p-Index From 2021 - 2026
15.282
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Bioscience Tunas Geografi Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS ASEAN Journal on Hospitality and Tourism Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Abjadia, International Journal of Education Jurnal Penelitian Pendidikan GEA, Jurnal Pendidikan Geografi Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Tourism & Hospitality Essentials Journal INVOTEC Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal Geografi Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Gulawentah:Jurnal Studi Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Jambura Journal of Educational Management EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PrimaryEdu - Journal of Primary Education Tourism Scientific Journal J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Journal of Tourism and Creativity Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat jurnal ilmiah hospitality Edukasi IPS JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Parameter Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Innovation in Educational and Cultural Research The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning (JISDeP) Indonesian Values and Character Education Journal Jambura Geo Education Journal Innovation in Research of Informatics (INNOVATICS) Jurnal Kepariwisataan Jurnal Industri Pariwisata Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS Journal of Tourism Sustainability Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Journal of Education Research Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Indonesian Journal Of Educational Research and Review Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Pendidikan Dasar JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pendidikan Geosfer Majalah Ilmiah METHODA Manajemen dan Pariwisata JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Event, Travel and Tour Management Jurnal Pendidikan Islam FENOMENA: Journal of Social Science Journal of Environment and Sustainability Education Indonesian Journal of Education and Learning Geosfera Indonesia PAEDAGOGIE Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Building Ecoliteracy Through Adiwiyata Program (Study at Adiwiyata School in Banda Aceh) Mirza Desfandi; Enok Maryani; Disman Disman
Indonesian Journal of Geography Vol 49, No 1 (2017): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.439 KB) | DOI: 10.22146/ijg.11230

Abstract

This study is back grounded by importance of ecoliteracy for each individual. One of comprehensive efforts to build ecoliteracy in community is through Adiwiyata Program. This study is aimed to find out how the effectiveness of Adiwiyata Program in the effort to build students’ ecoliteracy in Banda Aceh. The method which is used is survey. The study is conducted in ten schools, with respondents are principal, teachers, administrative staff and students. Data analysis is done descriptively toward five variable and hypothesis test use nonparametric statistic test. The result of study showed that there is significant influence of school policy, curriculum implementation, school culture and school infrastructure management toward students’ ecoliteracy. The findings of study is the more effective four components of Adiwiyata is implemented, the higher of students’ecoliteracy. Therefore, four components of Adiwiyata should be implemented maximally, among other by strengthening Adiwiyata school team.
Faktor-faktor kesiapsiagaan bencana terintegrasi pengetahuan prekursor gempa bumi pada mahasiswa Pendidikan IPA Muhyiatul Fadilah; Enok Maryani; Riandi Riandi; Anna Permanasari
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 26, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um017v26i12021p001

Abstract

Preparedness is the main competency that must be possessed by disaster-prone communities, including students. Preparedness is built on knowledge. Previous research shows the level of student preparedness varies greatly, but there is no explanation yet about the relationship of knowledge and other factors that affect student preparedness. In addition, preparedness measures have not yet examined the component of disaster markers or precursors. This research was conducted to describe the factors associated with the level of student preparedness. The study population was science education students and the research sample was determined purposively, so that 104 science students took IPBA courses as samples. Research is descriptive research. Data collection was carried out through a TPPG preparedness questionnaire and an earthquake precursor knowledge test. In addition, secondary data in the form of UTS values are also used that represent basic earthly knowledge that is relevant to earthquake preparedness. The results showed that 1) TPPG preparedness for students was in the moderate / sufficient category, 2) preparedness was influenced by the area of origin of students and was not influenced by gender and earth knowledge, 3) students' knowledge of earthquake markers was very low.Kesiapsiagaan merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh masyarakat rawan bencana, termasuk pada mahasiswa. Kesiapsiagaan dibangun oleh pengetahuan. Penelitian terdahulu menunjukkan level kesiapsiagaan mahasiswa sangat bervariasi, namun belum terdapat penjelasan tentang hubungan pengetahuan dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kesiapsiagaan mahasiswa. Selain itu, pengukuran kesiapsiagaan belum mengkaji komponen penanda bencana atau prekursor. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang berhubungan dengan level kesiapsiagaan mahasiswa. Populasi penelitian  adalah mahasiwa pendidikan IPA dan penentuan sampel penelitian dilakukan secara purposive, sehingga sebanyak 104 mahasiwa pendidikan IPA yang mengambil matakuliah IPBA ditetapkan sebagai sampel. Penelitian merupakan penelitian deksriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kesiapsiagaan TPPG dan tes pengetahuan prekursor gempabumi. Selain itu, juga digunakan data sekunder berupa nilai Ujian Tengah Semester yang merespresentasikan pengetahuan dasar kebumian yang relevan dengan kesiapsiagaan gempabumi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Korelasi Kendalls’ tau dan kuantitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kesiapsiagaan TPPG pada mahasiswa berada pada kategori sedang/cukup, 2) kesiapsiagaan dipengaruhi oleh daerah asal mahasiswa dan tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin dan pengetahuan kebumian, 3) pengetahuan mahasiswa tentang penanda gempabumi sangat rendah. Dapat disimpulkan bahwa daerah asal memengaruhi kesiapsiagaan TPPG mahasiswa pendidikan IPA.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN LITERASI EKOLOGIS PESERTA DIDIK Mirza Desfandi; Enok Maryani
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.356 KB) | DOI: 10.15408/sd.v4i2.7989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh kebijakan sekolah berwawasan lingkungan terhadap literasi ekologis peserta didik. Untuk maksud tersebut, penulis menggunakan metode survey yang dilaksanakan pada sepuluh sekolah yang telah mengikuti Program Adiwiyata di Kota Banda Aceh melalui analisis Korelasi Kendall’s Tau. Hasil uji korelasi antara variabel kebijakan sekolah berwawasan lingkungan dengan variabel literasi ekologis, diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,660 (R2 = 0,435) pada taraf signifikan (probabilitas) 0,010. Didasarkan kriteria yang digunakan, maka signifikansi hitung sebesar 0,010 < 0,05; maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kebijakan sekolah berwawasan lingkungan terhadap literasi ekologis peserta didik. Besarnya pengaruh kebijakan sekolah berwawasan lingkungan terhadap literasi ekologis peserta didik adalah (0,660)2 = 43,5 %. Artinya sebesar 43,5 % literasi ekologis peserta didik dipengaruhi oleh kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, sisanya 56,5 % dipengaruhi oleh faktor lain. Karena itu berdasarkan hasil analisis dan pengujian ini, maka hipotesis yang diajukan dapat diterima. Berdasarkan temuan penelitian ini maka kebijakan sekolah berupa visi, misi dan tujuan sekolah sangat penting untuk disosialisasikan secara masif agar visi, misi dan tujuan sekolah dapat diketahui dan dipahami oleh seluruh warga sekolah.
IDENTIFIKASI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS LITERASI GEOGRAFI DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK Jakiatin Nisa; Enok Maryani; Epon Ningrum
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.037 KB) | DOI: 10.15408/sd.v4i1.5915

Abstract

Abstract This researchobjectiveis to identify social study based on geoliteracy that have been applied to build student’s eco-friendly characterat junior high school in Bandung. The method that used in this research is descriptive analysis method with quantitative approach. The results showed that the factual condition of social studies learning at junior high school in Bandunghas not been developed to cultivate eco-friendly character. The objective condition of social studies learning is related to buildingstudent’s eco-friendly character, the teacher understands substantially that the social studies material is related to building student’s eco-friendly character. But in reality, the teacher has never done a special development of social studies learning based on geoliteracy to build eco-friendly character, for reasons not yet know how or technical to develop thelearning model. Thissituation, shows the learning process of social studies that have been done by teachers have not been able to build student’s eco-friendly character.   Abstraks Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembelajaran IPS berbasis literasi geografi yang diterapkan selama ini untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan peserta didik di tingkat SMPN di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi faktual pembelajaran IPS di SMPN Kota Bandung belum dikembangkan untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Kondisi objektif pembelajaran IPS berkaitan dengan menumbuhkan peduli lingkungan peserta didik di SMPN Kota Bandung yaitu guru memahami secara substansi bahwa materi IPS berkaitan dengan menumbuhkan karakter peduli lingkungan. Namun secara kenyataannya, guru belum pernah melakukan pengembangan khusus pembelajaran IPS yang berbasis literasi geografi untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan, dengan alasan belum mengetahui cara atau teknis untuk mengembangkan model pembelajaran tersebut. Keadaan ini, memperlihatkan proses pembelajaran IPS yang selama ini dilakukan oleh guru belum dapat menumbuhkan karakter peduli lingkungan peserta didik.  Pengutipan: Nisa, Jakiatin, dkk. (2017). Identifikasi Pembelajaran IPS Berbasis Literasi Geografi dalam Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan Peserta Didik. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 4(1), 2017, 1-13. doi:10.15408/sd.v4i1.5915.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v4i1.5915 
Analisis literasi lingkungan pada mahasiswa pendidikan geografi Eko Hariyadi; Enok Maryani; Wanjat Kastolani
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v6i1.6685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran literasi lingkungan pada mahasiswa pendidikan geografi. Sampel peneltian adalah seluruh mahasiswa pendidikan geografi Universitas Sembilanbelas November Kolaka sebanyak 221 mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa survey melalui instrumen angket dan soal tes pilihan ganda yang digunakan untuk mengetahui persentase literasi lingkungan mahasiswa, yang terdiri dari indikator pengetahuan lingkungan, keterampilan kognitif, sikap peduli lingkungan dan perilaku pro-lingkungan. Hasil dari pengolahan dan analisis data, maka disimpulkan bahwa literasi lingkungan mahasiswa pendidikan geografi berada pada kategori sedang untuk indikator pengetahuan lingkungan sebesar 78,3%, indikator keterampilan kognitif 63,3%, dan indikator perilaku pro-lingkungan sebesar 65,6%, sedangkan pada indikator sikap peduli lingkungan menunjukkan kategori tinggi dengan persentase 81%. Selain itu, persentase tersebut juga menunjukkan beberapa sub-indikator dengan persentase tertinggi dari indikator literasi lingkungan diantaranya sub-indikator memiliki pengetahuan mengenai pemecahan masalah lingkungan pada indikator pengetahuan lingkungan, sub-indikator memiliki kemampuan dalam merencanakan tindakan penyelidikan isu lingkungan pada indikator keterampilan kognitif, sub-indikator sikap apresiasi terhadap lingkungan pada indikator sikap peduli lingkungan, dan sub-indikator konservasi sumber daya alam pada indikator perilaku pro-lingkungan.
Assessment on Geography Field study at Universities in Indonesia Aris Munandar; Enok Maryani; Dede Rohmat; Mamat Ruhimat
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 19 No 1 (2019): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.236 KB) | DOI: 10.21009/spatial.191.01

Abstract

In Geography Study Program, fieldstudy is the hallmark of geography outdoor learning. The similar activities of fieldstudy are fieldwork, fieldtrip, outing, excursion, cooks tours and others. The implementation of fieldstudy in the universities of teacher training has the similarity in its naming, its definition, its purpose, material of the study, the duration of the activity, the location of the fieldstudy, and data processing. The difference of the fieldstudy implementation lies on the ratio of supervisor to students, funding, outcome product and assessment. Universities that conduct the fieldstudy should review the curriculum in its implementation so that the credit, the assessed product and process have the similarity both in the credit and the supervisors who assess.
The Contribution of Geography Learning Methods to Preparedness Students to Face the Eruption of Mount Sinabung, Karo Regency Risklarita Simanjuntak; Enok Maryani; Dede Sugandi
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.3808

Abstract

The eruption of Mount Sinabung is a natural disaster that can occur suddenly which results in damage to property and victims as well as this causes students to feel uneasy being in an area prone to the eruption of Mount Sinabung, therefore it is necessary to be prepared to deal with potential natural disasters. So that with a disaster, students do not always feel afraid. By learning geography, especially mitigation material, it is hoped that it will be able to foster student preparedness so that they are able to act appropriately in dealing with the Mount Sinabung eruption disaster. The purpose of this study was to analyze the contribution of the geography learning method to the preparedness of students. This study uses a survey method. The sample consisted of 154 students from three schools, namely SMA Negeri 1 Tigan Derket, SMA Negeri 1 Munte and SMA Muhamadiyah Kabanjahe which were located in areas prone to the eruption of Mount Sinabung and areas still affected by the eruption of Mount Sinabung. The measuring instrument used is a statement questionnaire, the data analysis technique uses descriptive inferential statistical tests with simple linear regression and correlation tests. The results showed that the contribution of the geography learning method to the preparedness of students to face the eruption of Mount Sinabung, Karo Regency was included in the low criteria. P The measuring instrument used is a statement questionnaire, the data analysis technique uses descriptive inferential statistical tests with simple linear regression and correlation tests. The results showed that the contribution of the geography learning method to the preparedness of students to face the eruption of Mount Sinabung, Karo Regency was included in the low criteria. PThis research can provide an opportunity for teachers to consider the use of appropriate geography learning methods to grow students who have preparedness. 
PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) GURU GEOGRAFI SMA Usup Setiawan; Enok Maryani; Nandi Nandi
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v4i1.13943

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan perpaduan antara pemahaman materi ajar (content knowledge) dan pemahaman cara mendidik (pedagogical knowledge) yang perlu dimiliki oleh seorang pengajar. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pemahaman guru geografi SMA 1 Kota Banda Aceh dalam Pedagogical Content Knowledge. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif untuk menganalisis kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru geografi SMA Negeri 1 Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen penelitian berupa angket dengan menggunakan skala pengukuran Likert, kemudian dilanjutkan wawancara dan diperkuat dengan pemeriksaan dokumen dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan guru tentang Pedagogical Content Knowledge sudah memenuhi kriteria, ini terbukti bahwa dari tujuh aspek PCK guru ada enam aspek yang bisa dikuasai oleh guru yaitu pengetahuan tentang strategi pembelajaran, pengetahuan materi, pengetahuan komunikasi dengan peserta didik dan pengetahuan penilaian dan evaluasi, pengetahuan tentang peserta didik dan karakteristiknya dan pengetahuan tentang pengembangan kurikulum, serta aspek PCK guru yang belum difahami yaitu pengetahuan tentang pengembangan potensi peserta didik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu pendidikan geografi mengembangkan pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme guru geografi.Kata kunci: Pedagogical Content Knowledge (PCK), Geografi, SMAN 1 Kota Banda Aceh
TRANSFORMASI PENGETAHUAN KEGEMPAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK DAN APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Dodik Kariadi; Floria Kabora; Enok Maryani; Helius Sjamsuddin; Mamat Ruhimat
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): VOLUME 6 NUMBER 1 MARCH 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v6i1.2254

Abstract

Gempa bumi adalah getaran bumi yang berdampak destruktif bagi manusia. Oleh karena itu, belajar dari pengalaman yang telah memberikan wawasan yang berguna terhadap masalah-masalah yang disebabkan oleh ancaman gempa bumi. Maka sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan kegempaan masyarakat yang didasarkan pada kearifan lokal, dilakukan di pulau Lombok. Metode penelitian yang digunakan adalah paradigma kualitatif dengan dua tahapan, yakni tahapan analisis hermeneutik dan fenomenologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Lombok dari pengalaman gempa di masa lalu yang dialami oleh nenek moyangnya telah mendapatkan transfer pengetahuan berupa kearifan lokal yang dipelihara secara turun temurun yakni berupa sesengak betegel eleq sabuk belo. Kesimpulannya bahwa masyarakat terdahulu sebenarnya telah memiliki pengetahuan-pengetahuan berupa kearifan lokal yang dijaga dan diwariskan kepada generasi muda dan saluran yang bisa digunakan melalui pendidikan khususnya pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
Pembelajaran IPS Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah di Pesisir Muh. Husen Arifin; Idrus Affandi; Enok Maryani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.035 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4243

Abstract

Potensi wilayah pesisir di Indonesia dalam aspek kualitas dan kuantitasnya sangat beragam, hal tersebut menjadi peluang dan tantangan dalam memanfaatkannya sebagai media pembelajaran IPS di sekolah dasar. Peluang dari potensi wilayah pesisir terbentuknya pemahaman tentang proses pengelolaan masyarakat pesisir yang belum optimal baik dalam perekonomian maupun pendidikan. Adapun tantangannya keberlanjutan dari pelaksanaan pengelolaan yang diperlukan dalam jangka panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan potensi kawasan pesisir dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Dalam mengetahui pemanfaatan potensi wilayah pesisir ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian pustaka dan wawancara kepada guru sekolah dasar. Hasil penelitian ini menyajikan bahwa pembelajaran IPS di masa pandemi covid-19 ini dapat dilakukan dengan menggunakan potensi wilayah pesisir sebagai media pembelajaran. Peserta didik dapat menggunakan media sosial sebagai informasi hasil pembelajaran dan mengoptimalkannya dengan menampilkan produk masyarakat di wilayah pesisir di Kabupaten Pangandaran.
Co-Authors - Sapriya -, Nandi Adhitiowasis, Aryo Agustina, Tina Ahmad Gunawan Ahmad Kurniawan ahmad yani Ahmad Yani Ahmad Yani Aim Abdulkarim Akbar, Ismail Akbar, Muhammad Aqil Haibatul Al Hidayah, Riama Alamanda, Firas Aliyan, Silmi Afina Ambarwati, Pragita Dyah Amelia Zahara Andriani, Ana Ani Siti Anisah, Ani Siti Anna Permanasari ANNISA JOVIANI ASTARI Apriliani, Lina Herlina Ari Putra Pratama Ari Widodo Arie Ramadhan Pribudianto Aris Munandar Arrasyid, Riko Asmawi Zainul Asmawi Zainul Atep Sujana Audi Cindra Arini Aulia Rahmasari, Anissa Bagja Waluya bagja waluya, bagja Barona, Cucut Satria Basit, Rifqi Abdul Bayong Tjasyono HK Bayong Tjasyono HK Bela, Tresna Bunyamin Maftuh Citra Bahadur Hanum Cusni Anjani Dadang Sundawa, Dadang Darsiharjo Dasiharjo Debi Rusmiati Dede Rohmat Dede Rohmat Dede Sugandi Dedi Setiawan Dentiana Rero Depict Pristine Adi Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, Ratri Purnama Diah Trismi Harjanti Dimas Febriansyah Krisna Dwiputra Dina Siti Logayah Disman Disman Disman, Disman Dodik Kariadi Dwiputra, Dimas Febriansyah Krisna Eko Hariyadi Elgar, Elgar Balasa Singkawijaya Elisabeth Widi Manik Elsa Dwi Melyanti Epon Ningrum Epon Ningrum Erlina Wiyanarti Erni Mulyanie Eva Precilia Lukman Exsa Putra Fadillah Nur Islami Fahmi Nugraha Heryanto Fania Hafidza Dwitarachmi Fariz Fardani Nurbaihaqi Farkhan, Muhammad Robith Farras Fahira Firdaus Fauziyansyah, Yudi Agus Floria Kabora Fransiskus Xaverius Rema Furqan, M. Hafizul Ghani, Luthfi GURNIWAN KAMIL PASYA, GURNIWAN KAMIL Gusti Panca Hanum, Citra Bahadur Havwina, Tian Helius Sjamsuddin Helius Sjamsuddin Hernita Pasongli Hernita Pasongli Hiasinta Hiani Himayah, Shafira Idrus Affandi Ihsan, Haikal Muhammad Indriani, Ramona Indrianty, Septy Irmansyah, Ogie Martua Irwan Abdullah Irwan Irwan Istianti, Tuti Iwan Setiawan Jakiatin Nisa Jakiatin Nisa, Jakiatin Janah, Widia Nur Jovan Abdul Asyraf K. Krimayanti Kariadi, Dodik Kokom Komalasari Krimayanti, K. Kurniangsih, Alien Lely A. Nasution Lili Somantri Listiana Lumbantobing, Panca Lutfi Fitri Asylah Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat MARIA BINTANG Marthinu, Eva Maruddani, Rizki Feroza Mirza Desfandi Mirza Desfandi Moch Isya, Herdien Raka Mubiar Agustin MUH. HUSEN ARIFIN Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Apriliyana Muhammad Ridwan Pauji, Muhammad Muhammad Robith Farkhan Muhammad Robith Farkhan Muhyiatul Fadilah Mulyadi, Muhammad Arif Yudia Muqsitul Fajar, Abdul Syahid Muryanto, Rusdiono N. Nandi Nana Supriatna Nana Supriatna Nana Sutarna Nandi Nandi Nandi Nandi, Nandi Nenden Yayu Destiana Nigrum, Epon Nuansa Bayu Segara Nugraha, Dida Dwi Nugraha, Verza Aldirindra Nurdessyanah, Ade Nurkholiq, Agus Nurul Fajri Saminan, Nurul Fajri Oksavira, Alfadiya Rizki Panca Lumbantobing Prasetia, Muhamad Faiz Prihatiningsih Prihatiningsih Prihatiningsih, Prihatiningsih Pristine Adi, Depict Putra Hanifan Graha R. Riandi, R. Rahma Nur Ainunnasya Ramli Akhmad Ranti Hajrianti Ratmaningsih, Neiny Ridwan Saidi, Ridwan Ridwana, Riki Rifqi Abdul Basit Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari, Rini Risklarita Simanjuntak Rizky, Fahmi Muhamad ROHANA SUFIA Rohmat Nugraha Sasmita Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rosyidi, Ahmad Zain Ruimat, Mamat Sari, Ifa Meilyana Sasmita, Rohmat Nugraha Septy Indrianty setiawan, Usup Shahibah Yuliani Sipayung, Wendy Yudistira Siti Nurbayani Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyanto Suherman, Anang Sumantri, Lili Sumarni, Euis Suminar, Delia Dwiana Suriadi Ardiansyah Surianto Sitepu Surianto Sitepu SUSANTI Syifa Nuraziz Taufik Hidayat Tawakal, Pref Bambang Toni Kurniawan, Toni Tryasnandi, Agung Usup Setiawan Wahyu Sopandi Wahyu Wandani, Roni Wahyudin, Diin Wanjat Kastolani Wendy Yudistira Sipayung Yani Yani Yani Yani Yani, Ahamd Yona Wahyuningsih, Yona Yuliani, Shahibah Zia Kemala