Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Estetika dan Makna Ruang Publik: Studi Pantai Parkit Padang Pasca Banjir 2025 Ghina Asyifa Rahmadani; Aulia Nabila Sarweni; Avisenna Jemika; Aliya Rhamadani; Aulia Agustina W; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi estetika dan makna ruang publik Pantai Parkit Padang pasca bencana galodo (banjir bandang) yang terjadi pada November 2025. Penelitian ini penting dilakukan mengingat bencana tersebut menyebabkan perubahan morfologi pesisir yang ekstrem, termasuk terbentuknya pulau baru akibat sedimentasi dan mundurnya garis pantai, sehingga mendorong perubahan signifikan dalam cara masyarakat memandang, menggunakan, dan memaknai ruang publik tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus yang dilaksanakan di Pantai Parkit, Kota Padang pada tahun 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak enam orang, terdiri dari empat pengunjung, satu pelaku UMKM, dan satu masyarakat lokal. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir 2025 mengubah kondisi fisik, sosial, dan ekonomi kawasan secara bersamaan: kondisi kebersihan menurun akibat tumpukan kayu dan sampah plastik, namun terbentuknya pulau baru justru melahirkan daya tarik wisata baru yang meningkatkan keragaman pengunjung. Perubahan ini turut memengaruhi pola penggunaan ruang publik, memunculkan solidaritas sekaligus konflik pemanfaatan sumber daya, serta mendorong adaptasi ekonomi bagi pelaku UMKM. Yang menarik dari penelitian ini adalah bagaimana sebuah bencana alam secara paradoks tidak hanya merusak, tetapi juga menciptakan makna ruang publik baru yang berbasis fenomena geomorfologis unik di tengah masyarakat urban pesisir.
Transformasi Kehidupan Sosial Masyarakat Pasca Banjir Bandang di Lubuak Minturun Kota Padang Aisyah Zahra; Adzmy Altha Azkiya; Zuama Furgani; Atiqah Mufidah; Marwatil Husna; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kehidupan sosial masyarakat pasca banjir bandang di kawasan Air Dingin, Kelurahan Lubuak Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini penting dilakukan karena banjir bandang tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian ekonomi, tetapi juga memengaruhi pola kehidupan sosial masyarakat yang terdampak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan melibatkan sepuluh (10) orang informan yang terdiri dari masyarakat terdampak banjir bandang dan tokoh masyarakat setempat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens untuk memahami hubungan antara tindakan masyarakat dan perubahan struktur sosial pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir bandang telah mendorong terjadinya transformasi kehidupan sosial masyarakat yang ditandai dengan menguatnya pola interaksi sosial melalui meningkatnya solidaritas dan gotong royong antarwarga, perubahan mata pencaharian sebagai bentuk adaptasi ekonomi pascabencana, serta meningkatnya kesadaran lingkungan dan kewaspadaan terhadap risiko bencana. Selain itu, masyarakat juga membangun ketahanan sosial melalui komunikasi dan kesiapsiagaan berbasis komunitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi korban bencana, tetapi juga berperan sebagai agen yang mampu beradaptasi dan membentuk struktur sosial baru yang lebih tangguh dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.
Transformasi Fungsi Ruang Pesisir dan Dinamika Ekonomi Lokal Pascabanjir Bandang di Pantai Parkit Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang Ratu Fitri Aisyah; Hawa Fadillah Islami; Tasya Martasari; Fatimah Azzahra; Habibi Bil Ma'ruf; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana transformasi fungsi ruang pesisir terjadi pascabanjir bandang, bagaimana dinamika ekonomi lokal berkembang, serta bagaimana masyarakat beradaptasi dalam mempertahankan kehidupan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan nelayan, pedagang, masyarakat sekitar, serta pengunjung Pantai Parkit. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pascabanjir bandang terjadi perubahan fungsi ruang pesisir dari kawasan yang sebelumnya lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat lokal menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi wisatawan karena perubahan bentang alam yang dianggap menarik. Perubahan tersebut turut memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat. Aktivitas perikanan mengalami berbagai kendala akibat sedimentasi dan kerusakan alat tangkap, tetapi di sisi lain muncul peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan kayu sisa banjir, aktivitas jasa, dan meningkatnya kunjungan wisatawan. Selain itu, masyarakat juga melakukan berbagai bentuk adaptasi, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengatur aktivitas pengunjung, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa banjir bandang telah mendorong terjadinya transformasi ruang pesisir yang berdampak pada perubahan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus melahirkan berbagai strategi adaptasi untuk mempertahankan keberlangsungan kehidupan di tengah kondisi pascabencana.
Resiliensi Masyarakat terhadap Perubahan Sosial Pasca Bencana Galodo di Lubuk Minturun Adellia Mutiara Putri; Delmira Syafrini; Nora Susilawati; Elsa Putri Hardyanti; Fara Aisyah Zalma; Nur Aisyah; Aget Sapriadi; Tommy Adam
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.575

Abstract

Bencana galodo tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Pascabencana, masyarakat dihadapkan pada perubahan kondisi lingkungan, terganggunya aktivitas ekonomi, serta munculnya rasa takut dan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya bencana kembali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami resiliensi masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah tujuh orang informan masyarakat terdampak Galodo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan  dokumentasi. Teknik analisis data  menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perubahan sosial pada kondisi lingkungan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial pascabencana Galodo. Meskipun masyarakat mengalami ketakutan, kerugian material, dan penurunan aktivitas ekonomi, masyarakat tetap mampu membangun resiliensi sosial melalui kegiatan gotong royong, solidaritas sosial,  mempertahankan mata pencaharian, serta dukungan dari pemerintah dan  relawan dalam proses pemulihan pascabencana. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi masyarakat pascabencana Galodo tidak hanya terlihat dari kemampuan masyarakat bertahan menghadapi krisis, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan solidaritas sosial dan keberlangsungan kehidupan sosial di tengah perubahan sosial akibat bencana.Bencana galodo tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Pascabencana, masyarakat dihadapkan pada perubahan kondisi lingkungan, terganggunya aktivitas ekonomi, serta munculnya rasa takut dan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya bencana kembali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami resiliensi masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi masyarakat terhadap perubahan sosial pascabencana Galodo di Lubuk Minturun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah tujuh orang informan masyarakat terdampak Galodo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan  dokumentasi. Teknik analisis data  menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perubahan sosial pada kondisi lingkungan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial pascabencana Galodo. Meskipun masyarakat mengalami ketakutan, kerugian material, dan penurunan aktivitas ekonomi, masyarakat tetap mampu membangun resiliensi sosial melalui kegiatan gotong royong, solidaritas sosial,  mempertahankan mata pencaharian, serta dukungan dari pemerintah dan  relawan dalam proses pemulihan pascabencana. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi masyarakat pascabencana Galodo tidak hanya terlihat dari kemampuan masyarakat bertahan menghadapi krisis, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan solidaritas sosial dan keberlangsungan kehidupan sosial di tengah perubahan sosial akibat bencana.
Tansformasi Kehidupan Sosial Masyarakat Pasca Bencana Banjir Bandang di Kawasan Gunung Nago Kota Padang Riva Nasrila; Delmira Syafrini; Shilva Putri Mahendra; Metra Alvionita; Sandro J.O Tampubolon; Ratih Haifa Putri
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.578

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi kehidupan sosial masyarakat pasca bencana di kawasan Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Penelitian ini dilakukan karena masih terbatasnya kajian yang secara khusus membahas transformasi kehidupan sosial masyarakat pasca bencana di kawasan Gunung Nago, terutama yang mencakup perubahan kondisi sosial, ekonomi, solidaritas sosial, dan strategi adaptasi masyarakat secara komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan kondisi sosial masyarakat, perubahan ekonomi dan mata pencaharian, bentuk solidaritas sosial, serta strategi adaptasi masyarakat dalam menghadapi kondisi pasca bencana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan penelitian berjumlah 8 (delapan) orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas masyarakat terdampak bencana, pedagang, pencari pasir dan batu, serta warga yang memahami kondisi sosial masyarakat pasca bencana. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan perspektif teori struktural fungsional AGIL Talcott Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana telah menyebabkan transformasi kehidupan sosial masyarakat yang ditandai oleh menurunnya aktivitas sosial, munculnya trauma dan kewaspadaan kolektif, terganggunya kondisi ekonomi akibat berkurangnya mata pencaharian utama, serta berubahnya pola interaksi sosial masyarakat. Di sisi lain, solidaritas sosial masyarakat mengalami penguatan melalui kegiatan gotong royong, saling membantu, dan kerja sama dalam proses pemulihan pasca bencana. Masyarakat juga menunjukkan kemampuan adaptasi melalui pencarian sumber penghasilan alternatif, penguatan jaringan sosial, dan peningkatan kesadaran terhadap kesiapsiagaan bencana. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa bencana tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mendorong terjadinya transformasi sosial yang membentuk pola kehidupan masyarakat yang baru.
Ketimpangan Paparan Risiko Bencana: Modal Sosial dalam Resiliensi Masyarakat Pascabencana di Kelurahan Kapalo Koto Kota Padang Eva Dwi Iswari; Delmira Syafrini; Fauzi Ariansyah; Annisya Sukma Dewi; Syiva Rezki; Daffa Febrian; Roby Syafwar; Nuwirman Nuwirman
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.582

Abstract

Bencana banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang, telah menimbulkan dampak yang signifikan dengan tingkat kerentanan yang tidak merata akibat adanya ketimpangan paparan risiko bencana. Perbedaan kondisi sosial-ekonomi, kepemilikan sumber daya, serta kapasitas adaptasi menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan yang bervariasi dalam proses pemulihan pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan paparan risiko bencana serta mengkaji peran modal sosial dalam membangun resiliensi masyarakat pascabencana di Kelurahan Kapalo Koto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe kajian etnosains. Informan penelitian berjumlah 8 (delapan) orang yang dipilih secara purposive sampling, terdiri dari masyarakat terdampak bencana, tokoh masyarakat, pemuda setempat, dan korban bencana. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan paparan risiko bencana terefleksi pada perbedaan tingkat kerusakan aset fisik, kehilangan mata pencaharian, serta kemampuan ekonomi pascabencana. Di tengah keterbatasan tersebut, modal sosial yang termanifestasi melalui praktik gotong royong, solidaritas, hubungan saling percaya, dan jaringan sosial antarwarga terbukti menjadi sumber daya kunci dalam memperkuat resiliensi kolektif. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan manajemen bencana tidak dapat hanya bertumpu pada mitigasi fisik, tetapi harus mengintegrasikan penguatan modal sosial sebagai variabel krusial dalam pemulihan berkelanjutan (sustainable recovery). Penelitian ini memiliki limitasi pada lingkup lokus yang spesifik, sehingga disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas cakupan wilayah penelitian dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran guna menguji peran kebijakan kelembagaan dan faktor ekonomi secara lebih komprehensif.
Development of River Ecotourism Based on Sustainable Culture in Nagari Manggopoh Agam Regency, West Sumatera Muhyiatul Fadilah; Suci Fajrina; Delmira Syafrini; Tazkiyah Yuanda; Ghina Salsabila
Pelita Eksakta Vol 8 No 1 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss01/254

Abstract

The concept of world tourism has shifted and is moving towards an ecotourism model due to the saturation of tourists visiting artificial tourist attractions. Nagari Manggopoh, located in Agam Regency, West Sumatra Province, has an image as an area rich in ecotourism potential. This is supported by the potential of the Kalulutan River that stretches across Nagari Manggopoh. One of the very unique natural resources found in the waters of the Kalulutan River is Lubuk Larangan. However, Lubuk Larangan, which should be a protection zone for the sustainability of natural resources, has instead become a popular destination for anglers from various regions in Agam Regency. This can result in overfishing. In addition, uncontrolled tourist visits can cause a decrease in the fish population in the river because the activities carried out by these tourists can disrupt the overall aquatic ecosystem. The purpose of this community partnership program is to provide training to the Dasa Wisma Mawar 1 group in an effort to develop sustainable culture-based river ecotourism in Nagari Manggopoh, Agam Regency, West Sumatra Province through a community empowerment approach (community base development). The implementation method used is Oriented-Project Planning (OPP). Based on the results of the study, it can be seen that training on river ecotourism development based on sustainable culture in Nagari Manggopoh is able to increase participants' knowledge about the concept of river ecotourism development and management based on sustainable culture.
Social Cohesion Through Cross Cultural Social Interaction in a Multiethnic School: A Study at SMA Negeri 2 Minas, Riau Rizki Hardi Nata; Wirdanengsih; Erianjoni; Delmira Syafrini; Rosmadi Bin Fauzi
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i1.2594

Abstract

This study examines cross cultural interaction and social cohesion in a multicultural school environment at SMA Negeri 2 Minas, Riau. Cultural diversity in Indonesian schools continues to grow, bringing students from different ethnic backgrounds into shared social spaces. Differences in language, communication styles, and cultural values influence interaction patterns and shape the quality of social relationships among students. The study aims to analyze the dynamics of cross cultural interaction, to explore students’ lived experiences, and to examine the formation of social cohesion in a multietnic school setting. A qualitative approach with a phenomenological design was employed. Data were collected through in depth interviews, observations, and documentation involving students and teachers. Data analysis included data reduction, categorization, and interpretation to identify patterns and meanings. The findings indicate that cross cultural interaction occurs in both formal and informal activities. Students experience acceptance and comfort, as well as challenges such as miscommunication, stereotypes, and group based interaction. Social cohesion develops through shared activities, common interests, and the role of teachers in facilitating interaction, although it is not evenly distributed across all groups. In conclusion, cross cultural interaction shapes students’ social experiences and contributes to the gradual formation of social cohesion through ongoing interaction and adaptation in a multicultural school environment.
Konstruksi Gaya Hidup Skena Kalcer di Kalangan Remaja Kota Padang Muhammad Reza Kurnia; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1508

Abstract

Artikel ini tentang fenomena skena kalcer sebagai bentuk ekspresi diri dan identitas baru di kalangan remaja urban, khususnya di Kota Padang. Gaya hidup ini tidak hanya mencakup aspek fashion dan musik, tetapi juga menjadi media untuk pembentukan identitas sosial dan pencarian pengakuan di lingkungan sebaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konstruksi gaya hidup skena kalcer terbentuk dengan menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, teknik snowball, dan melibatkan 10 informan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi gaya hidup skena kalcer berlangsung melalui tiga tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Eksternalisasi tampak melalui ekspresi remaja dalam fashion, musik, dan aktivitas nongkrong di coffee shop, objektivasi muncul ketika simbol-simbol tersebut diterima sebagai ciri khas anak skena kalcer; dan internalisasi terjadi ketika nilai-nilai skena kalcer melekat sebagai bagian dari identitas diri. Temuan ini memperlihatkan dinamika sosial dan kultural remaja dalam membangun identitas di tengah budaya populer dan media digital.
Objektivitas Penilaian Guru Pamong Pada Kompetensi Mahasiswa PLK Sosiologi 2021/2022 Universitas Negeri Padang di Kota Padang Dinda Mellnia E; Nurlizawati Nurlizawati; Delmira Syafrini
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i2.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis objektivitas guru pamong dalam memeberikan penilaian pada mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022 Universitas Negeri Padang Di Kota Padang. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini dikarenakan masalah objektivitas penilaian guru pamong pada mahasiswa PLK ini menjadi permasalahan yang terjadi setiap periode PLK dilaksanakan, hingga hal tersebut membuat proses penilaian kepada mahasiswa PLK ini menjadi tidak objektif karena guru pamong melakukan penilaian yang timpang tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa PLK hingga akhirnya hal ini mempengaruhi objektivitas penilaian guru pamong pada kompetensi mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan tipe studi kasus, pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 7 orang informan yaitu guru pamong sosiologi, 5 orang mahasiswa PLK. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian di SMAN 1 Padang, SMAN 2 Padang, SMAN 5 Padang, SMAN 7 Padang, SMA Pembangunan Laboratorium UNP, SMA Pertiwi 1 Padang. Hasil penelitian ini menunjukan objektivitas penilaian yang dilakukan oleh guru pamong ketika memberikan penilaian pada mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022 dapat dikatakan timpang karena guru pamong melakukan penilaian tidak sesusai dengan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa PLK yang artinya penilaian yang dilakukan guru pamong tersebut mempengaruhi objektivitas. Dilihat dari 3 aspek dan 5 faktor penilaian yang di lakukan oleh guru pamong yaitu aspek profesional yang meliputi; 2 faktor yaitu: Pemberian nilai PLK didasarkan keterlibatan membantu merancang perangkat pembelajaran guru pamong, penilaian dilakukan oleh mahasiswa bersangkutan. Aspek emosional dan keperibadian yang meliputi; Rasa simpati dan empati guru pamong dalam memberikan penilaian, sikap patuh dan kedisiplinan mahasiswa mempengaruhi penilaian, toleransi terhadap kesalahan sebagai proses belajar serta aspek sosial.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Adellia Mutiara Putri Adinda Larashati Azzahra Adiyalmon Adiyalmon Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Adzmy Altha Azkiya Afriva Khaidir Aget Sapriadi Aget Sepriadi Agus Ramanda Ahmad Yusuf Ahmad Zia Fadelzi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Aldya Andhika Adlan Alifia Izmi Azzahra Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alpin Muhardika Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ameydea Nisratil Wahyuni Ananta, Chelly Andrianus Andrianus Andrianus Andrianus, Andrianus Angga Dayu Satria Anggara Surya Pratama Anggita Mutia Sari Ani Agustina Ani Gustina Annisa Febriana Yasmin Annisa Khomsi Rahmawati Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Arieska Dwi Asmil Arone, Chikita Artha Yudilla Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Agustina W Aulia Agustina Wardianti Aulia Mailiana Aulia Nabila Sarweni Aulia Uzzaki Avisenna Jemika Aziza Zakiah Azmi Fitrsia Baehaqi Bima Hesadiwana Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Pertama Callista Salma Nathania Carina Rianto Catur Widiatmoko Catur Widiatmoko Daffa Febrian Daffaa Febryan Darwas, Rahmadini Dendy Marta Putra Deo Antoni Pratama Deptiana Sari, Manya Dewi Sartika Nainggolan Dewi, Susi Fitria Diah Handayani Lubis Dian Aulia Purnama Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dila Aulia Dimas Alji Prasetyo Dinda Mellnia E Dira April Indria Dwi Kurnia Putri Dwi Sulistia Wati Dwiyuliana Putri Dyanatul Arsyi Eka Asih Febriani Elank Jatadris Elbunia Untari Elsa Putri Hardyanti Elsa Rahayu Elvaririn Elvaririn Elvina Rusma Nengsih Elvira Gustia Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Erda Fitriani Erda Fitriani Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Erianjoni Eva Dwi Iswari Exelly Ananda Rinzzy Eza Permata Sari Fadilah , Muhyiatul Fadilla Saputri Fadilla Saputri FAJRINA, SUCI Fanny Pratiwi, Fanny Fara Aisyah Zalma Farhan Alhi Linadri Farhan Alhu Linadri Farisa Farisa Aulia Fathia Elkhaira Fatimah Azzahra Fatmariza Fatmariza Fatmariza Fauzanah Fauzan El Muhammady Fauzi Ariansyah Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Feby Tria Octari Fira Fadila Fitri Arsih Fitri Yanti Fitri Yulianti Fitria Afifah Fitrisia Munir Fitrisia, Azmi Ghina Asyifa Rahmadani Ghina Salsabila Gustila Hasanah Habibi Bil Ma'ruf Hafid Pradana Halimahtusyadiah Liszar Awalni Awalni Hamila Yatursi Hana Thalia Puspita Hanafi Saputra Hanafi Saputra, Hanafi Hanifa Yulia Putri Hanna Alifia Handi Harahap, Elina Wasila Harsellya Humayrrah Havizah Permata. S Hawa Fadillah Islami Husnatul Ayni Ika Sandra Ike Sylvia Ikhwan Ikhwan Ikhwan Indah Syafitri Indrawadi, Junaidi Indriasari, Ratna Intan Afri Yunita Intan Amanda Wulandari Intan Wulan Dari Irvan Rasyid Irwan Saputra Isnarmi Moeis Jannatul Arifa Jessica Devani Jihan Afifah Kartika, Rani Khair, Otti Ilham Khaira Nisa Khairah Fadlah Nasifa Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khoirin Yelnisa Kiki Amalia Citra Laras Andira Larasta Agustina Leona Saskia Letta Maharani Lia Amelia Lia Amelia Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Lovia Phica Yola Emilza M. Arkhan Rodhiah Maitri Pinta Mardhiah, Desy Maria Montesossori Marlina, Yayuk Marsya Fitri Sazali Marwatil Husna Mela Yuliana Melia Susanti Susanti Metra Alvionita Mila Gusnita Mira Hasti Hasmira Mitzy Metaria Situmorang Monatio siregar Mona Monica Putri Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad Arif Muhammad David Hendra Muhammad Falih Al Hakim Muhammad Gauvi Al Mustakim Muhammad Hidayat Muhammad Rafif Aradhi Muhammad Raihan Iwata Muhammad Reza Kurnia Muhammad Rif'an Muhammad Rifat Armensyah Muhammad Rivaldo Agriza Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Muhammad Yahya Muhyiatul Fadilah Muhyiatul Fadilah Muliati Sukma Munir, Fitrisia Mutia Puspita Sari Mutiara Mutiara Mutiara Qolbuna Nabila Zavrilia Nada Nabilah Nada Nafisyah Salsabila Nadinda Jeehan Frischa Nadya Komala Firsty Nadyan Achmad Nafisa Reva Arianto Nahdah Kamilia Nailatul Husna Najwa Izzatul Waafirah Najwa Rosyidah Nara Ramadani Natasya Epriline Alvin Natasya Permata Guselsa Naysila Berliandri Putri Nazifa Neysha Gumanti Nazwa Luthfia Maisa Nazwa Wahyuni Neza Rahma Dianti Niken ayu Pratiwi Nindya Shafwa Ningsih, Tri Zahra Niswani Rahmi Nora Susilawati Nora, Desri Novran Juliandri Bhakti Nur Aini Nur Aisyah Nurhaliza Maharani Nurlizawati Nurlizawati, Nurlizawati Nurul Muthia Afifah Nuwirman Nuwirman Ofianto, Ofianto Oktarina, Sherly OTTI ILHAM KHAIR Permata, Bunga Dinda Priskila Natasia Br. Saragih Pujawulan Dari Puti Syahira Putra Fahrishal Pratama Putra, Dendy Marta Putri Cindy Clarissa Putri Cindy Clarissa Clarissa Putri Fatima Natasha Putri Rahma Dani Qavka Navisa Rahimullaily Rahimullaily Rahma Juita Rahman, Sabar Aulia Rahmat Maulana Kurniawan Rahmat Maulana Kurniawan Rahmi, Ulfia Raihani Sava Alzena Ramadani Fitriyah Harahap Rani Kartika Rara Amanda Rara Indah Mutiara Rasya Dwi Raditia Rasyadah Karimah Ratih Haifa Putri Ratna Indriasari Ratna Juwita Ratu Fitri Aisyah Raudhah Binti Rustam Refni Junita Sari Refny Yanti Rena Asmiranda Renaldi Aprinel Putra Reno Fernandes Reri Damai Gea Restian Oktavia Reza Mai Saputri Saputri Rezki Amelia Rezki Amelia Safitri Rezki Rinaldi Rhavy Ferdyan Rianto Rofendra Nababan Rice Yunica Azkia Ridha Alma Rina Minita Gusliana Rina Rasyada Rasyada Ririn Desti Putri Riva Nasrila Rizki Hardi Nata Rizky Azzrany Roby Syafwar Roni Ramadani Rosalina Mustika Sari Rosidah Rosidah Rosmadi Bin Fauzi Sabar Aulia Rahman Sabrina Asifa U Nabila Sabrina Asyifa U Nabila Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa Salina Salina Salma Azzahra Nabila Salma Hayati Salsa Martavena Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Salsabila Ramadhani Sitompul Salsabila, Ghina Salsabilla Ummara Sandro J.O Tampubolon Saputri, Fadilla Sausan Meilany Putri Selfira Cania Selvia Putri Darni Septrian Ramadhani Shifa Hulqha Andari Shilva Putri Mahendra Shinta Rahmadhani Silfia Rahmi Siti Faizah Atika Maisyah Siti Jasmine Syifa Al-Mira Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi Siti Roziana Sonia Sonia Stefani Karina Syafitri Suci Fajrina Sufia Amini Sukma Puspita Sawitri Syadza Hanifa Putri Syahputri, Rima Syahrurozi Maulana Putra Syaiful Wahid Syaluna Nabila Prisyairin Syarah Maulina Putri Syifah Ayu Lia Sabrina Syiva Rezki Tasya Afridani Tasya Martasari Tazkiyah Yuanda Tiara Putri Anggraini Tiara Sabrina Wulandari Tiara Syabrina Wulandari Tommy Adam Tri Sandy Mareta Ufhira Nizea Vioni Siti Nurhadijah Wahyuni, Sri Welasari Welasari Welasari, Welasari Wirdanengsih Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yola Handayani Yolanda, May Nessa Yosi Azari Yuanda, Tazkiyah Yudrison Yulia Rahmadona Zahara Rijani Zahra Najla Zaki Ibnu Rasyid Zaki Mubarok Arrafly Zakiyati Zahra Zhaskiah Amelia Zikri Alfarozi Zil Khairani Zola Fernando Zoya Anandhita Ifwan Zuama Furgani Zusmelia Zusmelia