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP N 2 Sawan, (2) mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dialami guru Bahasa Indonesia dalam mengadakan variasi mengajar di kelas VIII SMP N 2 Sawan, (3) mendeskripsikan usaha guru Bahasa Indonesia dalam mengatasi masalah yang dihadapi ketika mengadakan variasi mengajar di kelas VIII SMP N 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP N 2 Sawan. Objek penelitian ini adalah keterampilan mengadakan variasi mengajar oleh guru Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan langkah sebagai berikut: identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang menonjol terkait dengan masalah yang diangkat, yakni: (1) variasi mengajar guru yang meliputi gaya mengajar, hal yang paling menonjol adalah perubahan posisi. Variasi penggunaaan media dan bahan ajar yang paling menonjol adalah variasi media pandang. Variasi pola interaksi yang paling menonjol adalah pola interaksi satu arah. (2) Hambatan yang paling menonjol dalam mengadakan variasi mengajar adalah pola interaksi. (3) Usaha yang paling dilakukan guru dalam mengatasi masalah adalah mengadakan diskusi kelompok. Kata Kunci : variasi mengajar, pembelajaran bahasa Indonesia The aims of this descriptive study are (1) describe the variation of teaching Indonesian teacher in class VIII SMP N 2 Sawan, (2) describe the barriers experienced by Indonesian teachers in performing variations of teaching in class VIII SMP N 2 Sawan, (3) describe the effort of teachers Indonesian in addressing the problems faced when holding variation teach in grade VIII SMP N 2 Sawan. This study used a qualitative descriptive design. Subjects in this study is the Indonesian teachers in class VIII SMP N 2 Sawan. The object of this research is a skill taught by teachers holding variation Indonesian. Data collection methods used in this research is the method of observation and interview methods. this study used a qualitative descriptive analysis techniqiues. Data were analyzed with the following steps: data identification, classification, data presentation, verification and drawing conclusions. The results of this study indicate that there are some things that stand related to the issues raised, namely: (1) variations in the teacher's teaching includes teaching styles, the most outstanding thing is the change in position. Variations in the use of media and teaching materials is the most prominent media variation of view. Variation patterns of interaction is the most prominent one-way interaction patterns. (2) the most prominent obstacle in organizing the teaching of variation is the pattern of interaction. (3) The most prominent teachers do to overcome the problem is to have a group discussion.keyword : variation of teaching, learning Indonesian
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM TEKS ANEKDOT PADA KELAS X DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA: TINJAUAN DARI SEGI VALIDITAS ISI DAN PEMANFAATAN HASIL EVALUASI ., Ni Putu Ayu Novi Arini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (2) validitas isi tes dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (3) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (4) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh siswa dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Singaraja dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, kuesioner/angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) rediksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah sesuai dengan isi silabus dan setiap butir soal sudah menunjukkan secara jelas kompetensi dasar yang akan diukur, (2) Setiap butir soal yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah valid dari segi validitas isi dan tergolong memiliki tingkat validitas yang tinggi, (3) Guru telah memanfaatkan hasil evaluasi untuk berbagai kepentingan pembelanjaran, dan (4) Pemanfaatan hasil evaluasi bagi siswa tidak hanya untuk kepentingan evaluasi pembelajaran. Adapun manfaat yang diperoleh siswa dari hasil evaluasi, yaitu untuk kepentingan evaluasi proses belajar pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Kata Kunci : Evaluasi, teks anekdot, validitas isi, pemanfaatan hasil This research aimed to describe of (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotal text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (2) content validity test in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (3) utilizing the results of the evaluation by the teacher in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (4) utilizing the results of the evaluation by the students in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja. To achieve these objectives, the researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were is (1) Bahasa Indonesia teacher of X class SMA Negeri 1 Singaraja and (2) students in X class SMA Negeri 1 Singaraja. Collecting data in this research using the methods of documentation, questionnaires / questionnaire, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques using the following procedure (1) identification of data, (2) data reduction, (3) presentation of data, and (4) conclusions. These reserch results indicate that (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotes text is in conformity with the contents of the syllabus and each item has been clearly demonstrated basic competence to be measured, (2) Every tests item that is used in the evaluation of learning anecdotes text is valid in terms of content validity and classified as having a high degree of validity, (3) Teachers have made use of evaluation results for various learning needs, and (4) Utilization of evaluation results for students not only for the sake of learning evaluation. The benefits derived from the results of the evaluation of students, namely for the purpose of evaluation and learning process in the classroom and outside the classroom. keyword : Evaluation, anecdotal text, content validity, the utilization of
PENILAIAN GURU ATAS KOMPETENSI KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Made Reniasih; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian guru atas kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII di SMP N 2 Sinagaraja dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan penilaian kompetensi keterampilan menulis kelas VII di SMP N 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskritif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII disekolah tersebut dan objek penelitian adalah penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penilaian kompetensi keterampolan menulis. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi.Data pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dalam pembelajaran bahasa Indonesia disekolah tersebut dikumpulkan dengan metode observasi dan metode dokumentasi serta data kendala pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dikumpulkan dengan metode wawancara dan metode observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data deskritif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan penilaian guru terhadap kompetensi keterampilan menulis siswa kelas VII dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah tersebut menggunakan teknik tes, nontes (portofolio dan performasi).Walaupun penilaian sudah dilakukan dengan teknik tes dan nontes, penilaian tersebut masih berlangsung kurang maksimal karena memiliki kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Kendala –kendala yang dialami guru kelas VII dalam pelaksanaan penilaian kompetensi keterampilan menulis siswa antara lain: (1) kesulitan dalam mengelola waktu, (2) kesulitan dalam mengelola kelas yang kurang kondusif, (3) kurangnya penguasaan guru terhadap sistem penilaian yang dilaksanakan. Peneliti lain hendaknya melakukan penelitian khususnya dari aspek kontekstualnya.Kata Kunci : Penilaian, Kompetensi, Keterampilan menulis This assessment is done to: 1) to describe the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency at SMP N 2 Singaraja for the subject of Bahasa Indonesia. And, 2) to describe the obstacles faced by Teacher to appraise the seventh grade student writing skill competency at SMP N 2 Singaraja. This assessment is constructed using the descriptive qualitative method. The subject of this assessment is the seventh grade teacher of bahasa Indonesia. The objects are the teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency and also the obstacles faced by teacher to give the appraisal to seventh grade student’s writing skill competency at SMP N 2 Singaraja. The method used to gather all data and information to this assessment are observation, interview and documentation method. The data and information about the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill competency for the subject of bahasa Indonesia were collected using the observation and documentation method. Meanwhile, the data about obstacles faced by teacher to appraise seventh grade student’s writing skill competency were gathered using the documentation and observation method. Descriptive qualitative method were used analyze all the data and information. The result of this assessment shows that the implementation of teacher’s appraisal over the seventh grade student’s writing skill and competency at the school were using a test and non-test. Even though the appraisal already done using test and non-test, the implementation is still not maximum yet because there were some obstacles. The obstacles faced by teacher to implement the appraisal to the seventh grade student are (1) difficulties in time management, (2) uncondcive classroom’s situation to manage, (3) teacher’s ability to master the appraisal implementation is still not maximum yet. Other researcher must conduct a special study of the contextual aspects.keyword : Assessment, competency, writing skill.
SESELEH WANGUN INSTRINSIK LAN KAJATIAN GUNA SARAT PAGURON-GURON RING PUPULAN CERPEN DA NAKONANG ADAN TIANGE PAKARDIN AGUNG WIYAT S. ARDHI ., I Kadek Berry Hermana; ., Ida Ayu Putu Purnami, S.S., M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.6211

Abstract

Tetilik puniki matetujon anggen nlatarang (1) wangun intrinsik, lan (2) guna sarat paguron-guron ring pupulan cerpen Da Nakonang Adan Tiange. Jejering ring tetilik puniki inggih punika pupulan cerpen Da Nakonang Adan Tiange. Panandang tetilikannyane inggih punika wangun intrinsik lan guna sarat paguron-guron sane wenten ring pupulan cerpen Da Nakonang Adan Tiange. Ring tetilik puniki nganggen tetilik deskriptif kualitatif lan nganggen metode dokumentasi. Data tureksa sane kaanggen inggih punika deskriptif kualitatif. Pikolih ring tetilik puniki inggih punika (1) wangun intrinsik punika kapolihang pepitu inggih punika: unteng, pragina miwah pawatekannyane, lelintihan, rerawatan, sudut pandang, paribasa lan piteket. Samian wangun intrinsik puniki prasida kapanggihin ring pupulan cerpen Da Nakonang Adan Tiange. (2) Guna sarat Paguron-guron sane prasida kapanggihin ring pupulan cerpen Da Nakonang Adan Tiange wantah adasa inggih punika: kaniskalan (religius), arjawa (jujur), awiwahara (toleransi), jemet makarya (kerja keras), newek (mandiri), rasa meled uning (rasa ingin tahu), makumanyama (bersahabat), tresna asih (cinta damai), urati ring krama (peduli sosial), lan eling ring swadarma (tanggung jawab). Makasami guna sarat puniki prasida kaanggen sasuluh ring kauripan mangda mawiguna kawekasan. Kata Kunci : Kruna jejaton: cerpen, wangun intrinsik, guna sarat paguron-guron. This research aimed at describing (1) the intrinsic structures and (2) the values of character education in the collection of short stories of Da Nakonang Adan Tiange. Objects of this research were intrinsic structures and values of character education in the collection of short stories of Da Nakonang Adan Tiange. The design was descriptive research. The data collation was conducted by using documentation method. Medhod of analysis used was descriptive qualitative. The result of this research were (1) the intrinsic structures found in seven part of intrinsic factor like theme, character and characterization, plot, background, viewpoint, language style or idiom, and moral value which could be found in the colletion of short stories of Da Nakonang Adan Tiange. (2) The analysis of character education found in the colletion of short stories of Da Nakonang Adan Tiange were religiousness, honesty, tolerance, hard worked, independence, curiosity, friendliness, care, and responsibility. In short, from the overall character education found in this research could be beneficial for the society.keyword : short story, intrinsic structure, character education
Seseleh Wangun Intrinsik lan Kajatian Guna Sarat Paguron-guron ring Sesuratan Drama Palakarma ring Sajeroning Buku Kembang Rampe Kasusastraan Bali Anyar Wewidangan II ., SHERLLY SUSIARISMA; ., Ida Ayu Putu Purnami, S.S., M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v2i1.4761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam naskah drama Palakarma dan (2) nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam naskah drama Palakarma. Subjek penelitian ini adalah naskah drama Palakarma. Objek dalam penelitian ini adalah struktur intrinsik dan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam naskah drama Palakarma. Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan penelitian kapustakaan karena penelitian ini menjelaskan tentang isi sebuah naskah drama. Penelitian ini menggunakan satu metode pengumpulan data yaitu metode dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah (1) identifikasi data, (2) reduksi data, (3) klasifikasi data, (4) deskripsi data, (5) interpretasi, (6) penyimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam naskah drama Palakarma berjumlah tujuh, yaitu : tema, judul, tokoh dan wataknya, alur dan latar, dialog, dan amanat. (2) Nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam naskah drama Palakarma berjumlah sembilan, yaitu : religius, jujur, disiplin, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, dan tanggung jawab. Karena kami jurusan bahasa Bali menggunakan skripsi bahasa Bali, maka saya melampirkan abstrak bahasa Bali Tetilik puniki matetujon anggen nlatarang indik (1) wangun kriya sastra sane wenten ring sesuratan drama Palakarma lan (2) kajatian guna sarat paguron-guron sane wenten ring sesuratan drama Palakarma. Jejering tetilik puniki inggih punika sesuratan drama Palakarma. Panandang tetiliknyane inggih punika wangun intrinsik lan kajatian guna sarat paguron-guron sane wenten ring sesuratan drama Palakarma. Tetilik puniki nganggen palihan tetilik Kapustakaan santukan tetilik puniki ngeninin indik daging cakepan. Ring tetilik puniki nganggen siki (1) kramaning mupulang data inggih punika kramaning dokumentasi. Data tureksa sane kaanggen minakadi: (1) identifikasi data, (2) reduksi data, (3) klasifikasi data, (4) deskripsi data, (5) interpretasi, (6) penyimpulan. Pikolih ring tetilik puniki inggih punika (1) Wangun kriya sastra ring sesuratan drama Palakarma wenten papitu, minakadi: unteng, murda, pragina miwah pangabah-abahnyane, lelintihan miwah rerawatan, bebaosan, lan piteket. (2) Kajatian guna sarat paguron-guron ring sesuratan drama Palakarma wenten sia (9) minakadi: religius, arjawa (jujur), anut ring laksana (disiplin), rasa mangda uning (rasa ingin tahu), tresna ring panegara (cinta tanah air), ngajinin kawagedan (menghargai prestasi), mapagubugan (bersahabat), tresna asih (cinta damai), lan eling ring swadarma (tanggung jawab) .Kata Kunci : struktur, nilai pendidikan karakter, drama This research was airned atdescribing 1) intrinsic elements in the script of Palakarma drama and 2) character values education inthe script of Palakarma drama. The subject of research was the script of Palakarma drama. the objects of research were intrinsic elements and character values education in the script of Palakarma drama. This research was designed as a literature review because this research explained about the contensof a drama script. The only method used in this research was documentation. The data were analyzed by 1) identification 2) reduction 3) classification 4) description 5) interpretation and 6) conclusion. The findings showed 1) there were seven intrinsic element in the script of Palakarma drama namely; theme, title, figure, character,plot, background, dialogue, and value. 20 the character values education found were curiostly, nationalism,appreciationg achievement, friendly, loving peace,and responsibility.keyword : structure, character values education, drama
Co-Authors ., Abu Farhan ., Baiq Laily Septiana Anggraini ., Grace Diana Uli Sidabutar ., I Gusti Ayu Seni p ., I Komang Gede Wahyu Gunawan ., I WAYAN AGUS SETIAWAN ., I WAYAN SUMERTA ., Kadek Astina ., Kadek Ryan Sukanatha ., KOMANG SUJANA ., Muh Hisni ., Ni Komang Mardani ., Ni Luh Astini ., Ni Luh Cintia Rosa Dewi ., Ni Luh Eka Sumiarti ., NI LUH PUTU RATIH KARTIKA DEWI ., Ni Luh Rai Asri Arsini ., NI LUH SRI WAHYUNI LESTARI DEWI ., NI MADE DWI ARYASTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., Ni Made Reniasih ., NI MADE SUARNITI ., NI PUTU AYU WRASPRADNYA MITA DEWI ., NI PUTU NITRA PRIYANTHINI ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI ., Ni Wayan Juniati Widiantari ., Putu Yoko Andriawan ., Safitri Nurul Wahyuni ., Ulfa Hidayah A. A. RATNA RAKASIWI . A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA ., A.A. NGURAH SATRIA WIGUNA AAIN Marhaeni A’yun, Bella Qurrata Abu Farhan Abu Farhan . Adelia, Sita Adnyana, Komang Surya Agus Eddy Hartawan . Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Alfin, Yunita Ratna Andi Wapa Anfal, Wahyuddin Anjani Putri, Rai Kompyang Dewi Antara, I Gede Wahyu Suwela Ardian, Teofilus Arthaningsih, Ni Kadek Juni Baiq Laily Septiana Anggraini . Barkah Bella Qurrata A’yun Budi, Imanuel Setyo Budiani, Luh candra prastya Christina Purwanti Christina Purwanti Christina Purwanti, Christina Citra, I Made Darsana, I Gede Beny Defa Defa Desak Gede Twelva Wiryani DESAK PUTU EKAYANI . Desak Putu Reza Maylita Dewa Ayu Ambarawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Made Riyan Gunawan Dewa Nyoman Suardana Dewa Putu Ramendra Dewa Putu Sarjana . Dewa Putu Sarjana ., Dewa Putu Sarjana Dewa Putu Yugista . Dewa Putu Yugista ., Dewa Putu Yugista Dewi, Ni Luh Degeng Ratna Dewi, Ni Putu Eva Fransiska Dewi, Ni Putu Kusma Dian Syahfitri Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dukha Yunitasari Dwipayani, Ni Made Ayu Eka Yanti, Ni Putu Dewi Fachry Abda El Rahman Fajriani, Anida Farhan, Abu Gde Artawan Gede Gunatama Gede Rasben Dantes GEDE SIDI ARTAJAYA . Gede Wirantika Gita Septinauli Sidabutar Githa, I Dewa Gede Fathur Try Grace Diana Uli Sidabutar . Gusti Ayu Putu Intan Kusuma D Gusti Ayu Putu Trisna Wulandari H. LALU SEGEP WIDJAYA . Hafidzin, Muhammad Halena Gena, Engel Bertha Harianja, Anjelina Septiana Hasyda, Suryadin Hermaditoyo, Stanislaus Hidayat Hidayat Himawati, Luh Putu I Gede Denly Anayuda Giantika . I GEDE EKAYASA . I Gede Nurjaya I GEDE PUTRA ARIAWAN . I Gede Satria Aditya Wibawa I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Hari Widayani . I Gusti Ayu Mariyati I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Gusti Ayu Seni p . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Putu Suastika . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Arta I Kadek Berry Hermana . I Kadek Berry Hermana ., I Kadek Berry Hermana I Kadek Tediana Saputra I Ketut Paramarta I Komang Eka Putra I Komang Gede Wahyu Gunawan . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I Komang Wahyu Wiguna I Made Aditya Dharma I Made Aditya Dharma I Made Astika I Made Sutama I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nengah Sueca I Nyoman Laba Jayanta I NYOMAN PAYUYASA . I Nyoman Sudana I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna . I Putu Mas Dewantara I Putu Suardipa I Putu Suardipa I W Heru Sanjaya I Wayan Ade Yantika I Wayan Artika I Wayan Dio Sepliawan I Wayan Eka Swarjawa I Wayan Karmadi . I Wayan Karmadi ., I Wayan Karmadi I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra I Wayan Wendra I Wayan Widiana I Wayan Widyastama Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Sutresna Indriana Safitri . Indriana Safitri ., Indriana Safitri Jamaah, Jamaah Jayawangsa, I Gusti Agung Rai Julhidayat Muhsam Kadek Astina . Kadek Paria Wati Kadek Ryan Sukanatha . Kadek Wirahyuni Kami, Kanisius Kanisius Kami Kariana Maurina Betliani Karmini Kadek . Karmini Kadek ., Karmini Kadek Kemit, Esterina Meriahta Br Ketut Eli Mariadeni Ketut Partami KOMANG MARIANI ARTATI . Komang Suburna . Komang Trisna Yuliantari Krismapera Kusuma, Putu Wira Adi LALU MUHAMAD HIDLIR . Larasati, Putti Ledang, Herlince Beri LETASADO, MUHAMAD RUSADI Luh Ari Parwati Luh Budiani Luh Juni Susanti . Luh Juni Susanti ., Luh Juni Susanti Luh Krisya Bawanti . Luh Krisya Bawanti ., Luh Krisya Bawanti Luh Putu Cakrawati M. Deni Siregar M. YAMIN JAMALUDIN . M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Arya Sistadewi Made Hendra Astika . Made Sri Indriani Mahartini, Komang Trisna Mahayanti, Kadek Manu, Ferderika Nofriyanti Margaretha Hege Udju Mariamah, Mariamah MARNIATI . Meidiani, Ni Made Mekson Fernandes Landu Miranda, Dinda Vida Muh Hisni . MUHAJI . Muhammad Hasby Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Mulyadin, Mulyadin Musaddat, Syaiful Mustakim Mustakim Negara, I Komang Astra Nengah Kadek Selamet Nenoliu, Dian Sidiarna Ni Kade Indu Dewi Kumala Sari Ni Kadek Anggreni Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Ima Suryani . Ni Kadek Jelita Puspita Mardani Ni Kadek Nita Noviani Pande Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Mardani . Ni Komang Sri Krisna Dewi Ni Luh Ariastini . Ni Luh Astini . Ni Luh Cintia Rosa Dewi . Ni Luh Eka Sumiarti Ni Luh Eka Sumiarti . NI LUH GEDE RIWAN PUTRI BINTARI . Ni Luh Lina Agustini Dewi . Ni Luh Pegiyanti​​ pegiyanti NI LUH PUTU AYU NITASARI . Ni Luh Putu Divya Jyoti Mahardika Ni Luh Putu Ekayanti Savitri . Ni Luh Putu Ekayanti Savitri ., Ni Luh Putu Ekayanti Savitri Ni Luh Rai Asri Arsini . Ni Made Apriatini Ni Made Ari Saputri Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Prila Trisna Rini Ni Made Rai Wisudariana Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Reniasih . Ni Made Silvia Putrinawa Listiana Ni Made Siska Ery Swandini Ni Nyoman Ayu Yuliastri Ni Nyoman Kurnia Wati Ni Nyoman Kurnia Wati ni nyoman kurnia wati Ni Nyoman Sri Arianti Ni Putu Adi Utami Ni Putu Ayu Nita Lestariani . Ni Putu Ayu Novi Arini . Ni Putu Ayu Novi Arini ., Ni Putu Ayu Novi Arini Ni Putu Diana Sari Ni Putu Diantari Ni Putu Eka Maryani Dewi Ni Putu Eni Astuti Ni Putu Kusma Dewi Ni Putu Sepnita Lestari Yanti Ni Putu Sintya Winata . Ni Putu Sudiarti Ni Putu Suparmini Ni Wayan Juniati Widiantari . Ni Wayan Puji Andari​​ Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Serra Yuni Ari Cahyani Ni Wayan, Sri Darmawati Nur Afni Nurul Humairah nyana, Putu Suwid Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Pande Agus Adi Wijaya Pande Gede Brahmandika Paramartha, I Ketut Petrus Sepi Kogoya Pracintya, Ida Ayu Kadek Dwi Wulan Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Pratiwi, Ni Made Wisudarini Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Melia Suandewi Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Adi Krisna Juniarta Putu Andyka Putra Gotama Putu Ayu Paramitha Wijaya Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti Putu Yoko Andriawan . Roselina Anjeni . Rukmana, Gede Weda S. A. Pt. S. Indrayani . S. A. Pt. S. Indrayani ., S. A. Pt. S. Indrayani S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Safitri Nurul Wahyuni . SAMSUL JAYADI . Sang Ayu Putu Sriasih Sari, Mira Yulia Sarwan Hamid Sembiring, Fabriella Happy Agata Br Setiawati, Veronika Ni Ketut SHERLLY SUSIARISMA . Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sidiasih, Nyoman Sinta Sari, Ni Made Dainivitri Sritaman, Ni Luh Suandewi, Pt Melia Suandi I Nengah Suandi, Nengah SUARDIANI, NI PUTU Suarmayanti, Kadek Idha Sudiana , I Nyoman Sudiartini, Ni Nyoman Sukarto, Sukarto Sukrin, Sukrin Sumiarti, Ni Luh Eka Suryani, Komang Suryaningsih, Ketut Susianti, Hartanti Woro Susila, Luh Putu Adhi Laksmini Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI SYAMSUL WATHONI . Tantri, Ade Asih Susiari Tristaningrat, Made Adi Nugraha Ulfa Hidayah . Ursula Ajeng Silvata Vera Astrawan I Kadek . Vera Astrawan I Kadek ., Vera Astrawan I Kadek Veronika Ni Ketut Setiawati Widana, I Nengah Adi Widiantana, I Kadek Widiastini, Ni Wayan Eka Widiastuti, Ni Putu Kusuma Widyatnyana, Kadek Nara Wijaya, I Wayan Aditya Kurnia Winata, I Made Oka Adi Wirantika, Gede Yanti Maliani Yantika, I Wayan Ade Yanuarius Bria Seran YOGA PUTRA SEMADI . Yulian Purnama Yuliastri, Ni Nyoman Ayu Yusita, Ni Ketut Pebry