Articles
PENERAPAN SOFTWARE AKUNTANSI ONLINE SEBAGAI PENUNJANG PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN
Untung Rahardja;
Qurotul Aini;
Marviola Hardini
SISFOTENIKA Vol 8, No 2 (2018): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.249 KB)
|
DOI: 10.30700/jst.v8i2.408
Informasi keuangan yang telah dibuat oleh akuntan saat ini dapat dengan mudah diakses oleh bagian pimpinan. Namun ada 3 (tiga) kendala yang ditemukan oleh pimpinan maupun para akuntan, salah satunya yaitu menyajikan informasi dengan menggunakan tabel membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi untuk memastikan setiap informasi nominal uang yang dicantumkan ke dalam tabel tersebut itu benar dan hal tersebut menghabiskan waktu yang lumayan lama. Guna memudahkan akuntan dalam melakukan pencatatan laporan keuangan serta pimpinan yang melakukan pengecekkan dalam informasi yang disajikan, Software Jurnal (Software Akuntansi Online) akan menyajikan informasi berupa tanggal, kode produk, nama produk, kuantitas, total pendapatan, rata-rata pendapatan. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) memiliki tingkat keamanan yang bagus karena diamankan dengan teknologi yang setara atau lebih kuat dari yang dipakai Bank. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) menggunakan encryption AES-256 agar pihak yang tidak bertanggung jawab tidak dapat mengakses data dengan mudah. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) juga menggunakan 2056-bit SSL certificate untuk mengamankan koneksi internet. Dalam penelitian ini, terdapat 3 (tiga) keuntungan dalam Software Jurnal (Software Akuntansi Online). Dengan hadirnya kegiatan penelitian kali ini diharapkan agar Software Jurnal (Software Akuntansi Online) dapat meningkatkan mutu laporan keuangan dalam proses pencatatan laporan pendapatan.
Optimalisasi Dashboard pada Sistem Penilaian Sebagai Media Informasi di Perguruan Tinggi
Untung Rahardja;
Qurotul Aini;
Neng Enay
SISFOTENIKA Vol 7, No 2 (2017): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (521.664 KB)
|
DOI: 10.30700/jst.v7i2.143
Dari dulu hingga sekarang bahkan sampai kapanpun manusia tidak bisa terlepas dari kebutuhan informasi karena Informasi merupakan suatu hal yang sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan teknologi dan perkembangan sumber daya manusia guna memperoleh pengetahuan sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern dan maju. Teknologi Terus berkembang dengan berbagai macam perkembangan serta terus berinovasi dengan berbagai macam penemuan. banyak sekali sistem yang diciptakan oleh programmer namun akan sia-sia jika tidak di sampaikan kepada khalayak sedangkan pada saat ini begitu banyak media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi salah satunya adalah menggunakan Dashboard. Dashboard yaitu Sebuah tampilan yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara real time dan dinamis. Maka dari itu penulis mencoba untuk mengoptimalisasikan dashboard sebagai media penyampaian informasi nilai ujian mahasiswa pada sistem penilaian yang terdapat pada Perguruan Tinggi Raharja karena pada sebelumnya tidak ada media yang menyampaikan informasi nilai mahasiswa secara keseluruhan, dengan mengoptimalisasikan dashboard pada sistem penilian dapat mempermudah mahasiswa dalam megakses informasi nilai tertinggi dan nilai terendah sehingga menjadi lebih efektif dan efesien.
Pengintegrasian YII Framework Berbasis API pada Sistem Penilaian Absensi
Untung Rahardja;
Qurotul Aini;
Nuke Puji Lestari Santoso
SISFOTENIKA Vol 8, No 2 (2018): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.909 KB)
|
DOI: 10.30700/jst.v8i2.403
Sistem penunjang perkuliahan pada Perguruan Tinggi memiliki informasi berupa identitas mahasiswa dalam setiap sistemnya, seperti foto profile, nama, NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan sistem. Namun, dalam website PenA (Penilaian Absensi) teridentifikasi 2 (dua) permasalahan yaitu salah satunya identitas user hanya berupa nama dan status. Untuk memudahkan Dosen pembimbing mendapatkan informasi yang akurat terhadap mahasiswa bimbingan dibutuhkan Foto profile sebagai identitas utama. Penyelesaian masalah tersebut adalah dengan adanya integrasi Google+ pada sistem PenA agar terdapat foto profile yang sama seperti Google+. Rinfo+ atau Google+ ini adalah aplikasi menggunakan platform google yang berintegrasi dengan Rinfo. Integrasi Rinfo+ dengan PenA berbasis yii framework menggunakan teknologi Application Programming Interface yang memiliki tingkat keamanan cukup baik dalam masalah keamanan serta ringan dalam mengembangkan aplikasi web. Menggunakan 7 (tujuh) metode penelitian untuk mengatasi penyelesaian tersebut. Dengan adanya integrasi ini diharapkan agar foto profile pada sistem PenA dijadikan sebagai identitas user yang lebih akurat bagi mahasiswa juga dosen pembimbing serta memberikan visual yang lebih menarik pada website PenA.Kata kunci— PenA, Application Programming Interface, Rinfo+
Penerapan Qrcode Sebagai Media Pelayanan Untuk Absensi Pada Website Berbasis Php Native
Qurotul Aini;
Untung Rahardja;
Anggy Fatillah
SISFOTENIKA Vol 8, No 1 (2018): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30700/jst.v8i1.151
Semakin berkembang pesatnya kemajuan teknologi kita tentunya sangat penting untuk bidan pendidikan dan sebagainya. Dan kita menjadi mengikuti perkembangan kemajuan teknologi tersebut. Pada Perguruan Tinggi Absensi merupakan suatu keunggulan karena Absensi merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjukan kehadiran seseorang. Dan proses absensi yang biasanya masih berjalan adalah menggunakan absensi memakai kertas ataupun absensi menggunakan mengisi form google docs menjadi tidak rapih dan tidak tertata dengan baik. Di zaman yang serba canggih ini penulis melakukan metode penelitian, pengumpulan data dan perumusan masalah yang sering terjadi pada proses absensi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menggunakan sistem baru yang bernama Pensil (Penilaian Asisten Lab) yang dimana saat ini masih dalam tahan proses pembuatan. Dalam sistem ini menerapkan absensi menggunakan Qrcode, yang seorang asisten lab kalau absensi hanya tinggal create Generate Qrcode pada sebuah website pensil.raharja.ac.id lalu tinggal scan qrcode pada device yang telah disediakan, dengan adanya sebuah sistem baru ini semoga absensi menjadi efektif. Kata Kunci— Absensi, Asisten Lab, Qrcode
Blockchain Technology Immutability Framework Design in E-Government
Daelami Ahmad;
Ninda Lutfiani;
Alfian Dimas Ahsanul Rizki Ahmad;
Untung Rahardja;
Qurotul Aini
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/jap.v11i1.4310
This study was conducted to determine the capacity of Blokchain technology in recording transactions that occurred in the ledger and in general it also offer the government to be applied to the e-Government sector which can increase data transparency, avoid fraud, and increase public trust in the government. This problem also focused on the application, challenges in the future with respect to the allocation of Blockchain technology, and in the e-Government sector, the use of Blockchain technology did not appear to be the main focus therefore it needed deeper observational evidence for the use of Blokchain technology. In its application, the biggest challenges in utilizing blockchain were generally presented as innovations such as security, scalability, and flexibility. In order to approach this problem, theoretical references were used from pre-existing studies that discuss Blokchain technology, e-Government, public services, and the data were collected through indexed journals both on a national and international scale. And the review of this paper concluded that academic research in this sector had only just begun and the issues addressed in the literature were still very limited. Therefore, more intensive research in this area is still needed to advance this field of research academic research in this sector had only just begun and the issues addressed in the literature are still very limited.
Pemanfaatan Automated Email System (AEMS) Sebagai Media Notifikasi Penilaian Hasil Belajar
Untung Rahardja;
Qurotul Aini;
Dian Mustika Putri
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30700/pss.v1i1.214
Media publikasi informasi saat ini sudah mengalami perkembangan yang pesat, salah satunya adalah melalui Email. Perguruan Tinggi Raharja merupakan institusi pendidikan yang sudah menerapkan media penyampaian informasi melalui email Rinfo. Namun saat ini, teridentifikasi 4 (empat) permasalahan yang dihadapi dalam proses penyampaian informasi hasil nilai pembelajaran, salah satunya adalah media publikasi informasi penilaian perkuliahan melalui mading. PEN+ (Penilaian Plus) merupakan salah satu bukti perkembangan sistem informasi dalam hal edukasi di Perguruan Tinggi Raharja, yang dikembangkan guna memberikan informasi perihal hasil pembelajaran kepada mahasiswa secara cepat melalui email Rinfo, dimana informasi telah diinput sebelumnya oleh dosen pengampu mata kuliah tersebut melalui sistem PEN+. Terdapat 10 (sepuluh) studi literature dalam penelitian ini mengenai media penyampaian informasi melalui email. Automated Email System (AEMS) berperan sebagai reminder dosen untuk melakukan input nilai, serta monitoring oleh RPU dan Kepala Jurusan. Dengan adanya sistem notifikasi email yang ada di sistem PEN+ ini, mahasiswa akan cepat mendapatkan informasi mengenai hasil ujian melalui email Rinfo yang akan dikirim secara otomatis setelah dosen melakukan penginputan nilai. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa notifikasi email secara otomatis yang ada di sistem PEN+ ini membantu 4 (empat) pihak yang ada di Perguruan Tinggi Raharja, dalam proses publikasi nilai pembelajaran secara efektif, efisien dan real-time.Kata kunci: PEN+ (Penilaian Plus), AEMS, Rinfo
Digitalization Online Exam Cards in the Era of Disruption 5.0 using the DevOps Method
Qurotul Aini;
Muhamad Yusup;
Nuke Puji Lestari Santoso;
Ayi Rakhmat Ramdani;
Untung Rahardja
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 7 Number 1 April 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/est.v7i1.18837
In the current 5.0 era, almost all documents are digitally packaged, and the university needs to adapt to ever-evolving technology. For students, the test card is essential as proof of the contest to carry out the final exam. However, in practice, some University Student Exam Card sheets still adopt the traditional nature of queues. This will cause problems if the exam card can be lost or damaged. Digitalization can disruption the world of education, especially Exam Cards that are digital and systematically stored on the website page. SiS + is a Student iLearning Services that can make it easier for Raharja University students to access all their lecture needs by digitizing them. The YII Framework-based SiS + website's development uses the DevOps method to get online exam cards because applicable regulations fulfill student attendance. This research is expected to transform the student management system efficiency, reduce queues, and implement physical distancing during a pandemic.
Blockchain Encryption on Student Academic Transcripts using a Smart Contract
Primasatria Edastama;
Ninda Lutfiani;
Qurotul Aini;
Suryari Purnama;
Isabella Yaumil Annisa
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 7 Number 2 August 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/est.v0i0.19386
As an innovation in the world of computers, blockchain has many benefits and is also widely applied in the world of education. Blockchain itself has many advantages, especially in the world of education. Blockchain is a digital data storage system that consists of many servers (multiserver). In this Blockchain technology, data created by one server can be replicated and verified by another server. By using this technology with a decentralized system and strong cryptography and can help colleges or universities to build infrastructure in the archive storage of transcripts, diplomas, and diplomas. Usage One of the blockchain technology applications in education is iBC, namely the e-learning Blockchain Certificate, book copyright, and also e-Portfolios. iBC or e-learning Blockchain Certificate is a tool designed to create, verify and also issue blockchain certificates. As has been supported by the IBC to create certificates that are globally verified and stored in a decentralized manner. Here will be presented use cases that are relevant in the use of Blockchain technology in educational environments, especially data processing in universities and we also try to design an IBC based on blockchain technology that can be used to support transparency and accountability of colleges or universities in issuing diplomas and grades.
Application of Blockchain Technology for iLearning Student Assessment
Sudaryono Sudaryono;
Qurotul Aini;
Ninda Lutfiani;
Firman Hanafi;
Untung Rahardja
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 14, No 2 (2020): April
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/ijccs.53109
Blockchain is the core technology used to create cryptocurrencies, such as Bitcoin. As one part of the fourth industrial Revolution since the invention of steam engines, electricity, and information technology, blockchain technology has begun to be applied in areas such as finance, judiciary, and trade. Blockchain technology uses decentralized, distributed and transparency techniques for data security. This research aims to determine the implementation of blockchain technology in the field of education, especially in the Data Security section. The study uses two methods namely the mind mapping method and literature review. The results of this study showed that with the presence of blockchain technology, the data is more secure from attacks from both inside and outside because it passes through two levels of security, namely encryption and decentralized data.
Blockchain Technology into Gamification on Education
Qurotul Aini;
Untung Rahardja;
Alfiah Khoirunisa
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 14, No 2 (2020): April
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/ijccs.53221
As we know, Indonesia has begun to enter the era of revolution 4.0 which in that era there were many changes in all fields including the presence of blockchain technology which began to be in demand. Including in the field of education, the changes that occur in the world of education today are so significant with the commencement of the abandonment of teaching methods that still use conventional methods. Keep track of tasks by book, face to face communication, which of course will cause many losses in a certain period of time, as many tasks that have long been buried become difficult to find when needed, and the possibility of manipulation of tasks is still great. The learning method is considered as a boring and insecure way, where students cannot explore learning because the collected files can still be manipulated by other parties. So from now on the application of learning methods is changed by the concept of gamification which relies on blockchain technology. The gamification learning method was created to compensate for the times when students preferred to play games rather than learning, therefore the gamification method could be applied to management education in higher education.