Articles
PENTINGNYA KESIAPAN KONSELOR DALAM PROSES KONSELING
Alnetia Dwi Kamirsa Amria;
Yeni Karneli;
Rezki Hariko
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i3.405-411
Konseling adalah upaya untuk memberikan bantuan melalui proses interaksi pribadi antara konselor dan konseli dengan tujuan membantu konseli memahami dirinya, lingkungannya, membuat keputusan, dan menetapkan tujuan, sehingga konseli merasa bahagia dan berperilaku dengan baik atau konseli yang beralih dari KES-T ke KES. Dalam proses pelaksanaan konseling diperlukannya seorang konselor yang profesional, maka konselor hendaknya memiliki kesiapan baik dari segi fisik, materi dan psikis sebelum melaksanaan proses konseling. Beberapa faktor yang mempengaruhi kesiapan konselor dalam konseling, termasuk keterbukaan dalam memberikan dan menerima informasi tentang diri sendiri serta kekuatan konsep. Mereka yang dapat memberikan contoh adalah konselor profesional. Salah satu kompetensi yang paling penting yang harus dimiliki oleh seorang konselor adalah kualitas pribadi mereka. Ini karena konselor harus mampu menunjukkan diri mereka secara asli, tepat, dan signifikan, serta membangun hubungan interpersonal yang baik untuk memastikan bahwa layanan yang mereka tawarkan berhasil. Kualitas pribadi konselor sangat penting untuk mencapai tujuan konseling karena hubungan yang dibangun antara konselor dan klien merupakan inti dari proses terapeutik konseling. Penulisan artikel ini bertujuan menjelaskan pentingnya kesiapan konselor dalam pelaksanaan proses konseling yang baik serta tujuan dari konseling tercapai. Dalam artikel ini, metode yang digunakan tinjauan kepustakaan, atau studi literatur, dilakukan dengan menggunakan buku dan hasil penelitian yang relevan dengan pentingnya kesiapan konselor untuk melakukan konseling dengan baik.
APLIKASI TEORI ANNE ROE’S PERSONALITY DI PANTI ASUHAN ULUL AZMI PADANG TERHADAP PEMILIHAN KARIR (PERSON-ORIENTED, NON-PERSON ORIENTED)
Ahmad Zakki;
Afdal Afdal;
Rezki Hariko
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3501-3506
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengimplementasikan teori Anne Roe’s Personality terhadap anak-anak di panti asuhan Ulul Azmi Padang, yang kurang mendapatkan peran orangtua terhadap perkembangan kepribadian anaknya menyangkut keputusan karir yang akan dipilihnya. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik dalam pengambilan sampel/informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan di panti asuhan Ulul Azmi Padang, Sumatera Barat. Dalam penelitian ini, yang dijadikan subjek adalah dua anak remaja yang berusia 16-17 tahun, yang memenuhi karakteristik terhadap objek penelitian. Penelitian ini berfokus untuk mencari tahu kebenaran terhadap teori pemilihan karir Roe ini, yang membagi menjadi dua kategori karir yaitu person oriented dan non-person oriented. Dengan meneliti pengaruh hereditas dan pola asuh atau pengalaman masa kecil dari sampel terhadap pemilihan karirnya ke arah kategori karir person oriented dan non-person oriented. Hasilnya, pengaruh hereditas, dan pola asuh dari orang tua/pengasuh mempengaruhi terhadap keputusan karir. Pengaruh hereditas memiliki kontribusi terhadap pemilihan karir seseorang. Lalu, ada pola asuh dari orangtua/pengasuh. Pola asuh yang cenderung menjauhi anak, hal ini juga memengaruhi terhadap keputusan serta minat anak kepada pekerjaan yang berhubungan dengan benda, begitu juga sebaliknya, anak yang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya lebih tertarik dan memilih bidang pekerjaan yang berorientasi sosial.
Pengaruh Self Control terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa
Rahayu Dewany;
Nurfarhanah Nurfarhanah;
Rezki Hariko;
Megaiswari Biran Asnah;
Azmi Ade Karina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5310
Siswa diwajibkan untuk menyelesaikan tugas akademiknya, namun dalam penyelesaian tugas akademik siswa cenderung mengalami masalah seperti prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self control terhadap prokrastinasi akademik siswa. Jenis penelitian adalah kuanititatif korelasional, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 267 siswa yang diambil melalui proportional Stratified Random Sampling dan proses penarikan sampel diawali dengan mengidentifikasikan populasi berdasarkan kelompok kelas menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat prokrastinasi akademik berada pada kategori sedang atau 47%, tingkat self control yang tinggi atau 58%. Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan antara self control dan prokrastinasi akademik sebebesar 36,7%. Temuan penelitian ini dapat dijadikan masukan dalam penyusunan program BK untuk membantu siswa menghindari prokrastinasi akademik melalui pelayanan BK
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHAYA NARKOBA PADA SISWA
Mutiara Sari Tobing;
Yeni Karneli;
Nurfarhanah Nurfarhanah;
Rezki Hariko
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2023): September
Publisher : Lafadz Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54443/sibatik.v2i10.1362
This research aims to analyze the effectiveness of group guidance services using audio-visual media to increase students' understanding of the dangers of drugs. This research uses quantitative methods with an experimental type. The population in this study was 115 with the selected samples being 10 experimental groups and 10 control groups taken using simple random sampling techniques. The research results show that group guidance services using audio-visual media have proven effective in increasing students' understanding of the dangers of drugs. The increase in post test results for the experimental group was higher than that of the control group, which is proof that this research was successful. This increase proves that group guidance using audio-visual media is effective. Then the results of the hypothesis test also stated that there was an influence provided by group guidance using audio-visual media on students' understanding of the dangers of drugs.
MINAT JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA MAHASISWA
Salsabila Arsih;
Afdal Afdal;
Rezki Hariko
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3184
Pemilihan jurusan harus didasari minat agar tidak kebingungan dan ragu dalam menentukan jurusan. Sebab hal tersebut merupakan langkah awal untuk meraih cita-cita yang gemilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat jurusan pada mahasiswa bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan tahun masuk 2022 yang terdiri dari 80 orang mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat jurusan bimbingan dan konseling pada mahasiswa yang berada pada kategori sedang dengan persentase 16, 74%.
TECHNIQUES FOR EFFECTIVE COUNSELING WITH DISCONFICENT STUDENTS
Salsabila Nasution;
Rezki Hariko;
Yeni Karneli
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/bibliocouns.v6i2.14954
Confidence is a belief that exists in humans who perceive life's challenges to be faced. Confidence has a very meaningful role in the process of life. One can miss various opportunities if one is not confident. The crisis of confidence is one of the biggest obstacles to action. Not only hesitate to act, even to the point of not acting. The purpose of this study is to provide tips for counselors in providing counseling to students who lack self-confidence. This research method is a literature study by collecting a number of literature in the form of books, journals that are relevant to the problem and objectives. The result of this research is that counseling can increase students' self-confidence if they pay attention to the quality of the counselor's relationship with the client. The quality of the counselor's relationship with the client plays a very important role which can be seen from the counselor's ability in four, congruence, unconditional positive attention, and respect for students.
Analysis of Student Career Maturity Level Through Individualized Counseling with Techniques Client Centered
Nur Afifah Nabila Saragih;
Rezki Hariko;
Afdal Afdal
Jurnal Counseling Care Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 3] No: 156/C/C3/KPT/2026
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jcc.2023.v7i2.6999
At the fulfillment stage of development, everyone will imagine choices, especially in terms of career development. A person must be capable and mature in determining future career choices. However, not everyone is able to face these problems, therefore help is needed, one of which is the help of counselor at school. This research aims to analyze student career maturity through individual client-centered technical counseling. This type of research is qualitative research using descriptive analysis methods. Data obtained from observation, interviews. This research was carried out at High School 10 Medan. The research subjects were 1 (one) counselor and 2 students who had career maturity problems and had implemented individual counseling selected based on the characteristics of the research focus. In this case, the counselor plays the role of implementing counseling. Students were selected based on recommendations from counselor because these students had the same problems as those being studied by researchers. The results obtained show that the student's maturity level has increased compared to before after being given individual counseling using client centered techniques by the guidance counselor.
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANGTUA TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA SMP/MTS
Alnetia Dwi Kamirsa Amria;
Afdal Afdal;
Rezki Hariko
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i4.493-502
Perencanaan karir siswa SMP masih rendah, ditandai dengan kebingungan siswa dalam memilih sekolah lanjutan setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP. Dukungan orang tua merupakan faktor yang dapat mempengaruhi perencanaan karir siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji korelasi antara dukungan orang tua dengan perencanaan karir siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif tipe deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah 302 siswa pada delapan kelas MTsN 1 Padang pariaman dengan sampel penelitian ini adalah 172 siswa menggunakan Proportional Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini digunakan instrumen Dukungan Orang Tua dan Perencanaan Karir, dengan bentukl skala Likert. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, korelasi sederhana dan analisis korelasi ganda. Dalam penelitian ini didapatkan : (1) secara umum dukungan orang tua berada pada kategori tinggi, (2) secara umum perencanaan karir siswa berada pada kategori tinggi, (3) ada korelasi positif dan signifikan antara dukungan orang tua terhadap perencanaan karir siswa, dengan uji korelasi 0,433. Hasil penelitian dapat digunakan untuk mengembangkan program bimbingan konseling, khususnya yang berkaitan dengan bidang bimbingan karir, yang dapat mengoptimalkan rencana karir siswa SMP. Selanjutnya, hasil penelitian dapat digunakan untuk guru bimbingan dan konseling dalam memberikan informasi karir kepada seluruh siswa serta untuk membangun kolaborasi dengan orang tua dalam membantu siswa mengembangkan perencanaan karir siswa dengan lebih baik.
Analysis of Student Career Maturity Level Through Individualized Counseling with Techniques Client Centered
Nur Afifah Nabila Saragih;
Rezki Hariko;
Afdal Afdal
Jurnal Counseling Care Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/jcc.2023.v7i2.6999
At the fulfillment stage of development, everyone will imagine choices, especially in terms of career development. A person must be capable and mature in determining future career choices. However, not everyone is able to face these problems, therefore help is needed, one of which is the help of counselor at school. This research aims to analyze student career maturity through individual client-centered technical counseling. This type of research is qualitative research using descriptive analysis methods. Data obtained from observation, interviews. This research was carried out at High School 10 Medan. The research subjects were 1 (one) counselor and 2 students who had career maturity problems and had implemented individual counseling selected based on the characteristics of the research focus. In this case, the counselor plays the role of implementing counseling. Students were selected based on recommendations from counselor because these students had the same problems as those being studied by researchers. The results obtained show that the student's maturity level has increased compared to before after being given individual counseling using client centered techniques by the guidance counselor.
Efektivitas Konseling Kelompok dengan pendekatan REBT untuk mengurangi perilaku menyontek siswa
Marianna Harahap;
Netrawati Netrawati;
Herman Nirwana;
Rezki Hariko
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1202222409
Perilaku menyontek merupakan perbuatan melanggar aturan dalam pendidikan karena menggunakan cara-cara yang tidak jujur dalam pencapaian nilai akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tentang gambaran mengenai perilaku menyontek serta cara penanggulangannya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif, menggunakan alat pengumpulan data berupa angket perilaku menyontek. Sampel penelitian ini adalah siswa SMAN 6 Padang dan SMA N 3 Padang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menyontek terdiri dari berbagai aspek. Pada setiap aspek memiliki besaran persentase yang tidak sama‚ pada aspek social active yang memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 38,25 %, aspek social passive memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 56,25%, aspek individual opportunistic memiliki presentase terbesar pada kategori sedang yaitu 44,25 %, sedangkan individual planned memiliki presentase terbesar pada kategori sangat tinggi yaitu 43,75% . Hasil ini menunjukkan bahwa banyaknya responden yang melakukan perilaku menyontek. Sehingga penelitian ini dapat dijadikan informasi bagi Guru BK/Konselor sebagai dasar dalam upaya mengatasi serta mencegah perilaku menyontek