p-Index From 2021 - 2026
12.255
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Attoriolong bionature AL KAUNIYAH Jurnal Diskursus Islam JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Jurnal Adabiyah REKAYASA Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JURNAL ILMU BUDAYA JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies LENTERA: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) BIOPROSPEK Journal of Islamic Education Policy UNM Geographic Journal Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Muaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman JURNAL MANAJEMEN Jurnal Pertanian Agros Jurnal Infomedia JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Istawa: Jurnal Pendidikan Islam SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Abdimas Universal Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science JAMIN : Jurnal Aplikasi Manajemen dan Inovasi Bisnis Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Jurnal Sistem Komputer & Kecerdasan Buatan JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ihtiyath : Jurnal Manajemen Keuangan Syariah jurnal ilmu keolahragaan Tangible Journal International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) Poros Onim Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Mimbar Agama Budaya Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Journal of Management and Administration Provision Innovative: Journal Of Social Science Research Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM PERFORMANCE: JOURNAL OF ENGLSH EDUCATION AND LITERATURE DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) Qawwam Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Insaniyah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat eProceeding of TIK Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Inovasi Global Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Asian Journal of Social and Humanities Rechtsvinding JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) International Journal of Economics, Business and Innovation Research Mekongga: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Edukasi Saintifik Padaidi: Journal of Tourism Dedication Padaidi: Journal of Tourism Dedication ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Al-Umm: Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Mushawwir: Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam SNTE Indonesian Journal of Ecology and Conservation
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MINAT ORANG TUA UNTUK MENYEKOLAHKAN ANAKNYA PADA LINGKUNGAN MINORITAS DI MIN 1 BITUNG Amirullah, Amirullah
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala madrasah dalam meningkatkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada lingkungan minoritas di MIN 1 Bitung; faktor pendukung dan penghambat minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada lingkungan minoritas di MIN 1 Bitung; Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala madrasah dalam meningkatkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di madrasah, adalah: 1) sebagai edukator; 2) sebagai menejer; 3) sebagai administrator; 4) sebagai supervisor; 5) sebagai leader; 6) sebagai inovator; dan 7) sebagai motivator. Faktor pendukung motivasi orang tua menyekolahkan anaknya di madrasah pada lingkungan minoritas di kota Bitung, adalah: 1) keinginan orang tua untuk menjadikan anaknya sebagai generasi yang baik; 2) keinginan agar anaknya dapat didik disiplin dalam beribadah; 3) adanya mutu pendidikan dan sarana dan prasarana yang memadai di madrasah; dan 4) keinginan untuk memperbaiki akhlak anak yang telah terpengaruh dengan hal-hal negatif. Sedangkan faktor penghambanya, antara lain: 1) adanya stigma negatif terhadap madrasah; 2) jarak madrasah yang jauh; dan 3) adanya anggapan madrasah sekolah tradisional dan kumuh.
THE TRANSFORMATION OF THE MUAMALAH FIQH AKAD AT SAGA ABEPURA-PAPUA MALL DURING THE COVID 19 PANDEMIC Amirullah, Amirullah; Pasinringi, Andi Achruh AB.; Sahib, Rahmawansyah
Jurnal Adabiyah Vol 20 No 2 (2020): December (Islamic Studies)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v20i2a6

Abstract

This article comes with a new perspective to understand the community transactions dynamics at the Saga Abepura Mall, Papua (MSA). The Covid-19 period challenges MSA managers in carrying out contract transformation. This article takes a close look at the changes in the muamalah fiqh agreement from offline to online, significantly transforming contract transactions at MSA during the Covid-19 pandemic. Two points are studied. First, muamalah fiqh transactions concerning contract transformation. Second, an analysis of contract changes. The focus of this article is on changing the old contract to the new contract. This article considers that a new contract is allowed in muamalah jurisprudence as long as there is no opposition with the Al-Qur'an and Al-Hadith. This article seeks answers to questions using observational data and interviews. The interview involved seven informants. They are four MSA employees and three customers. Transactions in a new contract do not mean replacing the old contract law. Creating a muamalah contract transformation does not have to eliminate other covenants. The existence of transforming an online buying and selling contract gave birth to a new form of contract at MSA, namely the order contract. First, the salam contract is the contract when the goods are paid for in advance, while the isthisnah contract was the contract when the order is paid when the good is in hand. Thus, all agents, MSA managers, customers, and employees should pay attention to contract transformation.تأتي هذه المقالة مع منظور جديد لفهم ديناميكيات المجتمع في الصفقة في مولSaga Abepura-Papua (MSA) ، تمثل فترة كوفيد-19 تحديات لمديري المول في تنفيذ تغيير العقد. تنظر هذه المقالة نظرة فاحصة على التغيير في عقد فقه المعاملة من العقد المباشر وغير المباشر عبر الإنترنيت في المول فترة كوفيد-19. هناك شيئان مهمان يتم دراستهما الأول صفقة فقه المعاملة المتعلقة بتغيير العقد والثاني تحليل تغيير العقد. التركيز في هذه المقالة هو تغيير العقد القديم إلى العقد الجديد. تعتبر هذه المقالة أن العقد الجديد مسموح به في فقه المعاملة بشرط عدم وجود دليل في القرآن الكريم والسنة النبوية على تحريمه. تسعى هذه المقالة للحصول على إجابات للأسئلة باستخدام بيانات المراقبة والمقابلات. تشمل المقابلة سبعة مخبرين، أربعة موظفي المول وثلاثة عملاء، الصفقة في العقد الجديد لا تعني محو حكم العقد القديم، التغيير في فقه المعاملة لا يلزم إلغاء العقود الأخرى، وقوع التغيير في عقد المعاملة عبر الإنترنيت يؤدي إلى ظهور شكل جديد من العقود في المول وهو عقد الطلب. الأول عقد السلم هو دفع قيمة البضائع المطلوبة مقدمًا، وأما عقد الاستصناع هو دفع ثمن البضائع المطلوبة في النهاية عند استلام الطلب. وهكذا كل الأطراف من مديري المول والعملاء والموظفون يهتمون بتغيير العقد.Artikel ini hadir dengan perspektif baru untuk memahami dinamika masyarakat dalam bertransaksi di Mall Saga Abepura-Papua (MSA). Masa Covid-19 memberikan tantangan terhadap pengelola MSA dalam melakukan transfomasi akad.Artikel ini melihat dari dekat kaitan perubahan akad fikih muamalah dari offline ke online khususnya bagaimana transformasi akad bertransaksi di MSA pada masa pandemi covid-19. Ada dua hal penting yang dikaji. Pertama, transaksi fikih muamalah tentang transformasi akad. Kedua, analisis perubahan akad. Fokus dalam artikel ini adalah perubahan akad lama kepada akad baru. Artikel ini memandang bahwa akad baru dibolehkan dalam fikih muamalah asalkan tidak ada dalil Alqur’an dan Alhadis yang melarangnya. Artikel ini mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dengan menggunakan data observasi dan wawancara. Wawancara melibatkan tujuh informan. Empat orang karyawan MSA dan tiga orang konsumen. Transaksi dalam akad baru bukan berarti manghapus hukum akad yang telah lama. Menciptakan transformasi akad muamalah tidak harus menghilangkan akad-akad yang lainnya. Adanya transformasi akad jual beli online melahirkan bentuk akad baru di MSA, yakni akad pesanan. Pertama akad salam adalah pembayaran barang pesanan yang di bayar diawal, sedangkan akad isthisnah adalah pembayaran barang pesanan yang dilakukan diakhir yakni ketika pesanan sudah di tangan. Dengan demikian semua pihak, pengelola MSA, pelanggan dan karyawan memperhatikan transformasi akad.
Mustahiq: Studi Kasus Penerima Zakat Pada Masyarakat Skouw Sae Distrik Muara Tami Kota Jayapura Kelibia, Muhidin; Muhandy, Rachmad Surya; Amirullah, Amirullah; Muhyiddin, Syaiful
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 2 No 1 (2021): Ngaji Online, Zakat, dan Kearifan Lokal
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v2i1.49

Abstract

This study aims to determine the model of zakat distribution which is carried out by the community and to find out the lack of understanding of the groups who are entitled to receive zakat. This study also aims to find out the institutions that applied in society as well as how the perspective of Islamic law regarding the distribution of zakat in Skouw Sae Village, Muara Tami District, Jayapura City. It is qualitative research, using the paradigm of social phenomenology. Research results: There are quite a lot of Muzaqih included in the category of poor and converts. The formation of Amil by the administrators of the Al-Aqsa Skouw Sae mosque is carried out every year before the holy month of Ramadan. In addition, not all Muslims who are appointed to be Amil knows the terms and duties of it, so that the lack of public knowledge about Islam causes an inability to understand the assets that must be zakated which results in public ignorance about the 8 Asnabs that are obliged to receive zakat. The lack of religious guidance carried out in the community causes knowledge of the obligation to pay zakat to be known to the public, but not in detail about what assets are required to be tithe, the nisab, and who is obliged to receive zakat. This knowledge is only owned by the Imam of the Mosque. The point of view of Islamic law regarding zakat in Skouw Sae that paying zakat is a must that should be done by every Muslim which is not included in the 8 asnabs, its implementation is regulated in the Qur'an and Hadith. Social institutions: Lack of Dai/Mubaliq who can provide continuous religious guidance. Economic Institutions: Economic factors support a person to make the habit of issuing zakat. Cultural Institutions: Habits carried out by people who have the ability not to pay zakat on their wealth to others lead to imitations that are carried out to the next generation, thus creating a new culture in the community.
Eksistensi Tradisi Mangngonggo Durian bagi Masyarakat di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar, 2016-2019. Rinaldi, Irfan; Amirullah, Amirullah; Asmunandar, Asmunandar
Attoriolong Vol 22, No 1 (2024): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Eksistensi Tradisi Mangngonggo Durian bagi Masyarakat di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang. Permasalahan pokok tersebut kemudian menjadi beberapa sub permasalahan, yaitu: 1) bagaimana latar belakang munculnya tradisiMangngonggo Durian di Desa Batetangnga? 2) bagaimana eksistensi dan prosesi MangngonggoDurian di Desa Batetangnga? 3) bagaimana perkembangan tradisi Mangngonggo Durian di desa batetangnga?. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen baik buku, jurnal, maupun artikel yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: tradisi MangngonggoDurian adalah tradisi pesta buah Durian yang dilakukan ketika musim buah Durian tiba. Tradisi ini juga diartikan sebagi bentuk rasa syukur kepada sang pencipta karena kita diberikan nikmat berupa buah Durina tradisi ini dimulai dari nenek moyang orang Batetangnga dan  masih dilestarikan  samapi sekarang ini. Berdasarkan  hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat khususnya masyarakat Batetangnga senantiasa melestarikan dan menjaga budaya atau  tradisi yang sudah ada di daerah kita, sehingga dapat menjadi ikon daerah dan memperkaya kearifan lokal di Indonesia.  
Petani Kebun Karet di Desa Tellu Limpoe Kecamatan Tellu Limpoe Kab. Sinjai pada Masa Covid 19 Muslimin, Nurul Fadilah; Amirullah, Amirullah; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 21, No 2 (2023): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan penulisan ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terbentuknya kebun karet, sistem pengelolaan kebun karet pada masa pandemi covid-19, dan dampak covid-19 terhadap petani kebun karet di Desa Tellu Limpoe Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sinjai. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan yakni: heuristik (Pengepulan data dan sumber), kritik sumber yang terdiri dari (kritik intern dan kritik ekstern), interpretasi atau penafsiran dan historiografi atau penulisan sejarah. Tanaman karet diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1864. Pada tahun 1897, pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan pengumuman untuk taman berharga yaitu tanaman karet. Indonesia memberikan kotribusi sebesar 26% dari total produksi karet alam dunia. Diproyeksikan hingga tahun 2020 konsumsi karet alam dunia akan terus mengalami peningkatan rata-rata sebesar 2,6% per tahun. Di Bulukumba telah didirikan perusahaan yang bergerak di sector perkebunan karet,yaitu PT Lonsum (London Sumatera) yang didirikan pada tahun 1906. Puncak pertanian karet di Bulukumba pada tahun 2007 banyaknya pedagang pedagang karet yang masuk yang membuat pilihan bagi petani untuk menjual hasil usahanya makin luas tidak hanya pada PT. Lonsum saja,namun dengan adanya kebun karet di Bulukumba membuat masyarakat Sinjai tertarik dengan usaha kebun karet dan meminta izin untuk memberikan bibit karet untuk ditanam dilahan kosong petani yang berada di Desa Tellu Limpoe. Penyadapan merupakan salah satu kegiatan pokok dari pengusahaan tanaman karet. selama pandemic Covid-19 produksi  karet mengalami penurunan karena penyadapan tidak dapat dilakukan seperti hari biasanya akibat adanya pembatasan kegiatan diluar rumah dan waktu penghujan turun juga mempengaruhi getah karet mengalami kerusakan. Komoditi karet dapat dikatakan sebagai komoditi yang dapat memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai pada umumnya dan Desa Tellu Limpoe secara khususnya. Namun Di tengah wabah pandemi covid-19  kini hasil panen getah karet semakin kurang. Petani getah karet di Desa Tellu Limpoe kala itu pernah merasakan harga pasar yang tinggi. Merosotnya pendapatan petani karet di sebabkan oleh biaya produksi dan harga jual tidak sebanding. Pertanian kebun karet juga membantu pemenuhan kehidupan pengepul getah karet di Desa Tellu Limpoe. Pemerintah Desa tidak menganjurkan petani karet untuk menjual langsung semua getah karet dari hasil panen petani ke pedagang pengepul besar yang ada di kota.
Komunitas Toraja di Desa Lompoloang Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Kabupaten Wajo, 1967-2021 (Kajian Sejarah Lokal) Randan, Gracela Hera; Najamuddin, Najamuddin; Amirullah, Amirullah
Attoriolong Vol 21, No 2 (2023): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang latar belakang masuknya orang Toraja di Desa Lompoloang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, dinamika kehidupan sosial-budaya dan ekonomi orang Toraja di Desa Lompoloang tahun 1967-2021 serta eksistensi budaya penduduk Kampung Toraja yang tinggal di tengah-tengah orang Bugis di Desa Lompoloang. Penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode sejarah, yaitu a) Heuristik artinya mengumpulkan data, b) Kritik yang dilakukan untuk mengetahui keaslian sumber, c) Interprestasi artinya menafsirkan data-data penelitian, d) Historiografi artinya penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awal mula Komunitas orang Toraja masuk di Desa Lompoloang karena tawaran dari bapak Drs.G.Kamisi selaku pemerintah di Kabupaten Wajo pada tahun 1967. Setelah itu orang Toraja yang tinggal di Bottodongga Kabupaten Wajo menerima tawaran tersebut untuk mebuka lahan pertanian di Desa Lompoloang dan pada tahun 1970 barulah orang Toraja masuk ke Desa Lompoloang untuk membuka lahan pertanian, bahasa yang digunakan orang Toraja dalam kehidupan sehari-harinya yaitu bahasa Toraja, namun jika ingin berinteraksi dengan masyarakat bugis di Desa Lompoloang, maka mereka menggunakan bahasa Bugis dan bahasa Indonesia. Agama yang dianut oleh mereka yaitu Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Selain itu eksistensi adat aluk todolo sebagai suku Toraja yang ada di Desa Lompoloang masih sangat dijaga dari dulu hingga sekarang.
DI/TII di Kaluppini Kabupaten Enrekang 1955-1965, Suatu Kajian Sejarah Sosial Mansur, Sri Indarwati; Ahmadin, Ahmadin; Amirullah, Amirullah
Attoriolong Vol 22, No 1 (2024): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang latar belakang masuknya DI/TII di Kaluppini, aktivitas-aktivitas yang dilakukan gerombolan DI/TII selama berada di Kaluppini serta dampak yang ditimbulkan dari keberadaan DI/TII di Kaluppini. Penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode sejarah, yaitu a) Heuristik artinya mengumpulkan data, b) Kritik yang dilakukan untuk mengetahui keaslian sumber, c) Interpretasi artinya menafsirkan data-data penelitian, d) Historiografi artinya penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DI/TII masuk ke Kaluppini karena letaknya yang strategis dan masih berkembangnya ritual-ritual keagamaan yang dianggap tidak sesuai dengan syariat Islam. Ketika berada di Kaluppini, gerombolan melakukan aksi pembakaran dan penculikan. Mereka juga berupaya menegakkan syariat Islam dengan menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan salat tepat waktu, berzikir dan berinfaq. Kehadiran DI/TII di Kaluppini menimbulkan dampak dalam kehidupan masyarakat khususnya dalam bidang sosial ekonomi serta agama dan budaya. Dalam bidang sosial ekonomi, keberadaan DI/TII mengharuskan warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman dan setelah situasi mulai kondusif, warga kembali ke kampung namun adapula yang menetap. Hal seperti ini menghindarkan masyarakat dari perebutan lahan karena beberapa penduduk sudah pergi. Pasca kehadiran DI/TII, masyarakat mengalami kesulitan karena lahan mereka dirusak sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat harus membeli di pasar. Dalam bidang agama dan budaya, wanita diwajibkan untuk menggunakan jilbab agar aurat mereka tidak terlihat. Selain itu, warga juga dihimbau untuk berzikir serta melaksanakan salat berjamaah. Selama berada di Kaluppini, DI/TII tidak memperhatikan pendidikan masyarakat, lain halnya dengan di Benteng Alla dimana DI/TII menculik guru-guru di sekitar Enrekang untuk mengajar di SR VI Tahun Redak.
Implementasi Sistem Proteksi Arus Beban Lebih pada Rumah Tinggal Sederhana menggunakan Internet of Thinks (IoT) dengan Aplikasi Blynk Kurniawan, Ahmad; Amirullah, Amirullah
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 7 No. 2 (2024): Volume VII - Nomor 2 - February 2024
Publisher : Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/siskom-kb.v7i1.579

Abstract

Proteksi dengan kendali jarak jauh diperlukan untuk menjaga pasokan listrik dan melindungi peralatan listrik rumah tinggal ketika konsumen berada di luar rumah. Sistem proteksi beban lebih yang baik mampu memutuskan bagian yang terganggu saja, sedangkan bagian yang tidak mengalami gangguan tetap mendapat pasokan daya listrik. Kendali dari sistem proteksi sendiri harus cepat dan sensitif ketika merespon gangguan sehingga langsung memerintahkan sistem proteksi supaya mampu bekerja diawal terjadinya gangguan. Tujuan penelitian adalah melakukan implementasi sistem proteksi beban lebih berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja pada nilai arus melebihi setting 2 A, menggunakan PZEM 004-t sebagai sensor pembaca arus, dan NodeMCU ESP8266 sebagai modul WiFi untuk mengontrol pemakaian beban dari jarak jauh. Aplikasi BLYNK pada Smartphone berbasis Android berfungsi melakukan monitor memutus beban, dan mengendalikan pemakaian beban listrik pada rumah tinggal dari jarak jauh dengan koneksi internet. Sistem proteksi arus beban lebih menggunakan satu rele utama sebagai proteksi dan empat rele bantu sebagai kendali beban berupa stop-kontak. Tegangan beban dari sensor arus diprogram sebelumnya menggunakan Arduino-Uno, sebagai variabel operasi rele sehingga mampu memutuskan arus beban ketika nilainya melebihi 2 A. Sistem mampu memonitor 10 beban listrik masing-masing: setrika, kipas-angin, lemari-es, solder, charger smartphone, charger laptop, raket nyamuk, lampu hemat-energi, lampu LED, dan lampu pijar. Sedangkan pada pengujian 4 kombinasi peralatan listrik meliputi kipas-angin, solder, setrika, dan lemari dengan beban 2.95 A, rele arus lebih mampu memutuskan arus beban karena sudah melebihi setting arus sebesar 2 A.
Pengembangan Sistem Peminjaman dan Rekomendasi Buku di UPT. Perpustakaan Politeknik Negeri Lhokseumawe dengan Menggunakan Algoritma CT-PRO Amirullah, Amirullah; Fahlevi, Muhammad Rizky; Azhar, Azhar
Jurnal Infomedia: Teknik Informatika, Multimedia, dan Jaringan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jim.v8i2.4280

Abstract

UPT. Perpustakaan Politeknik Negeri Lhokseumawe menyimpan puluhan ribu koleksi buku lintas ilmu. Namun, proses pencarian dan peminjaman buku masih bersifat konvensional dan terbatas pada keberadaan fisik di perpustakaan. Keterbatasan ini menyulitkan peminjam yang tidak berada di lokasi perpustakaan. Sebagai solusi, sistem peminjaman buku online dirancang untuk mempermudah pencarian dan pemesanan buku. Sistem ini dilengkapi dengan fitur rekomendasi berdasarkan algoritma Ct-Pro, yang diterapkan menggunakan data peminjaman buku 2020 dan mencapai efektivitas sebesar 7.27%. Pengujian sistem, baik black box maupun white box, menunjukkan tingkat keberhasilan 89.13%. Oleh karena itu, algoritma Ct-Pro efektif untuk analisis data transaksi dan memberikan rekomendasi buku, sedangkan sistem yang dikembangkan memudahkan proses peminjaman bagi pengguna.
Kecerdasan Emosional Korelasinya Dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa Rosmalah, Rosmalah; Firdaus, Firdaus; Fitri, Nurul; Amirullah, Amirullah
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 2 (2023): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v7i2.46934

Abstract

This is correlational quantitative research that aims to determine whether or not there is a significant relationship between emotional intelligence 986 and mathematics achievement of fifth grade UPTD SPF SDN 3 Lemba District, Lalabata District, Soppeng Regency. The sampling technique is a saturated sample of 47 students. The data collection technique was carried out using a questionnaire and tests for the mathematics subject in the even semester of the 2022/2023 academic year. Data analysis techniques consist of descriptive and inferential analysis. Based on the descriptive results, it shows that emotional intelligence gets an average of 95.28 in the medium category and mathematics learning achievement gets an average of 32.45 in the medium category. Based on the results of the inferential analysis, it shows that at a significance level of 5%, the value of rcount > rtable (0.372 > 0.2876) so it can be concluded that there is significant relationship between emotional intelligence and mathematics learning achievement for fifth grade students of UPTD SPF SDN 3 in the low category at intervals of 0.20 - 0.399.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rajab Abda Abda Abdul Wahid Haddade Abubakar Idham Madani Adiananda, Adiananda Affandy, Fachrudin Fiqri Ahfandi Ahmad Ahmad, Sitti Wirdhana Ahmadin Ahmadin Akbar, Muhammad Tulus Al Ansari, Muhammad Al-Basrah, Muh. Ammar Zhafran Alim, Putra Chandra Rachmat Amalia, Kartika Aminah, R. Iin Siti Amirullah , Amirullah Ampa, Andi Tendri Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Cahyono Andi Irwan Nur, Andi Irwan Andi Syahwiah A. Sapiddin Andi Tenri Ampa Anggie Yulpa Aqtania Anip Dwi Saputro, Anip Dwi ANIS FITRIANI Annajihah, Isra’ Annida Nurul F. A., Annisa Nurul Ilmi dan Fauzan Ibram M. Anugrah Manippi, Wahyu Apriyanti, Nina aras, faulyna ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ardina, Vebria Arham, Muhammad Arhami, Muhammad Ariska, Isna Arista, Della Ariyani, A. Rina arliana, selvy armon, ariani Arsalina, Rara Arupadatu, Sanca Asmunandar, Asmunandar Aswari, Tiara Lady Atriana Djabbar Azhar Azhar Baa, Sultan Baehaqi Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bahri bahri Bakkareng, Sitti Wirdhana Ahmad Bakkareng, Wirdhana Basri Basri Bunga Dara Amin Bunyamin Bunyamin Busnawir Busnawir Bustam, Bustam Bustan Bustan Danial Daniel Happy Putra Daswan, Lestari Dewi Prameswari, Meutia Dewi, Putri Annisa Djafar, Syahrul Djagolado, Martinus W Dwi Fajri, Muhammad Dzakwan, Muhammad ENDRI ENDRI Eppang, Buntu Marannu Ernawati, Potjut Fahinu, Fahinu Fahlevi, Muhammad Rizky Falihin, Dalilul Farahdiba, Aulya Farhana, Nida Farid Said Farras, Muhammad Anwar Febria Surjaman Firdaus Firdaus Firzan Nainu Fitra Ananta Sujawoto Fitri, Nurul Gayatri, Nanda Sekar Haliza, Siti Nur Hamami, R. Abudullah Hanafi, Hasdar Haris, Muhammad Fadel Hasbul, Wahyuni Hasrawati, Nurmi hasyim, hasyim Hidayatuloh, Ade Taopik Hisyamuddin, Muhammad Zida Husain, Fahrisal Ibrahim Ibrahim Imaduddin Imaduddin Indrayogi, Indrayogi Irfandi Irfandi, Irfandi Irma Irma Irno, Irno Ismi, Nur Izal, Izal Jabarudin, La Ode Muhammad Jumadi Jumadi Jumriana Jumriana, Jumriana Kartika Kartika Karya, Adi Kasjim Salenda Kelibia, Muhidin Khadafi, M. Khaeruddin Khaeruddin Khasanah, Niswatul Kiswantono, Agus Kumala, Anisia Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Ahmad Kurniawan, Lutfi Athanuzul La Ode Saidi Labolo, Muhadam Lianna, Nur Lomba Sultan M Tahir Machmud, Mukarramah Mahdi Mahdi, Mahdi Makayasa, Bagas Adi Makkulau Makkulau Maksud Hakim, Maksud Mansur, Sri Indarwati Maria Ulfah Siregar Masri Ridwan, Masri Maulana, Muhammad Andra Meita Puspa Dewi Miftahul Khaer Imaman Muh Akbar Muh Arham, Muh Muh. Kasim Muhammad Arfin Muhammad Salim Muhammad Basri Muhammad Rusdi Muhammad, Uais Sabilah Muhib Rosyidi Muhsin Muhsin Muhyiddin, Syaiful Mulia, Rauza Mulyadi Mulyadi Musawantoro, Muhammad Muslim, Jusva Agus Muslimin, Nurul Fadilah Muzuni, Muzuni Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasaruddin Nasaruddin Naswar, Naswar Nikmah Nikmah Novita, Noni Nugraha, Maulana Adhika Nur Arfa Yanti Nur Ismiyati Nur, Andini Putri Mochamad Nur, Hajra Nurfadillah Nurfadillah Nurhaeni Nurhaeni Nurhalimah Nurhalimah NURHAYU MALIK, NURHAYU Nurhikmah Nurhikmah NURLAELA NURLAELA Nurlina Nurlina Nurma Dwi Wisudiyantie Nurman Said Nurul Inayah Oktafiani Oktafiani, Oktafiani Pasinringi, Andi Achruh AB. Peni Indarwati Prasetya, Audrey Putri Prasetyo, Sukono Hadi Pratama, Gery Andra Putra Pratiwi, Mutiara Dina Pulmalasari, Erika Putri Putri, Sabrina Rachmad Surya Muhandy Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Neng Rahman Syahputra Rahman, Rezki Abdul Rahmawati, Ayuk Dian Rahmawati, Rahmawati Raihansyah, Moh. Ramdhaniyah, Istiqomah Randan, Gracela Hera Rante, Margaretha Wadid Ratnasari, Ike Razak, Linda Arisanty Riftianto, Andrian Eko Rika Rahma Rinaldi, Irfan rinda, ruth Riska Dwi Agustin Riski, Muftika Rismayana Rismayana, Rismayana Risnaldi, La Ode Fabir Rizki A, Andhika Ade Roslina Alam Rosmalah Rosmalah, Rosmalah Rosmiah Rosmiah, Rosmiah Rudia, Adi Parman Rudia, La Ode Adi Parman Rumbaru, Musa Rusdi Rusdi Rusdi, Muh Ruslan Ruslan Sabri Sabri Sabrina, Syafa Safirah, Elvi safry, sarah Sahib, Rahmawansyah bin Said, Amri Amsyari Saidah Saidah Saifuddin Saifuddin Salsabila, Mutia Samsudin Samsudin Sari, Juleka Sari, Suci Indah Sari, Zamah Sarira, Matthew Tinna Sartini Sartini Setiawan, Idul Setiawan, Muhammad Nandar Shulhany M, Ahmad Sianipar, Christina Indriani Simbolon, Parlindungan Simbolon, Zulfan Khairil Siti Helmyati Siti Syamsiah Sitti Syahar Inayah Soleh Amini Yahman Sri Ambardini Sri Maryati SRI RAHAYU Sukardi Weda, Sukardi Sultansyah, Muhammad Sunra, La Supardin Suparto, Windy Puspitasari Supriadin Supriadin Surachma, Wahyuni Nurul Suriana Suriana Suriana Suryadi, Andi Fitriani Syam, Adi Syamsul Arifin Tasnim Tasnim Tati, Andi Dewi Riang Tenrisau, Muhammad Aksan Tri Atmojo, Purbo Widagdo triyanda, ayu Tuzzakiah, Siti Nur Wahdah Visca, Suviana Wardoyo, Tri waslia, waslia Watif Massuanna, Muhammad welso, welso Yahya, Rony Yayan Sudrajat Yulianto, Achmad Yusdar Yusdar, Yusdar Zamakhsyari, Fardan