p-Index From 2021 - 2026
13.435
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Fitopatologi Indonesia Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Buletin Perpustakaan JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Tropical Animal Science Journal PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar TERRA : Journal of Land Restoration Awang Long Law Review Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Academy of Education Journal Piston: Journal of Technical Engineering Bulletin of Applied Animal Research Akta Agrosia Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Journal Zetroem Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Jurnal Genesis Indonesia Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Moneter : Jurnal Keuangan dan Perbankan Ramatekno Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu International Journal of Law and Society Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences (IJARSS) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Indonesian Journal of Integrated Science and Learning Lex Aeterna Law Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat JMTSS International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda Indonesian Journal of Jamu JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Pengadaan Indonesia Journal of Biology Science and Education Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Jurnal Idaaratul Ulum Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Journal of Islamic Science Community Medica Majapahit
Claim Missing Document
Check
Articles

Diversity of Colletotrichum Species Assosiated with Imported Citrus Fruits, and their Potential to Infect Chili, Rubber, and Cacao Trees in Indonesia: Diversity of Colletotrichum Species Assosiated with Imported Citrus Fruits, and their Potential to Infect Chili, Rubber, and Cacao Trees in Indonesia Hidayat, Joni; Hidayat, Sri Hendrastuti; Wiyono, Suryo; Widodo
Jurnal Fitopatologi Indonesia Vol. 20 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : The Indonesian Phytopathological Society (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14692/jfi.20.3.140-153

Abstract

Spesies Colletotrichum telah banyak dilaporkan sebagai agens penyebab penyakit antraknosa pada tanaman jeruk. Importasi buah jeruk dari beberapa negara produsen ke Indonesia berpotensi membawa masuk spesies Colletotrichum yang belum dilaporkan terdapat di Indonesia. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi spesies Colletotrichum yang terbawa melalui impor jeruk dan mengevaluasi potensinya menginfeksi tanaman hortikultura dan perkebunan penting di Indonesia. Sebanyak 7 isolat Colletotrichum diisolasi dari buah jeruk impor asal Cina, Pakistan dan jeruk lokal asal Indonesia. Isolat-isolat Colletotrichum tersebut diamati karakter morfologi dan molekulernya serta patogenisitasnya pada tanaman jeruk, cabai, karet, dan kakao. Analisis filogenetik dilakukan dengan metode analisis multilokus gen (multilocus sequence analysis) dengan mengombinasikan lokus gen ITS, ACT, TUB2, dan GAPDH. Identifikasi isolat Colletotrichum menghasilkan satu spesies grup C. boninense kompleks spesies (C. karstii), 3 spesies grup C. gloeosporioides kompleks spesies (C. fructicola, C. gloeosporioides sensu stricto, dan C. siamense). Isolat Colletotrichum asal jeruk Indonesia diidentifikasi sebagai C. gloeosporioides s.s. Strain C. fructicola mampu menginfeksi cabai, sedangkan strain C. karstii menginfeksi cabai, dan kakao. Strain C. gloeosporioides s.s. dan C. siamense memiliki kisaran inang yang lebih luas yaitu cabai, karet, dan kakao. Beberapa spesies Colletotrichum yang terbawa oleh buah jeruk impor berpeluang menjadi patogen pada beberapa tanaman penting di Indonesia, yaitu cabai, karet, dan kakao.
EVALUASI SISTEM PENYIAPAN GURU UNTUK MENGAJAR PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR Sili Sabon, Simon; Widodo
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v14i1.429

Abstract

This study aims to analyze: (i) the teacher education system, (ii) the accreditation status of teacher’s colleges and study programs, (iii) the fulfillment of lecturer standards, (iv) the quality of student input, and (v) the quality of student internships. Study approach is a mix of quantitative and qualitative. The study utilizes secondary data from Higher Education Database and National Accreditation Board for Higher Education. Also used is survey data with students in four institutions around Jakarta. The study findings show that the teacher education system has changed for the better, but has not been implemented strictly. Previously, graduates of undergraduate education could immediately become teachers, but after the issuance of Minister of Education and Culture Regulation No 87/2013, a bachelor of education must take Teacher Professional Education first if he wants to become a teacher. Another study finding is that most of the study programs have not been accredited. Some study programs that have been accredited, only get a C grade. Regarding the standard of lecturers, some teacher’s colleges have met the minimum standard of having a master’s degree for lecturers. The number of lecturers at certain teacher’s colleges is excessive so that the workload is less than the standard. The quality of student input is quite good. Most students feel that they have had sufficient experience during their internship. The study 50 recommends that the ministry and teacher’s colleges apply Minister of Education and Culture Regulation No 87/2013 to produce professional teachers. The Ministry of Education and Culture must work closely with local governments so that teacher recruitment only accepts the graduates from teacher professional education. Teacher professional education must prioritize quality by only accepting graduates with Bachelor’s degree in education. If there is a study program that does not meet the requirements, it should be proposed to have its operational permit terminated. Studi ini bertujuan menganalisis: (i) sistem pendidikan keguruan, (ii) status akreditasi lembaga pendidikan keguruan dan program studi, (iii) pemenuhan standar dosen, (iv) mutu input mahasiswa, dan (v) mutu magang mahasiswa. Pendekatan studi menggunakan campuran kuantitatif dan kualitatif. Studi memanfaatkan data sekunder dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Digunakan pula data survei dengan mahasiswa di empat lembaga di sekitar Jakarta. Temuan studi menunjukkan bahwa sistem pendidikan keguruan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik, namun belum diimplementasikan secara ketat. Sebelumnya lulusan sarjana pendidikan bisa langsung menjadi guru, namun setelah terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 87/2013, seorang sarjana pendidikan harus mengikuti Pendidikan Profesi Guru terlebih dahulu jika ingin menjadi guru. Temuan studi lainnya yaitu sebagian besar program studi belum terakreditasi. program studi yang sudah terakreditasi, sebagian hanya memperoleh nilai C. Terkait standar dosen, sebagian lembaga pendidikan keguruan sudah memenuhi standar minimal berpendidikan pasca sarjana. Jumlah dosen pada lembaga pendidikan keguruan tertentu berlebih sehingga beban kerjanya kurang dari standar. Mutu input mahasiswa sudah cukup baik. Sebagian besar mahasiswa merasa telah mendapat pengalaman memadai dari magang. Kajian merekomendasikan agar kementerian dan lembaga pendidikan keguruan menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 87/2013 untuk menghasilkan guru profesional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus bekerja sama dengan pemerintah daerah agar rekrutmen guru hanya menerima lulusan pendidikan profesi guru. Pendidikan profesi guru harus mengutamakan mutu sehingga hanya menerima lulusan sarjana pendidikan. Jika ada program studi yang tidak memenuhi persyaratan, sebaiknya diusulkan untuk dihentikan ijin operasionalnya.
Efektivitas Pengembalian Kerugian Negara Dari Tindak Pidana Korupsi Efendi, Edi; Rizky Novridoni; Widodo
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 6 (2023): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i6.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dasar hukum dari penerapan pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi, bagaimana efektivitas pengembalian kerugian negara dari hasil tindak pidana korupsi dan faktor-faktor yang menghambat pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu memahami permasalahan hukum dan kemudian mengkonstuksikannya dalam rumusanrumusan masalah yang akan diteliti secara deskriptif-analitis yang bertujuan untuk menggambarkan putusan pengadilan dari pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi dan dianalisa menggunakan Undang-undang dan Peraturan terkait pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Analisis dengan membandingkan data yang diperoleh melalui bahan hukum primer yaitu Peraturan Perundangundangan mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan bahan hukum sekunder yaitu Putusan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi belum efektif. Total kerugian negara dari 3 Putusan yang diteliti adalah sebesar Rp 27.737.325.000 (dua puluh tujuh miliar tujuh ratus tiga puluh tujuh juta tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah), sedangkan total pengembalian kerugian negaranya hanya sebesar Rp 5.478.394.664 (lima miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu enam ratus enam puluh empat rupiah). persentase dari efektivitas pengembalian kerugian negara dari ketiga studi kasus tersebut adalah 19,75 % hasil penelitian ini tidak jauh berbeda dari laporan Kejaksaan RI Tahun 2016, total pembebanan uang pengganti. Rp 26.055.995.222 (dua puluh enam miliar lima puluh lima juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu dua ratus dua puluh dua rupiah). jumlah uang pengganti yang telah selesai dibayarkan sebesar Rp 103.609.000 (seratus tiga juta enam ratus sembilan ribu rupiah) dari total 109 perkara tindak pidana korupsi yang dibebankan uang pengganti
Hemolysis and hypersensitive tests ease culture collection management of antagonistic bacteria Amaria, Widi; Meity Suradji Sinaga; Kikin Hamzah Mutaqin; Supriadi; Widodo
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 23 No. 2 (2023): SEPTEMBER, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.22324-30

Abstract

A biosafety assessment is a crucial first step in the management of microbial culture collection to screen and determine unexpected potential plant and human pathogenic bacteria. It is common to collect and store as many fresh culture collections from natural resources before being further evaluated for antagonist bacteria. As a result, a bulk of isolates must be preserved which required more effort and budget. Safety evaluations based on the hemolysis and hypersensitive reactions offer simple tests to ease culture collection management of antagonist bacteria. The study aimed to evaluate the safety of bacterial culture collection for their hemolysis and hypersensitive reactions. Ninety-five isolates of rhizosphere and endophytic bacterial isolates from the culture collections of the Department of Plant Protection-IPB University, Indonesian Industrial and Beverages Crops Research Institute, and Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute, were evaluated their safety using the hemolysis and hypersensitive tests. The hemolysis test was conducted using blood agar media, from which isolates with a negative (?) reaction were then tested for the hypersensitivity reaction on tobacco leaves. Bacterial isolates passed from both hemolysis and hypersensitivity tests were then preserved by the lyophilization method for long-term storage of culture collection. Based on the hemolysis test, 68 out of 95 bacterial isolates (71.57%) were found to be positive (? or ?) reactions. The hypersensitive test showed that 22 of 27 negative hemolysis isolates did not trigger hypersensitivity reactions in tobacco leaves, therefore, they were preserved by lyophilization. The study indicated that a high number of bacterial isolates in the present collection, 68 positive hemolysis, and 5 hypersensitive, need to be re-evaluated due to their safety concerns. The present study highlights the importance of biosafety tests performed in an early stage before the to permanent collection of antagonist isolates.
EVALUASI SISTEM PENYIAPAN GURU UNTUK MENGAJAR PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR Sili Sabon, Simon; Widodo
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v14i1.429

Abstract

This study aims to analyze: (i) the teacher education system, (ii) the accreditation status of teacher’s colleges and study programs, (iii) the fulfillment of lecturer standards, (iv) the quality of student input, and (v) the quality of student internships. Study approach is a mix of quantitative and qualitative. The study utilizes secondary data from Higher Education Database and National Accreditation Board for Higher Education. Also used is survey data with students in four institutions around Jakarta. The study findings show that the teacher education system has changed for the better, but has not been implemented strictly. Previously, graduates of undergraduate education could immediately become teachers, but after the issuance of Minister of Education and Culture Regulation No 87/2013, a bachelor of education must take Teacher Professional Education first if he wants to become a teacher. Another study finding is that most of the study programs have not been accredited. Some study programs that have been accredited, only get a C grade. Regarding the standard of lecturers, some teacher’s colleges have met the minimum standard of having a master’s degree for lecturers. The number of lecturers at certain teacher’s colleges is excessive so that the workload is less than the standard. The quality of student input is quite good. Most students feel that they have had sufficient experience during their internship. The study 50 recommends that the ministry and teacher’s colleges apply Minister of Education and Culture Regulation No 87/2013 to produce professional teachers. The Ministry of Education and Culture must work closely with local governments so that teacher recruitment only accepts the graduates from teacher professional education. Teacher professional education must prioritize quality by only accepting graduates with Bachelor’s degree in education. If there is a study program that does not meet the requirements, it should be proposed to have its operational permit terminated. Studi ini bertujuan menganalisis: (i) sistem pendidikan keguruan, (ii) status akreditasi lembaga pendidikan keguruan dan program studi, (iii) pemenuhan standar dosen, (iv) mutu input mahasiswa, dan (v) mutu magang mahasiswa. Pendekatan studi menggunakan campuran kuantitatif dan kualitatif. Studi memanfaatkan data sekunder dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Digunakan pula data survei dengan mahasiswa di empat lembaga di sekitar Jakarta. Temuan studi menunjukkan bahwa sistem pendidikan keguruan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik, namun belum diimplementasikan secara ketat. Sebelumnya lulusan sarjana pendidikan bisa langsung menjadi guru, namun setelah terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 87/2013, seorang sarjana pendidikan harus mengikuti Pendidikan Profesi Guru terlebih dahulu jika ingin menjadi guru. Temuan studi lainnya yaitu sebagian besar program studi belum terakreditasi. program studi yang sudah terakreditasi, sebagian hanya memperoleh nilai C. Terkait standar dosen, sebagian lembaga pendidikan keguruan sudah memenuhi standar minimal berpendidikan pasca sarjana. Jumlah dosen pada lembaga pendidikan keguruan tertentu berlebih sehingga beban kerjanya kurang dari standar. Mutu input mahasiswa sudah cukup baik. Sebagian besar mahasiswa merasa telah mendapat pengalaman memadai dari magang. Kajian merekomendasikan agar kementerian dan lembaga pendidikan keguruan menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 87/2013 untuk menghasilkan guru profesional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus bekerja sama dengan pemerintah daerah agar rekrutmen guru hanya menerima lulusan pendidikan profesi guru. Pendidikan profesi guru harus mengutamakan mutu sehingga hanya menerima lulusan sarjana pendidikan. Jika ada program studi yang tidak memenuhi persyaratan, sebaiknya diusulkan untuk dihentikan ijin operasionalnya.
Optimalisasi Pelaksanaan Layanan Perpustakaan Untuk Meningkatkan Literasi Siswa Hidayah, Dian; Widodo; Hasanah, Enung
Academy of Education Journal Vol. 15 No. 2 (2024): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v15i2.2512

Abstract

This study aims to identify and optimize the implementation of library services at SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan to enhance student literacy. Currently, the library services play a crucial role in supporting literacy activities, but there is still potential for further development. This research uses a qualitative approach with a case study method, where data were obtained through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the library services have shown positive developments, particularly in increasing student participation in literacy programs. The continuously updated book collection and the relevance of literacy programs tailored to students' needs are key factors supporting literacy improvement. Based on these findings, it is recommended to continue innovating library services, such as expanding access to digital resources and developing more interactive and engaging literacy programs. This optimization is expected to further strengthen the role of the library as a literacy center that significantly contributes to improving the quality of education at SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan.
INTERNALIZATION OF ISLAMIC VALUES THROUGH RELIGIOUS PRACTICES IN IMPROVING STUDENTS' OBEYANCE OF WORSHIP AT SDN BUMI 1 SURAKARTA: INTERNALIZATION OF ISLAMIC VALUES THROUGH RELIGIOUS PRACTICES IN IMPROVING STUDENTS' OBEYANCE OF WORSHIP AT SDN BUMI 1 SURAKARTA Widodo; Hariyoto, Hariyoto
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 1 No. 2 (2023): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v1i2.364

Abstract

This research explains the internalization of Islamic values ​​through religious practices in increasing students' devotion to worship at SDN Bumi 1 Surakarta. In this research using field research (field research) with a descriptive approach. The results of the research are the value of devotion, the value of politeness of students towards teachers, tolerance and harmony between school members, both teachers and students, tolerance for fellow school members, discipline in terms of dress and time, concern for fellow school members and community members in need, and Moral values ​​towards the environment, namely the value of cleanliness in terms of preserving the school environment through an internalization process through example and habituation.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Example Non Example Tentang Hubungan Makanan dan Kesehatan pada Pelajaran IPA Di Kelas V SD Negeri 140 Bengkulu Utara Yuliati; Widodo
Indonesian Journal of Integrated Science and Learning Vol 1 No 1 (2023): Indonesian Journal of Integrated Science and Learning
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/ijisl.v1i1.26

Abstract

This research aims to determine the influence of students' example non example models in class V science lessons at SDN 140 North Bengkulu. The research subjects were 17 class V students. Data collection was carried out by observation and final learning test. Data analysis was carried out descriptively. The results of the research show that by using the example non example learning model, learning outcomes regarding the relationship between food and health in science lessons in class V of SD Negeri 140 North Bengkulu can be improved. Research data proves this by increasing the average daily test 1 to 63.00 to 70.00, the average daily test 3 to 75.33, and the average daily test 4 to 82.52. The results of this research can be concluded that the use of the example non example model is effective in improving student learning outcomes in science lessons in class V S 140 North Bengkulu.
PENGEMBANGAN WEB SERVICE MODUL ADMIN PADA SISTEM INFORMASI PENERIMAAN CALON ANGGOTA BARU KSR PMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Mohammad Saeful Amin; Hamidillah Ajie; Widodo
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.7.2.2

Abstract

Tantangan terbesar yang dihadapi PMI adalah memastikan bahwa proses rekrutmen relawan dapat terus berlanjut. KSR PMI Unit UNJ merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengamalkan tugas kepalangmerahan dan tugas-tugas organisasi sebagai wujud tanggung jawab kepada masyarakat dan negara. Dalam penyiapan kader atau sumber daya manusia, KSR PMI Unit UNJ akan melaksanakan rangkaian kegiatan penerimaan calon anggota baru (PCAB) sesuai dengan aturan standar pelatihan PMI untuk menghasilkan sumber daya yang berkualitas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan web service yang dapat digunakan dalam Sistem Informasi Penerimaan Calon Anggota Baru KSR PMI Unit UNJ dan memudahkan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan penerimaan calon anggota baru KSR PMI Unit UNJ serta memiliki sifat adaptif terhadap perubahan-perubahan di masa mendatang. Pengembangan web service modul admin Sistem Informasi Penerimaan Calon Anggota Baru KSR PMI Unit UNJ dengan metode scrum menggunakan framework Express.js dan menghasilkan 58 endpoint. Pengujian dengan metode unit testing terhadap 58 endpoint menggunakan aplikasi bernama Postman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 58 endpoint yang diuji berfungsi dengan baik, dan layak digunakan sebagai sisi backend yang akan digabungkan dengan sisi frontend untuk menjadi aplikasi Sistem Informasi Penerimaan Calon Anggota Baru KSR PMI Unit UNJ yang utuh.
PERBANDINGAN PERINGKASAN MULTI DOKUMEN ILMIAH BERBAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS DAN K-NEAREST NEIGHBORS (K-NN) Roza Yuniza Putri; Widodo; Hamidillah Ajie
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.7.2.3

Abstract

Dalam menyusun penelitian, dokumen ilmiah dibutuhkan sebagai salah satu sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun dalam menentukan informasi utama, pembaca mengalami kesulitan untuk mendapatkan kesimpulan dari beberapa dokumen ilmiah. Peringkasan multi dokumen ilmiah berfungsi untuk memudahkan pembaca dalam memahami dan mendapatkan kesimpulan dari beberapa dokumen ilmiah. Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk peringkasan multi dokumen ilmiah, salah satunya adalah metode K-Means dan K-Nearest Neighbors (K-NN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa perbandingan kinerja peringkasan multi dokumen ilmiah berbahasa Indonesia menggunakan metode K-Means dan K-Nearest Neighbor (K-NN). Bahan penelitian yang digunakan adalah dokumen ilmiah berbahasa Indonesia sebanyak 30 dokumen dengan topik yang sama tentang “Sistem Informasi Perpustakaan”. Dokumen ilmiah diproses menggunakan tools NLTK dan Sastrawi, kemudian hasil peringkasan metode K-Means dan K-Nearest Neighbors (K-NN) dievaluasi dengan metode ROUGE. Pengujian metode K-Means pada ROUGE-1 dan ROUGE-2 menunjukkan hasil optimal sebanyak 30 dokumen dengan tingkat peringkasan sebanyak 15 kalimat. Pada ROUGE-1 diperoleh nilai presisi 0.391, recall 0.277, dan f-measure 0.324. Kemudian pada ROUGE-2, diperoleh nilai presisi 0.067, recall 0.048, dan f-measure 0.056. Sedangkan pada metode K-Nearest Neighbors (K-NN) pada ROUGE-1 dan ROUGE-2 menunjukkan hasil optimal sebanyak 10 dokumen dengan tingkat peringkasan 15 kalimat. Pada ROUGE-1 diperoleh nilai presisi 0.362, recall 0.296, dan f-measure 0.326. Kemudian pada ROUGE-2, diperoleh nilai presisi 0.045, recall 0.037, dan f-measure 0.045. Dapat disimpulkan bahwa metode K-Means memiliki kinerja yang lebih baik jika dokumen yang digunakan relatif lebih banyak. Sebaliknya, metode K-Nearest Neighbors (K-NN) memiliki kinerja yang lebih baik jika dokumen yang digunakan relatif lebih sedikit.
Co-Authors ABDUL MUNIF Achmad Irchamni Adam Punca Putra Pinaria Ade Irvan Tauvana Adhi, Bambang Prasetya Adhika Junara Karunianto Adi Gunawan Muhammad Adimedha, Tyto Baskara Affris Freza Frananda, Muhamad Agung Riansa, Dimas Agus Muji Santoso Agus PURWANTARA Agustin Sukarsono, Agustin Agustina Putri Reistanti Ajie, Hamidillah Alamsyah, Wan Ali nur Fatoni ALI NURMANSYAH Ali Yusuf Alisha Prameswari Ganandi Alnopri Alzami, Farrikh Amara, Khansa Anang Efendi Andika Rifki Aprilian Andoy, Aldis S Andriansyah, Rian Ardath Prahara Setyan ARDIANSYAH, ACHMAD Ari Surya Sukarno Arief Raharjo, Hafiez Aris, Tomi Asmoro, Purwandito Tulus Atmaja Johny Artha, I Ketut Auriga Putri Faradilla Aziz Syahputro, Razi Azizah Khoiro Nisah balqis Bambang Gonggo Murcitro Bambang Priadi Bayu Dwi Welasasih Betty Lukiati Bhayu Aji Seno Budi Santosa, Achadi Budi, Ferri Stya Bulandari, Desty Cakrabuana, Wira Cherish Okcavia, Salsabila Deki Riana Devi Ratnasari Dwi Cahyo, Muhamad Prasetio Dwi Suchisty Dwi Wibowo Edi Susanto Efendi, Edi Eki Nugraha Eko Suprijono Elvi Amir Endang Wahyuni Erny Roesminingsih Fahira kiyyun Nur Misbah Fahrurrozi Fakhriyani Fathiah Fatika La Viola Ifanka Fauzi, Rachman Febrianto Widyoutomo Fiky Ariestia Filsa, Nisfal Frederikus Dian Indrastomo, Frederikus Dian Giyanto Guntur Gusmara, Herry Hamidillah Ajie Hana Agita Mardiana Hanifa Dian Permatasari Hariyoto, Hariyoto Hartanto, Ageng Hasanah, Enung Hendro Prasetyono Henry Sudianto Heryanto Susilo HESTI PUJIwATI Hidayah, Dian Hiermy, Ulpen I Gde Sukadana I Made Sudiana Indah Prabawati, Nurul Is Subekti, Mokhamad Jarwo Jeni Joni Hidayat, Joni Ketut Atmaja Johny Artha Khairul Khairul Hudha Nasution Kikin H Mutaqin Krisnawati, Dyah Ika Kurnia Setiawan Widana Kurnia, Deva Arya Leni Lina Rosmayanti Lisdawati, Ariani Listyaningrum, Trisna Avi Lukman Nulhakim M. Ficky Duskarnaen M. Safrodin M. Syafiq Roikhan Maulana Mar'atus Solihah, Rizka Ayu Masdar Masyhar MEITY SURADJI SINAGA Melkisedek Melvien Zainul Asyiqien Mohamad Fajar Farid Amrulloh Mohammad Amin Mohammad Saeful Amin Mokhamad Is Subekti Monica Monita Nur Shabrina Muh. Tajab muhammad alfi syahrin Muhammad Ilham Aziz MUHAMMAD IQBAL TAWAQAL Muhammad Jamal Muhammad Nur Afandy Muhammad Oktoda Noorrohman Muhammad Zulkifli Mulyani, Yayu Mundir, Ahmad Murien Nugraheni Muslich Muslich, Muslich Mustakim Mu’awanah, Frida Rosidatul Napiudin Negara, Akbar Kusuma Neng Ayu Herawati Ngadenin Ningtias, Dieta Wahyu Asry Novida, Irma Nugraha, Andronicus Christian Nulhakim, Lukman Nunik Madyaningarum, Nunik Nur Fadlilah, Reina Iranti Nuraini Nurhidayatuloh, Farhan Nurhikmah Mutmainna Sari Nurliyani Nurliyani NURUL AZIZAH Nurul Mawaddah Nurul Nisa Habibah Nurul Setiani Prasetya Adhi, Bambang Pratama, Aziz Yulianto Pratiwi, Ambar Pratiwi, Fadiah Purnama Sari, Citra Purwandito, Meilandy Putri, Elsa Lolita Rachael, Yoshi Rachmanu, Fatkur Ratna Wirawati Rosyida Ratna Wirawati Rosyida Reni Resa Yolanda Resa Yolanda Retnaningsih, Endang Rianto Ridho, Akhmad Rizky Novridoni Rohayani, Mei Roza Yuniza Putri rudiyanto Saepurohman, Ferdi Saifullah Azhar Saifulloh Azhar Samidi Sanyoto Saputri, K. W. Satria Pradana Rizki Yulianto Satria Pradana Rizky Yulianto Satyaguna Rakhmatulloh Septiana Anggraini, Septiana Shafa Sya’airillah Shinta Fadhilahsari Sigit Sudjatmiko, Sigit Sili Sabon, Simon Sirateman, Selamat Sistiani, Catur Rahma Siti Rohmah Siti Rosyidatul Ulwiyah SJAFIATUL MARDLIYAH Soeleman, Arief SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Suhadi Suharjo, Usman Kris Joko Sukarjo, Entang Inoriah Sulton Ibrahim Sumaryoto Supanjani Supatman Supriadi Supriadi, Iyus Suryo Wiyono Susanto, Hendi Suseno, Doni Suwarno, Panji Swardiantara Silalahi syafrizal Syafrizal Fuady Tauvana, Ade Tayane, Rosalin T Thoriq Nurchaidir Tunjung Pamekas, Tunjung Turmudi, Agung Untari Untari Utami, Kartika Warsito Wibowo Yunanto, Prasetyo Wibowo, Nanang Roni Widi Amaria Wijaya, Aji Wira Manggala, Dimas Wira, Dimas Wiwin Yulianingsih wiyanto, Agung Wuri Prameswari Yudhistira, Arga YULIATI Zahra, Atiqah Luthfi Anawati Zakariyah, M Fahmi Zikri, Ahmad Zoehry, Mochammad Zulkurnia, Ari zumaroh, siti