p-Index From 2021 - 2026
7.514
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan LINK LingTera Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis MEDISAINS Jurnal Wasian JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Imejing Diagnostik Jurnal Terapan Abdimas Jurnal Rekayasa Mesin Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Bina Praja Jurnal Kesehatan Vokasional Journal of Socioeconomics and Development Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Global Health Management Journal JURNAL EKONOMI Efektor ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Jurnal Masyarakat dan Budaya Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) PROJECT (Professional Journal of English Education) Journal of Applied Health Management and Technology JURNAL KOULUTUS Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Journal of Telenursing (JOTING) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Syntax Transformation Jurnal Sosial dan Teknologi MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Radiografer Indonesia Jurnal Puruhita Journal of Social Research Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Livestock and Animal Research Jurnal Indonesia Sosial Sains Prosidia Widya Saintek Research Horizon BAHASTRA JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Jurnal Ilmiah Fenomena Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Jurnal Bakti Humaniora Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat (EduJPM) Edusight International Journal of Multidisciplinary Studies (EIJOMS) Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan JTePP
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kesadaran Konservasi Perilaku Peduli Lingkungan bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Anggoro, Ayub Budhi; Khumaedi, Muhammad; Sudiyono, Sudiyono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i1.21429

Abstract

Sampah merupakan ancaman bagi kelangsungan lingkungan hidup manusia dan makhluk lainnya. Sampah jika tidak ditangani akan menjadi bencana. Indonesia merupakan negara penghasil sampah terbesar kedua di dunia setelah China. Sampah tidak hanya merusak daratan tetapi juga lautan. 80% sampah di laut berasal daratan. Pertumbuhan populasi penduduk, perubahan pola konsumsi, dan ketidakpedulian terhadap lingkungan merupakan faktor-faktor penumpukan sampah. Faktor-faktor tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian dilakukan dengan sosialisasi UU No.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Hasil pengabdian menunjukkan signifikansi sebesar 0,000 yaitu kurang dari taraf signifikansi (α) sebesar 0,05. Hasil tersebut berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Tabel t menunjukkan t hitung bernilai negatif, yaitu -8,224 yang berarti rata-rata sebelum lebih rendah dibandingkan setelah dilaksanakan sosialisasi.Garbage is a challenge for humanity. Waste if not planned will be a disaster. Indonesia is the biggest waste producing country in the world after China. Garbage does not only damage land but also the ocean. 80% of waste in the sea is allocated to land. Regarding population, changes in consumption patterns, and environmental indifference are factors in waste collection. Concerning factors due to lack of awareness and concern for the environment. Vocational High School (SMK). The dedication was carried out with the socialization of Law No.18 of 2008 concerning waste management. The socialization was carried out using the lecture method. Evaluation is done by giving a questionnaire before and do socialization. The result of dedication shows a significance of 0,000, which is less than the significance level (α) of 0.05. These results indicate a significant difference between awareness of the environment and life prior to socialization. Table t shows the t value is negative, which is -8,224 which means the average before is lower than after the socialization.
PERSEPSI TERHADAP OBYEK WISATA: UPAYA EDUKASI DAN PROMOSI UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA COBAN TALUN, KOTA BATU Nugroho, Iwan; Yuniar, Hefifa Rhesa; Negara, Purnawan D; Hanafie, Rita; Suwarta, Suwarta; Sudiyono, Sudiyono; Paramita, Niken
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi konservasi lingkungan dan budaya dalam pengembangan jasa ekowisata menarik untuk diteliti.  Tujuan penelitian ini adalah ingin menggali persepsi mahasiswa terhadap obyek wisata, lingkungan dan penggunaan media sosial untuk mempromosikan dan edukasi konservasi lingkungan.  Survei dan wawancara dilakukan terhadap mahasiswa yang melakukan studi lapang di obyek wisata Coban Talun (kota Batu).  Variabel yang diteliti adalah persepsi terhadap obyek wisata, interaksi berkelompok, permasalahan, dan pemanfaatan media sosial.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan persepsi yang positif dan signifikan terhadap keindahan, khususnya  air terjun dan obyek wisata buatan.  Berkelompok memberi manfaat untuk melindungi atau menjaga keselamatan, dan menjadi wadah untuk berdiskusi tentang konservasi alam.  Aspek lingkungan menjadi potensi permasalahan yang berasal dari menurunnya keanekaragaman hayati, dan terganggunya sumber mata air atau suplai air bersih. Sementara itu, media sosial untuk mempromosikan wisata adalah Whatsapp, Instagram, dan Facebook.
PENGARUH EXHAUST GAS RECIRCULATION (EGR) TERHADAP PERFORMA DAN EMISI JELAGA MESIN DIESEL DIRECT INJECTION Septiyanto, Angga; Maulana, Sonika; Nugroho, Agus; Sudiyono, Sudiyono
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i2.11866

Abstract

Kendaraan bermotor sebagai alat transportasi berbahan bakar minyak (bahan bakar fosil) yang menghasilkan emisi gas buang menjadi salah satu faktor terjadinya pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor akan diikuti juga dengan peningkatan pencemaran udara yang berasal dari emisi gas buang pada kendaraan bermotor Salah satu jenis mesin kendaraan bermotor yang banyak digunakan pada truck, bus dan beberapa mobil penumpang adalah mesin diesel karena efisiensi dan daya tahan yang tinggi. Gas buang yang dihasilkan oleh mesin diesel dapat mengakibatkan permasalahan polusi udara yaitu dalam bentuk emisi jelaga dan NOx. Hal ini mengakibatkan munculnya beberapa penelitian yang bertujuan untuk menurunkan kadar emisi pada mesin diesel salah satunya menggunakan Exhaust Gas Recirculation (EGR). EGR digunakan untuk menurunkan emisi NOx yang dihasillkan dari proses pembakaran, dengan memasukkan kembali sebagian gas buang hasil pembakaran ke dalam intake manifold. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa dan emisi jelaga mesin diesel ketika menggunakan exhaust gas recirculation (EGR) untuk mengurangi emisi NOx pada mesin diesel direct injection. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan dinamometer untuk mengukur performa dengan variasi pembebanan 25%, 50%, 75%, 100%. Nilai yang didapat akan dianalisa dan diolah dalam bentuk grafik dengan menggunakan Software Origin Pro 8. Hasil penelitian menunjukkan performa torsi dan daya mengalami kenaikan dengan penggunaan EGR pada mesin diesel direct injection, dengan peningkatan sebesar nilai torsi dan daya masing-masing sebesar 11,16% dan 11,18% pada laju EGR 15,3% dan variasi pembebanan 50%. Sedangkan emisi jelaga yang diindikasikan dengan smoke opacitymeningkat dengan penggunaan EGR, dengan peningkatan sebesar 24,02% ketika lajur EGR 16,5% dengan pembebanan 25%. 
Peningkatan Kualitas Budidaya Udang Vaname melalui Penggunaan Dissolved Oxygen Meter dan Salinity Refragtometer bagi Petani Udang Desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak Septiyanto, Angga; B., Febrian Arif; Sudiyono, Sudiyono; Maulana, Sonika; A., Ayub Budhi
Jurnal Puruhita Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v3i2.53126

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah petani udang diharapkan lebih memperhatikan kualitas air tambak sebelum melakukan tabur benih maupun selama proses budidaya dengan peningkatan kemampuan pengontrolan kualitas air tambak, petani udang desa Serangan Bonang Demak dapat mempertahankan kelangsungan hidup udang sampai masa panen tiba, sehingga dengan menurunkan tingkat kematian dari udang dapat memperbanyak hasil panen yang diperoleh petani udang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan dan penerapan tentang bagaimana mengetahui kualitas air tambak yang bagus untuk budidaya udang vaname. Peralatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Dissolved Oxygen meter dan Salinity Refragtometer, kedua alat tersebut berfungsi untuk mengetahui kadar oksigen dan garam dalam air tambak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan penyuluhan, pengadaan alat, pelatihan dan demonstrasi serta penerapan dan pendampingan. Dalam pelaksanaannya tim pengabdian menggandeng pelaku bidang usaha tambak udang sebagai narasumber dalam penyuluhan tentang kualitas air tambak. Selain itu tim pengabdi juga mengupayakan pengadaan alat pengukur parameter kualitas air tambak agar dapat digunakan oleh petani tambak udang di desa Serangan Bonang Demak. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh kesimpulan diantaranya petani udang di Desa Serangan, Kecamatan Bonang dapat mengetahui kualitas air tambak sebelum melakukan penaburan bibit udang vaname, meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana penggunaan alat pengukur kualitas air dalam hal ini TDS meter dan salinity hydrometer bagi kelompok petani udang vaname di desa Serangan, Kecamatan Bonang, Demak, persiapan kualitas air tambak yang baik oleh petani udang desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak, dapat mempengaruhi kualitas budidaya udang vaname. Petani udang di Desa Serangan, Kecamatan Bonang dapat mengetahui kualitas air tambak sebelum melakukan penaburan bibit udang vaname. Meningkatnya pengetahuan tentang bagaimana penggunaan alat pengukur kualitas air dalam hal ini TDS meter dan salinity hydrometer bagi kelompok petani udang vaname di desa Serangan, Kecamatan Bonang, Demak. Persiapan kualitas air tambak yang baik oleh petani udang desa Serangan, Bonang Kabupaten Demak, dapat mempengaruhi kualitas budidaya udang vaname
Peningkatan Kesadaran Konservasi Perilaku Peduli Lingkungan bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Anggoro, Ayub Budhi; Khumaedi, Muhammad; Sudiyono, Sudiyono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i1.21429

Abstract

Sampah merupakan ancaman bagi kelangsungan lingkungan hidup manusia dan makhluk lainnya. Sampah jika tidak ditangani akan menjadi bencana. Indonesia merupakan negara penghasil sampah terbesar kedua di dunia setelah China. Sampah tidak hanya merusak daratan tetapi juga lautan. 80% sampah di laut berasal daratan. Pertumbuhan populasi penduduk, perubahan pola konsumsi, dan ketidakpedulian terhadap lingkungan merupakan faktor-faktor penumpukan sampah. Faktor-faktor tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian dilakukan dengan sosialisasi UU No.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Hasil pengabdian menunjukkan signifikansi sebesar 0,000 yaitu kurang dari taraf signifikansi (α) sebesar 0,05. Hasil tersebut berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Tabel t menunjukkan t hitung bernilai negatif, yaitu -8,224 yang berarti rata-rata sebelum lebih rendah dibandingkan setelah dilaksanakan sosialisasi.Garbage is a challenge for humanity. Waste if not planned will be a disaster. Indonesia is the biggest waste producing country in the world after China. Garbage does not only damage land but also the ocean. 80% of waste in the sea is allocated to land. Regarding population, changes in consumption patterns, and environmental indifference are factors in waste collection. Concerning factors due to lack of awareness and concern for the environment. Vocational High School (SMK). The dedication was carried out with the socialization of Law No.18 of 2008 concerning waste management. The socialization was carried out using the lecture method. Evaluation is done by giving a questionnaire before and do socialization. The result of dedication shows a significance of 0,000, which is less than the significance level (α) of 0.05. These results indicate a significant difference between awareness of the environment and life prior to socialization. Table t shows the t value is negative, which is -8,224 which means the average before is lower than after the socialization.
TREATMENT OF RADIOTHERAPY FOR SERVIKS CANCER WITH SEPARATION MORE THAN 20 CENTIMETERS USING COBALT-60 AT UNIT RADIOTHERAPY INSTALLATION RADIOLOGY RSUP DR. KARIADI SEMARANG Galang Harta Widjaya; Fatimah Fatimah; Sudiyono Sudiyono
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol 4, No 1: January 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v4i1.3975

Abstract

Background: Cervical cancer is a type of cancer that emerges from the cervix. In the early stages of the tumor, treatment therapy will be performed surgically on organs affected by cancer cells, at an advanced stage will be done adjuvant therapy with curative goals through a combination of chemotherapy, surgery, and radiotherapy. In radiotherapy treatment is done with several techniques such as Brachyterapi, IMRT, 3DCRT, and 2D with external aircraft radiation modality with Linac (Linear Accelator) and Cobalt-60. For Brachyterapi (internal radiation) technique, the radiation source is directly placed on the target tumor by using the after loading technique generally, whereas the external radiation techniques of 3DCRT and IMRT are generally performed on external radiation plane using MLC (Multi leaf Collimator) by following the target shape tumors resulting from CT Simulator and TPS (Treatment Planning System) calculations. For IMRT alone the technique used is almost the same as 3DCRT technique. In cobalt-60 is generally used for the treatment of radiation therapy has an average energy of 1.25 MV. At 1.25 MV cobalt energy with 10x10 cm field area will get maximal energy at depth (d max) 0.5 cm and energy will decrease to half (d half) at a depth of 11 centimeter on water media. So that in planning of radiation using cobalt-60 plane have limited separation diameter less than 20centimeter.Methods: This type of research is qualitative with case study approach. the data was collected in October-December 2017 at radiotherapy Installation of Dr. Kariadi General Hospital Semarang by observation methodology, interview with Radiation Oncologist Specialist, Medical Physiciast and Radiographer. the data obtained from the study were analyzed by an interactive model, creating the interview transcripts subsequently reduced and processed within the type of open coding, given within the type of quotations then are often drawn conclusions.Result: The results of this study demonstrate that the management of cervix cancer radiation utilizing 2D procedure in radiotherapy installation of Dr. Kariadi General Hospital Semarang includes patient examination, planning medical physics, verification and radiation treatments. 2D techniques are used pupose to paliative radiation, homogenity of dose and the location of the target volume is close to the Organ at Risk. Field radiation evaluation was performed before first and third irradiation, patient evaluation after five times of radiation and  evaluation after 25rd radiation.Conclusion: The reason for doing the external radiation exposure of cervical cancer with tumor stage further consideration according to the Anatomical Pathology with pT3aN0M0 stage. So the purpose of palliative external radiation. with cervical cancer using cobalt-60 teletherapy air as much as 50 Gy with a fractionation s25 times, and each fractionation with doses of 2Gy. The reason for doing the external radiation exposure of cervical cancer with tumor stage further consideration according to the Anatomical Pathology with pT3aN0M0 stage. So the purpose of palliative external radiation. with cervical cancer using cobalt-60 teletherapy air as much as 50 Gy with a fractionation 25 times, and each fractionation with doses of 2Gy. The reason for doing the external radiation exposure of cervical cancer with tumor stage further consideration according to the Anatomical Pathology with pT3aN0M0 stage. So the purpose of palliative external radiation
UJI QUALITY CONTROL PESAWAT MAGNETIC RESONANCE IMAGING SIEMENS MAGNETOM CONCERTO 0,2 TESLA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD DR KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN Luh Deva Wedayanti; Nurdopo Baskoro; Sudiyono Sudiyono
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol 5, No 2: July 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v5i2.4465

Abstract

Background  : Radiology quality control is a part of radiology quality assurance which is directly linked with physical measurements of facility performance and indirectly linked with the expected image quality. The advantage of proceeding with the performance test on MRI device are the consistency of operational testing that integrated of all MRI system and producing high quality image, reducing the possibility of artifact appearance, and also preemptive identification of potential problems.Methods : The method of this Research is Qualitative Survey. The researchers are doing the survey on Quality Control test on MRI device brand Siemens Magnetom Concerto 0,2T on Radiology department of RSUD. DR. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.Results : The whole result of this research shows that MRI device on RSUD. DR. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan has yet to fulfill the international standard.Conclusion : The whole result of this research shows that MRI device on RSUD. DR. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan has yet to fulfill the international standard on 5 parameter, such as the SNR testing, Artifact Analysis, Geometric Accuracy, High Contrast Resolution and Low Contrast Resolution. On the other hand, 2 other parameter such as slice thickness accuracy and slice position accuracy of the MRI device has already fulfill the standard and have to improve on the 5 parameter which hasn’t fulfill the factory and international standards
Analisis Nilai Velocity Encoding terhadap Informasi Citra Magnetic Resonance Venography pada Penderita Tumor Kepala Zita Hadiah Pratami; Sudiyono Sudiyono; Yeti Kartikasari
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol 2, No 2: July 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v2i2.3175

Abstract

Background: Brain Magnetic Resonance Venography (MRV) is a MRI examination of veins without contrast media. Phase Contrast (PC) MRV sequences uses phase shift protons that flow along the magnetic gradient into needed area (Field Of View).  PC MRV sequences use bipolar gradient to compensate the proton spin speed by adjusting the amplitude. The study aims to determine the Velocity encoding Value (VENC) to MRV image information on brain tumor patient and to determine the best image information through a technic to visualize the veins in brain tumor patient.Methods: This study was a quantitative study with quasi experimental approach. Data were collected in Radiology Department of Dr. Moewardi Surakarta Hospital on May to June 2016. Data was collected using questionnaire filled by three respondents. Data were analyzed statiscally using Friedman test and Wilcoxon test to determine the difference of value of Velocity Encoding (VENC) between 10 cm/sec, 15 cm/sec, 20 cm/sec, as well the mean rank test used to find out the best image information.Results: The statistical test showed that there were significant differences in image information of MRV, between VENC 10 cm/sec, 15 cm/sec and 20 cm/sec with p value was 0.032 (p˂0,05). The best result of MRV image information was when VENC value of 20 cm/sec used, indicated by the mean rank which was 2.83.Conclusion: There were significant differences of MRV image information between VENC 10 cm/sec, 15 cm/sec and 20 cm/sec. The best result of MRV image information was when VENC value of 20 cm/sec used, to visualize better anatomy of the veins, so that the presence of tumor thrombus in the veins can be ensured.
PENGGUNAAN VARIASI FILTER PADA WINDOWING LUNG PADA PEMERIKSAAN CT SCAN THORAX Sudiyono Sudiyono; Rini Indrati; Muhammad Riefki Jadmika
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol 6, No 1: January 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v6i1.5561

Abstract

Background: Filter is an image processing parameter applied to raw data used to determine the attenuation value of each pixel of CT Scan imaging, and it serves to minimize the occurrence of star patterned streak artifacts formed on the CT images. The use of typical Y-sharp or Smooth filters is common for the thoracic CT imaging in the clinic. Yet, the studies to compare which of the typical filters that provide a good imaging technique were clinically limited to find in practices. The purpose of this study is to know wheter there is a difference or not in the anatomical image resolved amongst the thoracic CT images when using the Y-Sharp and Smooth filters; and to determine which of the filter that produces the better image quality by comparison.Methods: This is quantitative research with approached the pre-experimental design with the static-groups of comparison. Image data were taken from the raw data of the 10 patients who underwent CT Scan Thorax examinations. All the image data were reconstructed by means of using the Y-Sharp and Smooth filters. Assessment of the images were performed by 2 radiologists. The Cohen's Kappa was used for image evaluators agreement where the Wilcoxon Test was applied to test the hypotheses.Result: The result of this study showed that there is a significant difference in anatomical organ visualization of the thoracic CT images between filter the Y-Sharp and Smooth filters with p-value 0.005. The use of Y-Sharp filter is better as it produces a high spatial image resolution.Conclusion: The anatomical organs of the thoracic CT images are visually reproduced when the Y-sharp filter is employed. The comparison between the two different filter uses deems significance.
The Opacity of Kidney in Nephrogram Phase with Different Urea and Creatinine levels in Patients Who Undergoing Intravenous Pyelography Examination Sudiyono Sudiyono; Dwi Rochmayanti; Asri Indah Aryani
Jurnal LINK Vol 10, No 2 (2014): Mei 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.064 KB) | DOI: 10.31983/link.v10i2.264

Abstract

The examination of intravenous pyelography (IVP) is one of the tests carried out with the aim to examine abnormalities of urinary tract anatomy and physiology. The opacity of urinary tract anatomy and function of the kidney, especially on an X-ray, is influenced by serum urea and creatinine levels of the patients prior to conducting the IVP examination. The study was an observational survey with retrospective approach. Purpose of this study was to describe the opacity of kidney picture in Nephrogram phase with different urea and creatinine levels. Urea and creatinine data were obtained from medical records of patients who underwent radiological examinations in Dr. Moewardi Hospital in 2013. The nephrogram phase imaging picture was taken from the document of Computed Radiography. The study sample was 41 patients. Data of overview kidney opacity in nephrogram phase were analyzed with Matlab software to get the value at the point calyces Pixel kidney (ROI). Research results revealed that 32 p atients (78%) of 41 patients had laboratory results of urea levels higher than normal (8-25 mg/100 ml) and 34 patients (83%) had normal creatinine levels (0.6 to 1.2 mg/ 100 ml). The results of test matlab found that opacity kidney picture nephrogram phase in patients with urea level higher than normal had a decrease of Pixel value (65220 pix.value) when compared to patients with normal urea levels (65231 pix. values ). Patients with creatinine above 1.2 mg/ 100 ml had a higher Pixel value (65239 pix.value), comparing to patients with normal creatinine levels (65219 pix.value). Further research is expected to gain more understanding. It is recommended that patients' levels of urea and creatinine should be checked in 48-72 hours before the time of IVP test, and interventions to decrease these levels should be implemented before conducting the test.
Co-Authors A., Ayub Budhi Abdul Aziz Adi Purwanto Adi Ratriyanto Affandi, Ahmad I Agus Nugroho, Agus Agustina Dwi Prastanti, Agustina Dwi Ahmad Ali Ahmad Ali Ahmad Danuri Ahmad Hariri Aisyah Widayani Aldinda, Tharra Widadari Alvin Alvani Tresna A Amalia, Kiki Mirza Ambar Tri Hapsari Anak Agung Aris Diartama Anggraeni, Frida Dwi Angraeni, Frida Dwi Anwar, M. Choerul Aqni Hanifa Ardhi Dinullah Baihaqie Dinullah Baihaqie Ari Dwi Nur Indriawan Musyono Ari Suwondo Arif Budiman Arif Budiman Aris Santjaka Aris Santjaka Ariyani, Julinta Eka Ary Setyawan Aryana, Arigo Gusta Aryani, Asri Indah Avianda, Satria Ayub Budhi Anggoro, Ayub Budhi B., Febrian Arif Bagus Ardi Saputro, Bagus Bagus Dwi Handoko, Bagus Dwi Bahtiar Nur Khalis Amiruddin, Bahtiar Nur Khalis Bambang Ahmad Indarto Budiana Setiawan, Budiana Budiati, Tri Asih Budiman, Febrian Arif Cahyono, Budi Dwi Cakrawati.R, Cakrawati.R Cory Puspa Sari Dewi Darmadji Darmadji, Darmadji Darmini Darmini Darmini Darmini Daryani - Deris Trian R Devi Febriana Putri Dhanio, Yeyen Wulandari Diartama, Anak Agung Aris Dinar Scicilia Kusmasyri Donny Kristanto Mulyantoro Donny Kristanto Mulyantoro Donny Kristanto Mulyantoro Dwi Fauzia Putra, Dwi Fauzia Dwi Rochmayanti Dwi Rochmayanti Dwi Rochmayanti Dwijayanti, Rahmania Argita Dwitya Surya Wrddhi Putra, IM edy susanto Eka Handayanta Eko Budiyanto, Ari Eko Budiyanto Ari Elisa, Puput Fera Elise Garmelia Endang Tri Rahayu, Endang Tri Erfendi, Yoyok Erlina, Nofiansa Ertia Medista Esih Jayanti Evi Nurifah Julitasari Fachry Abda El Rahman Fadilah, Mega Fianita Fadilah, Shahibul Faisal Amri Faisal Amri Faisal Amri Farrah Hendara Ningrum Fatimah Fatimah Fauzia Rahmawati Fitri Puspita Dewi Fitriana, Rahma Galang Harta Widjaya Gatot Murti Wibowo, Gatot Murti Hani Irhamdessetya Hanif Rani Iswari Hapsari, Vinandri Heri Yudiono Humiras Hardi Purba Husnussalam, Hendra IM Dwitya Surya Wrddhi Putra Irmawati Irmawati Islah, Zainul Iwan Nugroho Jeffri Ardiyanto Junaidi, Fahmi Junizar, Fahmi Kasimin Kasimin Kasimin, Kasimin Kiyono, Kiyono Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kustiawan, Unggul Laurensius Salem Leny Latifah Leny Latifah Leny Latifah Lestari, Ayuning Tias Budi Luh Deva Wedayanti Luthfi Rusyadi M. Ainul Mala M. Choerul Anwar M. Choiroel Anwar M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mahalul Azam Margarita Puspitawati Marsum Marsum Meida Rachmawati Melyana Nurul Widyawati Moch. Agus Krisno Budiyanto, Moch. Agus Krisno Muhammad Khumaedi Muhammad Riefki Jadmika Muhammad Yusuf Ibrahim Murdiyaningrum, Yunita Mustagfiroh, Alif Nanang Sulaksono Negara, Purnawan D Ni Putu Rita Jeniyanthi Nidaa Azmii Susdiningtyas Niken Paramita Ningsih, Elik Murni Nintyas Nugraha, Danang Aditya Nugroho, Ardiles Nugroho, Muhammad Ilham Nur Hayati Nur, Ayu Wandani Mustika Rahma Ba'its Nurcahyo, Nurcahyo Nurcahyo, Satria A Nurdopo Baskoro Pawestri, Wari Priantoro, Win Priantoro, Win Prihantini, Isra Priyadi, Agustinus Totok Purnawan Dwikora Negara Purwati Purwati Puspitaningtyas, Dyah Ayu Puspitawati, Margarita Rasyid Rasyid, Rasyid Ratih Dewanti -Hariyadi Rendi Fathoni Hadi Rihanah, Hilyah Rini Indrati Rini Indrati Rini Indrati, Rini Rita Hanafie Rizlan, Wardah Rochma, Anis Firdatul Runjati Rupa, Martina Kaisriani Rysca Indreswari Sahro, Hanifatus Satria Avianda Nurcahyo Sawarni Hasibuan Septiani, Camilla Septiyanto, Angga Setiadi, Rizki Setyono, Heru Silpia Rahayu, Silpia Silvy Novita A.P Siti Masrochah Soffiah, Hidayatus Sonika Maulana Soraya, Sri Sri Lestari Sri Sumarni Sri Wahyuni Su'i, Moh Sudiyono Sugiyanto - Sugiyanto Sugiyanto Suharso Suharso Sukamto Sukamto Sulistiyadi, Akhmad Haris Suprihana, Suprihana Supriyana Supriyana, Supriyana Susanti, Maya Susi Dwi Widyawati Susy Suswaty Susy Suswaty Suwarta Suwarta Takdir Takdir, Takdir Toto Suharjanto Tri Puspita Sari Tri Wahyuni Floriasti Utama, Risal Budi Wara Pratitis Sabar Suprayogi Wati, Ari Kusuma WELLY SURYANDOKO Wibowo, Slamet Widagdo, Teguh Harso Widiastuti, C. Tri Widodo, Alvero Pratama Widyastuti, Lydia Purna Wien Soelistyo Adi Win Priantoro Wiwiek Afifah Yeti Kartikasari Yeti Kartikasari, Yeti Yosa, Yori Andra Yuni Agung Nugroho Yuniar, Hefifa Rhesa Zahroh, Viony Alfiyatu Zakiah, Putri Vina Zarkasyi Azri Sardar Zita Hadiah Pratami