This Author published in this journals
All Journal Kinesik JURNAL DESTINASI PARIWISATA Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Penelitian Komunikasi Edulib Jurnal Kajian Komunikasi Nomosleca ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI JRK (Jurnal Riset Komunikasi) International Journal of Artificial Intelligence Research Komunikasi : Jurnal Komunikasi PRofesi Humas Jurnal EMT KITA Nyimak: Journal of Communication Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Persepsi : Communication Journal PROSIDING KOMUNIKASI Prosiding Magister Ilmu Komunikasi LUGAS Jurnal Komunikasi Journal on Education JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Jurnal Common Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Jurnal Manajemen Komunikasi Communication Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Media and Communication Science (JcommSci) JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Informasi dan Teknologi Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Budaya Jurnal Patriot Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (JASMIEN) COMMICAST Jurnal Pewarta Indonesia Jurnal Cahaya Mandalika Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Gunahumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia KomunikA JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Journal Of Human And Education (JAHE) International Journal of Media and Communication Research Jurnal Signal Gandiwa Jurnal Komunikasi Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora SWARNA Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Komunikasi Global Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Oshada SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kawistara VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

CORPORATE BRANDING KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM GERAKAN ANTI HOAX Rizki Surya Tawaqal; Yanti Yanti Setianti; Wawan Wawan Setiawan
Jurnal Komunikasi Vol 9, No 1 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.352 KB) | DOI: 10.31294/jkom.v9i1.3717

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis upaya corporate branding yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia terhadap gerakan anti hoax. Berbagai upaya yang dilakukan pihak kepolisian dalam membentuk positioning organisasinya di tengah masyarakat melalui gerakan anti hoax. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kajian media dan juga wawancara. Hasil dari penelitian ini terbagi menjadi tiga hal utama, Ajakan terhadap masyarakat melalui aksi seperti gerakan kampanye dan deklarasi yang dilakukan kesatuan kepolisian, slogan beserta klarifikasi pihak kepolisian melalui media sosial terhadap berita hoax dan bentuk pengumuman sosialisasi Anti Hoax di sekitar masyarakat. Pada kesimpulannya, kepolisian mem-branding organisasinya dan mempunyai positioning di mata masyarakat sebagai kesatuan yang identik dengan gerakan anti hoax. Dengan adanya keterlibatan pihak kepolisian di berbagai gerakan hoax, seperti pencantuman lambang dan logo kepolisian di informasi ajakan anti hoax maka identitas organisasi kepolisian mempunyai karakter yang akan identik dalam segala jenis gerakan anti hoax
Personal Branding of Hana Madness as an Mental Disability Doodle Artist Ekky Ulfah Fauziah; Yanti Setianti; Yustikasari Yustikasari
JCommsci - Journal Of Media and Communication Science Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcommsci.v1i3.52

Abstract

Nowadays, there are still many people who consider that people with mental disabilities are helpless and tends to endanger for the other. Lack of information and education for the community still causes a lot of negative stigma to emerge. Hana Madness, who is a doodle artist with a mental disability background named schizoaffective, then emerged and tried to change the stigma by doing personal branding. The purpose of this study was to find out how the Hana Madness figure then tried to do personal branding activities to change the stigma that still exists. The method used in this study is a type of narrative study with qualitative data. The results of the study show that Hana has a good characteristic in terms of the work she made and also the figure of Hana as an artist. There are not many types of pictures made by Hana in Indonesia, as an artist Hana also focuses more on social impact than money and popularity. Hana has been consistent with the vision and mission that she has, which is to change the stigma that still exists in society towards people with mental disabilities. The conclusion of this study is that personal branding carried out by Hana Madness is based on the abilities she has and with distinctive characteristics from other artists with mental disability backgrounds.  Keywords: Personal branding; mental disability; Hana Madness; Doodle art
Perkembangan ISSN Terbitan Berkala di Indonesia Dwi Ridho Aulianto; Pawit M Yusup; Yanti Setianti
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 7 No 2 (2019): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v7i2a1

Abstract

Terbitan berkala merupakan media yang digunakan untuk menyalurkan ide, gagasan ataupun hasil penelitian yang kemudian diberi identitas unik menggunakan issn, nomor yang terdiri dari delapan digit angka yang diterbitkan oleh Pusat Nasional ISSN Indonesia dalam hal ini adalah PDDI-LIPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan issn terbitan berkala di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan studi literatur. Sumber data diperoleh dari Portal ISSN internasional dan dokumen pustaka yang kemudian diolah dan dianalisis. Secara umum kesimpulan dari penelitian ini yaitu ISSN terbitan berkala di Indonesia menunjukkan angka pertumbuhan pada tiap tahunnya dan menduduki posisi ke-10 dari 90 Pusat ISSN di dunia. Salah satu faktor perkembangan ISSN terbitan berkala di Indonesia yaitu adanya perhatian dari pemerintah terhadap karya publikasi dengan menerbitkan peraturan-peraturan yang relevan dan mendukung serta mengembangkan sistem guna meningkatkan kuantitas dan kualitas terbitan berkala di Indonesia.ABSTRACTPeriodicals are media which are used to share ideas, concept or research that are given a unique identity using ISSN, a number consists of eight-digit numbers published by the Indonesian National Center for ISSN, PDDI-LIPI. This study aims to determine the development of periodical publications in Indonesia. The research method was qualitative with a descriptive analysis approach and literature study. The data sources were obtained from the international ISSN Portal and library documents which were processed and analyzed. In general, the conclusion of this study points out that the ISSN periodicals publication in Indonesia growth each year and occupies the 10th position out of 90 ISSN Centers in the world. One of the factors that made the development of ISSN periodicals in Indonesia is the attention of the government to the work of publications by publishing relevant regulations and supporting and developing systems to improve the quantity and quality of periodicals in Indonesia.
Pengembangan Komunikasi Pariwisata Halal di Kabupaten Garut Jawa Barat Susie Perbawasari; Dian Wardiana Sjuhro; Yanti Setianti; Aat Ruchiat Nugraha
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Jurnal ALTASIA (Edisi Spesial Seminar Nasional Pariwisata)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v2i2.565

Abstract

Berdasarkan fenomena yang terjadi di sekitar destinasi wisata di Kabupaten Garut, kesiapterapan model komunikasi pariwisata yang belum terbentuk akibat potensi sumber daya manusia yang masih minim menjadi kendala untuk merealisasikan program pariwisata halal. Padahal syarat utama dalam pengembangan layanan wisata halal selain objek wisatanya yang bagus yaitu adanya daya dukung dari sumber daya manusia yang berkualitas dalam melayani para wisatawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Kabupaten Garut untuk pengembangan komunikasi pariwisata halal. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan sifat data kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa pemerintahan Kabupaten Garut dalam mengadopsi pariwisata halal sudah mengacu pada buku pedoman pengembangan pariwisata halal yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementaerian Pariwisata tahun 2017, tetapi masyarakat Garut masih memegang teguh dan mengutamakan adat istiadat leluhur yaitu adat istiadat Sunda sehingga wacana pariwisata halal di Kabupaten Garut masih belum berkembang dengan baik, walaupun mayoritas penduduknya memang beragama Islam. Sebaiknya pemerintahan Kabupaten Garut segera bisa mewujudkan pariwisata halal sesuai dengan harapan dari Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata yang menyatakan bahwa perkembangan pariwisata halal (ramah muslim) saat ini telah memasuki fase global mainstream market bukan lagi niche market, yang artinya kebutuhan akan destinasi pariwisata yang ramah wisatawan muslim menjadi suatu keniscayaan.
Hambatan komunikasi terapeutik psikiater, perawat, kader jiwa, dan keluarga pada pasien gangguan jiwa pasca pasung Sri Wahyuningsih; Susanne Dida; Jenny Ratna Suminar; Yanti Setianti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.102 KB) | DOI: 10.26714/jkj.7.2.2019.115-126

Abstract

Tenaga kesehatan, kader jiwa, dan keluarga dalam melakukan komunikasi terapeutik pada pasien ODGJ pasca pasung menemukan beberapa hambatan dari faktor internal maupun eksternal. Tujuan penelitian untuk menggali dan mengungkapkan hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses komunikasi terapuetik tenaga kesehatan, kader jiwa, keluarga terhadappasien ODGJ pasca pasung. Jenis penelitian kualitatif, menggunakan paradigma konstruktivistik, dan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan bahan audio visual. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, dengan subjek penelitian 1 psikiater, 3 perawat, 2 kader jiwa, 7 keluarga pasien. Objek penelitiannya adalah hambatan-hambatan komunikasi terapeutik tenaga kesehatan, kader jiwa, keluarga kepada pasien ODGJ pasca pasung desa Wonorejo. Validasi datanya menggunakan triangulasi dan member check. Penelitian dilakukan bulan April sampai dengan November 2018. Lokasi penelitian desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabuputen Malang Provinsi Jawa Timur. Adanya hambatan yang terjadi pada proses komunikasi terapeutik antara tenaga kesehatan, kader jiwa, keluarga pada pasien ODGJ pasca pasung, yaitu lemahnya jaringan internet, bahasa, inkoherensi, stranger anciety, pendidikan rendah, penampilan perawat, noise suara, dan emosional keluarga, sehingga komunikasi terapeutik kurang lancar. Kata kunci: hambatan, tenaga kesehatan, ODGJ, keluarga, komunikasi terapeutik BARRIERS OF THERAPEUTIC COMMUNICATION PSYCHIATER, NURSE, MENTAL CADRES, AND FAMILY FOR THE PEOPLE WITH POST PASUNG MENTAL DISORDERS ABSTRACTHealth workers, soul cadres, and families in conducting therapeutic communication in post-passive ODG patients found several obstacles from internal and external factors. The purpose of this study is to explore and reveal the barriers that occur in the process of the most therapeutic communication by health workers, mental cadres, families to post ODGJ patients. The research method uses qualitative research, constructivist paradigms, and case study approaches. Data collection methods use, observation, in-depth interviews, documentation, and audio-visual material. Sampling by using purposive sampling, with research subjects 1 psychiatrist, 3 nurses, 2 mental cadres, 7 families of patients. The object of his research is the barriers of therapeutic communication of health workers, mental cadres, families to ODGJ patients postpasung Wonorejo village. Data validation uses triangulation and member check. The study was conducted from April to November 2018. The location of the research was Wonorejo village, Singosari District, Malang Regency, East Java Province. The results are the barriers that occur in the process of therapeutic communication between health workers, mental cadres, families in post-pasung ODGJ patients in Wonorejo village. The barriers to therapeutic communication in postpasung ODGJ in Wonorejo village is the lack of internet, language, incoherence, stranger anxiety, low education, nurse performance, noise noise, and emotional family, so therapeutic communication is less smooth.  Keywords: obstacles, health workers, ODGJ, family, therapeutic communication
PENGARUH KREDIBILITAS PETUGAS TERHADAP SIKAP KEPATUHAN PASIEN TUBERKULOSIS PADA PEMERIKSAAN DAHAK Egie Jatnika Kosasih; Yanti Setianti; Uud Wahyudin
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.028 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v5i1.8480

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredibilitas petugas Tuberkulosis terhadap sikap kepatuhan pasien tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan studi analisis jalur di puskesmas wilayah kabupaten bandung barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien puskesmas di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang tidak melakukan pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah probability random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 orang. Lokasi penelitian ini adalah Puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel dan analisis statistic (analisis jalur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas petugas Tuberkulosis yang diukur dengan keahlian dan kepercayaan berpengaruh terhadap sikap kepatuhan pasien Tuberkulosis pada pemeriksaan dahak di akhir bulan kedua. Keahlian dan kepercayaan pasien kepada petugas tuberkulosis memiliki pengaruh yang cukup besar untuk menjamin pasien melakukan pemeriksaan dahak pada akhir bulan kedua. Sarannya diharapkan petugas dapat mempertahankan dan meningkatkan keahlian serta meningkatkan kepercayaan yang dinilai pasien masih belum maksimal. 
PERILAKU KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENGAHADAPI INFORMASI HOAX FACEBOOK BERBASIS INDIVIDUAL COMPETENCE FRAMEWORK Naifah Kurnia; Yanti Setianti; Aat Ruchiat Nugraha
Kinesik Vol. 6 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v6i1.71

Abstract

Era penggunaan teknologi informasi, menyebabkan posisi media sosial menjadi sangat berarti begi kehidupan kaum milineal. Salah satunya adalah mahasiswa yang merupakan generasi milenial yang menjadikan media sosial sebagai rujukan dalam mencapai pergaulan di lingkungan masyarakatnya dalam mendapatkan informasi. Yang dimana isi informasi yang didapatkannya tersebut bisa mengandung nilai-nilai fakta ataupun hoax. Adapun inti dari penelitian ini adalah tentang penggunaan media sosial Facebook di kalangan mahasiswa dengan kemampuan literasi media yang berbasiskan pada Individual Competence Framework mengenai informasi hoax. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis data secara survey. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner dan studi pustaka dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 2.252 orang dan responden berjumlah 96 orang melalui teknik sampling proporsional strata random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat literasi media di kalangan mahasiswa secara keseluruhan berdasarkan variabel-variabel Individual Competence Framework yang terdiri atas 1) technical skill menunjukkan sudah cukup tinggi yang berada pada kategori advance; 2) critical understanding sudah menunjukkan cukup baik yang berada pada tingkat medium yaitu ratarata responden sudah bisa memahami, menganalisis, dan mengevaluasi konten hoax di media sosial facebook; dan 3) to communicate berada pada kategori basic yaitu masih rendah dalam membangun relasi sosial serta berpartisipasi dan memproduksi konten di media.
TAHAPAN PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS NFRT LABEL (NEFERTITI) SEBAGAI EFFORTLESS FASHION MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Fidya Zahra Afifah; Yanti Setianti; Heru Ryanto Budiana
Jurnal Nomosleca Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v5i1.2751

Abstract

AbstractThe vastly dynamic movement of fashion industry where many brands are converting to digital marketing, is seen as an opportunity for Indonesian local brands such as NFRT Label (Nefertiti) to build brand awareness. NFRT Label is a woman clothing line that was found in 2011. With their identity as "effortless fashion", NFRT is trying to construct's public awareness towards their brand as a clothing line with sense of effortless style through Instagram. The purpose of this research is to describe how NFRT Label builds its brand awareness as effortless fashion through Instagram. The researcher elaborates the purpose of this reserach in three aspects: how NFRT Label attracts attention on Instagram, creates consumer's comprehension and consumer's retention. This purpose is made based on Objective Awareness by Ronald.D Smith (2002). The researcher used descriptive method with qualitative data. The result of this research is elaborated based on this research's objectives. In gaining attention, NFRT creates different kinds of contents, collaborates with celebrity endorsers, holding a contest, using hashtag, creative caption-writing, et ce tera. Seeing how NFRT creates comprehension, NFRT gives basic information about their products, collection description, content consistency, creates easy-to-comprehend captions, et ce tera. To create consumer's retention, NFRT shows their signature products, does repetivite contents, manages the time and amount of postings, and use an easy-to-reccall logo. In conclusion, NFRT has done a good job in creating customer's attention through social media although NFRT hasn't given an optimal performance when creating customer's comprehension and retention.Keywords : Brand Awerness, Fashion, Social Media DOi : https://doi.org/10.26905/nomosleca.v5i1.2751
REPRESENTASI EKSPLOITASI SATWA DALAM FILM RISE OF THE PLANETS OF THE APES Yasmin Yasmin; Yanti Setianti; FX. Ari Agung Prastowo
ProTVF Vol 1, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.177 KB) | DOI: 10.24198/ptvf.v1i2.19874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi atau gambaran eksploitasi satwa yang terdapat dalam film Rise of The Planets of The Apes, bagaimana manusia memperlakukan hewan dengan tidak baik dan tidak sesuai dengan Five of Freedom yang dicetuskan kerajaan Inggris sejak tahun 1992. Lima Kebebasan menguraikan lima aspek kesejahteraan hewan dibawah kendali manusia yaitu bebas dari rasa lapar dan haus, rasa tidak nyaman, bebas mengepresikan perilaku normal, dan bebas dari rasa stress dan tertekan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan semiotika. Objek penelitian ini adalah film Rise of The Planets of The Apes dan subjeknya adalah tanda atau makna yang merepresentasikan eksploitasi satwa. Pengumpulan data yang diperoleh dengan dokumentasi, wawancara dan studi kepustakaan. Peneliti menggunakan pendekatan semiotika dari John Fiske untuk mengetahui representasi eksploitasi satwa dalam film Rise of The Planets of The Apes. Kode-kode televisi John Fiske digunakan untuk meneliti film ini seperti: Perilaku, ekspresi, gerakan, dialog, sudut kamera dan ideologi. Setelah melakukan penelitian, peneliti mengidentifikasi adanya gambaran eksploitasi satwa dalam film Rise of The Planets of The Apes yang terpresentasikan melalui: eksperimen terhadap kera, pukulan, siraman, ancaman, intimidasi, raut muka ketakutan, tidak nyaman dan kesakitan, penindasan dan dari beberapa dialog peneliti menemukan adanya ideologi matrealisme.
“JATIDIRI PASUNDAN” SEBAGAI BRANDING BANDUNG TV DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ISI SIARAN DI ERA DIGITALISASI Ahmad Taufiq Maulana Ramdan; Yanti Setianti; Aat Ruchiat Nugraha
ProTVF Vol 1, No 1 (2017): March 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.468 KB) | DOI: 10.24198/ptvf.v1i1.13332

Abstract

Keberadaan televisi lokal menyongsong era digitalisasi akan semakin tertantang dengan adanya persaingan untuk mendapatkan perhatian publik yang semakin kritis dan tersegmentasikan dengan jelas. Persaingan diantara industri penyiaran lokal dapat diatasi melalui tayangan isi siaran yang mengandung nilai-nilai budaya sebagai keunggulan sebuah televisi lokal di suatu daerah. Tuntutan isi siaran pada televisi lokal harus harus mengimbangi terhadap perkembangan budaya modern dan teknologi informasi yang semakin “bebas” memasuki ruang pribadi dan ruang publik secara berkesinambungan. Disisi lain, televisi sebagai media komunikasi massa yang cukup ampuh dalam menyampaikan pesan-pesan terhadap publik telah merubah pemikiran dan budaya bangsa secara bertahap. Hal inilah yang terdapat pada isi siaran televisi lokal Bandung TV yang masih tetap mempertahankan isi siaran dengan konsep-konsep budaya lokal Kesundaan sebagai identitas Branding keberadaan televisi lokal di era persaingan siaran analog dan digital yang semakin kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Bandung TV membangun branding “Jatidiri Pasundan” melalui program tayangan advertorial gelaran event 1001 produk wirausaha baru Jawa Barat 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatankualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep tayangan yang menunjang branding “Jatidiri Pasundan” disiarkan dengan penggunaan bahasa Sunda lomamengenai isi tayanganevent Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016. Simpulan dari penelitian ini bahwa Bandung TV telah berhasil menanamkan sebagian dari nilai-nilai “Jatidiri Pasundan” dalam tayangan event Gelar 1001 Produk Wirausaha Baru Jawa Barat 2016.Kata-kata Kunci: Siaran Televisi, Branding, Televisi Lokal
Co-Authors A. Hamid AA Sudharmawan, AA Aat R. Nugraha, Aat R. Aat Ruchiat Aat Ruchiat Nugraha Abdul Rosid Abdul, Elfis Mus Achiruddin Siregar Achmad Abdul Basith Ade Kadarisman Ade muhtya Gobel, Sry Afni, Fauza Agus Rahmat agus rahmat Agus Santoso Ahmad Taufiq Maulana Ramdan Akil, Rafiuddin Akil, Salsabila Andi Alamsyah Ali Ridho Alijoyo, Franciskus Antonius Alimin, Erina Ana Fitriyatul Bilgies, Ana Fitriyatul Andri Saleh Andri Saleh Annisa Aulia Yusuf Annisa Nursalsabillah Anwar Sani Ariandani, Raysha Nanda Arif Syaifudin, Arif Arifin, Moh. Syamsul Artati, Dyah Gendis Arvin Hardian Atwar Bajari Aulia, Syahidatia Chairunissa Ayu Indra Wardhani Bakri Bambang Sugiharto Barick Ahmad Setiawan, Barick Ahmad Budi Sulistiarini, Emma Cahyono, Nikotiyanto Dwi Centurion Chandratama Priyatna Dance Tangkesalu Darmawan Darmawan, Zakaria Satrio Dede Abdul Hasyir Dedek Helida Pitra Deni Herdiansah Desi Derina Yusda Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Dian Wardiana Dian Wardiana Sjuchro Dian Wardiana Sjuhro Diandra, Mikha Puan Dinda, Susanne Dinda, Susanne Dirgantara, Khantia Ridwan Diwyarthi , Ni Desak Made Santi Donny Dharmawan Dwi Ridho Aulianto dwi wahyono Egie Jatnika Kosasih Eigis Yani Plamularso Eka Sartika Ekky Ulfah Fauziah Eko Purnomo Elizabeth Evi Novianti Fachry Abda El Rahman Fajri, Muhammad Iqbal Fatmawati Fatmawati Febri Erlianti Safitri, Wafiq Feliza Zubair Fidya Zahra Afifah Firdaus Yuni Dharta Firna Grania Firunika Intan Cahyani FX. Ari Agung Prastowo Gian Prima Yogi Gracia Rachmi Adiarsi Gunawan, Putra Hafizh Achmed Handriyani Cahyaningtyas Hanny Hafiar Hanny Hafiar Hanny Hafiar Hari Susanto Hartutik Hartutik Harun Rasyid Hayati, Neni Nur Henny Sri Mulyani Rohayati Heri Aji Setiawan Heru Ryanto Budiana HERY PURNOMO Hindun Mila Hudzaifah Ignatius Septo Pramesworo Ikram Yakin Ipit Zulfan Irdewanti, Erni Iriana Bakti Iswahyu Pranawukir Jeferson Siahaan Jenny Ratna Suminar Jenny Ratna Suminar Judijanto, Loso Khairul Saleh Khairunnisa Khaliaphnie, Anisah Kholidil Amin Kokom Komariah Kosasih, Egie Jatnika Kurniasih, Erni Kusuma, Ema Kusumawardhani, Trisnawati LAUNTU, ANSIR Lilis Puspitasari Luh Komang Candra Dewi Lukiati Komala Lyra Vellaniza Ferbita M. Arie Desman M. Fatah Wiyatna M. Fauzi Ramadhan Malinda Puteri Kusaeni Mamun Murod Maulvi, Herzi Rahmatia Maya May Syarah, Maya May Megandhi Gusti Wardhana Mhd Rival Mohamad Sudi Mr. I Gede Eko Putra Sri Sentanu Muh. Syaiful Saehu Muhamad Fatah Wiyatna Muhammad Fatah Wiyatna Muhammad Mulyadi Pane Muhammad Nur Muhiban, Ayi Murod, Ma'mun Musran Munizu Nadhira, Ziyan Naifah Kurnia Naurah Lisnarini Neni Nur Hayati Ni Desak Made Santi Diwyarthi Ningsih, Titiek Surya Ninis Agustini Damayani Ninis Damayani Novilla, Arina Nur, Tanti Nuraeni, Tating Nursalsabillah, Annisa Nurul Asiah Nurwijayanti Nuryah Asri Sjafirah Nuryah Asri Sjafirah, Nuryah Asri Oklitha Arifah Pawit M Yusup Plamularso, Eigis Yani Priyatna, Centurion C. Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Priyo Subekti Purwadisastra, Dikdik Purwanti Hadisiwi Rahma Helal Al_ Jbour Rahula Hananuraga Ramadhanty, Ghina Rangga Saptya Mohamad Permana Rangkuti, Ismaliyah Yusuf Ratna Suminar, Jenny Rauza Sukma Rita Renata Anisa Rety Palupi RR. Ella Evrita Hestiandari Ruchiat Nugraha, Aat Rumyeni, Rumyeni Saehu, Muh. Syaiful Safi, Abdul Qayoum Salam Saleh, Andri Sapi, Abdulmanan Saputra, Dandi Sari, Mike Nurmalia Septiana, Ayu Shaffira, Nadya Sholihat, Aulia Silvina Mayasari Simamora, Benget Siregar, Achiruddin Siregar, Repli Siti Aisyah Siti Syamsiah Sitti Aisa, Sitti Sri Ananda Rahmawati Sri Meike Jusup Sudi, Mohamad Sugianto, Efendi Sulistyo Budi Utomo Sumiyati, Iin Suroso Susanne Dida Susie Perbawasari Suwandi Sumartias Syamsiar, Syamsiar Syamsul Arifin Syauqy Lukman Tampubolon, Septrina Teguh Setiawan Wibowo Tia Nurapriyanti Tia Nurapriyanti Tiurmaida, Serepina Trie Damayanti Ulfah, Bardiati Uud Wahyudin Uud Wahyudin Warta, Waska Wawan Setiawan Wawan Wawan Setiawan Wibowo, Teguh Setiawan Willia Yusup Hardy Wina Erwina Yasmin Yasmin Yenny Okvitasari, Yenny Yessica Tiurma Lestari Yogaswara, Yogaswara Yustikasari Yustikasari Yustikasari, Yustikasari Zinda Adinta Sari Zinda Adinta Sari Zulham Zulham, Zulham