Articles
Implementasi Metode Fuzzy Tsukamoto Untuk Menentukan Kelayakan Calon Paskibraka
Arinda Faradilla Mrp;
Nabila Nabila;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memerlukan penilaian yang objektif dan akurat, khususnya pada aspek fisik seperti tinggi badan dan berat badan. Namun, penilaian secara manual berpotensi menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Logika Fuzzy Tsukamoto dalam menentukan kelayakan calon Paskibraka berdasarkan kriteria tinggi badan dan berat badan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan tahapan fuzzyfikasi, pembentukan rule base, inferensi, dan defuzzyfikasi untuk menghasilkan nilai kelayakan yang bersifat tegas (crisp). Hasil perhitungan pada data sampel menunjukkan nilai kelayakan sebesar 43,33 yang termasuk dalam kategori Tidak Layak. Dengan demikian, metode Fuzzy Tsukamoto dapat digunakan sebagai sistem pendukung keputusan untuk membantu panitia seleksi dalam menentukan kelayakan calon Paskibraka secara lebih objektif dan sistematis.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO
Rifdah Hanan;
Putri Nadila;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penilaian kinerja karyawan merupakan proses penting dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial yang objektif dan berbasis data. Permasalahan yang sering dihadapi dalam penilaian kinerja adalah adanya subjektivitas serta kesulitan dalam menginterpretasikan nilai karyawan yang berada pada batas antar kategori penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Sistem Pendukung Keputusan penilaian kinerja karyawan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto guna menghasilkan nilai kinerja yang terukur, konsisten, dan objektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penerapan metode komputasional. Data kinerja karyawan diolah dalam bentuk lembar kerja Microsoft Excel berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu kehadiran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Proses penilaian dilakukan melalui tahapan fuzzifikasi untuk menentukan derajat keanggotaan, inferensi berbasis aturan untuk memperoleh nilai α-predikat, serta perhitungan nilai akhir menggunakan metode rata-rata terbobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan nilai kinerja tegas dengan distribusi kategori sebesar 35% karyawan berada pada kategori sangat baik, 40% pada kategori baik, dan 25% pada kategori cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto efektif dalam mendukung penilaian kinerja karyawan secara kuantitatif dan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan manajerial yang lebih akurat.
Analisis Logika Fuzzy Tsukamoto untuk Mengatasi Ketidakpastian Penentuan Volume Produksi Roasting Biji Kopi
M Yoggi Saputra;
Sultan Nico Nur’Arsy;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Industri coffee roastery di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat yang menuntut efisiensi operasional dan konsistensi kualitas produk. Mutual Roastery menghadapi tantangan dalam menentukan jumlah produksi roasting biji kopi harian yang optimal karena masih mengandalkan estimasi subjektif, yang berisiko pada ketidakseimbangan stok dan penurunan profil aromatik biji kopi akibat penyimpanan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto sebagai sistem pendukung keputusan dalam menentukan volume produksi secara akurat dan terukur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan variabel input berupa permintaan dan persediaan, serta variabel output berupa jumlah produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto mampu mengolah ketidakpastian data operasional menjadi rekomendasi produksi yang tegas (crisp). Melalui aturan fuzzy yang disusun, sistem ini memberikan solusi optimal yang meminimalkan risiko penumpukan stok berlebih sekaligus memastikan permintaan pasar terpenuhi. Implementasi metode ini diharapkan dapat meningkatkan resiliensi bisnis Mutual Roastery dalam menghadapi fluktuasi pasar serta menjaga kesegaran kualitas sensoris kopi yang dihasilkan.
Penentuan Kelayakan Penerima Beasiswa Menggunakan Metode Fuzzy Sugeno Orde Nol
Ridho Agusman;
Nurul Akmal Jodhy;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penentuan kelayakan penerima beasiswa merupakan proses penting yang harus dilakukan secara objektif dan tepat sasaran. Permasalahan sering muncul karena adanya ketidakpastian dalam menilai kriteria prestasi akademik dan kondisi ekonomi orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Fuzzy Sugeno Orde Nol dalam menentukan kelayakan penerima beasiswa. Variabel input yang digunakan adalah prestasi akademik dan kondisi ekonomi orang tua, sedangkan variabel output berupa tingkat kelayakan beasiswa. Metode yang digunakan meliputi tahapan fuzzifikasi, pembentukan basis aturan, inferensi menggunakan operator MIN, agregasi menggunakan operator MAX, dan defuzzifikasi dengan metode rata-rata terbobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kelayakan beasiswa yang diperoleh sebesar 69,5, sehingga mahasiswa yang menjadi objek penelitian dinyatakan belum layak menerima beasiswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Fuzzy Sugeno Orde Nol mampu membantu proses pengambilan keputusan secara objektif dan sistematis dalam menentukan kelayakan penerima beasiswa.
PENERAPAN METODE FUZZY SUGENO UNTUK PREDIKSI TINGKAT KEMISKINAN DI SUMATERA UTARA
Nurul Fadillah br Pane;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berfokus pada prediksi angka kemiskinan di Kota Surabaya menggunakan metode Fuzzy Sugeno. Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang masih dihadapi Kota Surabaya, dengan jumlah penduduk miskin yang konsisten di atas 100.000 jiwa sejak 2013 hingga 2023. Kemiskinan dapat menyebabkan beberapa orang sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Akibat buruknya akan banyak orang yang meninggal karena kekurangan gizi dan tidak adanya tempat tinggal yang layak. Prediksi angka kemiskinan dilakukan dengan mempertimbangkan empat variabel utama: Tingkat Pengangguran Terbuka, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Indeks Pembangunan Manusia, dan PDRB Perkapita dengan metode Fuzzy Sugeno. Hasil dari prediksi menunjukkan bahwa perhitungan metode fuzzy Sugeno memiliki akurasi prediksi tinggi dan dapat digunakan untuk memprediksi Tingkat kemiskinan di Sumatera Utara untuk tahun-tahun berikutnya. Hasil prediksi ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif di Kota Surabaya untuk menekan presentase kemiskinan.
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Gizi pada Balita Menggunakan Metode Sugeno
Khairul Saleh;
Nurul Natasya;
Fajar Hardiansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam menentukan status gizi balita menggunakan metode Fuzzy Sugeno orde nol. Penentuan status gizi dilakukan berdasarkan data antropometri balita yang meliputi umur, berat badan, dan tinggi badan, yang sering kali mengandung ketidakpastian apabila dinilai secara manual. Metode Fuzzy Sugeno dipilih karena mampu mengolah data yang bersifat samar dan menghasilkan output berupa nilai tegas yang mudah diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi status gizi balita secara objektif dan konsisten, serta dapat mengklasifikasikan kondisi gizi balita ke dalam kategori gizi buruk dan gizi baik berdasarkan aturan fuzzy yang telah ditetapkan, sehingga sistem ini dapat membantu tenaga kesehatan dalam pemantauan dan pengambilan keputusan terkait status gizi balita.
Penerapan Metode Fuzzy Sugeno Untuk Menentukan Harga Jagung Pipilan di Kabupaten Toba
Khairul Saleh;
Reza Fahlevi;
Izwal Jamil Margolang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas penerapan metode Fuzzy Sugeno untuk menentukan harga jagung pipilan di Kabupaten Toba sebagai solusi atas fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh permintaan, pasokan, kualitas komoditas, dan faktor eksternal lainnya. Metode Fuzzy Sugeno dipilih karena kemampuannya menangani data yang tidak pasti sehingga menghasilkan perhitungan harga yang lebih fleksibel dan akurat. Sistem menggunakan variabel permintaan dan kualitas sebagai input untuk menghasilkan estimasi harga yang lebih stabil dan dapat dijadikan acuan oleh petani, pedagang, maupun pemangku kebijakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Sugeno mampu meningkatkan ketepatan estimasi dan mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan harga jagung pipilan di Kabupaten Toba.
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani dalam Penentuan Menu Program Makan Bergizi Berbasis Preferensi Rasa dan Gizi
Fahrizal Fahrizal;
Mhd Rizky Alfaridz;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis memerlukan proses seleksi menu yang strategis untuk memastikan makanan sehat dan dapat diterima oleh penerima. Penelitian ini mengusulkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Logika Fuzzy Mamdani untuk mengevaluasi kelayakan menu berdasarkan variabel Rasa dan Gizi. Proses inferensi melibatkan fuzzifikasi, evaluasi aturan, dan defuzzifikasi menggunakan metode Centroid. Hasil uji coba sistem pada sampel menu dengan nilai rasa 80 dan gizi 65 menghasilkan nilai tegas (crisp) sebesar 86,79. Nilai ini mengklasifikasikan menu tersebut sebagai "Sangat Direkomendasikan". Pembahasan menyoroti kemampuan sistem dalam menangani ketidakpastian dengan memprioritaskan palatabilitas tinggi untuk mengompensasi kandungan gizi yang belum maksimal. Kesimpulannya, pendekatan berbasis fuzzy ini efektif mendukung pengambilan keputusan dengan menyeimbangkan standar gizi dan faktor preferensi, sehingga meminimalisir sisa makanan (food waste) dan menjamin efektivitas program.
Penerapan Logika Fuzzy Sugeno dalam Menentukan Tingkat Kelayakan Makanan pada Katering Sekolah
M Naufal Ramadhan;
M. Reffy;
Khairul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penentuan tingkat kelayakan makanan merupakan aspek krusial dalam mengevaluasi kualitas layanan katering di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem berbasis logika fuzzy dengan metode Sugeno untuk menganalisis tingkat kelayakan makanan katering. Metode Sugeno dipilih karena kemampuannya menghasilkan keluaran numerik yang lebih presisi, sehingga memudahkan pengambilan keputusan berbasis data. Parameter input yang digunakan meliputi rasa makanan dan kandungan gizi, yang masing-masing dirumuskan ke dalam fungsi keanggotaan fuzzy. Sistem ini dibangun menggunakan aturan Fuzzy IF-THEN, di mana outputnya adalah nilai kelayakan dalam rentang 0-100. Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi antara rasa yang baik dan gizi yang tinggi dapat menghasilkan nilai kelayakan hingga 90%. Sistem ini diharapkan dapat membantu pengelola katering dan pihak sekolah dalam memantau kualitas makanan secara objektif serta merancang strategi penyajian menu yang lebih tepat sasaran bagi siswa.
Penerapan Logika Fuzzy dalam Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Pasien Rumah Sakit
Sri Rahmayani;
Khairul Saleh;
Al muhrezi
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/merkurius.v4i1.1452
Hospitals often face difficulties in determining patient treatment priorities due to limited medical resources and the uncertainty of patient conditions. Conventional prioritization methods tend to rely on subjective judgment, which can lead to inconsistent decisions and delays in treatment. This study aims to apply fuzzy logic in a decision support system to determine patient priority levels more objectively and systematically. The proposed method utilizes a fuzzy inference system that processes several criteria, including the severity of symptoms, vital signs, patient age, and waiting time. These criteria are represented as fuzzy sets and evaluated using a set of inference rules to generate priority classifications. The results indicate that the fuzzy logic–based system is able to classify patient priorities more consistently and transparently compared to manual assessment. The system provides clear priority categories that can support medical staff in making faster and more accurate decisions. The findings imply that the implementation of fuzzy logic in hospital decision support systems can improve the quality of healthcare services, enhance fairness in patient handling, and optimize the allocation of medical resources, particularly in emergency and high-demand situations.