p-Index From 2021 - 2026
19.845
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Irfani Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi AT TA´DIB JURNAL SIPAKALEBBI JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Diwan : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Mirai Management Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman qolamuna : Jurnal studi islam FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law SEIKO : Journal of Management & Business Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Paedagogia: Jurnal Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Aqidah-Ta: Jurnal Ilmu Aqidah Nizham Journal of Islamic Studies Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Ekonomika Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Al-Fath Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan AGRISCIENCE Economics and Digital Business Review El-Iqtishady Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomika Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam TASAMUH: Jurnal Studi Islam JURNAL KEISLAMAN AL-BASHIRAH: Journal of Islamic Studies Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Manajemen dan Budaya BASHAIR Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Istismar : Jurnal Kajian dan Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Pappasang Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Cakrawala Ilmiah AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Al Muhafidz Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Tafahus: Jurnal Pengkajian Islam International Journal of Management and Business Economics AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Economos : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Jeinsa : Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum VISA: Journal of Vision and Ideas Journal of Innovative and Creativity Jurnal ABDIMAS MUTIARA Jalsah: The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Insan Cendikia Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan Dirosah Islamiyah: Jurnal Studi Islam Diya al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis
Claim Missing Document
Check
Articles

ECOLOGICAL EDUCATION IN THE PERSPECTIVE OF THE QUR’AN: ISLAMIC SOLUTIONS TO ENVIRONMENTAL CRISIS AND CLIMATE CHANGE Moge, Romi; Achmad Abubakar; Mardan
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6996

Abstract

The phenomenon of ecological damage and climate change has developed into a multidimensional crisis that threatens the sustainability of human life on earth. This crisis is not only ecological, but also reflects a moral and spiritual crisis due to the loss of human awareness of the Divine mandate in preserving nature. This research aims to examine the concept of ecological education in the perspective of the Qur'an as an Islamic solution to the global environmental crisis. The focus of research is directed at the values of monotheism, the principle of balance (mīzān), and the prohibition of damage (fasād) as the basis for the development of ecological awareness oriented towards responsibility and sustainability.Using a qualitative approach based on thematic interpretation (maudhu'i), this study analyzes the verses of the Qur'an that discuss the earth (ardh) and the relationship between humans and nature. The results of the study show that the Qur'an places the earth as a Divine mandate that must be maintained through the principles of responsibility, balance, and sustainability. These findings led to the construction of a Qur'anic ecological education model that emphasizes the spiritual and ethical dimensions in human interaction with the environment. The implications of the study affirm the importance of integrating ecotheological education into the Islamic curriculum as well as the formulation of global environmental policies based on Qur'anic values as a preventive step in dealing with contemporary ecological crises.
STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU KATSIR DAN PENAFSIRAN WAHBAH ZUHAILI TERHADAP DUNIA FIQIH Feri munandar; Achmad Abubakar; Muhammad Irham
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1477

Abstract

Sejak diperkenalkan pada awal Sejarah islam, fiqih mengalami perkembangan yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi sebuah tantangan zaman modern yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran dan sumbangsih Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dan pembaruan yang terjadi dalam dunia fiqih, serta faktor-faktor yang mendasarinya. Penelitian ini membahas tentang peran yang berbeda antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dunia Fiqih. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kajian literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir klasik ushul fiqih, literatur kontemporer, dan artikel ilmih. Pendekatan fikih dan historis digunakan untuk mengetahui bagaimana ushul fiqih mengalami perubahan dari masa klasik hingga masa kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih mengalami penyesuaian dan evolusi untuk menjawab isu-isu kontemporer seperti ekonomi syariah, perbankan, asuransi dan lainnya. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi perkembangan ushul fiqih dalam dunia kontemporer adalah globalisasi, yang telah membawa tantangan baru dalam berinteraksi dengan berbagai budaya dan sistem hukum. Selain itu, perubahan sosial dan polotik memainkan peran penting dalam membentuk pandangan ushul fiqih terhadap isu-isu yang lebih modern. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang perkembangan ushul fiqih dan relevansinya dalam menghadapi zaman modern dengan melihat kedua mufasir fikih antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili yang memiliki perbedaan latar belakang zaman. Di harapkapkan penelitian ini dapat membuahi kontribusi positif bagi perkembangan dalam dunia fikih.
Misunderstanding of Polygamy Verses in the Qur’an Darna Daming; Achmad Abubakar; Muhsin Mahfudz; St. Aminah
AL-MAIYYAH : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan Vol 14 No 2 (2021): AL-MAIYYAH
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lots of misunderstandings in addressing the current practice of polygamy, including faults in interpreting the verses of polygamy in the Qur’anic and misunderstandings in addressing the practice of polygamy by the Prophet Muhammad. This study examines the Qur’anic verses about polygamy and their respective interpretations, and how they relate to the current practice of polygamy. In addition, it also equipped this article with a discussion of the views of Islamic law and positive Indonesian law on polygamy, as well as the impact of polygamy on social life. The results of the study show that the principle of marriage in the concept of the Qur’anic and positive law in Indonesia is to adhere to a monogamous marriage system. The permissibility of polygamy is an obligation that is complicated and tightened and only for people who really need it in a very emergency and accompanied by the condition that they can do justice between wives. Prophet Mohammad Saw. did polygamy not because of sexual motivation, but because of religious, social, and humanitarian motivations. There are two wisdoms behind the Prophet Saw. practicing polygamy, namely to support the widows of war victims and as one of the Prophet’s political strategies to unite dispersed and hostile groups.
The Influence of Zikir on the Tabligh Movement in Radda Village, Baebunta Subdistrict, North Luwu Regency Yusril Emra; Achmad Abubakar; Muhammad Yahya; Amrullah Harun; Zulkifli Yunus
Jurnal test Vol 4 No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/alfahmu.v4i2.425

Abstract

This study will examine how dhikr is implemented in daily life by members of the Tabligh Jama'ah, especially in Radda Village, Baebunta District, North Luwu Regency, South Sulawesi. This type of research is field research, namely qualitative research using two approaches, namely the interpretation and sociology approaches. Furthermore, the data sources used are primary data sources through interviews with Tabligh Jama'ah figures and the community in Radda Village. Secondary data is auxiliary data obtained from literature such as journals, books, articles and tafsir books. Data processing and analysis techniques are data editing, data reduction and data presentation. The results of this study indicate that the influence of dhikr on individual members of the Tabligh Jama'ah is seen in inner peace, patience and awareness of closeness to Allah. Dhikr strengthens faith, directs behavior, and has a positive impact on social life, such as fostering brotherhood, caring and improving people's morals.
PERNIKAHAN DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: TELAAH AYAT TENTANG PRINSIP SAKINAH DAN KIFAYAH Arya Nirwansyah; Achmad Abubakar; Muhsin Mahfuz
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i1.4154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara prinsip sakinah dan kifayah dalam Al-Qur’an sebagai landasan kesejahteraan ekonomi keluarga Muslim. Dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai literatur tafsir dan penelitian empiris kontemporer yang membahas nilai-nilai spiritual dan ekonomi dalam kehidupan rumah tangga. Analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya QS. Ar-Rum [30]: 21, QS. Al-Baqarah [2]: 233, dan QS. At-Talaq [65]: 7, menunjukkan bahwa sakinah berperan sebagai pondasi spiritual dan emosional bagi ketenangan keluarga, sedangkan kifayah menekankan keseimbangan ekonomi yang adil, halal, dan proporsional. Integrasi kedua prinsip tersebut membentuk harmoni antara ketenangan batin dan kecukupan materi yang menjadi ciri kesejahteraan holistik dalam perspektif Islam. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kesejahteraan keluarga Muslim tidak hanya bergantung pada aspek finansial, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual yang melandasinya. Oleh karena itu, pendidikan pranikah dan kebijakan keluarga perlu mengarusutamakan nilai-nilai sakinah dan kifayah untuk mewujudkan rumah tangga yang mandiri, berkeadilan, dan berkeberkahan dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.
Tawakkal Dalam Al-Qur’an Sebagai Landasan Etika Bisnis Islam St Harbiah; Achmad Abubakar; Sohra Sohra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9385

Abstract

Tawakkal merupakan konsep penting dalam Al-Qur’an yang sering disalahpahami sebagai sikap pasif, padahal ajaran Islam menempatkannya sebagai kesadaran spiritual yang berjalan bersama ikhtiar. Penelitian ini bertujuan mengkaji tawakkal sebagai landasan etika bisnis Islam dan menjelaskan relevansinya dalam perilaku ekonomi Muslim kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian kepustakaan. Analisis dilakukan melalui metode tafsir tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang memuat makna tawakkal, kemudian dikaitkan dengan literatur etika bisnis Islam, konsep kasb, nilai tauhid, serta prinsip moral dalam aktivitas ekonomi. Data diperoleh dari sumber primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an dan sumber sekunder berupa kitab tafsir, buku, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tawakkal tidak meniadakan usaha, melainkan mengarahkan manusia untuk bekerja secara sungguh-sungguh, mengambil keputusan secara rasional, dan menyerahkan hasil akhir kepada Allah. Dalam konteks bisnis Islam, tawakkal berfungsi sebagai fondasi moral yang membentuk kejujuran, amanah, kesabaran, keberanian menghadapi risiko, dan kepatuhan terhadap prinsip halal. Tawakkal juga menjaga orientasi pelaku usaha agar tidak semata-mata mengejar keuntungan material, tetapi tetap mempertimbangkan keberkahan, tanggung jawab sosial, dan kemaslahatan. Pembahasan ini menegaskan bahwa integrasi antara ikhtiar dan tawakkal dapat memperkuat etos kerja, kestabilan psikologis, dan ketahanan etis pelaku bisnis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Kesimpulannya, tawakkal merupakan prinsip spiritual sekaligus etis yang relevan bagi pengembangan etika bisnis Islam. Implikasi penelitian ini mendorong penguatan nilai religius dalam pendidikan, praktik kewirausahaan, dan pengambilan keputusan ekonomi Muslim.
Komunikasi Lingkungan dalam Perspektif Al-Qur’an: Pendekatan Ekoteologi Islam terhadap Kesadaran Ekologis Masyarakat Andi Fauziah Astrid; Achmad Abubakar; Sohrah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.584

Abstract

Krisis lingkungan hidup yang melanda dunia modern menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan holistik dan perspektif nilai-nilai spiritual. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung pesan-pesan penting tentang pentingnya preservasi lingkungan dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah (wakil Allah) di bumi. Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep komunikasi lingkungan melalui pendekatan ekoteologi Islam untuk meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhu’i) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan isu lingkungan, dikombinasikan dengan analisis perspektif fiqhi (hukum Islam) dan kontekstual. Penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur’an menawarkan paradigma ekoteologi Islam yang mengintegrasikan aspek spiritual, hukum, dan sosial untuk mendorong perilaku ramah lingkungan. Implikasi praktis dari penelitian adalah perlunya mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam kurikulum pendidikan, dakwah lingkungan berbasis Al-Qur’an, dan kebijakan publik yang responsif terhadap krisis ekologis. Rekomendasi akademik mencakup pengembangan model komunikasi lingkungan yang kontekstual dan kolaborasi antara akademisi, tokoh agama, dan pemangku kebijakan.
Dimensi Edukatif pada Kisah-Kisah Al-Qur’An (Qashasul Qur’An) Nurdita Sabani; Achmad Abubakar; Firdaus
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.594

Abstract

Kisah-kisah Al-Qur’an atau Qashasul Qur’an merupakan salah satu bentuk penyampaian pesan ilahiah yang tidak hanya bernilai historis, tetapi juga mengandung dimensi edukatif bagi pembentukan keimanan, akhlak, karakter, dan kesadaran sosial manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap dimensi edukatif dalam kisah-kisah Al-Qur’an serta menjelaskan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tafsir tematik dan analisis isi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang memuat kisah para nabi, tokoh saleh, dan umat terdahulu, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, buku Ulumul Qur’an, artikel jurnal terakreditasi, dan penelitian terdahulu yang relevan. Penelitian ini menemukan bahwa Qashasul Qur’an mengandung dimensi pendidikan tauhid, akhlak, intelektual, sosial, keluarga, dan karakter. Secara akademik, kajian ini merekomendasikan agar kisah-kisah Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai cerita keagamaan, tetapi dikembangkan sebagai model pedagogi naratif dalam pendidikan Islam.
Takwa Dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Integrasi Nilai Spritual Dan Sosial Nurlaili Apriani; Achmad Abubakar; Sohrah Sohrah
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 4 (2026)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i4.219

Abstract

In general, every Muslim across the globe is familiar with the term taqwa, yet not all understand it comprehensively. Taqwa is frequently interpreted solely as a vertical relationship with God, whereas it also encompasses a horizontal dimension—the relationship with fellow human beings. This study aims to explore how the Qur'an integrates the vertical relationship (Habl min Allah) and the horizontal relationship (Habl min an-Nas) into a single unified concept: taqwa. The research method employed is qualitative research using a tafsir maudhu’i (thematic interpretation) approach. The results indicate that taqwa serves as an integrative moral consciousness that combines vertical devotion to God with social responsibility toward others. This synergy fosters justice, non-discrimination, and respect for human dignity, as reflected in honesty, responsibility, empathy, and noble character (akhlak). Based on this comprehensive interpretation, taqwa can be understood as a holistic principle that integrates inner piety, moral integrity, and social commitment within a single framework of values
Menangkal Ujaran Kebencian Digital melalui Etika Komunikasi Al-Qur'an: Telaah atas Q.S. al-Ḥujurāt (49): 11 widiawati; Achmad Abubakar; Rahmi Damis
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 9 No. 1 (2026): Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Jawa Timur: Prodi. Ilmu Al Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAI Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alfurqan.v9i1.4948

Abstract

The widespread prevalence of digital hate speech, cyberbullying, negative labeling, and identity-based polarization has exposed the growing crisis of ethical communication in contemporary social media. While Islamic communication ethics has been widely discussed, relatively few studies have examined how Qur'anic exegesis can provide a comprehensive ethical framework for addressing these digital challenges. This study aims to investigate how Q. al-Ḥujurāt (49):11 articulates Qur'anic communication ethics and to explore its relevance for countering hate speech in digital environments. Employing qualitative library research with the tahlili method of Qur'anic exegesis, the study analyzes the verse through linguistic (mufradāt), historical (asbāb al-nuzūl), textual (munāsabah), and comparative interpretive approaches based on classical and contemporary Qur'anic commentaries. The findings identify five interconnected ethical principles: respect for human dignity, self-reflection and communal solidarity, prevention of reciprocal hostility, faith-based moral self-regulation, and the promotion of brotherhood and tolerance. Collectively, these principles provide a normative foundation for preventing cyberbullying, digital backbiting, identity-based hate speech, negative labeling, and social polarization across social media platforms. This study contributes to contemporary Qur'anic studies by demonstrating how Q. al-Ḥujurāt (49):11 offers a coherent ethical framework for countering digital hate speech, thereby strengthening interdisciplinary engagement between Qur'anic ethics, digital communication, and responsible online citizenship.
Co-Authors A M Nur Atma Amir A. M. Nur Atma Amir A. Muh. Nur Syahid Mappaladeng A. Niken Ayu N.F Aan Parhani Abd Rahim Abd. Rahman Abdul Azis Abdul Chadjib Halik Abdul Ghany Abdul Ghany Abdul Khaliq Khaliq Abdul Malik Abdullah AF Adi, Kurniadi Ahmad Fauzan Ahmad Iddal Ahmad M. Latief Ahmad Nurul Ihsan B Ahmad Yani Aisyah Arsyad Akbar Alfajri Alfajri Alinurdin, M. Almutawakkil Alallah Alvian Hastagina Amiruddin, Muhammad Majdy Amrullah Harun Andi Aderus Andi Bahri S Andi Darmawansyah Sayuti Andi Fadhil Andi Fauziah Astrid Andi Rafiqah Rahmah Andrie Kisroh Sunyigono Ansani Arafah, Muh Ariani, Eka Arya Arya Nirwansyah Ashabul Kahfi Asmin Asmin Asri Jaya Asriyana Asriyana As’ad Ashari Atika Rizki Atika Azizah, Fifa Nur Azwar, Azwar Baso Arsyadi Baso Pallawagau Citra Andanari. M Daming, Darna Darhan Sutradi Hukpar Darna Daming Dea Larissa Dedi Susanto Devita Tulia Anggraini Dian Maharani Rusli Djafar Dori Rusyunizal Dudung Abdullah Dudung Abdullah Dwi Harjana Fatchul Muin, Tri Subegti Fathul Mujahidin Al-Anshary Fatmawati, Fatmawati Fauziah Feri munandar Firdaus Firdaus Dahlan Fitra Analia Gampang Dadiyono Ghazali Awaluddin Halimah B Halimah Basri Hamka Hamka Ilyas Hamsah Awing Hasyim Haddade Helmi Heri Iswandi Hutauruk, Enjelia Idha Fadhilah Sofyan Ihwan Wahid Minu Ilham Ilham Ita Rukmanasari Januar Januardy, Uray Jayawarsa, A.A. Ketut Jesika Saputri Kafrawi Kahar Kahar Kasmah Usman Kurniati Lahida, Muhammad Rezky Pratama Lilis Suryani Liza Efriyanti, liza M Ilham M. Galib M M. Taufiq Hidayat Pabbajah Mahfudz, Muhsin Mahsyar Idris Mardan Mardatillah Yakub Mardianah, Mardianah Mariani Idris Mariani Mariani Mashuri, Arif Mega Ulva Sari Sihombing Meicha Amelia Putri Mikdar Rusdi Mirnayanti Moge, Romi Muammar Bakry Muchtar Ghalib Muh. Asyraf Syakur Muh. Awaluddin A Arifin Muh. Azka Fazaka Rifa’i Muh. Azka Fazaka Rifa’ih Muh. Azka Fazaka Rifa’ih4 Muh. Azka Fazaka Rif’aah Muh. Azka Fazaka Rif’ah Muh. Azka Fazaka Rif’ah Muh. Azka Fazakah Rifah Muh. Ilham Majid Dohe Muh. Khumaidi Ali Muh. Khumaidi Ali Muhammad Alwi Muhammad Ardiansyah Muhammad Ayyub Muhammad Baedawi Muhammad Fadel Muhammad Galib Muhammad Galib Muhammad Hamsah Muhammad Irham Muhammad Irham Muhammad Irham Muhammad Muslimin Muhammad Nawir Faried Muhammad Radiyal Muhammad Syar’i Ramadhoni Muhammad Widinur Caronge Muhammad Yahya Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF Muhd, Aisyah Muhsin Mahfudz Muhsin Mahfudz Muhsin Mahfuz Mukhtar Yunus Mundzir, Chaerul Muslimah Muslimah Mustakim Mustakim Musya Rifah Mutmainna, Mutmainna Muzdalifah Muhammadun Nadila Nadila Nadir Nahdhiyah Nahdhiyah Nazarudin Nazarudin Nur Afni Handayani Nur Hidayah Nurchamidah Nurdita Sabani Nurfaidah Tawakkal Nurhawati Simamora Nurhidayat Nurhidayat Nurhikmah Nurlaili Apriani Nurlina Nurlina Nurul Aisyah Nurul Fathanah Alfikriah Nurul Istianah Ruddin Nurul Pratiwi Nuryanti ' Panggih Widodo Panggih Widodo Panggih Widodo Parhani, Aan Pephitasya Juliana Prades Arianto Silondae Rahim, Wahida Rahman Pangerang Rahmat Rahmat Ali Rahmi Damis Ramdani Nur Ramdani, Fauziah Restu ' Retri Dwi Puspita Rhafiiqul Azhari Karim Ria Renita Abbas Riady, Achmad Ridwan ridwan, hardiyanti Ridwan, Ridwan Risma Risnawati Risnawati Rizki Ananda Rosmini Rusydi Khalid RUWIAH ABDULLAH BUHUNGO Saeed Fayzul Hayat Sahrullah Sahrullah Saleh Al Hadad Saleh Mursyid Djuddah Salehuddin Mattawang Samirah Samsidar Samsuriadi Samsuriadi Sapinah Selfa Rosmita Setia Ningsih Sidabukke, Catrina Eglesia Siti Harbiah Siti Nurfaizah Sitti Aisyah Chalik Sohra Sohra Sohrah Sri Mulyati Sri Wahyuni St Harbiah St. Aminah St. Aminah Suci Septiani Sugiarti, Teti Suharmin Syukur Suharmin Syukur sulaeman sulaeman Surahman S Suryaningrat, Dani Syamsiar, Syamsiar Syamsurianto Syatar, Abdul Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis Tammulis, Tammulis Tita Rosalina Trisno Wardy Putra Umar, Akbar Wahida Rahim Waode Mabrukah Azzahrah Widiawati Wiwik Permatasari YULIANSYAH Yusril Emra Yusril Emra Yusuf Rahim Yusuf Rahim Yusuf Rahim Zulkifli Yunus