p-Index From 2021 - 2026
10.518
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Sejarah dan Budaya QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Educational Research and Evaluation Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Gema Wiralodra Jurnal Educatio FKIP UNMA Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Wahana Pendidikan International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Journal of Science and Education (JSE) Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) Journal of Education Research JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Jurnal Iman dan Spiritualitas International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal Kesehatan Terapan Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum Abdimas Indonesian Journal Jurnal Karya Abdi Masyarakat International Journal of Community Service (IJCS) International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Jurnal Pro Justitia (JPJ) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan Jurnal Sipil Sains Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN SERTIFIKASI GURU AL-QUR’AN METODE UMMI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK (Studi Kasus di TPA Al-Ba’lawi Cikarang) Kurniasih, Suci Dwi; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2679

Abstract

The Ummi Method Quran Teacher Certification is a strategic tool for ensuring the quality of Quran education; however, its implementation in the field has not yet been fully optimized in terms of developing teachers’ pedagogical competencies. This study aims to analyze the management of the Ummi Method Quran Teacher Certification and its contribution to improving teachers’ pedagogical competencies at the Al-Ba’lawi Quran Learning Center in Cikarang. The study employs a qualitative approach with an intrinsic case study design, collecting data through observation, in-depth interviews, and document analysis, which were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that certification management remains largely administrative and focused on technical aspects (tahsin), while post-certification mentoring and evaluation of pedagogical impact have not been optimally implemented. This has hindered the full development of teachers’ pedagogical competencies, particularly in contextual lesson planning, the implementation of active learning strategies, and the conduct of authentic assessment. Therefore, a paradigm shift in certification is needed—moving beyond mere testing toward continuous learning through strengthened mentoring, the development of communities of practice, and the integration of the values of the Ummi Method into the certification management cycle. ABSTRAKSertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi merupakan instrumen strategis dalam penjaminan mutu pendidikan Al-Qur’an, namun implementasinya di lapangan belum sepenuhnya optimal dalam mengembangkan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sertifikasi guru Al-Qur’an Metode Ummi serta kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru di TPA Al-Ba’lawi Cikarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sertifikasi masih cenderung bersifat administratif dan berfokus pada aspek teknis (tahsin), sementara pendampingan pasca-sertifikasi serta evaluasi dampak pedagogik belum berjalan optimal. Hal ini berdampak pada belum berkembangnya kompetensi pedagogik guru secara maksimal, terutama dalam perencanaan pembelajaran kontekstual, penerapan strategi pembelajaran aktif, dan pelaksanaan penilaian autentik. Oleh karena itu, diperlukan transformasi paradigma sertifikasi dari sekadar pengujian menuju pembelajaran berkelanjutan melalui penguatan pendampingan, pengembangan komunitas praktik, serta integrasi nilai-nilai Metode Ummi dalam siklus manajemen sertifikasi. 
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah KejuruanYPIB Tanjungsari Sumedang (Kompetensi Keahlian Farmasi dan Keperawatan) Rohman, Saepul; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2683

Abstract

This study aims to analyze the use of digital technology to improve the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at a Vocational High School (SMK YPIB Tanjungsari Sumedang). The study used a mixed methods approach with a sequential explanatory design. Quantitative data were obtained through a questionnaire of 30 students at SMK YPIB Tanjungsari Sumedang and analyzed using descriptive statistics. Qualitative data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed thematically. The results indicate that the use of digital technology is in the good category and contributes positively to increasing student motivation, engagement, and understanding in PAI learning. The integration of digital technology, pedagogically and contextually designed, has been proven to improve the quality of PAI learning at SMK YPIB Tanjungsari Sumedang. This study provides practical implications for PAI teachers in developing digital-based learning that is relevant to the characteristics of vocational students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi digital dalam peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YPIB Tanjungsari Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui angket terhadap 30 peserta didik SMK YPIB Tanjungsari Sumedang dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital berada pada kategori baik dan berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran PAI. Integrasi teknologi digital yang dirancang secara pedagogis dan kontekstual terbukti mampu meningkatkan mutu pembelajaran PAI di SMK YPIB Tanjungsari Sumedang. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru PAI dalam mengembangkan pembelajaran berbasis digital yang relevan dengan karakteristik peserta didik vokasional. 
Strengthening Elementary School Teachers’ Digital Competence through AI-Based Instructional Design Training in Indonesia’s 3T Regions Hanafiah, Hanafiah; Sudrajat, Didi; Shaumiwaty, Shaumiwaty; Shaulita, Rizkia; Pradana, Pascalian Hadi
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v5i1.1852

Abstract

This quantitative study investigates the effectiveness of an artificial intelligence (AI)-based instructional design training program in strengthening the digital competence of elementary school teachers in Indonesia’s frontier, outermost, and underdeveloped (3T) regions. Education quality and access in 3T regions remain constrained by geographical isolation, limited infrastructure, and uneven professional development opportunities for teachers. Building on the European Digital Competence Framework for Educators (DigCompEdu) and its six areas of educator digital competence, the study designed a structured training program that introduced teachers to generative AI tools for lesson planning, resource development, and assessment. A one-group pretest–posttest design was implemented with 120 elementary school teachers from several 3T districts. Data were collected using a Likert-scale digital competence questionnaire adapted from DigCompEdu and analyzed with descriptive statistics and paired-sample t-tests. Findings show statistically significant improvements in teachers’ overall digital competence scores across all six DigCompEdu areas, with the largest gains in “Teaching and learning” and “Facilitating learners’ digital competence.” The results indicate that contextually grounded AI-based instructional design training can be an effective strategy to narrow digital competence gaps between teachers in peripheral and non-peripheral regions. Implications for policy, teacher professional development, and further research on AI-supported pedagogy in disadvantaged contexts are discussed.
School–Parent Partnership Strategies to Support Students’ Transition to Junior High School (A Case Study at SDN Tegallega 1 and SDN Murnisari, Cianjur Regency) Mirawati, Mirawati; Hanafiah, Hanafiah
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 6 No. 2.1 (2026): Special Collection Islamic Education
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v6i2.1.703

Abstract

This study examines school–parent partnership strategies in supporting students’ transition from primary school to junior high school in two contrasting settings: SDN Tegallega 1 (urban) and SDN Murnisari (rural) in Cianjur Regency, Indonesia. Although national policies mandate family engagement and 12-year compulsory education, partnership practices at the school level are often still incidental, one-way, and not explicitly directed at preparing parents—academically, financially, and psychologically—to accompany their children to the next level. Using a qualitative multiple case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The findings show that both schools implemented partnership strategies consisting of joint program planning, parenting activities, learning assistance, and intensive communication through school committees. However, contextual differences shaped the emphasis: the urban school prioritized academic preparation and PPDB literacy, while the rural school emphasized motivation, moral support, and access facilitation. The study concludes that school–parent partnerships that are planned, participatory, and sustained can increase students’ readiness to continue to junior high school and strengthen positive relations among schools, parents, and students. The study recommends formalizing partnership programs in school work plans and developing two-way communication mechanisms tailored to local socio-economic conditions.
STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI TABUNG JUMROH INDONESIA DALAM MENTRANSFORMASI MINAT UMUM MASYARAKAT MENJADI MINAT KONKRET MENABUNG HAJI (Studi Kasus di Kota Bandung) Ma’arief, Syamsul; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2681

Abstract

This community service activity was motivated by the limited use of digital technology by the leadership of the Karangrejo Muhammadiyah Branch (PRM) in conveying Islamic da’wah in the Industry 4.0 era. The objective of this activity is to enhance the understanding and skills of Muhammadiyah leaders in utilizing the Instagram platform as an effective medium for da’wah. The method used was a participatory approach through several stages, namely an initial meeting with partners, mapping of digital da’wah needs, training and creation of digital content, as well as guidance on the implementation of Instagram as a medium for da’wah. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ skills, marked by an increase in the average score from 70.1 to 82.42, or an increase of 17.57%. Additionally, this activity produced 27 da’wah feed posts and 3 short religious lecture videos published via Instagram. The conclusion of the activity indicates that the community service program was able to enhance the capacity of the PRM Karangrejo leadership in managing digital-based da’wah and in creating da’wah media that is more adaptive and relevant to contemporary developments. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo dalam menyampaikan dakwah Islam di era Industri 4.0. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus Muhammadiyah dalam memanfaatkan platform Instagram sebagai media dakwah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu pertemuan awal dengan mitra, pemetaan kebutuhan dakwah digital, pelatihan dan pembuatan konten digital, serta pendampingan implementasi penggunaan Instagram sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 70,1 menjadi 82,42 atau meningkat sebesar 17,57%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 27 konten feed dakwah dan 3 video pendek pengajian yang dipublikasikan melalui Instagram. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pengurus PRM Karangrejo dalam mengelola dakwah berbasis digital serta membentuk media dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
MANAJEMEN INTEGRASI ZAKAT MAL DAN PEMBERDAYAAN KEARIFAN LOKAL PERELEK DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMAT (Studi Kasus : Masjid Jami Al-Amin Desa Sukawening Kec. Ciwidey Kab. Bandung) Jamaludin, Eep; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2670

Abstract

Background: The management of Zakat Mal at the village mosque level is often trapped in a traditional paradigm characterized by the absence of formal institutions, lack of transparency, and short-term consumptive distribution patterns. This phenomenon contrasts sharply with the vitality of local wisdom, such as the "Perelek" system, which thrives as a community-based social finance mechanism with participatory and accountable governance.Objective: This study aims to (1) identify and analyze the management gap between the Zakat Mal and "Perelek" systems at the mosque level, and (2) design and propose a synergistic integration model based on the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) framework to optimize the role of Islamic philanthropy in enhancing community welfare holistically and sustainably. Method: Using a qualitative approach with an intrinsic case study strategy at the Al-Amin Jami Mosque, Sukawening Village, Bandung Regency. Data collection was conducted through triangulation via participatory observation, in-depth semi-structured interviews with 15 key informants (mosque board members, muzakki, mustahik), and in-depth analysis of financial documents from the "Perelek" program. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, Saldana. Results: The findings reveal a sharp management dichotomy. Zakat Mal management experiences dysfunction across all POAC aspects: lack of data-based planning, ad-hoc institutionalization, passive-reactive implementation, and non-existent control. Conversely, "Perelek" demonstrates optimal performance with routine planning, organization within the mosque board structure, participatory-responsive implementation, and highly transparent control. The significant economic potential of Zakat Mal from the agricultural and convection sectors remains untapped due to a public trust deficit. Conclusion: It is concluded that the main gap lies in the aspects of organizing and controlling. The proposed integration model is "Functional Differentiation with Convergence of Governance Principles", where "Perelek" is consolidated as a consumptive social safety net, while Zakat Mal is transformed into a productive economic empowerment instrument, fully adopting the transparency and participation principles of "Perelek". Implementing this model requires UPZ legalization, contextual zakat fiqh education, and a transformation of the reporting system.ABSTRAKLatar Belakang: Pengelolaan Zakat Mal di tingkat masjid pedesaan seringkali terperangkap dalam paradigma tradisional yang ditandai dengan ketiadaan kelembagaan formal, minimnya transparansi, dan pola distribusi konsumtif jangka pendek. Fenomena ini berbanding terbalik dengan vitalitas kearifan lokal, seperti sistem “Perelek”, yang justru tumbuh sebagai mekanisme keuangan sosial berbasis komunitas dengan tata kelola partisipatif dan akuntabel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan manajemen antara sistem Zakat Mal dan “Perelek” di tingkat masjid, serta (2) merancang dan mengusulkan model integrasi sinergis berbasis kerangka POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) untuk mengoptimalkan peran filantropi Islam dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara holistik dan berkelanjutan. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus intrinsik di Masjid Jami Al-Amin, Desa Sukawening, Kabupaten Bandung. Pengumpulan data dilakukan secara triangulasi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 15 informan kunci (pengurus DKM, muzakki, mustahik), dan analisis mendalam terhadap dokumen keuangan program “Perelek”. Data dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, Saldana. Hasil: Temuan mengungkap dikotomi manajemen yang tajam. Pengelolaan Zakat Mal mengalami disfungsi pada seluruh aspek POAC: tidak ada perencanaan berbasis data, kelembagaan yang ad-hoc, pelaksanaan yang pasif-reaktif, dan pengawasan yang nihil. Sebaliknya, “Perelek” menunjukkan kinerja optimal dengan perencanaan rutin, pengorganisasian dalam struktur DKM, pelaksanaan yang partisipatif-responsif, dan pengawasan yang sangat transparan. Potensi ekonomi Zakat Mal dari sektor pertanian dan konveksi yang signifikan tidak tergarap akibat defisit kepercayaan publik. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kesenjangan utama terletak pada aspek kelembagaan (organizing) dan akuntabilitas (controlling). Model integrasi yang diusulkan adalah “Diferensiasi Fungsi dengan Konvergensi Prinsip Tata Kelola”, di mana “Perelek” dikonsolidasikan sebagai jaring pengaman sosial konsumtif, sementara Zakat Mal ditransformasi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi produktif, dengan mengadopsi sepenuhnya prinsip transparansi dan partisipasi dari “Perelek”. Implementasi model ini memerlukan legalisasi UPZ, edukasi fikih zakat kontekstual, dan transformasi sistem pelaporan.
Quality Management of Academic Supervision by Principals in Improving Elementary School Teachers' Performance: A Qualitative Study at SD IT Matahati and SD Al-Falah Boarding School, Bandung Regency Syatiri Ahmad; Hanafiah, Hanafiah; Endang Koswara; R. Supyan Sauri
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 7 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v7i1.467

Abstract

The gap that occurs in elementary schools is related to the principal's academic supervision between performance demands that are still suboptimal. However, the function of the principal's academic supervision in improving the performance of elementary school teachers remains suboptimal. This study aimed to determine and analyze the planning, implementation, evaluation, follow-up, constraints, and solutions for improving the performance of elementary school teachers. The approach used was a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, documentation studies, and triangulation. The results of this study show that (1) the principal's academic supervision planning is based on objectives, making supervision schedules, compiling supervision instruments, and analyzing schoolwork programs; (2) implementation through classroom visits, classroom observations, and providing learning tools; and (3) evaluation consisting of mastery of material and communication with students. (3) Evaluation, consisting of mastery of material, communication with students, types and evaluation techniques; (4) follow-up, enrichment, improvement, coaching, reflection and reporting; (5) obstacles, namely the lack of linear education personnel, inadequate facilities, and late payment of tuition fees for some students; (6) solutions for human resources, namely the procurement of teachers who are in accordance with the needs of elementary schools, namely PGSD graduates and training such as in-house training (IHT), seminars, and workshops in developing teacher soft skills. Facilities and infrastructure solutions, namely procurement of new classes and adequate fields for teaching and learning activities. The financing solution is the school's cooperation with student guardians in terms of tuition payments and home visits when payments are due with a prior notification letter from the school. billing either in the form of a certificate, informing via wa or telephone, and finally, through home visits to student guardians for those who are late in paying.
Co-Authors A. Rahman Abu Khaer, Abu Akbar, Yuhaiyatul Andri Setiawan Anggara, Veron Bella aprilia, rapita Ardyanti, Yefi Arifudin, Opan Artadinan, Dan Aulia Rahman Badrul Munir, Badrul Badrussalam, Deden Baijuri, Ade Barlian, Ujang Cepi Basir, Tatang Abdul Basri, Teuku Hasan Berliana Berliana Daniel Happy Putra Dede Khaeriah, N Dewi, Intan Purnama Dian Kusumawati Dodi Sukmayadi ekawati, mutmainna Ena, Zet Endang Koswara Endra Gunawan Fakthulah, Faiz Karim Farhan Farhan Fatdrizal, Rahmadan Fatkhullah, Faiz Karim Fatkhullah, Fariz Karim Fatmawati Sabur Fauziyah, Annisa Shivia Fikri, Ahmad Ma'mun Firdaus, Asep Deny Fishal, Fishal Gaffar, Muhammad Andriana Gusrizal Gusrizal H, Moh. Ramdan Nurul Ikhsan Hadian, Muhamad Heri Hafiz, Asnal Hakim, Moch Lukman Harefa, Anugerah Tatema Haryati Haryati Herayati, Herayati Hina, Hermyn Benny Husin, Omar Davis Ida Bagus Made Wisnu Parta IdaTejawiani Idham Idham Iim Wasliman Indri Hapsari Jamaludin, Eep Jamil, Riad Januri, Januri jenita jenita, jenita Karlina, Titin Komara, Budi Komarudin, Ahmad Najib Koswara, Nandang Kurniasih, Suci Dwi Lubis, Tsuwaibatul Aslamiyah MADUNINGTIAS, LUCIA Margono Margono Mariana Safitri, Mariana Martadihardja, Anwar Ma’arief, Syamsul Meggy Merlin Mokay Merakati, Indah Mirawati Mirawati Mudrikah, Achmad Mufti Riyani Muhajir Muhajir, Muhajir MUHAMMAD RIZAL Munawar, Supian Musa Hefer Smas NETTI KARIANI MENDOFA Nisak, Sayida Khoiratun Noviyani , Selvi Nurdin, Dudung Ali Nurlatifah Nurlatifah, Nurlatifah Nurparid, Cucu Nursafitri, Tuti Nursyam, Aisyah Nurwijayanti Nuwrun Thasimmim, Said Pascalian Hadi Pradana Pebriani, Ela PRATAMA, ANDRIAN Ramazan, Ramazan Ratna Puspitasari, Ratna Rendy Renaldy Ria Setiawati Rika Santina Rita Sulastini Riyani, Mufti Rosidawani, Rosidawani Rostini, Dety Ruhviyanti, Novi Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Saadah, Endah Saepul Rohman Saepulloh, Saepulloh Sahala Martua Solin Sakarina, Sari Saputri, Dwi Yuniasih Sartinayanti, Sartinayanti Sauri, R Supyan Setiadi, Asep Shaulita, Rizkia Shaumiwaty, Shaumiwaty Siti Aisyah Nurjannah, Siti Aisyah Sofyan Sauri, Sofyan Sri Haryanto Sudrajat, Didi Sudrajat, Yogi Suhendraya Muchtar, Hendi Suparman Suparman Supriatna Supriatna Sutaryat Trisnamansyah Suwandi Suwandi Syaifuddin Syaifuddin Syarifah Keumala Intan Syatiri Ahmad Tambrin, Muhammad TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Tentrem Mawati, Arin Teti Ratnawulan Ulfah Ulfah Ulfiah, Ulfiah Waslliman, Iim Wedadjati, Ratna Sesotya Yosal Iriantara Yulia Indriani Yuniar, Dianti Yuswara, Iyus Zahra Zahra Zahra, Rani Zulfa, Cut Nadya