p-Index From 2021 - 2026
8.798
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Sosial Budaya Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) Bina Hukum Lingkungan Veteran Law Review Instructional Development Journal Science Education and Application Journal Journal Social Science And Technology For Community Service Jurnal Hukum Malahayati Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Jurnal Hukum Sehasen East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Bina Hukum Lingkungan Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Indonesia Sosial Sains Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidik Indonesia Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Ex Aequo Et Bono Journal of Law Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Community Service Journal Of Economic Education IIJSE Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Journal of Accounting Law Communication and Technology Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Majelis: Jurnal Hukum Indonesia Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Sinergi
Claim Missing Document
Check
Articles

Review of Obstruction of Justice Perpetrators in Premeditated Murder Cases Tua, Hasiholan; Susanti, Emilia
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 03 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i03.1041

Abstract

Criminal responsibility is a reprehensible act by society that must be accounted to its maker for the actions committed. The problem in this study is how criminal accountability for perpetrators of obstruction of justice in premeditated murder cases and whether the sentences given to perpetrators have fulfilled the sense of substantive justice for the community (Review of Verdict Number: 806 / Pid, Sus / 2022 / PN Jkt Sel). The research method uses a normative juridical approach, the data used are secondary. The study conducted is a literature study. The resource person in this study is a Criminal Lecturer at the Faculty of Law, University of Lampung. This study aims to see in depth how criminal responsibility for perpetrators of criminal acts of persecution and whether the verdict given has fulfilled the sense of justice for the community, therefore the approach taken in this study is normative. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that after listening to witness statements and legal facts at the trial and based on the judge's consideration, the defendant was sentenced to imprisonment for 10 (ten) months and a fine of Rp. 10,000,000 (ten million rupiah), because the elements have been legally and convincingly proven. In addition, Judgment No.: 806/Pid. Sus/2022/PN Jkt Sel has fulfilled the substantive sense of justice as the panel of judges has carefully considered and decided to issue this ruling.
Analisis Penerapan Pembiayaan Akad Murabahah Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) Pekanbaru Winario, Mohd; Irawati, Irawati; Hasgimianti, Hasgimianti; Susanti, Emilia
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 3 No 1 (2020): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v3i1.723

Abstract

This research was conducted at BRI Syariah Pekanbaru, with the aim of knowing the application of murabahah financing, is it in accordance with Islamic principles or is it in accordance with the fatwa set by DSN-MUI. The sampling method of this research using snowball sampling, by interview, observation and documentation. This research uses descriptive qualitative analysis. The results can be concluded that the application of BRI Syariah Pekanbaru murabaha financing uses a tiered percentage system from each year on the principal of murabahah financing. Determination of margins is still calculated based on the BI Rate and looking at the applicable margins in other banks. The murabahah financing system at the bank can start from administrative requirements, collateral requirements, financing conditions, financing ceiling, financing period, and fees charged to customers. In determining murabahah financing margins, the rate of inflation is still used annually. If the BI rate is higher, then the margin taken by the bank of the customers will be higher also.
PERAN PEMILU DALAM MENINGKATKAN DEMOKRASI DI PEKANBARU Rahmah, Annisatur; Ulfa , Salsabila azhara; Marlisa , Sela; azharum , Sandrina Titha; Susanti, Emilia
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari sudut bahasa (etimologis), demokr berasal dari bahasa yunani yaitu demos yang berarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan. Jadi secara bahasa Demokrasi adalah Pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat.Konsep demokrasi lahir dari yunani kuno yang dipraktikan dalam hidup bernegara antara abad ke-4 SM sampai abad ke-6 M. Demokrasi yang dipraktikan pada waktu itu adalah demokras langsung (direct democracy), artinya hak rakyat untuk membuat keputusan-keputusan politik dijalankan secara langsung oleh seluruh rakyat atau warga Negara. Hal ini dapat dilakukan karena yunani pada waktu itu berupa Negara kota (polis) yang penduduknya terbatas pada sebuah kota dan daerah sekitarnya, yang berpenduduk sekitar 300.000 orang. Meskipun ada keterlibatan seluruh warga, namun masih ada pembatasan, misalnya para anak, wanita, dan budak tidak berhak berpartisipasi dalam pemerintahan
Sosialisasi dan Edukasi Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru pada Anak Binaan Pemasyarakatan Dewi, Erna; Husin, Sanusi; Anwar, Mashuril; Fathonah, Rini; Susanti, Emilia; Monica, Dona Raisa
Jurnal Sinergi Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v3i1.31

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, anak-anak yang dicabut kebebasannya lebih rentan terinfeksi COVID-19 karena keterbatasan kondisi tempat tinggal mereka. Perampasan kebebasan mempersulit penerapan isolasi diri atau pembatasan fisik, khususnya di fasilitas-fasilitas penahanan yang terlampau padat dan tidak bersih, di mana akses air, sanitasi, dan kebersihan dasar dibatasi karena alasan keamanan atau infrastruktur. Anak-anak yang dicabut kebebasannya memiliki karakteristik demografis yang serupa, dengan kondisi kesehatan yang lebih buruk dari penduduk lain pada umumnya, cenderung memiliki atau mengalami masalah-masalah psikososial, kesehatan fisik, dan mental yang diperparah fakta bahwa mereka ditempatkan dalam tahanan tanpa layanan kesehatan yang bermutu bahkan sebelum keadaan menjadi darurat. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan disimpulkan bahwa kegiatan ini benar-benar aktual dan menyentuh pada kebutuhan khalayak sasaran. Sehubungan dengan itu, diharapkan agar anak binaan LPKA Kelas II Bandar Lampung tidak tertular Covid-19. Lebih jauh lagi, kegiatan ini dimaksudkan agar anak binaan LPKA tidak menjadi residivis karena melanggar protokol kesehatan setelah kembali ke masyarakat.
Pertanggungjawaban Hukum terhadap Terdakwa dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi yang Meninggal Dunia pada Saat Pemeriksaan Revaldo Michebel Turnip; Tri Andrisman; Emilia Susanti; Eko Raharjo; Mamanda Syahputra Ginting
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3062

Abstract

Kematian terdakwa dalam proses pemeriksaan perkara tindak pidana korupsi menimbulkan kekosongan hukum terkait pemulihan kerugian negara. Berdasarkan Pasal 77 KUHP dan Pasal 16 ayat (1) huruf a KUHAP, pertanggungjawaban pidana gugur dengan meninggalnya pelaku. Namun, gugurnya penuntutan pidana ini tidak serta merta menghapuskan kewajiban untuk mengembalikan kerugian keuangan negara yang ditimbulkan. Penelitian normatif ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan pertanggungjawaban keperdataan yang dapat dialihkan kepada ahli waris terdakwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tanggung jawab pidana bersifat personal dan tidak dapat diwariskan, negara tetap memiliki jalur hukum untuk mengajukan gugatan perdata terhadap ahli waris. Dasar hukumnya terletak pada Pasal 32 dan 33 UU Tipikor jo. Pasal 833 KUHPerdata, sepanjang dapat dibuktikan bahwa harta warisan tersebut berasal dari hasil tindak pidana korupsi. Kajian komparatif mengungkap bahwa mekanisme non-conviction based asset forfeiture (NCB) yang diterapkan di negara seperti Inggris dan Amerika Serikat dapat menjadi model untuk memperkuat kerangka hukum pemulihan aset di Indonesia. Disimpulkan bahwa penguatan dan integrasi mekanisme perdata, termasuk potensi adopsi NCB, merupakan langkah strategis untuk memastikan pemulihan kerugian negara tetap dapat dilakukan meskipun terdakwa telah meninggal dunia.
Tinjauan Yuridis terhadap Peran Lembaga Pemasyarakatan dalam Pembinaan Narapidana Korupsi Shabina Al Fitri; Dona Raisa Monica; Emilia Susanti; Firganefi; Aisyah Muda Cemerlang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis pengaturan hukum mengenai peran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dalam pembinaan narapidana korupsi serta hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual berbasis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU No. 22 Tahun 2022 merekonstruksi peran Lapas menjadi lebih otonom dengan menghapus syarat Justice Collaborator sebagai penentu hak integrasi dan menggantikannya dengan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) yang menekankan perubahan perilaku. Namun, pelaksanaan kebijakan ini menghadapi hambatan berupa ketidakjelasan indikator objektivitas SPPN, potensi penyalahgunaan, disparitas fasilitas yang mengurangi efek jera, serta disharmoni antara kebijakan pemasyarakatan dan semangat pemberantasan korupsi. Penelitian ini menyimpulkan perlunya pengawasan eksternal yang ketat dan regulasi khusus bagi narapidana berisiko tinggi (high risk) agar prinsip rehabilitasi tetap sejalan dengan rasa keadilan masyarakat.
Kesenjangan Norma dan Praktik Penegakan Hukum di Indonesia Dalam Mekanisme Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Tersangka yang Meninggal Dunia Ima Mabruroh; Emilia Susanti; Rini Fathonah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3668

Abstract

Penghentian penyidikan (SP3) terhadap tersangka yang meninggal dunia merupakan konsekuensi yuridis dari asaspertanggungjawaban pidana yang bersifat personal. Secaranormatif, hukum pidana dan hukum acara pidana Indonesia telah mengatur secara tegas mengenai gugurnyakewenangan penuntutan apabila tersangka meninggal dunia. Namun demikian, dalam praktik penegakan hukum masihditemukan penyimpangan berupa penetapan status tersangkaterhadap pelaku yang telah meninggal dunia, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan normatif penghentian penyidikanterhadap tersangka yang meninggal dunia serta mengkajipraktik penegakan hukum yang menyimpang dari ketentuantersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yuridis dengan pendekatan normatif dan empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis kasus penetapan tersangka terhadap pelaku yang telah meninggal dunia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan antara norma dan praktik penegakan hukum disebabkan oleh lemahnya pemahaman aparat penegak hukum terhadap asas pertanggungjawaban pidana dan mekanisme SP3 sebagai kewajiban hukum. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya kepastian hukum dan berpotensi merugikan pihak-pihak yang terkait. Oleh karena itu, diperlukan konsistensi penerapan penghentian penyidikan demi hukum guna menjamin keadilan dan kepastian hukum dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.
LOCAL TRADITIONS AND STRENGTHENING OF MULTICULTURAL VALUES IN DEVELOPING SOCIO-RELIGIOUS OF DELIMA SOCIETY Susanti, Emilia; Pernantah, Piki Setri; Syafiq, Amirul; Ozay, Mehmed
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v6i1.5007

Abstract

This research discusses local traditions that affect the solidarity and harmony of Delima communities, Tampan Subdistrict, Pekanbaru City. Delima society that is diverse both from ethnicity and religion is able to prioritize multicultural values through local traditions that are owned so as to develop socio-religious society. This research uses a qualitative research approach. The subject and location of this study is the community located in the Delima society of Pekanbaru. Informants in this study are determined according to qualitative research characteristics, namely by snowball sampling techniques. Data collection techniques are carried out by means of direct observation to the field, in-depth interviews, and documentation studies (literature). The results of this study explain several things, namely; 1) Forms of local traditions that developed in pomegranate communities, such as: Rewangan, Layatan and Gotong Royong; 2) Local traditions that promote multicultural values that can develop solidarity between different tribes and religions, unity and socio-religious people so that they can function in preventing social conflicts that occur between different tribes of religion.
Co-Authors - Afrizal AA Sudharmawan, AA Ade Zelda Savitri Siregar Adelia Yusnita ADILA, NUR Afrida Afrida Aisyah Aisyah Aisyah Muda Cemerlang Aldi Juliaska Aldino, Masagus Rizki Alinata, Reza Alsi Ratu Balqis Althariqul Jannah Amabel, Xenia Riama Amalya, Reva Nur Amanda Selviana Amelia Rahmawati Ami Nur Dinnia Amirah Diniaty Amri, Nadila Ananda Tazkia Andini Putri, Andini Angela, Inriana Anggini Anggini Anjani, Ayu Giri Annur Rosida Siregar Anrikhotama, Raditya Vito Anwar, Mashuril Artha Kariasmarico Assalwa, Hawwa Aulia Arnelita Aulia, Cindy Ayu Widya Astuti azharum , Sandrina Titha Azharum, Sandrina Titha Azzahra, Nabila Bahria Bahria Barokah, Aisha Budi Rizky Husin Cahyani, Nunas Ambar Daimatussalimah Daimatussalimah Dea Nur Sapitri Dean Anugra, Muhammad Deanita Anindria Deni Achmad Deni Achmad Deni Supriadi Duha Desri Noer Laily Dessy Fitria Nastiti Dewi Nurhalimah, Dewi Diah Gustiniati Maulani Diana, Nurdiana Dinillah, Sofyani Dody Leyno Amperawan Dona Raisa Monica Dona Raisa Monica Dwi Nazwa Adisti Eka Yudhyani, Eka Eko Raharjo Elis Setiawati, Elis Elsa Ramayeni Erna Dewi Erna Dewi . Faisyal Akbar Fajri Riski Falielian, Fransiska Fitry Fardiansyah, Ahmad Irzal Fiona, Elda Firganefi Gunawan Jadmiko Gunawan Jatmiko Gustiara, Nisa Gustiniati, Diah Hasanah, Syarifatul Hasgimianti, Hasgimianti Hasnidar Hasnidar Hasubuan, Ummu Hani Helmi, Niko Heni Siswanto Herianti, Alya Fitri Hidayat, Putra Husin, Sanusi ibrahim, nelvia Iis Sholehah IKHSAN RAMADHAN, IKHSAN Ima Mabruroh Indawan, Ana Aqila Haya Syaharani Irawati Irawati Irfan Prasetyo Irma Fitriani Istiqomah Wulan R Istiqomah, Endha Julia Elvina Juniawan, Arbi Kartika, Eva Dwi Khairunnisa, Zakenia Khorunisa, Mila Khusna, Rahmatul Labibah Azzahra Lara Santri Layyana Syarifah Pane Lovely Ardhanes Wira Mahdar Ernita Maisya Putri Mamanda Syahputra Ginting Mardhatillah, Annisa Marlisa , Sela Marlisa, Sela Maroni Maroni Maya Shafira Melsya Dwi Putri Mery Berlian Meylani Eka Putri Mita Andira Mohd. Winario Muchtar, Fathir Mufa Riha Angginae Muhammad Al Habib Muhammad Edo Fadely Andaly Muhammad Farid Muhammad Nasrullah Muhammad Reza Muslimin, Khairul Nabila Asa Naisya Sahira Nanda Lubis Nasywa, Fatiha Nopalia Susanti Noviarni Noviarni, Noviarni Nur Aisyah Nur Jihaan Fauziyyah Nuraisyah, Rabiatul Aeprilia Nurcholissa, Ayyusita Nurfadilah Nurhasanah Nurhasanah Nurhikma Ganti Nurmansyah Nurmansyah Nurul Adila Nurul Annisah Ozay, Mehmed Pasela, Cindy Patilla, Nur Patma Azizah Pernantah, Piki Setri Pradini, Auly Pratama, Della Marsya Pratama, Raka Ilham Sapta Pratama, Wahyudha Priska, Dearezha Puteri, Fadila Aulia Putri Diana Putri Yulianisa Putri, Cindy Febriyani Putri, Dinda Putri, Sandy Auliya Putri, Yuli Kartika Putri, Yunita Maya Rahmah, Annisatur Rambe, Paijan Rasti Ananda Reonaldi Reonaldi Revaldo Michebel Turnip Ria Wierma Putri, Ria Wierma Rinaldi Amrullah Rinaldy Amrullah Rindiyani, Riski Rini Fathonah Rini Fathonah, Rini Ripaini, Rahmah Fadillah Ristiliana Ristiliana Rizki Amelia Rizki Ikhwana Harahap Robzi, Selvi Andira Roswati, Roswati Rosyaadah, Hasnaa Niditya Rusdiah Iskandar Safitri, Nurhabiba Saidatul Khoiriah Saifullah Rahman Sakinah, Ummi Salsabila Novita Sari Saputra, Akmal Hakim Sari Nabiila Ahmad Sari Wahyuni Siregar Sari, Winda Atika Selvia Oktaviana, Selvia Septi Dwi Ilva Septiana, Rima Marta Ajeng Shabina Al Fitri Siregar, Khairani Aisya Amira Sofi, Dian Nirmala Sonia, Gina Srikandi, Dewi Ayu Suhertina, Suhertina Syafiq, Amirul Syahnas Mauthia Setia Putri Syawalia, Tasya Tamza, Fristia Berdian Tamza, Fristya Berdian Tiara Anggraini Tri Andrisman Triana, Puput Trisastia Wani Tsaniyah Andini Tua, Hasiholan Ulfa , Salsabila azhara Ulfa, Salsabila Azhara Vebrianto, Rian Wahyu Dahyoko Warganegara, Damanhuri Wati, Indah Wayan Mayuda Widi Anggraini Yanti, Nurda Yasnel, Yasnel YOVITA Yunizar, Nurlia Zahrah, Meza Aulia Zercy Nurjannah Zumri Syahferi Harahap