p-Index From 2021 - 2026
6.958
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Medicina Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) E-Journal of Tourism INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES E-Jurnal Medika Udayana Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Bumi Lestari Ecotrophic, Journal of Environmental Science Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA Lingua Scientia Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal S2 Pendidikan Bahasa Inggris Jurnal Ekonomi Modernisasi DEDIKASI JURNAL MAHASISWA Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kiat Bisnis Nexus Kedokteran Klinik Jurnal Ketahanan Nasional JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Fisika KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Jurnal Bioedukasi Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Journal of Electrical Technology UMY Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Akuntabel : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Jurnal Inovasi Bisnis (Inovbiz) JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Istiqro' JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Journal of Dedicators Community Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Jurnal EDUTECH Undiksha JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Kilat MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal YUME : Journal of Management Jambura Journal of Informatics Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran Journal of Innovation in Business and Economics Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) Jurnal Abdimas Mahakam Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Valid Jurnal Ilmiah JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Unistek: Jurnal Pendidikan dan Aplikasi Industri Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Jurnal Akuntansi JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Journal of a Sustainable Global South Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Akuntansi Indonesia Community Empowerment Essential: Essence of Scientific Medical Journal Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Public Health and Preventive Medicine Archive Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Jurnal Ilmiah Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KOORDINASI MATA-TANGAN PADA PEMAIN SOFTBALL REMAJA DI BADUNG I Made Aditya Pramana Kasidi; I Made Niko Winaya; I Nyoman Adiputra; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2022.v10.i01.p12

Abstract

Pendahuluan: Softball merupakan olahraga pukul bola yang berasal dari Amerika Serikat. Memukul merupakan kemampuan yang sangat penting untuk memperoleh poin dalam permainannya. Kemampuan memukul dalam permainan softball dipengaruhi oleh kemampuan koordinasi mata-tangan. Koordinasi merupakan kemampuan mengintegrasikan sesuatu melalui gerakan yang selaras dan efektif sesuai dengan sasaran tertentu, sehingga menghasilkan gerakan yang akurat. Koordinasi mata-tangan dapat dipengaruhi oleh kecemasan. Individu yang mengalami kekhawatiran yang mendalam atau berkelanjutan dapat menimbulkan gangguan terhadap prilaku (eksekusi) yang bersifat ringan. Tujuan penelitian ini yaitu membuktikan bahwa terdapat hubungan negatif antara tingkat kecemasan terhadap koordinasi mata-tangan pada pemain softball remaja di Kabupaten Badung.Metode: Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 46 orang dengan rentang umur 15-18 tahun jenis kelamin laki-laki.Hasil: Hasil penelitian ini yaitu kejadian cemas terjadi lebih tinggi yaitu 52,2% dari total sampel melalui pengukuran kuesioner T-MAS dengan skor ? 21 meliputi 24 orang dan koordinasi mata-tangan memperoleh nilai rata-rata cukup (9,85) dengan nilai baik 39,1% dari total sampel dengan skor 13-16 meliputi 18 orang melalui pengukuran lempar tangkap bola tenis ke tembok sasaran. Hasil uji bivariat memperoleh nilai p sebesar 0,008 untuk uji chi-square dan nilai p sebesar 0,003 untuk uji spearman’s rho dengan nilai koefisien korelasi -0,430.Simpulan: Terdapat hubungan negatif antara tingkat kecemasan dengan koordinasi mata-tangan. Kata Kunci: softball, kecemasan, koordinasi mata-tangan
PERBEDAAN KELINCAHAN ANTARA NORMAL FOOT DAN FLAT FOOT PADA ANAK USIA 10-12 Anak Agung Ayu Arsinta Maharani; Ari Wibawa; I Nyoman Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 3 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i03.p05

Abstract

Lengkung kaki yang normal atau datar akan mempengaruhi keseimbangan dan proses berjalan, sehingga akan berdampak pada kelincahan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelincahan pada normal foot lebih baik dibandingkan dengan flat foot pada anak usia 10-12 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional analitik yang dilaksanakan pada bulan April 2019 di SD Negeri 8 Dauh Puri, Denpasar. Variabel bebas yang diukur adalah normal foot dan flat foot sedangkan variabel terikatnya yaitu kelincahan. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 42 orang (21 normal foot dan 21 flat foot) anak laki-laki usia 10-12 tahun. Uji hipotesis dengan Independent T-Test mendapatkan hasil p=0,000 (p<0,05) dengan nilai rerata kelincahan pada kelompok normal foot sebesar 9,84 detik dan flat foot sebesar 11,41 detik. Simpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kelincahan antara normal foot dan flat foot pada anak usia 10-12 tahun. Kelincahan pada anak dengan normal foot lebih baik, dibandingkan pada flat foot. Kata kunci: kelincahan, flat foot, normal foot
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KEKUATAN OTOT GENGGAM DENGAN KETEPATAN PUKULAN FOREHAND SMASH PADA ATLET BULUTANGKIS DI PERKUMPULAN BULUTANGKIS SE-DENPASAR Ni Made Anggi Kristiyanti; Made Hendra Satria Nugraha; Indira Vidiari Juhanna; I Nyoman Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 2 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2021.v09.i02.p04

Abstract

Pukulan smash banyak didominasi oleh kekuatan otot lengan, namun kekuatan genggaman tangan juga memiliki pengaruh yang besar dalam pukulan smash ini dikarenakan kekuatan genggaman tangan sangat berperan pada penempatan shuttle cock. Permainan bulutangkis juga memaksa pemain untuk dapat bereaksi secara tepat dan cepat. Koordinasi mata dan tangan sangat perlu diperhatikan agar dapat bereaksi secara tepat dan cepat dalam permainan bulutangkis ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot genggam dengan ketepatan pukulan forehand smash. Penelitian ini adalah penelitian observasional yang menggunakan rancangan penelitian desain cross sectional (potong lintang), di mana tiap subjek hanya diobservasi satu kali dan pengukuran variable subjek dilakukan pada saat pemeriksaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate cluster random sampling. Dari analisis data menggunakan uji korelasi non parametrik spearman rho didapatkan hubungan antara koordinasi mata tangan dengan ketepatan pukulan forehand smash dimana diperoleh nilai p sebesar (p=0,000) dan nilai korelasi sebesar (r=0,456) (korelasi sedang), dan didapatkan hubungan antara kekuatan otot genggam dengan ketepatan pukulan forehand smash dimana diperoleh nilai p sebesar (p=0,000) dan nilai korelasi sebesar (r=0,503) (korelasi sedang). Dan dilakukan analisis multivariate regresi ganda untuk mengetahui hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot genggam dengan ketepatan pukulan forehand smash dan didapatkan nilai p sebesar (p=0,000) Kata Kunci: koordinasi mata tangan, kekuatan otot genggam, ketepatan pukulan forehand smash
THE ECCENTRIC EXERCISE LEBIH BAIK MENURUNKAN RASA NYERI PADA TENNIS ELBOW DIBANDINGKAN DENGAN TERAPI ULTRASOUND (US) DAN STRETCHING Reza Fauzi; I Nyoman Adiputra; I Putu Gede Adiatmika
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.631 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2014.v02.i03.p05

Abstract

Manusia dalam kesehariannya tidak lepas dari kegiatan yang melibatkan tangan, baik itu dalam beraktivitas maupun bekerja. Tangan merupakan anggota gerak tubuh yang sangat penting dalam aktivitas kehidupan sehari- hari manusia karena fungsinya sangat kompleks. Sehingga banyak yang mengalami gangguan muskuloskeletal di daerah lengan atau siku akibat aktivitas yang menggunakan tangan secara berlebihan. Salah satu masalah muskuloskeletal yang dapat terjadi adalah Tennis Elbow. Tennis elbow (lateral epicondylitis) adalah perasaan nyeri pada siku bagian luar terkait ekstensi pergelangan tangan yang berlebihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow. Metode: Penelitian eksperimental dilaksanakan Juni- Juli 2013, pada subjek yang memenuhi kriteria di klinik fisioterapi Batubulan Gianyar. Subjek berjumlah 28 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Subjek kelompok perlakuan sebanyak 14 orang dengan intervensi eccentric exercise dan kelompok kontrol dengan subjek sebanyak 14 orang dengan intervensi US dan stretching. Data yang diukur adalah VAS (Visual Analogue Scale) sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Hasil pengukuran VAS sebelum dan setelah 12 kali intervensi dibandingkan dengan t- test untuk mengetahui besarnya pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow. Hasil menunjukkan adanya pengaruh eccentric exercise terhadap penurunan rasa nyeri pada tennis elbow (p< 0, 05) sampai 80, 6%. Kesimpulan: Eccentric exercise lebih baik menurunkan rasa nyeri pada tennis elbow dibandingkan dengan terapi ultrasound (US) dan stretching.
LINGKAR PINGGANG DENGAN TINGKAT KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL PADA MAHASISWA FISIOTERAPI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Ni Made Rikawiantari; Ari Wibawa; I Putu Gde Adiamika; I Nyoman Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 2 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2022.v10.i02.p03

Abstract

Pendahuluan: Mahasiswa fisioterapi dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan sehari – hari memerlukan kebugaran jasmani yang baik seperti daya tahan kardiorespirasi. Penyediaan energi untuk aktivitas yang dilakukan lebih dari 3 menit dilakukan melalui metabolisme aerobik yang memerlukan oksigen. Untuk memenuhi kebutuhan energi tersebut, perlu ditunjang dengan adanya kemampuan sistem kardiorespirasi untuk bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang dapat menurunkan tingkat konsumsi oksigen maksimal (VO2max) adalah peningkatan berat badan akibat perubahan komposisi tubuh. Adanya peningkatan berat badan dapat meningkatkan ukuran lingkar pinggang dan berhubungan dengan terjadinya penurunan VO2max. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan negatif antara lingkar pinggang dengan tingkat VO2max pada mahasiswa fisioterapi FK Unud. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Desember 2020 – Januari 2021. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 97 orang. Hasil: Pengukuran variabel lingkar pinggang dilakukan dengan menggunakan pita ukur antropometri, dan tingkat VO2max dengan YMCA 3 Minutes Step Test. Simpulan: Hasil analisis data dengan uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan negatif antara lingkar pinggang dengan tingkat VO2max pada mahasiswa fisioterapi FK Unud (r = -0,526; p = 0,000), yang berarti semakin besar ukuran lingkar pinggang maka tingkat konsumsi oksigen maksimalnya semakin menurun. Kata Kunci: lingkar pinggang, VO2max, daya tahan kardiorespirasi
THE KOMBINASI MICROWAVE DIATHERMY (MWD), ULTRASOUND (US) DAN STRETCHING SAMA BAIK DENGAN KOMBINASI MICROWAVE DIATHERMY (MWD), ULTRASOUND (US) DAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE TERHADAP PENURUNAN TENSION TYPE HEADACHE (TTH) Luh Gde Eka Wismita; I Nyoman Adi Putra; Putu Sutha Nurmawan
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.204 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2015.v03.i03.p12

Abstract

This study was conducted to determine the effect of the difference between giving Microwave Diathermy, Ultrasound and Stretching with Giving Microwave Diathermy, Ultrasound and Myofascial Release Technique to decrease Tension Type Headache. This study is a pre - post test one group design with form 2 groups of unpaired (unrelated). The sample used 22 samples of patients with TTH, divided into 2 treatment groups. Treatment group I was given MWD, US and Stretching. MWD, US and Myofascial Release Technique. Each group a total of 11 samples. Analysis obtained by comparing the difference in mean VAS score CommittingGroup I and Group II treatment showed a p-value = 0.075, for p > 0.05 then there is no significant difference in VAS values between Group I and Group Treatment Treatment II. The conclusion of this study is the effect of the intervention MWD, US and stretching to decrease TTH. There is the effect of the intervention MWD, and Myofascial Release Technique US to decrease TTH. And there were no significant differences between the MWD,US and stretching with interventions MWD, US and Myofascial Release to decrease Tension Type Headache ( TTH ).
THE PENAMBAHAN ANKLE EXERCISE DENGAN MENGGUNAKAN THERA-BAND PADA INTERVENSI ULTRASOUND LEBIH MENURUNKAN NYERI PADA KASUS SPRAIN ANKLE KRONIS DI KOTA DENPASAR I Ngurah Gede Verar Fujastawan; Ni Luh Nopi Andayani; I Nyoman Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 3 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.78 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2015.v03.i03.p02

Abstract

Sprain ankle is a condition of the streatch and the torn in ligamentum lateral compleks. It is caused by the force’s inversion and the plantar flexion which is come suddenly when the leg on imperfection’s support. The granting of additional ankle exercise using thera-band into ultrasound intervention is expected to help increase strength, mobility, function and reduce joint pain. Granting of ultrasound intervention is expected to give the effect of anti inflammation that can reduce the pain and stiffness of the joints. This research aims to know the addition of ankle exercise using thera-band ultrasound intervention more lower pain in cases of chronic ankle sprain in Denpasar which is measured using a visual analogue scale.Experimental research has been performed with the designs of pre-test and post-test control group design. Samples taken in purposive sampling. The samples are divided into two groups, each group of 12 people. The experimental group be given treatment ankle theraband exercise intervention ultrasound while the control group given intervention ultrasound. The research was done 12 times the intervention with a frequency of 3 times a week and each session done an hour.The next test is performed using the Shapiro Wilk normality test and Levene’s test of homogeneity test. The difference of VAS before and after the application of each group were tested with the paired sample t-test, processed with SPSS version 16.0 and results obtained p = 0,000 (p < 0,05) for group control and p = 0,000 (p < 0,05) for experimental group. This means that in each group were significantly decreased pain. The result of hypothesis testing used the independent t-test obtained p = 0,025 (p < 0,05).In conclusion additional ankle exercise using thera-band in the intervention ultrasound decrease the pain on the case of chronic sprain ankle in Denpasar.
PEMBERIAN DEEP TRANSVERSE FRICTION LEBIH BAIK DARIPADA MASSAGE EFFLEURAGE DALAM MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI CERVICAL AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PEGAWAI LAUNDRY DI DENPASAR TIMUR Komang Putri Aprilia; I Nyoman Adiputra; Nila Wahyuni
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 1 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.613 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i01.p11

Abstract

THE DEEP TRANSVERSE FRICTION INTERVENTION BETTER THAN THE MASSAGE EFFLEURAGE ININCREASING THE RANGE OF CERVICAL MOTION DUE TO OF MYOFASCIAL PAIN SYNDROME OF UPPER TRAPEZIUS MUSCLE ON THE LAUNDRY’S WORKERS IN EAST DENPASAR ABSTRACT Range of Motion (ROM) defined as the extent of joint’s movement that occurs when the joint was moved fromone position to another, either passively or actively. Bad habits that done by someone if it done repeatedly and for along time could trigger pain and tension around the neck as well as decrease in the flexibility of the neck muscles.Decrease in muscle flexibility would result in decreased the range of cervical motion that will interfere with a person'sdaily activities. The purpose of this study was to prove the intervention Deep Transverse Friction better than MassageEffleurage in increasing the range of cervical motion as a result of Myofascial Pain Syndrome in Upper Trapezius muscle.This research was an experimental design with pre and post two group design. These samples included 20 people whowere divided into two groups. Group 1 was given Deep Transverse Friction intervention while group 2 was givenEffleurage Massage intervention. Measurement range of motion was done by goniometer. This research was anexperimental design with pre and post test two group design. The result showed an increase Range of Motion in theintervention Group 1 amounted 4.65 and intervention group 2 amounted 1.35. Paired sample t-test showed a significantresult between intervention group 1 and intervention group 2 with p = 0.000. Difference test between group 1 and group2 using Mann Whitney U-test was obtained p = 0.000. It was concluded that Deep Transverse Friction intervention betterthan Effleurage Massage in increasing the range of cervical motion. Keywords: Range of cervical motion, Deep Transverse Friction, Massage Effleurage, Goniometer.
THE PELATIHAN TARI GALANG BULAN MENINGKATKAN KEBUGARAN FISIK PADA PELAJAR SMP DI YAYASAN PERGURUAN KRISTEN HARAPAN DENPASAR A A Ngurah Wisnu Prayana; I Nyoman Adiputra; Ni Wayan Tianing
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 2 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.352 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2016.v04.i02.p02

Abstract

Kebugaran fisik adalah kemampuan tubuh melakukan aktivitas tertentu dalam jangka waktu yang lama dan bersifat mendadak. Latihan yang dapat meningkatkan kebugaran fisik adalah Tari Galang Bulan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pelatihan Tari Galang Bulan dapat meningkatkan kebugaran fisik. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental dengan rancangan Pre and Post Test Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara consequtive sampling dan menggunakan teknik secara matching yaitu setiap kelompok mempunyai IMT dan kategori kebugaran fisik yang sama. Subjek penelitian berjumlah 32 orang siswi, di mana terdapat 16 orang untuk setiap kelompok. Pada Kelompok Perlakuan diberikan pelatihan Tari Galang Bulan dan pada Kelompok Kontrol tidak diberikan perlakuan. Tingkat kebugaran fisik di ukur dengan menggunakan standar tes kebugaran fisik menurut Cooper, berupa lari sejauh 2,4 km. Uji normalitas dan homogenitas data diuji dengan menggunakan Saphiro-Wilk Test dan Levene’s Test. Paired Sample T-test digunakan untuk menganalisis data penelitian yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan waktu tempuh pada Kelompok Kontrol dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) dan pada Kelompok Perlakuan pemberian pelatihan Tari Galang Bulan didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Uji beda selisih dengan independent t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan di antara ke dua kelompok sebelum dan sesudah pelatihan dengan diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dengan persentase belum adanya perubahan pada pada Kelompok Kontrol dan adanya perubahan pada kebugaran fisik sebesar 8,36% pada Kelompok Perlakuan. Kesimpulan Pelatihan Tari Galang Bulan tiga kali dalam seminggu selama delapan minggu menunjukkan pengurangan waktu tempuh, namun perubahan ini belum menunjukkan kategori peningkatan kebugaran fisik.
THE Penambahan Transverse Friction Massage Dan Hold Relax Exercise Pada Intervensi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, Ultrasound Lebih Menurunkan Nyeri Pada Kasus Frozen Shoulder Akibat Tendinitis Supraspinatus I Made Astika Yasa; I Nyoman Adiputra; Made Muliarta
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 2 No 3 (2014): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.704 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2014.v02.i03.p07

Abstract

Dalam praktek fisioterapi sering dijumpai pasien yang mengalami gerak yang sangat beragam, dimana sangat besar pengaruhnya terhadap gerak dan fungsi dasar tubuh terutama dalam melakukan aktivitas fungsional sehari-hari. Rasa nyeri pada bahu yang diakibatkan oleh tendinits supraspinatus. Tujuan penelitian ini adalah memberi gambaran secara umum mengenai penambahan Transverse Friction Massage dan Hold Relax Exercise pada kombinasi intervensi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, Ultrasound lebih menurunkan nyeri pada kasus Frozen Shoulder akibat Tendinitis Supraspinatus. Penelitian ini adalah experimental pre test and post test group design. Waktu penelitian pada bulan Mei sampai dengan Juni 2013. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling sebanyak 26 orang. Pengukuran rasa nyeri menggunakan visual analogue scale. Sebelum melakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji homogenitas. Sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan uji Wilcoxon test dan Mann Whitney-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian intervensi TENS, US dapat menurunkan nyeri pada pasien Frozen Shoulder akibat Tendinitis Supraspinatus dengan nilai p = 0,00. Pemberian intervensi transverse friction, Hold Relax, TENS, US dapat menurunkan nyeri pada pasien Frozen Shoulder akibat Tendinitis Supraspinatus dengan nilai p = 0,00. Besarnya pengurangan nyeri yang dialami pasien dengan intervensi transverse friction, Hold Relax, TENS, US dengan nilai prosentase 70,32% sedangkan intervensi TENS, US sebesar 36,47%. Sehingga penambahan transverse friction, Hold Relax, dengan kombinasi TENS, US lebih menurunkan nyeri daripada TENS, US pada kasus Frozen Shoulder akibat Tendinitis Supraspinatus.
Co-Authors . Sumardiyono A A Ngurah Wisnu Prayana AA Sudharmawan, AA Abdul Haris Abdullah Taman Achmad Buchori Adi Maulana Adi Maulana . Adi Tonggiroh Adi Tonggiroh Aditya Achmad Rakim Adlin " Adnyana Manuaba Aep Saepurohman Agung Hermawan Agung Priyanto Agung Wiwiek Indrayani Agus Sehatman Saragih Agus Sri Lestari Agustinus - Ahmad Ridhay Aini, Khusnul Ainun Haurul Jannah Ali Imron Alisa Yuliarsih Amilia, Anindita Audio Anak Agung Ayu Arsinta Maharani Anak Agung Gede Angga Puspa Negara Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anak Agung Mitha Indri Dewi Andi Imran andi muhammad imran Angelin Tabita Annisa Fatimah Ans’harikhu, Putri Aprilia Tina Lidyasari Ardiyanti, Ni Putu Arfian Hamzah Ari Wibawa Arief Suardi Nur Chairat Arif Julianto Sri Nugroho Arif Pristianto Arimbawa, I Gede Aripin Asep Abdurahman Asmilah Putriani Aswanti Setyawati Azis Setiawan Baehaqi Syakbani Bagus Komang Satriyasa Bahrul Hidayah Baso Resky Maulana . Baso rezki maulana Bestari J Budiman Bestari J. Budiman Bimantara, Muhammad Alfan Akbar Busthan Azikin Cahaya Nugrahani Chatarina Umbul Wahyuni Chindy Kalengkongan D P Sutjana Dana Indra Sensuse Dandang Setyawanti Darupratomo, Darupratomo Dedi Fardiaz Dedi Silakarma Dedi Silakarma Dedik Nur Triyanto Dedy Darmantho Denny Najoan Denny Nurkertamanda Dewa Ayu i Laksmiadi Janapriat Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewi Alfianti Dewi Nuryani Dewi Rochsantiningsih Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi, Irma Amelia Dimas Sondang Irawan Dini Septyana Rahayu Disabella Dayera Djono Djono Dwi Halim Kevin Gautama Dwi Indah Widya Yanti Dwi Jata Dwi Setiyawati Dyah Vitalocca Edi Suhardi Rahman Efi Yuliati Yovi Elisabeth Matrona Sintia Pareira Emmi Izzati Endang Eko Djati Setiawati Endang Eko DS Endang Sulestari Esa Frilian Cristina Euis Nina Saparina Yuliani Euis Nina Saparina Yuliani, Euis Nina Saparina Fathahillah Fathahillah Fauzi Arifin Firdaus Firdaus Fransiska Leviana Gede Andi Aditya Gede Eka Juli Prasana Gede Parta Kinandana Gusti Ayu Nyoman Nanda Wulantika H Sajiyo H.M.S. Wiyadi Haerany Sirajuddin Haerany Sirajuddin . Hamid Umar Hardianto Iridiastadi HARI PURNOMO Hasanuddin Hasanuddin Hasto Finanto Hendra Jaya Hendra Pachri Henok Siagian Heri Hermansyah Hermana, Asep Nana Herta Meisatama I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Gede Alit Kamayoga I Dewa Putu Sutjana I Dewa Sutjana I Gde Raka Widiana I Gede Eka Juli Prasana I Gede Sumertha Gapar I GUSTI AGUNG AYU AMBARAWATI I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Agung Shinta Paramitha Devi I Gusti Ayu Artini I Gusti Ayu Widianti I Gusti Ngurah Nala I Gusti Ngurah Priambadi, I Gusti Ngurah I Ketut Gede Juli Suarbawa I Ketut Suyasa I Ketut Wijaya I Made Aditya Pramana Kasidi I Made Astika Yasa I Made Buda Kurniantara I Made Jawi I Made Krisna Dinata I Made Mudana I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Sukarsa I Made Sutajaya I Ngurah Gede Verar Fujastawan I Nyoman Jampel I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Sucipta I Nyoman Sutarja I Nyoman Sutarsa, I Nyoman I Nyoman Wardi I Putu Adiartha Griadhi I Putu Gde Adiamika I Putu Gde Surya Adhitya I Putu Gede Adiatmika I Putu Sutha Nurmawan I Wayan Bandem Adnyana I WAYAN BUDIASA I Wayan Juli Sumadi I Wayan Parwata I Wayan Sugiritama I Wayan Surata I Wayan Weta IB Adnyana Manuaba, IB Adnyana Ida Ayu Cindy Agririsky Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Gde Pujaastawa Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Sudana Ilham Alimuddin Imam Robandi Indira Vidiari Juhanna Irda Safni Irine Dwitasari Wulandari Ismiranti Andarini Ivonne M. Leiwakabessy Iwan Suhardi J Alek Pangkahila, J Alek J. A. Pangkahila Jamal Rauf Husein Jamhari Jamhari Jean Anthoni Jefriyanto Ismail Jerry Indrayanto Baka Jerusalem, Mohammad Adam Joanne Ingrid Robot Johnly A Rorong Julius Pontoh Jumadi Juspa Parasi Kadek Ady Antara Kadek Rista Harjayanti Kaharuddin - Kaharuddin - Mamma Kaharuddin . Kango, Riklan Karolita, Devi Ketut Laksmi Puspa Dewi Ketut Tirtayasa Khusnul Aini Komang Putri Aprilia La Ode Muhammad Gustrin Syah Lelah Nurpadilah Lidia Valentin Lili Sarce Joi Sapari Lilik Evitamala Lu&#039;mu Lu&#039;mu Luh Gde Eka Wismita Luh Made Indah Sri Handari A. Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Pradnya Ayu Dewantari Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari Lu’mu Lu’mu M Pujo Darmo M Widnyana M Yusuf M. Ali Imron M. Ali Imron M. Ali Imron M. Erwin Rifaldi M. Fauzi Arifin . M. Yusuf . M. Zulhuzair B . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hendra Satria Nugraha Made Sudarma Made Sudarma Marta Anggoro Masrum Syam Maulana, Nirfan Mauritius Septa Kristiawan Max R.J Runtuwene Mega Novita Megawati Nodjeng Meinarni Thamrin Meity Martina Pungus Melisa Masengi, Melisa Meutia Farida Moch. Duddy Studyana, Moch. Duddy Moh. Ali Imron, Moh. Muh Alief Anugerah Kasim Muh Iksan N Muh. Yusuf Mappeasse Muhamad Baidhowi Primadi Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Rafli Haykal Muhammad Ruswandi Djalal Muhammad Sulhuzair Burhanuddin Muhammad Yusuf Mappeasse Mujri Afuw Mukhtar Yusup Muliarta Musri Ma Waleda Nadia Nabela Nancy Sylvia Bawiling Ni Kadek Suastini Ni Ketut Sumarni Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Artini Yanti Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Luh Made Reny Wahyu Sari Ni Luh Nopi Andayani Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Made Anggi Kristiyanti Ni Made Rikawiantari Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Santi Tri Ulandari, Ni Nyoman Santi Ni Putu Ariesta Budiani Ni Putu Sri Arnita Ni Wayan Sri Ariyani Ni Wayan Tianing Nia Amelia Nila Wahyuni Nila Wahyuni Nofirman - - Noor Cahaya Novianita, Made Nurafni Eltivia Nuri Andarwulan Nurpadilah, Lelah Nurul Hisani Basri Oka Harimbawa, Oka Patria Rahmawaty, Patria Pratiwi, Putu Eka Purwoko, Agus Putu Astawa Putu Ayu Adindhya Saraswati Surya Putu Ayu Sita Saraswati Putu Ayu swandewi astuti Putu Gita Indraswari Putu Lestari Sudirman Putu Mulya Kharismawan Putu Satriya Yudha Permadi Putu Sutha Nurmawan Putu Sutjana Putut Har Riyadi R. A.T. Kuswardhani Rahimah Rahimah Raka-Sudewi A. A. Ramli Ramli Ratna Husain Ratna Husain . Ratna Ibrahim Renaldi Prasetio Renata Tri Anggreany Reza Fauzi Roger R Tabalessy Rohaya Langkoke Rolles Nixon Palilingan Romlah, Ummu Habibah Rosa Orpa Sapulette Roswati Nurhasanah Rukmi Sari Hartati Rusma Noortyani S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana Sabhan Sabhan Sahabuddin - Sahabuddin . Saleh, Andi Mulia Santika, Sisca Santoso Santoso Santoso, Satriyo Imam Sarlota M.P Osok Sawitri, Anak Agung Sagung Seca Gandaseca Suci Wahyu Ismiyasa Suciani, Lailirakhma Sugijanto - Sugijanto - Sukasih Ratna Widayanti Sukirno Sukirno Sukri Rahman Sultan - Sumarto Sumarto Susanto Susanto Susy Purnawati Suwardiman, Suwardiman Suyasning HIS Syafruddin - Syahmirza Indra Lesmana Syamsurijal Syamsurijal Taris, Lumu Tasari Tasari Tasari Tasari Titik Purwanti Tri Wahyu Wulandari Ulva Ria Irvan Vendy Antono Vittala, Govinda Wahidah, Nurni Wahidin wahirom - - Wahyuddin Wahyuddin, Wahyuddin WAYAN SUDANA Weka Nanda Sari, Weka Nanda Widyawan Wijayani, Dahyang Ika Leni Willy Sri Yuliandhari Wuri Erawati, Wuri Yackob Astor Yanuar, Arif Yudha Adha Murlita Yudi Mahadianto