p-Index From 2021 - 2026
12.403
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hijri Jurnal Kolaboratif Sains Bulletin of Pedagogical Research International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMAK) Student Scientific Creativity Journal Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) FingeR: Journal of Elementary School IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Student Research Journal Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Contemplate: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Budi Pekerti Agama Islam JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa World Journal of Islamic Learning and Teaching Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sciences Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran Di Era Digitalisasi Society 5.0 Dwi Noviani; Choiriyah; Hilmin; Firdaus Basuni; Mustafyanti
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 1 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i1.86

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas tentang Sosialisasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran di Era Digitalisasi Society 5.0. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pembelajaran tentang pentingnya bagi guru PAI dalam memahami dunia digitalisasi dimana semua proses belajar mengajar saat ini menggunakan aplikasi pembelajaran untuk menambah wawasan pendidik dalam bidang penelitian dan pengabdian PAI terhadap inovasi pembelajaran. di era digital Society 5.0. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum saat ini dan yang akan datang harus melengkapi kompetensi siswa dalam aspek pedagogik, kecakapan hidup, kolaborasi, dan berpikir kritis dan kreatif. Adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup manusia, berbeda dengan konsep Revolusi Industri 4.0 yang merupakan pengembangan teknologi produktivitas proses bisnis. Keberadaan Trend Society 5.0 berdampak tidak langsung dan Indonesia sebagai negara berkembang berhak berperan aktif dalam mempersiapkan Trend Society 5.0. Tulisan ini mencoba untuk menggambarkan perkembangan dunia digital saat ini. Diharapkan hasil tulisan ini menjadi wawasan sekaligus wacana awal dan tindakan untuk mengembangkan pembelajaran di era digital.
Sosialisasi Urgensi Pendidikan Karakter Terhadap Remaja Millenial Generasi Z di Era Society 5.0 Dwi Noviani; Mustafyanti; Zaimuddin; Aidah; Hilmin
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.208

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas tentang urgensi pendidikan karakter, kebutuhan terus menerus untuk membangkitkan dan memperkuat kesadaran di kalangan masyarakat Indonesia bahwa masa depan yang lebih baik harus diupayakan dengan membangun dan memperkuat karakter masyarakat Indonesia, khususnya Generasi Z, orang yang lahir antara tahun 1995 sampai tahun 2010. Generasi ini sering disebut sebagai generasi internet. Mereka selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatu dengan teknologi canggih yang ada. Karena kecanggihan teknologi ini, Gen Z dapat dengan mudah mencari sumber berita atau budaya dari luar tanpa tersaring. Gen Z mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif jika tidak pernah diajarkan pendidikan karakter yang baik dan benar.
KOMUNIKASI TRI PUSAT PENDIDIKAN UPAYA MENCEGAH KEKERASAN TERHADAP SISWA DI SEKOLAH Hilmin Hilmin; Dwi Noviani
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1295.858 KB) | DOI: 10.56910/pustaka.v2i4.171

Abstract

Tripusat pendidikan juga diperlukan agar terjalin kerja sama yang baik serta harmonisasi dan sinkronisasi untuk menciptakan suasana pembelajaran yang baik pula. Tripusat pendidikan itu terdiri atas sekolah (guru, kepala sekolah, siswa), keluarga (orang tua/wali murid), dan masyarakat (komite sekolah, organisasi profesi). Peserta didik yang datang ke sekolah memiliki latar belakang yang sangat beragam dan komplek, sehingga dalam pendekatan edukasinya juga haruslah memandang dari sisi heterogen. Keragaman itu muncul dari kondisi keluarga dengan berbagai permasalahannya, ekonomi, keharmonisan keluarga, begitu juga peserta didik berasal dari lingkungan sosial tempat bergaul yang menganut nilai-nilai sosial yang berbeda. Ketika komunikasi tidak tersambung baik maka akn terjadi mis komunikasi yang akan memunculkan interpretasi yang berbeda dan cenderung untuk melakukan tindakan kekerasan. Oleh karena itulah, komunikasi yang terbangun dengan baik bersama tri pusat pendidikan guru, kepala sekolah, peserta didik, orang tua/wali murid adalah solusi utama untuk berbagi tanggung jawab dan beban dalam pendidikan. Karena hakikatnya pendidikan itu bukan hanya tanggung jawab guru dan kepala sekolah saja. Kekerasan terjadi di sekolah karena tidak tersambungnya komunikasi antara guru dengan siswa, komunikasi guru dengan orang tua siswa, komunikasi siswa dengan orang tua siswa, komunikasi guru dengan organisasi di sekolah.
PROBLEMATIKA PENDIDIKAN ISLAM DI PESANTREN DAN MADRASAH DI ERA GLOBALISASI Lisdaleni, Lisdaleni; Dwi Noviani; Paizaluddin, Paizaluddin; Belly Harisandi
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v2i4.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pendidikan Islam di madrasah dan Pesantren di era globalisasi. Yang dapat dilakukan madrasah dan pesantren untuk meningkatkan pendidikan Islam di era globalisasi adalah dengan mengidentifikasi problematika yang dihadapi pesantren dan madrasah serta memahami bagaimana mencari solusi pendidikan Islam untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Adapun teknik pengumpulan data diperoleh melalui literatur yang terkait yaitu jurnal, buku, dokumen dan literatur online. Hasil penelitian ini menunjukkn bahwa pelaksanaan pendidikan Islam di pondok pesantren dan madrasah sudah terealisasi. Kedua institusi tersebut muncul dengan latar belakang kebutuhan yang berbeda satu sama lain dan juga memiliki karakteristik atau cara yang berbeda dalam penyelenggaraan pendidikan Islam. Pesantren lebih dominan dalam ilmu agama dan Madrasah lebih dominan dengan ilmu agama dan ilmu umum. Pendidikan Islam di pondok pesantren dan madrasah pada dasarnya memiliki permasalahan yang cukup urgensi dalam membenahi pendidikan Islamdi era globalisasi sekarang ini tetapi juga harus dilihat dari karakteristik masing-masing lembaga pendidikan.
Manhaj Interpretations From Classic To Contemporary Aravik, Havis; Choiriyah, Choiriyah; Fadilla, Fadilla; Dwi Noviani
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v3i2.1076

Abstract

Tafsir of the Qur'an from classical to contemporary periods has developed in the manhaj (method) used to reveal the meaning of revelation. The problem discussed in this research is the difference in manhaj tafsir from classical to contemporary, as well as the influence of changes in methods on understanding of the Qur'an. The purpose of this research is to analyze the development of manhaj tafsir, both tahlili (analytical) and with al-ray (rational) approach, as well as to compare the works of tafsir that reflect each of these methods. The method used in this research is a literature review with an analytical descriptive approach, by examining several works of tafsir such as Jami' al-Bayan fi Tafsir al-Qur'an by al-Thabari, Tafsir al-Qur'an al-Karim by Ibn Katsir, Al-Kasysyaf by Az-Zamakhshari, Tafsir al-Manar by Abduh and Rashid Ridha, as well as contemporary tafsir such as Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab. The results show that the change in manhaj tafsir, from the use of history (bi al-ma'tsur) to the rational approach (al-ray), reflects the dynamics of Islamic thought that continues to develop, with different emphasis on social, intellectual, and methodological contexts..
Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Melalui Pendekatan TPACK dan PLC untuk Menghadapi Tantangan Pendidikan Islam Dwi Noviani; Hilmin Hilmin; Choiriyah Choiriyah; Khozin Khozin; Firdaus Basuni
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i4.2497

Abstract

Islamic education has a strategic role in shaping the character, morality, and spirituality of students, but it is faced with complex challenges in the era of social, cultural, and technological transformation. The low pedagogic and professional competence of some teachers, the limitations of digital literacy, the dominance of conventional learning methods, and a less contextual curriculum are significant obstacles. This service program is designed to improve the competence of madrasah teachers through participatory training approaches, intensive mentoring, and strengthening learning communities based on the concepts of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and Professional Learning Community (PLC). Activities include initial assessments, competency workshops, the use of learning technology, weekly mentoring, and pre-test and post-test evaluations. The results showed a significant increase in pedagogic competence (28%) and mastery of technology (34%), accompanied by positive changes in motivation, innovative attitudes, and awareness of contextualization of teaching materials. However, time constraints, variations in digital literacy, and institutional support are obstacles that need to be overcome through synergy between stakeholders. These findings underscore the importance of continuous, reflective, and contextual coaching models to strengthen the role of teachers as agents of change in Islamic education.
Revitalisasi Akhlak Anak: Membangun Eksistensi Diri yang Sehat Mental di Tengah Toksisitas Digital Masnila; Arlis Karlina; Dwi Noviani
FingeR: Journal of Elementary School Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi: Desember
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/p665av50

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola interaksi sosial dan pembentukan identitas diri manusia modern. Di satu sisi, dunia digital memberikan ruang ekspresi dan kreativitas tanpa batas, namun di sisi lain menghadirkan tantangan serius berupa degradasi moral, krisis identitas, dan gangguan kesehatan mental akibat paparan toksisitas digital seperti ujaran kebencian, perundungan daring, serta budaya hedonisme virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi revitalisasi akhlak sebagai upaya membangun eksistensi diri yang sehat secara mental di tengah arus digitalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak berperan sebagai fondasi spiritual dan etis dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan digital dan tanggung jawab moral. Revitalisasi akhlak, khususnya nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan kontrol diri, menjadi instrumen penting dalam membentuk karakter digital yang beretika. Dengan demikian, penguatan pendidikan akhlak berbasis nilai-nilai Islam di era digital merupakan langkah strategis untuk membangun eksistensi diri yang bermartabat dan memiliki kesehatan mental yang stabil di tengah fenomena toksisitas digital.
Islam, Teknologi dan Pendidikan di Era Disrupsi: Penelitian Lili Rahmawati; Jihan Muti’a Sa’ad; Febriawan Rafidi; Choky Andriano; Dwi Noviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4620

Abstract

The era of disruption, marked by rapid technological development, has brought fundamental changes in various aspects of life, including education. Islamic education, as a system with a long tradition in the transmission of knowledge and religious values, faces significant challenges in adapting to this new reality. This journal aims to analyze the impact of technology on Islamic education, identify the challenges and opportunities that arise in the era of disruption, and offer solutions to reformulate Islamic education to remain relevant and effective.
Reorientasi Paradigma Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Transendental Peserta Didik SDN 01 Meluai Kec. Cempaka Lindayati, Eka; Hasan Asy’ari; Burniat; Dwi Noviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena degradasi spiritual dan krisis nilai moral di kalangan peserta didik menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan reorientasi paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI). Selama ini, praktik pembelajaran PAI lebih berfokus pada aspek kognitif dan normatif, sementara dimensi transcendental yakni kesadaran hubungan vertikal manusia dengan Tuhan sering terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah baru paradigma PAI dalam membangun kesadaran transendental peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI harus mengalami pergeseran paradigma dari pola indoktrinatif menuju model pembelajaran reflektif, dialogis, dan transformatif yang menekankan integrasi antara akal, hati, dan tindakan moral. Reorientasi ini diperlukan agar pendidikan Islam mampu membentuk manusia beriman yang tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga menghayatinya sebagai kesadaran spiritual yang hidup dalam realitas sosial.
Mencegah Zina Sejak Dini: Pentingnya Pendidikan Seksual dan Moral Bagi Anak Dea Davina; Aisyah Syahida; Dwi Noviani
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 3 (2024): Juni : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i3.1429

Abstract

Artikel berjudul "Mencegah Zina Sejak Dini: Pentingnya Pendidikan Seksual dan Moral Bagi Anak" membahas kebutuhan mendesak akan pendidikan seksual dan moral dalam mencegah perilaku zina pada anak-anak. Melalui tinjauan literatur dan analisis kerangka pendidikan yang ada, studi ini menjelajahi signifikansi intervensi dini dalam membentuk pemahaman anak-anak terhadap norma-norma sosial dan batasan etis. Artikel ini menekankan kerja sama yang diperlukan antara keluarga, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan program pendidikan komprehensif dan berkelanjutan. Program tersebut bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang berdasarkan informasi terkait perilaku seksual mereka. Dengan mengintegrasikan pendidikan seksual dan moral ke dalam kurikulum sejak dini, anak-anak dapat mengembangkan fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan-tantangan sosial yang kompleks dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat mereka. Penelitian ini menegaskan pendekatan proaktif yang diperlukan untuk melindungi anak-anak dari risiko yang terkait dengan perilaku zina dan untuk mempromosikan perkembangan holistik mereka.
Co-Authors Achmad Irwan Hamzani Achmad Tanthowi Ade Ariana Ade Rosad Aditya Agustri Regita Cahyani Ahmad Fandika Ahmad Ikbal Ahmad Mulyadi Kosim Ahmad Muyadi Ahmad Riad Ahmad Royani Ahmad Tohir aidah Aidillah Aisya Aisya Aisyah Syahida Ali Sobri Amelia Andre Bahrudin Anggie Ratiwi Ani Nafisah Annisa Tuzzahra Aravik, Havis Ardeni Ari Alhadi Arlis Karlina Arnina Joe Arsandy Asila Wati Asiska, Nevi Asmi Yuniarti Atika Septina Atina Rahmatia Ayu Riska Diana Baihaki Fatur Rahman Belly Harisandi Budiman Akli Burniat Burniat Burniat Burniat, Burniat Choiriyah Choiriyah Choiriyah Choiriyah Choiriyah Choky Andriano Cittra Juniarni Danil Usama Dea Davina Desi Ratna Sari Desi Septiana Desi Suryati Destri Wulandari Dewi Puspita Sari Dia Rahma Dian Eka Wati Dian Ekawati Dian Puspita Sari Dindah Romaniyah Nadiroh Dodi Irawan Doris Dwi Nanda Dwi Andini Dwi Luspita Sari Dwi Puspita Sari Dwi Putra Purnama Maulana Dwi Setiawati Dwi Tesna Andini Edi sumanto Eka Lindayati Eka Yanuarti Emilia Sari Endang Kaswati Erina Erina Ersi Ersi Erwin Ammar Fadilah Eva Lupi Eva Sunarya Ewin Amar Fadilah Fadhilah Izzah Khairunnisa Fadilla, Fadilla Febriawan Rafidi Ferdi Fhirley Fhirley Filza Ahlina Firdaus Basuni Firmansyah Firmansyah Fitri Sarinda Florenza Agustin Gia Rosdiana Tirta Hairunnisa Agista Hasan Asy’ari Helniyani Helniyani Heni Herliza Herlina Herlina Herlina Herlina Hilmin Hilmin Hilmin Hilmin, Hilmin Himya Sipitri Hoiri Navis Ibn Abirul Choir Ida Arba’a Chodijah Iin Purnamasari Imelda Indriyani INDAH CAHYANI Indah Siti Nurhalizah Indrawati Indri Sari Irene Septia Fada Irjaini Saputra Ismarani Junia Putri Jeni Sonia Nanda Jery Pratama Jihan Muti’a Sa’ad Khairunissa, Khairunissa Khozin Khozin Khusnul Fauziah Ki Agus Ihsan Nulkhoir Ki Agus Ihsanul Khoir Komarudin Sassi Krisnina Laila Rahmi Hasanah Lathifah Lathifah Lidia Napida Lija Kholilaty Lili Rahmawati Linda Asmaraneti Lindayati, Eka Liniar Salsa Junita Lisa Fitriani Lisda Mulina Lisdaleni Lisdaleni Lisdaleni Lisdaleni, Lisdaleni Lusiana Lusiana M. Syarif Al Akbar M.Husni Thamrin Manna Dey Mardeli Martina Martina Masnila Masnila, Masnila Maya Amarta Meylina Astuti Mhd Nazir Mila Muchtar, Choiriyah Muflihah Muhamad Khoerudin Muhammad Fadli Muhammad Maulani Muhammad Rifa’I Muhdalia Muhdalia Mujhirul Iman, Firmansyah Mukti Ali Mustafa Kamal Mustafyanti MUTHMAINNAH Mutiara Mutiara Dewi Muyasaroh Nadya Putri Mukhlisa Natasya Arobia Husaini Ninda Akilla Nova Fitria Nova Yanti Maleha Novia Ayu Gayatry Novita Sari Nur Aisyah Nur Ayu Suci Lestari Nur Khasanah Nur Luluk Il Nur Maulida Azzahra Nurhafasah Nurhasanah Nuril Pitriyati Nuryani Nyayu Siti Fatimah Nyiayu Alya Haliza Nyimas Anisah Nyimas Anisah Muhammad Octa Fio Dila Octaviar Wilmar Ervanni Opi Shinta Cornelia Paizaluddin Paizaluddin Paizaluddin, Paizaluddin Paizaludin Putri Deby Ramona PUTRI WULANDARI Qorri Aina Qurrotul Aini RA Nabila Allya Salsabilla Rahmawati Rahmawati Rangga Pranata Rani anggraini Rani Nurfitri Rani Saputri Reni Puspita Rika Indriyani Rindi Atika Ririn Dia Ayu Irma Rizky Romadhan Romaida Maida Romizah Romizah Rudiansyah Rudiansyah Sandrina Ramadhani Sapira Sapira Saprida Saprida Seftrianti Septi Anggraini Septi Megasari Sherly Oktaviani Silvia Dwi Wahyuningsih Sindi Armita SRI RAHAYU Sucia Indah Lestari Sukriadi sukriadi sukriadi Susilawati Suwandi Suwandi Syawaluddin Syifa Sofhia Teni Marzela Ummi Kalsum Ummi Salamah Ummi Salamah Wahdaniah Putri Wahyu Hasan Bisri Waldi Nopriansyah Wama Fima Wardiyah, Wardiyah Winda Sari Yitinah Yuni Isnaini Yuni Listiyani Yunika Ferinda Yuniza Mulditasari Zaimuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zainuddin Zamhari Zamhari Zharifah Mawaddah Zulhadi Zulhadi Zunaidah Zunaidah