p-Index From 2021 - 2026
10.212
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Journal of Nonformal Education DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal Of Millennial Community PUCUK REBUNG: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Indo-MathEdu Intellectuals Journal ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen Madani: Multidisciplinary Scientific Journal JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Yudistira Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Socius: Social Sciences Research Journal Journal on Education and Teacher Professionalism Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Pendidikan Non formal Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan Imamah : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Pedagogik : Jurnal Pendidikan dan Riset Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Media Akademik (JMA) VISA: Journal of Vision and Ideas Journal of Community Empowerment Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal Education For All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Kualitas Pendidikan Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Kemitraan Masyarakat JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of Civic and Character Education Jurnal Insani Journal of Golden Generation Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Penyebab Perilaku Mengemis Dan Memulung Sebagai Bentuk Patologi Sosial Di Jalan William Iskandar, Kec. Medan Tembung, Kab. Deli Serdang Sani Susanti; Fredy Adrian Saragih S; Herman Jaya Waruwu; Ribkah Panjaitan; Jesika Anastasya Sihotang; Desy Verayanti Br Saragih
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors that cause begging and scavenging activities as forms of social pathology in the area of Jalan William Iskandar, Medan Tembung District, Deli Serdang Regency. This research employs a descriptive qualitative approach using observation, in-depth interviews, and documentation involving four informants who work as beggars and scavengers. The findings indicate that begging and scavenging do not arise from free choice, but rather from survival strategies driven by economic pressure, low educational attainment, lack of civil identification documents, limited access to employment, and weak social support. The extremely low and unstable income (ranging from Rp5,000 to Rp40,000 per day) reflects conditions of extreme poverty that intensify the informants’ social vulnerability. All informants expressed a desire to stop these activities if stable and decent employment became available. The study concludes that begging and scavenging represent forms of social pathology influenced by structural poverty, social inequality, and limited access to decent living opportunities, highlighting the need for more responsive public policies and empowerment programs for marginal communities. Keywords: social pathology, begging, scavenging, structural poverty, marginal communities. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab munculnya perilaku mengemis dan memulung sebagai bentuk patologi sosial di kawasan Jalan William Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat informan yang beraktivitas sebagai pengemis dan pemulung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mengemis dan memulung tidak muncul sebagai pilihan bebas, melainkan sebagai strategi bertahan hidup akibat tekanan ekonomi, rendahnya pendidikan, ketiadaan identitas kependudukan, minimnya akses pekerjaan, serta lemahnya dukungan sosial. Pendapatan yang sangat rendah dan tidak stabil (berkisar Rp5.000 hingga Rp40.000 per hari) mencerminkan kondisi kemiskinan ekstrem yang memperkuat kerentanan sosial para informan. Keempat informan menyatakan keinginan untuk berhenti dari aktivitas tersebut apabila tersedia pekerjaan tetap yang layak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengemis dan memulung merupakan bentuk patologi sosial yang dipengaruhi kemiskinan struktural, ketimpangan sosial, dan terbatasnya kesempatan hidup layak, sehingga diperlukan intervensi kebijakan dan program pemberdayaan yang lebih responsif bagi masyarakat marginal. Kata Kunci: patologi sosial, mengemis, memulung, kemiskinan struktural, masyarakat marginal.
Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Mahasiswa Gen Z Unimed Natalia Dela Br Simamora; Sani Susanti; Christiana Junita Panjaitan; Febry Yanti Br Ginting; Mas Iren Niat Anjelina Zebua
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of social media use on the mental health and social relationships of Generation Z students at Universitas Negeri Medan. The frequent use of social media among this demographic is assumed to influence their psychological wellbeing, interaction patterns, and academic productivity. This research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, observation, and documentation involving three active university students as informants. The findings reveal that the students spend a significant amount of time accessing social media daily, predominantly using applications such as Instagram, TikTok, YouTube, and WhatsApp. Social media provides various benefits, including ease of communication, access to information, entertainment, and educational content that supports learning activities. However, uncontrolled use results in negative consequences, such as increased stress, anxiety, insecurity, difficulties in maintaining focus, and a tendency to procrastinate academic tasks. Moreover, face-to-face social interactions decline because students are more inclined to engage with digital platforms even when physically present with others. The study concludes that social media plays an essential role in students’ daily lives, yet its excessive use can disrupt mental well-being and interpersonal connections. Therefore, it is recommended that students regulate their digital habits, limit screen time, and enhance digital literacy to ensure that social media use remains balanced, healthy, and academically supportive. Keywords: social media, mental health, social relationships, Generation Z students, digital use, academic productivity. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan hubungan sosial mahasiswa Generasi Z di Universitas Negeri Medan. Penggunaan media sosial yang intens pada kelompok usia ini diperkirakan mempengaruhi aspek psikologis, interaksi sosial, dan produktivitas akademik mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga mahasiswa aktif sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan media sosial dalam durasi tinggi setiap hari, dengan aplikasi yang paling sering diakses adalah Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp. Media sosial memberikan manfaat berupa kemudahan mendapatkan informasi, hiburan, serta akses terhadap konten edukatif yang membantu proses pembelajaran. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol menimbulkan dampak negatif berupa stres, kecemasan, perasaan tidak aman, gangguan konsentrasi, serta kecenderungan menunda tugas akademik. Selain itu, hubungan sosial tatap muka menurun karena perhatian mahasiswa lebih sering teralihkan pada perangkat digital saat berinteraksi langsung dengan orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan mahasiswa, tetapi penggunaannya perlu diatur secara bijak. Disarankan agar mahasiswa membatasi waktu penggunaan dan meningkatkan literasi digital agar mampu memanfaatkan media sosial secara sehat, seimbang, dan produktif. Kata Kunci: media sosial, kesehatan mental, hubungan sosial, mahasiswa Generasi Z, penggunaan digital, produktivitas akademik.
Analisis Faktor Penyebab Kecanduan Gadget pada Anak dan Dampaknya terhadap Perilaku Sehari-Hari di Jalan Rela Sani Susanti; Salsa Billah Sumah; Nabila Simamora; Sisca Margaretha Tambunan; Yossy Meliyani Br Ginting; Bonario Laurensius Sihaloho
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly increased gadget usage among children, making digital devices a dominant part of their daily activities. While gadgets provide positive benefits as tools for learning and entertainment, uncontrolled usage can lead to digital addiction that affects children’s psychological, social, and behavioral development. Children, whose self-regulation abilities are still maturing and who are easily influenced by external stimuli, represent the group most vulnerable to this form of dependence. Gadget addiction is shaped by multiple factors, including internal motivations such as the need for entertainment or escape from boredom, and external forces such as permissive parenting, insufficient supervision, and social environments that increasingly normalize heavy engagement with digital devices. Furthermore, technological features such as notifications, autoplay mechanisms, and digital reward systems reinforce repetitive usage patterns that are difficult for children to disengage from. The impact of gadget addiction extends beyond emotional disruption and manifests in children’s everyday behaviors. These impacts include reduced face to face interaction, increased passivity, heightened irritability when gadget access is restricted, and decreased awareness of their surroundings. This condition is particularly evident in the context of children living in Jalan Rela a densely populated urban area where excessive gadget use leads to reduced alertness and increased risk when navigating public spaces, including roadways. Such observations highlight the link between uncontrolled gadget use and shifts in children’s adaptive behavior in daily life. Therefore, this study aims to comprehensively analyze the factors contributing to gadget addiction among children and examine its behavioral impacts within the specific context of Jalan Rela. The findings are expected to provide meaningful insights for strengthening preventive efforts, educational strategies, and healthier digital practices within families and communities. Keywords: gadget addiction, child behavior, causal factors. Abstrak Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat telah mendorong meningkatnya penggunaan gadget pada anak, sehingga perangkat digital kini menjadi bagian dominan dalam aktivitas keseharian mereka. Meskipun gadget memiliki potensi positif sebagai sarana pembelajaran dan hiburan, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kecanduan digital yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan perilaku anak. Anak-anak yang masih berada dalam tahap perkembangan regulasi diri serta mudah dipengaruhi oleh stimulus eksternal menjadi kelompok yang paling rentan terhadap kecanduan ini. Fenomena kecanduan gadget dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari dorongan internal seperti kebutuhan hiburan dan pelarian dari kebosanan, hingga faktor eksternal seperti pola asuh keluarga yang permisif, lemahnya pengawasan orang tua, serta pengaruh lingkungan sosial yang semakin menormalisasi penggunaan perangkat digital. Kecanduan gadget tidak hanya menyebabkan perubahan pada aspek emosional, tetapi juga berdampak pada perilaku sehari-hari anak. Dampak tersebut terlihat dari berkurangnya interaksi sosial langsung, munculnya perilaku pasif, meningkatnya kecenderungan mudah marah atau gelisah ketika akses gadget dibatasi, serta menurunnya kewaspadaan anak terhadap lingkungan sekitarnya. Kondisi ini semakin terlihat dalam konteks kehidupan anak di Jalan Rela, di mana penggunaan gadget yang berlebihan menyebabkan anak kurang memperhatikan keselamatan diri ketika berada di ruang publik, termasuk area jalan raya. Fenomena ini menunjukkan adanya hubungan antara pola penggunaan gadget yang tidak terkontrol dengan perubahan perilaku adaptif anak dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara menyeluruh faktor-faktor penyebab kecanduan gadget pada anak dan mengkaji dampaknya terhadap perilaku mereka di Jalan Rela sebagai representasi lingkungan urban padat penduduk. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting terhadap upaya pencegahan, edukasi, dan pendampingan penggunaan gadget yang lebih sehat bagi anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kata Kunci: kecanduan gadget, perilaku anak, faktor penyebab      
Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Remaja Memilih Gaya Hidup Punk Sebagai Upaya Pencarian Jati Diri Di Jalan Medan-Sampali Sani Susanti; Sabila Alvina; Cika Mufhida; Putri Dia Sakina; Sabrina Maharani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing adolescents to join the punk subculture as a form of self-expression, their survival strategies, and the perceptions of the local community toward street punk youth in Medan. A qualitative descriptive approach was employed, with eight main subjects aged 17–25 years who reside on Jalan Medan–Sampali and approximately 300 local community members. Data were collected through in-depth interviews, observations, and field documentation, then analyzed thematically and verified through triangulation. The findings indicate that adolescents join the punk community to seek identity, freedom of expression, and social solidarity. Street punk youth demonstrate survival strategies through mobility, informal economic activities, and the application of the DIY (“do it yourself”) principle. Community perceptions are mixed; some appreciate their creativity and solidarity, while others are concerned about potential disruptions to public order. These results provide insights into the social dynamics of street punk subcultures and the interaction between adolescents and the local community. Keywords: punk youth, subculture, street adolescents, identity, social solidarity   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi remaja memilih subkultur punk sebagai wadah ekspresi diri, strategi bertahan hidup mereka, dan persepsi masyarakat sekitar terhadap keberadaan anak punk jalanan di Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek utama delapan anak punk berusia 17–25 tahun yang menetap di Jalan Medan–Sampali, serta masyarakat sekitar yang jumlahnya sekitar 300 jiwa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis secara tematik dan diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja bergabung dengan komunitas punk karena mencari identitas, kebebasan berekspresi, dan solidaritas sosial. Anak punk menunjukkan strategi bertahan hidup melalui mobilitas, kegiatan ekonomi informal, serta penerapan prinsip DIY (“do it yourself”). Persepsi masyarakat beragam; sebagian menghargai kreativitas dan solidaritas mereka, sementara sebagian lain mengkhawatirkan potensi gangguan ketertiban. Temuan ini memberikan wawasan tentang dinamika sosial subkultur punk jalanan serta interaksi antara remaja dan masyarakat lokal. Kata kunci: anak punk, subkultur, remaja jalanan, identitas, solidaritas social
Perilaku Merokok Remaja Gen Z Di Percut Sei Tuan Dan Implikasi Kesehatan Sosial Yarty, Yarty Maharanintana Br Ginting; Mentari, Chintia; Lubis, Juraida; Hasbianda, Rhasya Adhira Putri; Susanti, Sani
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v4jbxg38

Abstract

Perilaku merokok di kalangan remaja Gen Z tetap menjadi masalah sosial dan kesehatan yang serius di Indonesia. Penelitian mini riset ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang memicu perilaku merokok sebagai bentuk penyimpangan sosial dan menganalisis dampaknya terhadap kesehatan serta interaksi sosial remaja di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 20 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan perilaku merokok dipengaruhi oleh kombinasi pengaruh teman sebaya, contoh keluarga, lingkungan yang menormalisasi merokok, faktor psikologis pencarian identitas, paparan media sosial, dan lemahnya kontrol sekolah serta masyarakat. Dampak merokok meliputi masalah kesehatan fisik (batuk, gangguan pernapasan), perkembangan otak (penurunan konsentrasi), serta masalah sosial dan akademik. Berdasarkan temuan, disarankan dilakukan upaya kolaboratif antara remaja, orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat kontrol sosial, dan menegakkan aturan pembatasan akses rokok bagi anak di bawah umur. Penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika perilaku merokok Gen Z di daerah tertentu dan berkontribusi pada pencegahan penyimpangan sosial
PENGARUH PERGAULAN BEBAS DAN TEKANAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU REMAJA DI DESA HELVETIA KECAMATAN LABUHAN DELI Anggun Syahfitri; Minna Bella; Naila Nafisah Zulfa; Riwati Amelia; Sani Susanti
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.127

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pergaulan bebas dan tekanan teman sebaya terhadap perilaku remaja di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pergaulan remaja cenderung bebas dan tidak terkontrol, ditandai dengan kebiasaan nongkrong malam, mencoba rokok atau minuman beralkohol, serta mengikuti tren media sosial tanpa pengawasan. Tekanan teman sebaya memperkuat kecenderungan tersebut melalui ajakan, bujukan, dan rasa takut dikucilkan. Proyek penyuluhan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut penelitian membantu meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya pergaulan bebas dan strategi menghadapi tekanan sebaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk perilaku remaja yang positif dan mencegah penyimpangan sosial.
Analisis Patologi Sosial terhadap Kasus Pencurian Ringan di Lingkungan Kos Mahasiswa Citra Nanda Purba; Evika Kartika Sari Lawolo; Nova Novita Siregar; Sherina Silaban; Sani Susanti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7665

Abstract

This study analyzes the phenomenon of petty theft occurring in a student boarding house environment through the perspective of social pathology. The research is motivated by repeated incidents of minor theft that disrupt the sense of security and social order among students living in kost. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation and in-depth interviews with several student residents who experienced or witnessed petty theft. The findings reveal that petty theft behaviors are influenced by economic pressure, opportunity factors, weak social control, and low moral awareness. The behavior is categorized as a form of social pathology because it violates norms, disrupts social harmony, and leads to distrust among residents. The study also highlights the impacts experienced by victims, including financial loss, anxiety, and decreased social cohesion. Preventive efforts identified include strengthening social control, increasing awareness among residents, and improving the security system within the boarding environment. This research contributes to understanding how social pathology manifests in everyday student life and offers insights for prevention in similar environments.
PENGARUH PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEGAHAN PENIPUAN ONLINE DI KELURAHAN BUNGA TANJUNG KOTA TANJUNG BALAI : PENGARUH PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEGAHAN PENIPUAN ONLINE DI KELURAHAN BUNGA TANJUNG KOTA TANJUNG BALAI Napitupulu, Dhea Astri Arifina; Sani Susanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan literasi digital terhadap pencegahan penipuan online pada ibu rumah tangga berusia di atas 50 tahun di Kelurahan Bunga Tanjung, Kota Tanjung Balai. Meningkatnya kasus penipuan digital pada kelompok usia lanjut menunjukkan pentingnya literasi digital sebagai langkah preventif agar masyarakat dapat menggunakan teknologi secara aman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 ibu rumah tangga, dengan instrumen berupa kuesioner 25 butir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas dan linearitas), uji kecenderungan variabel, serta uji regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital peserta berada pada kategori tinggi setelah mengikuti pelatihan, ditunjukkan melalui peningkatan signifikan skor posttest dibandingkan pretest. Pencegahan penipuan online juga mengalami peningkatan secara nyata, serta terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan literasi digital dan pencegahan penipuan online, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel (8,384 > 2,084). Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan literasi digital efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan ibu rumah tangga dalam mengenali serta menghindari penipuan digital. Program pelatihan serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan agar ketahanan digital masyarakat semakin kuat.
PENGARUH PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL IBU RUMAH TANGGA TERHADAP PENCEGAHAN PENIPUAN ONLINE DI KELURAHAN BUNGA TANJUNG KOTA TANJUNG BALAI Dhea Astri Arifina Napitupulu; Sani Susanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39797

Abstract

This study aims to determine the effect of digital literacy training on the prevention of online fraud among housewives aged over 50 years in Bunga Tanjung Village, Tanjung Balai City. The increase in cases of digital fraud among the elderly highlights the importance of digital literacy as a preventive measure so that the community can use technology safely. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method through a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 30 housewives, with an instrument in the form of a 25-item questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis included prerequisite tests (normality and linearity), variable tendency tests, and simple linear regression tests to see the influence between variables. The results showed that the participants' digital literacy skills were in the high category after participating in the training, as indicated by a significant increase in posttest scores compared to pretest scores. Online fraud prevention also increased significantly, and there was a positive and significant effect between digital literacy training and online fraud prevention, with a significance value of 0.000 < 0.05 and tcount > ttable (8.384 > 2.084). These findings prove that digital literacy training is effective in increasing the awareness and ability of housewives to recognize and avoid digital fraud. Similar training programs are recommended to be carried out continuously so that the digital resilience of the community becomes stronger.
Analisis Dampak Aktivitas Prostitusi bagi Kehidupan Masyarakat di Kawasan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan Susanti, Sani; Sifa, Hayunda Aura; Ainiyah, Dinda Putri; Utami, Maysa Putri; Pitri, Novia Riani
Journal of Civic and Character Education Vol 2, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i1.7614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas prostitusi terhadap kehidupan masyarakat di Kawasan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Fenomena prostitusi di kawasan tersebut menimbulkan berbagai keresahan sosial, termasuk gangguan ketenteraman, meningkatnya mobilitas pengunjung pada malam hari, serta potensi terjadinya tindakan kriminal yang mempengaruhi rasa aman masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Kepala Lingkungan, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang mengetahui kondisi lapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas prostitusi telah berlangsung cukup lama dan memberikan dampak signifikan, terutama berupa gangguan kenyamanan, penurunan kualitas moral lingkungan, serta meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan anak-anak dan remaja. Upaya penertiban telah dilakukan oleh pihak lingkungan dan aparat berwenang, namun masih menghadapi kendala berupa kurangnya bukti, penolakan dari pelaku, serta lemahnya pengawasan. Temuan ini menunjukkan perlunya kerja sama antara masyarakat, tokoh agama, aparat lingkungan, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyimpangan sosial. Penanganan komprehensif melalui pendekatan hukum, sosial, dan edukatif diperlukan agar permasalahan prostitusi dapat diminimalisir secara berkelanjutan.
Co-Authors Adinda Anggreini Sinuhaji Adinda Syafira Agnesia, Elena Agustina Simanjuntak, Kristin Ainiyah, Dinda Putri Almarind, Marisa Alvin Telaumbanua Alwan Rezki, Muhammad Amenobelia Sitepu Aminah, Fitrah Ananda Br Sinaga, Dea Bilqis Andriani Helda Manalu Angel Chasita Angel Kristina Panggabean Angel Sagala Angelika, Tania Anggita Anggun Syahfitri Anisa Rahmadani Siregar Anugerah Setiawan Anugrah Setiawan Anugrah, Anugrah Aprilia, Tamara Adisa Apryanti Situmorang Ariani, Devi Arisma Laily Na Imah Ariyanto Lubis Arum Dwi Saputri Arys Fadillah Astri Conia Astri Tarigan Aulyani Hadi, Mafaza Ayu Anggreni, Triya Ayu Iga Ardini Ayu Mora Simarmata Ayuning, Vista Azizah, Fadillah Bonario Laurensius Sihaloho Br. Nadeak, Sonya Febiola Br. Sinuhaji, Ester Mega Rani Brema Pardamean Carissa Mumtaza Carissa Mumtaza Nasution Chatrine Yoseva Simatupang Christiana Junita Panjaitan Cika Mufhida Cindi Kezia Simbolon Cindy Nadya Citra Irawan Citra Nanda Purba Clara Desmiati Br Sembiring Claudya Morawina Sihombing D , Khodijah Tussolihat Damai Ianti Cibro Damaiyana, Desi Daniel Happy Putra Darmayana, Zahra Delli Suci Delli Suci Ananda Desy Natalia Manurung Desy Novita Berutu Desy Verayanti Br Saragih Devi Natalia Dhea Astri Arifina Napitupulu Dian Patricia Natalia Lubis Diba , Adinda Farah Dimas Istiqo Dimas Istiqo Anggoro Dinatul Zukriyah Diva Novita Angely Putri Purba Dwi Susanti Efata Sianturi Efridayanti Efridayanti Ela Saputri Elena Agnesia Elisabet, Kisah Elisabeth Manurung Elsy Virjitia Elviana, Della Elvita Sabel Sara Manalu Estefanie Lamtiur Gultom Evika Kartika Sari Lawolo Fadhilah Sembiring, Nurul Fadillah, Dwi FATMA AMELIA Fatma Pane Febry Yanti Br Ginting Fellyesa, Rentaida Fernanda Selina Hasugian Fira Aprilia Fitri Salsabila Fredy Adrian Saragih S Geovani A K br Sitepu Grace Zippora Sembiring Gultom, Widia Handayani, Silvia Mariah Handayani, Silvia Mariah Hangelika Oktavia Butar-Butar Hanum, Hanifah Hasbianda, Rhasya Adhira Putri Hasibuan, Maria Angel Heflindo Sinaga Helina Qatrunnada Nasution Herman Jaya Waruwu Hizkia Hosiana Simatupang Husna Harahap, Hidayatul Imei Wulandari Imel Tamara Ambarita Imelda Sari Imelda Sari Indah Melbrina Br Milala Ita Karina Jelita Tessalonika Jeni Pebrianti Rambe Jesika Anastasya Sihotang Jeta Amina Siahaan Johannes Tamba Jonatan Arvonsius Gultom Jubaidah Hasibuan Kaniwa Silvyani Kasihati Buulolo Khadijah Tussolihin Khairani, Dewi Khairiah Khairiah Khalida Rahmah Khodijah Tussolihat Dalimunthe Khodijah Tussolihin Dalimunthe Kholishoh Humairoh Lubis Laura Aulia Silalahi Lestania Simatupang Lio Je Cio Ginting Liza Azzahrah Lorenda, Lorenda Lubis , Zahra Hairani Lubis, Juraida Lumban Gaol, Ricky Alan Grey Maharani, Nabila Manalu, Ovi Erlinda Mardiyah Balqis Ritonga Maria Benedicta Florenta Tamba Marisa Nabila Marpaung, Maynisa Naomi Marsella Pascha Sidabutar Mas Iren Niat Anjelina Zebua Maya Anggelina Melly Br Bangun Mentari, Chintia Mian Mian Sianturi Michael Yudha Pratama Mildani Ulfa Nazha Minna Bella Miranda Afriza Muhammad Adib Ahsani Mumtazah Assa'idah, Intan Mutiara Mutiara Mutiara Simanungkalit Nabila Simamora Nadya Jollin Wahyudi Nadya Yohana Jubilani Simanullang Naila Nafisah Zulfa Nainggolan, Felycia Najwa Zaskia Lubis Napitupulu, Dhea Astri Arifina Nashwa Ramadhani Simatupang Natalia Dela Br Simamora Natasya, Winda Nayla Rafa Agasti Nazwa Azzahra Nazwa Mutia Syafitri Ndraha, Ewi Darman Nova Novita siregar Novianti Pakpahan Nur Ramadhani, Soraya Nurmian Lestari Pakpahan Nursita Win Tambah Nurwidia Kasih Oriza Salsabila Padmawati, Fitri Pamungkas Purba, Marlon Parazt Hasibuan Pardamean, Brema Pebi Fauziyana Br Tarigan Pitri, Novia Riani Pricilia, Yolanda Pulungan, Fadlin Purba, Putri Putri Dia Sakina Putri Isnaini Putri Natalisia Simanjuntak Qory, Qory Septiani Arsandy Rachel Elisabet Ginting Rachel Nadia Banjarnahor Radini Rahmadani, Siti Rama Yani Pakpahan Ramadhana, Ramadhana Rasenda Renata Dinda Sihombing Rentaida Fellyesa Reny Furnawati Sitanggang Ribka Dameria Br Sinuhaji Ribkah Panjaitan Ridoansih, Thomas Rifa Wahyuni Rifdah Syahbani Nasution Rindy Mashadi Mulyaningrum Risdianto, Vena Febiola Risna Uli Purba Rista Triwani Riwati Amelia Rizka Khairunnisa Romauli Siregar Romi Anggun Romi Anggun Zefanya Rossikha, Faiza Rulianty Sihombing, Rulina Ruth Mediyanti Hutabarat Sabila Alvina Sabrina Maharani Sagala, Angel C Sagala, Annisa Azmi Salsa Billah Sumah Salsabila Adnin Daulay Samuel Kristian Putra Hasibuan Saragih, Cristina Asvera Sarah Anjelina Pinem Sari, Putri Selvia Andraini Seni Rasbina Br Karo Sekali Serasi Zendrato Setiawan , Anugrah Setiawan, Anugrah Sherina Silaban Sholeiman, Arief Sianturi, Mian Sifa, Hayunda Aura Sihombing , Carlos Marselius Sijabat, Desi Silvyani, Kaniwa Simaremare, Paskah Aritonang Sinaga, Primawati Sipahutar, Gian Sipahutar, Lawrence Nathanael Siregar, David Siregar, Tri Oktavia Sisca Margaretha Tambunan Sitanggang, Swarni V. M. Siti Maulida J Siti Rahmadani Sitti Subaedah Sitti Subaedah Sonya Letare Nababan Stevanus Handy Anggoro Subaedah , Sitti Suci, Delli Sudirman Sudirman Surya Zulfachrinal Tanjung Syahputri, Nurlailly Tamara Adisa Tamba, Maria Tari Patunisa Tari Patunnisa Tarihoran, Winda Tessalonika, Jelita Thomas Ridoansih Thomas Thomas Tifani Salsabila Togatorop, Mikael Tri Mawar Sianturi Tussolihin, Khodijah Utami, Maysa Putri Vena Febiola Wahyu Nur Ihsan Wanda Christiani Sitompul Wati Aulia, Mey Winda Tarihoran Wulandari, Yunita Dwi Yahya Rambe Yarty, Yarty Maharanintana Br Ginting Yeni Magdalena Siahaan Yeremia Afrianto Manalu Yoca Vibertina Br Pinem Yolanda Pretty Marpaung Yossy Meliyani Br Ginting Yuni Naibaho Yusnadi Yusnadi, Yusnadi Yusrina, Syarafina Zai, Ribka Eirene Zefanya Tabita Ambarita