p-Index From 2021 - 2026
17.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Public Health of Indonesia Preventif Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Abdi Masyarakat Indonesia Berdaya Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Community Research Of Epidemiology (CORE) Endemis Journal Idea Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Student Scientific Creativity Journal Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KOLONI Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Health Sciences and Epidemiology Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Kesehatan Global Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) Jurnal Pengabdian Cendekia Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Variable Research Journal Journal of Epidemiology and Health Sciences Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan JK3UHO Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Strengthening the Role of Community Health Workers in High Stunting Prevalence Areas of Kendari City, Southeast Sulawesi Province, Indonesia: A Qualitative Study Bahar, Hartati; Effendy, Devi Savitri; Lestari, Hariati
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.983

Abstract

Background: The role of posyandu (integrated health post) cadres constitutes a critical pillar in accelerating stunting reduction efforts in Indonesia. Nevertheless, in practice, their contribution is often perceived as supplementary within primary healthcare services. Objective: This study aims to conduct an in-depth analysis of the strengths of posyandu cadres in assuming an active role in stunting reduction efforts in the stunting locus area of Dapu-dapura Village. Methods: This qualitative study employed three data collection techniques: focus group discussions (FGDs), in-depth interviews, and direct observations. Two FGD sessions were conducted, and interview transcripts were analyzed using content analysis. Informants included posyandu cadres, healthcare workers, mothers of stunted children, and local government representatives. A total of 16 participants aged 28 to 63 years were involved. Results: The findings indicate that elderly cadres (60+ years) possess greater experience and employ interpersonal approaches that are more readily accepted by the community than younger cadres. These senior cadres have effectively shifted maternal perceptions related to stunting stigma, particularly among those hesitant to attend posyandu. They serve as key intermediaries connecting healthcare workers responsible for program implementation with mothers as service users. Strategic efforts are needed to prepare younger cadres to gradually assume these roles as part of cadre regeneration. Conclusion: Posyandu cadres in Dapu-dapura Village play an essential intermediary role in stunting prevention; however, their performance is constrained by social stigma, limited maternal nutritional literacy, and geographic barriers. Strengthening competencies in management, measurement accuracy, and counseling is necessary to enhance their effectiveness in contributing to stunting reduction at the community level.
Hubungan Penggunaan Media Sosial (Frekuensi, Durasi, dan Jenis Media Sosial) terhadap Kesehatan Mental Remaja Kota Kendari Lestari, Hariati; Supryatno, Adi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 6 No 03 (2025): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 06 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penggunaan media sosial pada remaja semakin meningkat dan menjadi perhatian karena potensi dampaknya terhadap kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan media sosial yang meliputi frekuensi, durasi, dan jenis media sosial dengan kesehatan mental siswa di SMA Negeri 9 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 siswa kelas X, XI, dan XII yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner penggunaan media sosial dan kuesioner kesehatan mental. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki frekuensi penggunaan media sosial tinggi (50,6%), durasi penggunaan sedang hingga tinggi (83,2%), dan jenis media sosial yang paling banyak digunakan adalah TikTok (37,3%). Selain itu, mayoritas responden berada pada kategori kesehatan mental abnormal (75,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis media sosial (p = 0,486), durasi penggunaan media sosial (p = 0,525), maupun frekuensi penggunaan media sosial (p = 0,625) dengan kesehatan mental siswa. Meskipun demikian, pola distribusi menunjukkan kecenderungan meningkatnya proporsi gangguan kesehatan mental pada siswa dengan penggunaan media sosial yang lebih intens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial belum terbukti berhubungan secara statistik dengan kesehatan mental siswa SMA Negeri 9 Kendari, namun diperlukan perhatian terhadap intensitas penggunaannya. Keywords : Penggunaan media sosial, kesehatan mental, remaja Absctract Social media use among adolescents continues to increase and has raised concerns regarding its potential impact on mental health. This study aimed to analyze the relationship between social media use, including frequency, duration, and type of social media, and the mental health of students at SMA Negeri 9 Kendari. This study employed an analytic observational method with a cross-sectional design. A total of 83 students from grades X, XI, and XII were selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected online using questionnaires on social media use and mental health. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results showed that most students had a high frequency of social media use (50.6%), moderate to high duration of use (83.2%), and TikTok was the most frequently used platform (37.3%). Furthermore, the majority of respondents were categorized as having abnormal mental health conditions (75.9%). Bivariate analysis indicated that there was no significant relationship between type of social media (p = 0.486), duration of social media use (p = 0.525), and frequency of social media use (p = 0.625) with students’ mental health status. However, the distribution pattern suggested a tendency toward poorer mental health among students with more intensive social media use. This study concludes that social media use was not statistically associated with students’ mental health, although monitoring and guidance on social media use remain important Keywords : Social Media Use, Mental Health, Adolescents
GAMBARAN STIGMA, DUKUNGAN KELUARGA, DUKUNGAN SOSIAL, SELF-ESTEEM DAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN YANG HIDUP DENGAN HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO LEPO TAHUN 2025 Lestari, Hariati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 6 No 03 (2025): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 06 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan yang tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga menimbulkan permasalahan psikososial pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), seperti stigma, rendahnya dukungan keluarga dan sosial, penurunan self-esteem, serta meningkatnya risiko depresi yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan stigma, dukungan keluarga, dukungan sosial, self-esteem, dan tingkat depresi pada ODHA di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada 26 ODHA yang menjalani pengobatan pada bulan November 2025 lalu dipilih secara accidental sampling. Instrumen kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini Berger HIV Stigma Scale, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan Patient Health Questionnaire (PHQ-9), dengan analisis data secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami stigma tingkat menengah (57,7%), memiliki dukungan keluarga tinggi (50,0%) dan dukungan sosial sedang (50,0%), namun lebih dari setengah responden memiliki self-esteem rendah (53,8%). Tingkat depresi terbanyak berada pada kategori sedang hingga berat (38,5%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa stigma, dukungan keluarga, dukungan sosial, dan self-esteem berkaitan dengan tingkat depresi pada ODHA. Untuk itu diperlukan layanan HIV/AIDS yang terintegrasi dengan intervensi psikososial. Keywords : HIV/AIDS, Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), Stigma, Dukungan Sosial, Self-Esteem, Tingkat Depresi. Absctract HIV/AIDS is a health problem that not only affects physical aspects but also causes psychosocial problems among People Living with HIV/AIDS (PLWHA), such as stigma, low family and social support, decreased self-esteem, and an increased risk of depression, which can affect quality of life and treatment success. This study aimed to describe stigma, family support, social support, self-esteem, and levels of depression among PLWHA in the service area of the Lepo-Lepo Public Health Center, Kendari City, in 2025. The study employed a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach involving 26 PLWHA who were undergoing treatment in November 2025 and were selected using accidental sampling. Research instruments included the Berger HIV Stigma Scale, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), the Rosenberg Self-Esteem Scale, and the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), with data analyzed using univariate analysis. The results showed that most respondents experienced a moderate level of stigma (57.7%), had high family support (50.0%) and moderate social support (50.0%); however, more than half of the respondents had low self-esteem (53.8%). The highest proportion of depression levels fell into the moderate to severe category (38.5%). The conclusion of this study indicates that stigma, family support, social support, and self-esteem are associated with levels of depression among PLWHA. Therefore, integrated HIV/AIDS services combined with psychosocial interventions are needed Keywords: HIV/AIDS, People Living with HIV/AIDS (PLWHA), Stigma, Social Support, Self Esteem, Level of Depression
STUDI  EPIDEMIOLOGI KEJADIAN KERACUNAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS PADA SISWA SMA DI KOTA BAUBAU TAHUN 2025 Maemuna, Nurmut; Lestari, Hariati; Akifah, Akifah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), terutama pada program makanan massal seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Meskipun umumnya tidak menyebabkan kematian, kejadian ini dapat berdampak pada gangguan kesehatan siswa serta menurunkan aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran epidemiologi kejadian keracunan makanan pada siswa SMA di Kota Baubau tahun 2025 berdasarkan distribusi orang (person), tempat (place), dan waktu (time). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan rancangan case report. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA yang mengalami kejadian keracunan makanan sebanyak 170 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta didukung data sekunder dari dinas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (51%) dan berada pada kelompok usia 16–18 tahun (78%). Jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah nasi (36,9%) dan ayam kuah santan (18,8%). Gejala yang paling sering dialami adalah sakit perut, pusing, mual, dan muntah, serta sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (51,2%). Berdasarkan distribusi tempat, kasus terbanyak terjadi pada kelas XII (41,2%) dan mayoritas responden tidak melakukan pengobatan (67%). Berdasarkan waktu, puncak kejadian terjadi pada 16 September 2025 dengan masa inkubasi berkisar 4–35 jam. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kejadian ini merupakan KLB dengan sumber paparan tunggal, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan keamanan pangan dalam program MBG.
HUBUNGAN HIGIENE PENJAMAH, SANITASI PERALATAN, DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA MINUMAN DI KANTIN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2026 Aryanti, Shinta Dwi; Lestari, Hariati; Handayani, Listy
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontaminasi mikroba pada minuman di kantin sekolah dasar masih menjadi masalah kesehatan yang berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan higiene penjamah, sanitasi peralatan, dan sanitasi lingkungan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada minuman di kantin sekolah dasar di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel berjumlah 30 diambil secara total dari pedagang minuman, dengan pengumpulan data melalui observasi dan pemeriksaan laboratorium. Hasil menunjukkan sebagian besar sampel terkontaminasi bakteri. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara higiene penjamah dengan keberadaan bakteri (p=0,041), sanitasi peralatan (p=0,021), dan sanitasi lingkungan (p=0,001). Disimpulkan bahwa praktik higiene dan sanitasi yang kurang baik berhubungan dengan meningkatnya risiko kontaminasi pada minuman.
Gambaran Kadar Fenol Urine, Penggunaan APD, Durasi Kerja dan Keluhan Kesehatan pada Pekerja SPBU di Kota Kendari Nirmala; Lestari, Hariati; Hikmawati, Zainab
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i2.222

Abstract

Benzena (C6H6) termasuk senyawa hidrokarbon aromatik yang bersifat mudah menguap dan larut, serta memiliki beberapa turunan, di antaranya etilbenzena, kumena, anilin, klorobenzena, dan sikloheksana. Tingkat paparan benzena pada manusia dapat diketahui melalui biomarker fenol dalam urine dengan ambang normal menurut WHO yaitu kurang dari 25 mg/L. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kadar fenol urine, penggunaan alat pelindung diri (APD), lama kerja, serta keluhan kesehatan pada pekerja SPBU di Kota Kendari tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 32 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling, Data penelitian diolah dengan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi tiap variabel. Hasilnya, 6 responden (18,8%) punya kadar fenol urine >19 mg/L. Sementara itu, semua responden (100%) bekerja maksimal 8 jam/hari. Selain itu, mayoritas pekerja masih kurang patuh dalam penggunaan APD, yaitu sebanyak 21 responden (65,6%). Keluhan kesehatan yang paling sering dirasakan adalah mata perih, berair, atau terasa terbakar yang dialami oleh 22 responden (68,8%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pekerja SPBU masih berisiko mengalami paparan benzena yang terlihat dari adanya kadar fenol urine tidak normal, rendahnya kepatuhan penggunaan APD, serta munculnya berbagai keluhan kesehatan walaupun durasi kerja masih berada dalam batas normal.
Penyuluhan Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja SMPN 4 Kendari Hartati Bahar; Abdul Muhammad Adhan; Dea Septiani; Desrianti; Dilla Puspita Sari; Fajar Surya Rachmawati; Erfina Oktaviani; Febriana Muchtar; Devi Savitri Effendy; Hariati Lestari; Ramadhan Tosepu; Sartiah Yusran
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/6z0jms97

Abstract

Diabetes melitus termasuk dalam empat penyakit tidak menular utama yang menjadi prioritas penanganan oleh para pemimpin dunia, mengingat dampaknya yang besar terhadap kesehatan Masyarakat. Edukasi diabetes melitus merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka tentang penyakit diabetes, faktor risiko, dan cara mencegahnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, ice breaking dan permainan edukatif yaitu Ranking 1. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta. Hasil uji statistic menunjukkan adanya peningkatan nilai signifikan rata-rata pengetahuan dari 75,56 (pre-test) menjadi 96,66 (post-test) p<0,05. Dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan siswa setelah dilakukan penyuluhan mengenai bahaya diabetes melitus.
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pemandu Wisata Dalam Upaya Pencegahan Cacar Monyet (Monkeypox) Di Desa Wisata Liya Togo Sarni Rahmawati Layn; Hariati Lestari; Febriana Muchtar
KOLONI Vol. 2 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i3.500

Abstract

Monkeypox disease in humans is caused by the monkeypox virus (MPXV) which is a viral infectious disease of the orthopoxvirus genus. In 2022, the prevalence of monkeypox cases has increased rapidly worldwide and the disease has been declared a global public health emergency. In general, monkeypox case detection activities begin with the discovery of suspected/probable/confirmed cases on travelers such as research or foreign tourists. Indonesia as a country with tourism potential has a risk of monkeypox transmission from both local and foreign tourists. Tourist visits are closely related to tour guides who work by meeting various groups and being a group at risk of contracting the disease. The purpose of this study was to see an overview of the knowledge, attitudes and actions of tour guides in efforts to prevent monkeypox in Liya Togo Tourism Village. This type of research is a quantitative descriptive research by conducting surveys about knowledge, attitudes, and actions. The sample for this study was 80 people using a total sample, where all members of the population were respondents. The results of this study indicate that the respondents had good knowledge 35 people (43,7%) and lacked knowledge 45 people (56,3%). The respondents had positive attitudes 74 people (92,5%) and negative attitudes 6 people (7,5%). The respondents exhibited good actions 62 people (77,5%) and inadequate actions 18 people (22,5%). To optimise the knowledge of tour guides, it is expected that related parties can provide guidance to prevent the transmission of monkeypox and other infectious diseases.  Keywords: Knowledge, Attitude, Action, Monkeypox Prevention , Guide Tour
Pencegahan ISPA melalui Pembagian Masker dan Leaflet pada Pekerja Tambang di Desa Lambuluo, Konawe Utara Listy Handayani; Hariati Lestari; Hartati Bahar; Akifah; Sri Tungga Dewi; Waode Mitha Fatrisya S; Tri Amelia Nur; Wa Iki; Istiqomah Irwan
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2173

Abstract

Paparan debu dan polusi udara di lingkungan pertambangan menjadi faktor risiko penting terjadinya gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pada pekerja tambang. Desa Lambuluo, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara merupakan wilayah yang berada di sekitar aktivitas pertambangan sehingga pekerja berpotensi mengalami pajanan debu secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja tambang tentang bahaya polusi udara di tempat kerja serta mendorong perilaku pencegahan ISPA melalui pembagian masker dan media edukasi leaflet. Sasaran kegiatan adalah 40 pekerja tambang yang berdomisili di Desa Lambuluo. Kegiatan dilaksanakan pada 24–25 Juli 2025 dengan pendekatan door to door. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan dan pencetakan leaflet, penyiapan masker percontohan, distribusi paket masker dan leaflet, serta edukasi singkat mengenai bahaya debu tambang, dampaknya terhadap kesehatan pernapasan, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya mengganti masker apabila kotor atau rusak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan cakupan penerima masker dan leaflet, dengan indikator keberhasilan minimal 80% dari sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 38 dari 40 pekerja tambang menerima masker dan leaflet, dengan capaian sebesar 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan door to door efektif menjangkau pekerja dan memungkinkan penyampaian pesan kesehatan secara lebih personal. Kegiatan ini menjadi langkah awal promotif-preventif dalam pencegahan ISPA, namun perlu dilanjutkan dengan edukasi berkala, pemantauan kepatuhan penggunaan masker, dan pengendalian debu yang lebih komprehensif di lingkungan kerja tambang secara berkelanjutan oleh pihak terkait.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA-SISWI SMPN 20 KENDARI Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Pitrah Asfian; Hanin Mutiah; Helti; Ita Ayu Lestari; Kadek Ria Resiki; Habiba Kabsar; Hikmal Nuriansyah; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang dimulai dari peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku individu. Masih rendahnya pemahaman juga penerapan PHBS di kalangan siswa SMP mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi di SMP Negeri 20 Kendari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi cuci tangan, permainan edukatif, serta pengisian kuesioner pre-test dan post-test yang diikuti oleh 32 orang siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan siswa dari 56,25 pada pre-test menjadi 87,50 pada post-test, dengan nilai signifikansi p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik. Penerapan metode interaktif terbukti efektif meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk menciptakan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Co-Authors A.Daulat, Astrifatih Abdul Muhammad Adhan Adinda Salzabila Putri Afa, Jusniar Rusli Afrina, Yana Agnes Marsatika Hartoyo Agustin, Adelia Agustin, Gracia Indri Ahmad, Fakhrul Mubarak Aisyah, Sabrina Nurul Akib, Nurhijrianti Akifah Akifah Akifah Akifah Akifah Akifah, Akifah Albar Kalza, Lade Alda Agresiya Alfrida Alik Langgesa, Alfrida Alik Alini, Deswita Putri Cahya Aliya Aliya Alyssa Destiana Adnan Amalia Darma Munandar Amalia, Mila Ambo Upe Ananda Ninuk Rezkylia Andi Faisal Fachlevy Anesta, Resqy Nongri Anggau, Angela Anastasya Anika Nur Halisa Anisa Hul Jannah Annaba, Muh. Fitra Antimas, Nur Agusti Apriani Apriani Apriani Apriani Ardiansyah, Ririn Teguh Arnida, Fadhilah Alya Arsela Eka Putri Arsela Eka Putri Arum Dian Pratiwi Arum Shochichah Aryanti, Shinta Dwi Asdhar, Ahmad Asmaul Husna Asmiati Arif Aspadiah, Vica Asrianti Asrianti Ayu Anisa Putri A Ayu Silpina Cantika Alisyah Cece Suriani Ismail, Cece Suriani Chaerunissa Alhabsyi Cinta Stevi Syela Citra Lestari Dani, Yuliah Dassya Mukni Butuni Dea Febrian Dea Septiani Defriani Della Indriani Dera Kalvio Nita Desrianti Devi Emrianti Devi Puspitasari Devi Safitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Devi Takin Dewi Ceriani Maha Dewi Chandra Dewi, Ariska Auliana Dhea Sakila Dhira Fijri Yasmin Dhiya Dwi Muthiah Dian Pratiwi Dian Sasmita, Dian Dilla Puspita Sari Dinda Dwi Afriliyana Dwi Kartika Puspitasari Dwiyanti, Fitriana Edi Gunawan Effendi, Devi Savitri Elfi, Wa Ode Elvivin, Elvivin Emi Andriani Endang Sutriani Erfina Oktaviani Erick Apriansyah Fauzi Fachlevy, Andi Faizal Fadhli, Muh. Fadila, Rahma Resky Fadilla Ilmiah Fajar Surya Rachmawati Fakhira Azizah Fazali, Lian Eka Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Ferdyansah, Muhammad Ferli Faemu Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Fika Mustika Tanaka Fikriyanti Fikriyanti Fitriani Fitriani FITRIANTI Gamasatri, Andi Ermira Nanda Gloria Intan Patabang Gusti Ayu Putu Reskiyanti Habiba Kabsar Halik Halik Haliza, Nur Handayani, Listy Hanin Mutiah Haqqiyah, Nur Harcidar, Desti Harleli Harleli Harleli Harleli Harleli Harleli Harleli Harleli, Harleli hartati bahar Hartati Bahar Hartati bahar Hasanah, Indah Nur Hasanah, Nur Mukmin Hasny Andriani Ramadhani Hasrullah Hasrullah Hawila Seleng Helsi Yuliatni Helti Heni Delfita Maharani Hepy Hepy Hikma Hikma Hikmal Nuriansyah Husnul Amalia Ibrahim, Karma Iin Iin Iklima Malika Rahma Imran Ahmad, La Ode Ali Indah Suci Cahyani Indradewa, Rhian Inun Irma Irma Irma Irma Irma Irma Irmayanti Irmayanti Irwan, Ikha Zilfana Isa, Lisna Ismawati Ismawati Isnian, Sitti Nur Istiqomah Irwan Istiqomah Irwan Ita Ayu Lestari Jafriati Jafriati Jayanti Johan, Annisa Dwi Ramadhani Jufri, Nurnashriana Jumakil Jumakil Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa Jusniar Rusli Afa Jusniar Rusliafa Kadek Ria Resiki Kaimudin, Nur Ia Kaliele, Sendi Selfiana Kamrin Kamrin Kamrin, Kamrin Karimuna, Siti Rabbani Karisma Dewi, Febri Kasmin, Shofiyah Kesya Natania Khalidah Izzatul Jannah Krisna Rendi Awalludin Kullu, enny Marisai Kurnia, Tasya La Jumai La Jumai La Ode Ahmad Saktiansya La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran La Ode Ali Imran, La Ode La Ode Liaumin Azim La Ode Liaumin Azim La Tamsila Liawati, Leli Lidya Sri Ratu Indah Lila Ramadanti Lili Yanti Linda, Nofhy Hasma Lisna Sulistiawati Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Listy Handayani Listy Handayani Lymbran Tina Lymbran Tina Maemuna, Nurmut Mahmud, Idham Mardaniah, Mardaniah Mardiati, Naufalia Marfi, Wa Ode Elsa Maria Pasolon Melinda Septiani Seba Mildah Mirnawati Mirnawati Mirsya Aliyah Pratiwi Mistawati, Mistawati Mochammad Imron Awalludin Muchtar, Febriana Muhammad Ardyan Hanafi Muhammad Arroyan Muhammad Fahrul Syahadat Muhaymin, Muhaymin Musadar Mappasomba Musdar, Andi Sulfida Muslikhah, Ida Musniatun, Wa Ode Nabila Aprilia Zahra Rahman Nabila Dwi Saputri Nadia Dwi Maharani Nafa Tryanti Muhtar Nafa Tryanti Muhtar Nani Yuniar Nilam Husnul Khatima Ninda Garnawati NINGSIH, NINGSIH Nirmala Nisa Patawari, Indri Eka Artamevia Khaerun Nofi Sofiana Novi Damayanti, Novi Nunkaidah, Melina Nunu Sarah Nur Amal Sasmita Nur Faisah Nur Ida Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Irma Nur Nita Nur Satya Maliany Nur Widya Oktaviana Nurdesi, Waode Sitti Nurdian Nurdian Nurhasnah Said Nurhijrianti Akib Nurhijrianti Akib Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmulya, Wa Ode Sitti Nurniati, Linta Octaviani, Rizki Eka Sakti Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Paridah Patricia, Putri Pini, Citra Nurhalizah Pitrah Asfian Pitrah Asfian, Pitrah Prasetya, Fikki Pratiwi, Rahma Ayu Pratiwi, Wardha Ika Priadin, Ari Puspitasari, Ferlin Dewi Putri Patricia Putri Wahyu Enjelita Putri, Adinda Syakiba Marwan Putu Eka Meiyana Erawan Putu Eka Meiyana Erawan Rabbani Karimuna, Siti Rahayanah Rahayanah Rahman Rahman, Mishri Hidayatul Rakhmatullah Syawal Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhani, Andi Rizky Ramadhani, Asmiranda Raqhil Caesario Sanggo Rasma Rasma Rastika Dwi Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Renni Meliahsari Reski, Agil Resqy, Resqy Nongri Anesta Rhamadan tosepu Ridhayanti, Suci Rifa'atul Mahmudah Rismalawati, Rismalawati Rizki Eka Sakti Octaviani Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali Rosa Damayanti Rosalina Faiha Kirana Ruslan Madjid Sabitah Salsabila Sabrin Sabrin, Sabrin Sabrina Wahyuni Meyitia Safitri, Nur Haliza Safriyanti, Safriyanti Sakalo, Nevida Sakila Sakila Salahuddin Salahuddin Sam, Nur Sanggi, Okti Ramadhani Santy Aulya Pratiwi Genda Saptaputra, Syawal Saptaputra, Syawal Kamiluddin Sari, Bulan Sarni Rahmawati Layn Sartiah Yusran Sartiah Yusran Sartiah Yusran Sartiah Yusran` Sartika Sartika Sasmita, Rista Savitri Effendy , Devi Savitri Effendy, Devi Selamat, Laode Muh. Zulkifli Sella Febrina Selviana Selviana Septiani, Dea Sestika Munawar Dina Sesy Dwi Prinita Jafarudin Sety, La Ode Muhamad Sisnawati, Nur Siti Nur Rahmawati Siti Nurfadilah H Siti Nurfadilah H Siti Nurfadilah H. Siti Rabbani Karimuna Siti Rabbani Karimuna Sitti Alvareza Sitti Husnul Khatimah Sitti Normalindah Sri Kaltsum Fadilat. AR Sri Ramdayani Apdi Sri Tungga Dewi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suharni Suharni Sulfiatri, Sulfiatri Sun Juniar Marno Supryatno, Adi susanti, Muspidah Swaidatul Masluhiya AF Swathma, Dandara Syahlani Syahlani Syahwa Ramadhani Syamsiar, Syamsiar Syamsuddin Syawal, Mohammad Tirsa Ayudya M Toaso, Andi Nur Taqfiyatul Rizka Tri Amelia Nur Trisazena. W, Alzagita Tuljanah, Rawia Tyas Eka Subtitawati Utami, Mufida Wa Atiqah Wa Iki Wa Ode Israwati Wa Ode Mutmainnah Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah Wa Ode Rizki Fatmala Wa Ode Salma Wa Ode Syamsara Sariwaty Waode Hety Dirahayu Waode Mitha Fatrisya Waode Mitha Fatrisya S Waode Novi Indra Cahaya Welan, Andi Prianto WindiAstuti Windy Rachmayanti Apandi Wulandari, Iken Wulandari, Syamsinar Yani, Indra Yasnani Yasnani Yasnani Yasnani, Yasnani Yeni Yeni Yonathan Mendila Yumi Cantika Yunita Yunita Yusma Marselinda Yusuf Yusran, Sartiah Yusran, Sartiah Yusuf Sabilu, Yusuf Zahrah, Inayah Zaima, Asra Zainab Hikmawati, Zainab Zainuddin, Asnia Zhafirah, Maydina