p-Index From 2021 - 2026
13.637
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS PROFIT : Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Sriwijaya University Learning and Education International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan Sejarah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Majalah Pembelajaran Geografi Jurnal EDUTECH Undiksha Sukma: Jurnal Pendidikan Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Titian: Jurnal Ilmu Humaniora JIPIS Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Parameter Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PROGRES PENDIDIKAN Studies in Learning and Teaching Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal PTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Edukasi: Journal of Educational Research Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Unram Journal of Community Service (UJCS) AKM: Aksi Kepada Masyarakat El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora ANTHOR: Education and Learning Journal HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora FingeR: Journal of Elementary School Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Karimah Tauhid Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Media Akademik (JMA) Danadyaksa Historica MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Adidaya : Jurnal Aplikasi Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Kopendik CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora PESHUM Jurnal Nagur ANTHOR: Education and Learning Journal Sukma: Jurnal Pendidikan Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Pendidikan Dirgantara Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Educational Journal Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Nagur

INTEGRASI WILAYAH DAN SUMBER DAYA MAJAPAHIT DALAM PERSPEKTIF GEOGRAFI HISTORIS Safira Oktaviani; Sani Safitri; Rani Oktapiani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/tyqtvz73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi geografis Kerajaan Majapahit serta peran strategisnya dalam mendukung perkembangan politik, ekonomi, dan kekuasaan wilayah kerajaan. Geografi Majapahit yang terletak di wilayah Jawa Timur memberikan keuntungan dalam akses jalur perdagangan, pengelolaan sumber daya alam, serta pertahanan wilayah. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan historis-geografis yang menganalisis sumber primer dan sekunder mengenai lokasi, topografi, iklim, serta jaringan transportasi Majapahit pada masa kejayaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Majapahit memiliki kondisi geografis yang mendukung dominasi maritim dan agraris, memungkinkan kerajaan ini mengembangkan pusat-pusat perdagangan dan pelabuhan strategis di sepanjang pesisir. Sungai Brantas berperan penting sebagai jalur distribusi utama dari pedalaman ke pesisir. Selain itu, lokasi yang berada di dataran subur memungkinkan pertanian berkembang pesat dan menopang kehidupan masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menyatakan bahwa faktor geografis memiliki kontribusi signifikan terhadap kemajuan dan kekuasaan Kerajaan Majapahit di kawasan Asia Tenggara pada abad ke-13 hingga ke-15. Geografi bukan hanya menjadi latar fisik, tetapi juga faktor penentu kekuatan politik dan ekonomi Majapahit dalam membentuk imperium regional.
PERAN KONDISI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN DAN KERUNTUHAN KERAJAAN TARUMANEGARA fitri, sunita; Safitri, Wulan; Sani Safitri; Rani Oktapiani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c6rzbx43

Abstract

Artikel ini membahas tentang peran strategis kondisi geografis dalam perkembangan dan keruntuhan Kerajaan Tarumanegara, salah satu kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang terletak di wilayah barat Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan mengkaji data sekunder berupa prasasti, catatan sejarah, dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kerajaan yang berada di sepanjang Sungai Citarum, Cisadane, dan Ciliwung memberikan keuntungan dalam sektor pertanian, perdagangan, dan pengembangan budaya Hindu-Buddha. Geomorfologi dataran rendah yang subur dan sistem irigasi yang baik juga mendukung stabilitas ekonomi kerajaan. Namun, keruntuhan Tarumanegara dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti melemahnya kekuasaan pusat, konflik elit, dan kerusakan sistem irigasi, serta faktor eksternal berupa bangkitnya kerajaan lain seperti Sriwijaya dan Medang, perubahan jalur perdagangan, dan bencana alam. Artikel ini menegaskan bahwa faktor geografis tidak hanya mendukung kemajuan, tetapi juga berperan dalam dinamika kemunduran suatu kerajaan.  
PERAN SUNGAI MUSI DAN EKOSISTEM LAHAN BASAH DALAM MENDUKUNG PERDAGANGAN, TRANSPORTASI, SERTA PERKEMBANGAN EKONOMI KERAJAAN SRIWIJAYA Anggraini, Afifah; Safitri, Sani; Oktapiani, Rani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1k1edk26

Abstract

Selama abad ke-7 dan ke-9 Masehi, perdagangan, transportasi, dan pertumbuhan ekonomi Kerajaan Sriwijaya semuanya dibantu oleh Sungai Musi dan ekologi lahan basah yang berdekatan. Sungai Musi berfungsi sebagai jalur transportasi utama antara pedalaman Sumatera dan pesisir, serta jalur perdagangan internasional melintasi Selat Malaka. Hal ini memungkinkan barang dagangan seperti rempah-rempah, hasil hutan, dan hasil pertanian bergerak bebas. Banyak sumber daya alam, termasuk ikan, hasil pertanian, dan kayu, melimpah di ekosistem lahan basah dan merupakan komoditas berharga dalam perdagangan. Lahan basah juga menyediakan ketahanan pangan dan sistem irigasi, dan merupakan lokasi pemukiman penting yang dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan. Peran penting Sungai Musi dan lahan basah dalam mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya Sriwijaya serta memperkuat posisinya sebagai kerajaan maritim penting di Asia Tenggara diperiksa dalam makalah ini menggunakan metodologi studi literatur.
INTEGRASI WILAYAH DAN SUMBER DAYA MAJAPAHIT DALAM PERSPEKTIF GEOGRAFI HISTORIS Safira Oktaviani; Sani Safitri; Rani Oktapiani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/tyqtvz73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi geografis Kerajaan Majapahit serta peran strategisnya dalam mendukung perkembangan politik, ekonomi, dan kekuasaan wilayah kerajaan. Geografi Majapahit yang terletak di wilayah Jawa Timur memberikan keuntungan dalam akses jalur perdagangan, pengelolaan sumber daya alam, serta pertahanan wilayah. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan historis-geografis yang menganalisis sumber primer dan sekunder mengenai lokasi, topografi, iklim, serta jaringan transportasi Majapahit pada masa kejayaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Majapahit memiliki kondisi geografis yang mendukung dominasi maritim dan agraris, memungkinkan kerajaan ini mengembangkan pusat-pusat perdagangan dan pelabuhan strategis di sepanjang pesisir. Sungai Brantas berperan penting sebagai jalur distribusi utama dari pedalaman ke pesisir. Selain itu, lokasi yang berada di dataran subur memungkinkan pertanian berkembang pesat dan menopang kehidupan masyarakat. Kesimpulan dari kajian ini menyatakan bahwa faktor geografis memiliki kontribusi signifikan terhadap kemajuan dan kekuasaan Kerajaan Majapahit di kawasan Asia Tenggara pada abad ke-13 hingga ke-15. Geografi bukan hanya menjadi latar fisik, tetapi juga faktor penentu kekuatan politik dan ekonomi Majapahit dalam membentuk imperium regional.
PERAN KONDISI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN DAN KERUNTUHAN KERAJAAN TARUMANEGARA fitri, sunita; Safitri, Wulan; Sani Safitri; Rani Oktapiani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c6rzbx43

Abstract

Artikel ini membahas tentang peran strategis kondisi geografis dalam perkembangan dan keruntuhan Kerajaan Tarumanegara, salah satu kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang terletak di wilayah barat Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan mengkaji data sekunder berupa prasasti, catatan sejarah, dan literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kerajaan yang berada di sepanjang Sungai Citarum, Cisadane, dan Ciliwung memberikan keuntungan dalam sektor pertanian, perdagangan, dan pengembangan budaya Hindu-Buddha. Geomorfologi dataran rendah yang subur dan sistem irigasi yang baik juga mendukung stabilitas ekonomi kerajaan. Namun, keruntuhan Tarumanegara dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti melemahnya kekuasaan pusat, konflik elit, dan kerusakan sistem irigasi, serta faktor eksternal berupa bangkitnya kerajaan lain seperti Sriwijaya dan Medang, perubahan jalur perdagangan, dan bencana alam. Artikel ini menegaskan bahwa faktor geografis tidak hanya mendukung kemajuan, tetapi juga berperan dalam dinamika kemunduran suatu kerajaan.  
PERAN SUNGAI MUSI DAN EKOSISTEM LAHAN BASAH DALAM MENDUKUNG PERDAGANGAN, TRANSPORTASI, SERTA PERKEMBANGAN EKONOMI KERAJAAN SRIWIJAYA Anggraini, Afifah; Safitri, Sani; Oktapiani, Rani
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1k1edk26

Abstract

Selama abad ke-7 dan ke-9 Masehi, perdagangan, transportasi, dan pertumbuhan ekonomi Kerajaan Sriwijaya semuanya dibantu oleh Sungai Musi dan ekologi lahan basah yang berdekatan. Sungai Musi berfungsi sebagai jalur transportasi utama antara pedalaman Sumatera dan pesisir, serta jalur perdagangan internasional melintasi Selat Malaka. Hal ini memungkinkan barang dagangan seperti rempah-rempah, hasil hutan, dan hasil pertanian bergerak bebas. Banyak sumber daya alam, termasuk ikan, hasil pertanian, dan kayu, melimpah di ekosistem lahan basah dan merupakan komoditas berharga dalam perdagangan. Lahan basah juga menyediakan ketahanan pangan dan sistem irigasi, dan merupakan lokasi pemukiman penting yang dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan. Peran penting Sungai Musi dan lahan basah dalam mendukung pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya Sriwijaya serta memperkuat posisinya sebagai kerajaan maritim penting di Asia Tenggara diperiksa dalam makalah ini menggunakan metodologi studi literatur.
Co-Authors Adam Malik Al Hafiz Rasya Ramadhan Alauwiyah, Fatimah Alfiandra Alfiandra Alfiandra, Alfiandra Alian Sair Allyah Zahirah Amanullah, Rakha agusti Aminuyati Amrina, Dian Eka Ananda, Shelia Anggi Putrianti, Windy Anggita Novi Arianti anggraini, afifah Anggun Wulandari Aini Wibowo Anisa Iffa, Nadya Anjeli, Anjeli Ardiansyah, Tomi Arif Rizky Arina Asmal Hidayah Arlisa, Rica Arviansyah, Muhammad Reza Aulan Aulia Ramadhani Auliya, Aqilah Fakhriyati Bachtiar Pamulaan, Alif bagas, Muhammad Bagas Hidayatullah Bahtiar Pamulaan, Alif Balqis Edenia, balqisedenia Bilal Bilal Bilal Cendy Lestari Chairunisa Mardiah Ramadhani Chardinal. DV Choirunnisa, Imtiyaz Chusnul Khotimah Cyndy Felisya Dahler, Alfiandra Dapid Aryando Dapit Aryando Dedeh Marshelina desfianti, Safina Desi Lusiana Devi Permatasari Dhaifah Khairunnisa Bilge Dhaifah Khairunnisa. B Didi Suhendi, Didi Dimas Julian Pratama DV, Chardinal Edutivia Mardetini Eggi Martiansyah Eggi Martiyansyah Elita, Fika Mega Elysia, Jennie Fredella Elza Noveliani Ema Deva Amilia Emil El Faisal, Emil El EMIL L. FAISAL ERIAWATY ERIAWATY Fadhilah Fadhilah Faldam, Razin Fanisa Putri Anggraini Farida Farida Febriyani, Siti Hilda Febriyanti, Intan Fernanda, Tyas Fitri Aulia Fitri Rahmadani, Fitri fitri, sunita FITRIYANTI FITRIYANTI Gerasela Ghefira, Ifa Ghefira, Ifa Ghefira Grafika San, Fatra Yudha Hardiyawansyah Hardiyawansyah Hardiyawansyah, Hardiyawansyah Hasmidyani, Dwi Hasmidyanoi, Dwi Helen Susanti Hidayatullah, M Rizki Hidayatullah, Muhammad Bagas Hikmawati, Dinda Hudaidah Hudaidah Hudaidah Hudaidah Husnul Fatihah, Husnul Ibadi, Yuma Laberty Imawati, Sri Indah Ratu Sehati Indah Wulandari Insyirah, Safina Iqbal, Khoirul Irfan Swanto Yusni Istiqomah Istiqomah Jaenuddin, Riswan Jayan, Aulya Akmal Juliani, Tia Junadhan Syapa Widyaksa Kamila, Wafa Kholidin Kholidin Kurrohman, M. Taofik Laila, Masayu Lestari, Cendy Lestari, Dea Lupia, Lupia M Juniansyah M Juniyansah M. Al Aziz Akbar M. Andreansyah M. Danish Sumantri M. Zalva Zakira M.Danish Sumantri Maharani, Alda Risma Maharani, Aulia Mahlaini Mahlaini Azizah Harahap Masayu Laila Nadalina Masyrullahushomad Shomad Maulidina, Shigah Maulidya Dwi Melantika MEI, MEI Meilanda, Indah Meylva, Euis Meysi Wulandari. AP Mgs Hasrul Haris Mugiri, Widiastuti Ledgeriani Muhammad Farhan Agusta Muhammad Imam Fajri Al Baroqi Muhammad Reza Pahlevi Muharromah, Annisa MUKHLISIN NATA HUDIN Mulia, Anora Rezky Muzakki Adila Nabila Septiana Nafiah, Khofifatun Nanda Zahra Nata Hudin, Mukhlisin Noveliani, Elza Nurfal, Andika Nurrohma, Devinna Nurul Febrian, Anisa Oktaviani, Rani Oktaviani, Safira PAHLEVI, M. REZA Pama, Citra Ayu Virginia Pamulaan, Alif Bahtiar Pandu Wiranata Pangestu, Ragil Paramita, Deliya Pradita Ataza Pratama, Daffa Pratama, Muhammad Daffa Puspa Dianti, Puspa Putra Pratama, Muhammad Bimo PUTRI MARDIANA, PUTRI Putri Sidahtilla Umma Putri, Devin Jane Putri, Herni Mandala Putri, Zuliani Raden Mohamad Herdian Bhakti Radit Septa Wijaya Ragil Pangestu Rahma Dini Pratiwi Rahmawati, Nadia Rakha Agusti Amanullah Ramadhani, Fadhilla Elok Ramadhani, Indah Randika, Rizky Rani Oktapian Rani Oktapiani Ranti Sabariani Rasyiffah, Nanda Zahra Ratu Ilma Indra Putri Rimadia Rina Apriana Ronadia Ronadia Ronadia, Ronadia Rosa Yunita Sihombing Rosyada, Arenda Rudi Hermawan Sabariani, Ranti Sabitah Salwa Sabitah Salwa Alfarras Safina Desfianti Safira Oktaviani Sagita, Yessy Ade Sair, Alian Saputra, Randa Sari, Silvia Eka Sehati, Indah Ratu Septiana, Nabila Sifana Alqorana Siti Fatimah Siti Nurbaya Sofiia Muntazza Sri Safrina Sulkipani Sulkipani, Sulkipani Supriyadi Susanti, Helen Susidah Ernawati Sustia Ningsih Suwitri, Endang Swanto Yusni, Irfan Syaffrizal Aziz Syarfira Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Taofik Kurohman Tiara, Dina Tiyas, Melati Ayuning Turi Ashari Viora Selamata Vivi Widia Wati Wafa Kamila wahyuni, fadela septi Walliyu Friska Sari Wargadalem, Farida Ratu Wati, Vivi Widia Widya Astuti, Sarah Wijaya, Tomy Wulan Dari, Tri Ayu Wulan Safitri, Wulan Wulandari, Mely Yeni Permata Sari Yudi Pratama, Yudi Yuma Laberty Ibadi Yusni, Irfan Swanto Yusuf, Syafruddin Zahra Alwi, Zahra Zahra Rasyiffah, Nanda Zahrani, Sahrin Zakawali, M. Bisma Zakira, M. Zalva Zakwandi, Rizki Zaskia, Farach Audi