p-Index From 2021 - 2026
13.415
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Abdurrab Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Global Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Jurnal Medika Malahayati Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Jurnal Kesehatan Madani Medika PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Jurnal Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Jurnal Penelitian Inovatif Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan eProceedings of Art & Design Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Jurnal Pustaka Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna NurseLine Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Mempengaruhi Remaja Menyalahgunakan Tramadol Fajar, Azzahra Larasati; Jayaputri, Anak Agung Salwafadya; Ameliawati, Bella Ayu; Prasasti, Cania; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.16125

Abstract

Obat merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Setiap orang pasti pernah merasakan sakit. Untuk menyembuhkan atau mengurangi rasa sakit itu, maka biasanya langsung minum obat seperti pada setelah melakukan prosedur operasi pada pasien sebagai obat anti nyeri sekaligus obat penenang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi Pustaka atau literatur review. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penyalahgunaan tramadol pada remaja dan bagaimana penyebaran penyalahgunaan tramadol. Penyalahgunaan obat tramadol di kalangan remaja menjadi permasalahan serius yang mempengaruhi tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial mereka. Faktor-faktor seperti akses yang mudah, kurangnya kesadaran akan risiko, dan tekanan sosial turut berperan dalam meningkatnya penyalahgunaan obat tersebut. Dampak dari penyalahgunaan tramadol mencakup gangguan kesehatan yang serius serta konsekuensi sosial yang merugikan. Melalui penelitian yang menggabungkan berbagai metodologi dan fokus pada populasi tertentu seperti warga Kabupaten Bima, pengguna fasilitas rawat jalan, dan siswa SMA, dapat disimpulkan bahwa tindakan preventif dan intervensi yang efektif sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini secara holistik dan menyeluruh. Meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan obat, melakukan tes narkoba di institusi pendidikan, serta meningkatkan pengetahuan tentang risiko dan efek samping obat tramadol dapat menjadi langkah-langkah awal yang penting dalam menanggulangi masalah ini.
The Dhikir and Prayer Therapy on Reducing Blood Pressure in Hypertension Patients: Systematic Literature Review Sopiah, Popi; Nuryani, Reni; Sukaesih, Nunung Siti; Lindasari, Sri Wulan; Assyfa, Nurul
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2024): EDITION JULY 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i2.5234

Abstract

Hypertension can lead to a variety of consequences, including death. Alternative therapies, such as Dhikr and prayer therapy, have emerged as a response to the negative effects of medications used to treat hypertension. The therapy of Dhikr and prayer worked by inhibiting sympathetic nerve dominance and activating parasympathetic nerves, resulting in a soothing effect. The goal of this paper was to conduct a literature search to determine the effectiveness of Dhikr therapy and prayer in lowering blood pressure in hypertension patients. The method involved investigating evidence published in electronic data from Google Scholar and Semantic Scholar. Using Publish or Perish, we searched for data from 2018 to 2023 using the terms "Dhikr therapy," "prayer therapy," and "hypertension." Using the Prisma Strategy flow chart, 11 relevant journals were eligible out of 352. The results showed that when a person recites Dhikr by focusing on words or sentences of prayer that are repeated with a regular rhythm, accompanied by an attitude of surrender to God, the individual will experience relaxation. This relaxed state could control the nervous system, which is responsible for regulating blood pressure in hypertensive patients leading to a decrease in blood pressure. Dhikr and prayer therapy are effective in reducing blood pressure in hypertensive patients. Recommendations suggest that Dhikr and prayer therapy can be applied as an alternative treatment for hypertension.
Karakteristik Perawat Sebagai Pendidik Klinik Keperawatan (Clinical Instructor) dalam Proses Pembelajaran Klinik Sukaesih, Nunung Siti; Pramajati, Hikmat; Sopiah, Popi; Setiadi, Diding Kelana; Rahman, Aam Ali; Danismaya, Irawan; Safariyah, Erna; Tsurayya, Shafa Aghniya
Lentera : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): LENTERA: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jl.v6i1.1812

Abstract

ABSTRAK Latar belakang. Pembelajaran klinik atau lapangan adalah kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan di lingkungan klinik termasuk di dalamnya adalah rumah sakit, klinik, rumah bersalin, puskesmas dan masyarakat. Pendidikan keperawatan sangat berkaitan erat antara pembelajaran di kelas dan pembelajaran di klinik, karena pembelajaran di klinik merupakan elemen yang sangat penting dalam pendidikan keperawatan. Pembelajaran klinik memfasilitasi peserta didik agar terpapar oleh berbagai macam aspek social, kultural, biologis, psikologis dan mental dalam merawat pasien. Pendidik klinik mempunyai tanggung jawab penting dalam memberikan motivasi untuk meningkatkan percaya diri mahasiswa. Tujuan. Memperoleh gambaran demografi pendidik klinik keperawatan dan memperoleh gambaran kepuasan pendidik klinik sebagai pendidik klinik keperawatan secara secara subjektif. Metodologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang akan memberikan gambaran secara akurat mengenai karakteristik demografi pendidik klinik keperawatan dan tingkat kepuasannya sebagai pendidik klinik keperawatan. Subjek penelitian adalah pendidik klinik atau dalam keperawatan lebih dikenal dengan clinical instructor (CI) yang pernah atau sedang melaksanakan proses bimbingan klinik baik di rumah sakit ataupun di puskesmas dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 60 responden. Hasil penelitian. Terdapat karakteristik clinical instructor yang bervariasi jumlah terbanyak adalah perempuan pada rentang usia >40- 50 tahun, mempunyai latar belakang pendidikan rata-rata S1 Keperawatan+Ners dengan pengalaman kerja pada rentang >5-10 tahun. Skala kepuasan pada rentang tinggi sehingga dapat disimpulkan mempunyai kepuasan yang tinggi pula. Kesimpulan. Mengingat pentingnya peran Clinical Instructor maka sangat perlu untuk diperhatikan kualifikasi clinical instructor yang terstandar. Dalam hal ini perlu di buat standar misalnya mengacu pada pendidikan di luar negeri bahwa clinical instructor harus ditentukan kualifikasi pendidikan, kemudian pengalaman bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya, dan mempunyai kemampuan untuk mengajar Kata kunci: Pendidik klinik; Clinical instructor; pembelajaran klinik ABSTRACT Background. Clinical or field learning is a learning activity that is held in the clinic environment including hospitals, clinics, maternity homes, health centres and community. Nursing education is closely linked to classroom learning and clinical learning, as clinical learning is a very important element of nursing education. Clinical learning facilitates learners to be exposed to a wide range of social, cultural, biological, psychological and mental aspects of caring for patients. Clinic educators play an important role in motivating students to increase their confidence. Purpose. Obtain a demographic picture of a nursing clinic educator and gain a subjective view of the clinical educator as a nursing clinic educator. Methodology. This study uses a descriptive research method that will provide an accurate picture of the demographic characteristics of a nursing clinic educator and its level of satisfaction as a nursing clinic educator. The research subjects were clinical educators or in nursing better known to clinical instructors (CI) who have been or are currently conducting clinical guidance in the hospital or the health centres with a total sampling technique of 60 respondents. The results of the research. There are clinical characteristics of the most varied instructors are women in the age range> 40-50, with a mean educational background of Bachelor of Nursing with work experience in the range> 5-10 years. Satisfaction scales at high ranges can be concluded to have high satisfaction. Conclusion. Given the importance of the Clinical Instructor's role then it is important to note that the clinical instructor's qualifications are up to date. In this case, it is necessary to set standards such as referring to overseas education that the clinical instructor should be determined by educational qualification, then experience working b his / her expertise, and ability to teach Keywords: Clinical educator; Clinical instructor; Clinical learning
Efektifitas Terapi Nebulizer Pada Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) : Literature Review Azka, Ahmad Syaril; Nurilmiwati, Ghina; Septiani, Novia; Lavina, Syifa Durryah; Nurwahyuni, Tiara Putri; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18242

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif  Kronik (PPOK) merupakan suatu keterbatasan aliran udara yang persistem sehingga dapat menyumbat saluran pernapasan  yang bersifat progresif.  Penyumbatan tersebut  dapat disebabkan oleh emfisema dan bronkitis kronis. Pemberian nebulizer merupakan suatu alat pengobatan yang berefek secara langsung pada paru-paru dimana obat-obatan yang dihirup akan dipecahkan menjadi pratikel yang lebih kecil melalui cara aerosol atau humidifikasi, sehingga dapat memberikan rileksasi dari spasme bronchial, mengencerkan secret dan melembakan saluran pernafasan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan penerapan terapi nebulizer pada pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) berdasarkan literature review. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini memakai database Google Scholar serta PubMed dari tahun 2019-2024. Literature  review ini memakai 6 artikel  sesuai dengan inklusi dan ekslusi  hasil analisa dari 6 artikel menunjukan terapi nebulizer pada pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Kesimpulan terdapat  efektifitas  terapi nebulizer pada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Peningkatan Kesehatan Jiwa Siswa melalui Program Sekolah Sehat Jiwa Reni Nuryani; Sri Wulan Lindasari; Popi Sopiah; Puspa Madya Nurhuda; Kasmanah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i1.2516

Abstract

Abstrak. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Usaha Kesehatan Jiwa Sekolah (UKJS), meningkatkan pengetahuan kader kesehatan jiwa remaja dan kemampuan dalam mendeteksi kesehatan jiwa teman sebayanya melalui pelatihan dan pendampingan sehingga dapat dilakukan intervensi segera terhadap masalah kesehatan jiwa yang muncul guna mewujudkan sekolah sehat jiwa. Metode pelaksanaan kegiatan melalui enam tahapan yaitu identifikasi masalah, pembentukan UKJS, rekrutmen kader kesehatan jiwa remaja, pelatihan & pendampingan, monitoring dan evaluasi serta rencana tindak lanjut. Kegiatan ini diikuti 65 siswa yang terpilih sebagai kader kesehatan jiwa remaja. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan jiwa menunjukkan perubahan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan. Pengetahuan kader kesehatan jiwa remaja meningkat dari 45,3% menjadi 79,4% dan kemampuan meningkat dari 81,1% menjadi 81,8%. Dengan demikian, terbentuknya UKJS melalui program sekolah sehat jiwa mampu meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan jiwa dan kemampuan kader kesehatan jiwa remaja dalam mendeteksi masalah kesehatan jiwa teman sebayanya. Abstract. This activity aims to form a School Mental Health Services SMHS, increase the knowledge of adolescent mental health cadres and their ability to detect the mental health of their peers through training and mentoring, so that immediate intervention can be carried out on mental health problems that arise in order to create a mentally healthy school. The method of implementing activities is through six stages, namely problem identification, formation of SMHS, recruitment of adolescent mental health cadres, training & direction, monitoring and evaluation, follow-up plans. This activity was attended by 65 students who were selected as mental health cadres. The results of measuring the level of knowledge and abilities of mental health cadres show changes before and after training and mentoring. Knowledge of mental health cadres increased from 45.3% to 79.4% and ability increased from 81.1% to 81.8%. Thus, establishment of SMHS through the mentally healthy school program shows an increase in the knowledge about mental health and ability of mental health cadres to detect mental health problems in their peers.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan Melalui Program Pendampingan Teman Sebaya di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka Sukaesih, Nunung Siti; Pramajati, Hikmat; Sopiah, Popi; Lindayani, Emi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.3477

Abstract

Ketidaksiapan remaja dalam menghadapi perubahan fisik maupun psikologis yang terjadi akan menimbulkan berbagai perilaku yang berisiko seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan obat terlarang, penyakit menular seksual, kehamilan yang tidak diinginkan, dan aborsi. Hal tersebut terutama dikarenakan pada masa remaja terjadi perubahan baik biologis maupun psikologis pada sistem reproduksinya. Informasi yang cukup dan terarah akan menghindari adanya kesalahan persepsi terhadap perubahan yang terjadi pada diri remaja tersebut. Metode pendidikan kesehatan dari teman sebaya dianggap lebih efektif dibandingkan dengan sumber informasi lainnya dan juga sebaya mempunyai peran yang cukup strategis dalam tahapan perkembangan psikososial remaja. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut maka sebagai tahap awal agar program ini berjalan lancar maka di dilaksanakan pelatihan pendidik sebaya dengan fokus utama adalah pada kesehatan reproduksi remaja untuk seluruh SMP dan SMA. Secara umum tahapan pendidikan sebaya meliputi introduction, investigation, interpretation, intervention, dan evaluation. Teknik pendidikan sebaya yang dilatihkan pada siswa adalah keterampilan attending, empathy, asking, genuine, confrontating, summarizing, dan problem solving. Indikator keberhasilan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat salah satunya adalah antusiasme dari seluruh sekolah yang menjadi khalayak sasaran dapat mengikutsertakan 6 orang siswanya untuk mengikuti kegiatan pelatihan pendidik sebaya selama 3 hari berturut-turut sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan dengan 100% kehadiran.
Hubungan Perilaku Sedentary lifestyle dengan Tingkat Risiko Kejadian Diabetes Melitus pada Remaja Julliyana, Ressa; Sopiah, Popi; Rosyda, Rafika
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.154

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that is generally suffered by adults, but also suffered by many adolescents. Factors causing the high risk of adolescents suffering from DM are a lack of preventive measures and high sedentary behavior, causing a buildup of sugar in the body due to low muscle work. The purpose of this study was to determine the relationship between a sedentary lifestyle and the risk level of DM in adolescents. This study is a correlational quantitative study with a cross-sectional approach. The sample size of this study was 127 respondents from 674 total population selected using a proportionate stratified random sampling technique. The analysis method used was Spearman's rho correlation test. This study uses two research instruments, which are ASAQ and FINDRISC instruments. The results of the study obtained the highest data in high sedentary behavior (74%) and respondents at low risk of DM (72%) with the results of the correlation test p-value=0.031 (<0.05) and r=0.191. This shows that there is a relationship between a sedentary lifestyle and the level of risk of DM in adolescents, with a positive direction. Therefore, adolescents are advised to avoid sedentary behavior to reduce the risk of suffering from DM.
Gangguan Pemenuhan Nutrisi Enteral Pada Pasien Kritis Penurunan Kesadaran: Literature Review Sopiah, Popi; Leonika, Anggi; Ismawanty, Clarissa Nala; Sadewi, Gissty Lisviany; Arabani, Helmalia Putri; Az Zahra, Hilda; Ridwan, Heri
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1763

Abstract

ICU adalah fasilitas medis yang sangat penting untuk merawat pasien dalam kondisi kritis. Prevalensi pasien di unit perawatan intensif yang membutuhkan nutrisi enteral, yang berkisar 40% - 50%, menunjukkan adanya risiko dalam memenuhi kebutuhan nutrisi mereka sebagai akibat dari beberapa faktor, seperti komplikasi medis dan kondisi kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan gangguan dalam pemenuhan nutrisi enteral. Peneliti menggunakan empat database dalam menyusun artikel literature review diantaranya adalah Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Semantic Scholar dengan kata kunci Nutrisi enteral, Pemberian makanan berlebih, Pasien kritis. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi pada penelitian ini, populasi artikel pasien kritis, artikel fulltext/open acces, artikel dipublikasi dari tahun 2019-2024, isi artikel sesuai topik penelitian. Dalam penelitian ini, analisis yang dilakukan adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 3 artikel yang sesuai dengan kriteria dan menunjukkan bahwa gangguan pemenuhan nutrisi enteral dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor diagnostic seperti pemindaian CT dan Disfungsi alat bantu seperti tabung nasogastric dan juga oleh faktor penundaan pemberian nutrisi enteral karena prosedur medis atau operasi.
Systematic Review: Perbandingan Lidah Buaya Dan Daun Kersen Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Nurmalasari; Sopiah, Popi; Astuti, Ayu
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i3.22557

Abstract

Objective: Diabetes mellitus is a disease caused by the body's inability to produce insulin or decreased insulin production. This disease can reduce the quality of life and even death. Alternative medicine is an option for treating increased blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers because it is considered cheap, easy and has few side effects. One of them is using aloe vera and cherry leaves. The aim of this research is to determine the comparison of aloe vera and cherry leaves in reducing blood sugar levels in diabetes sufferers through a literature study. Methods: The method used in this research is a systematic review by identifying and evaluating articles and journals via the Google Scholar, Pubmed and Semantic Scholar websites that were published from 2019 to 2024 using the keywords "Aloe Vera, Kersen Leaves and Diabetes Mellitus" and have open access and not a duplicate article. Results: After going through a feasibility test with JBI critical appraisal, 10 articles out of 2,051 were obtained, the results showed that the aloe vera plant and cherry leaves both had an effect on reducing blood sugar levels in people with type II diabetes mellitus, although with different percentages. Conclusion: Reducing blood sugar levels by cherry leaves is more effective than aloe vera where the reduction is much higher with a reduction value of >40%
ENHANCING TEENAGERS’ KNOWLEDGE ABOUT MENARCHE CARE IN ELEMENTARY SCHOOL AGE THROUGH AUDIOVISUAL MEDIA Sopiah, Popi; Siti Sukaesih, Nunung; Nuryani, Reni; Haryeti, Popon; Wulan Lindasari, Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1970-1977

Abstract

Teenagers are defined as the transition period from childhood to adulthood. In Indonesia, according to population projection data (2014), the number of teenagers reaches around 65 million or 25 percent over the 255 million population (Ministry of Health, 2015). In the 2014-2019 health development target, teenager reproductive problems are one of the biggest issues that must be a concern, one of which is the understanding of menarche or menstruation experienced. Data shows that a quarter of teens never talks about menstruation before experiencing menarche. Insufficient knowledge about menarche causes anxiety problems in adolescents, unpreparedness in dealing with menarche, and poor personal hygiene during menstruation which can have an impact on reproductive health. Based on this analysis, it is considered important to carry out community service to improve understanding and knowledge of menarche care at elementary school age. Audiovisual teaching media was used as a material and method. The sample size for community services was 50 participants, from 4 to 6-grade students. A self-administered questionnaire was used for pre and post-test data collection. The results showed differences between pre and post-test about knowledge of menarche care. Before applying the community service, there were 18% of girls were aware of menarche and menstrual hygiene. Meanwhile, the post-test result showed an improvement to 64%. Significant differences were observed among girls in terms of knowledge and perception related to menarche care. The promotion of health through education is expected to be able to increase the knowledge of young girls, so they can achieve both physical and psychological care and health.
Co-Authors Aam Linda Nurfalah Adawiyah, Nurosyidah Al Adiguna, Muhammad Raihan Adiytma, Raditya Aeni , Ira Nur Afia, Tsalisa Shofia Aghista, Rizka Dwi Putri Agisni Fatihaturrohmah Agustian Pujianto, Daffa Agustin, Dita Agustin, Sabrina Dirga Agustina, Nadya Ahmad Purnama Aisar, Tasya Rahadatul Akhmad Faozi AKHMAD FAOZI Al Zahra, Nazwa Aliviani, Arvi Allyssa Rizky Faulina Alya Sukmawati Putri Amalia, Najwa Syifa Amanda Saskia Raika Putri Amelia Cahya Putri Amelia, Tri Amelia, Zirly Ameliawati, Bella Ayu Andika Putra Anggraeni, Dea Lutfi Anindia, Sharfina Anissa Ayuningsih Anita Nur Azizah Muniifah Anita Setyawati Anita Setyawati Anshori, Muhammad Sholahuddin Antung Farah Zhafira Aprilia, Puput Bela Aqiqah, Zahra Arabani, Helmalia Putri Ardian, Muhammad Enrico Aropah, Patimah Nurul Asmarani, Dea Assyfa, Nurul Aulia Maulida, Irna Aulia Rizky Ramadhania Aulia, Salwa Tri Aulia, Shera Aulia, Zahrotul Auliya, Fajri Aulya, Nindi Aunnie, Al Salvana Dwie Aura Khansa Zean Putri Aura Rukmana AYU ASTUTI, AYU Ayu Prameswari Kusuma Astuti Ayu Prameswari Kusuma Astuti Ayudia Shelina Audjah Az Zahra, Hilda Az Zahra, Putri Rhieyana Nur Azhar, M. Raihan Fadhil Aziza, Hanifa Nur Azka Nugraha Azka, Ahmad Syaril Azwaj Nailla Hasna Azzahirah, Meutya Nabilah Boanerges, Alfinny Boys, Marchelya Della Vega Burdahyat, Burdahyat Choironissa, Nazwa Shifa Cinta Komala Citra Puspitasari Daaniys Aqila Halwa Darmawan, Agisti Putri Dela Nurlita Sari Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Delli Yuliana Rahmat Deppany Seladesh Destiana Nurfadillah Destiani Nurfadillah Devano Qimico Camilo Dewi, Fitriani Dewi, Kamelia Dewi, Wulan Permata Diana Herawati Diding Kelana Dina Selvia Dinda Azzahra Dinda Nazwa Azzahra Dini Afriani Diva Tri Adzani Dolifah, Dewi Dwi Santiawati, Isma Dwiyanti Attoriq Eka Rahmawati Elgya, Selima Hasna Elsa Devina Seftiani Elsa Devina Seftiani Emilia Rosana, Marsa Emy Lindayani Enrica, Keisha Mutiara Erna Safariyah Ersa Ratmi Tiara Esa Nurfauziah Esa, Fitriani Dewi Fadila Nurlita Septiani Faiza Zahra Amelia Faiza Zahra Amelia Fajar, Azzahra Larasati Fakhriyah, Adinda Putri Faqih Zanik, Muhammad Fathia Qonitati Fatimah Azzahra Fatimah, Zahwa Almauli Faturahman, Fauzan Fauziah, Defira Fauziah, Nisa Febrian, Rifky Felania, Nanda Asty Firda Aulifia Sarah Firdaus, Naufal Ali Firmanto, Kento Fitri Nurhayati Fitriani, Sandrina Fitrio Danu Sudira Fitriyani Flora Purba, Sindi Fransisca, Talia Berliana Gilang Ramadhan Hafiz, Mochammad Ikhbar Hafiza Anindita Divia Cita Hafiza, Nova Haibah, Nabila Sahda Hairunnisa, Putri Hakim, Muhammad Naufal Lukmanul Halimatusyadiah Halimatusyadiah Halimatusyadiah, Halimatusyadiah Hanah, Ray Hanisyah Dian Farhah Haryeti, Popon Hasna Sari Kusnandar Hidayah, Munaawarotul Hikmat Pramajati Hudaya, Ahmad Purnama Husein, Siti Hajar Mutia Ilahiyani, Vinasti Indi Nisaatul Mahmudah Indri Kartika Dewi Intan Yulia Sari Irawan Danismaya Irmawati, Salwa Putri Iskandar, Tasya Cesarina Ismawanty, Clarissa Nala Ismi Siti Sa'adah Issyakirawahyu, Kayisa Iyos Sutresna Janah, Almaidah Jayadi, Putri Meyna Jayaputri, Anak Agung Salwafadya Jesica Catleya Hadi4 Hadi Jesika Shalimar Jesika Theresia Sagala Julliyana, Ressa Juwita, Salwa Karomah, Isti Kasmanah Khairan, Moch. Akhdan Difa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Nabilatun Rofifah Khairunnisa, Dzikra Bilqis Khairunnisa, Musyrifah Khairunnisa, Naurah Sa’adah Khairunnisa, Siti Zakiah Khoerunnisa, Khoerunnisa Khoerunnisa, Lena Melinda Khoirunnisa, Hasna Khoirunnisa, Salma Khotimah, Neng Nurul Kosasih, Gina Sabila Kusnandar, Hasna Sari Laila, Arina Zuhda Larasati, Diah Ayu Latifah, Laily Nurul Laurentina, Natasya Olga Lavina, Syifa Durryah Leonika, Anggi Lestari, Prima Daya Lestari, Rosyiana Putri Lindayani, Emi Lindayani, Emy Lindayanti, Emi Madya Nurhuda, Puspa Magfhira Zahira Sofa Maharani, Fita Mahdami, Mariam Maysela Mansoben, Ance Novita Maolida, Nurul Maria Komariah Marseliana, Rohayati Marsellina, Selly Marsya, Shofi Masruroh, Hilya Gina Maula, Nauval Abbrar Maulida, Natasya Kamila Maulidina, Nayla Fasya Mawarni, ⁠Iga Meilani, Rahayu Meirizka, Raisha Meylanie, Mitha Mira Nurazizah Muhamad Yusuf, SE., M.Si. Muhammad Fhaisal Nur Halim Muhammad Rizwan Mukarromah, Lu’luil Muzaky, Ahmad N Siti Sukaesih Nabila, Ersya Rahma Nabila, Levina Nabilah, Rafa Khansa Nadia Mawaddah Nakita, Julia Nanda, Dea Naomi Manik Natsha Aulia Nazwa Rahma Putri Nendah Sari Neni Setiawati ningrum, dedah - Ningtyas, Prima Rahayu Nissa Amelia Nofelinda, Shelfiana Noval Muhamad Novi Rahma Wati Novia, Dian Nugraha, Yassin Akbar Nur Hanifa, Anestia Nur'aeni, Intan Nuraeni, Selma Nurazizah, Zahra Nurcholisa, Siti Nurfadhilah, Naila Nurfalah, M.Fajar Nurilmiwati, Ghina Nurlaila Ramadhani Nurmalasari Nurrahman, Annisa Indah Nurrita Catharina Rosadi Nursifa, Anis Fauziah Nurul Azizah, Sabrina Nurulaeni, Devia Nurwahyuni, Tiara Putri Nuryani, Reni Octaviani, Putri Nur Oktakarita, Regita Oktaviani, Tiara Dita Olipia, Jesika Ovi Listiyani Pamungkas, Lugita Julian Pangistu, Muhamad Agung Permana, Dicka Trie Permata Pratiwi, Pina Pirmanto, Kento Prameswari Kusuma Astuti, Ayu Prasasti, Cania Purnama, Ahmad Puspa Madya Nurhuda Puspa Madya Nurhuda Puspa Madya Nurhuda Puspita, Reva Sri Puspita, Reza Puteri, Delia Yunita Puteri, Silvany Eka Putri , Jans Riva Putri, Aghniya Zhafira Dwi Putri, Amelia Cahya Putri, Dita Adistia Putri, Muthia Amelia Putri, Raisha Risdiansyah Putri, Rd. Natasya Aurellia Putri, Sofi Amelia Putria, Nurlita Dheina Qolbi, Shofatul Rachman, Lyvia Aulia Rafika Rosyda Raharjo, Rezeki Rahayu, Liesty Kurnia Rahayu, Nadia Sri Rahma Khoirunnisa Rahma Laras Saepadilah Rahma Naila Maheswari Rahmadani, Lenni Rahman, Nazwa Aulia Rahmani, Nabila Rainiah Az'zahra, Aliza Rendi Rizki Priyanto Resma Ekaningtyas Ressa Julliyana Reta Revalina Reza Rostika Riana, Anjaeni Inka Ridwan, Heri Rieffa Callista Rieke Kartika Winata Rifdah, Nur Rahidah Hana Rifqi, Tiara Rikman Anugrah Rinaldi, Yoga Gunawan Ringo, Regita Ayu Revalina Siringo Rinrin Dila Nuryanti Ripani, Sifa Rismawati Rismawati Roidah, Syifa Adzkia Nur Rosdiani Rosdiani Rudy Pranata Rustandi, Kayla Salma Nazarra Sa'diah, Regina Aulia Sadewi, Gissty Lisviany Sadiyah, Halimah Safarina, Raisya Putri Azlyna Safariyah, Salsabila Alia Safira Putri Amelia Salam, Furqon Rizki Salma, Nisrina Nabila Salsabil, Salsa Nazala Salsabila, Syifa Aurelia Sampurna, Jaya Saputra, Syahla’ Khairiyah Sarah Sari Oktavia Depyanti Sativa, Oriza Sekarbumi, Ananda Septiani, Nisya Aulia Septiani, Novia Septianisa, Riska Elora Septiyani Ayusita Aprilia Setiadi, Diding Kelana Shabirah, Risha Meidian Shafa Aghniya Tsurayya Sifa Auliya Sihombing, Sulastri Veronika Siti Nur Aisyah Pratama Bintang Siti Sukaesih, Nunung Sofyan, Putri Amanda Sopian, Raditya Hafizh Sri Wulan Linda Sari Subagja, Reva Suherman Sukaesih, N Siti Sukaesih, Nunung Siti Sukma Ayu, Desi Sumardi, Eprilia Putri Nurhaliza Sunardita Kusnadi, Rachel Nazwa Syahdina Putri, Tyas Syifa Khoirunnisa, Syifa Syiffa Nurhalimah Taufik Hidayat Tia Rizki Tiara Aryantini Tionar Marchalina D. Simarmata Tiranie, Dian Tri Ayuni Tsurayya, Shafa Aghniya Utami, Silvi Aulia Vapiliani, Putri Alicia Venny Tragis Nurjanah Veronica Ishabela Romaulytua Rajagukguk Viniani, Prafitra Virna, Lira Vita, Elsa Wardana, Ardi Manggala Kusuma Wardiani, Zahraisyya Wardiani Widyadhari Wulan Lindasari, Sri Wulandari, Putri Eka Yudha Nurfauzan Yulianti, Iqlima Nur Ayu Yulianti, Vina Yuniar, Regina Venus Zahara, Al Zahra Arifah Zahwan, Amalia Zakiyyah Putri Ramadhani Zalianty, Revalina Zhahra, Hilma