p-Index From 2021 - 2026
11.519
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Cakrawala Pendidikan DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE INTEGRALISTIK JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Al-Hayat: Journal of Islamic Education IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Journal of Education Action Research JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Education and Human Development Journal Jurnal Komunikasi Pendidikan J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Journal Civics and Social Studies Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Edukasi IPS Attadib: Journal of Elementary Education Dinasti International Journal of Digital Business Management Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Studies in Learning and Teaching Jurnal Ilmiah Publika Muqoddima: Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Jurnal DinamikA Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Journal of Childhood Development Indonesian Journal Of Educational Research and Review Journal of Educational Sciences Jurnal Pendidikan Transformatif Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education International Journal of Religion Education and Law Mamangan Social Science Journal Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Council: Education Journal of Social Studies Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Elementaria Edukasia Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak
Claim Missing Document
Check
Articles

A Microsoft Excel-Based Cultural Guessing Game on Cultural Knowledge of Elementary School Students. Is It Effective? Rahayu, Galih Dani Septiyan; Maftuh, Bunyamin; Sapriya
International Conference on Elementary Education Vol. 4 No. 1 (2022): Proceedings The 4th International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.151 KB)

Abstract

Mudahnya siswa SD mendapatkan informasi tentang budaya negara lain melalui gadget, dikhawatirkan akan mengikis pengetahuan siswa tentang budaya Indonesia. Pengetahuan tentang budaya Indonesia sangat penting bagi siswa sekolah dasar. Dengan pengetahuan yang mendalam tentang budaya Indonesia, siswa akan memiliki cara berpikir yang baik dalam melestarikan budaya dan memiliki sikap bangga terhadap budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tebak budaya berbasis Microsoft excel terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental design dengan one-group pretest-posttest design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di kota Cimahi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pengetahuan budaya dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang budaya Indonesia meningkat dan siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa salah satunya dengan menggunakan permainan dapat meningkatkan pengetahuan budaya siswa.
INTERNALISASI NILAI KARAKTER DISIPLIN MELALUI PENCIPTAAN IKLIM KELAS YANG KONDUSIF DI SD MUHAMMADIYAH SAPEN YOGYAKARTA Wuri Wuryandani; Bunyamin Maftuh; Sapriya Sapriya; Dasim Budimansyah
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.545 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2793

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan berbagai upaya yang dilakukan guru untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif dalam proses internalisasi nilai karakter disiplin di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, dengan subjek guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kelas yang kondusif merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam proses internalisasi nilai karakter disiplin di sekolah, khususnya sekolah dasar. Beberapa kegiatan yang dilakukan guru pada tahap perencanaan adalah mempersiapakan sarana dan prasarana kelas, meliputi wastafel di dekat kelas, rak sepatu, tempat sampah, tempat mengumpulkan tugas siswa, tata tertib kelas, pesan-pesan afektif, daftar piket, dan sebagainya. Selanjutnya pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru perlu melakukan proses pembelajaran sesuai dengan yang telah direncanakan, dan menjaga konsistensi dalam penerapan aturan sekolah maupun aturan kelas. Pada tahap akhir yaitu evaluasi terhadap proses belajar mengajar guru perlu melakuukan refleksi tentang perilaku disiplin siswa pada hari itu. Dalam upaya menciptakan iklim kelas yang kondusif tidak terlepas dari keteladanan kepala sekolah. Kata Kunci: internalisasi, karakter disiplin, iklim kelas INTERNALIZATION OF THE CHARACTER OF DISCIPLINE THROUGH THE CREATION OF CONDUCIVE CLASSROOM ATMOSPHERE AT MUHAMMADIYAH SAPEN ELEMENTARY SCHOOL IN YOGYAKARTA Abstract: This study aims to find the various effortsmade by the teachersto create a conducive classroom atmosphere for the internalization process of the character of discipline in elementary school. This was a descriptive study using a qualitative approach conducted at Muhammadiyah Sapen Elementary School in Yogyakarta, with the subjects consisting of teachers and students. The data were collected through observation, interview, and documentation. Data validity was achieved throughatriangulation technique. The results show that the conducive classroom is an important aspect that must be considered in the internalization process of the character of discipline in schools, particularly in primary schools. Some of the activities carried out at the planning stage were: teachers prepared class infrastructure, covering the washbasin near the classroom, shoe racks, rubbish bins, the box for submitting students’ assignments, classroom rules, affective messages, picket list, and so on. Then, in the implementation phase of learning, teachers needed to run the teaching and learning process as planned, and maintain consistency in the application of the school rules and the classroom rules. At the final stage, evaluation of the teaching and learning process, the teachers needed to reflect on the behavior of the students’ discipline on the day. The effort to create a conduciveclassroom atmospherecould not be separated from the principal’s role model. Keywords : internalization, character of discipline, classroom atmosphere
MEMBANGUN WAWASAN GLOBAL WARGA NEGARA MUDA BERKARAKTER PANCASILA Mukhamad Murdiono; Sapriya Sapriya; Abdul Azis Wahab; Bunyamin Maftuh
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.93 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2790

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana membangun wawasan global warga negara muda berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila sebagai karakter bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory. Sumber data terdiri dari sumber kepustakaan dan responden yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila sebagai karakter bangsa Indonesia harus dijadikan sebagai landasan dalam pengembangan wawasan global warga negara muda. Sila kedua Pancasila menjadi pintu utama pengembangan wawasan global warga negara muda. Pancasila sebagai landasan dalam pengembangan wawasan global warga negara, membawa implikasi bahwa warga negara muda di sekolah tidak hanya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai slogan, melainkan harus diterapkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: wawasan global, warga negara muda, Pancasila BUILDING A GLOBAL PERPECTIVE OF YOUNG CITIZENS HAVING PANCASILA CHARACTER Abstract: This research aims to find outhow to build a global perspective of young citizens based on the values of Pancasilaas the character of the Indonesian nation. This research used a qualitative approach with a grounded theory method. The data sources consisted of literature and respondents selected using a purposive sampling method. Data collection techniques used documentation and interviews. The data were analyzed using inductive analysis. The results showed that the values of Pancasila as the character of the Indonesian nation must be used as the basis to build a global insight of young citizens. The second pillar of Pancasila became the maingate to building a global insight of young citizens. Pancasila as the basis for building a global insight of young citizens brought the implication that young citizensin the school did not only use the values of Pancasila as a slogan, but must be applied and implemented in their daily lives. Keywords: global insight, young citizens, Pancasila
PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DI SEKOLAH DASAR Wuri Wuryandani; Bunyamin Maftuh; Sapriya .; Dasim Budimansyah
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.218 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.2168

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mengkaji, dan mendiskripsikan pelaksanaan pen- didikan karakter disiplin di sekolah dasar dan diharapkan dapat ditemukan kebijakan yang mendukung keberhasilan pendidikan karakter. Penelitian ini pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan pendidikan karakter disiplin di SD Muhammadiyah Sapen dilakukan melalui sembilan kebijakan, yaitu (1) membuat program pendidikan karakter; (2) menetapkan aturan sekolah dan aturan kelas; (3) melakukan sholat Dhuha dan Sholat Dhuhur berjamaah; (4) membuat pos afektif di setiap kelas; (5) memantau perilaku kedisiplinan siswa di rumah melalui buku catatan kegiatan harian; (6) memberikan pesan-pesan afektif di berbagai sudut sekolah; (7) melibatkan orang tua; (8) melibatkan komite sekolah; dan (9) menciptakan iklim kelas yang kondusif. Kata Kunci: pendidikan karakter disiplin, sekolah dasar
Tawuran Pelajar: Solidarity in the Student Group and its Influence on Brawl Behaviour Malihah, Elly; Maftuh, Bunyamin; Amalia, Rizki
Komunitas Vol 6, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v6i2.3301

Abstract

This research is motivated by the reality of the student brawls as a result of increasing solidarity within the students group. This problem emerges as a challenging issue for our education. This study aims to find an answer to the question of how solidarity within student groups in influencing the brawl behavior. The study used a qualitative approach and case study method. Data was collected through interviews, observation, documentary studies, and literature. The findings of the study are: (1) the brawl between students is triggered by hostility, disputes, or conflicts among student groups. (2) The recruitment process of a student groups is natural and based on the proximity of their house location or place of residence, mutual interests, as well as their hang out place. (3) The process of solidarity formation among group members begins with the casual interaction, carrying out activities together, and establishing the feeling of unity. (4) This established group solidarity leads the students to conduct the brawls when their group is under the threat from the other groups. The students will also do the brawls when there are conflicts among students groups and they fail to fulfill their developmental needs as a teenager.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas maraknya tawuran dikalangan pelajar sebagai dampak dari meningkatnya solidaritas dalam kelompok. Masalah tersebut menjadi tantangan dunia pendidikan. Penelitian ini ingin memperoleh jawaban atas pertanyaan bagaimana solidaritas pada kelompok pelajar dalam mempengaruhi perilaku tawuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Temuan penelitian: (1) Tawuran antar pelajar yang terjadi dikarenakan perumusuhan, pertikaian atau konflik yang ada diantara kelompok-kelompok pelajar. (2) Proses pelajar menjadi anggota kelompok bersifat alamiah dan didasari karena kedekatan letak rumah atau tempat tinggal, minat yang sama, serta satu tempat tongkrongan. (3) Proses pembentukan solidaritas dimulai dari interaksi diantara sesama anggota kelompok, kegiatan yang dilakukan bersama-sama hingga akhirnya keterlibatan perasaan. (4) Solidaritas yang terbentuk menyebabkan tawuran antar pelajar selama ada ancaman dari kelompok lain, terjadinya konflik diantara kelompok-kelompok pelajar, serta tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan perkembangan pelajar sebagai remaja.
Character Values In General Education At University Hidayat, Mupid; Rozak, Rama Wijaya Abdul; Maftuh, Bunyamin; Kembara, Maulia Depriya; Hadian, Vini Agustiani
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 31, No 2 (2022): : JPIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial): December 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpis.v31i2.44688

Abstract

The research objective focuses on examining the character values contained in the Compulsory Curriculum Subjects or Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK). Content analysis and Focus Group Discussions (FGD) attended by education experts. The results of the analysis show that there are 24 characters values contained in the MKWK. These character values are developed through four courses in MKWK, namely Indonesian Language Education, Islamic Religious Education, Citizenship Education, and Pancasila Education. Each of these courses has a unique character that is developed in learning. The findings were presented in FGDs and assessed by experts based on the character's priority scale. The FGD produced two aspects of character, namely individual characters and social characters. Each aspect of the character has several types of characters that must be developed by students. The type of character in the individual aspects, namely religious, self-aware, and intellectual. Characters in the social aspect include polite, tolerant, participatory, democratic, and fair. These characters are the external characteristics of MKWK learning.
Pengembangan mata kuliah pendidikan sosial budaya berbasis pendidikan karakter kebansgaan dan berorientasi kerangka kualifikasi nasional Indonesia Maftuh, Bunyamin; Sartika, Rika; Kembara, Maulia
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 18, No 1 (2020): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v18i1.28724

Abstract

Sudah menjadi keharusan warga negara Indonesia dibekali modal yang cukup dalam menghadapi era globalisasi. Mata Kuliah pendidikan sosial budaya merupakan sarana yang tepat untuk membekali mahasiswa dari aspek pemahaman sosial dan budaya dalam menghadapi era globalisasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap Mata Kuliah Pendidikan Sosial Budaya dan bagaimana manfaat Mata Kuliah Pendidikan Sosial Budaya bagi mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, didapati persepsi mahasiswa yakni pembelajaran Mata Kuliah PSB menekankan mahasiswa untuk peka dan peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan juga bermanfaat bagi penyelesaian studi karena ketika pembelajaran PSB dilatih melakukan penelitian dan menyampaikan laporan penelitian.
Pentingnya Sosialisasi Pemahaman Pancasila dalam Media Sekolah Dania Dwia Sulystianeu; Erlin Rintan; Muhammad Fadhil Al Mubarok; Silvi Vina Apriani; Bunyamin Maftuh; Maulia Depriya Kembara
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v2i2.3338

Abstract

One form of understanding the values contained in Pancasila and also implementation by socialization. By giving direction and understanding as well as implementation to students about Pancasila. The activity of writing this journal aims to provide a further understanding of what Pancasila is, what is its function and position and what values are contained in their precepts and how they apply in everyday life. The author conducts a series of socialization to middle, high school students, and students by asking them to what extent they know about Pancasila. Based on the socialization activities it was found that some students understood the importance of Pancasila. Meanwhile, related to the use of media, some students expressed their understanding in understanding Pancasila. This shows that the use of media through socialization activities can increase the understanding of Pancasila. Therefore, it is important for education to be able to develop learning media, especially for Pancasila education.
Pengaruh Media Video Animasi terhadap Kemampuan Resolusi Konflik Siswa Sekolah Dasar Dewi, Sinta Maria; Maftuh, Bunyamin; Sapriya, Sapriya; Wulan, Erna
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kegiatan pembelajaran resolusi konflik siswa dengan menggunakan media video animasi pada siswa kelas V SDN Anggadita V Karawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN Anggadita V tahun ajaran 2020/2021. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA dan VB. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran resolusi konflik siswa yang diberi perlakuan media video dengan pembelajaran resolusi konflik siswa yang tidak diberikan perlakuan. Perhitungan hipotesis diperoleh nilai signifikansi 0.000 < α = 0.05, maka Ho di tolak dan berarti hipotesis diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media video pada mata pelajaran IPS dengan tema Keanekaragaman Suku dan Budaya memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran resolusi konflik siswa kelas V sekolah dasar. Dari hasil penelitian ini berharap dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi semua pihak yang terkait, terutama pihak sekolah dalam rangka meningkatkan kemampuan resolusi konfik siswa sekolah dasar
Resolusi Konflik Etnis Antara Madura dan Dayak di Sampit Melalui Model Sinergi Integratif Basit, Abdul; Maftuh, Bunyamin; Malihah, Elly; Mufidah, Nastiti
Integralistik Vol 34, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v34i2.43306

Abstract

Perbedaan sosial ekonomi dan sosial budaya sangat berpengaruh terhadap konflik manakala faktor stereotipe negatif, kecemburuan sosial dan gesekan SARA kian tak terbendung. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan dalam penelitian ini adalah terkait resolusi konflik etnis antara Madura dan Dayak pada kasus Sampit melalui model sinergi integrative. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Adapun teknik analisis data menggunakan analisis konten atau isi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perlu adanya resolusi konflik yang melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perwakilan dari masyarakat. Model sinergi integratif berupa rekonsiliasi, rekonstruksi dan mediasi dengan mengedepankan aspek musyawarah mufakat menunjukkan hasil yang sangat posifit dari kedua belah pihak. Penyelesaian masalah dengan sila keempat Pancasila ini menjadi bukti bahwa persoalan keberagaman masyarakat dapat diatasi dengan model sinergi integratif secara aktif dan bertanggung jawab baik secara horizontal maupun vertikal. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai tindak lanjut resolusi konflik sosial, perlu adanya edukasi berupa sosialisasi kepada masyarakat yang kurang terdidik agar tidak mudah terhasut atau terpengaruh perilaku, sikap dan ucapan orang lain. Selain itu, toleransi, tenggang rasa, saling menghargai juga menjadi penting untuk diimplementasikan secara langsung dan berkelanjutan di tengah masyarakat majemuk.Socio-economic and socio-cultural differences greatly influence conflict when negative stereotypes, social jealousy and SARA friction are increasingly unstoppable. Based on this background, the purpose of this study is related to ethnic conflict resolution between Madurese and Dayak in the Sampit case through an integrative synergy model. This study used a qualitative approach with library research methods. The data analysis technique uses content or content analysis. Based on the results of the research, it shows that there is a need for conflict resolution involving various elements, starting from the central government, regional governments and representatives from the community. The integrative synergy model in the form of reconciliation, reconstruction and mediation by prioritizing aspects of deliberation for consensus showed very positive results from both parties. Solving the problem with the fourth precept of Pancasila is proof that the problem of societal diversity can be overcome by an integrative synergy model that is active and responsible both horizontally and vertically. The conclusions in this study indicate that as a follow-up to social conflict resolution, it is necessary to provide education in the form of outreach to less educated people so that they are not easily incited or influenced by the behavior, attitudes and words of other people. In addition, tolerance, tolerance, mutual respect are important to be implemented directly and sustainably in a pluralistic society.
Co-Authors - Sapriya -, Wilodati Abdul Azis Wahab Abdul Basit Abdul Hakam Abdul Karim, Aim Ace Suryadi Adawiah, Elis Robiatul Ahmad Gunawan Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Al Hidayah, Riama Alexander, Loxsi Amanisa, Hanun Zata Amriani Amriani, Amriani Anakotta, Raisa Anbiya, Bakti Fatwa Anggraeni, Poppy Anissa Noviani Arie Rakhmat Riyadi As'ary, Yasin Asep Dahliyana Atauupah, Winda Verawati Atep Sujana Aulia, Vina Avvyat Anantya Azmy, M. Noor Budi, Intan Budi Komara Burhanudin Burhanudin Christina Wulandari, Christina Cut Siti Balqis Dadang Sundawa, Dadang Dadang Sunendar Dania Dwia Sulystianeu Danial AR, Endang Darta Putra, Elpri Dasim Budimansyah Delia Nurul Fauziah Deni Darmawan Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, Sinta Maria Dina Siti Logayah Dwiputra, Dimas Febriansyah Krisna Dwitarachmi, Fania Hafidza Edwin Nurdiansyah, Edwin Eldi Mulyana Elly Malihah Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Enok Maryani Erlin Rintan Erlina Wiyanarti Ernawulan Syaodih Esa El Hawa Fani Julia, Fani Fawzi, Mochamad Ikbal Galih Dani Septiyan Rahayu Ganeswara, Ganjar M. Ganeswara, Ganjar Muhammad Gumelar, Abih Gunawan Santoso Hamdan Hamsi Mansur Hanifa, Yanuarita Nur Hanum, Citra Bahadur Hery Widijanto Huda, Mochammad Miftachul Imas Kurniawaty Inayah, Annisa Nur Istianti, Tuti Janah, Widia Nur Karim Suryadi Karmila P Lamadang Kembara, Maulia Kembara, Maulia Depriya Khairunniza, Liza Dwi Eftiza Kintani, Nenden Kokom Komalasari Komariah, Mia Kurniati, Hera Kurniawati Sumantri, Yeni Laila Habibah Nurfalah Ma'mun Murod Mamat Supriatna Mariatul Kiptiah Mastur Mastur Mastur Maulia Depriya Kembara Mila Noviana, Mila Mubarok Somantri Mubiar Agustin Muhammad Elmy Muhammad Fadhil Al Mubarok Muhammad Najib Mukhamad Murdiono Mupid Hidayat Murod , Ma'mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Mursalim Mursalim Mursalim Nanda William Nanola, Nouval Nastiti Mufidah Nur Fadillah, Nur Nuraeni, Ayu Nurdin, Encep Syarif Nurgiansah, T Heru Nurihsan, Achmad Juntika Nurkholiq, Agus Nurul Fauziah Nurul Fauziah, Fitri Opik, Opik Pitriyani Pitriyani Pratama, Iqbal Puji Siswanto Purnomo, Budi S. Putra, Elpri Darta Putri, Raisa Aditya Putut Ary Sadewo Retnasari, Lisa Retnasari Rika Purnamasari Rika Sartika Rika Sartika Rizki Amalia Rizki Ramadhan Rohartati, Sri Rohartati, Sri Roni Rodiyana Rosihon Anwar, Rosihon Rosmiati, Sely Rozak, Rama Wijaya Abdul Rudianto, Apip Safe'i, Makhmud Safei, Makhmud Sapriya Sarbaini Septiani, Devianeu Wisdiasusi Setiadi, Elly Malihah Setiawan, Dadan Silvi Vina Apriani Siregar, Sina Wardani Siti Emira Khodati Siti Nurbayani Sjamsuddin, Helius Somad, Momod Abdul Subekti, Eri Sumantri, Zulkifli Suprapto, Wasis Supriatna, Mamat Supriyono Supriyono Susanti Susanti Syamsijuliant, Tri syarief, Encep Ulmi, Tiara Fahmiyatul Unimuda, Mursalim Usmaedi Utama, Agus Hadi Utami, Lingga Vini Agustiani Hadian Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wahyu Sopandi Wahyuni, Tanti Sri Warlim, Warlim Wilodati Wulan, Erna Wulida, Yawma Wuri Wuryandani Yadi Ruyadi Yanto, Ari Yona Wahyuningsih, Yona Yulifar, Leli Yumahendra, Zefly Yuwan Fijar Anugrah Zidan Jamaudin Zuhro, Putri Fatimatuz