Articles
MODUL LITERASI SAINS BERBASIS PEMBELAJARAN DARING MATERI EKOSISTEM UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Shahida, Soya Pramesti;
Maksum, Arifin;
A.R., Supriatna
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2021): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37478/optika.v5i2.1064
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul literasi sains berbasis pembelajaran daring pada muatan IPA materi ekosistem untuk siswa kelas V sekolah dasar. Modul literasi sains tersebut untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran daring pada materi ekosistem. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE dengan tahapan pengembangan sebagai berikut: (1) Analisis; (2) Desain; (3) Pengembangan; (4) Implementasi; dan (5) Evaluasi. Subjek uji coba dalam penelitian pengembangan ini adalah subjek ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, serta peserta didik kelas V sekolah dasar sebagai calon pengguna produk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul literasi sains berbasis pembelajaran daring pada muatan IPA materi ekosistem untuk siswa kelas V sekolah dasar memperoleh presentase sebesar 91% dari ahli materi, 86% dari ahli bahasa, dan 84% dari ahli media dengan masing-masing kategori “sangat layak”. Hasil uji coba pengguna pada siswa memperoleh keseluruhan rata-rata sebesar 93% dengan kategori “sangat menarik”. Maka dapat disimpulkan bahwa modul literasi sains berbasis pembelajaran daring pada muatan IPA materi ekosistem ini sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran daring dan menarik bagi siswa.
Hubungan Perhatian Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa SD
Maksum, Arifin;
Nurhasanah, Nina;
Saputri, Yolanda Dwi
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/caruban.v6i2.8749
Perhatian orang tua penting dalam membangun kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perhatian orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas v sekolah dasar yang ada di Kecamatan Matraman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan yakni simple random sampling dan subjek yang diteliti adalah siswa kelas V dari SDN Kebon Manggis 01 Pagi sebanyak 35 siswa. Angket dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang dipakai. Analisis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji hipotesis analisis korelasi product moment. Dari hasil uji korelasi product moment diketahui bahwa x2 hitung sebesar 15,75 artinya negatif dan x2 hitung < x2 tabel dengan taraf signifikansi 5% = 0,13 yang artinya tidak signifikan. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara perhatian orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas V SDN Kebon Manggis 01 Pagi Kecamatan Matraman.Kata Kunci:Perhatian Orang tuaKecerdasan EmosionalSekolah Dasar
PELATIHAN STRATEGI MENGAJAR GURU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA
Zulela;
Arifin Maksum;
Arita Marini;
Desy Safitri;
Sujarwo;
Nurzengky Ibrahim
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 03 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menulis adalah salah satu bentuk komunikasi yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menguasai keterampilan menulis, siswa dapat mengungkapkan pikiran, ide, dan perasaan mereka secara jelas dan terstruktur. Kemampuan menulis yang baik memungkinkan siswa untuk berkomunikasi dengan efektif dalam berbagai konteks, baik itu di sekolah, pekerjaan, atau dalam kehidupan pribadi. Menulis juga memberikan siswa kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka. Melalui menulis cerita, puisi, dan komposisi lainnya, siswa dapat mengekspresikan ide dan gagasan mereka dengan cara yang unik dan personal. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman mereka dalam berpikir kreatif, tetapi juga memperluas kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa dengan menyenangkan. Dalam rangka meningkatkan daya imajinasi siswa, maka diperlukanlah suatu pendampingan bagi guru-guru Sekolah Dasar untuk memilih strategi mengajar yang tepat dalam meningkatkan ketrampilan menulis siswa. Hasil kegiatan ini peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan strategi mengajar untuk meningkatkan ketrampilan menulis siswa.
Fostering Unity in Diversity: Ki Hadjar Dewantara’s Vision for Multicultural Education
Windria, Hening;
Maksum, Arifin;
Nurhasanah, Nina
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.2097
Significant in building unity. To overcome this complex problem requires an education system that prioritizes unity with tolerance and respects cultural differences. This article explores Ki Hadjar Dewantara's vision in multicultural education as an effort to realize the motto "Bhinneka Tunggal Ika" in the context of Indonesian education. Ki Hadjar Dewantara, as a pioneer of national education, emphasized the importance of inclusive education, rooted in local cultural values, and respecting diversity. This article analyzes his ideas through a historical and conceptual approach, highlighting educational principles such as Tri-N (Niteni, Nirokke, and Nambahi) and an understanding of the socio-cultural environment of students. The results of the study show that multicultural education based on Ki Hadjar Dewantara's thoughts is relevant to building awareness of diversity, instilling values of tolerance, and strengthening national character in the younger generation. In the era of globalization, this vision is a strategic foundation for strengthening unity amidst differences, creating a harmonious society, and preparing students to face global challenges without losing their identity as the Indonesian nation
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR
Magdalena Chori Rahmawati;
Arifin Maksum;
Nina Nurhasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.19349
Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi kekayaan nasional berharga dan sumber konflik. Pendidikan diharapkan mampu menjadi solusi dalam pemecahan konflik keberagaman. Guru sebagai ujung tombak dalam pendidikan berperan dalam penanaman pentingnya pemahaman siswa tentang multicultural, Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang persepsi guru terhadap pendidikan multikultural di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Responden penelitian adalah 20 guru SD Santo Markus 2 Jakarta Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan skala likert. Instrumen angket yang digunakan adalah angket tertutup. Hasil penelitian menunjukkan 80% guru memiliki pemahaman yang baik tentang multikulturalisme. 59% guru telah mencoba menerapkan pembelajaran multikultural di kelas. 40% menyatakan bahwa dukungan sekolah belum sepenuhnya optimal. 70% guru menyatakan bahwa pembelajaran multikultural memberi dampak positif bagi siswa. 60% guru menyatakan hambatan utama dalam implementasi pembelajaran multikultural adalah kesulitan dalam mencari bahan ajar yang relevan. Sebanyak 68% menyarankan pengintegrasian materi multikultural secara eksplisit dalam kurikulum, pentingnya kerjasama dengan pihak luar, dan perlu adanya pelatihan atau seminar khusus bagi guru tentang pembelajaran multikultural.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSISI PAUD DI SEKOLAH DASAR INKLUSI BERDASARKAN PRINSIP MULTIKULTURAL : PELUANG DAN TANTANGAN
Muliati Mursak;
Arifin Maksum;
Nina Nurhasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.19755
Multiculturalism in inclusive schools is an essential requirement for teachers and other school staff to facilitate the learning process for children with diverse characteristics. This study aims to examine the implementation of the early childhood education (PAUD) to elementary school transition policy at SDN 9 Banawa, Central Sulawesi, as an inclusive school by focusing on the application of multicultural principles. The study employed a descriptive qualitative method with a case study approach. Research subjects included teachers, the school principal, supervisors, and parents. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and documentation. The research was conducted in September 2024. Data analysis used the interactive model developed by Miles and Huberman (1984), consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the transition policy from PAUD to elementary school at SDN 9 Banawa aligns with the regulations set by the Indonesian Ministry of Education. The policy's implementation is also adapted to inclusive and multicultural principles, which is reflected in activities that instill the six foundational values in children, particularly the second and sixth foundational
STUDI LITERATUR: PENERAPAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN
Salsabilla Azzahra;
Arifin Maksum;
Anggit Aruwiyantoko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i02.25042
This study aims to see how effective the implementation of the Jigsaw cooperative method is to improve learning outcomes in the subject of Citizenship Education (PPKn) at the elementary school level. This study uses a literature study method by reviewing several journals and books from relevant previous studies. The results of the study indicate that the implementation of the jigsaw cooperative method in improving learning outcomes has a positive impact. Because, building students' self-confidence in expressing their opinions, learning motivation, cooperation and understanding of the students themselves regarding the subject of Citizenship Education (PPkn). This model forms individual responsibility in groups through the division of original groups and expert groups. Although effective, the success of this method depends on the role of the teacher in managing the class and seeing the characteristics of students while studying in class. Compared to other models such as Think-Pair-share and Group Investigation, the Jigsaw model is indeed superior in forming student involvement in class. Therefore, choosing the right model is very necessary in order to obtain maximum learning outcomes.
ANALISIS LITERATUR: PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH DASAR
Marsha Dilla;
Arifin Maksum;
Anggit Aruwiyantoko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i02.25044
Improvement of student learning outcomes is the main indicator in determining whether an education that is implemented is of good quality or not. The low learning outcomes of students, especially in Elementary Schools, are influenced by one factor, namely the inappropriateness of the model applied by educators. Therefore, in order for student learning outcomes to improve, it is necessary to adjust the learning model based on student needs and educational environment conditions. Analysis of the use of the Student Teams Achievement Division cooperative learning model is very appropriate to analyze the improvement of student learning outcomes in Elementary Schools. This research is a research with a qualitative approach in which a literature study was conducted to analyze and present data that students' understanding of concepts, learning outcome, and social skills can increase due to the implementation of STAD. STAD is one of the learning methods that is very effective and relevant to the needs of Elementary School students today, so that it can support active and meaningful learning
ANALISIS PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA BUKU DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA SEKOLAH DASAR
Putri Ismaya;
Arifin Maksum;
Anggit Aruwiyantoko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i02.25334
ABSTRACT The problem raised in this study is to analyze how the habit of reading books influences the social and emotional development of elementary school students. This study uses a literature study method using various reference sources which are then collected and analyzed related to social and emotional development, reading interest, and children's reading habits. The method used emphasizes that reading as a routine activity can help the development of children's social and emotional abilities through understanding moral values, empathy, and emotional management. The results of the study show that the habit of reading, especially with reading materials that have social and emotional value, can help children interact better, manage stress, improve academic achievement, and create better character. This study confirms that family, school, and environment are very important for fostering interest in reading and integrating social and emotional literacy into the learning process. In closing, building a reading habit supported by a good environment is very important to ensure optimal social and emotional development in elementary school children. Keywords: Reading Habits; Development; Social Emotional.
PERAN UCAPAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR
Tsabita Khansa Kinanthi;
Arifin Maksum;
Anggit Aruwiyantoko
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i02.25335
Kemampuan menulis dan rasa percaya diri adalah dua aspek krusial yang harus ditumbuhkan sejak usia dini pada peserta didik sekolah dasar, khususnya di tingkat kelas rendah. Namun, kenyataannya masih banyak peserta didik yang menghadapi kesukaran dalam menulis serta kurang memiliki rasa percaya diri. Guru sebagai tokoh sentral dalam proses pembelajaran memiliki peran penting dalam memberikan motivasi dan dukungan melalui ucapan-ucapan yang membangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah peran ucapan guru dalam mendorong peningkatan kemampuan menulis dan kepercayaan diri siswa kelas rendah melalui studi literatur. Penelitian ini dilakukan melalui metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang sesuai. Temuan dari kajian ini mengungkapkan bahwa ucapan guru yang bersifat positif, membangun, dan memotivasi mampu mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengemukakan ide melalui tulisan serta meningkatkan kualitas keterampilan menulis mereka. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan komunikasi yang suportif dan empatik agar dapat mewujudkan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik dan emosional siswa.