p-Index From 2021 - 2026
13.075
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Jurnal Perikanan dan Kelautan JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Diponegoro Journal of Management Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Bahan Alam Terbarukan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Pendidikan Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir GEA, Jurnal Pendidikan Geografi JURNAL SPASIAL Jurnal Terapan Abdimas Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Jurnal Psikologi Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Efektor Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Education and Human Development Journal Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum Jurnal Eduscience (JES) Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Elkolind : Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri International Journal of Demos Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching ASANKA: Journal of Social Science And Education Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam Journal Evaluation in Education (JEE) AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Eksergi: Jurnal Teknik Energi Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Jurnal PkM MIFTEK INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Tameh : Journal of Civil Engineering Environmental Engineering Journal ITATS Journal of Applied Science, Engineering and Technology (J. ASET) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Le Mujtamak Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Health Sciences Journal of Social Science Utilizing Technology Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Al-Aflah Journal Of Chemical Process Engineering Journal of Social Science Utilizing Technology Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Society Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Jurnal Perikanan dan Kelautan JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN CULTIVATE: Journal of Agriculture Science DIDAKTIKA At-Tadris: Journal of Islamic Education Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Nemui Nyimah Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Bakti Insani: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Kualitas Air Danau Toba di Wilayah Kabupaten Toba Samosir dan Kelayakan Peruntukannya Garno, Yudhi Soetrisno; Nugroho, Rudi; Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 21 No. 1 (2020)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.074 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v21i1.3277

Abstract

ABSTRACTThis research was conducted to determine the status of Lake Toba water quality in the area of Toba Samosir (Tobasa) Regency and the feasibility of its use. This study revealed that BOD, COD, iron and free Cl2 of Lake Toba Tobasa regency exceed water quality criteria for Class I and Class II based on Governor Decree No. 1 Year 2009 on Raw water quality of Lake Toba in North Sumatera. High COD and BOD values imply that Lake Toba water was polluted by organic matter presumably originated from floating net cages (KJA), while free Cl2 is thought to originate from domestic waste activities in Parapat City and its surroundings. In general, it was concluded that the water of Lake Toba in the Tobasa Regency did not meet the criteria for clean water and water tourism.Keywords: Lake Toba, raw water, pollution, water qualityABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air Danau Toba wilayah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan kelayakan peruntukannya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa air Danau Toba wilayah Kabupaten Tobasa memiliki BOD, COD dan konsentrasi besi dan Cl2 bebas melebihi kriteria mutu air Kelas I dan Kelas II pada Peraturan Gubernur Sumatra Utara No 1 Tahun 2009. Tingginya nilai COD dan BOD mengisyaratkan bahwa perairan Danau Toba tercemar oleh bahan organik yang diduga berasal keramba jaring apung (KJA), sedangkan Cl2 bebas diduga berasal dari limbah domestik kegiatan Kota Parapat dan sekitarnya. Secara umum disimpulkan bahwa air Danau Toba di wilayah Kabupaten Tobasa tidak/belum memenuhi kriteria untuk air baku air minum  dan wisata air.Kata kunci: danau Toba, bahan baku air, pencemaran, baku mutu
APLIKASI TEKNOLOGI HIJAU UNTUK PEMANTAUAN KUALITAS LINGKUNGAN BERBASIS STRUKTUR KOMUNITAS MIKROBA Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2014)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.437 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v15i1.1457

Abstract

Struktur komunitas mikroba memiliki peran yang penting dalam pemantauan kualitas lingkungan.Strategi pengembangan metode analitis yang handal untuk mengkarakterisasi struktur komunitasmikroba masih merupakan sebuah tantangan.Analisis profil respirasi kuinon (RK) merupakan salahsatu metode identifikasi mikroba tanpa kulturisasi yang telah luas digunakan untuk mengkarakterisasistruktur komunitas mikroba. Studi ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknologi ekstraksi fluidasuperkritis (EFS) sebagai sebuah teknologi hijau untuk determinasi struktur komunitas mikrobakuinondalam lumpur IPAL. Statistik desain percobaan digunakan dalam studi ini untuk mengoptimasikondisi EFS, dan mengeksplorasi hubungan antara beberapa peubah dan satu atau lebih peubahrespon. Kromatografi cairan ultra performansi (KCUP) dilengkapi detektor foto diode arraydigunakan untuk determinasi secara simultan ubikuinon (UK) dan menakuinon (MK).Ekstraksisuperkritis berfluida CO2 dengan perangkap kartridge fase padat terbukti lebih efektif dan cepatuntuk mengekstraksi RK dibandingkan metode konvensional dengan pelarut organik.Keberhasilanprosedur analitis dari metode ini dibuktikan dengan adanya pengurangan signifikan dari kompleksitasprosedur yang gunakan dan penurunan waktu preparasi sampel.Hasil optimalisasi metode EFS inijuga diuji sensitifitas nya dalam mengkarakterisasi komunitas mikroba berbasis profil kuinon padaberbagai sampel seperti tanah, air kolam, sedimen sungai, lumpur digesi anaerob. Metode ini dapatmenjadi metode rutin dalam pemantauan struktur komunitas mikroba di lingkungan
Purifikasi Gas Metana (CH4) dari TPA Sampah Menggunakan Metode Water Scrubber Sahwan, Firman Laili; Wahyono, Sri; Suryanto, Feddy; Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 20 No. 2 (2019)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.394 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v20i2.3260

Abstract

ABSTRACTHigh population growth rate has stimulated the increase of energy consumption. Therefore, the use of renewable energy sources such as methane gas from landfill has also been encouraged. It is necessary that landfill methane gas is purified to increase its concentration. Common method to purify methane gas is water scrubber method. The aim of this research was to evaluate the effectiveness of landfill methane gas purification using a spray water scrubber (water scrubber method), a water column scrubber (bubbling methods) and the combination of both methods to increase the content of landfill methane. The experiment was conducted in the dry season and rainy season. Results of the study concluded that water scrubber was the most effective method for increasing methane gas concentration. The average increase of methane gas in the dry season were 33.32% (water scrubber) and 23.79% (combination of bubbling and water scrubber), and in the rainy season 8.89% (water bubbling) and 2.75% (combination of water scrubber and water bubbling). The increase in methane gas was due to a decrease in CO2 gas. In addition, there was an increase of H2O content in biogas from landfill after the purification process.Keywords: Landfill, methane gas, purification, water scrubberABSTRAKTingginya laju pertumbuhan penduduk telah memacu konsumsi energi yang terus meningkat. Oleh karena itu diperlukan upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan, yang salah satunya adalah gas metana yang berasal dari TPA sampah. Keinginan untuk meningkatkan kandungan gas metana TPA diperlukan upaya purifikasi, menggunakan metode water scrubber. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas purifikasi gas metana TPA dengan menggunakan metode pengaliran gas dalam percikan air (water scrubber) dan metode pengaliran gas dalam air atau water bubbling (serta kombinasi keduanya) untuk meningkatkan kandungan gas metana TPA, yang dilakukan pada musim kemarau dan musim penghujan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa water scrubber merupakan metoda yang paling efektif untuk meningkatkan kandungan gas metana. Rata-rata peningkatan gas metana pada musim kemarau dan musim penghujan, berturut-turut sebesar 33,32% (water scrubber), 23,79 (kombinasi water bubbling dan water scrubber), 8,89% (water bubbling) dan 2,75% (kombinasi water scrubber dan water bubbling). Peningkatan gas metana tersebut terjadi karena adanya penurunan gas CO2. Selain itu, terjadi peningkatan kandungan H2O pada biogas dari TPA setelah proses purifikasi.Kata kunci: TPA, gas metana, purifikasi, water scrubber.
Perbandingan Pengelolaan Lingkungan pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Aplikasi Anorganik Chelated dengan Probiotik Parlina, Iin; Nasirin, Nasirin; Ihsan, Iif Miftahul; Suharyadi, Suharyadi; Syaputra, Affandi; Budiani, Sri; Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 19 No. 1 (2018)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.407 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v19i1.2533

Abstract

Penggunaan probiotik untuk meningkatkan kualitas budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) telah banyak diterapkan pada tambak udang untuk membantu meningkatkan produktivitas tambak. Salah satu kelemahan probiotik adalah proses yang panjang dan tidak terukur dengan baik, karena mikroorganisme probiotik sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan dan bagaimana perlakuan selama aplikasi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif untuk pengembangan aditif kelautan dalam kegiatan budidaya udang. Studi penggunaan dilakukan pada skala proyek percontohan dengan menggunakan 2 plastik beton bertulang berukuran 8m x 4m x 1m dengan volume 40m2. Untuk membandingkan perlakuan antara metode konvensional (Pond A sebagai kontrol) dan chelated agent (Pond B). Dalam perawatan menggunakan agen chelated, kolam dioperasikan tanpa proses sterilisasi. Konsentrasi Chelate yang digunakan adalah 300 ppm. Parameter kualitas air yang telah dipantau adalah suhu, salinitas, nitrit, nitrat, TOM, dan DO. Hasilnya menunjukkan bahwa tanpa melalui proses operasi yang rumit, penambahan aditif kelautan chelate meningkatkan pertumbuhan udang vaname dibandingkan dengan yang konvensional. Kisaran kualitas air masih dalam kisaran yang wajar untuk kehidupan udang vaname.
Perancangan Proses Konversi Mikroalga Menjadi Biofuel sebagai Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2015)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6631.618 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v16i1.1605

Abstract

Abstrak. Mikroalga merupakan sumber daya energi yang berkelanjutan yang memiliki potensi yang besar dalam mitigasi karbon dioksida (CO2) emisi. Inovasi teknologi konversi mikroalga menjadi biofuel masih menjadi tantangan yang perlu difokuskan untuk memastikan tingkat kestabilan produksi pada skala besar dengan keseimbangan energi yang baik. Pusat Teknologi Lingkungan - BPPT telah merintis suatu sistem terintegrasi yang memiliki keterkaitan antara produksi bioenergi dan perlindungan lingkungan. Sebuah pabrik skala percontohan berkapasitas 20 liter/jam telah dirancang bangun untuk mengkonversi biomassa alga menjadi biofuel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan rancangan proses pada konversi mikroalga menjadi biofuel melalui tahapankerekayasaan dari konseptual, simulasi, konstruksi sampai operasi. Pada penelitian ini, ekstraksi ultrasonik digunakan sebagai sebuah teknologi inovatif yang ramah lingkungan. Keseimbangan massa-energi dan rasio energi dari proses biofuelalgajuga dievaluasi. Hasil-hasil menunjukkan bahwa unit konversimikroalga ke biofuelmenunjukkan potensi untuk menghasilkan minyak alga, namun masih diperlukan pemurnian lebih lanjut untuk memenuhi spesifikasi standar biodiesel Indonesia.Pengembangan teknologi terkini untuk memproduksi biofuel dari mikroalga sangat penting dalam rangka meningkatkan efektivitas biaya produksi dalam mengimplemantasikan strategi pemanfaatan mikroalga.Kata kunci: biofuel, desain proses, inovasi teknologi, mikroalga, teknologi ramah lingkungan
Studi Karakterisasi Sampah Landfill dan Potensi Pemanfaatannya (Studi Kasus di TPA Sukawinatan dan Bantargebang) Wahyono, Sri; Sahwan, Firman Laili; Suryanto, Feddy; Febriyanto, Irhan; Nugroho, Rudi; Hanif, Muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 20 No. 2 (2019)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.738 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v20i2.3335

Abstract

ABSTRACTLandfills contain materials that can be recovered to be recycled or used as an energy source. The purpose of this study is to conduct waste characterization that has long been buried in landfill which includes analysis of composition, proximate analysis, and ultimate analysis. Then the waste is analyzed for its use as recycled material and energy sources. The study was conducted at the Sukawinatan landfill (Palembang) and the Bantargebang landfill (Bekasi). Sampling was carried out on garbage that had been buried in landfills by digging at depths of up to 5 m using an excavator. Furthermore, the samples are dried in the sun, sifted with rotary screen, and sorted manually. Some samples were taken by quartering to be analyzed in the laboratory. The results of the research and analysis showed that (i) landfill waste was dominated by compost material (31-47%) and plastic combustible material (32-43%) and nonplastic combustible material (32-43%); (ii) shaped material such as compost has the potential as a substitute for landfill cover and as soil conditioner; (iii) potentially recycled materials such as plastic waste need intensive sorting and cleaning; (iv) landfills excavated waste can be potentially used as an energy source or refuse-derifed fuels (RDF) with a heating value between 7.31-15.61 MJ / kg; (v) landfills excavated waste has the potential to be used as fuel for incinerators; (vi) utilization of landfill waste for the cement industry still faces several obstacles such as high chlorine content and water content.Keywords: landfill, waste characterization, composition, proximate, ultimate ABSTRAKTPA mengandung material yang dapat diambil untuk didaur ulang atau dimanfaatkan sebagai sumber energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi sampah yang telah lama tertimbun di TPA yang  meliputi analisis komposisi, analisis proksimat, dan analisis ultimat. Kemudian sampah tersebut dilakukan analisis pemanfaatannya sebagai bahan daur ulang dan sumber energi. Penelitian dilakukan di TPA Sukawinatan (Palembang) dan di TPA Bantargebang (Bekasi). Pengambilan sampel dilakukan terhadap sampah yang sudah tertimbun di landfill dengan cara menggali pada kedalaman hingga 5 m menggunakan excavator. Selanjutnya sampel dijemur, diayak dengan penyaring berputar (rotary screen), dan dipilah secara manual. Sebagian  sampel diambil dengan metode perempatan (quartering) untuk kemudian dianalisa di laboratorium. Hasil dari penelitian dan analisisnya memperlihatkan bahwa (i) sampah galian TPA didominasi oleh material kompos (31-47%) dan material combustible plastik (32-43%) serta combustible nonplastik (32-43%); (ii) material berbentuk seperti kompos memiliki potensi sebagai pengganti soil cover TPA dan sebagai material pembenah tanah (soil conditioner); (iii) material yang potensial didaur ulang seperti sampah plastik perlu pemilahan dan pembersihan yang intensif; (iv) sampah galian TPA potensial dimanfaatkan sebagai sumber energi atau RDF (refuse-derifed fuels) dengan nilai kalor antara 7,31-15,61 MJ/kg; (v) sampah galian TPA berpotensi digunakan sebagai bahan bakar insinerator PLTSa; (vi) pemanfaatan sampah galian TPA untuk industri semen masih menghadapi beberapa kendala seperti tingginya kandungan klorin dan kadar air.Kata kunci: landfill, karakterisasi sampah, komposisi, proksimat, ultimat
Teknologi Hidrotermal Sebagai Solusi Cepat Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Dewanti, Dian Purwitasari; Wiharja, Wiharja; Hanif, Muhammad; Nugroho, Rudi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 21 No. 2 (2020)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.655 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v21i2.3512

Abstract

ABSTRACT Hydrothermal technology is a promising new technology that can turn organic waste into value-added, eco-friendly, and sustainable products. In this research, the hydrothermal reactor's performance for treating the food wastes into solid and liquid fertilizer was investigated. Hydrothermal reactor with SS 316 steel material with a maximum capacity of 100 kg per batch is equipped with a cooling water jacket. Raw vegetable wastes and water with a ratio of 1:1 were added into a mixing container. The waste slurry was transferred through the pump into the reactor. The hydrothermal process is carried out at a pressure of 5 bar or a temperature of around 160 °C for 30 and 60 min. The results showed that the hydrothermal process treated the vegetable waste at 120 minutes at a temperature of 160 °C and 5 bar pressure. Solid products showed a higher C/N ratio and N + P2O5 + K2O content in the process of 30 minutes compared to 60 minutes, which were 12.42 and 5.36, respectively. In comparison, liquid products showed higher results in the 30-minute process than 60-minutes process with the amount of N + P2O5 + K2O and C-organic, respectively 2.23 and 0.31. This result indicated that the hydrothermal process is proven to be able to treat the organic waste into a relatively fast and eco-friendly compost. In the future, it is expected that the big-scale of hydrothermal processes can be an alternative technology in processing  wastes in Indonesia. Keywords: hydrothermal, fertilizer, municipal solid waste, vegetables wastes, eco-friendly technology ABSTRACT Teknologi hidrotermal adalah teknologi baru yang menjanjikan yang dapat mengubah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam riset ini, unjuk kinerja reaktor hidrotermal untuk mengolah sampah sisa sayuran menjadi pupuk padat dan cair diinvestigasi. Reaktor hidrotermal dengan material baja SS 316 berkapasitas 100 kg per batch dilengkapi dengan dinding air pendingin. Bahan baku sisa sayuran dimasukkan dalam tangki pencampur dengan ditambahkan air pada jumlah yang sama. Setelah berbentuk seperti bubur kasar, sampah dipindahkan melalu pompa ke dalam reaktor. Proses hidrotermal dilakukan pada tekanan 5 bar atau suhu sekitar 160 °C dengan waktu 30 dan 60 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses hidrotermal dengan bahan baku sampah sisa sayuran memerlukan total waktu 120 menit pada temperatur 160 °C dan tekanan 5 bar. Produk padat menunjukkan rasio C/N dan kandungan N + P2O5 + K2O yang lebih tinggi pada proses yang berlangsung 30 menit dibandingkan dengan 60 menit yaitu 12,42 dan 5,36 berturut turut. Produk cair menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada proses 30 menit dibandingkan 60 menit dengan jumlah N+P2O5+K2O dan C-organik masing-masing sebesar 2,23 dan 0,31. Hal ini mengindikasikan bahwa proses hidrotermal terbukti dapat mengolah sampah organik menjadi kompos dalam waktu yang relatif cepat dan ramah lingkungan. Kedepan, diharapkan proses hidrotermal pada skala komersial dapat menjadi teknologi alternatif dalam mengolah sampah di Indonesia. Kata kunci: hidrotermal, pupuk, sampah, sisa sayuran, teknologi ramah lingkungan
Adaptation of Coastal and Small Island Communities on the Assessment and Application of Clean Water Technology Provision: Adaptasi Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil terhadap Kaji-Terap Teknologi Pemenuhan Ketersediaan Air Bersih PRATAMA, REBA ANINDYAJATI; HANIF, MUHAMMAD
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.481 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v23i1.5062

Abstract

ABSTRAKPemenuhan akses air bersih yang laik bagi masyarakat merupakan isu ke-6 dari 17 isu tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB). Tujuan berkelanjutan ini bertumpu pada pilar ekonomi, sosial dan lingkungan yang diperkuat oleh peran teknologi. Kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil memiliki tantangan yang relatif lebih besar ditengah isu perubahan iklim dalam memenuhi ketersediaan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model aplikasi teknologi tepat guna melalui analisis adaptasi masyarakat dalam pemenuhan akses air bersih. Masyarakat desa Mare Kofo dan Mare Gam di Pulau Mare, Provinsi Maluku Utara yang terdiri dari ketua RT/RW dan pemangku kepentingan setempat sebagai object dalam riset ini. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menginvestigasi tingkat adaptasi masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data sekunder skala kota, pengamatan lapangan dan wawancara.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Pulau Mare telah melakukan adaptasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih dengan menggunakan sumur bor komunal yang dikelola oleh pemerintah desa setempat dan teknologi pemanenan air hujan. Diperoleh pula bahwa potensi maksimal hasil tangkapan air hujan pada hunian terkecil dengan luasan atap rumah 42 m2 adalah sebesar 56.915 liter per tahun, atau setara dengan 65% dari kebutuhan air bersih domestik.Kata Kunci: Air Bersih, Masyarakat Pesisir, Pengkajian Teknologi, Adaptasi, Pulau-pulau KecilABSTRACTProviding access to clean water for the community is the 6th goal of 17 (seventeen) sustainable development goals (SDGs). The SDGs are based on economic, social, and environmental pillars that are strengthened by the role of technology. Coastal areas and small islands have relatively more significant challenges amid climate change issues in meeting the availability of clean water. This research aims to develop an appropriate technology application model through analyses on community adaptation in fulfilling access to clean water. The village community of Mare Kofo and Mare Gam, Mare Island, North Maluku Province, consisting of local wards and local stakeholders as the research objects. Qualitative and quantitative methods were applied to investigate the level of community adaptation. Data analysis was carried out through the stages of collecting secondary city-scale data, field observations, and interviews. This study indicate that the people of Mare Island have adapted to meet their clean water needs by using communal drilled wells managed by the local village government and rainwater harvesting technology. It was also found that the maximum potential for rainwater catchment in the smallest dwelling with a roof area of 42 m2 is 56,915 liters per year, or equivalent to 65% of domestic clean water needsKeywords: Clean Water, Coastal Community, Technology Assessment, Adaptation, Small Islands
Co-Authors A.Yudi Eka Risano Abadi, Manza Restu Abdul Hamid Abe, Akina Achmad Chusnun Ni'am Adamentha Tarigan, Timothy Adiarso, Adiarso Adiarso, Adiarso Aditya Nur Hanafi, Aditya Nur Afriyadi, Afriyadi Agus Ariyanto Agus Riyanto Agusman Ahyuni Ahyuni Ajimat, Ajimat Alamsyah, Reza Bachtiar Alfarisa, Fitri Alfian Eko Rochmawan Alfin Hikmaturokhman Alfiraza, Ery Nourika ALIM SUMARNO Amelia, Melina Andri Sulistyani Anggraini, Windi Aniriani, Gading Wilda Anizar, Liza Anjar Mukti Wibowo, Anjar Mukti Annur, Latifa Anugerah , Ghifari Fajar Apriliansah, Rudi Arafah, Mudrikatul Ari Widodo ARIF HIDAJAD Arrosyid, Laelatul Khoiriyah Arsy, Nabila Assholih, Mukhtar Aswin Lim Aulia, Adinda Aulia, Nur Fatowil Awani, Syifa Cholifah Azwar, Edwin Azzahra, Balqis Nahdliya Azzahro, Fatimah Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bedra, Kddour Guettaoi Bhari, Azri Budi Setiawan Candra, Ibnu Figo Dewa Cruyff, Johan Cruyff, Johan Dahyul Daipon Dedi Hermon Denaya Andrya Prasidya, Denaya Andrya Devi Permata Sari Dewanti, Dian Purwitasari Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Dian Ratnaningtyas Afifah, Dian Ratnaningtyas Didik Nasruri, Hafid Dina Tri Marya Dito Anurogo, Dito Diva, Isra Haryati Dwi Maghfiroh, Andini Dwiana Hendrawati Edi Suharyadi Eko Sulistiono Elsen, Rickard Encep Supriatna Endang Sri Maruti Eni Kurniati, Eni F. Gatot Sumarno, F. Gatot Fachry Abda El Rahman Fadhil, Muhamad Fadli, Muhammad Rijal Faizal, M Faizal, M Faizzah, Nurul Fajar Arianto Fajar, Imam Saefudin Fatany, Alief Ihram Fathul Jannah, Fathul Febriani, Suci Febriyanto, Irhan Fida Chasanatun, Fida Fikri, Alwanul Filsa Bioresita, Filsa Firdaus, Aryanty Putri Firman Laili Sahwan Firmansyah, Akmal Fitriah Fitriah Fitriana, Khoirima Garno, Yudhi Soetrisno Giovandi, Eggy Arya Gunawan, Poernomo Gusti, Alim Surya Haerunisa, Ikeu Hafnidar A. Rani Hamawi, Mahmudah Hamdi Harmen Hamim S, Ahmad Hamzah, Muhamad Hanansyah, Megivareza Putri Harahap, Fahmi Alif Utama Harnowo Supriadi, Harnowo Hartiniati Hartiniati Haryani, Puput Hasanah, Khoirul Hemy Kiswinarso, Hemy Herli Salim Hermida, Lilis Herry Wardono Herti Utami Heru, Heru Hidayat, Rizki Atthori Husnul Hidayat, Husnul Ihsan, Iif Miftahul Ikhlas, Rifki Zaitul Indallah, Aghniya Qolbin Indartik Indartik Indra, Indra Intan Kamala Aisyiah Intan Nurrachmi Irianto, Yudi Irwanto, Usqo Ita Rustiati Ridwan Jaelani, Iqbal Waliyuddin Sidiq Jaelani, Lalu Muhamad Jannah, Finda Dwi Faridatul Jems Sopacua Jenny Koce Matitaputty Joula Timisela Judijanto, Loso Karnatmaja, Alief Guntur Kelana Dirgantara Kaulan, Muhammad Denanda Khairul Nizam Khairul Ummah Khosihan, Aan Khusna, Amira Krisanti, Aknasasia Virginia Kusuma Ningrum, Retno Diah Laela, Fasyi Khaetul Lailatul Badriyah Lestari Lestari Lia Dwi Kuswara, Lia Dwi Lismeri, Lia Liui, Fredrick Lonik, Lorensius Luhur Moekti Prayogo M. Ardi Yahya Madiyaningsih, Tri Maharani, Dhinar Ayu Mahfiroh, Laila Mahfud Mahfud Majid, zamakhsyari Abdul Maradon, Gusma Gama Maulana, Lutfi MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mei H, Baktiyar Melati, Siska Ayu Moch. Sahri Mochammad Denny Surindra MoHa, luqman Mokhtar, Ernieza Suhana Mubarok, Zam Zam Muhammad Alifian Ferdi Ikhsan Muhammad Muhammad Mukhlis Fathurrohman Munawar, Deni Wildan Musa Nur Kholiq Mustahiyah, Minhatul Nabila, Khoirunnisa Nasirin, Nasirin Nasution, Nurhafizah Nataadmadja, Nasikin Nataadmadja, Nasikin Ni Luh Yulyana Dewi Nina Paramytha Nofrizal, Adenan Yandra Noorlaila Hayati, Noorlaila Nopitariyani, Arizki Tri Novalita, Syanda Rosa Nugroho Susanto Nurapipah, Nida Nurhadji Nugraha, Nurhadji Nurjannah, Dita Novita Nurohmasari, Maria Lusiana Nurrohman, Haikal Jabar Nursiah, Andi nurul khotimah Nurwijayanti Nurzaman, Ikbal Saputra Parji Parji Parji, P Parlina, Iin Parwi, Parwi Prassetyo, Simon Heru Prativiningsih, Puji Anita Eka Prayoga, Hendra Pribadi, Dwi Bambang Tulus Prihastomo, Sigiet Pulungan, Nurhamidah Purnamasari, Ika Duwi Purwanda, Sella Purwaningsari, Luky Putra, Beben Graha Putra, Beben Graha Putri, Marsha Savira Agatha Putri, Salsabilah Triana Rahagia, Rasi Rahayu, Septiana Budi Rahmansyah, Ferdian Zaki Rahmawati, Israa Ramadhan, Ravidho Ramdhan, Mohamad Reba Anindyajati Pratama, Reba Anindyajati Ridwan, Rahmad Ridwan Riskawaty, Heny Marlina Ritonga, Abdillah Rofiif Fatin Rizaldi, Vianka Putri Rohimin, Mohammad Romadhon, Danang Eka Riantara Romansah, Ubad Rosandi, Ujang Ahmad RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Nugroho Rufaida, Arifatur Safitri, Yuliana Saifuddin, Yayang Ahnaf Saleh, Fitra Salfitri, Selvy Saputra, Nanda Saputra, Raihan Rafif Syaefudin Saragih, Pintauli Saragih., M.Pd, Dra. Pintauli Saripaini, Saripaini Sa’diyah, Noor Lailatus Sekarjati, Dhanu Sembiring, Andry Syaly Septiana, Yuga Septiyani, Tiara Setiawati, Nazma Setyaedhi, Hari Sugiharto Shigehisa, Takuo Shigehisa, Takuo Shofiana, Fahlulia Rahma Silitonga, Beatrix Elisabet Silitonga, Betrix Elisabet Simparmin br Ginting Simparmin Ginting Siti Nur Azizah, Siti Nur Soebijantoro Soebijantoro, Soebijantoro Solly Aryza Sri Budiani Sri Rahayu Tri Astuti Sri Wahyono sri wuryastuti Sriwuryani, Sulfiah Suardi, Imam Suardi, Iman Sudarmiani Sudarmiani, Sudarmiani Sudarmiani, S Sugeng, Dhani Avianto Sugeng, Dhani Avianto Sukamto, S Sumeni, Murti Suratno, Tatang Suryanto, Feddy Susi Ratnawati Susilawati, Susilawati Sutarjo, Ajo Syafiqoh, Ataya Syaiful Bachri Syakbanah, Nur Lathifah Syaputra, Affandi Syarifah, Atik Nur Tamura, Masaki Tamura, Masaki Tasya, Aulia Dwina Taufiqurrachman Tommy Adam, Tommy Tosty Maylangi Sitorus, Tosty Maylangi Tri Yusufi Mardiana Trisnaningrum, Niken Turohmah, Farida Umi Isnatin Use Etica Utami, Rhiki Sekti Wahyuni, R. Sri Wan Moh Jaafar, Wan Shafrina Wicaksono, Rizky Rahadian Wiharja Wiharja Wijaya, Ika Wijaya, Martin Winata, Diny Kurnia Yanai, Shunichi Yanai, Shunichi Yanik, Carri Noer Fida Yaqin, Ilmi 'Ainul Yoga Wedhasmara, Yoga Youhanita, Ety Yudiyanto Tri Kurniawan Yuli Darni Yulia Susanto, Erry Yuliarsih, Dini Yulita, Rena Yulliandari, Ayi Yusnitati Yusnitati Zamzi Arsi Zulhanif, Zulhanif Zulianti Zulianti, Zulianti Zulkipli Lessy