p-Index From 2021 - 2026
17.808
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Konselor Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Psikopedagogia Psikis : Jurnal Psikologi Islami Jurnal Counsellia Jurnal Counseling Care Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL KONSELING GUSJIGANG JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Indonesian Journal of Educational Counseling Educational Guidance and Counseling Development Journal Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling International Journal of Research in Counseling and Education RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bisma The Journal of Counseling Mimbar Ilmu Journal on Education Global Conference Index Paedagogia: Jurnal Pendidikan JAMBURA Guidance and Counseling Journal JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Sehat Mandiri JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Neo Konseling MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Bulletin of Science Education Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Journal of Education Research Education and Counseling Journal Southeast Asian Journal of Technology and Science International Journal of Education and Teaching Zone Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Counseling and Humanities Review Jurnal Counseling Care TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Konseling Pendidikan Islam Socius: Social Sciences Research Journal Consilium Current Issues In Counseling SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Journal Of Psychology, Counseling And Education Algebra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Authentic Research EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling JUBIKOPS DEVOTIONIS: Journal of Community Service Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Kawakib: Journal of Multidisciplinary Research Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Empowerment Counseling Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Regulasi Emosi sebagai Faktor Protektif dari Stres Akademik pada Siswa Rahmi, Adinda Salsabila; Hariko, Rezki; Nurfarhanah; Febriani, Rahmi Dwi
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. Special Issue (2025): Agustus
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4iSpecial Issue.3410

Abstract

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami stres akademik yang akan berdampak negatif pada prestasi belajar. Banyak faktor yang dapat menyebabkan stres akademik, salah satunya tingkat regulasi emosi. Faktor ini berperan sebagai penentu reaksi adaptif yang akan ditunjukkan siswa dalam menghadapi situasi yang menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat regulasi emosi, mendeskripsikan tingkat stres akademik siswa, serta mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan stres akademik pada siswa SMA. Responden penelitian ini yaitu siswa SMAN 1 Lareh Sago Halaban kelas X, XI dan XII sebanyak 283 siswa, yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Instrumen yang digunakan adalah Skala Regulasi Emosi Siswa dan Skala Stres Akademik Siswa menggunakan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment dengan bantuan software SPSS versi 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi secara umum berada pada kategori sedang (54,77%), sementara untuk tingkat stres akademik juga berada pada tingkat sedang (40,64%). Analisis korelasi dari kedua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan dan negatif (r= -0,223; p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pada regulasi emosi cenderung akan diikuti dengan penurunan stres akademik. Hasil temuan dapat menjadi dasar bagi konselor sekolah dan lembaga pendidikan dalam merancang program dan intervensi untuk meningkatkan tingkat regulasi emosi guna mereduksi tingkat stres akademik siswa.
Implementation of Group Counseling Services Based on Cognitive Behavior Modification with Self-Management Techniques to Reduce Nomophobia among Senior High School Students Nasution, Ahmad Zaki Ilman; Karneli, Yeni; Hariko, Rezki; Fikri, Miftahul
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 14 NO 4 DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.31452

Abstract

Nomophobia, defined as excessive anxiety due to the absence of access to smartphones, has become a widespread psychological problem that disrupts students' concentration, motivation, and academic achievement. As many as 84.2% of high school students in Indonesia have been reported to experience severe nomophobia symptoms. This quasi-experimental study aims to test the effectiveness of group counseling services based on the Cognitive Behavior Modification (CBM) approach integrated with self-management techniques in reducing nomophobic behavior among high school students. A total of 20 eleventh grade students (aged 16–17 years) at SMA Negeri 17 Padang were divided into two groups: an experimental group (n = 10) that received five sessions of group counseling based on Cognitive Behavior Modification (CBM) with self-management techniques, and a control group (n = 10) that received conventional counseling. Data were collected using an adapted version of the Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) (33 items, four dimensions, α = 0.781) and analyzed with nonparametric tests (Wilcoxon Signed-Rank Test and Mann-Whitney U Test) at a significance level of α = 0.05. The research results showed that the experimental group experienced a significant decrease of 41.3% (from M = 121.7, high category, to M = 84.7, low category), compared to the control group which only decreased by 12.9% (from M = 116.4 to M = 105.8). Statistical analysis showed significant differences both within groups (Wilcoxon Z = -2.803, p = 0.005) and between groups (Mann-Whitney U = 11.500, Z = -2.911, p = 0.004). Group counseling based on Cognitive Behavior Modification (CBM) integrated with self-management techniques proved effective in reducing nomophobic behavior through cognitive restructuring and self-regulation, and is therefore recommended as a structured intervention to address technology related anxiety in educational settings.
Landasan Filosofis Keterampilan Komunikasi Konseling Hariko, Rezki
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 2, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagaimana Peran Orangtua Mempengaruhi Pilihan Karir Mahasiswa? dari Perpektif Roe's Personality Theory: A Systematic Literature Review Cusnia, Azahra; Afdal, Afdal; Hariko, Rezki; Nurfarhanah, Nurfarhanah
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 11 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v11i3.23246

Abstract

Career choice is one of the most important decisions in a student's life. This article is a systematic literature review that aims to analyse the role of parents in influencing college students' career choices from the perspective of Roe's personality theory. It collects and analyses relevant research in this area to gain a comprehensive understanding of the relationship between parental roles and college students' career choices.The results of this literature review indicate that parents have a significant role in influencing college students' career choices. In addition, factors such as gender, parents' educational background, and family structure can also influence parents' influence on students' career choices. However, research also shows that other factors beyond parental influence, such as individual interests, educational experiences, and environmental factors, also have a significant impact on students' career choices. Therefore, it is important to consider other interacting factors in understanding students' career choices holistically.
Screen Time, Anxiety, and Insomnia in Adolescents: Foundations for Culturally Sensitive Gestalt-Based Group Counseling Lika Widiawati; Neviyarni S; Netrawati Netrawati; Rezki Hariko; Yeni Karneli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan perangkat layar yang berlebihan telah menjadi fenomena global yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan fungsi psikososial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara screen time, kecemasan, dan insomnia pada peserta didik sekolah menengah pertama di Indonesia sebagai dasar pengembangan intervensi bimbingan kelompok berbasis pendekatan Gestalt. Penelitian menggunakan desain korelasional cross-sectional dengan 98 peserta berusia 12–15 tahun. Screen time, kecemasan, dan kualitas tidur diukur menggunakan instrumen yang tervalidasi dan disesuaikan dengan konteks lokal. Analisis data dilakukan dengan korelasi Spearman dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan bahwa screen time berasosiasi positif dengan kecemasan (ρ = 0,333; p = 0,001) dan insomnia (ρ = 0,347; p < 0,001). Analisis regresi menunjukkan bahwa screen time menjadi prediktor signifikan terhadap kecemasan (β = 0,297, R² = 0,088) dan insomnia (β = 0,286, R² = 0,082). Kecemasan dan insomnia memiliki korelasi yang sangat kuat (ρ = 0,896; p < 0,001), menunjukkan adanya hubungan timbal balik yang membentuk siklus psikologis maladaptif yang diperkuat oleh paparan media digital. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi yang fokus pada regulasi emosi dan kebiasaan tidur, dengan integrasi literasi digital dan pertimbangan konteks sosial-budaya dalam kerangka Gestalt. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hubungan screen time dengan kesehatan mental remaja di Indonesia dan menjadi dasar pengembangan program bimbingan kelompok yang sensitif secara kultural.
PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIORAL THERAPY (REBT) UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI IBU MUDA DALAM PENGASUHAN ANAK Dela, Vitria Larseman; S, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1038-1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling kelompok menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam mengasuh anak. Fenomena rendahnya kepercayaan diri sering muncul pada ibu muda akibat tekanan sosial, kurangnya pengalaman, dan pikiran irasional mengenai peran keibuan. Pendekatan REBT diyakini dapat membantu individu mengubah pikiran irasional menjadi rasional melalui restrukturisasi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 8 ibu muda berusia 22–30 tahun yang memiliki anak usia 1–5 tahun dan menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kepercayaan Diri yang diadaptasi dari Lauster (2012). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan skor kepercayaan diri setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok REBT dengan nilai signifikansi p = 0.002 (p 0.05). Temuan ini membuktikan bahwa konseling kelompok REBT efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam menjalankan peran pengasuhan secara positif dan adaptif.
Mapping the Challenges of Psychoanalytic Approaches in Group Guidance and Counseling: A Systematic Literature Review Kardo, Rici; Neviyarni S, Neviyarni S; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Jurnal Counseling Care Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2025.v9i2.10795

Abstract

Pendekatan psikoanalitik dalam bimbingan dan konseling kelompok merupakan salah satu metode yang berupaya membantu individu memahami dinamika kepribadian, konflik intrapsikis, serta pengaruh pengalaman masa lalu terhadap perilaku masa kini. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi. Permasalahan konseptual muncul karena kurangnya pemahaman konselor mengenai teori psikoanalitik dan kesulitan dalam mengintegrasikan konsep id, ego, serta superego ke dalam dinamika kelompok. Dari sisi teknis, kendala seperti keterbatasan waktu, jumlah anggota yang tidak seimbang, serta kesulitan menjaga kerahasiaan sering menjadi hambatan. Selain itu, konselor menghadapi kesulitan dalam mengelola resistensi, keterbatasan keterampilan interpretasi simbol bawah sadar, serta tantangan dalam menciptakan suasana aman untuk asosiasi bebas. Di pihak anggota kelompok, muncul resistensi, rasa enggan membuka diri, perbedaan tingkat kedewasaan psikologis, hingga potensi konflik antar anggota. Permasalahan lain juga datang dari faktor lingkungan, seperti minimnya dukungan sekolah, keterbatasan fasilitas, serta ketidaksesuaian dengan norma budaya tertentu. Berbagai permasalahan ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi konselor, penyesuaian strategi, serta dukungan institusi agar pendekatan psikoanalitik dalam konseling kelompok dapat diterapkan secara lebih efektif.
Emotion-Focused Therapy as a Humanistic Framework for Semi-Military Vocational Education Hasbi, Hasbi; Neviyarni, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810653600

Abstract

Semi-military vocational education is increasingly questioned due to concerns about its impact on students’ autonomy, emotional well-being, and personal development, despite its effectiveness in fostering discipline and order. This conceptual article aims to propose Emotion-Focused Therapy (EFT) as a humanistic framework to humanize semi-military vocational education without diminishing its disciplinary strengths. Using a critical literature review approach, this study synthesizes theoretical and empirical insights from militaristic education models, humanistic education perspectives, and EFT principles to construct an integrative conceptual framework. The analysis reveals that semi-military educational environments tend to prioritize obedience and control, often at the expense of emotional expression, creativity, and student agency. The findings suggest that integrating EFT principles, such as emotional awareness, empathetic teacher, student relationships, emotional regulation, and supportive authority, can create a more balanced educational climate. This framework positions educators as caring mentors while maintaining structured discipline, thereby promoting resilience, self-awareness, and emotional competence among vocational students. The article concludes that EFT-informed humanistic practices offer a viable and ethical pathway to reform semi-military vocational education, with practical implications for curriculum development, teacher training, and institutional policy.
MITIGATING ADOLESCENT POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER THROUGH INDIVIDUAL COUNSELING USING EYE MOVEMENT DESENSITIZATION REPROCESSING TECHNIQUES: A STUDY ON SURVIVORS OF TRAIN ACCIDENTS Wahid, Ahmad; Nirwana, Herman; Hariko, Rezki; Fikri, Miftahul; Choiri, M. Fadlan; Putri, Kanaya Yose; Fazria, Nurul
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i2.5880

Abstract

Diverse individual experiences and problems often lead to painful psychological disorders, one of which is the traumatic experience of individuals who have been involved in train accidents, which can lead to post-traumatic stress disorder. This condition requires responsive and serious attention, as it can have negative and long-lasting effects. One effort that can be made to overcome this problem is the implementation of individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique. This study focused on empirically testing the effectiveness of individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique in reducing PTSD in adolescents who have experienced train accidents. The research method used was an experiment with a single subject research design. The sample in this study consisted of two students who had experienced a train accident and had high levels of PTSD. The results showed that individual counseling using the eye movement desensitization reprocessing technique was effective in reducing PTSD in adolescents who had experienced a train accident. Visual analysis shows a consistent and significant decline in clients. Both clients who were initially identified as having PTSD no longer showed signs of PTSD after undergoing 3 and 4 sessions of intervention. However, the findings of this study should not be generalized to samples with different characteristics. The researchers recommend that future researchers apply individual counseling using eye movement desensitization reprocessing techniques to populations and samples with broader characteristics, as well as other relevant issues.
How to Improve the Self-Esteem of Minangkabau Teenagers Through Agentic Group Guidance? Indah Wijayanti; Herman Nirwana; Rezki Hariko; Yeni Karneli; Hanifah Usman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.8734

Abstract

Self-esteem is now a global psychological issue that influences mental well-being, achievement, and social relationships. However, research linking self-esteem development to a culture-based counseling approach remains limited, especially in the Minangkabau context, which is rich in values of togetherness and independence. This type of research is a quantitative quasi-experimental method with a non-equivalent design. The subjects of this study were 20 students of Batipuh 1 State Senior High School. The research instrument was a self-esteem checklist developed using a Likert scale. Data were analyzed using the N-Gain test, the Wilcoxon test, and the Mann-Whitney test . The results showed that the Agentic group guidance service in the experimental group was "quite effective" in increasing students' self-esteem with an N-Gain of 57.5 while the control group was 32.3. The Mann-Whitney test produced p = 0.001 (<0.005). This research is novel in integrating Bandura's socio-cognitive theory of agentic behavior with Minangkabau cultural values, resulting in a contextual and culturally sensitive agentic group guidance model. This model has the potential to be an effective framework for developing culture-based counseling interventions in a multicultural society. Keywords: sociocognitive, deliberation, reflective dialogue, significance, virtue
Co-Authors Adha, Idyana Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afifa Chaniago, Raliza Afifah Afifah Afrizal Sano Ahmad Zakki Alnetia Dwi Kamirsa Amria Amalia, Adinda Amanda Sativa Amelia, Reska Aminah Daulay Anggi Dwi Noperlis Anggi, Anggi Dwi Noperlis Anisa Afriani Anissa, Anissa Annisa Fortuna Ramadhani Annisa, Rahma Fitri Apri, Intan Zulian Aritonang, Nikon Assahrawiza, Assahrawiza As’ari, Nur Laila Putri Aulia, Dea Avira Heriani Aziz Sinaga, Malim Abdul Azmatul Khairiah Sari Azmi Ade Karina Azzahra, Aurelya Choiri, M. Fadlan Citra Bella Prawita Cusinia, Azahra Hardi Cusnia, Azahra Daharnis Daharnis Daharnis Dedy Kurniady DELA, VITRIA LARSEMAN Denia Syapitri Desvikayati, Ice Dewany, Rahayu Dhiza Dian Harly Dina Sukma Ehdatul Puadi Siregar Engku Kamarudin, Engku Mardiah Ersya, Zikry Latupasjana Erza, Indah Tri Mustika Fadhila, Liqa Fadhilah, Farah Fadila, Angraini Nurul Fauzan Azima Fazria, Nurul Febriani, Elfira Febriani, Rahmi Dwi Febriani, Rahmi Dwi Febriani Fikri, Miftahul Firman Firman Firman Firman Firman Gusni Dian Suri Guspriadi, Yan Hafiz Hidayat Hafiz Hidayat Hafiza, Nur Hafizhah, Fithriani Halimahtun Syaddiyah Hanifah Usman Harahap, Marianna Hasbi Hasgimianti Hasgimianti Hastiani -, Hastiani Haulia, Natasya Putri Hayati, Annajmil Herdian Putra, Ade Heriani, Avira Herman Nirwana Ifdil Ifdil Ifrah Hifsy Indah Wijayanti indah, indahpermatabunda Indra Saputra Indriyana Rachmawati Jannah, Intan Miftahul Kartikasari, Wenny Audina Larasati, Sectio Putri Lia Agustina Lia Agustina, Lia Lika Lika Lika Widiawati Mahaly, Sawal Mahendra, Muhammad Aldy Makatita, Triandini Marianna Harahap Marjohan Marjohan Maya Mashita Rachmi Mega Iswari Mega Mustika Megaiswari Biran Asnah Megaiswari Biran Asnah Mei Lani, Vini Meri Susanti Meynia, Adhilla Mharchelya, Mharchelya Miftahul Fikri MIFTAHUL JANNAH Miftahul Jannah Muhamad Fadli Mulia, Fika Dwi Murvi, Indah Miranti Mustika Sari, Mustika Mustika, Humaira Mutia Afnida Mutiara Sari Tobing Muwakhidah, Muwakhidah Narti, Zulhelmi Narti Nasution, Ahmad Zaki Ilman Nasution, Salsabila Netrawati Netrawati Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni Neviyarni S Neviyarni S, Neviyarni S Neviyarni, Neviyarni Nikon Aritonang Nofiani, Dea Nur Afifah Nabila Saragih Nur Hafiza Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhafiza Nurhafiza Nuri Aslami Opi Andriani Pertiwi, Yuarini Wahyu Prawita, Citra Bella Puji Gusri Handayani Purba, Irda Yani Puspita Bahridah Putra, Febri Wandha Putri Oktavia Putri, Kanaya Yose Putri, Sri Agustina Putri, Vonny Raissa Putri, Yola Eka Putriani, Lisa Rachmawati, Indriyana Rachmi, Maya Mashita Rahayu Dewany Rahayu Dewany Rahayu Dewany Rahma Fitri Annisa Rahmad Rahmad Rahmatul Ulfa Aulia Rahmawati, Dini Fitriani Rahmi, Adinda Salsabila Ramadhani, Lusi Ramadhani, Velya Ratih Christiana, Ratih Renidayati, Renidayati Reza Tririzky Rici Kardo, Rici Rike Wulandari Rima Pratiwi Fadli Riska Ahmad Riska Ahmad Rober Sandra Rusnawati Ellis S, Nevi Yarni Salmi, Salmi Salsa Billah Husna Salsabila Arsih Salsabila Nasution Saragih, Nur Afifah Nabila Siti Hanifah Sri Hastuti Suharnadi, Putra Suhartati Wahyu Suhertina Sukmawati, Indah Syapitri, Denia Syawaluddin Syuryani Syuryani Tanjung, Mestika Indra Sari Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Taufik Tri Wulandari Triyono, Triyono Tuasikal, Abdul Jalil Tyas Martika Anggriana, Tyas Martika Ulandari Juwita Ulviani, Tri Umami, Fitria Wahid, Ahmad Wahidah, Syarifah Wardoyo Yeni Karneli Yeni Karneli Yofadrin, Sthevani Yolanda, Finda Yona Apriliana Yuca, Verlanda Yunus, Ahmad Rozelan Zadrian Ardi Zakki, Ahmad Zikra Zikra Zikry Latupasjana Ersya Zulfikar Zulfikar