p-Index From 2021 - 2026
9.276
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran DIKSI Litera Jurnal Visi Ilmu Pendidikan SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan FKIP e-PROCEEDING ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi IJoLE: International Journal of Language Education Phinisi Integration Review Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Graha Pengabdian Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Pembelajaran Sastra Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) International Journal of Education and Humanities Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Technology Integration in BIPA Learning for Beginner Thai Students Wichayanee Inthase; Imam Suyitno; Gatut Susanto
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i2.11054

Abstract

Learning Indonesian is very important for Thais who are interested in learning the language to meet the needs of the learners. In addition, the barriers to entry are very limited, resulting in the inability to attend face-to-face classes. Therefore, today's technology is very important in helping teachers and students study anywhere, anytime. This research aims to describe and illustrate the process of learning Indonesian for Thai speakers in Indonesia. The main focus is BIPA, which integrates with technology for Thai speakers. This research is motivated by Indonesia's increasingly high economic growth, which has caused the interest of multinational companies from Thailand to do business in Indonesia. In line with this, the interest and enthusiasm of Thai speakers in learning Indonesian is increasing. The method used in this research was qualitative with the Miles & Huberman interactive model data analysis technique. The data in this research were collected from observations of Indonesian language teaching activities from a sample group of students four Thai speakers who were not able to speak Indonesian yet, to be able to communicate with Indonesian people daily. The research results showed that learning was carried out by utilizing technology in the form of digital applications used in beginner-level BIPA learning, such as Zoom Meeting, Google Meet, Canva, and GoodNote. It was discovered that integrating technology during learning activities can help in teaching, making it more comfortable and allowing to learn anywhere, at any time, and make learning effective. The obstacles in learning include the availability of signals to access learning media.
Pertunjukan Tong-Tong Sèrèk sebagai Cerminan Budaya Madura: Telaah Kritis Tradisi Perspektif Richard Hoggart Albaburrahim Albaburrahim; Moh. Hafid Effendy; Moh. Badruddin Amin; Imam Suyitno; Wahyudi Siswanto
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21843

Abstract

Tong-Tong Sèrèk is one of the traditional performances of the Madurese people, rich in social values, community solidarity, and expressions of folk culture. This article aims to examine the Tong-Tong Sèrèk performance as a reflection of culture and a symbol of resistance against social changes that erode traditional values, using Richard Hoggart's critical cultural approach. This research was conducted using a qualitative-descriptive method through field observations, in-depth interviews, and literature reviews. The findings reveal that Tong-Tong Sèrèk serves not only as entertainment but also represents the spirit of collectivity, hard work, and the local identity of the Madurese community, which has been marginalised by dominant culture and the tide of modernisation. From Hoggart's perspective, this performance can be interpreted as a form of cultural expression by the people that preserves authentic values amid the expansion of mass culture. This study underscores the importance of preserving local traditions as a form of symbolic resistance and strengthening the cultural identity of communities increasingly threatened by the homogenisation of modern culture.
Systematic Literature Review: Internalisasi Falsafah Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi terhadap Etika Akademik di Sekolah Dasar Nurul Rahmawati; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Imam Suyitno; Ade Eka Anggraini; Shirly Rizki Kusumaningrum
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.59

Abstract

Etika akademik dalam pendidikan dasar menghadapi tantangan yang signifikan, dengan 35% sekolah dasar di 85 negara tidak memiliki kebijakan integritas akademik yang jelas. Tinjauan pustaka sistematis ini menyelidiki internalisasi nilai-nilai filosofis Bugis (Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge) dalam memperkuat etika akademik di sekolah dasar. Dengan menggunakan metodologi PRISMA, 213 artikel diidentifikasi melalui Google Scholar dan Publish or Perish 8 (2021-2025). Setelah penyaringan yang ketat, hanya 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Tinjauan ini membahas empat pertanyaan penelitian mengenai proses internalisasi, nilai-nilai yang relevan, strategi implementasi, dan faktor pendukung. Temuan mengungkapkan lima pendekatan internalisasi: media budaya-teknologi inovatif (komik AR La Galigo), pendidikan tiga pusat (keluarga-sekolah-masyarakat), teladan guru humanistik, pembiasaan budaya sekolah, dan etnopedagogi kontekstual. Sipakatau menumbuhkan empati dan rasa hormat; Sipakalebbi membangun integritas dan kesopanan; Sipakainge mendorong kejujuran intelektual dan tanggung jawab moral, didukung oleh nilai-nilai pelengkap (lempu', getteng, reso, siri', mapaccing). Strategi implementasi meliputi integrasi kurikulum-P5, pemodelan guru, habituasi positif, etnopedagogi, dan media inovatif. Faktor pendukung mencakup komitmen guru-kepala sekolah, dukungan Kurikulum Merdeka, keterlibatan keluarga-masyarakat, dan konteks budaya lokal yang hidup.
Strategi Kesantunan Tuturan Interogatif Siswa dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon Firman Wally; Imam Suyitno; Gatut Susanto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13891

Abstract

Belum banyak studi yang secara spesifik menelaah strategi kesantunan dalam tuturan interogatif, padahal tuturan ini sering muncul dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari interaksi aktif siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan strategi kesantunan tuturan interogatif siswa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di MAN Ambon. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang mencerminkan strategi kesantunan tuturan interogatif siswa dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Ambon. Sumber data dalam penilitian ini diperoleh dari hasil perekaman dan catatan lapangan tentang interaksi siswa dengan guru maupun antara sesama siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X MAN Ambon. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara perekaman, elisitasi data, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan tuturan interogatif yang digunakan siswa dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN Ambon terdiri atas empat jenis yaitu strategi terus terang, strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, dan strategi tidak langsung. Keempat strategi ini menunjukkan bahwa siswa berusaha menjaga kesantunan dan keharmonisan dalam berkomunikasi saat belajar di kelas.
Strategi Tuturan Respons Siswa Generasi Z terhadap Pertanyaan Guru dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI SMK Bunga Varenia Tiara Putri Wijaya; Imam Suyitno; Didin Widyartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/89j3dm35

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi tuturan respons siswa Generasi Z terhadap pertanyaan guru dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindak tutur dalam perspektif pragmatik. Penelitian dilaksanakan di SMKN 7 Malang dengan subjek siswa kelas XI. Data penelitian berupa tuturan respons verbal siswa terhadap pertanyaan guru yang dikumpulkan melalui observasi, perekaman, pencatatan, dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tuturan respons siswa Generasi Z terdiri atas empat kategori, yaitu strategi persetujuan, strategi penolakan, strategi konfirmasi, dan strategi penghindaran. Strategi persetujuan direalisasikan dalam bentuk persetujuan langsung, persetujuan dengan alasan, dan persetujuan parsial serta menjadi kategori yang paling dominan karena siswa cenderung memberikan respons yang selaras dengan maksud pertanyaan guru dan tujuan pembelajaran. Strategi penolakan direalisasikan melalui penolakan langsung, penolakan dengan alasan, dan penolakan dengan alternatif. Strategi konfirmasi diwujudkan dalam bentuk meminta pengulangan, meminta penjelasan, dan meminta penegasan, sedangkan strategi penghindaran direalisasikan melalui humor, jawaban tidak pasti, dan penundaan respons. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemilihan strategi tuturan respons dipengaruhi oleh konteks interaksi pembelajaran dan mencerminkan kemampuan pragmatik siswa dalam menyesuaikan cara berkomunikasi sesuai dengan situasi yang dihadapi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik, khususnya mengenai strategi tuturan dalam wacana kelas, serta menjadi referensi bagi guru dalam merancang strategi bertanya yang mampu mendorong respons siswa secara lebih aktif dan komunikatif.
LITERASI DIGITAL SISWA SEKOLAH DASAR: PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS DIGITAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Muhammad Hafidhi, Nur; Hanafi, Yusuf; Hadi, Syamsul; Suyitno, Imam; Eka Anggraini, Ade
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13690

Abstract

The ease and breadth of information that the community can access makes technology like a double-edged sword that can hurt its users, therefore being wise and responsible in utilizing technology is important for every individual in the digital era, especially for elementary school students. The study aims to explore using digital-based teaching materials to instill digital literacy in elementary school students learning Indonesian. The research method used was a phenomenological qualitative approach, involving teachers and four grade III students as research subjects. Data collection was conducted through observation, interviews, and document analysis, with data analysis using an interactive cycle. The results showed that the use of the Madurese folklore flipbook had a significant positive impact by creating fun learning for students, students gained new learning experiences, and students who did not have mobile phones could find out how to use mobile phones, especially to access learning materials. Nevertheless, there are some obstacles in the implementation of digital-based learning, such as Wi-Fi network interference and students' lack of focus in following the selected story. Teachers can maximize the use of digital-based teaching materials by giving intensive attention to students who are less focused and providing additional understanding related to the selected story. This research contributes to the understanding of students' digital literacy and expands knowledge about the development of teaching materials to improve digital literacy at the primary school level.
Negotiation national identity of characters in Mochtar Lubis’s Maut dan Cinta a postcolonial study Filawati Filawati; Imam Suyitno; Roekhan Roekhan; Endah Tri Priyatni
DIDAKTIS : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2026): DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/didaktis.v4i2.1146

Abstract

This study aims to examine the negotiation of nationalism in Mochtar Lubis’s novel Maut dan Cinta through Homi K. Bhabha’s postcolonial perspective. This study used a qualitative approach with content analysis methods. The data consist of quotes from narration, dialogue, monologues, and events in the novel that represent the process of negotiating the characters’ nationalistic identity. Data were collected through intensive reading (close reading) of the entire novel, followed by identifying and marking excerpts for analysis. The data were analyzed in stages, namely through open coding to identify identity phenomena that emerged in the text, axial coding to connect excerpts with Bhabha’s conceptual categories, and selective coding to formulate the subject’s crisis and the patterns of negotiation of the characters’ nationalistic identity based on the concepts of ambivalence, mimicry, hybridity, and third space. The results show that the characters’ nationalistic identity is negotiated through two interrelated mechanisms. First, a subject crisis emerges when the character faces a conflict between personal interests and collective responsibility toward the nation, resulting in national identity being in an ambivalent and liminal condition. Second, the formation of the national subject takes place through the appropriation of colonial knowledge, mastery of foreign languages, communication technologies, international diplomacy, and journalistic practices that are transformed into strategies for national struggle. The findings affirm that nationalism in Maut dan Cinta is represented as a dynamic and hybrid identity continuously constructed through psychological, ideological, and cultural negotiations.
Co-Authors - Martutik - Sunoto Aco Agus, Andi Ade Eka Anggraini Adilah Pratiwi Adillah KR, Realizar Adinda Catur Rachmawati Afwan Hariri Agusman Agusman Albaburrahim Albaburrahim Amalia Rizkina Anang Santoso Anastasia Baan Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Asari Andi Kasmawati Aprisal, Wahyu Arifai, As'ad Andriawan Ariva Luciandika Arsyad, Ernawati Ary Fawzi, Ary Asmah Amir Asri Ismail Aswan Aswan Aulia Rachma Kusumawardani Auliya Anisya Avirsa, Eka Marchelia Nur Aynin Mashfufah Azizatuz Zahro Azrul Rizki Bakhtiar Bakhtiar Bunga Varenia Tiara Putri Wijaya Darwis Faisal Maulana Dawud Dawud Dereh, Ni-ameenah Dewi Ariani Didin Widyartono Didin Widyartono Diella Rosa Dwi Listyorini Dyna Mai Rizca Lestari Eddy Sutadji Eka Novita Sari, Eka Novita Endah Tri Priyatni Erlitasari, Nimas Fachriza Wilasita Karunia Fachry Abda El Rahman Fahrus Refendi Fauziah, Nanda Nissa Filawati Filawati FIRMAN UMAR, FIRMAN Firman Wally Fittaurina, Maulidah Fransisca Dike Desintya Dipta Sasmaya Friska Dwi Yusantika Furaidah Galuh Prameswari, Renanda Winar Gatut Susanto Gegana Jayapada Hadi Wardoyo Harsono Harsono Haryanto, Henzi HASNAWI HARIS, HASNAWI Hasruddin Helmi Muzaki Heni Dwi Arista Heni Dwi Arista Heri Suwignyo HERI TAHIR Heri, Ririn Nurfaathyrani I Nyoman Yasa I Nyoman Yasa Yasa, I Nyoman Yasa Ibrahem Jeh-ubong, Ibrahem Jeh-ubong Imam Agus Basuki Inawati inawati Indah Sri Wilujeng Indra Suherjanto Intan Sari Rufiana Inthase, Wichayanee Irene Milenia Siki Istiqomah Nurzafira Jayapada, Gegana Kartikasari, Lely Khoirun Nisa Kusmayadi Kusmayadi Kusubakti Andajani Luizzahro, Aullina Mahmud Mushoffa Mahmud Mushoffa Mahpufah, Nur Amilah Malloco, Mutmainnah Sirajuddin Manan Sailan Mardhatillah Maryaeni Maryaeni Masni Maulidia, Tsania Megawati Megawati Meirisa Anggraeni Melani, Fentik Mesalayuk, Elsa Osing Moh. Badruddin Amin Moh. Hafid Effendy Mohammad Setyo Wardono Muhammad Binur Huda, Muhammad Binur Muhammad Hafidhi, Nur Munzil Murtadir, Nur Fadhilah Mustari Mustari Mustaring Mustaring Musthofa Kamal Mustofa Kamal Nabila Khansa Izzaturrahmi Nabilah, Septa Widya Etika Nur Imaya Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Ng, Yufita Ni-ameenah Dereh Nita Widiati Noor Eka Chandra Nur Hadi Nurchasanah Nurul Rahmawati Nurzafira, Istiqomah Oktaviani Adhi Suciptaningsih Peni Dyah Anggari Pidekso Adi Prastio, Bambang Putri Caesar Ramadhani Rahman, Hasan Sas Rahmawati, Ida Yeni Rifca Farih Azizah Rifdan . Rizkia Amirotul Kubro Rizkia Nur Farikha Robeeyah Bueraheng Roekhan Roekhan Roekhan Roekhan Romansyah Sahabuddin Ronaldi, Ronaldi Sainee Tamphu Sajidah Nur Saputro, Aji Sartika Sartika SB, Karina. Septa Widya Etika Nur Imaya Nabilah Shirly Rizki Kusumaningrum Shofia, Nur Kamila Siki, Irene Milenia Siti Lami'ah Siti Sumarsilah Slamet Arifin Sri Rahayuningsih Sri Rahayuningsih SUDIRMAN, MUH. Sumarsilah, Siti Sunaryo HS Sunaryo HS Sunoto Sunoto Susandi Susandi Susandi Susandi Susanti Try Apriliani Sutikno, Nonny Rulisty Putri Sutira, Wa Ode Suyono Suyono Suyono Suyono Syafira Nurhanifa Syahri, Moch. Syam, Ayu Aprilia Syamsul Hadi Tamphu, Sainee Titik Harsiati Tsania Maulidia Ucik Fitrialutfiana Uung Gondo Saputro Wahyudi Siswanto Wevi Lutfitasari Wevi Lutfitasari Wichayanee Inthase Wika Nurma Hidayatul Nafi'ah Yuni Pratiwi Yusuf Hanafi