p-Index From 2021 - 2026
19.344
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Psikopedagogia Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Counsellia Jurnal Counseling Care Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL KONSELING GUSJIGANG JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Indonesian Journal of Educational Counseling Educational Guidance and Counseling Development Journal Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling International Journal of Research in Counseling and Education RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bisma The Journal of Counseling Mimbar Ilmu Journal on Education Global Conference Index Paedagogia: Jurnal Pendidikan JAMBURA Guidance and Counseling Journal JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Sehat Mandiri JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Neo Konseling MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Bulletin of Science Education Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Journal of Education Research Education and Counseling Journal Southeast Asian Journal of Technology and Science International Journal of Education and Teaching Zone Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Counseling and Humanities Review Jurnal Counseling Care TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Konseling Pendidikan Islam Socius: Social Sciences Research Journal Consilium Current Issues In Counseling Journal Of Psychology, Counseling And Education Algebra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Authentic Research EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review Journal of Society Counseling Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling JUBIKOPS DEVOTIONIS: Journal of Community Service Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Empowerment Counseling Journal Journal of Counseling, Education and Society SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Students' motivation to attend group guidance based on gender and ethnic Hariko, Rezki; Nirwana, Herman; Fadli, Rima Pratiwi; Ifdil, Ifdil; Hastiani, Hastiani; Febriani, Rahmi Dwi
International Journal of Research in Counseling and Education Vol 5, No 1 (2021): International Journal of Research in Counseling and Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.61 KB) | DOI: 10.24036/00412za0002

Abstract

Although group guidance is believed to be an effective and efficient service to facilitate the development of positive aspects and prevention of negative aspects of students, the frequency of its use for students is not optimal. This study aims to analyze student motivation to follow group guidance and differences in their motivation based on gender and ethnicity. The study used a comparative descriptive method. A total of 690 samples were involved in write-paper-and-pencil questionnaires, namely the students' motivation scale to attend group guidance, which was designed based on the Likert Scale model. We analyzed data using descriptive statistics and different test analysis using independent samples t-test and Bayesian method by applying JASP software. Analysis results showed that most students have the prime motivation to follow group guidance and there are significant differences in student motivation to follow group guidance based on gender, but in terms of ethnicity did not show any significant differences. School counselor can implement the findings of this study in determining group members in group guidance services.
The Relationship Of Peer Support And Self Control With Social Media Addiction Puspita Bahridah; Riska Ahmad; Zadrian Ardi; Rezki Hariko
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i03.4898

Abstract

Excessive use of social media is called social media addiction. The goal of this study was to find out how social media addiction and peer support for self-control affect SMA Negeri 5 Padang students. The descriptive correlational approach and quantitative approach are utilized in this study. A purposive sampling strategy is utilized in the sampling procedure. The study's findings demonstrate: 1) The moderate category includes peer support; 2) (S) self-control falls under the moderate category; 3) Social media addiction falls into the moderate category; 4) There is a correlation coefficient of 0.327 between peer support and social media addiction; 5) There is a correlation coefficient of 0.515  between self control and social media addiction; and 6) There is a correlation coefficient of 0.542 between peer support and self control and social media addiction. This demonstrates that social media addiction can be reduced with increased self-control and peer support. Keywords : peer support, self control, social media addiction
KESEHATAN PSIKOLOGIS DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Dedy Kurniady; Rezki Hariko; Yeni Karneli
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 13, No 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v13i1.15147

Abstract

Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk yang berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental secara emosional dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan psikologis untuk meningkatkan kompetensi kepribadian bagi guru bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan ialah library research. Sebagaimana jika guru bimbingan dan konseling yang sehat secara psikologis maka ia akan mampu mengembangkan serta menampilkan kompetensi kepribadian terpuji seperti jujur, bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, bekerja secara professional, cerdas, memiliki nilai dan norma serta moral yang baik.
School Counselor's Understanding of Professional Counselor Ethics and Competence at SMA Negeri 10 Medan Anggi Dwi Noperlis; Yeni Karneli; Rezki Hariko
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11051

Abstract

Professional ethics and competence of professional guidance and counseling counselors is a very important part of his life and work as a guidance and counseling teacher (counselor). The purpose of this research is to find out about the understanding of school counselors about the ethics and competence of professional counselors. This research method is a qualitative phenomenology in which to get accurate information directly to the counseling teacher by conducting observations and interviews. the objects in this study were 2 (two) counseling guidance teachers. the result of his research is that school counselors must have ethics and competence as the foundation of their profession. Professional counselors need to have a strong desire and determination to help others and have the positive attitude to see their clients as people with different values, religious teachings, cultures, and backgrounds. Counselors must have full responsibility, self-control and emotional stability, and be fully aware of differences in values, religions, cultures and beliefs. _____________________________________________________________ Etika profesi dan kompetensi konselor bimbingan dan konseling profesional merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan dan pekerjaannya sebagai seorang guru bimbingan dan konseling (konselor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pemahaman konselor sekolah tentang etika dan kompetensi konselor profesional. Metode penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi dimana untuk mendapatkan informasi yang akurat langsung kepada guru bimbingan konseling dengan melakukan observasi dan wawancara. objek dalam penelitian ini adalah 2 (dua) orang guru bimbingan konseling. hasil penelitiannya adalah konselor sekolah harus memiliki etika dan kompetensi sebagai landasan profesinya. Konselor profesional perlu memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk membantu orang lain dan memiliki sifat positif untuk melihat kliennya sebagai orang yang berbeda nilai, ajaran agama, budaya, dan latar belakang. Konselor harus memiliki tanggung jawab penuh, pengendalian diri dan kestabilan emosi, serta menyadari sepenuhnya perbedaan nilai, agama, budaya dan kepercayaan. 
Karakteristik Konselor yang Berhasil dalam Membangun Hubungan kepada Klien Ahmad Zakki; Yeni Karneli; Rezki Hariko
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5314

Abstract

Keberhasilan dalam pemberian layanan konseling terkhususnya terapeutik, tidak hanya ditentukan oleh ketepatan seorang konselor dalam menggunakan tekniknya dalam intervensi krisis. Tetapi, hubungan baik dan tepat yang diciptakan oleh konselor dengan melalui proses-proses dan diterima oleh kliennya adalah salah satu indikator keberhasilan layanan konseling itu sendiri. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami karakter yang harus dibangun dan dibentuk oleh tiap-tiap konselor maupun guru BK, hal ini bertujuan agar layanan bimbingan maupun konseling yang diberikan berhasil dan memiliki pengaruh terhadap kemajuan permasalahan yang di alami oleh kliennya melalui hubungan yang dibangun oleh konselor. Penelitian ini menggunakan studi literatur, dengan jenis literatur primer yang bersumber pada buku, jurnal ilmiah, dan makalah seminar yang terpublish 10 tahun terakhir. Dengan teknik analisis deskriptif. Hasil yang didapat, dalam membentuk sebuah hubungan yang berhasil kepada klien, konselor harus mempunyai kompetensi kepribadian serta keprofesionalan, yaitu dengan karakterisitik; memiliki kemampuan interpersonal, ketepatan dalam menggunakan teori maupun teknik, memiliki rasa empati, memahami etika konselor, penerimaan, juga kepedulian kepada klien. Selanjutnya, melalui penelitian ini diharapkan konselor dapat membangun serta mengembangkan skill dan kepribadiannya dalam menciptakan hubungan yang baik kepada klien dalam proses layanan konseling.
Model supervisi klinis berfokus multikultural: supervisi hubungan interpersonal konselor dan staf kependidikan Rezki Hariko; Indriyana Rachmawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.13156

Abstract

Performance collaboration between counselor and teacher or staff is urgentlyneeded in providing guidance and counseling services for students. This collaboration needs to be supervised, one of them by using multi-cultural focused clinical supervision. This supervisory activity emphasizes the aspect of recognizing the cultural differences that can arise between supervisors and supervisors who can influence the supervision activities. A supervisor needs to be aware of the perception bias that may affect the supervision activities. Supervisors should be reactive to cultural diversity in carrying out supervisory activities demonstrated through recognition of cultural differences between supervisors and supervisors, understanding the power of differences and initiating discussions on diversity. Supervisors must also be aware of obstacles in multicultural supervision, such as: perception bias and lack of supervision training.
KONSELING INDIVIDUAL DALAM MENINGKATKAN SELF ESTEEM NARAPIDANA REMAJA Ulandari Juwita; Rezki Hariko; Yeni Karneli
Indonesian Journal of Counseling and Development Vol. 5 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ijcd.v5i1.2779

Abstract

One of the problems facing juvenile inmates is low self-assessment due to life experiences that do not give an individual a positive impression. Good self-esteem is essential for all individuals, including juvenile Inmates. High self-esteem will trigger enthusiasm to change for the better, mainly when convicts are serving their sentences and are ready to face social life after returning to society later. This article discusses the role of guidance and Counseling in helping to increase self-esteem, namely through individual counseling services as a psychological intervention to create behavior change toward a practical daily life. The method used is a literature study from various references. The results of this study show the role of individual Counseling in increasing the self-esteem of juvenile Inmates through the stages and therapeutic procedures.
TEORI KARIR DONALD E SUPER DAN IMPLEMENTASINYA PADA KARIR CONTENT CREATOR DI ERA MILENIAL Suhartati Wahyu; Afdal Afdal; Rezki Hariko
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i2.3254

Abstract

Pilihan karir generasi milenial saat ini identik dengan dunia teknologi, seperti content creator, youtuber, gamer, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu, belajar tidak menghalangi mereka untuk mengejar karir di dunia teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi teori karir Donald E Super pada content creator di era milenial saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada salah satu mahasiswa yang menggeluti karir sebagai content creator dengan puluhan karya video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa ini telah menjadi content creator sesuai dengan bakat, minat, dan potensi diri yang dimilikinya. Inilah yang dimaksud Donald E Super dengan self-concept positif, yang membantu membentuk pola karir sepanjang hidup seseorang. Hal ini ditunjukkan secara keseluruhan dalam setiap karya yang dibuatnya, (2) mahasiswa ini berada di tahap eksploratory, yaitu usia sekitar 15 sampai 25 tahun, di mana mereka telah mampu memahami karir berdasarkan minat bakat mereka meskipun ada kemungkinan bahwa hal itu akan berkembang ke arah yang berbeda.
PERAN BUDAYA TERHADAP PROSES KONSELING Salsabila Arsih; Rezki Hariko; Yeni Karneli
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i2.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan layanan bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan latar belakang budaya dalam proses konseling. Keanekaragaman budaya membutuhkan konselor yang kompeten secara multikultural. Saat proses konseling menghadapi tantangan dari keragaman budaya, kebutuhan intervensi yang akurat yang menghormati perbedaan budaya, dan keinginan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur (liberary research) dengan melakukan pengumpulan data sekunder. Analisis data menggunakan teknik analisis isi. Agar proses konseling dapat mencapai keberhasilan dengan berbagai budaya, konselor harus kompeten, sikap, dan keterampilan berdasarkan dimensi budaya. Konseling harus mempertimbangkan perbedaan budaya, kebutuhan untuk metode yang tepat, dan kebutuhan untuk mempertahankan budaya.
RESISTENSI KLIEN BERDASARKAN RUANG LINGKUP KONSELING LINTAS BUDAYA Suhartati Wahyu; Yeni Karneli; Rezki Hariko
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 1 (2023): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i1.3583

Abstract

Penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling memiliki dasar kemanusiaan dan melibatkan interaksi antara manusia dalam mendukung perkembangan holistik individu. Tujuan utama layanan bimbingan dan konseling adalah memfasilitasi perkembangan pribadi, sosial, dan spiritual individu. Meskipun istilah "bimbingan konseling" penting dalam pendidikan, namun tidak merangkum semua aspek layanan profesional di bidang ini. Dalam konteks budaya konseling, pendidikan dianggap sebagai ciptaan budaya yang kompleks. Konseling lintas budaya menggabungkan aspek konseling dengan konteks budaya yang beragam, dengan tujuan membantu individu mengatasi tantangan dan tumbuh dalam lingkungan budaya yang melingkupi mereka. Pentingnya penghormatan terhadap resistensi dalam proses konseling muncul sebagai faktor utama dalam pengembangan hubungan terapeutik yang efektif. Penting bagi konselor untuk menghormati resistensi klien sebagai sumber pemahaman lebih dalam, terutama dalam lingkungan multikultural di mana perbedaan dan hambatan dapat timbul. Studi literatur adalah pendekatan yang kuat untuk memperoleh wawasan dan mengembangkan dasar teoritis dalam penelitian ini. Pada proses konseling, terlibatnya konselor dan klien membangun hubungan terapeutik yang menjadi landasan pertumbuhan dan perubahan pribadi dengan menghindari perilaku seperti penilaian negatif atau ketidakpedulian, konselor dapat menciptakan lingkungan yang mendukung eksplorasi dan transformasi klien. Secara keseluruhan, pemahaman terhadap aspek-aspek ini penting dalam membangun interaksi yang efektif dan mendukung perkembangan individu dalam konteks bimbingan dan konseling.
Co-Authors Adha, Idyana Adinda Amalia Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdha Lianti Afifa Chaniago, Raliza Afifah Afifah Afrizal Sano Ahmad Zakki Alnetia Dwi Kamirsa Amria Amanda Sativa Amelia, Reska Aminah Daulay Anggi Dwi Noperlis Anggi, Anggi Dwi Noperlis Anisa Afriani Anissa, Anissa Annisa Fortuna Ramadhani Annisa, Rahma Fitri Apri, Intan Zulian Aritonang, Nikon Assahrawiza, Assahrawiza As’ari, Nur Laila Putri Aulia, Dea Avira Heriani Aziz Sinaga, Malim Abdul Azmatul Khairiah Sari Azmi Ade Karina Azzahra, Aurelya Choiri, M. Fadlan Citra Bella Prawita Cusinia, Azahra Hardi Cusnia, Azahra Daharnis Daharnis Daharnis Dea Aulia Dedy Kurniady DELA, VITRIA LARSEMAN Denia Syapitri Desvikayati, Ice Dewany, Rahayu Dhiza Dian Harly Dina Sukma Dina Sukma Ehdatul Puadi Siregar Elfira Febriani Engku Kamarudin, Engku Mardiah Ersya, Zikry Latupasjana Erza, Indah Tri Mustika Fadhila, Liqa Fadhilah, Farah Fadila, Angraini Nurul Fauzan Azima Fazria, Nurul Febriani, Elfira Febriani, Rahmi Dwi Febriani, Rahmi Dwi Febriani Fika Dwi Mulia Fikri, Miftahul Finda Yolanda Firman Firman Firman Firman Firman Gusni Dian Suri Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hafiza, Nur Hafizhah, Fithriani Halimahtun Syaddiyah Hanifah Usman Harahap, Marianna Hasbi Hasgimianti Hasgimianti Hastiani -, Hastiani Haulia, Natasya Putri Hayati, Annajmil Herdian Putra, Ade Heriani, Avira Herman Nirwana Ice Desvikayati Ifdil Ifdil Ifrah Hifsy Indah Wijayanti indah, indahpermatabunda Indra Saputra Indra Saputra Indriyana Rachmawati Jannah, Intan Miftahul Jihan Adilla Kartikasari, Wenny Audina Larasati, Sectio Putri Lia Agustina Lia Agustina, Lia Lika Lika Lika Widiawati Mahaly, Sawal Mahendra, Muhammad Aldy Makatita, Triandini Marianna Harahap Marjohan Marjohan Maya Mashita Rachmi Mega Iswari Mega Mustika Mega Mustika Megaiswari Biran Asnah Megaiswari Biran Asnah Mei Lani, Vini Meivilona Yendi, Frischa Meri Susanti Meynia, Adhilla Mharchelya, Mharchelya Miftahul Fikri MIFTAHUL JANNAH Miftahul Jannah Muhamad Fadli Mulia, Fika Dwi Murvi, Indah Miranti Mustika Sari, Mustika Mustika, Humaira Mutia Afnida Mutiara Sari Tobing Muwakhidah, Muwakhidah Narti, Zulhelmi Narti Nasution, Ahmad Zaki Ilman Nasution, Salsabila Netrawati Netrawati Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni S Neviyarni S Neviyarni S Neviyarni, Neviyarni Nikon Aritonang Nisa, Nabilla Khairun Nofiani, Dea Nur Afifah Nabila Saragih Nur Hafiza Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhafiza Nurhafiza Opi Andriani Pertiwi, Yuarini Wahyu Prawita, Citra Bella Puji Gusri Handayani Puji Gusri Handayani Purba, Irda Yani Puspita Bahridah Putra, Febri Wandha Putri Oktavia Putri, Kanaya Yose Putri, Sri Agustina Putri, Vonny Raissa Putri, Yola Eka Putriani, Lisa Rachmawati, Indriyana Rachmi, Maya Mashita Rahayu Dewany Rahayu Dewany Rahayu Dewany Rahma Fitri Annisa Rahmad Rahmad Rahmatul Ulfa Aulia Rahmawati, Dini Fitriani Rahmi, Adinda Salsabila Ramadhani, Lusi Ramadhani, Velya Ramdani Ramdani Ratih Christiana, Ratih Renidayati, Renidayati Reza Tririzky Rici Kardo Rike Wulandari Rima Pratiwi Fadli Riska Ahmad Riska Ahmad Rober Sandra Rusnawati Ellis S, Nevi Yarni Salmi, Salmi Salsa Billah Husna Salsabila Arsih Salsabila Nasution Saragih, Nur Afifah Nabila Siska Pratiwi Siti Hanifah Sri Hastuti Suharnadi, Putra Suhartati Wahyu Suhertina Sukmawati, Indah Syapitri, Denia Syarifah Wahidah Syawaluddin Syuryani Syuryani Tanjung, Mestika Indra Sari Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Tri Wulandari Triyono, Triyono Tuasikal, Abdul Jalil Tyas Martika Anggriana, Tyas Martika Ulandari Juwita Ulviani, Tri Umami, Fitria Wahid, Ahmad Wardoyo Wenny Audina Kartikasari Yan Guspriadi Yeni Karneli Yeni Karneli Yofadrin, Sthevani Yona Apriliana Yuca, Verlanda Yunus, Ahmad Rozelan Zadrian Ardi Zakki, Ahmad Zikra Zikra Zikry Latupasjana Ersya Zulfikar Zulfikar