p-Index From 2021 - 2026
10.26
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK) Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Simetris Jurnal Al-Tadzkiyyah Majalah Obat Tradisional PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Jurnal Biologi Tropis JURNAL SERAMBI ILMU Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Edukasi AUD Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Warna FONDATIA Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Psikoislamedia : Jurnal Psikologi E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Child Education Journal FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Ulumuna Annual Conference on Islamic Early Childhood Education KONSELING EDUKASI : Journal of Guidance and Counseling Jurnal Kewarganegaraan Poros Onim Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Narra J Journal of Early Childhood Education Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Berkala Ilmiah Pendidikan Journal of Early Childhood and Character Education Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Southeast Asian Journal of Islamic Education Journal of Social And Economics Research Vokasi Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Journal of International Conference Proceedings Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Lentera Anak : Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Curriculum Development, Teaching and Learning Innovation Jurnal Tatsqif Journal of Progressive Innovation Library Service (JPILS) Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini International Journal of Education, Vocational and Social Science Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Al Ilmu Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Multikulturalisme dalam Praksis Pendidikan Islam Ichsan, Ichsan
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 2 (2009): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v1i2.8974

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan pentingnya transformasi pembelajaran agama. Agama dapat sebagai sumber transformasi sosial bila dikelola dengan baik, sebaliknya agama juga dapat sehagai sumber konflik bahkan menjadi sumber kekerasan bila tidak dikelola dengan baik oleh karena itu multikulturalisme dalam praksis pendidikan Islam adalah upaya penyelenggaraan pendidikan yang memungkinkan peserta didik berkembang secara wajar sesuai dengan kondisi masing-masing peserta didik. Di sinilah penyelenggaraan pendidikan yang menghargai perbedaan, toleransi dan kesetaraan.
Menata Kembali Pendidikan Karakter di Sekolah Ichsan, Ichsan
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 2 (2011): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v3i2.9001

Abstract

Pendidikan karakter sebagai upaya membangun kesadaran dan identitas bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini dilanda berbagai keterpurukan. Pendididkan karakter menyangkut pemahaman, penghayatan, dan perilaku baik yang dikembangkan dari nilai-nilai inti. Pendidikan karakter tidak hanya berdimensi personal, tapi juga memiliki dimendi sosial-struktural.Pendidikan karakter di sekolah menjadi tanggung jawab bersama komponen yang ada di sekolah, dan merupakan kemitraan antara sekolah dan keluarga. Dalam kurikulum SD 197 4 ada Pendidikan Budi Pekerti, dan pada masa Orde Baru, digalakkan penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Hal ini menunjukkan sebenarnya bangsa ini memiliki keprihatinan yang mendalam tentang pembentukan karakter bangsa.Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kemajuan terhadap karakter peserta didik menjadi tolok ukur pendidikan karakter, sehingga perlu dipertimbangkan mengenai isi program, strategi, prinsi-prinsip, serta penilaian pendidikan karakter yang diselenggarakan di sekolah.
Peningkatan Kompetensi Dosen dalam Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Lingkungan Politeknik Aceh Hasibuan, Arnawan; Siregar, Widyana Verawaty; Hilmi, Hilmi; Daud, Muhammad; Ichsan, Ichsan; Andian, Andian; Sari, Dewi Maya
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12351022

Abstract

Perguruan tinggi sebagai instansi pendidikan memiliki tanggung jawab dan kewajiban dalam memberikan kontribusi dampak positif terhadap kehidupan masyarakat, hal ini sejalan dengan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P2M) merupakan komponen vital dalam kontribusi perguruan tinggi untuk menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Serangkaian proses harus dilakukan sebelum memulai program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini, salah satunya adalah pembuatan usulan atau proposal penelitian dengan baik dan benar untuk diajukan kepada pihak LPPM selaku pihak yang melakukan koordinasi, pemantauan dan evaluasi kegiatan P2M di perguruan tinggi. Pembuatan proposal P2M yang baik dan benar dapat ditingkatkan dengan melakukan kegiatan pelatihan, artikel ini akan menyoroti pelatihan yang dilaksanakan dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa dosen dapat membuat proposal yang memenuhi standar administrasi, sehingga dapat memperoleh persetujuan dan dukungan dari LPPM Politeknik Aceh. Dengan meningkatnya kemampuan dosen dalam membuat proposal yang baik dan benar, diharapkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Politeknik Aceh akan meningkat secara signifikan.Kata Kunci: P2M, Tri Dharma Perguruan Tinggi, LPPM, Proposal Penelitian
Pengembangan Kompetensi Dosen Dalam Penyusunan Proposal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Politeknik Aceh Hasibuan, Arnawan; Siregar, Widyana Verawaty; Daud, Muhammad; Hilmi, Hilmi; Ichsan, Ichsan; Ardian, Ardian; Sari, Dewi Maya
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3264

Abstract

Research and community service (P2M) are crucial elements that higher education institutions can undertake to address the challenges and problems faced by society. According to the administrative system in higher education institutions, before initiating a P2M program, a series of processes, including the creation of a proper and correct proposal, are required. This proposal will then be submitted to the LPPM (Institute for Research and Community Service) as the coordinator of P2M activities. The quality of the P2M proposal significantly influences the implementation of these activities. Therefore, the quality and quantity of P2M proposal creation can be improved through training. This article will discuss the training conducted with the main objective of enhancing the ability of lecturers to prepare research and community service proposals within the Aceh Polytechnic environment. The training aims to ensure that lecturers can create proposals that meet administrative standards, thereby obtaining approval and support from the LPPM of Aceh Polytechnic. By improving the lecturers' ability to prepare proper and correct proposals, the quality and quantity of research and community service at Aceh Polytechnic will significantly increase.                   Keywords: P2M; three pillars of higher education; LPPM; research proposal  Abstrak: Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P2M) adalah elemen krusial yang dapat dilakukan perguruan tinggi untuk mengatasi tantangan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Berdasarkan sistem administrasi di perguruan tinggi, sebelum dapat memulai program P2M ini maka diperlukan serangkaian proses termasuk pembuatan proposal yang baik dan benar yang nantinya akan diserahkan kepada pihak LPPM selaku koordinator kegiatan P2M. Pembuatan proposal P2M yang berkualitas akan sangat berpengaruh terhadap terlaksananya kegiatan P2M ini, terkait hal tersebut kualitas dan kuantitas pembuatan proposal P2M dapat ditingkatkan dengan dilakukannya pelatihan. Artikel ini akan membahas pelatihan yang dilakukan dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Politeknik Aceh. Pelatihan ini bertujuan memastikan dosen mampu membuat proposal yang memenuhi standar administrasi, sehingga bisa mendapatkan persetujuan dan dukungan dari LPPM Politeknik Aceh. Dengan meningkatnya kemampuan dosen dalam menyusun proposal yang baik dan benar maka juga akan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di Politeknik Aceh akan mengalami peningkatan yang signifikan. Kata kunci: P2M; tri dharma perguruan tinggi; LPPM; proposal penelitian
Studi Pengendalian Banjir Dalam Mengatasi Bencana Banjir di Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini Kota Makassar Ichsan, Ichsan; Rahmawati, Rahmawati; Didi, Andi Bustan
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.3611

Abstract

Air melambangkan ciptaan Tuhan dan harus diperlakukan dengan baik. Air yang digunakan dan diolah secara tidak benar dapat menimbulkan dampak negatif bagi manusia. Banjir adalah tindakan ilegal. Banjir sering terjadi ketika persediaan air tidak terpelihara dengan baik. Kecamatan Rappocini khususnya kelurahan Gunung Sari mengalami pengelolaan air yang kurang baik. Penelitian saluran pada kawasan tersebut mengalirkan debit air asal hujan turun dan asal limpasan pada subcathment. Proses pengolahan data menggunakan aplikasi EPA-SWMM 5.1 (Badan Perlindungan Lingkungan- Model Pengeloolaan Sumber Daya Air). Dalam pengelolaan aplikasi melibatkan kondisi eksisting lokasi, analisis hujan rancangan, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, analisis hidrologi, dan analisa hidrolika. Efektifitas persentase saluran drainase dengan menggunakan aplikasi EPA- SWMM yaitu saluran mengalami banjir pada kala ulang 2 tahun. pada pengelelolaan data ada beberapap titik yang telah di ambil menjadi acuan pengelolaan data yang dimana Talasalapang terditi atas 3 titik (T1, T2, dan T3) dan Jipang Raya terdiri Dari 6 titik (J1, J2, J3, J4, J5 dan J6). Dengan presentase pada jalan T1 menunjukkan jam banjir maksimum berdurasi 02:00 jam yang dimana tingkat maksimalnya itu terjadi peluapan di jam 02:25 menit dengan kapasitas volume air 5.698, T2 menunjukkan jam banjir maksimum berdurasi 02:00 jam yang dimana tingkat maksimalnya itu terjadi peluapan di jam 04:11 menit dengan kapasitas volume air 13.942, T3 menunjukkan jam banjir maksimum berdurasi 01:56 jam yang dimana tingkat maksimalnya itu terjadi peluapan di jam 06:91 menit dengan kapasitas volume air 44.246. Jadi dapat disimpulkan dari penerapan aplikasi tingkat banjir pada kawasan tersebut mengalami overcapacity dan akan terus mengalami banjir jika tidak ada rekonstruksi dan peremajaan lingkungan pada kawasan tersebut karena selain dari kapasitas debit air dan curah hujan ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kawasan tersebut mengalami banjir. Dan hasil dari pengolahan data pada aplikasi kawasan tersebut akan terus mengalami banjir secara berskala.
The Influence of Digital Literacy on The Social Behavior of Early Childhood Nurkhasyanah, Alfiyanti; Ichsan, Ichsan
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 4 No. 2 (2024): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2024.42-09

Abstract

This study was conducted against the background of children's social behavior which is currently experiencing a decline. Unconsciously, we have now entered a disruptive era where everyone is starting to use the digital world in their daily lives. The predictor that is thought to be able to predict children's social behavior is digital literacy. Therefore, this study tests and analyzes the influence of digital literacy on the social behavior of early childhood. The purpose of this study was to determine the influence of digital literacy on the social behavior of early childhood using this quantitative research method. The researcher studied 20 samples of early childhood in the Pedukuhan Canden, Canden, Jetis, Bantul area. The technique used was a correlation design, then the collected data was analyzed using comparative analysis with the help of SPSS 2.3 For Windows. The conclusion in this study is based on the results of the study, namely the results obtained 0.005 <0.05, it can be said that the data has a relationship between digital literacy and the social behavior of early childhood. With a person value of 0.599 > rtable 0.444, it can be concluded that digital literacy is positively related to the social behavior of early childhood with a sufficient degree of correlation, which means that there is an influence of digital literacy on the social behavior of early childhood in Pedukuhan Canden, Canden, Jetis, Bantul. The implication of the results of this study is the importance of developing digital literacy in early childhood as an effort to improve and enhance their social interactions. With better digital literacy, children are expected to be able to use technology wisely, which not only enriches their knowledge but also improves their social skills. Therefore, it is important for parents, educators, and related parties to provide appropriate learning regarding the use of technology that supports children's social development.
Kepercayaan Eksistensial Mahasiswa Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan dan Pendidikan Orang Tua: Studi Terhadap Mahasiswa Prodi PGRA Ichsan, Ichsan
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.18 KB)

Abstract

This research has two objectives: First, to determine differences in student existential belief between students coming from high school and Madrasah Aliyah. Second, to determine differences in student existential belief according to educational level of parents of students. The hypothesis of this study: First, there is no differences in student existential belief between students coming from high school General and Madrasah Aliyah (MA). Second, there is no differences in student existential belief overview on parent education students are low, medium and high. The respondent in this study is students of PGRA class 2013/2014 and 2014/2015 totaling 126 students. Data collection tools that are used include: belief scale questionnaires adapted from C. Asri Budiningsih, Parent Education Level questionnaires, and documents. comparison test results using analysis of variance (ANOVA) two lanes obtained the values of F : 0,034 for the first hypothesis, and the value of F: 0.496 for the second hypothesis. based on the results of statistical tests can be concluded: first, there is no difference in existential belief between students from high school (SMA / SMK) and Madrasah Aliyah (MA). Secondly, there is no difference in the existential belief that the student has a parent (father) with a higher education level, medium and low.
Penalaran Moral Mahasiswa Ditinjau dari Latar Belakang Pendidikan dan Pendidikan Orang Tua Ichsan, Ichsan
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.469 KB)

Abstract

Children are very close to the game. In daily life, children always do both traditional and modern games. The game is something that is considered mandatory as a means of physical motor development for Early Childhood. The modern game is often played by children in urban areas tend to improve the ability of the brain than muscles. therefore, the parents who live in urban areas is more advisable to introduce the children to the kinds of games that are more trained strength of their muscles, and traditional games can be one of the solution.The traditional game was slowly but surely becoming obsolete, because it is considered archaic and exhausting. In fact, if evaluated deeper,a variety of traditional games can directly contribute to children such as:1) establishment of a healthy physical, fit, strong, superior and competitive;2) mental development, include: sportsmanship, tolerance, discipline and democratic;3) Theestablishment of moral become more responsive, sensitive, honest and sincere;4) establishment of social skills, are able to compete, cooperate, disciplined, friendly, and nationality.
Kemampuan Empati Mahasiswa Ditinjau Dari Latar Belakang Pendidikan Dan Pendidikan Orang Tua: Studi Terhadap Mahasiswa Prodi PGRA Ichsan, Ichsan
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.176 KB) | DOI: 10.14421/jga.2017.22-02

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu : Pertama, untuk mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA ) dan Sekolah Menengah Umum (SMA/SMK). Kedua, untuk mengetahui perbedaan kemampuan empati mahasiswa ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua mahasiswa. Hipotesis penelitian yang diajukan : Petama, tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Umum. Kedua, Tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa dari pendidikan orang tua mahasiswa yang rendah, menengah dan tinggi. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi PGRA angkatan 2013/2014 , 2014/2015, dan angkatan 2015/2016 dengan jumlah 213 mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan meliputi : angket (skala Empati) yang diadoposi dari C. Asri Budiningsih, angket Tingkat Pendidikan Orang Tua, dan dokumen. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan analisis varians (Anova) dua jalur diperoleh nilai F : 0,908 dengan p : 0,342 ( p > 0,05) untuk hipoesis pertama, dan nilai F : 0,166 dengan p : 0,847 ( p ˃ 0,05) untuk hipotesis kedua. dengan hasil uji statistik dapat diambil kesimpulan : pertama, Tidak ada perbedaan kemampuan empati antara mahasiswa yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA) dan sekolah umum (SMA/SMK ). Kedua, tidak ada perbedaan kemampuan empati mahasiswa yang memiliki orang tua (ayah) dengan tingkat pendidikan rendah, menengah dan tinggi.
Perbedaan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Umairoh, Siti; Ichsan, Ichsan
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 3 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.954 KB) | DOI: 10.14421/jga.2018.33-02

Abstract

This research is motivated by an interest in the independence of group A children at RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. This study aims to determine the independence of group A children, parental tendencies, and differences in parenting parents towards the independence of group A children in RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. This type of research is quantitative research. The variables in this study include the variable parenting (Independent) and independence variable (Dependent). Respondents in this study were 34 children and parents from group A at RA Averous Bogoran Trirenggo Bantul. The results of the study in Aorous RA Bogoran Trirenggo Bantul group A obtained the results of the average independence of children in the low category of 5.88%, independence with the medium category as much as 26.48% and independence with a high category of 67.64%. For the authoritarian parenting trend of 11.77%, liberal parenting was 8.82%, and democratic parenting was 79.41%. Based on the results of statistical calculations using one way ANOVA test obtained F 45,393 with a significance value of 0,000 (0,000 <0,05), indicating that there are differences in parenting parents towards independence.
Co-Authors Abdul Hadi Abdul Mustaqim Adi Hermansyah, Adi Agung Pranata Agus Hendra Al Rahmad Al Azhar Alamin, Nurul Aldi, Julfi Alfian G. M, Aji Alfridsyah Alfridsyah Ali, Musyafa ambartiasari, Geta Amir-Behghadami, Mehrdad Ampera Miko Andi Bustan Didi Andian, Andian Andini, Enjelin Okta Annisyaa', Nur Aprilisia, Sanju Ardi Maulana Nugraha Ardian Ardian Arief Boediono Arief, Abdul Samad Arif Saefudin Arika, Hesti Wela Aripin Ahmad, Aripin Aristyasari, Yunita Furi Arnawan Hasibuan Assingkily, Muhammad Shaleh Aulia, Muhammad Ghozil Aurillia, Silvianda Ayulinda, Arianisah P. Bahrun Bahrun Bintoro, Yudha Bouchra, Assarag Budiarti, Novita Bulkaini (Bulkaini) Cakranegara, Pandu Adi Damanhur, Damanhur Danyl Mallisza Darmawan Daud, Muslem Debi Masri Deby Anggraini, Deby Dewi Maya Sari Dewi, Anjar Kusuma Dewi Dini Rahmawati Djoko Kisworo Dodi Iskandar, Dodi Ediat, Ediat Eisenring, Moh. Abraham Akbar Elha Rimah Dani, Dita Enny Yuliani Fajarrini, Arsyia Febiyanto, Angga Febtysiana, Nur Fajar Febyarum, Lintang Fendy Yogha Pratama Fikriyah, Adela Tsamrotul Fitriani, Ari Deca Fuadi Fuadi Fuadi Hakim, A’us Arief Ikhwani Handayani, Mila Sri Harapan Harapan Hardianto, Ilham Harianti, Putri Hasibuan, Ahmad Fauzul Hakim Hendy Tannady Henny Purnama Dewi Herlina Dimiati, Herlina Heruwansah, Heruwansah Hillary, Janne Hilmi Hilmi Ida Nurhaida Ikram, Aamer Imran, Herry Irma Suryani Ismanita, Ismanita Jayawarsa, A.A. Ketut Jhon Rinaldo Kamil, Qatrunnada KARTINI ERIANI Kasmiati Kasmiati Khader, Yousef S. Khairisma, Khairisma Khamaludin, Khamaludin Kharisma, Kharisma Khasanah, Yuli Nur Khasanah, Yuli Nur Khazanah, Wiqayatun Koyanagi, Ai La Iba, La Larisu, Zulfiah lbs, Freddy Hermansyah Lemu, Yohannes K. Lestari Lestari Lestari, Yuyun Ayu Linguissi, Laure SG. Lubis, Hikmah Adelia Zuhri Maelani, Imelda Mahmud , Nissa N. Maimun Syukri, Maimun Mamun, Mohammed A. Maria Ulfa Marjani, Adi Masruri Masruri Meilasari, Devi Mela, Lita Mela Mila Hasanah Moch, Rully Mohamad Agung Rokhimawan Mudatsir , Mudatsir Mudatsir Mudatsir Muflihah Ramadhia Muhammad Abdun Jamil Muhammad Daud Muhammad Nur, Mukhlis Muhammad Rajab Muhammad Yani, Muhammad Munardi Mustofa, Fuadul Musyaffa, A A Najol, Priska Vivinda Nashi Widodo Ningsih, Putri Dewi Fitria Ningtyas, Mustika Wati Alfia Novita Loka Nunung Sri Mulyani Nur Anisa Nurkhasyanah, Alfiyanti Nurmalita Sari, Dina Nurramadani, Lilia Nursanti, Risa Nurwijayanti Pahimah, Nurul Parperis, Konstantinos Permatasari, Lina Perwitasari, Erni Pratiwi Prihatin, Ayu Umi Puspitaningrum, Rani Putri, Luqyana Azmiya Putri, Widia Putro, Khamim Zarkasih Rachmawati Rachmawati Rademaker, Marius RADIANSAH, DODY Rahmadana, Jati Rahmawati, Rahmawati Ramadhani Ramadhani Rayhan, Muhammad A. Redwood-Campbell, Lynda Ridani Alifah, Syarifah Rifai, Ikhsan Rifkiya, Adiba Rizkia, Rini Rizkiyah, Maulidah Rohim, Fahmi Rollando, Rollando Rosyidi, A. Rudi Kurniawan Sah, Ranjit Sallam, Dina E. Samsul Anwar Santosa, Sedya Santosa, Tomi Apra Sari, Putri Sekar SEFRIYANTI, SEFRIYANTI Sesario, Revi Sholihah, Nafi’atus Sibawaihi Sibawaihi Sigit Somadiyono, Sigit SILMI MARIYA Siregar, Muhammad Randha Siregar, Widyana Verawaty Siti Nurjannah Siti Nurjannah Sofyan, Sarwo E. Srinawati, Wawat Sujani, Elfara Hajjar Sukma, Hanum Hanifa Supardi, R Suryati Suryati Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Susianto, Tri Endar Sutiye, Sutiye Suyadi Suyadi Syauki, Ahmad Th. Candra Wasis Agung Sutignya Ulya, Nadiya Umairoh, Siti Umairoh, Siti Usman, Said Vento, Sandro Viveiros-Rosa, Sandro G. Wahyuliani, Eni Warsito . Wasis, Th. Candra Winarti Winarti Wollina, Uwe Yadi Ardiawan Yayat Suharyat Yuli Setianto, Akbar Yulianti, Junari Yulius Dharma Yupinus, Lusius Zulyusri Zulyusri