p-Index From 2021 - 2026
11.487
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Ranggagading (JIR) Jurnal Counsellia E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Educatio Jurnal Pembelajaran Prospektif Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Aulad : Journal on Early Childhood Journal of Midwifery JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Child Education Journal Health Information : Jurnal Penelitian INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Journal of Innovation in Educational and Cultural Research SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Community Journal AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Inovasi Pendidikan Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Edukasi Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Pendidikan Anak Socious Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERILAKU VERBAL ABUSE PADA PESERTA DIDIK DI KELAS VIII SMP NEGERI 10 PONTIANAK Elisa, Elisa; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 7 No. 4 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v7i4.7244

Abstract

Tujuan Penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku verbal abuse pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 10 Pontianak. Jumlah populasi 286 peserta didik kelas VIII dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 45 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Perilaku verbal abuse peserta didik kelas VIII di SMP N 10 Pontianak berada pada kategori sedang dengan persentasi 60,0 %. Bentuk perilaku verbal abuse pada peserta didik kelas VIII yaitu membentak atau memarahi sebanyak 54 % kategori sedang, Memaki seperti mengucapkan kata-kata tidak pantas, kurang baik dalam menyatakan kemarahan sebesar 57 % kategori sedang, Memberi julukan negatif bernilai 61 % kategori sedang, dan Mengucilkan atau melecehkan sebesar 50% kategori sedang. Indikator bentuk perilaku verbal abuse yang paling dominan yang dilakukan oleh peserta didik kelas VIII di SMP N 10 Pontianak adalah memberikan julukan sebesar 61% yang berada dalam intensitas kategori sedang. Faktor yang menyebabkan perilapku verbal abuse pada peserta didik kelas VIII yaitu faktor keluarga sebanyak 54% dengan kategori sedang, faktor lingkungan sosial sebesar 83% kategori tinggi, dan faktor media mempunyai persentase 49% kategori rendah.
Keefektifan Permainan Tapo’ Pipit untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Siti Yanti, Apriyana; Halida, Halida; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Ramadhani, Ariyani R
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional tapo’ pipit pada anak kelompok B1 di TK Primanda Untan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif (eksperimen pre-test dan post-test. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 10 orang anak yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, dokumentasi dan lembar test. Instrument penilai menerapkan 4 indikator yaitu kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan ketepatan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa melalui permainan tradisional petak umpet dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak dari rata-rata pada pretest 1 yaitu 39,6 dengan kriteria cukup ke rata-rata pada posttest II yaitu 47,5 dengan kriteria baik. Peningkatan ini dikarenakan permainan tradisional tapo’ pipit difokuskan pada kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan ketepatan. Penelitian ini kurang cocok untuk anak yang kurang bertenaga dan yang kurang semangat dalam melakukan gerakan. Permainan ini terbukti mampu meningkatkan potensi anak dalam menstimulasi motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
Efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik self-management untuk meningkatkan resiliensi siswa Hasanah, Hasanah; Asrori, Muhammad; Halida, Halida
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v14i1.20375

Abstract

Kurangnya kemampuan dalam penyelesaian konflik, mengendalikan diri, sulit beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan orang lain merupakan permasalahan yang dialami siswa. Sebagai siswa, tentunya resiliensi yang baik sangat diperlukan agar dapat melaksanakan proses pembelajaran sebagaimana mestinya serta mampu menjalin hubungan sosial yang baik antar sesama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik self-management untuk meningkatkan resiliensi siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Kakap. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan bentuk penelitian Pre-Eksperimental Design dengan rancangan penelitian Pre-Test dan Post-Test One Group Design. Sampel diambil berdasarkan teknik non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 7 orang siswa yang memiliki tingkat resiliensi terendah dari populasi yang berjumlah 70 orang yaitu siswa kelas X yang memiliki tingkat resiliensi rendah. Berdasarkan perhitungan yang diperoleh hasil rata-rata Pre-Test (sebelum diberikan perlakuan) adalah 55 dan Post-Test (sesudah diberikan perlakuan) adalah 70. Selanjutnya, diperoleh thitung menggunakan Paired Sample T-test yaitu sebesar -6.806 dengan Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 serta hasil Effect Size 1,5 very large (sangat besar), yang artinya Ha diterima H0 ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat resiliensi siswa sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik self-management sangat efektif untuk meningkatkan resiliensi siswa.Abstract: The lack of conflict resolution skills, self-control, and difficulty in adapting and adjusting to others are problems that students face. As students, good resilience is certainly needed in order to carry out the learning process properly and to build good social relationships with others. The purpose of this study is to examine the effectiveness of group counseling using self-management techniques to enhance the resilience of 10th-grade students at SMA Negeri 1 Sungai Kakap. The research method used is experimental, with a Pre-Experimental Design in the form of a Pre-Test and Post-Test One Group Design. The sample was taken based on non-probability sampling with purposive sampling technique. The sample consisted of 7 students who had the lowest levels of resilience out of a population 70, especially 10th-grade students with low resilience. Based on the calculations, the average Pre-Test score (before the treatment) was 55, and the average Post-Test (after the treatment) was 70. Furthermore, the t-value obtained using the Paired Sample T-test was -6.806 with a Sig (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 and an Effect Size result of 1.5, indicating a very large effect. This means that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. Therefore, there is a significant difference in the resilience levels of students before and after receiving group counseling with self-management techniques, demonstrating that it is highly effective in enhancing the resilience of 10th-grade students.
Studi Kasus Penggunaan Art therapy bagi Peserta Didik dengan Kesulitan Mengendalikan Emosi Putri, Amallia; Halida, Halida
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14781

Abstract

In general, this study aims to help counselees control negative emotions that can harm themselves and their environment. Emotional stability in adolescents is a valuable achievement in this phase. The provision of counseling guidance services can help students who experience inability to control their emotions in a better direction. The specific target to be achieved in this study is to explore more deeply how individual counseling services work using art therapy techniques. With this, it can be known what causes, impacts and efforts can be given to train and control negative emotions in a positive direction so that they can be accepted in the environment. The form of research is a case study with descriptive methods. The data collection techniques used are non-test techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results showed positive changes in students in the form of ability to overcome problems and reduced emotional outbursts that were seen analyzing each meeting. The suggestion for further research is to pay intensive attention in guiding and paying attention to the development of case subjects. ____________________________________________________________________Secara umum penelitian ini bertujuan untuk membantu konseli mengontrol emosi negatif yang dapat merugikan diri maupun lingkungannya. Kestabilan emosi pada remaja merupakan pencapaian berharga pada fase ini. Pemberian layanan bimbingan konseling dapat membantu peserta didik yang mengalami ketidakmampuan dalam mengontrol emosinya ke arah yang lebih baik. Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menggali lebih dalam cara kerja layanan konseling individu menggunakan teknik art therapy. Dengan ini dapat diketahui apa penyebab, dampak serta upaya yang bisa diberikan untuk melatih dan mengontrol emosi negatif ke arah positif agar dapat diterima di lingkunagn. Bentuk penelitian ialah studi kasus dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik non tes berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perubahan positif pada peserta didik berupa kemampuan mengatasi masalah dan berkurangnya luapan emosi yang terlihat analisa setiap pertemuan. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya adalah memberikan perhatian yang intensif dalam membimbing dan memperhatikan perkembangan subjek kasus.
Studi Kasus Penerapan Konseling Individual Menggunakan Rational-Emotive Perilaku untuk Mengatasi Self-Injury Perserta Didik Aristia, Wina; Halida, Halida; Putri, Amallia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14344

Abstract

The aim of this research is to find out and examine in depth self-injury in class VIII students at SMP Negeri 14 Pontianak. The case subjects in this research were two class VIII students who committed self-injury. This research uses a descriptive method with a qualitative approach in the form of a case study. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, the data analysis technique uses case study steps which include problem elimination, diagnosis, prognosis, treatment, evaluation and follow-up. In providing treatment to subjects in cases I and II, the researcher provided an individual counseling service model using Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) with emotional control card techniques and role playing. Based on research results, the factors that cause self-injury are internal factors such as psychology, and external factors such as family, environment and social media. There were visible changes in the subject of case I and the subject of case II after being given treatment five times. The changes seen in the subject of case I include being able to control his emotions, having feelings of self-worth, and not wanting to commit self-injury. Meanwhile, the changes seen in the subject of case II were being able to control emotions, wanting to get closer to friends, having feelings of worth in the subject of the case, and not wanting to commit acts of self-injury._____________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji secara mendalam tentang self-injury pada perserta didik kelas VIII di SMP Negeri 14 Pontianak. Subjek kasus dalam penelitian ini adalah dua orang perserta didik kelas VIII yang melakukan self-injury. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam bentuk studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan langkah-langkah studi kasus yang meliputi identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi dan tindak lanjut. Dalam pemberian treatment pada subjek kasus I dan II peneliti memberikan model layanan konseling individual menggunakan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan teknik kartu kontrol emosi dan role playing. Berdasarkan hasil penelitian, faktor penyebab self-injury yaitu faktor internal seperti psikologis, dan faktor eksternal seperti keluarga, lingkungan, dan media sosial. Terdapat perubahan yang tampak pada subjek kasus I dan subjek kasus II Setelah diberikan treatment sebanyak lima kali pertemuan. Perubahan yang tampak pada subjek kasus I diantaranya adalah sudah bisa mengontrol emosinya, sudah adanya perasaan berharga dalam diri, dan tidak mau melakukan self-injury. Sedangkan perubahan yang tampak pada subjek kasus II adalah bisa mengontrol emosi, mau mendekatkan diri dengan teman, sudah adanya perasaan berharga dalam diri subjek kasus, dan tidak mau melakukan self-injury.
Penerapan Konseling Rasional-Emotif Perilaku pada Peserta Didik dengan Perilaku Agresif: Sebuah Studi Kasus Safitri, Yulia; Halida, Halida; Putri, Amallia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14721

Abstract

The aim of this research is to examine in depth students who have aggressive behavior at Mts Negeri 2 Pontianak. The case subjects in this research were two students in grades VII and VIII who had symptoms of aggressive behavior at school. This research uses a descriptive method with a qualitative approach in the form of a case study. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, data analysis uses case study steps which include problem elimination, diagnosis, prognosis, treatment, evaluation and follow-up. In providing treatment, researchers used a counseling model to treat two students who had aggressive behavior, namely using the REB counseling model. Based on the research results, changes were seen in the subjects of cases I and II after being treated four times. Changes were seen in the subjects of cases I and II in terms of their cognitive, emotional and social behavior. In the cognitive aspect, the case subject understands and knows about the impact of aggressive behavior so that it can be a reminder to avoid aggressive behavior, from the emotional aspect, the case subject tries to control emotions to avoid aggressive behavior, and in the social behavioral aspect, the case subject has a better scope of friendship. from the previous. It is recommended for future researchers to use home visit data collection techniques so that the causal factors and results of providing assistance can be seen as a whole from the school environment and family environment. _____________________________________________________________Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam tentang peserta didik yang memiliki perilaku agresif di Mts Negeri 2 Pontianak. Subyek kasus dalam penelitian ini adalah dua orang siswa kelas VII dan VIII yang memiliki gejala perilaku agresif di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif berbentuk studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan langkah studi kasus yang meliputi identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, treatment, evaluasi dan tindak lanjut. Dalam memberikan treatment, peneliti menggunakan model konseling untuk menangani dua peserta didik yang memiliki perilaku agresif, yaitu menggunakan model konseling REB. Berdasarkan hasil penelitian terlihat perubahan pada subyek kasus I dan II setelah diberikan perlakuan sebanyak empat kali pertemuan. Perubahan yang terlihat pada subyek kasus I dan II dari segi kognitif, emosi dan perilaku sosialnya. Pada aspek kognitif subyek kasus memahami dan mengetahui tentang dampak perilaku agresif sehingga bisa menjadi pengingat untuk menjauhi perilaku yang bersifat agresif, dari aspek emosi subyek kasus mencoba mengendalikan emosi agar terhindar dari perilaku agresif, dan aspek perilaku sosial subyek kasus memiliki ruang lingkup pertemanan yang lebih baik dari sebelumnya. Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan teknik pengumpulan data home visit agar faktor penyebab dan hasil pemberian bantuan bisa terlihat secara menyeluruh dari lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga.
Metode Bernyanyi untuk Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun di TK Sarai Permata Kapuas Hulu Ekhesy, Della; Halida, Halida; Amalia, Annisa
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v2i6.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi bernyanyi untuk menumbuhkan kepercayaan diri pada anak usia 4-5 tahun di TK Sarai Permata, Kapuas Hulu. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan pendekatan yang dilakukan dalam metode ini. Hotspot informasi untuk eksplorasi ini adalah berkumpulnya Seorang instruktur di TK Sarai Permata, bernama Dini Ani, berusia 37 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Informasi diperoleh melalui pertemuan, persepsi dan dokumentasi. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa: 1. Setiap hari sebelum pembelajaran dimulai, guru TK Sarai Permata membuat Rencana Pembelajaran Harian (RPPH). Lagu-lagu yang dipilihnya sesuai dengan tema pembelajaran, memilih lagu-lagu yang mudah dinyanyikan anak-anak dan akrab dengan dunia anak. Misalnya lagunya harus pendek-pendek agar anak-anak mudah menghafal liriknya, 2. Pelaksanaan pembelajaran telah terlaksana dengan baik sesuai RPPH, dalam melakukan latihan menyanyi dilakukan dengan menggunakan tata cara pertunjukan lanjutan, latihan menyanyi dalam tahapannya, adanya rasa kepastian dan kedekatan bersama antara pendidik dan anak, serta pemberian hadiah dan pujian kepada anak, 3. Penilaian dilakukan dengan menggunakan lembar instrumen evaluasi sehari-hari sebagai agenda. Oleh karena itu, pemanfaatan teknik bernyanyi dalam mengembangkan rasa takut pada anak di TK Sarai Permata telah terlaksana dengan baik.
Upaya Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di TK Bandara Supadio Kubu Raya Rahmawati, Apriani; Halida, Halida; Amalia, Annisa
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v2i6.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengesksplorasi dan memahami upaya guru dalam menstimulasi perkembangan sosial emosioanal anak usia 5-6 tahun di TK Bandara Supadio Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai upaya dalam proses pembelajaran untuk mendukung perkembangan sosial emosional anak. Pada tahap perencanaan, guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) yang mencakup tujuan-tujuan untuk membentuk karakter sosial dan emosional anak, seperti kepatuhan terhadap aturan, berbagi dengan teman, tolong-menolong, dan ekspresi emosional yang sesuai. Tema dan media pembelajaran yang relevan dipilih untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut. Dalam peraktiknya, guru menggunakan berbagai kegiatan seperti meronce rantai dari kertas, menulis, dan kegiatan makan bersama untuk menstimulasi keterampilan sosial dan emosional anak. Selama pelaksanaan, guru mengatasi berbagai situasi seperti konflik antar anak dengan memberikan nasehat, motivasi, dan penanganan yang tepat untuk mengelola emosi dan perilaku anak. Penilaian dilakukan secara spontan dengan mencatat perkembangan anak langsung di portofolio, guru tidak membuat format penilaian dengan formal. Penilaian ini menyoroti pentingnya pendekatan yang adaptif dan responsif dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak dan memberikan rekomendasi untuk pelatihan guru.
Supervisi untuk Pengembangan Soft Skills Siswa Berbasis Kebutuhan Dunia Kerja Kadevie, Sri Santi; Waruwu, Marinu; Halida, Halida; Enawaty, Eny
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 5 No. 1 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v5i1.1135

Abstract

This article discusses the importance of integrating soft skills in education to prepare students to face the challenges of the world of work. It is emphasized that effective supervision strategies, including collaborative supervision and constructive feedback, act as a catalyst in the development of soft skills. Additionally, implementing integrated approaches and active learning models, such as project-based learning, can increase student engagement. Holistic evaluation is needed to measure the development of students' soft skills. Although challenges exist, policy support and teacher training are essential to ensure the success of this integration, resulting in graduates who are competent and ready to face the future.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 3 SIMPANG HILIR Saputra, Yoga; Asrori, Muhammad; Halida, Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 13, No 11 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v13i11.88436

Abstract

This research aims to describe the analysis of the use of guidance and counseling service media at SMP Negeri 3 Simpang Hilir. The form of research uses a study survey. The sample in this study was 44 students in class VIII A and VIII B. The research method used is descriptive quantitative. Data collection using indirect communication techniques, direct communication and documentary study techniques. Data analysis uses percentage correction. The results of the research show that the analysis of the use of media for guidance and counseling services for classes VIII A and VIII B at SMP Negeri 3 Simpang Hilir with the percentage of media use for guidance and counseling services is generally categorized as good with a presentation of 70%. Specifically, it is concluded as follows: The silent projection media group is categorized as good with a percentage of 69.57%. The film media group is categorized as good with a percentage of 70.85%. Based on the description above, in general, the analysis of the use of guidance and counseling service media is still at the stage of being successfully carried out VIII A and VIII B at SMP Negeri 3 Simpang Hilir.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Nurlita Ahmad Adisty, Deshiva Idfi Aji Ady Setiawan Afandi Afandi Agus Subagio Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Ahmad Yani T Ahmad Yani T Ajerin Karim Akbar, Ade Kusuma Alkautsar, Mohamad Abraham Amallia Putri Amallia Putri Ana Fergina ana, Lusi Andriono, Eko Anggraini, Yuliza Annisa Amalia Apriani Rahmawati Arimbi, Gita Ariska, Tiara Aristia, Wina ARIYANI RAMADHANI Arni, Sarah Asriati, Nuriaini Asrifai Athia, Cyndi Aunnurahman, Aunnurahman Aunurrahman Aunurrahman Azizah, Nur Hana Bintang, Pianus Borneo, Zaky Ibrahim Zayn Budi Rahardjo Cahyani, Indah Prenesti Cantika, Grasi Chandra Fauzi Cholana, Hozania Bellandira Corry, Margaretha Damiania, Sepriana Darmawan Darmawan Desni Yuniarni Devianti, Diana Devisa, Kresensia Ranti Dewantara, Jagad Aditya Dian Miranda Disma, Dwi Ria Ibti Ekhesy, Della Eli Susanti Elisa Elisa Elisten, Ria Elpin, Agus Elvina Gusman Emiliana Anggela Enawaty, Eni Eni Rosnija Eni Veronika, Eni Veronika Eni, Eni Enjely, Aprilyany Eny Enawaty Fachry Abda El Rahman Fadillah Fadillah Fahmelia, Diva Feni Andriani Fifi Khoirul Fitriyah Firdawati Firdawati Fitra Duhita Fitria Prabandari Fitria, Henni Florensia Vera N Ghozali, Ahmad Halimatussakdiah Halimatussakdiah Hamid, Syarif Abdurahman Hardisman Hartiningtiyaswati, Setiya Hasanah Hasanah Hasni, Ali Almurthadho Herlinda Herlinda Herliyanti, Tri Nurul Herry Sujaini Hery Sutrisno, Hery Ika Monika, Ika Imran Imran Insani, Aldina Ayunda Irianti, Bayu Irmayani, Sri Izdihar, Rafa Jakiah, Daeng JOKO SUSANTO Joni Haryadi, Joni Juhata, Juhata Julian, Emakulata Kadi, Kadi Karim, Ajerin Kornelia Tantri Yulia Kurnia Ningsih Kurnia, Etika Kurniati F54209020 Loria, Alvionita Lubis, Ali Akhbar Abaib Mas Rabbani Luhur Wicaksono Lukmannulhakim Lukmanulhakim Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim Lukmanulkahim, Lukmanulkahim Lumanulhakim, Lumanulhakim Lusiana El Sinta Bustami M Syukri M. Syukri Maisaroh Maisaroh Maisyarah Maisyarah Marinu Waruwu Marmawi Marmawi Martono Martono Mawarni, Dini Meri, Meri Mimi Haetami Mohammad Irfan Mufti Monalisa Morsek, Wita Kristina Muhamad Ali Muhammad Afif MUHAMMAD ALI Muhammad Asrori Muhammad Asrori Nova Yulianti Noventy, Ading Ero Novita, Shinta Nuryana, Shinta Nusa Muktiadji Oliva, Oliva Paramitha, Elizabeth Perdina, Siska Prihartini, Evi Tri Pu'at, Siti Natijatul Puteri, Sylvana Putri, Ayu Aprilia Pangestu Rafika Oktova Ramadhani, Inka Gita Ramadhani, Septiyanti Randi Saputra Ratna, Elsa Dwi Ratnawati, RR Eka Rhema, Rhema Ridwan, Laila Hijradesy Ririanti Rachmayanie Jamain Risa Ardiyanti Rita, Helena Rudiansyah Rusydiana, Marwah S Siswanto S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewo Wahyu Hartouo, Aji Safitri, Yulia Samsiar, Agus Saputra, Yoga Sarkasih, Maulina Sendayu, Fendahapsari Singgih Septiviani, Euvemia Simaremare, Togihon Josia Paber Simarona, Nuri Simatupang, Anggi Nauli Sinta, Pelagia Sinta, Sinta Siti Aisyah Siti Salmah Siti Yanti, Apriyana Sjamsir, Hasbi Sri Nuryani, Sri Sri Santi Kadevie, Sri Santi Sriwahyuni Nasution, Anggi Sriyati Sriyati, Sriyati Sulasmi, Neni Sulistiyaningrum, Fitri Sumandi, Fudsin Sumaryati, Desi Supriantini, Supriantini Susilawati, Magdalena Syabirin Syamel Muhammad Syaputra, Yogi Damai Syarifah Ema Rahmaniah Syarmiati, Syarmiati Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Teguh Firmansyah Toni, Toni Tri Wahyuningsih Tri Wirawati Trisnawati, Rita Ulansari, Evi Usman Radiana Venny Karolina Viani, Zalestya Wahyuni, Putri Rizka Wahyuni, Synta Wananda, Tasya Warneri . Widariyati, Widariyati Winanti, Suci Winarti, Rahayu Yanti, Elli Yogi Damai Syaputra Yulia Ningsih Yuline, Yuline Yulita Yulita Yulita, Nova Yulizawati, Yulizawati Yusrawati Yusrawati Zulfiqram Syahdilla Rama