Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Review: Rationality of Oral Antidiabetic Drug Administration in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Alicia Rahma, Cinta; Zakiah Oktarlina, Rasmi; Muhammad Aditya, Muhammad Aditya; Berawi, Khairun Nisa
Medula Vol 14 No 9 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i9.1388

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to problems with insulin performance, with prevalence continuing to increase throughout the world. According to Bodke et al (2023), in the last three decades, the number of diabetes sufferers is estimated to reach 642 million in 2040, with the majority being in low and middle income countries. Type 2 diabetes mellitus is the most common form, caused by insulin resistance and insufficient insulin secretion so that the sugar that enters the body is difficult to process. Management of diabetes mellitus requires a comprehensive approach that includes diabetes patient education, lifestyle changes, a balanced diet, and physical activity. Patient education is essential to increase their understanding of the disease and how to manage their health condition. Lifestyle changes and a balanced diet can help regulate blood glucose levels, while physical activity plays a role in improving insulin sensitivity. Antidiabetic drugs consist of oral and injectable preparations. The combination of pharmacological therapy with oral antidiabetic drugs such as metformin and SGLT2 inhibitors has also proven effective in lowering blood glucose levels and reducing the risk of complications. This approach is expected to improve the quality of life of diabetes mellitus patients and reduce the burden of disease in society. This literature review aims to explore the importance of rationality in administering antidiabetic drugs to type 2 diabetes mellitus patients in Indonesia.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Obat Analgesik Pada Swamedikasi Untuk Mengatasi Nyeri Akut Asyraf Vivaldi Wardoyo; Rasmi Zakiah Oktarlina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v8i2.138

Abstract

Analgesic drugs or painkillers are one of the drugs that are often used independently by the community without a doctor's prescription, this causes the emergence of several side effects of analgesi drugs. Analgesic drugs commonly used by the public are nonopioid analgesic drugs such as aspirin, mefenamic acid and paracetamol because nonopioid analgesic drugs are not as addictive as opioid analgesic drugs. Analgesic drugs have side effects including hypersensitivity reactions, stomach and intestinal disorders, damage to the kidneys, and can cause liver damage if consumed in excessive doses. Several studies have shown that the level of public knowledge is closely related to the rational use of pain medications or analgesics. The higher the level of knowledge, the better and more appropriate in using analgesic drugs and vice versa, so that the more rational the community uses analgesic drugs, the fewer side effects that can arise. Self-medication or self-medication is a community effort to deal with pain that occurs mainly acutely or suddenly. Self medication can be a source of medication errors due to the limited knowledge of the community about drugs and their use. If self-medication can be carried out correctly by the community, then self-medication can have a large positive impact on both the community itself and the government in terms of national health care
Resolving Medical Disputes: Lessons from U.S. Arbitration for Indonesia’s Legal Framework Fakih, Muhammad; Natamiharja, Rudi; Muhammad Miraj Mirza, Isroni; Pratama, Andre Arya; Oktarlina, Rasmi Zakiah
Hasanuddin Law Review VOLUME 11 ISSUE 1, APRIL 2025
Publisher : Faculty of Law, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/halrev.v11i1.5375

Abstract

Arbitration serves as a dispute resolution method that offers notable benefits, especially in cases related to medical issues. In contrast, other methods such as litigation are often seen as less effective, while mediation lacks executory power due to the absence of legal enforceability, making agreements vulnerable to cancellation. In Indonesia, arbitration has not yet been adopted for resolving medical disputes, as specific technical regulations are still needed to guide relevant institutions and establish effective mechanisms. This research highlights the importance of implementing arbitration in Indonesia’s medical dispute resolution framework, using a comparative analysis of practices in the United States. Employing normative legal research with qualitative data analysis and comparative examination of international legal practices, the findings reveal that arbitration offers a binding and final resolution, making it a highly effective approach for handling medical disputes. To facilitate its adoption in Indonesia, comprehensive technical regulations and a legal framework—similar to the United States’ Uniform Arbitration Act (UAA), which outlines arbitration requirements for individual states—are necessary.
KAJIAN LITERATUR : FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETERSEDIAAN OBAT DI PUSKESMAS Diva Meylia; Rasmi Zakiah Oktarlina; Nurma Suri; Asep Sukohar
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i2.11860

Abstract

Ketersediaan obat di Puskesmas merupakan aspek krusial dalam pelayanan kesehatan. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan obat di Puskesmas. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pencarian artikel menggunakan database Google dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan tahun 2012-2025 berbahasa Inggris atau Indonesia dan tersedia dalam bentuk full paper yang dapat diakses dengan mudah. Hasil kajian dari 10 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa ketersediaan obat di Puskesmas dipengaruhi oleh beberapa faktor utama yakni metode perencanaan yang tepat, efisiensi sistem pengelolaan, sistem dan prosedur yang terstandarisasi, monitoring tingkat ketersediaan, peran aktif pengelola obat dan dokter, kualitas pendampingan dan supervisi, interaksi antar pemangku kepentingan serta kualitas pelayanan. Disimpulkan bahwa ketersediaan obat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait dan membutuhkan perbaikan simultan pada semua aspek. Sehingga optimalisasi ketersediaan obat dapat tercapai.
Hubungan Kualitas Penggunaan Antibiotik dengan Lama Rawat Inap pada Pasien Pneumonia Silalahi, Pius Ave Rafael; Oktarlina, Rasmi Zakiah
Jurnal Farmasetis Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Farmasetis: Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v14i1.3745

Abstract

Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli. Antibiotik yang digunakan secara tidak tepat dan irasional dapat menimbulkan dampak yang lebih berbahaya yaitu akan terjadi resistensi antibiotik dan berdampak pada lama rawat pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat pada pasien pneumonia. Penelitian ini menggunaakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 29 pasien pneumonia dengan kode rekam medis ICD-X J18.9 yang menjalani rawat inap di RSUD Dr. H.Abdul Moeloek. Kualitas antibiotik dinilai dan dievaluasi menggunakan kriteria Gyssens. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil analisis statistik bivariat berupa kualitas antibiotik dan lama rawat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat pada pasien pneumonia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek dengan nilai p 0,010. Terdapat hubungan kualitas penggunaan antibiotik dengan lama rawat pasien pneumonia di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
EFEK JUS TOMAT TERHADAP JUMLAH DAN MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI GENTAMISIN Alvira Balqis Soraya; Sutyarso; Rasmi Zakiah Oktarlina; Exsa Hadibrata
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 19 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.585 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v19i1.9

Abstract

Indonesia memiliki prevalensi infertilitas sebanyak 2.647.695 dari 238 juta penduduk. Infertilitas dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti obat antibiotik. Gentamisin merupakan antibiotik yang dapat menginduksi stres oksidatif pada saluran reproduksi pria dan menyebabkan kerusakan spermatogenesis. Tomat memiliki banyak kandungan antioksidan salah satunya, likopen yang berpotensi menghentikan kerusakan oksidatif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan motilitas sperma yang diinduksi gentamisin. Sampel penelitian ini adalah 30 tikus putih galur Sprague dawley jantan yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kelompok tikus yang tidak diberi perlakuan (K1), diinduksi gentamisin 20 mg/kgbb (K2), diinduksi gentamisin 20 mg/kgbb kemudian diberi jus tomat 25% (P1), 50% (P2), dan 100% (P3). Hasil Uji One Way Anova menunjukkan tidak terdapat pengaruh pemberian jus tomat terhadap jumlah spermatozoa (p>0,05), sedangkan pada motilitas terdapat pengaruh yang signifikan (P=0,00). Hasil uji Post Hoc antar kelompok kontrol dan perlakuan terdapat perbedaan signifikan (p<0,05), sehingga diperoleh kesimpulan bahwa pemberian Jus tomat 50% dan 100% dapat mencegah penurunan motilitas spermatozoa tetapi tidak memiliki efek yang nyata pada jumlah spermatozoa.
KAJIAN LITERATUR : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERHASILAN TERAPI PASIEN TUBERKULOSIS PARU Putri, Oka Mahila Gustia; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Suri, Nurma; Sukohar, Asep
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42725

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi tantangan kesehatan global dengan angka kesembuhan yang belum mencapai target pemerintah sebesar 90%. Keberhasilan terapi pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk karakteristik individu, dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi tuberkulosis paru melalui kajian literatur yang diperoleh dari Google Scholar dengan kata kunci “keberhasilan terapi pasien tuberkulosis paru”. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, dari 14.200 artikel yang ditemukan diseleksi kembali hingga diperoleh 10 artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan terapi pasien meliputi sosiodemografi, pengetahuan, sikap, motivasi, kepatuhan dalam mengonsumsi obat, keteraturan pengobatan, peran pengawas minum obat, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan serta kategori pengobatan.
FARMAKOTERAPI GANGGUAN ANSIETAS DAN PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP EFIKASI ANTIANSIETAS Fatimah Azzahra; Rasmi Zakiah Oktarlina; High Boy Karumulborg Hutasoit
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 8 No 1 (2020): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 8.1 Edisi November 201
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v8i1.44

Abstract

ABSTRAK Ansietas merupakan perasaan difus, yang sangat tidak menyenangkan dan tidak menentu tentang sesuatu yang akan terjadi. Menurut WHO, jumlah populasi global yang menderita ansietas pada tahun 2017 diperkirakan mencapai 3.8%. Estimasi total dari jumlah individu yang menderita ansietas di dunia adalah 284 juta orang. Hal ini menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dari tahun 2005 yakni sekitar 15.1%. Manifestasi klinis dari ansietas berbeda tergantung pada bentuk gangguannya, tetapi tanda dan gejala umum dari ansietas memeiliki karakteristik yang terdiri dari dua komponen yaitu fisik dan emosional yang memengaruhi proses kognitif seseorang. Pengobatan ansietas dapat menggunakan obat – obatan antiansietas, psikoterapi, ataupun keduanya. Lini pertama dari farmakoterapi ansietas adalah Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs) yang biasanya digunakan sebagai antidepresi. SSRIs dipilih sebagai lini pertama karena memiliki efek samping yang lebih rendah dibandingkan obat golongan lainnya. Terdapat pengaruh jenis kelamin terhadap efikasi antiansietas yang berguna terhadap pemilihan antiansietas. Kata Kunci : Ansietas, Antiansietas, Farmakoterapi, Pengobatan ABSTRACT Anxiety is a diffuse feeling, which is very unpleasant and uncertain about something that will happen. According to WHO, the total global population suffering from anxiety in 2017 is estimated to reach 3.8%. The total estimated number of people living with anxiety in the world is 284 million people. This shows a fairly high increase from 2005 which was around 15.1%. Clinical manifestations of anxiety is different depending on the form of the disorder, but the general signs and symptoms of anxiety have characteristics that consist of two components, that is physical and emotional that affect someone cognitive processes. The treatment of anxiety can using drugs, psychotherapy, or both. The first line of pharmacotherapy for anxiety is Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs), which are usually used as antidepressants. SSRIs were chosen as first-line because they have lower side effects than other class of drugs. There is an effect of sex on the efficacy of antianxiety that is useful for selection of the antianxiety. Keywords : Anxiety, Antianxiety, Pharmacotherapy, Treatment
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN KOMUNIKASI DENGAN KEAKTIFAN MAHASISWA KEDOKTERAN DALAM DISKUSI PROBLEM BASED LEARNING Dika Pratiwi Adifa; Rika Lisiswanti; Rasmi Zakiah Oktarlina
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 7 No 2 (2019): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 7.2 Edisi Mei - Oktob
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v7i2.56

Abstract

ABSTRACT Background: Problem-Based Learning (PBL) is a strategic learning system design which aimed at enhancing and optimizing the collaborative learning, contextual and self- directed. Factors that influence PBL’s success are a good scenario, responsible facilitator and students who can be able to active in PBL. Factors such us lack of preparation, communication skills and anxiety can affect the activeness. This study aims to determine the relationship between anxiety level of communication with activeness on PBL. Methods: The design of study was cross sectional quantitative. The sample in this study were 240 respondents. with a total sampling technique. Anxiety level of communication’s data obtained through anxiety scale communication and activeness on PBL get by instrument of activeness. The analysis test using chi- square. Result: There is a significant relationship between anxiety level of communication with activeness on PBL with p = 0,000 (p<0,05). Conclusions: There was a relationship between anxiety level of communication with activeness on PBL medical student of Lampung University.
PEMBERDAYAAN DAN PEMANFAATAN TOGA DALAM MENINGKATKAN SISTEM IMUN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN NUSANTARA PERMAI Zakiah Oktarlina, Rasmi; Rahmania Santi, Afra
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang sedang menjadi pandemi di berbagai belahan dunia karena laju penyebarannya yang sangat cepat. Untuk mengatasi covid-19 perlu adanya upaya pencegahan, salah satunya dengan meningkatkan imunitas tubuh dengan penggunaan tanaman obat keluarga. Penggunaan Tanaman obat dan keluarga didasari oleh efek khasiatnya sebagai obat yang dipergunakan untuk penyembuhan maupun mencegah berbagai penyakit dan memiliki kandungan efek sinergi dari berbagai zat yang mempunyai efek mengobati. Atas dasar-dasar tersebut maka dilakukan pengabdian pembuatan kebun tanaman obat dan keluarga yang dapat dilakukan dalam rangkaian proses Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini penting dilakukan agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan tanaman-tanaman obat yang ada disekitar untuk mengobati penyakit-penyakit tertentu sebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan medis yang menggunakan obatkimia. Sehingga masyarakat dimasa pandemi covid-19 mampu menyediakan obat yang lebih murah dan efeksamping yang lebih ringan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik atau demonstrasi. Sehingga masyarakat dapat mempraktikkan secara langsung dan menerapkan di sekitar lingkungan rumah. Dalam pelaksanaannya disampaikan metode pengolahan tanaman TOGA sehingga menjadi minuman immunostimulan yang menyehatkan maupun bagaimana cara menanamnya. Hasil yang diperoleh ialah terdapat peningkatan kemampuan dan kesadaran masyarakat yang mulai menanam tanaman obat dan keluarga dipekarangan rumahnya.
Co-Authors A.P, Afna Nur Adela Putri Agata Afna Nur Afni Palogan Afra Rahmania Santi oktarlina Afriyana, Regi Agung Abadi Kiswandono Agustina, Mezza agustyas tjiptaningrum Alfina Indah Nabila Ali Hasymi Romanov Alicia Rahma, Cinta Alvira Balqis Soraya Amanda, Fadyla Ambarwati, Yuli Andi Nafisah Andrifianie, Femmy Annisa Nurul Sa'diah Antika Sintia, Nova Aqil, Faiq Akhmad Ari Wahyuni Ari Wahyuni ari wahyuni Aryanti, Sri Asep Sukohar Asep Sukohar Asnah Tarigan Aspita Laila Asyraf Vivaldi Wardoyo Atri Sri Ulandari Audry Lintang Hasanuddin Augesti, Gita Aulia Nur Fadilah Aulia Ramdini, Dwi Axcellia Theresa Bayu Anggileo Pramesona Berlyantama Afifaldo Chyntia Saputri Citra Yuliyanda Pardilawati Citra Yuliyanda Pardilawati Citra Yuliyanda Pradilawati Damayanti, Ervina Danang hafizfadillah Daulay, Suryani Agustina Deandra Athaayaa Iswari Dewi Nur Fiana Dheti Efrilia Dheti Efrilia - Dika Pratiwi Adifa Disaputera, Alfafa Tsalaatsa Diva Meylia Dwi Anjani, Galuh DWi Aulia Ramdini Dwi Aulia Ramdini Dwi Indria Anggraini Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Ebti Rizki Utami Elisa, Syavira Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati, Evi Exsa Hadibrata Exsa Hadibrata Falamy, Ryan Fathia Sa'adah Fatimah Azzahra Fauzi, Isaura Dewi Femmy Andrifianie Fernandya Sylvia Nurindi Fonna, Maulida Puteri Fragil Khoirul Basyar Fredison, Fredison Happy, Terza Aflika Helmi Ismunandar Helmi Ismunandar Hidayat, Rizqi High Boy Karumulborg Hutasoit Humaira, Nayarani Ilyas Prabamukti Inas Salsabila Indri Windarti Indriyani, Reni Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati J, Zayatri Nurul Jeffrey Surya Jessy Dewi Awali Jezmy, Beby Kelidia Joni, Agnesia Priskila Josua Tumpal Haloman Junando, Mirza Karima, Nisa Khairun Nisa Khairunnisa Kurniawaty, Evi Kusumaningrum, Desy L.P, Eka Ananda Lani Hartanti Lathifah, Dina Silmi Letifa Rahmadani Letifa Rahmadani Lia Qelina Liana Sidharti, Liana Lina Marlina M. Bintang Al Farrel M. Fitra Wardhana M. Fitra Wardhana M. Ricky Ramadhian M. Rizky Fathurrohim Magdalena Yosefin Saputra Magdalena Yosefin Saputra Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Marcelia, Selvi Mayasari, Diana Melia Megawati Mirza Junando Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Aditya, Muhammad Aditya Muhammad Fakih Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Kaisar Febriantara Muhammad Maulana Muhammad Miraj Mirza, Isroni Mukhlis Imanto Mukhlis Imanto, Mukhlis Mulyono Mulyono Mutiara Nauli Br. Sitinjak Nara Safitri Natamiharja, Rudi Nathasya Karren Zeta Nathasya Karren Zeta Naza Tsasbita Hayuning Adila Nazher, Muhammad Noldy Masyitha Nora Ramkita Novita Carolia Novita Carolia Novita Carolia Novriana, Dina NUR AFRIYANI Nurul Islamy4 Nurul Utami Oktafany Oktafany Oktafany Oktafany, Oktafany Oktoba, Zulpakor P, Cindy Ivana P, Cutra Yuliyanda Pardilawati, Citra Yulianda Pardilawati, Citra Yuliyanda Patricia Cristina Wati Pius Ave Rafael Silalahi Prabamukti, Ilyas Pratama, Andre Arya Puteri, Vadiyani Fricillya Putri Ria Ariyanti Putri Ulan Sari Putri, Oka Mahila Gustia Putri, Syalika Dianisa Radita Dewi Prasetyani Rahma, Cinta Alicia Rahmania Santi, Afra Rahmasari, Fania Asfi rahmawati, selvi Ramadhana Komala Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rani Himayani Ratna Dewi Puspita Sari Ratu, Sarih Reffilia Irfa Rena Roy Reni Indriyani Reni Zuraida Reva Dwi Yanty Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Risal Wintoko Risti Graharti Rodiani, Rodiani Romulya, Ari Irawan Roro Rukmi Windi Perdani Roro Rukmi WP Rossa, Putri Emylia Roviq Umam S Rr Astri Nur Azizah Utama Utama Rudiyanto, Waluyo Safitri, Nara Sahab Sibuea Salsabila Dzakiyyah Zahra Salsabila Nurislami Salsabila Nurislami Salsabila, Lyansaputri Salsabilla, Riefa Ayu Salshabilla, Annisa Sangging, Putu Ristyaning Ayu Santhi, Komang Ria Yuliana Saputra, Kurnia Hadi Saputra, Magdalena Yosefin Sari, Tri Anti Permata Septiani, Linda Setiawan, Muhamad Rizky Setiorini, Anggi Shinta Nareswari, Shinta Shinta Nurhaliza Silalahi, Pius Ave Rafael Siti Khalimatus Sa&#039;diah Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Suharmanto Suri, Nurma Susianti, Susianti Sutarto . Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutyarso Syaiful Bahri Syavira Elisa Syazili Mustofa T. Adjeng, Andi Nafisah T.A. Larasati TA Larasati Tias Adhe Setyaningrum Tri Umiana Soleha Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Ulinnuha, Najwa Vania Putri Risyhade Verizka, Talitha Wardani, Dyah Wulan S.R Wardani, Dyah Wulan S.R. Wardani, Farah Dwi Widyaningrum, Diah Ayu Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Wiwi Febriani yusran Zada Amalia Agatha Sari Zada Amalia Agatha Sari Zahra Wafiyatunisa Zeta, Nathasya Karren Zetira, Zihan Zunando, Mirza