Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SDN 060907 Medan T.A 2023/2024 Safitri, Mutiara; Tambunan, Husna Parluhutan; Zainuddin, Zainuddin; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Nasution, Yusra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, terutama dalam pembelajaran IPAS, pada observasi awal yang dilakukan terlihat aktivitas guru pada saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang kurang memperhatikan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang menyebabkan sebagian siswa kurang semangat dalam mengikuti kegiatan belajar, pembelajaran IPAS yang berlangsung masih dengan sistem pembelajaran konvensional kental dengan suasana pembelajaran yang dianggap kurang sesuai dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Populasi penelitian ini terdiri dari 38 siswa yang terdiri dari 18 siswa kelas IV-A dan 20 siswa kelas IV-B. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Data dikumpulkan melalui lembar tes pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data siswa diperoleh nilai rata-rata dari pretest adalah 44, sedangkan rata-rata nilai posttest adalah 74. Hal tersebut ditunjukkan melalui hasil analisis uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t dengan kriteria t hitung > t tabel yaitu (5,558 > 1,688). Dengan demikian peneliti menyarankan agar guru dapat menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Legenda Andam Dewi Etnik Batak Toba Kajian : Sosiosastra Simamora, Devina C; Sibarani, Tidora Putri; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji legenda "Andam Dewi" melalui pendekatan sosiologi sastra, menganalisis bagaimana nilai-nilai sosial dan budaya tercermin dalam narasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legenda Andam Dewi melalui pendekatan sosiologi sastra, dengan fokus pada struktur sosial, sistem nilai, dan norma-norma yang tercermin dalam cerita tersebut dalam konteks masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif. Data diperoleh dari teks cerita legenda Andam Dewi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi mencerminkan struktur sosial masyarakat Batak Toba yang patrilineal, dengan peran dominan laki-laki dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Cerita ini juga mengandung sistem nilai dan norma-norma yang khas, seperti penghormatan terhadap leluhur, kesetiaan pada klan, serta kepercayaan terhadap kekuatan supranatural. Analisis sosiologi sastra menunjukkan bahwa legenda Andam Dewi dalam konteks masyarakat Batak Toba merefleksikan struktur sosial, nilai, dan norma yang berbeda dibandingkan dengan interpretasi legenda ini dalam masyarakat Minangkabau. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang keragaman interpretasi dan pemaknaan cerita rakyat di Indonesia berdasarkan latar belakang budaya lokal.
Analisis Legenda Gunung Tinggi Raja Etnik Batak Simalunggun Kajian: Sosiologi Sastra Purba, Roma Hotni Uhur; Hutauruk, Febri Ola; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis Legenda Gunung Tinggi Raja karya M.B. Rahimsyah, A.R melalui kajian sosiologi sastra untuk mengungkap unsur intrinsik, pandangan masyarakat Simalungun, dan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan teknik baca-catat, melalui analisis mendalam terhadap teks legenda dan literatur terkait budaya Batak Simalungun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legenda ini memiliki tema konflik keluarga kerajaan dan penghormatan terhadap adat, dengan penokohan yang mencerminkan hierarki sosial. Latar tempat menonjolkan keindahan alam Simalungun, disampaikan melalui sudut pandang orang ketiga serba tahu. Gaya bahasa yang sederhana namun kaya makna memperkuat amanat tentang pentingnya keadilan, kasih sayang, dan menghormati tradisi. Legenda ini juga mencerminkan pandangan masyarakat Simalungun sebagai warisan budaya yang memperkuat identitas mereka. Nilai-nilai sosial yang ditemukan meliputi kepercayaan (Trinitas), peran marga sebagai identitas, hierarki adat (tolu sahundulan lima saodoran), dan penghormatan terhadap hubungan kekerabatan. Selain itu, legenda ini juga merepresentasikan karya budaya seperti rumah adat dan tarian tradisional. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa legenda ini tidak hanya sebagai cerita rakyat tetapi juga media pelestarian budaya dan pengajaran nilai-nilai sosial bagi masyarakat Simalungun.
“Legenda Siwah Sada Ginting” Kajian Sosiologi Sastra Simatupang, Nori Marta M Br.; Silaban, Ridho Wahyu C; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berjudul “Legenda Siwah Sada Ginting: Kajian Sosiologi Sastra”. Legenda Siwah Sada Ginting ini merupakan warisan lisan masyarakat Batak Karo, yang menceritakan tentang asal usul Desa Sugihen, serta asal-usul marga Ginting dan asal mula terJadinya Tiga Bembem yang lebih dikenal masyarakat pada masa sekarang ini dengan sebutan Tiga (pekan) Suka Rame. Legenda Siwah Sada Ginting mengisahkan Sugih, seorang pemuda yang harus bertahan hidup di tengah hutan belantara setelah kehilangan keluarga dan kampung halamannya. Melalui berbagai cobaan, Sugih menemukan cinta, membangun keluarga baru, dan akhirnya menjadi leluhur bagi marga ginting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik dalam legenda Siwah Sada Ginting dan mengaitkannya dengan kajian sosiologi sastra serta mengetahui nilai-nilai sosial yang terkandung dalam legenda Siwah Sada Ginting. Metode yang digunakan pada penulisan jurnal ini adalah deskriptif kualitatif. Dianalisis dengan menggunakan teori struktural beserta teori sosiologi sastra. Adapun teori struktural mencakup unsur-unsur intrinsik dari Legenda Siwah Sada Ginting mencakup: Tema, alur, plot, latar atau setting, perwatakan atau penokohan, sudut pandang, dan amanat.
Legenda Pusuk Buhit : Kajian Sosiologi Sastra Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Tampubolon, Juwita Paramita; Sinaga, Lastiur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legenda Pusuk Buhit, yang merupakan salah satu cerita rakyat penting dalam budaya Batak Toba, memiliki peran signifikan dalam membentuk identitas sosial dan nilai-nilai masyarakatnya. Kajian ini menganalisis legenda tersebut dari perspektif sosiologi sastra untuk memahami hubungan antara teks sastra dengan realitas sosial masyarakat Batak Toba. Pendekatan yang digunakan adalah teori sosiologi sastra dari Alan Swingewood, yang menekankan pada sastra sebagai cerminan masyarakat, sastra sebagai kekuatan sosial, dan sastra sebagai alat perubahan sosial. Penelitian ini menemukan bahwa legenda Pusuk Buhit mencerminkan pandangan dunia masyarakat Batak tentang asal-usul nenek moyang, struktur sosial, dan nilai-nilai adat seperti dalihan na tolu, yang menjadi dasar hubungan antarmanusia. Selain itu, legenda ini juga mengungkapkan peran penting pemimpin adat dan agama dalam menjaga harmoni sosial. Dengan demikian, legenda Pusuk Buhit tidak hanya berfungsi sebagai cerita hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan sosial dan pelestarian budaya. Hasil penelitian ini mempertegas bahwa sastra lokal memiliki kontribusi besar dalam mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional masyarakat.
Analisis Cerita Si Boru Deak Parujar Etnik Batak Toba Kajian: Sosiologi Sastra Batubara, Monica Uli; Harefa, Evelin; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis Si Boru deak Parujar, sebuah cerita rakyat dari masyarakat Batak di Sumatera Utara, melalui perspektif sosiologi sastra. Tema utama yang diangkat adalah hubungan antara individu dan masyarakat, serta pengaruh sosial dan budaya terhadap karakter, konflik, dan nilai-nilai dalam cerita. Fokus utama artikel ini adalah peran gender, kelas sosial, dan tradisi serta perubahan dalam masyarakat yang tercermin dalam kisah tersebut. Si Boru deak Parujar, seorang gadis yang terkenal karena kecantikan dan kecerdasannya, menghadapi berbagai tantangan yang menguji keberanian dan moralitasnya. Cerita ini sarat dengan nilai-nilai budaya Batak, seperti kehormatan, kasih sayang, dan kesetiaan, serta menggambarkan interaksi manusia dengan alam dan masyarakat. Sebagai warisan budaya, cerita ini tetap relevan untuk mengajarkan nilai-nilai lokal kepada generasi muda. Melalui analisis ini, dapat dipahami bagaimana cerita ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mewariskan kearifan lokal, identitas budaya, serta pedoman moral bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai pentingnya keberlanjutan tradisi lisan dan kontribusinya terhadap pelestarian budaya Batak Toba di era modern.
Analisis Kesulitan Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi “Keberagaman Budaya Indonesia” Kelas V SDN 060856 Medan T.A. 2024/2025 S, Gherin Jesica Siregar; Ambarita, Doddy Feliks P.; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Gandamana, Apiek; Siregar, Fajar Siddik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab kesulitan belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 060856 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V sebanyak 21 orang. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi penyebab kesulitan belajar peserta didik kelas V SD di SDN 060856 Medan, terbagi menjadi dua faktor yang pertama berasal dari dalam diri sendiri (faktor internal) yang meliputi kondisi fisik, bakat dan minat, motivasi, konsentrasi, intelegensi, dan cita-cita. Sedangkan faktor yang kedua yaitu faktor yang berasal dari luar diri (eksternal) yang meliputi lingkungan sekolah, teman sebaya, media dan sumber belajar, guru, dan orangtua. Berdasarkan dari faktor-faktor tersebut adapun persentase yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila pada peserta didik kelas V yaitu dari faktor internal meliputi kondisi fisik sebesar 43%, aspek bakat dan minat sebesar 47,5%, motivasi sebesar 53,66%, konsentrasi sebesar 57%, intelegensi sebesar 46%, dan cita-cita sebesar 76%. Sedangkan dari faktor eksternal adapun persentase yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik yaitu dari lingkungan sekolah sebesar 52,5%, teman sebaya sebesar 47,5%, media dan sumber belajar sebesar 38%, guru sebesar 74,33%, dan orangtua sebesar 33,33%. Artinya, sekolah termasuk teman sebaya, media dan sumber belajar, serta guru dan lingkungan keluarga yang berada di sekitar peserta didik akan memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Penggunaan Media Kolase Anorganik terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Seni Rupa Pada Siswa Kelas II SD Negeri 050712 Hinai Kiri Aditiya, Wulanda; Aulia, Sri Mustika; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Hatmi, Edizal; Afriadi, Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26530

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi dilingkungan sekolah dasar dimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni rupa masih tergolong rendah hal ini dikarenakan guru jarang menggunakan alat bantu pada kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kolase anorganik terhadap hasil belajar seni rupa pada siswa kelas II SD Negeri 050712 Hinai Kiri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain nonequivalent control group dan teknik total sampling sebanyak 44 siswa, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS 22. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang sama. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Ini membuktikan bahwa penggunaan media kolase anorganik berpengaruh positif terhadap hasil belajar seni rupa siswa.
WORKSHOP PEMANFAATAN TANAMAN KOPI BERJENIS ROBUSTA MENJADI BUBUK KOPI ROBUSTA DAN TEH CASCARA SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN PRODUKTIFITAS UMKM DESA BAYAN Sasongko, Sudi Mariyanto Al; Darmawan, Lalu Sukma; Nafisah, Mufrihatun; Noviana, Yulia; Misnawati, Misnawati; Wahyuni, Astriana; Cahyani, Armita Dwi; Agustira, Mislahul Ihsan; Sujiwo, Teguh Maulana; Zulkipli, Muhammad Zidane Athaya; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Wicara Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i6.5627

Abstract

Bayan Village, located in Bayan District, North Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, has great potential in the agricultural and plantation sectors due to its strategic location at the foot of Mount Rinjani. The fertile soil in this village allows residents to grow various crops, including coffee. However, most residents only sell coffee in raw form without going through the processing process, so the added value of coffee products is not optimal. To overcome this, a workshop was held on processing robusta coffee into robusta coffee powder and cascara tea as an effort to optimize the productivity of MSMEs in Bayan Village. This workshop aims to increase the productivity of MSMEs by processing coffee into high-value products. In addition to increasing economic value, this workshop is also expected to reduce coffee skin waste in Bayan Village and provide additional sources of income for residents. Thus, Bayan Village can be an example of a village that has succeeded in optimally utilizing its natural potential, creating new jobs, increasing residents' income and contributing to sustainable village economic growth.
Analysis of the Causes of Sensitive Teeth in the Community of Nibong Village, North Aceh District Salfiyadi, Teuku; Muliati, Cut Sirri; Reca, Reca; Aja Nuraski, Cut; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Kesehatan Gigi Vol. 12 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sensitive teeth are a general term to denote hypersensitive dentine, which is a painful sensation that occurs in the exposed dentin/root of the tooth due to external stimuli such as heat, cold, and acid, especially in areas where the periodontal lining is missing. Hypersensitive dentin is correlated with abrasion when brushing teeth, periodontal disease, erosion from food or acid, and possibly increased scaling and gum recession. The results of the examination of the community in Nibong Village, North Aceh District, in early 2025 showed that out of 84 samples, 36 people were found to have sensitive teeth. The purpose of this study was to determine the factors that cause tooth sensitivity in the community. This type of research is a case study by conducting descriptive analysis. This study shows 36 people; there are 9 people who have  periodontal disease status  who are still healthy,  besides  experiencing complaints  of aching  or sensitive teeth as many as 30 people, there are shallow pockets (80.6%), assessment based on the division of the square of only 12 healthy conditions, the rest 82 have periodontal disease. In the examination of gingival recession of 21 people (53.3%), some thinning of the tooth enamel layer, gingival recession of 21 people (58.3%), thinning enamel conditions, and as many as 24 people (66.7%) are at risk of gingival recession. It can be concluded that the main cause of tooth sensitivity in the community is the habit of applying excessive pressure when weeding.
Co-Authors , Waliyul Maulana Siregar Abdurahman Abdurrahman Adawiyyah, Fikri Ade Irma Suryani Aditiya, Wulanda Afriadi, Putra Agus Hendra Al Rahmad Agustira, Mislahul Ihsan Aja Nuraski, Cut Alchalidi Alchalidi Alfi Julizun Azwar, Alfi Julizun Alfian Helmi Alya Jauza, Siti Ambarita, Doddy Feliks P. Ambarita, Dody Feliks Pandimun Amelia Sari Ampera Miko Anita Anita Apiek Gandamana Aprina, Aprina Arief, Rifqy Lamkaruna Aripin Ahmad, Aripin Arman, Rachma Al Adawiyah Asmawati Asmawati Asri Jumadewi Astuti, Titi Aulia Ruswandi, Diandra Nazwa Aulianshah, Vonna Ayu Sutrisna, Annisya Ayunda, Desy Sary Azuddin Yakob, Noor Baharuddin Baharuddin Ballianie, Novia Bambang Bambang Batubara, Monica Uli Burdah, Burdah Bustami Bustami BZ, Fazli Syam Cahyani, Armita Dwi Chenny Seftarita Cut Mutiah Darmawan, Lalu Sukma Darussalam Darussalam, Darussalam Defri Aroni Dewita Dewita Dwi Rahma Putri, Riska Edwina, Yosephine Eka Sartika, Eka ELVI MAILANI ELVI MAILANI Erlinawati Erlinawati, Erlinawati ERLINDA SIMANUNGKALIT EVA BETTY SIMANJUNTAK Evi Mutia Fahmi Ichwansyah Fahrur Rozi Faisal Faisal Farid Farid, Farid Fatihaturrahmi, Fatihaturrahmi Febriyani, Riskiya Firmansyah Firmansyah Fitria, Wardatul GRACE SITUMORANG Halida Halida Hamidah Hamidah Handayani, Dila Harefa, Evelin Hasibuan, Sri Agustina Hatmi, Edizal Herry Sujaini Hidayatussoalihah, Hidayatussoalihah Husna, Ikhwan Ananda Hutauruk, Febri Ola Indah Sari, Ginanda Putri Irma Suryani Irsan Irsan Irwana Wahab, Irwana Irwani, Maria Irwansyah Irwansyah Iskandarsyah Madjid, Iskandarsyah Isneini Isneini, Isneini Ita Khairani Jalaluddin Jalaluddin Jamni, Teuku Jhon Andra Asmara Junardi Junardi KATARINA SIALLAGAN Khaira, Nuswatul Khairani, Yulia Khairunisa, Ririn Khairunnisa Khairunnisa Kurniati Puji Lestari LALA JELITA ANANDA LAURENSIA MASRI PERANGINANGIN Lestari, Soraya Lia Lajuna Lingga, Yerika Denova maharaja, loviana Maharani Laoli, Citra Indah Manurung, Imelda Free Unita Mardiah Astuti Maria, Tiarnita Marselina Sembiring, Masta Martono Martono Megawati - Mertina, Mertina Misnawati Misnawati Muchtar, Afdhal MUHARRINA HARAHAP, MUHARRINA Muliani Muliani, Muliani Muliati, Cut Sirri Munazar Munazar Musafir, Musafir Mutia Dewi Mutiah, Cut Nadi, Hartin I.K. Naeklan Simbolon Nafisah, Mufrihatun Nasution, Yusra Nathalia Husna, Elvira Nelliraharti, Nelliraharti Nirwan Nirwan Nizam, Ahmad Noni Zakiah Nora Veri Noviana, Yulia Nunike Sulvia Dewi, Baiq Nunung Sri Mulyani Nuraini Fatmi, Nuraini Nurlaila, Nurliala NURMAYANI NURMAYANI Oetama, Saiful Oktabina, Rizky Wan Pa, Laurensia Masri Padilla, Anisa Pandimun Ambarita, Dody Feliks Pardede, Manuel Obet Nego Pasigar, Andi Prawijaya, Septian Purba, Roma Hotni Uhur Putri, Nurlizawati Putri, Zahrifa Adinda Qalbi, Nuri Alnasta Rachmawati Rachmawati Rahmat Kurniawan Ratna Mulyany, Ratna Ratnasari, Titik Raysha, Defina Reca Reca Rini Handayani Rizka, Tia ROBENHART TAMBA Rohmin, Anur S, Gherin Jesica Siregar Safitri, Mutiara Sakir, A Salsabilla, Raudhah Santi, Ella Laras Sari, Muliya Sarjani, Tiarnita Maria Sarmiati, Nopi SEMBIRING, MASTA MARSELINA Sembiring, Rinawati Sibarani, Herlin Aryani Sibarani, Tidora Putri SIDIK SIREGAR, FAJAR Sihombing, Mona Teheresa Silaban, Ridho Wahyu C Silvia Wagustina, Silvia Simamora, Devina C Simanihuruk, Lidia Simanjuntak, Yesika D. Simatupang, Nori Marta M Br. Sinaga, Lastiur Sirait, Albert Pauli Siregar, Anisa Siregar, Fajar Siddik Siregar, Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar, Yunita Rahmah Siti Fatimah Sorta Simanjuntak, Sorta Sri Juwita Sri Mustika Aulia Sriwahyuningsih, Sriwahyuningsih Sudi Mariyanto Al Sasongko Suhartini Suhartini Sujiwo, Teguh Maulana Sulpiyana, Sulpiyana Sumardi, Lalu Sunifa Asri, Erda Suri, Murnia Suwardi Suwardi Syafrizal Syafrizal T. Iskandar Faisal Tambunan, Husna Parluhutan Tamimi, Azlya Salsabila Tampubolon, Juwita Paramita Tarigan, Nuke Pebriani Taufik Taufik Teuku Salfiyadi Tondang, Herlina Tri Mulyono Trimadani, Desnia Try Wahyu Purnomo Tulus Setiawan Usman, Khairul Wahyuni, Astriana Warneri . Wildansyah lubis, Wildansyah Winara, Winara Yeni Rimadeni Yulianti, Winarni Yunita litau, Fransiska Zainuddin, Zainuddin Zakia, Sugitri Ayu Zakirullah, Zakirullah Zuhra, Syarifah Evi Zulkipli, Muhammad Zidane Athaya