Articles
Analisis Kesulitan Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Pada Era New Normal di Kelas Rendah SDN 2 Beleka
Yustika Aprilia;
Darmiany Darmiany;
Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.867
Keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran ditentukan dari banyak faktor terutama dari dalam guru dan peserta didik itu sendiri. Dalam proses kegiatan belajar mengajar guru mempunyai peran yang sangat penting. Pembelajaran di era New Normal membuat guru beserta elemen sekolah harus mampu untuk menjalankan peralihan perubahan sistem pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan. Era New Normal adalah era baru dimana masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kegiatan pembelajaran di era ini menuntut para pendidik yakni guru untuk dapat berinovasi dan beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru dalam kegiatan pembelajaran pada era New Normal di kelas rendah SDN 2 Beleka. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model Miles dan Hubberman dan pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru kelas 1, 2, dan 3 memiliki gambaran kesulitan yang hampir sama, yaitu yang pertama, pada tahap perencanaan pembelajaran guru sudah cukup baik dalam menyusun RPP namun masih sedikit kesulitan dalam menentukan metode dan media pembelajaran yang akan digunakan. Kedua, pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru mengalami beberapa kesulitan diantaranya: (1) mempersiapkan kondisi kelas, (2) proses penyampaian materi pembelajaran, (3) metode pembelajaran yang diterapkan, (4) media pembelajaran yang digunakan.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Membentuk Karakter Gemar Membaca Siswa di SDN 5 Masbagik Selatan
Ika Purnama;
Lalu Hamdian Affandi;
Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.872
Gemar membaca merupakan kebiasaan meluangkan waktu untuk membaca buku/teks bacaan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan program gerakan literasi sekolah, kendala-kendala atau faktor penghambat serta manfaat dari penerapan program gerakan literasi sekolah di SDN 5 Masbagaik Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, 2 orang guru kelas, dan 2 orang siswa. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokuemntasi. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan thematic analysis. Untuk menguji data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) landasan dari diterapkannya program gerakan literasi sekolah berdasarkan minat baca dan kemampuan memaknai suatu teks bacaan yang tergolong rendah dan tentunya sebagai upaya dalam melaksanakan peraturan yang telah dibuat oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), sehinngga pelaksaan program gerakan literasi disesuaikan dengan tahapan yang ada pada buku panduan yang telah dibuat yaitu terdapat 3 tahapan diantaranya tahapan pembiasaan, tahapan pengembangan dan tahapan pembelajaran, (2) masih terdapat kendala-kendala atau hal yang membatasi penerapan program gerakan literasi secara maksimal yaitu dengan belum terdapat tempat yang dibuatkan dalam menyalurkan kreativitas atau bakat menulis yang dimiliki setiap individu pada siswa, (3) manfaat dari diterapkannya program gerakan literasi sekolah ini adalah dapat menambah wawasan siswa semakin luas, tidak hanya tentang satu pengetahuan namun secara umumnya, melatih siswa tampil percaya diri di depan kelas menyampaikan kembali teks yang telah dibaca dengan suara lantang, membaca memunculkan kreativitas siswa dengan memanfaatkan barang bekas.
Pengembangan Media Big Book Berbasis Cerita Rakyat Lombok Batu Golog Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV di SDN Kumbak
Yeni Hartati;
Nurul Kemala Dewi;
Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4.899
Salah satu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik adalah keterampilan membaca pemahaman yang dapat menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kevalidan dan keefektifan media big book berbasis cerita rakyat Lombok Batu Golog untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SDN Kumbak dengan subjek uji coba produk media Big Book yaitu peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni angket yang ditujukan kepada ahli materi, ahli media, dan respon peserta didik serta tes tulis yang digunakan untuk melihat kefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media big book berbasis cerita rakyat Lombok Batu Golog memperolehan skor validasi ahli materi sebesar 93%, ahli media 82%, respon peserta didik 88%, dan skor N-gain untuk keterampilan membaca pemahaman siswa yakni 0,49. Berdasarkan skor yang diperoleh dari ahli materi, media, dan respon peserta didik serta hasil tes keterampilan membaca pemahaman dapat disimpulkan bahwa media big book berbasis cerita rakyat Lombok Batu Golog “Sangat Layak” digunakan dan mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV dengan kategori “Sedang”.
Analisis Kemampuan Literasi Membaca dan Numerasi Dasar Siswa Kelas IIA di MI Darul Hikmah Darek Tahun Ajaran 2021/2022
Ningrum Ayu Kertani;
Lalu Hamdian Affandi;
Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1026
Literasi membaca merupakan suatu keterampilan yang bersifat mekanis yang mencakup pada aspek pengenalan bentuk huruf, sedangkan numerasi dasar merupakan suatu kemampuan yang menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol dan oprasi hitung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan literasi membaca dan numerasi dasar siswa kelas IIA di MI Darul Hikmah Darek. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IIA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitan ini adalah tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 13 orang siswa memiliki kemampuan mengucapkan bunyi huruf dengan persentase 46,4% dan 14 orang siswa memiliki kemampuan menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dan pemahaman tentang oprasi hitung serta memahami simbol sama dengan (=) dengan persentase 50%.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA SISWA KELAS 2 DI SDN 1 SELEBUNG
Dwi Tirta Laksmi;
A. Hari Witono;
Lalu Hamdian Affandi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 2 No 4 (2022): Edisi November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Membaca mempunyai peranan penting dalam kehidupan, karena dalam pembelajaran tidak lepas dari kegiatan membaca dari setiap bidang studi untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Namun, faktanya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan membaca terutama siswa kelas rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan membaca siswa kelas 2 SDN 1 Selebung dan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas 2 SDN 1 Selebung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan narrative inquiry. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Selebung yang terletak di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bentuk-bentuk kesulitan membaca siswa kelas 2 di SDN 1 Selebung terdiri dari kesulitan mengenal huruf, anak yang membaca kata demi kata, penghilangan huruf atau kata, sulit memusatkan perhatian dan rendahnya daya ingat. Kemudian, strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas 2 di SDN 1 Selebung yaitu dengan menerapkan program SAC dengan pembelajaran berbasis level. Keterlibatan semua pihak memiliki peran penting dalam mengatasi kesulitan membaca siswa baik itu kepala sekolah, guru, orang tua, maupun siswa. Oleh karena itu, semua pihak harus memaksimalkan perannya untuk dapat lebih mudah mengatasi setiap permasalahan.
PELATIHAN TEKNIK PARAFRASE UNTUK MENGURANGI TINGKAT PLAGIASI DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAGI MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS MATARAM
Arif Widodo;
Lalu Hamdian Affandi;
Dyah Indraswati;
Umar Umar;
Vivi Rachmatul Hidayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.10977
ABSTRAKTingkat plagiasi merupakan salah satu indikator orisinalitas sebuah karya ilmiah. Tingginya tingkat plagiasi dapat mengindikasikan adanya ketidakjujuran mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah. Kasus plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah tidak hanya terjadi karena faktor kesengajaan, tetapi juga dapat terjadi karena keterbatasan pengetahuan mahasiswa terhadap teknik penulisan. Penyebab tingginya plagiasi dapat terjadi karena kesalahan pengutipan sumber pustaka, baik dari jurnal ilmiah, buku maupun sumber lainnya. Bentuk kesalahan yang terjadi adalah mahasiswa tidak melakukan parafrase terhadap redaksi yang dijadikan rujukan. Mahasiswa cenderung copy paste terhadap redaksi yang dikutipnya. Implikasinya adalah ketika dilakukan cek smiliarity akan terdeteksi sebagai plagiasi, meskipun telah diberi rujukan. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan pelatihan teknik parafrase untuk mengurangi tingkat plagiasi pada karya ilmiah mahasiswa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan memberikan pelatihan secara tatap muka langsung. Pelatihan dilakukan di program studi PGSD Universitas Mataram yang berlangsung selama 4 jam. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang akan mempersiapkan penyusunan proposal skripsi. Pelatihan dilakukan di program studi PGSD Universitas Mataram. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait dengan teknik parafrase. Tingkat plagiasi mahasiswa mengalami penurunan setelah mendapatkan pelatihan. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut disarankan agar mahasiswa terus dimbimbing secara intensif dalam penulisan karya ilmiah. Mahasiswa harus meninggalkan kebiasaan copy paste agar terhindar dari kasus plagiasi pada saat penulisan tugas akhir. Kata kunci: teknik parafrase; karya ilmiah; tingkat plagiasi ABSTRACTThe level of plagiarism is one indicator of the originality of a scientific work. The high level of plagiarism can indicate students' dishonesty in writing scientific papers. Cases of plagiarism in writing scientific papers do not only occur due to intentional factors, but can also occur due to students' limited knowledge of writing techniques. The cause of high plagiarism can occur due to errors in citing library sources, both from scientific journals, books and other sources. The form of error that occurs is that the student does not paraphrase the editor who is used as a reference. Students tend to copy and paste the editors they quote. The implication is that when a smiliarity check is carried out, it will be detected as plagiarism, even though it has been given a reference. Based on these problems, it is necessary to conduct paraphrasing technique training to reduce the level of plagiarism in student scientific works. The method used in this training is to provide face-to-face training. The training was conducted in the PGSD study program at the University of Mataram which lasted for 4 hours. The target of this activity is final year students who will prepare the preparation of thesis proposals. The training was conducted in the PGSD study program at the University of Mataram. The results of the training showed an increase in students' knowledge and skills related to paraphrasing techniques. The level of student plagiarism decreased after receiving training. Based on the results of the training, it is recommended that students continue to be guided intensively in writing scientific papers. Students must abandon the habit of copying and pasting in order to avoid plagiarism cases when writing their final project Keywords: paraphrasing technique; scientific work; plagiarism level
ANALISIS KENDALA GURU DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN DARING DI SDN 48 CAKRANEGARA
Agus Sopyan Ronadi;
Lalu Hamdian Affandi;
Heri Setiawan
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/pendas.v3i2.1078
This study aims to identify teacher constraints in online learning planningt, the subjects in this study were all 16 teachers or educators at SDN 48 Cakranegara. This research uses a sequential exploratory mixed methods approach. Sources of data to be used include primary data and secondary data. Primary data obtained by researchers directly through a questionnaire (questionnaire) and interviews. Sources of secondary data obtained through the results of a literature study. The results showed that there were two obstacles faced by teachers at SDN 48 Cakranegara Mataram City in planning bold lessons with the percentage of results 76. 25% and 77.50% being the lowest scores. The obstacles faced by teachers at SDN 48 Cakranegara Mataram City in planning bold learning are the lack of knowledge and understanding of teachers regarding bold RPP and lack of initiative and creativity as well as teacher activity in developing interesting learning methods independently. As a teaching and learning method that has just been applied online learning or distance learning , of course as a teacher or educator it is expected to increase understanding and abilities related to online learning and add insight into technology and the internet, in order to optimize teacing and learning activities, especially online learning Keywords: Teacher Constraints, Lesson Planning, Online learning
Analisis Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi Covid-19 Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Wanasaba Lauk Tahun Pelajaran 2021/2022
Suryatni Suryatni;
ida ermiana;
lalu hamdian affandi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i1.4747
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di kelas IV SDN 1 Wanasaba Lauk, problematika yang dihadapi dan solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriotif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling. Data yang diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran tematik di masa pandemi Covid-19 dilaksanakan secara tatap muka dengan waktu pembelajaran dipersingkat menjadi 4 JP X 15 menit dengan durasi pembelajaran 60 menit satu pertemuan. Problematika yang dihadapi guru mengalami kesulitan dalam menyusun perencanaan pembelajaran, penyampaiana materi serta penilaian yang kurang maksimal dan kesulitan dalam mengkondisikan kelas. Solusi yang dilakukan yaitu menyusun rencana pembelajaran dengan diskusi dengan teman sejawat, menyampaikan materi dengan media pembelajaran dan bahasa yang mudah dimengerti, melakukan penilaian dengan memberikan tugas dan memperhatikan peserta didik selama pembelajaran berlangsung, dan menciptakan suasana yang menyenangkan saat pembelajaran berlangsung.
Pengembangan Media Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II SDN 12 Taliwang
Ida Yanti;
Lalu Hamdian Affandi;
Awal Nur Khalifatur Rosyidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i3.280
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media permainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas II SDN 12 Taliwang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D (Difine, design, develop, dessiminate). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas II di SDN 12 Taliwang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan ular tangga sudah memenuhi kriteria layak dengan memperoleh persentase 77,5% dari ahli media dan 80% dari ahli materi. Sedangkan dari respon siswa menunjukkan bahwa media sangat layak digunakan dengan persentase 89,3%. Berdasarkan hasil pretest dan posttest diperolah hasil bahwa terjadi peningkatan pada nilai posttest siswa, dan diperoleh N-gain dengan kategori tinggi 5 orang, sedang 19 orang, rendah 4 orang, maka dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatkan terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II SDN 12 Taliwang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media permainan ular tangga sudah layak untuk digunakan kepada siswa kelas II SDN 12 Taliwang dan dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa.
Pengaruh Metode Diskusi Berbantu Media Gambar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 19 Cakranegara
Noni Arlita Yuningsih;
Darmiany Darmiany;
Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i4.306
Salah satu metode pembelajaran yang menekankan pada aspek pemahaman berpikir kritis adalah metode diskusi berbantu media gambar. Metode diskusi berbantu media gambar merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh guru dengan bantuan atau perantara bentuk gambar yang melibatkan dua induvidu atau lebih sehingga terlibat, saling tukar pendapat pengalaman, informasi untuk memecahkan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan Metode Diskusi Berbantu Media Gambar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN 19 Cakranegara Tahun Ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen DesaigntipeNonequevalen Control Group Desaign. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig 2 tailed sebesar 0,00< 0,05 t-tabel pada taraf signifikan 5%, artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode diskusi berbantu media gambar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 19 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021.