p-Index From 2021 - 2026
21.282
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Pendidikan Karakter Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Indonesia Widya Wacana : Jurnal Ilmiah Journal of Education and Learning (EduLearn) Language Circle : Journal of Language and Literature Lingua Cultura Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Jurnal Prima Edukasia Ahmad Dahlan Journal of English Studies JURNAL MITRA SWARA GANESHA Mimbar Sekolah Dasar WARTA Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik EXPOSURE JOURNAL Journal on English as a Foreign Language (JEFL) IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature ETERNAL: English Teaching Journal Indonesian Journal of English Language Studies (IJELS) Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Linguistics and Elt Journal Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan LEKSIKA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan International Journal of Language Teaching and Education Early Childhood Research Journal (ECRJ) English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Jurnal Basicedu Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE ATTARBIYAH Journal on Education Voices of English Language Education Society Jurnal Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Humaniora Journal of English Education Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sukma: Jurnal Pendidikan Suar Betang TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Dinasti International Journal of Education Management and Social Science PANYONARA: Journal of English Education Buletin KKN Pendidikan Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Filsafat Indonesia JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Cahaya Mandalika Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Jurnal Kependidikan Proceedings Series on Physical & Formal Sciences INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Indonesian Journal of EFL and Linguistics JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Prosiding University Research Colloquium International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Central Publisher House of Management and Business Journal JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Journal of International Multidisciplinary Research JLE: Journal of Literate of English Education Study Program Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS) Jurnal Elementaria Edukasia Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA) Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Sukma: Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan ETERNAL: English Teaching Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Improving The Dimensions of The Citizenship Profile of Graduates, through National Songs in Arts and Culture Learning: A Classroom Action Research Study in Senior High Schools Prihantoro, Puthut; Fauziati, Endang; Haryanto, Sigit
Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science 2025: Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low awareness of students towards civic values, such as nationalism, love of the country, and social concern, is a worrying phenomenon in today's education world, especially at the secondary education level. The lack of student involvement in national-themed activities and the lack of understanding of national songs indicate the need for learning strategies that can instill these values effectively. This study aims to improve the dimensions of the civic graduate profile through the use of national songs in arts and culture learning. The method used is the Classroom Action Research (CAR) model of Kemmis & McTaggart, which is carried out in two cycles with stages of planning, action, observation, and reflection. The subjects of the study were grade XI students at a high school. Data collection techniques include observation, Likert scale questionnaires, interviews, and documentation. The results of the study showed that there was a significant increase in the civic aspect of students after the implementation of national songbased learning. The average score of the civic questionnaire increased from 3.12 in the preaction to 4.21 in the post-action. In addition, observations show an increase in students' active involvement in learning, as well as the growth of reflective awareness of the meaning of national songs. This study proves that national songs are not only an expression of art, but also an effective educational medium in instilling national character values. The benefits of this study are to provide an alternative learning approach that is contextual, meaningful, and able to support the strengthening of the Pancasila Student Profile, especially in the citizenship dimension.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Sosial dan Emosional Siswa Slow Learners Fajar Setyorini, Wulan; Fauziati, Endang; Minsih, Minsih; Etika Rahmawati, Laili; Widyasari, Choiriyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kompetensi sosial dan emosional siswa slow learner di kelas III SD Negeri Ngreco 05 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan guru kelas dan tiga siswa slow learner sebagai subjek utama. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber, sementara analisis dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti kerja kelompok, permainan edukatif, simulasi sosial, pemberian contoh, dukungan positif, komunikasi yang mendukung, dan tutor sebaya. Strategi ini mendorong keterlibatan siswa dalam interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan empati serta tanggung jawab. Dalam pengembangan aspek emosional, guru menggunakan pendekatan yang bersifat pribadi seperti kegiatan refleksi, cerita bergambar, aktivitas seni, teknik relaksasi, dan penyediaan ruang tenang di kelas. Pendekatan ini membantu siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi dengan lebih sehat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya peran guru dalam pembinaan sosial-emosional siswa berkebutuhan khusus dan mendukung praktik inklusif di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI DIALEKTIKA HEGEL DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DISKUSI UNTUK MEMBANGUN PENGETAHUAN BARU PADA SISWA MENENGAH ATAS Arif Fahrudin; Arif Rumiyadi; Roza Cyintia Salwa Azhar; Yusuf Nurrahman; Endang Fauziati
Journal Central Publisher Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i6.670

Abstract

Latar Belakang : Dialektika Hegel, yang terdiri dari tiga tahapan utama: tesis, antitesis, dan sintesis, menjadi kerangka teoritik dalam menganalisis bagaimana diskusi di kelas mampu mendorong siswa membangun pengetahuan baru melalui pertentangan ide dan refleksi bersama. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dialektika Hegel, dan implementasi pemikiran dialektika Hegel dalam proses pembelajaran berbasis diskusi di lingkungan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Muhammadiyah. Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui Forum Grup Disscussion, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model diskusi yang mengikuti pola dialektika Hegel mendorong peningkatan kemampuan berpikir kritis, keberanian berpendapat, serta pemahaman konseptual siswa. Selain itu, pendekatan ini memperkuat karakter kolaboratif dan dialogis dalam proses pembelajaran. Kesimpulan : Penelitian ini merekomendasikan integrasi pemikiran filsafat dalam desain pembelajaran, khususnya di lingkungan pendidikan dengan jenjang siswa menengah atas, untuk menguatkan proses internalisasi nilai dan pembentukan karakter dan nalar kritis siswa.
KONTRIBUSI PERILAKU DISRUPTIF TERHADAP EKSKLUSI SOSIAL PADA ANAK USIA SD Amin Lestari; Bambang Sumardjoko; Anatri Desstya; Laili Etika Rahmawati; Endang Fauziati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 3 (2022): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8950

Abstract

This article identifies the causes of disruptive behaviour (PD) in elementary school children and explains how PD can contribute to social exclusion. The study in this article employs a case study design and is conducted in an elementary school in Sragen Indonesia. Data were gathered through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. To test the validity, the researcher used triangulation. The data obtained and declared valid were then analyzed by following the procedures proposed by Miles et al. (2014). They are data condensation, data display, and conclusion drawing or verification. The results showed that (a) the family environment, school environment, playmate environment, and community environment were the determinants of the emergence of children’s disruptive behaviour, (b) the process of social exclusion as a result of PD was applied by following three stages; group assessment of the risk of PD, decision making to exclude perpetrators, and selflimitation of excluded students within a specified time. It could be concluded that based on the four environments that affected children’s disruptive behaviour, the family environment and school environment were frequently determinants. Nevertheless, in some cases, the existence of a role model in the community reinforced the children’s disruptive behaviour. The social exclusion that came from disruptive behaviour (in the third phase) would only be stopped when the perpetrator no longer shows their disruptive behaviour. The researcher recommended to do an early diagnosis of PD symptoms. It is
Direct and Indirect Expressive Speech Acts in Celebrity Apology Posts on Instagram: A Pragmatic Analysis Astutik, Septiani Dwi; Fauziati, Endang; Haryanto, Sigit
ELTALL: English Language Teaching, Applied Linguistic and Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/eltall.v6i2.11514

Abstract

This study investigates the pragmatic analysis of expressive utterances in celebrities’ apology posts on Instagram. It examines the types and functions of direct and indirect expressive speech acts and those in apologies. It applied qualitative descriptive research with data from celebrity Instagram posts that grew significant community attention within five years (2021-2025). The data analysis involved categorizing each apology utterance as either direct or indirect and subsequently identifying its pragmatic function within the specific context of the celebrity's post. The findings show that celebrities tend to use a combination of direct and indirect apology expressions. Direct apologies, such as “I apologize” and “I’m sorry,” indicate clear responsibility, while indirect expressions, such as “I feel greatly ashamed of myself” and “I deeply regret my behavior,” create sympathy and reduce negative impact. These findings hint at the nature of online communication on social media sites and the importance of apologetic strategies for keeping these relationships harmonious with the general public and enhancing a positive image for celebrities.
Pembentukan Karakter Siswa SMK dalam Perspektif Perkembangan Moral Jean Piaget Widiantoro, Rulli; Mahdhuroh, Umi; Hindarto, Hindarto; Jasno, Jasno; Fauziati, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3974

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memengaruhi perkembangan kognitif dan kepribadian anak secara signifikan, termasuk dalam pembentukan moral dan karakter. Berbagai konten digital yang beredar tanpa filter tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga dapat memengaruhi cara anak memaknai nilai, norma, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teori perkembangan moral Jean Piaget, menguraikan keterkaitan teori tersebut dengan pembentukan karakter siswa SMK, serta menjelaskan implikasi penerapannya dalam pendidikan karakter di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui tinjauan pustaka dari berbagai literatur lintas disiplin. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep moral heteronomi dan moral otonomi Piaget sangat relevan dalam konteks karakter siswa SMK yang berada pada tahap perkembangan menuju kemandirian moral. Pada era digital, siswa tidak cukup hanya menerima aturan secara pasif, tetapi perlu diarahkan untuk melakukan refleksi moral terhadap berbagai pengalaman yang diperoleh dari lingkungan virtual. Guru dan orang tua memiliki peran strategis sebagai fasilitator moral yang membimbing siswa dalam menggunakan media digital secara aktif, bijak, dan penuh kesadaran. Pendekatan ini memungkinkan siswa mengembangkan penilaian moral yang lebih mandiri serta mampu membedakan informasi yang sesuai dengan nilai karakter yang diharapkan. Dengan demikian, teori Piaget menjadi landasan penting dalam merancang strategi pendidikan karakter yang konstruktivis, reflektif, dan adaptif terhadap realitas digital yang terus berkembang, sehingga pembentukan karakter siswa SMK dapat berjalan lebih efektif dan kontekstual.
Konsep Atomistik Leucippus Sebagai Analogi Filosofis dalam Pembelajaran Matematika di SMA Soekarno, Gustina Anugerahwati; Anasari, Tri; Abdillah, Definka Puan Shalika; Sulistiyowati , Nourma Ayu; Fauziati, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4000

Abstract

Skor PISA matematika Indonesia yang rendah mengindikasikan perlunya pergeseran fokus pembelajaran dari aspek prosedural ke pemahaman konseptual dan bernalar kritis. Matematika sering dianggap abstrak karena metode pengajaran kurang mendorong berpikir kritis. Penelitian ini menawarkan kerangka filosofis atomistik Leucippus untuk menyusun dan memperkaya pemahaman konsep yang mendalam di tingkat SMA. Penelitian kualitatif ini, melalui wawancara dan observasi, menganalisis penerapan analogi atomistik Leucippus. Konsep atomistik dianalogikan sebagai elemen fundamental atau konsep prasyarat yang tak terbagi dalam matematika (unit dasar). Implikasi Analogis konsep atomistik dalam Pembelajaran yaitu Keteraturan Atom diibaratkan sebagai struktur materi yang hierarkis, bergerak dari konsep sederhana ke konsep kompleks. Gerak Atom diibaratkan sebagai proses belajar dan penurunan rumus yang menunjukkan interaksi dan hubungan antar konsep. Penerapan analogi ini telah diimplementasikan guru dalam Penyusunan Bahan Ajar yang terstruktur secara sistematis dari dasar ke kompleks, Penurunan Rumus Bertahap dengan selalu menghubungkan kembali ke konsep prasyarat (atom) dan Diagnosis Kesulitan yang berfokus pada penguasaan konsep per atom (unit dasar) sebelum beralih ke konsep yang lebih rumit, memungkinkan remedial yang lebih efisien. Kesimpulannya, analogi atomistik Leucippus terbukti memberikan kerangka konseptual yang efektif bagi guru untuk menyusun pembelajaran. Pendekatan ini memfasilitasi pemahaman bahwa pengetahuan matematika dibangun secara hierarkis, deduktif, dan konsisten dari unit-unit dasar yang saling berinteraksi, berpotensi meningkatkan pemahaman konseptual murid secara signifikan. Integrasi filsafat atomistik dalam pedagogi matematika mampu menggeser paradigma pembelajaran dari mekanistik menjadi reflektif-struktural.
Pemikiran Pragmatisme Charles Sanders Peirce Dalam Pembelajaran Bermakna Di Sekolah Dasar Susi Irianti, Indah; Aspri Nur Taryanti, Wahyu; Fatimah, Iim; Fauziati, Endang
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse Charles Sanders Peirce's pragmatism in relation to meaningful learning, identify strategies for integrating this perspective into elementary school learning practices, and evaluate the improvement of student understanding through practical experiences informed by Peirce's perspective. The theoretical study examines Peirce's pragmatism as a philosophical foundation that emphasizes truth and knowledge acquired through practical and experimental experience, which aligns with meaningful learning that holistically connects subject matter with students' experiences. Deep learning is implemented to encourage in-depth analysis and critical application, while the integration of the two enables contextual and meaningful curriculum design within the context of the Independent Curriculum. The theoretical framework combines these elements to support the research objectives, providing a strong theoretical foundation for educational innovation and facilitating more effective and adaptive learning in support of national education reform.
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA SOCIETY 5.0 DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PERENIALISME ROBERT MAYNARD HUTCHINS (STUDI KASUS DI SMP NEGERI KABUPATEN KLATEN) Ratna Arjanti, Evylia; Aziz Yusuf, Muh Nur; Ahmad Al Muzakki, Ghufron; Fauziati, Endang
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robert Maynard Hutchins merupakan tokoh kunci dalam filsafat pendidikan perenialisme, yang menekankan pentingnya pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai abadi dan rasionalitas sebagai fondasi pembentukan karakter. Gagasan Hutchins berfokus pada pencapaian kebijaksanaan melalui pendidikan liberal yang menumbuhkan pemikiran kritis, moralitas, dan spiritualitas dalam diri peserta didik. Di era Society 5.0, era di mana teknologi digital terintegrasi ke dalam kehidupan manusia, pendidikan karakter menghadapi tantangan yang signifikan akibat pergeseran nilai, individualisme, dan dominasi teknologi dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan penerapan prinsip-prinsip perenialisme Robert Maynard Hutchins dalam memperkuat pendidikan karakter dalam konteks era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan kecenderungan induktif. Strategi penemuan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh melalui kajian pustaka terhadap karya-karya Hutchins, sumber-sumber tentang filsafat perenialisme, dan studi-studi kontemporer tentang pendidikan karakter dan Society 5.0. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitis, dengan menginterpretasikan relevansi konsep-konsep Hutchins dengan kebutuhan pendidikan terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Hutchins tetap sangat relevan dalam mengembangkan pendidikan karakter yang berbasis pada kebenaran universal, kearifan moral, dan pembentukan manusia rasional di tengah kemajuan teknologi. Nilai-nilai perenialisme seperti rasionalitas, etika, dan pencarian kebenaran merupakan fondasi penting untuk membimbing peserta didik memanfaatkan teknologi secara bijak dan beradab. Kesimpulannya, penerapan prinsip-prinsip perenialisme Hutchins pada pendidikan di era Society 5.0 dapat menjadi landasan filosofis untuk membentuk karakter manusia yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga bermoral, humanis, dan berorientasi pada nilai-nilai abadi.
Exploring Social Constructivist Practices: Collaborative Learning Challenges and Strategies in TEFL Classrooms at Islamic Boarding Schools Rizki Azizah; Putri Itsna Ulayya; Endang Fauziati
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v12i1.15102

Abstract

Islamic boarding schools play a vital role in Indonesia’s education system, particularly in shaping students’ religious and academic development. Within these institutions, implementing collaborative learning presents unique challenges due to their emphasis on discipline, religious values, and limited technological access. This study aims to explore Islamic boarding school teachers’ perspectives on the challenges of applying social constructivist approaches in collaborative learning within TEFL classrooms, as well as the strategies used to overcome these obstacles. Using a qualitative design, data were collected through semi-structured interviews with five teachers and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that while collaborative learning can enhance students’ motivation, critical thinking, and language skills, it requires careful planning and ongoing professional development to be effective in this context. Challenges identified include curriculum constraints, school culture, inadequate facilities, diverse student cognitive abilities, varying motivation levels, and emotional regulation. The study underscores the importance of strategic lesson planning, effective group composition, and teacher training in addressing these issues and improving collaborative learning in Islamic boarding school settings.
Co-Authors Aan Yunianto Abdillah Nugroho Abdillah, Definka Puan Shalika Abdul Asib Abdul Asib Achmad Fathoni Achmad Fathoni, Achmad Adi Syam Ari, Lukit Adianingsih, Putri Aditya Rini Kusumaningpuri Afiani Purnaningtyas Agus Sunaryo Agus Sunaryo Agus Supriyoko Agus Wijayanto Agustina Tyarakanita Agustina Widianti Ahmad Al Muzakki, Ghufron Ahmad Muhibbin Ahsanul Huda Aini S, Qurrotul Aisah, Nurul Aji Wasito Alan Joko Purnomo Alan Aldila Nur Rohmah Alfauziah Rahmadani Alfi Aristiyani Ali Imron Al-Ma’ruf Ali Maksum Fuadi Alqudsi, Zainab Amalia, Zaky Dzulhiza Hawin Ambar Jati Ambawani, Cettra Shandilia Latunusa Amelia Santriane Amin Lestari Amin Lestari Amira Muflicha Daraini Anam Sutopo Anatri Desstya Andy Ariyanto Anfa Muarif Wicaksana Ani Budiarti Anida Fadhilah Jati Aninda Shinta Fatimatus Siha Anindyawati, Fibrian Anisa Husni Alkaromah Anthori, Muhammad Anton Budi Nugroho Arif Mustofa Helmi Arif Rumiyadi Arifah, Khafidhta Qudsiana Nurul Arina Afiyati Shadikah Armala, Intan Arofaturrohman, Yunita Azmil Arya Dani Rushertanto Ashari Aspri Nur Taryanti, Wahyu Asri Neli Putri Astutik, Septiani Dwi Atik Astrini Atik Astrini Aulia Wahyu Santosa Aziz Yusuf, Muh Nur Azmina, Badi'atul Badi'atul Azmina Badi'atul Azmina Baehaqi Bambang Sumardjoko Bekti Ningsih Budi Murtiyasa Budi Purnama Budi Purnama Cahyono, Dedi Dwi Chairunnissa, Indri Choiriyah Widyasari Cyntia Mahardhika Kusumaningsih D. S, Suprojo Damai Ari Kontesa Darsinah Darsinah Darsinah, D Darwanti, Asri Desi Astuti Desilva Sindra Devi Pratama Putri Dewi Mariastuti Khasanah Dewi Rochsantiningsih Dewi Rochsantiningsih Dewi Rochsantiningsih Dewi Rochsatiningsih Diah Kristina, Diah Diki Wahyudi Djalal Fuadi Djalal fuadi Djatmika Drajti, Nur Arifah Drajti, Nur Arifah Dyah Rohma Wati Dyah Sulistyaningsih Efi Miftah Faridli, Efi Miftah Eka Mareta Suharyanti Endah Kurtianti Endah Susaeni Endang Setyaningsih Endang Setyningsih Eny Pemilu Kusparlina Era Setiyawati Erna Sulistianingrum Esthi Mursiti Eti Endang Kusmiati Fajar Rahmawati, Safitzal Fajar Setyorini, Wulan Farid Muhammad Fathi Husna, Dhia Fatimah, Iim Febrianti T. Lestari Fibrian Anindyawati Fitri Nur Laila Fitria Unzurna Garaika Gumgum Gumilar Hakiky, Nur Handayaningsih, Andriani Chondro Retno Haniah, Amanda Ummu Hanif Maghfur Darussalam Hanif Maghruf Darussalam Hanif Maghruf Darussalam, Hanif Maghruf Hari Nugrahini, Early Harindra Dina Natamia Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono Harsono, H Hartati Widiastuti Harun Joko Prayitno Hastutiningsih, Puji Hateenah Ali Sulaiman Yousef Hening Laksani Heri Susanto Herlina Gantini Hesti Hesti Hesti Hikmah, Mauly Hindarto Husni Mubarok Ima Kusumastuti Indra Nur Rahman Indri Indri Indri Ipung Purwati Irwan Nurcholis Isnaini Maratus Sholihah Isnaini Maratus Sholihah Iwan Jazadi Izzati, Miftahul Jannah, Ma'rifatul Jasno, Jasno karmila karmila Karmila Karmila Khafidhta Qudsiana Nurul Arifah Khafidhta Qudsiana Nurul Arifah Khafidhta Qudsiana Nurul Arifah Khanngeun Vongsawath Khotimah, Nur Koesoemo Ratih Koesoemo Ratih Kusumaningpuri, Aditya Rini Kusumaningsih, Cyntia Mahardhika Kusumastuti, Ima Lailatun Nurul Aniq Lailatun Nurul Aniq Laili Etika Rahmawati Laksono, Kukuh Lala Devi Ovita Lastini, Fitri Latif, Azminudin Linafatul Khofifah Listiana Dewi Lukluk Argita Munif Luqmanul Hakim M. Yoga Oktama Mahardhani, Ardhana Januar Mahardhika, Itang Enrico Pradana Mahdhuroh, Umi Mahmoud Amjad Mohammad Bolad Makhsun, Faizal Ali Markhamah Markhamah Marmanto, Sri Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi Masrurah, Ummie Masyhudianti, Ummy Khoirunisya’ Mauly Halwat Hikmat Mauly Hikmah Ma’rifah Ma’rifah Melati Sri Utami Miftakhul Huda Minsih Mirana, Ludiya Yayang Miss Nuro Sabuela Muh. Shofiyuddin Muhamad Rizky Fathurrahman Subekti Muhammad Fahmi Johan Syah Muhammad Musiyam, Muhammad Muhammad, Farid Muhibbin, A. Muhibuddin Fadhli Mujamil, Mohamad Murfiah Dewi Wulandari Mustofa, Nurul Hadi Mutiara Hanif Saputri N. Nurhamidah Naning Tri Wahyuni Naning Tri Wahyuni, Naning Tri Ningrum, Saraswati Eko Ningsih, Prapti Octavia Nofi Animah Kusumastuti Nugroho, Bayu Sapto Nugroho, Murwanto Setyo Nur Arifah Drajati Nur Arifah Drajati Nur Arifah Drajti Nur Indah Rahmawati Nur Khikmah, Eni Nuraini Alkhasanah Nurrochman, Taufik Nurul Qomariah Nurul Uswatun, Nurul Nurun Hidayati Nurur Rubingah Nuryati Nuryati Nuryati Ovita, Lala Devi Patriana, Wendy Dian Phoumchay Vongvilay Pina Indah Sayekti Pipit Saraswati Indriasari Pradhita Ramadhani Prasetiyo, Aditiya Dwi Prihantoro, Puthut Puji Rachmawati, Fitri Purniningtyas, Annisaa Purwanti Purwanti Putri Itsna Ulayya Putri, Indah Wigati Qudsiana Nurul Arifah, Khafidhta R, Laili Etika Rahmatika, Indana Ramadona Ramadona Randy Listiyanto Ratna Arjanti, Evylia Rini Budiwati Ririn Tutik Faidah Rita Dwi Nawanti Riyadisty, Auranissa Putri Rizki Azizah Rizki Azizah, Rizki Rohimah, Nadya Khansa Rohman, Darus Rosyadi, Muhammad Irfan Rosyida, Alifia Roza Cyintia Salwa Azhar Sabar Narimo Safitzal Fajar Rahmawati Saifudin, M. Fakhri Santoso, Wahyudi Taufan Saputra, Irwan Sartika, Sartika Sartini Sartini Sartini Sasongko, Febry Khunto Satiti, Laras Hayu Sayekto, Giri Sekar Ayu Wardhani Setyo Nugroho Setyorini, Wulan Fajar Seytaningsih, Endang Shakesha Febrisha Shektas Shektas, Shakesha Febrisha Shinta, Aninda Shodiq Purnomo Sigit Haryanto Sigit Haryanto Siregar, Renol Aprico Siti Lestari Siti Lestari Dwi Wahyuningsih Siti Malikah Siti Nurfaida Siti Nurjanah SITI NURJANAH Slamet Supriyadi Slamet Supriyadi Slamet Supriyadi Soekarno, Gustina Anugerahwati Sofia Nur Kartika Sofie Putri Ardillani Sofyan Anif Sonia Handini Lubis Sri Haryanti Sri Katoningsih Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto, Sri Sri Samiati Tarjana Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suharyanto Suharyanto Sukasno Sukasno Sulistiyowati , Nourma Ayu Sumardi Sumardi . Sumini Sunaryo, Ilham Sundari Sundari Suparno Suparno Suparno Suparno Supriyadi, M. Yusup Surahman, Yugga Tri Susi Irianti, Indah Susilowati, Arum Sutama Taufik Nurrochman Teguh Waluyo Thitha Meista Mulya Kusuma Tina Mardiyana Tri Anasari Tri Mulyani, Endang tri wahyuni Vina Novitasari Vitri Astuti Wafrotur Rohmah Wahyu Warastuti WAHYUDI, DIKI Wardana, Inas Abiyyu Wawan Suranto Wegang Sri Sulanjari Widartiningsih Widartiningsih Widiantoro, Rulli Widyasari, Erna WIDYASTUTI Wiratmoko, Gandung Aulia wiwin kurniyanti Wiwin Wulandari Wulandari, Herlina Tri Yenni Widyawati Yeny Prastiwi Yozaga, Buana Tirta Yudhani, Ardheila Setya Yudianto Yudianto Yulia Maftuh Hidayati Yulia Maftuhah Hidayati Yuliati, Maria Yuni Budyastuti yuni yati Yuni Yati Yustina Neny Hastuti Yusuf Nurrahman Zahro, Masithoh Afifah Nuraini As