p-Index From 2021 - 2026
8.505
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen dan Organisasi Jurnal Manajemen dan Agribisnis ETIKONOMI Jurnal Edukasi Elektro Jurnal Paradigma Ekonomika Jurnal Keuangan dan Perbankan JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Trikonomika: Jurnal Ekonomi Jurnal Agro Ekonomi JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal Journal of Consumer Science Jurnal Manajemen. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Widya Cipta : Jurnal Sekretari dan Manajemen Omni-Akuatika Journal of Consumer Sciences Jurnal Bina Praja Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Economica: Jurnal Ekonomi Islam International Research Journal of Business Studies (E-Journal) Informatika Pertanian JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Al-Muzara'ah Jurnal Organisasi Dan Manajemen Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan PROCESSOR Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Gulawentah:Jurnal Studi Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Unes Law Review Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) JURNAL PANGAN AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Dinasti International Journal of Management Science Agro Bali: Agricultural Journal Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Journal of Tropical Marine Science Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Jurnal Agro Ekonomi Indonesia Berdaya Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Oikonomia: Jurnal Manajemen Jurnal Prajaiswara ASEAN Marketing Journal Jurnal Hukum Indonesia e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DFAME Digital Financial Accounting Management Economics Journal Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang IIJSE Journal of Innovative and Creativity Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Adpebi Science Series Rechtsvinding TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam International Research Journal of Business Studies Al Fattah Ejournal Sma Al Muhammad Cepu Indonesian Journal of Port and Shipping Management Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Joong-Ki
Claim Missing Document
Check
Articles

Ekonomi Pangan: Efektivitas Kebijakan Bantuan Langsung Benih Unggul Dan Pupuk Untuk Usahatani Pangan (Food Economics: Effectiveness of Policy on Direct Aids of Superior Seed and Fertilizer for Food Farming) Hutagaol, Manuntun Parulian; Hartoyo, Sri
JURNAL PANGAN Vol 22, No 1 (2013): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.94 KB) | DOI: 10.33964/jp.v22i1.147

Abstract

Indonesia menyadari pentingnya swasembada beras tidak hanya dalam mendukung proses pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk ketahanan pangan nasional. Kejadian baru-baru ini mengenai krisis pangan global yang distimulasi oleh meroketnya harga minyak bumi yang membuat konversi bahan pangan menjadi energi menjadi layak secara ekonomi memperkuat keyakinan tersebut. Namun demikian, beberapa tahun terakhir ini, produktivitas tanaman padi telah stagnan di negeri ini. Untuk mengatasi permasalahan produktivitas tersebut, pemerintah mengimplementasikan program BLBU-BLP (Bantuan Langsung Bibit Unggul dan Bantuan Langsung Pupuk). Program ini memberikan suatu paket teknologi yang mencakup bibit unggul bersertifikat, pupuk pabrik dan organik kepada petani padi, kedele dan jagung. Studi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan usahatani. Penelitian dilakukan di tujuh propinsi dengan 488 responden petani padi dan jagung. Studi membuktikan bahwa program telah berhasil membangkitkan kesadaran petani dalam menggunakan benih unggul bersertifikat serta input pendukungnya serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan usahatani peserta program. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah meneruskan pelaksanaan program pemberian bantuan ini. Tetapi, disarankan agar paket tekonologinya tidak seragam dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan pertanian setempat agar produktivitas lebih tinggi lagi.Indonesia has long recognized the importance of rice self-sufficiency for the country not only in facilitating its economic development process, but also for food security. Recent occurrence of global food crisis stimulated by skyrocketing oil price makes the conversion of food into bio energy becomes economically feasible and deepens this recognition. Yet, rice yields in this country over the last few years have bee stagnant at a relatively low level. Accordingly, the government of Indonesia has implemented BLBU-BLP program to cope with this problem. The program provides a package of production technology consisting of certificated seed of HYVs, manufactured and organic fertilizers to rice, corn and soybean farmers. This study was carried out to evaluate the effectiveness of the program to achieve its goals. It was conducted in seven provinces with 488 samples of rice and corn farmers. It confirmed that the program had been quite successful in increasing awareness of farmers in adopting and using certificated seed of HYVs and its supporting components, as well as in increasing productivity of rice farm and farmers’ income in the intervened farms. It is, therefore, that this program is recommended to be continued. However, the technological package should be modified to suit local farming environmental condition in order to generate better results. 
ANALISIS PRODUKTIVITAS USAHATANI TEMBAKAU DI KABUPATEN PAMEKASAN Fauziyah, Elys; Hartoyo, Sri; Kusnadi, Nunung; Kuntjoro, Sri Utami
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol 6 No 2 (2010)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goals of this study are to analyze variables which determined production, risk production and technical inefficiency on Tobacco farming in Pamekasan. Frontier production function model with heteroskedastic error structure estimated by Maximum Likelihood estimation developed by Kumbhakar is adopted to analyze the goals. The results show that farmers allocate inputs under optimal condition. The Consequences are productivity and efficiency at low level.
STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA JAKARTA TIMUR Sarjono, Sarjono; Hartoyo, Sri; Hakim, Dedi Budiman
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.636 KB) | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v9i1.27542

Abstract

ABSTRACTPoverty is one of a complex problem that remains unresolved in the state of Indonesia. The government of East Jakarta Municipallity has taken much effort to break the cycle of poverty, but the rate of poverty in East Jakarta City is still fluctuating. This study aimed to analyze the factors affecting the chances of poor household growt. Based on Logistic Regression Analysis demonstrated that gender and a number of household members positively have a significant effect on the chance of poor household development, while the number of productive members in household have a negative effect. Keywords : Logistic Regression, PovertyABSTRAKKemiskinan merupakan salah satu masalah yang kompleks yang belum terpecahkan di Indonesia. Pemerintah Kota Jakarta Timur telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan, namun angka kemiskinan di Kota Jakarta Timur masih fluktuatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya rumah tangga miskin. Hasil Analisis Regresi Logistik menunjukan bahwa gender dan besaran anggota rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kejadian rumah tangga miskin sedangkan proporsi anggota rumah tangga yang bekerja, berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kejadian rumah tangga miskin. Kata kunci: Kemiskinan, Regresi Logistik
PENINGKATKAN PENERIMAAN RUMAH SAKIT PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HASANUDDIN DAMRAH (RSUD-HD) KABUPATEN BENGKULU SELATAN Dapin, Rahmad Harry; Hartoyo, Sri; Harianto, Harianto
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.515 KB) | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v9i1.27637

Abstract

ABSTRACTThe application of  financial management system in public service at RSUD-HD cause all the operational activities is funded by the acceptance. Based on this, it is need strategy to improve the acceptance. The purpose of this research is to analize acceptancy potential and evaluate acceptance work to reach the target of acceptance, analize which unit that had reached the target or hadn’t reached the target, and how much the differences the increasing or decreasing from the target that has been determined, identification the cause of the target that has reached and hasn’t reached and to formulate what strategy should be determined in improving acceptancy. The research is done in Hasanuddin Damrah Public Region Hospital in South Bengkulu Regency. The data primary is got from direct interview while the data secondary is got from the report and some documents has been got from competent instance. The data is analyze by the acceptance of potential and worked analizing by using effectively ratio, growth ratio, and  variance analysis. The result of the research are : 1) RSUD-HD has limited of counting acceptancy; 2) Acceptance of work in 2008-2011 inclined to the decrease and in 2012-2016 inclined to the increase; 3) Decreases the target determined is not the solution realization of overlapping the target; 4) Generally in 2012 the acceptance always has overlapped the target; 5) The management of acceptance hasn’t the certain document yet. The main priority of strategy improving acceptance RSUD-HD is development strategy and improving the health service. Keyword   : acceptance working, acceptance potential, strategy improving acceptance.  ABSTRAKPenerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada RSUD-HD mengakibatkan seluruh kegiatan operasional  dibiayai dari penerimaan. Untuk itulah diperlukan strategi peningkatan penerimaan. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi penerimaan serta mengevaluasi kinerja penerimaan terhadap pencapaian target penerimaan, menganalisa unit mana yang targetnya tercapai/tidak tercapai dan seberapa besar selisih kenaikan/penurunannya dari target yang ditetapkan, mengidentifikasi penyebab terjadinya target tidak tercapai dan yang melampaui target serta merumuskan strategi apa yang harus diterapkan dalam rangka peningkatan penerimaan. Tempat kajian dilakukan di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah. Data primer diperoleh dari wawancara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan dan dokumen yang didapat dari berbagai instansi terkait. Data dianalisis dengan analisis potensi penerimaan dan analisis kinerja dengan memakai rasio efektifitas, pertumbuhan, dan selisih. Hasil yang didapat dari kajian ini : 1) RSUD-HD mempunyai keterbatasan dalam perhitungan potensi penerimaan, 2) Kinerja penerimaan tahun 2008 sampai dengan 2011 cenderung rendah, tahun 2012 sampai dengan 2016, cenderung tinggi, 3) Penurunan target penerimaan bukanlah solusi agar realisasi mampu melampaui target 4) Secara umum sejak tahun 2012 penerimaan selalu melebihi dari target, 4) Manajemen penerimaan belum mempunyai catatan yang begitu mendalam. Strategi prioritas utama peningkatan penerimaan RSUD-HD adalah Strategi Pengembangan dan peningkatkan pelayanan kesehatanKata kunci : kinerja penerimaan, potensi penerimaan, strategi peningkatan  penerimaan
Pendugaan Elastisitas Penawaran Output dan Permintaan Input pada Usaha Tani Padi dan Jagung: Pendekatan Multiinput-Multioutput Suryani, Erma; Hartoyo, Sri; Sinaga, Bonar M.; Sumaryanto, nFN
Jurnal Agro Ekonomi Vol 33, No 2 (2015): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.717 KB) | DOI: 10.21082/jae.v33n2.2015.91-106

Abstract

EnglishThe objective of this study was to estimate output supply and input demand elasticities for analyzing impacts of price changes of output, input, and infrastructure on supply of output (rice and corn) and on demand for inputs. Data were taken from surveys conducted in 2007 and 2010 by the Indonesian Center for Agricultural Socio Economic and Policy Studies (ICASEPS) in collaboration with JBIC and IFPRI. The unit of analysis was village. As many as 45 lowland villages were selected as samples from seven provinces in and off-Java. A multi input-multi output approach with Seemingly Unrelated Regression was used to estimate the elasticity and appropriateness of the model. The results of analysis show that elasticity of output supply on its price was positive and elastic, while elasticity on input price was negative and inelastic. Elasticity of input demand on its price was negative, and it was elastic to the price of urea fertilizer, irrigation fee, labor cost, and other inputs, while elasticities on other inputs price varied. Elasticity of input demand on rice price changes was positive and elastic. Acreage and infrastructure (rural road and irrigation) had a positive impact on output supply and input demand. The results of the study implies that rice production could be increased by sustaining Government Purchase Price policy, promoting adoption of new technology, limiting land conversion into non-farming use, and improving rural infrastructure.IndonesianTujuan penelitian ini adalah melakukan pendugaan elastisitas penawaran output dan permintaan input untuk menganalisis dampak perubahan harga output, harga input, dan infrastruktur (irigasi dan jalan) terhadap penawaran output (padi dan jagung) dan permintaan input. Data bersumber dari hasil survei PSEKP, JBIC, dan IFPRI tahun 2007 dan 2010 di tujuh provinsi di Jawa dan luar Jawa. Penelitian menggunakan unit analisis desa dengan jumlah sampel 45 desa sawah. Analisis menggunakan pendekatan multiinput-multioutput dan estimasi model menggunakan metode seemingly unrelated regression. Hasil penelitian menunjukkan elastisitas penawaran output terhadap harga sendiri bertanda positif dan elastis, sedangkan terhadap harga input bertanda negatif dan inelastis. Elastisitas permintaan input terhadap harga sendiri bertanda negatif dan elastis terhadap pupuk urea, pengairan, tenaga kerja, dan input lainnya, sedangkan terhadap harga input lainnya besarannya bervariasi. Elastisitas permintaan input terhadap perubahan harga padi bertanda positif dan elastis. Luas areal tanam dan infrastruktur (irigasi dan jalan) menunjukkan pengaruh positif terhadap penawaran output dan permintaan input. Implikasi penelitian adalah peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan melanjutkan kebijakan HPP, meningkatkan penggunaan teknologi, menekan laju konversi lahan, dan meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan/rehabilitasi infrastruktur irigasi dan jalan.
DAMPAK ALOKASI BANTUAN MODAL DAN TENAGA KERJA KELUARGA TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI DI NUSA TENGGARA TIMUR Sinaga, Bonar Marulitua; Hartoyo, Sri; Simatupang, Pantjar; Fallo, Ferdy Adif I.
Jurnal Agro Ekonomi Vol 36, No 2 (2018): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.15 KB) | DOI: 10.21082/jae.v36n2.2018.113-134

Abstract

English East Nusa Tenggara is the province with the highest poverty prevalence in Indonesia. One of the government's efforts to overcome poverty in the area is the capital assistance program for farm households. This research aimed to analyze the impacts of capital support and household labor allocation on the welfare of farm households in East Nusa Tenggara. The survey for data collection was conducted from in South Central Timor and Kupang Regencies of East Nusa Tenggara Province February to July 2017 with samples of 118 farmer households. Data analysis was conducted by developing an econometric simulation model based on farm-household economic theory. The results showed that increasing capital aid allocation for livestock business decreased the welfare, but increasing investment for livestock business, allocation of capital support for nonfarm business, and allocation of family labor for nonfarm business in single case had an impact on improving the welfare of farmer's household. The best combination consisted of increasing investment for livestock business, allocation of capital support for nonfarm business, and family labor allocation for nonfarm business. Increasing the allocation of family labor for nonfarm business is an important policy because it singly or in combination had an impact on improving the welfare of farm households.IndonesianNusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan prevalensi kemiskinan tertinggi di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemiskinan di daerah tersebut adalah program bantuan modal kepada rumah tangga petani. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dampak alokasi bantuan modal dan tenaga kerja rumah tangga terhadap kesejahteraan rumah tangga petani. Survei pengumpulan data dilaksanakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari hingga Juli 2017 dengan sampel sebanyak 118 rumah tangga petani. Analisis dilakukan dengan membangun model simulasi ekonometrik berbasis teori ekonomi rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan alokasi bantuan modal untuk usaha ternak menurunkan kesejahteraan, namun peningkatan investasi untuk usaha ternak, alokasi bantuan modal untuk usaha non pertanian, dan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha non pertanian secara tunggal berdampak meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani. Kombinasi terbaik ialah kombinasi peningkatan investasi untuk usaha ternak, alokasi bantuan modal untuk usaha nonpertanian, dan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha nonpertanian. Peningkatan alokasi tenaga kerja keluarga untuk usaha nonpertanian merupakan kebijakan yang cukup penting karena secara tunggal maupun kombinasi berdampak meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani.
PERILAKU EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI SAYURAN PADA KONDISI RISIKO PRODUKSI DAN HARGA DI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Fariyanti, Anna; Kuntjoro, nFN; Hartoyo, Sri; Daryanto, Arief
Jurnal Agro Ekonomi Vol 25, No 2 (2007): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.043 KB) | DOI: 10.21082/jae.v25n2.2007.178-206

Abstract

EnglishThe farm household face with many risks, especially, product price and production. The objective of this study are to analyze the product price and production risk; factors incorporating the farm household economic behavior; and the effect of external factors on the farm household economic behavior under price and production risk. Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) model was used to analyze the production risk and simltaneous equation was used to analyze farm household economic behavior. This study was conducted at the production center of potato and cabbage in Pangalengan Sub District, Bandung Regency, West Java Province. The farm household economic behavior, especially, allocation of labor on off farm and non farm activity, is responsive to product price and production risk.  The increase of product price and product risk has negative effect on farm household economic behavior. Diversification and agribusiness insurance program can be an alternative to overcome production risk, meanwhile contract sale and storage infrastructure would be an alternative to overcome product price risk.IndonesianRumah tangga petani selalu dihadapkan pada risiko, khususnya produksi dan harga produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko produksi dan harga produk, menganalisis keterkaitan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ekonomi rumah tangga petani pada kondisi risiko produksi dan harga, dan menganalisis dampak perubahan faktor eksternal terhadap ekonomi rumah tangga petani pada kondisi risiko produksi dan harga. Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) digunakan untuk menganalisis risiko produksi; dan persamaan simultan digunakan untuk menganalisis model ekonomi rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di sentra produksi kentang dan kubis kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Perilaku ekonomi rumah tangga petani sayuran, khususnya penggunaan tenaga kerja off-farm dan non-farm, pendapatan non-farm, serta pengeluaran nonpangan responsif terhadap risiko produksi dan harga produk. Peningkatan risiko produksi dan harga produk memberikan dampak negatif terhadap ekonomi rumah tangga petani sayuran. Program divesifikasi dan asuransi agribisnis menjadi alternatif mengatasi risiko produksi. Pengembangan sistem kontrak penjualan dan saran serta prasarana  penyimpanan dapat mengatasi risiko harga produk.
Dampak Kebijakan Input, Output, dan Perdagangan Beras terhadap Diversifikasi Pangan Pokok Setiawan, Edi; Hartoyo, Sri; Sinaga, Bonar M.; Hutagaol, M. Parulian
Jurnal Agro Ekonomi Vol 34, No 2 (2016): Jurnal Agro Ekonomi
Publisher : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jae.v34n2.2016.81-104

Abstract

EnglishAs one of the five most populous countries in the world, Indonesia has a big challenge to meet the food needs of its people. Food diversification has long been an important agenda of the national agricultural development planning program, but the achievement, however, remains disappointing. This paper aims to analyze the impacts of rice input, output and trade policy on diversification of major staple food consumption and production. This study analyzes four main staple foods, i.e. rice, maize, cassava, and wheat using national series data for the period of 1981-2013. The System of Simultaneous Equations Model consisting of 22 structural equations and 31 identity equations were estimated using a Two-Stage Least Square method. The results show that single policy instrument of reducing fertilizer and seed subsidies and increasing the government purchasing price policy increase diversification of food consumption and production. Increasing rice import tariff is not effective to improve either consumption nor production diversification, but rice import ban could improve consumption diversification. Increasing the government purchasing price is not quite effective as the compensation for the fertilizer subsidy reduction. The fertilizer subsidy reduction policy should be conducted gradually. Seed subsidy reduction combined with rice import ban is considered as an alternative to the existing policy. IndonesianSebagai salah satu dari lima negara dengan penduduk terbesar di dunia, Indonesia mempunyai tantangan cukup besar dalam pemenuhan konsumsi pangan penduduknya. Diversifikasi pangan sudah lama menjadi salah satu agenda penting dalam program nasional pembangunan pertaniani namun pencapaiannya masih jauh dari yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan input, output, dan perdagangan beras terhadap diversifikasi produksi dan konsumsi pangan pokok yaitu, beras, jagung, ubi kayu, dan terigu, untuk data tingkat nasional tahun 1981–2013. Penelitian ini menggunakan model persamaan simultan, terdiri atas 22 persamaan struktural dan 31 persamaan identitas yang diestimasi dengan metode Two Stage Least Square (2SLS). Hasilnya menunjukkan bahwa kebijakan tunggal baik pengurangan subsidi pupuk dan benih, maupun kebijakan menaikkan Harga Pembelian Pemerintah mampu meningkatkan diversifikasi produksi dan konsumsi pangan pokok. Kebijakan tarif impor beras tidak efektif untuk meningkatkan diversifikasi konsumsi dan produksi pangan pokok, tetapi kebijakan pelarangan impor dapat meningkatkan diversifikasi konsumsi pangan. Kebijakan peningkatan harga pembelian pemerintah terbukti kurang efektif sebagai kompensasi pengurangan subsidi pupuk. Kebijakan pengurangan subsidi pupuk harus diterapkan secara bertahap. Pengurangan subsidi benih yang disertai dengan pelarangan impor dapat menjadi kebijakan alternatif saat ini.
Font Size: Small Medium Large Economic Sector Portfolio Optimization in the Commercial and Retail Segments Sulistyorini, Diah Diana; Hartoyo, Sri; Andati, Trias
BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Vol. 22, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Credit disbursement is an investment decision in the banking business. Therefore, the concept of "high risk high return" becomes the focus of banks in managing credit. One of the effort of these banks to manage risk and enhancing/ increasing returns is forming their portfolio. This research was conducted in one of the state banks in Indonesia, which has the goal of increasing lending in the retail and commercial segments. Single Index Model is used to find the optimal composition of the economic sector. This model recommends economic sectors into the portfolio on the basis of Excess Return to Beta, which represents the difference between the rates of return in the form of interest income with a risk-free asset returns, divided by beta sectors of the economy itself. The results showed that the return portfolio can be improved and the risks derived using that approach. Banking business purpose is the return and growth so that the portfolio optimization needs to be supported with other parameters when the economic sectors that are not recommended put in a portfolio. Analysis of the performance of RAROC is a performance metric that of performance that computes net profit after adjusting for potential losses than capital allocation, can be used to help the formation of portfolios that received the return and risk are still in line with expectations.
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI JAGUNG PADA LAHAN KERING MELALUI PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) DI PROVINSI JAWA BARAT Silitonga, Parlindungan Y; Hartoyo, Sri; Sinaga, Bonar M; Rusastra, I Wayan
Informatika Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.284 KB) | DOI: 10.21082/ip.v25n2.2016.p199-214

Abstract

Implementation of Integrated Crop Management (ICM) on maize farming in dry land is expected to increase the production and efficiency. This study aimed to: 1) analyze technical, allocative, and economic efficiencies of dry land maize farming under ICM and non-ICM implementation program, 2) identify factors that influence the technical inefficiency of maize farming under ICM and non-ICM implementation program. The study was conducted in maize production center in West Java province at Sukabumi and Garut regencies. Stratified random sampling method was used to survey 300 households in 2015. The data were analyzed using the Cobb-Douglas stochastic frontier production function; while allocative and economic efficiencies were analyzed using the input side approach with frontier dual cost function. The results showed that the productivity of ICM maize farming was 18% higher than the non-ICM. The level of technical, allocative and economic efficiencies of ICM maize farming were 88%, 22%, and 20% respectively, while the level of technical, allocative and economic efficiencies of non-ICM maize farming were 78%, 18%, and 14%, respectively. The level of technical, allocative and economic efficiencies increased by 11% to 30% higher in ICM than the non-ICM. Factors causing technical inefficiency were frequency of extension, educational level, and distance of farmland from farmers residence.
Co-Authors -, Komadin ., Harianto Abdullah Aman Damai Achmad Komara Achyar, Nadia Nurvita Ilahi Adam Sugiharto, Adam ADANG AGUSTIAN Adi Putra Adiputra, Henry Jonathan Adler H. Manurung Adzimatinur, Fauziyah Agus Budi Utomo Agus Maulana Agus Wijaya Soehadi Agustina Widi Palupiningrum‬ Ahmad Nugroho, Jati Aji Hermawan Akbari, Hafsarizka Al. Agus Kristiadi Al. Agus Kristiadi Alamsyah, Zeffry Ali Ashar Ali Khomsan Amriwan, Azis Amron Amron, Amron Amzul Rifin Andi Oktoriyana, Andi ANGGRAENI, ADITHIA Ani Haryati, Ani Anita Damayantie Anna Faryanti Aranggraeni, Renda Arde Lindung Pambudi Arief Daryanto Arif Satria Arifin, Bustanil Arifin, Bustanil Arina Hayati Aris Solikhah, Aris Arismunandar, T Maureza Aristi Dian Purnama Fitri Arya Hadi Dharmawan Astari Sukmaningtyas Atika Rahma Baadila, Ikram Bagus Sartono Balagaise, Ancelina Bonar M. Sinaga Bonar Marulitua Sinaga Bonar Marulitua Sinaga Budi Suharjo Budiono Budiono Bustanil Arifin Cahyaningsurya, Nabila Sahara Cahyo Dwi Sulistiyo Cornelis, Vieta Imelda Dadang Sukandar Dadi Adriana Dahlia Nauly Dahmiri Damayanti, Elok Dapin, Rahmad Harry Dardiri, Yusuf Dedi Budiman Hakim Dewi, Niken Puspita Diah Diana Sulistyorini Diah Krisnatuti Dieni, Lidya Dominicus Savio Priyarsono Dwinugroho Putro Utomo E. Gumbira Sa’id Eka Intan K.P. Eka Intan Kumala Putri Eka Wulida Latifah Elisa Anggraeni, Elisa Ely Nurhayati Elys Fauziyah Endang Koestati Sri Harini Muntasib Endriatmo Soetarto Erna Rochana Ernu Widodo, Ernu Erry Ricardo Nurzal Ervin Nora Susanti Erwidodo Erwidodo Eva Z. Yusuf Eva Z. Yusuf Eva Z. Yusuf Fadwati, Amida Fahmi, Ali Farisha, Mega Fariyanti, Anna Fathir, Muhammad Aqil Ferdy Adif I. Fallo Fermico Karambut Fitria Fitria Fitriaty, Fitriaty Gengki Zulfikar, M Haidar Hanif Ginting, Victor Hafidu, Akbar Al Handayati, Nur Harianto Harianto Harianto Hendri Hendri Hendro Sasongko Heny K Daryanto Heppy Setiawati Hidayat, Rizqi Rizaldi Hidayati, Aprihatiningrum Hurriyatun Kabbaro, Hurriyatun Hurriyyatun Kabbaro Husni, Iqbal Ali Hutagaol, M. Parulian Hutagaol, Manuntun Paruliah Ign. Anung Setyadi Ignatius Suksmadi Ilmi, Sendy Watazawwadu Indra Gumay Febryano Irfan Syauqi Beik irwandar, Sapta N Istiqlaliyah Muflikhati Jan Horas Veryady Purba Juli Handayani Julianto Julianto Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa', Khairunnisa' Kudang Boro Seminar Kuntjoro, nFN Kusuma, Pradana Jati Laily Dwi Arsyianti Lala M Kolopaking Lilik Noor Yuliati Lilis Imamah Ichdayati Lubis, Muchdy Lukytawati Anggraeni M. Riza Pahlevi M. Yusuf Manalu, Doni Sahat Tua Manuwoto, Manuwoto Marfiani, Teni Mashudi, Rudy Maya Riantini, Maya Mayanti, Alamanda Nur Megawati Simanjuntak Melly Latifah Micha Snoverson Ratu Rihi Miftakhul Fauzia Hakim Mohamad Agus Setiawan Muhammad Kristiawan Mukhamad Najib Mukti Ali, Mochammad Musa Hubeis Mustain Mustain Nala Inayatuz Zaid Nimmi Zulbainarni Nofia Mutiara Bahri, Nofia Mutiara Novie Astri Pratiwi, Novie Astri novindra . Novita Tresiana Nunung Kusnadi Nur Oktalia Dwine Arwanda, Nur Oktalia Dwine Nurhayati, Ely Nurkodri, Moh Sahroni Octarina, Evie Pantjar Simatupang Pradana Jati Kusuma Prasetya, Tri Budi Prasetya, Victor Prasetya, Viktor Primadona, Fitry Prioyono, Wahyu Putra, Fikri Isnaini Rachma Fitriati Rahardi, Naufal Rahmatulloh, Febriandi Ranti Wiliasih Ratna Winandi Asmarantaka Razali, Muhamad Retnaningsih Retnaningsih Reza, Fakhri Rina Oktaviani Rini Setiowati Rini Setiowati Ririn Nindia Astuti Rita Nurmalina Riyanti, Evy RIZA RIZA Rizal Syarief Rizky Amelia Robert M.Z Lawang, Robert M.Z Rohim Habibi Rosyadi, Sa'adilah Rusastra, I Wayan Safari, Arief Salsabilla, Nadia Amanda Saraswati, Girindra Sari, Trisna Intan SARIMAN Sarjono Sarjono, Sarjono Sarma, Ma’mun Selamet , Selamet Selamet Selamet Sembiring, Anita Indri R. Setiadi Djohar Setiana, Tutut Setiawan, Edi Setiawaty, Elika Shalihati, Fithriyyah Sidarta, Dudik Djaja Sidharta, Dudik Djaja Silitonga, Parlindungan Y Sinaga, Bonar M Sinaga, Bonar M. Sinaga, Bonar M. Siti Marwiyah Siyadah, Fatihatus Soekorini, Noenik SRI ASTUTIK Sri Mulatsih Sri Mulatsih Sri Rahayu Mulyani Sri Sulastri Sri Utami Kuntjoro Srihadi, Rati Farini Stevanus Bayu Satriawan, Stevanus Bayu Sudarwan Danim Suharno Suharno Sulistyorini, Diah Diana Sumaryanto, nFN Suprihatin Guhardja Suripto Suripto Suryani, Erma Sutopo Sutopo Syifa, Za'iemah Asy Tanti Novianti Tb Nur Ahmad Maulana Tb. Sjafri Mangkuprawira Tedi, Tedi Oktavianto Tri Wulandari Henny Astuti, Tri Wulandari Henny Trias Andati Trias Andati Trias Andati Tridoyo Kusumastanto Ujang Sumarwan Umu Rosidah Usman Nursusanto Wahyu Priyono Wahyudian Wahyudian Wahyuni, Okvita Wanti Fitrianti Widiastuti, Endang Linirin Wijaya, Amirullah Winahyu, Djatmiko Wisnu Putra Prihantoro Wulandari, Shindy Tri Yandra Arkeman Yesi Dewita Sari YS Darmanto Yuhendra Yusman Syaukat Yusnina, Yusnina Yuswandi A. Temenggung, Yuswandi A. Zainuddin Zainuddin Zaman, Fasika Khaerul Zumi Saidah Zunara, Elly