p-Index From 2021 - 2026
12.101
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Kolaboratif Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Bioeducation Journal Konselor Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education IRJE (Indonesian Research Journal in Education) International Journal of Research in Counseling and Education JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika International Journal for Educational and Vocational Studies JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Komunikasi Pendidikan KOLOKIUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Syntax Idea JURNAL CERDAS PROKLAMATOR These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal of Educational Administration and Leadership (JEAL) Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Journal of Education Research Jurnal Basicedu Journal of Education, Cultural, and Politics ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Journal of Vocational Education and Information Technology (JVEIT) Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research JPLED Lingeduca: Journal of Language and Education Studies Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Lecturers’ Perceptions About the Implementation of Functions of Head of Higher Education Walef, Sri Mures; Nikmatulaili, Nikmatulaili; Rusdinal, Rusdinal; Gistituati, Nurhizrah
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 8 No. 2 (2023): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v8i2.12629

Abstract

The purpose of this study is to describe the lecturers’ perceptions of the implementation of the functions of the chairman of STKIP Abdi Pendidikan in terms of administrators and managers. This type of research is quantitative using descriptive methods. The research population is also the research sample, which consists of 36 lecturers and educational staff. The research instrument is a questionnaire that has been tested for its validity and reliability. The results showed that the lecturer’s perception of the implementation of the chairperson’s function was in the good category with an average score of 3.87. The lecturer’s perception of the implementation of the chairman’s manager function is in the good category with an average score of 3.83. So, the lecturer’s perception of the implementation of the administrator and manager functions of the head of STKIP YAP is in the good category with an average of 3.85.
E-leadership capacity and readiness for change in tackling learning innovation disruption in implementing Merdeka Belajar policy Rusdinal, Rusdinal; Komariah, Aan; Budi Wiyono, Bambang; Meizatri, Ranti; Rifma, Rifma
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 43 No. 2 (2024): Cakrawala Pendidikan (June 2024)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v43i2.71589

Abstract

This study aims to analyze the e-leadership capacity of school principals and change readiness in dealing with the disruption of learning innovations to implement independent learning policies.This research was conducted using an ex post facto approach with a correlational study.The respondents were teachers (N=300) from 30 junior high schools in Sumatra Barat Province, Indonesia. The data were then analyzed using SEM Smart PLS. The analysis of the relationships between the variables was determined by referring to the original sample value and the T-statistic outputs from Smart PLS. The significant value of the path was determined using testing criteria with a significant value of (α) 5% and a T-statistic standard < 1.96. The results show that every relationship formed has a positive and significant relationship. It can be concluded that the e-leadership capacity variable has a positive and significant impact on readiness for change, learning innovation disruption, and Merdeka Belajar policy, as well as their indicators. This research recommends that school principals and school management teams increase e-leadership capacity so that the readiness of every element in the school to face changes is better. Thus, the disruption of learning innovation that continues to develop can be accommodated with good capacity from institutions and individuals. In this context, the Merdeka Belajar policy as an educational innovation in Indonesia can be implemented optimally.
Analisis Pengelolaan Program Tahfidz Al-Qur’an yang Efektif di Yayasan Rossevin, Qatrin Nada Sanya; Marsidin, Sufyarma; Rusdinal, Rusdinal; Nellitawati, Nellitawati
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 4 No 3 (2024): Vol 4 Issue 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v4i3.280

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya pengelolaan program tahfidz yang efektif, faktor penghambat, faktor pendukung dan solusi yang yang diharapkan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dan hasil yang diinginkan dari pengelolaan program tahfidz yang efektif di Yayasan Waqaf Darul Hufadz Padang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah ketua yayasan, kepala tahfidz, admin, guru dan siswa Yayasan Waqaf Darul Hufadz Padang. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan program tahfidz yang efektif dapat membantu mencapai tujuan dengan efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan dengan baik dan peuh pertimbangan.
Kontribusi Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Hakim, Annisa; Syahril, Syahril; Rusdinal, Rusdinal; Santoso, Yulianto
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 4 No 3 (2024): Vol 4 Issue 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v4i3.289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kinerja guru di SMK Negeri Kota Padang Panjang. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru, salah satunya yaitu disiplin kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi tentang 1) Kinerja guru di SMK Negeri Kota Padang Panjang, 2) Disiplin kerja di SMK Negeri Kota Padang Panjang dan 3) Kontribusi disiplin kerja terhadap kinerja guru di SMK Negeri Kota Padang Panjang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat kontribusi yang signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja guru di SMK Negeri Padang Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di SMK Negeri Kota Padang Panjang yang berjumlah 95 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling diperoleh sebanyak 49 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan skala likert dengan lima alternatif jawaban. Kuesioner telah diuji untuk mengetahui validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan 1) Disiplin kerja berada pada interpretasi sangat tinggi yaitu 94,71%. 2) Kinerja guru berada pada interpretasi sangat baik yaitu 93,57 %. 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel dengan koefisien korelasi 0,424 dan uji keberartian korelasi 3,206, serta yaitu 17,97%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, disiplin kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja guru pada nilai korelasi 0,424 dengan kontribusi sebesar 17,97%. Hal ini berarti semakin tinggi disiplin kerja guru maka semakin baik kinerja guru tersebut
Kompetensi Teknis Tenaga Administrasi Sekolah dalam Memanfaatkan Teknologi Digital di Sekolah Menengah Kejuruan Putri, Helma Dona; Rusdinal, Rusdinal
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 4 No 3 (2024): Vol 4 Issue 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v4i3.387

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih terdapat masalah dalam penerapan kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah dalam memanfaatkan teknologi digital di SMK Negeri Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah dalam memanfaatkan teknologi digital di SMK Negeri Kota Payakumbuh dilihat dari kompetensi dalam Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan kepegawaian, Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan persuratan dan pengarsipan, Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan urusan kesiswaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Kota Payakumbuh dengan populasi sebanyak 41 orang tenaga administrasi sekolah dan seluruh populasi dijadikan sebagai responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner atau angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kemudian data yang diperoleh diolah dengan menggunakan rumus rata-rata (Mean). Hasil pengolahan data menggambarkan bahwa 1) Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan kepegawaian memperoleh skor rata-rata 4,20 dengan kategori mampu; 2) Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan persuratan dan pengarsipan memperoleh skor rata-rata 4,23 dengan kategori mampu; 3) Memanfaatkan TIK untuk mengadministrasikan urusan kesiswaan memperoleh skor rata-rata 4,19 dengan kategori mampu. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah dalam memanfaatkan teknologi digital di SMK Negeri Kota Payakumbuh dinyatakan sudah mampu dengan skor rata-rata 4,21.
Pengaruh Penggunaan Model Discovery Learning Dan Motivasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Hasnan, Syiti Mutia; Rusdinal, Rusdinal; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.318

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain faktorial (2x2), dengan Pengetahuan awal sebagai variabel moderator. Hasil penelitian menunjukan: 1.  Hipotesis1,  diperoleh Fhitung sebesar 34,4 dan F tabel 3,95, karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (34,4 > 3,95) maka H0 ditolak dan HI diterima. Dengan begitu dapat diartikan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik yang di ajar dengan model Discovery Learning lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan pembelajaran konvensional, 2. hipotesis II juga diperoleh Fhitung sebesar 17,2 dan Ftabel 3,95, karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (17,2 > 3,95) maka H0 ditolak, HI diterima. Hal ini berarti bahwa motivasi belajar yang dimiliki peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran Discovery Learning lebih baik dari pada motivasi peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional yang menggunakan metode diskusi, 3. Hipotesis III diperoleh Fhitung  sebesar 11,4 dan Ftabel 3,95 Karena Fhitung juga lebih besar dari Ftabel (11,4 > 3,95) maka H0 ditolak dan HI diterima. Disimpulkan bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara model Discovery Learning dengan motivasi peserta didik  kemampuan berpikir kritis peserta didik. 
Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Nurhadiyati, Alghaniy; Rusdinal, Rusdinal; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.684

Abstract

Hasil belajar peserta didik kelas V Sekolah Dasar pada pembelajaran tematik terpadu, masih tergolong rendah. Hal ini terjadi karena peserta didik kurang berani dalam menyampaikan pendapat bahkan terkadang peserta didik kurang bisa menerima pendapat dari siswa lainnya serta siswa kurang terdorong untuk melakukan eksperimen yang menumbuhkan aktivitas belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan penerapan Project based learning (PjBL) pada proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh Model Pembelajaran PjBL dengan aktivitas Belajar serta hasil Belajar Siswa di Kelas IV. Jenis penelitian ini adalah adalah quasi experiment dengan dengan rancangan penelitian Randomized control group only design. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Dari hasil analisis diperoleh bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Model PjBL terhadap hasil belajar di kelas IV
Implementasi Supervisi Oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di Sekolah Dasar Arzfi, Bima Prakarsa; Ananda, Resi; Putri, Vianes Muliza; Gistituati, Nurhizrah; Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3174

Abstract

Penelitian ini tujuannya adalah untuk mendeskripsikan supervisi oleh kepala sekolah dalam peningkatan pedagogik pendidik di sekolah, yang berfokus pada: (1) orang-orang kunci menggunakan kepemilikan, meningkatkan pendidikan sekolah; dan (2) kendala utama dalam pengelolaan konten dan pengembangan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan positif sekaligus datemining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengikuti supervisi kepala sekolah dan pembinaan guru, pertama: praktik praktik sehari-hari; Pengawasan dilakukan oleh pengurus dan pendidik di lingkungan sekolah; prosedur mengambang yang digunakan untuk menggambarkan kunjungan kelas; dan mengevaluasi kegiatan kepemimpinan secara cermat untuk berdiskusi dan bertukar pikiran atau pemikiran untuk meningkatkan pembelajaran sekolah. Dan kedua, pembatasan pengawasan terhadap pengelola sekolah menunjukkan bahwa: (1) keputusan tata usaha sekolah meliputi pelaksanaan rencana aksi; Kurikulum, bahan ajar, pengajaran, dan strategi yang digunakan guru dalam staf pengajar. Pemain, cocok. dalam penyebaran informasi, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan menghibur di dalam kelas; dan (2) masalah manajemen, seperti: supervisi terhadap administrator sekolah, yaitu ketakutan guru, dan bahkan jika itu muncul ketika mereka membutuhkan supervisi pendidik belum memiliki pemahaman yang memadai tentang konsep supervisi. Tindak lanjut yang diberikan oleh kepala sekolah masih kurang optimal karena padatnya jadwal kepala sekolah di luar jam sekolah dan kurangnya kepala sekolah dalam memberikan motivasi dan motivasi kepada guru, terutama dalam mempersiapkan guru untuk supervisi.
Kurikulum Matematika Sekolah di Australia: Suatu Perbandingan dengan Indonesia Mirna, Mirna; Aysi, Rohadatul; Ananda, Azwar; Gistituati, Nurhizrah; Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2810

Abstract

Perbandingan pendidikan menjadi salah satu cara untuk mengambil praktik baik dari negara lain untuk diterapkan di Indonesia. Australia sebagai salah satu negara dengan kualitas pendidikan terbaik dunia menjadi negara yang pantas untuk digali lebih lanjut. Metode dalam penelitian ini adalah literature review untuk studi komparatif kedua negara. Berdasarkan studi komparatif yang dilaksanakan ditemukan bahwa terdapat beberapa perbedaan dalam kurikulum matematika Indonesia dan Australia. Kurikulum Australia disusun dalam Australian Curriculum, Assessment and Reporting Authority (ACARA) dan Indonesia sedang dalam masa peralihan dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka Belajar. Secara umum materi pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar dari kedua negara yaitu bilangan, aljabar, pengukuran, ruang, statistik, dan peluang. Perbedaannya adalah pada struktur kurikulum serta cakupan konten dari masing-masing materi, kedalaman, dan pengalaman belajar. Di antara kelebihan kurikulum Australia yang dapat ditauladani oleh Indonesia adalah pada aspek memenuhi kebutuhan peserta didik dengan pengalaman yang relevan, kontemporer dan menarik. Selanjutnya juga pada aspek sajiannya yang lebih lengkap karena diperkaya melalui pengembangan konten yang dipertimbangkan dan terfokus secara alami, serta menawarkan kesempatan untuk menambah kedalaman dan keluasan pembelajaran dalam elaborasi konten.
A Comparison of Science Education between Germany, China and Indonesia Ardi, Ardi; Ananda, Azwar; Rusdinal, Rusdinal; Giastituati, Nurhizrah; Hervi, Fauziah
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 8 No 1 (2024): JEP (Jurnal Eksakta Pendidikan)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep/vol8-iss1/806

Abstract

The development of a science-based society is strongly influenced by science education. The comparison of science education between Germany, China and Indonesia is an interesting topic because they have different traditions and approaches to developing their science education systems. This research aims to study the differences in science education in Germany, China and Indonesia. This research will compare science education between the three countries through several aspects, such as curriculum, teaching methods, teacher training, educational infrastructure, challenges and opportunities, and philosophical basis. The secondary data used in this research is obtained from reliable sources. The results show that the science education system in Germany is highly organised and focuses on an in-depth understanding of concepts. In contrast, science education in China is highly competitive, and academic achievement is prioritised. Science education in Indonesia tries to combine concept understanding and practical skills. However, implementation and assessment still need to be improved. Thus, a comparison of science education in Germany, China and Indonesia shows differences in curriculum, teaching methods, teacher training, educational infrastructure, opportunity challenges and philosophical basis. Each country has advantages and disadvantages. By thoroughly understanding science education in these countries, we can find many lessons that can be used to improve the science education system. Collaborative efforts and exchange of experiences between these countries will help improve science education.
Co-Authors A, Isriwal P Aan Komariah Achyar, Novriyanti Adi, Nelfia Agustina Ahmad Fauzan Ahyarti, Ayra Ainul Mardiyah, Ainul Ali Setiawan, Muhammad Nurhisyam Alkadri, Hanif Alti, Witra Amelia, Dessy Ananda, Resi Andik Setiawan Andini, Selfi Anisa, Ramelia Dwi Anisah Ardi Ardi Arif, Yudabbirul Arsilawita, Arsilawita Arwildayanto, Arwildayanto Aryani, Zulmi Arzfi, Bima Prakarsa Astamal, Astamal Aulia Nisa, Anifa AULIA, YENNI Aysi, Rohadatul Ayu Ningrum, Tia Azis, ACK Azmi, Chairul Azni, Fithri Azwar Ananda Bambang Budi Wiyono Bayur, Tarmizi Bestri, Rafikah Beuty, Sarah Bilhuda, Asra BP, Silvia Anggreni Camelisa, Elfina Christina Khaidir Cipta Prakasih, Raga Daharnis Daharnis dari, diana wulan Defi, Wahyu Fitrina Dewi, Asnita Putri Dina Rahmawati Diviona Carolina Ekasyafutra, Ekasyafutra Eline Yanty Putri Nasution Elmanisar, Velnika Elpalina, Srimutia Fadilah, Rahmi Fadli, Radinal Falma, Fris Okta Febrina, Weli Febrizon, Egi Firman Firman Firman Firman Fitri Handayani Fitri, Hasanatul Fitri, Rahmadhani Fitria, Yanti Fivia Eliza Ganefri . Giastituati, Nurhizrah Ginanjar, Singgih Gistituasti, Nurhizrah Gistituati, Nuhizrah Gunawan, Rilla Gina Gustiati, Nurhizrah Hade Afriansyah Hadiyanto Hadiyanto Hakim, Annisa Hanifiyah Zahra Hardianto Hardiyanti, Eka Putri Hasnan, Syiti Mutia Hayati, Hazimah Dzikra Hayati, Nikmah Hendra Hidayat hendriani, maifit Hervi, Fauziah Hidayanthi, Rahma Idris Idris Indah, Sandra Gamba Intes, Amina irsyad, irsyad Jasrial Jasrial, Jasrial Jono, Muhamad Kaminus, Kaminus Karmala, Fauziah Sri Karmedi, Muhammad Ihsan Khairudin Khairudin Lenggogeni, Putri Liza, Yana Lusi Susanti, Lusi Luthfiani, Luthfiani M, U. Pg. Fitra A. Maha Putri, Geni Maharani, Suci Maria Montessori Marisyah, Ab Martinopa, Lindri Masri Masri Meizatri, Ranti Melsa Nurjannah, Sonia Meria Ultra Gusteti Mudjiran Muji, Anggarda Paramita Mukhaiyar Mukhaiyar Mulyadi, Gallih Arya Mures Walef, Sri Nabila, Cindy Aurelya Nellitawati Nellitawati Nidya Fitri Nifriza, Ifna Nikmatulaili, Nikmatulaili Nilawati Nilawati Ningsih, Setya Nisa Utami, Vani Qhairum Nola Nari Noverta, Widiyati Nugraha, Dwi Wandari Purwa Nur Azmi Alwi Nurhadiyati, Alghaniy Nurhaliza, Cindy Nurhizrah Gistituati Nurwijayanti Ose, Fitria Perdana, Andika Surya Pratiwi, Marni Emiar Putri Anita Rahman Putri, Helma Dona Putri, Rahmi Putri, Vianes Muliza Putri, Wulandari Dwianty Qaidah, Dea Natul Rahmadayena , Shylfia Rahmawati, Milatul Rahmi, Ranianisa Rahmi, Tysa Sufia Ramadhan Sumarmin Ramadhani, Yulia Rizki Ramayani Ramayani Ranny, Ranny Rhomiy Handican Rifma Rifma Rifmasari, Yessi Rinawati Rinawati Rose Rahmidani Rossevin, Qatrin Nada Sanya Roza Linda Rusyda, Nurul Afifah Sabandi , Ahmad Salihan, Salihan Santoso, Yulianto Saputra, Andra Sari, Indah Mayang Sari, Rika Yohana Septiani, Dian Putri Setiawati, Merika Solly Aryza Subandi, Ahmad Sudirman, Afrizal Sufyarma Marsidin Suhendra Suhendra Suhendra, Yoga Suherman, Suherman Sulaiman Sulaiman Sulastri Sulastri Susanti, Wahyu Indah Syahril Syahril Utami, Batina Yulia Utari Wahyuni, Silvy Variani, Herlin Walef, Sri Mures widya oktavia, widya Wiwik Handayani Yahya Yahya Yolanda Stepy, Yolanda Yuhasnil, Yuhasnil yusra, alfajri ZAKIYA, NABILA Zamra, Sawatul Zarti, Fira Zikri, Ahmad