p-Index From 2021 - 2026
20.448
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Journal on Mathematics Education (JME) JURNAL E-DUMATH Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Jurnal Pendidikan Matematika RAFA JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Mimbar Sekolah Dasar Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Elemen Jurnal Terapan Abdimas JURNAL PROFESI KEGURUAN Jurnal Gantang Sriwijaya University Learning and Education International Conference Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Journal of Honai Math Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) International Journal on Emerging Mathematics Education Jurnal Tadris Matematika Beta: Jurnal Tadris Matematika Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Journal of Educational Research and Evaluation Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Journal of Mathematics Science and Education JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Minda Baharu Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Jurnal Inovasi Pendidikan M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi PHI: Jurnal Pendidikan Matematika IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Edumatika Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) Lemma: Letters of Mathematics Education JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) International Journal of Didactic Mathematics in Distance Education Al-Bahjah Journal of Islamic Community Service Jurnal Infinity Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Tadris Matematika Jurnal Pendidikan MIPA JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Mathematics Education Journal SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Additive vs Multiplikatif Thinking: An Exploration of Middle School Students’ Proportional Reasoning Ability in Rural Indonesian Context Filian Yunita Sari; Zulkardi Zulkardi; Ratu Ilma Indra Putri; Ely Susanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3538

Abstract

Kemampuan penalaran proporsional sangat penting untuk memahami berbagai materi matematika dan menjadi tujuan utama di kurikulum sekolah dasar dan menengah. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan siswa SMP dalam bernalar proporsional dalam konteks pedesaan Indonesia. Penelitian kualitatif ini dilakukan pada 33 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Belitang dengan menggunakan tes uraian rasio dan proporsi yang mencakup seluruh indikator penalaran proporsional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam bernalar proporsional masih rendah, ditandai dengan tingkat kesalahan menjawab soal lebih dari 87%. Sebagian besar kesalahan terjadi karena siswa menggunakan strategi aditif, bukan strategi multiplikatif yang benar. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pembelajaran matematika yang mendukung pengembangan penalaran proporsional, misalnya dengan mengintegrasikan konteks nyata dan aktivitas yang mendorong siswa memahami hubungan multiplikatif secara lebih mendalam. Proportional reasoning is essential for understanding various mathematical topics and is a key goal in primary and secondary school curricula. Aims of this research is to identify middle school students' proportional reasoning in rural Indonesia context. This qualitative research was conducted with 33 seventh-grade students at SMP Negeri 1 Belitang using a descriptive test on ratio and proportion that covered all indicators of proportional reasoning. The results show that students’ proportional reasoning abilities are still low, with error rates exceeding 87%. Most errors occurred because students used additive strategies instead of the appropriate multiplicative strategies. These findings indicate the need to strengthen mathematics instruction to support the development of proportional reasoning, such as integrating realistic contexts and learning activities that help students better understand multiplicative relationships.
Instructional Strategies for Fostering Mathematical Literacy in Junior High School: A Systematic Literature Review Syutaridho Syutaridho; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Darmawijoyo Darmawijoyo
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.3557

Abstract

Proses pembelajaran yang baik tentu mempertimbangkan bagaimana memulai pembelajaran dengan baik. Banyak studi yang mengatakan penggunaan konteks dalam pembelajaran mampu menggiring siswa dalam pemahaman masalah yang baik. Begitu juga dengan literasi matematika, dimana dalam mengungkap kemampuan literasi matematika harus bermula dari problem in context. Penyusunan SLR dalam penelitian ini mengikuti pedoman PRISMA. Pemilihan metode PRISMA sebagai upaya untuk menyeleksi jurnal-jurnal terindeks scopus dan Mathematical literacy menjadi kata kunci. Terbitan artikel yang disaring yaitu tahun 2019-2023, dimana artikel yang ditemukan dari databese berjumlah 210 artikel, artikel setelah duplikasi dihapus berjumlah 170 artikel, artikel yang melewati penyaringan awal sebanyak 130 artikel, kemudian artikel yang dinilai kelayakannya sebanyak 40 artikel, dan pada akhirnya ada 25 artikel final yang dianalisis. Kemampuan literasi matematika yang ingin diungkap adalah kemampuan literasi matematika pada level junior high school. Pada level SMP merupakan level yang paling tepat untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan kompetensi literasi matematika. Kemudian penggunaan konteks dunia nyata sebagai awal untuk pengenalan matematika dalam memulai proses pembelajaran, sehingga literasi matematika yang dimau adalah yang dimulai dari penggunaan konteks hingga pada akhirnya siswa mampu mengaplikasikan ilmunya untuk menyelesaikan masalah matematika dan juga mewujudkan kemampuan seseorang untuk memformulasikan, menggunakan, dan menafsirkannya dalam permasalahan matematika pada berbagai konteks kehidupan. A good learning process certainly considers how to start learning well. Many studies say that using context in learning can guide students to a good understanding of the problem. The same goes for mathematical literacy, where revealing mathematical literacy skills must start from problems in context. The SLR in this study follows the PRISMA guidelines. The PRISMA method was chosen to select Scopus-indexed journals, and mathematical literacy was used as the keyword. The articles published were from 2019 to 2023. A total of 210 articles were found in the database. After removing duplicates, there were 170 articles. A total of 130 articles passed the initial screening, and 40 articles were assessed for suitability. Finally, 25 articles were analyzed. The mathematical literacy skills to be revealed were mathematical literacy skills at the junior high school level. Junior high school is the most appropriate level for conducting research related to mathematical literacy competence. Then, the use of real-world contexts as a starting point for introducing mathematics in the learning process, so that the desired mathematical literacy begins with the use of contexts until students are ultimately able to apply their knowledge to solve mathematical problems and also realize their ability to formulate, use, and interpret mathematics in mathematical problems in various contexts of life.
Developing a local instruction theory for the scale concept: A design research study in Indonesian realistic mathematics education contextualized by Bayt Al-Qur'an Al-Akbar Alkaff, Nazhmiah Khaalishah; Zulkardi, Zulkardi; Susanti, Ely; Meryansumayeka, Meryansumayeka
Jurnal Gantang Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jg.v11i1.8003

Abstract

Proportional reasoning is a foundational concept in middle school mathematics. However, many students struggle because they apply additive thinking rather than multiplicative reasoning when faced with abstract, formula-driven instruction. This study aims to develop and validate a local instruction theory (LIT) for the concept of Scales using the realistic context of Bayt Al-Qur'an Al-Akbar. Employing a design research methodology of the validation study type, this research engaged 39 Grade VII students in Palembang, South Sumatra, through a pilot experiment and a main field test. Data was collected through classroom observations, video recordings, and student worksheets and analyzed using a retrospective analysis method. The findings demonstrate that using the giant, non-proportional dimensions of wooden carving successfully triggered critical cognitive conflicts, prompting students to transition from informal estimates to the formal abstraction of a standardized scale factor. This study suggests that large-scale cultural architecture can serve as a tactical pedagogical intervention to subvert procedural misconceptions, offering a transferable framework for locally culture-based mathematics education globally.
Analisis Kebutuhan Video Pembelajaran dan Implementasi PMRI untuk Mengetahui Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Muhammad Nur Aula; Zulkardi Zulkardi; Cecil Hiltimartin
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): J-MPM
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FSTT, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i2.15816

Abstract

A persistent issue in mathematics education at the elementary level is students’ difficulty in comprehending problems, which consequently leads to low learning outcomes. This study aims to analyze teachers’ and students’ needs as well as their experiences in mathematical problem solving. A descriptive qualitative method was employed, involving 30 student respondents and 12 teacher respondents. Data were collected through a needs analysis questionnaire concerning the learning media currently used. The results indicate that, in general, the preferred learning media include images and videos that can be accessed repeatedly at any time, provide explanations accompanied by examples, have a duration of 5–10 minutes, and incorporate real-life problem contexts. Moreover, the most effective learning process is suggested to employ real-world contexts through the PMRI (Indonesian Realistic Mathematics Education) approach. Students’ problem-solving experiences serve as indicators of mathematical competence; however, the stage requiring the most instructional intervention is the implementation phase, particularly in connecting mathematical concepts to everyday life situations. The findings underscore the importance of providing learning media that align with students’ and teachers’ needs and implementing contextual approaches to enhance students’ mathematical competence.
LEARNING DESIGN FOR LINEAR EQUATIONS IN TWO VARIABLES BASED ON THE PMRI APPROACH USING THE GOJEK CONTEXT FOR EIGHTH-GRADE STUDENTS Jesika Dwi Putriani; Zulkardi Zulkardi; Ely Susanti; Meryansumayeka Meryansumayeka
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v10i2.830

Abstract

This study aims to develop a learning trajectory to stimulate students in solving problems related to the topic of systems of linear equations in two variables (SPLDV), packaged in the form of student activity sheets. This research employs a design research method of the validation study type, consisting of preparing for the experiment, the design experiment, and retrospective analysis. The research was conducted with 37 students from class VIII.1 at SMPN 9 Palembang. Data were collected through documentation, field notes, student activity sheets, and interviews. The collected data were analyzed through data reduction, descriptive presentation, and conclusion drawing. This study resulted in the following learning trajectory: (1) Observing contextual problems related to SPLDV using the GoJek context, specifically the additional bonus for GoCar partners, (2) Students presenting data, including what is known and what is being asked from the problem. (3) Students create possible scenarios for the distances traveled by GoCar partners on weekdays (Monday–Friday) and Saturdays, (4) Students solve the problem, predict alternative solutions, and draw conclusions. The learning trajectory utilizing the GoJek context effectively aids students in understanding and resolving issues related to SPLDV.
Teaching the Rule of Product using Nature Tourism Routes Aan Putra; Zulkardi Zulkardi; Ratu Ilma Indra Putri; Laswadi Laswadi; Elly Susanti; Duano Sapta Nusantara
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v19i2.3168

Abstract

A tourism route is a sequence of tourist attractions visited. Students are familiar with tour activities and often plan tourism routes to visit several tourist attractions. Students' experience and knowledge about tourism routes can be used as a context for teaching the rule of product. Therefore, this research aims to design a learning trajectory for the rule of product using the Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) approach in the Kerinci nature tourism route context. The research method used is design research with a validation study type, which consists of three stages: preparation and design, teaching experiment, and retrospective analysis. The subjects involved in this research were 11 third-semester mathematics education students at a university in Jambi, Indonesia. The instruments include learning video recordings, student work results, field notes, and test sheets. The research results show that learning trajectories designed in the context of tourism routes can help students discover, understand, and use the rule of product in solving relevant mathematical problems. The learning tracjectory consists of four activities: making a list of Kerinci tourist attractions, determining the location of several tourist attractions on a sketch map, arranging tourist attractions in tourism routes, and solving problems regarding possible tourism routes. This research shows that the designed learning trajectory is vital in helping students discover and understand the rule of product and apply them to solving relevant problems.
Desain LIT untuk Penguasaan Konsep Bilangan Bulat melalui Permainan Jejamok dan Lesson Study Ratih Handayani; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Ely Susanti; Budi Mulyono
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 10 No 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v10i02.10778

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali terputus dari pengalaman nyata siswa, membuat mereka kesulitan memahami konsep abstrak, seperti bilangan bulat dan operasinya. Ketidakpahaman siswa terhadap bilangan positif, negatif, serta operasi aritmetika sering menjadi hambatan utama dalam pembelajaran. Pendekatan PMRI menggarisbawahi pentingnya menggunakan konteks dunia nyata untuk menjembatani pemahaman ini, dengan permainan tradisional jejmok. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji Desain Local Instruction Trajectory (LIT) berbasis permainan tradisional Jejamok, untuk mengajarkan operasi bilangan bulat. Selain itu, penelitian ini menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis permainan terhadap penguasaan konsep bilangan bulat siswa serta mengevaluasi peran lesson study dalam meningkatkan kualitas perancangan dan implementasi aktivitas pembelajaran berbasis permainan pada siswa kelas 6 SDIT Insan Rabbani, Kotabumi, Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan metode Design Research dengan pendekatan kualitatif. Tipe penelitian yang digunakan adalah Validation Studies dengan tiga tahap utama: Preparing for the Experiment, Design Experiment, dan Retrospective Analysis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian sebanyak 82% siswa telah menunjukkan penguasaan konsep. Hal ini berarti pendekatan berbasis permainan tradisional Jejamok efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bilangan bulat. Lesson study berperan signifikan dalam menyempurnakan desain pembelajaran, melalui proses kolaborasi antara guru, peneliti, dan rekan sejawat. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa pembelajaran berbasis konteks budaya lokal dan kolaborasi dalam lesson study dapat meningkatkan efektivitas pengajaran konsep matematika
Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar RPP “Merdeka Belajar” Collaborative Learning Bagi Guru di Kota Pagaralam Chika Rahayu; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Rini Herlina; Elika Kurnadi; Lisnani Lisnani; Tria Gustiningsih; Arika Sari; Delia Septi Miranti; Malalina Malalina; Dewi Rawani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menceritakan tentang pelatihan guru professional merdeka belajar dengan menggunakan colaboratif learning pada guru di Kota Pagaralam. Output yang tercapai dalam pelatihan ini guru dapat membuat rencana pembelajaran yang merdeka melalui pembelajaran yang kolaboratif. Pelatihan ini mencangkup 30 % teori dan 70% praktek. Pelatihan ini di laksanakan secara daring menggunakan zoom meeting, setelah pelatihan dilakukan post tes. Diskusi pendampingan guru dilakukan di whatsapp grup dan google classroom. Kegiatan pelatihanini berdampak positif untuk guru di Pagaralam terhadap penyusunan rencana pembelajaran yang merdeka, dari pengumpulan tugas per individu menghasilkan 90% guru dapat menyusun rencana pembelajaran yang merdeka, hal ini didapatkan dari evaluasi pengumpulan tugas yang dikumpulkan padda google classroom. Keyword : Pengabdian, Merdeka Belajar, Colaborative learning, Guru Profesional
Designing Probability Learning Utilizing Ice Cream Sticks: An RME-Based Approach Choirunisa, Choirunisa; Zulkardi, Zulkardi; Susanti, Ely; Meryansumayeka, Meryansumayeka
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v9i1.34986

Abstract

This study aims to design a learning trajectory for probability using the context of ice cream sticks through the Realistic Mathematics Education (RME) approach. The method employed is design research of the validation study type, consisting of preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. Data were collected through student activity sheets and interviews involving 31 ninth-grade students. The results indicate that the designed learning trajectory facilitates a gradual shift in students’ reasoning from informal to formal probability concepts. At the initial stage, students identified possible outcomes through concrete activities involving colored sticks. They then constructed sample spaces by listing outcomes and representing them using tables and tree diagrams in two-stage experiments. At the model-for stage, students were able to determine the total number of possible outcomes and distinguish between types of events, although some difficulties were observed in understanding sampling with replacement. At the formal stage, most students expressed probability as a ratio of favorable outcomes to the total sample space and represented it using symbolic notation. Retrospective analysis shows that the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) is valid in supporting students’ conceptual development, particularly in bridging contextual understanding and formal representation. However, teacher guidance remains necessary in constructing complete sample spaces and interpreting probability as a ratio. This study contributes a practical context-based learning trajectory for implementing RME in probability learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain lintasan belajar (learning trajectory) pada materi peluang menggunakan konteks stik es krim melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Metode yang digunakan adalah design research tipe validation study yang terdiri dari tahap preliminary design, teaching experiment, dan retrospective analysis. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan wawancara dengan melibatkan 31 siswa kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar yang dirancang mampu mendukung pergeseran penalaran siswa secara bertahap dari konsep peluang informal menuju formal. Pada tahap awal, siswa mengidentifikasi kemungkinan hasil melalui aktivitas konkret mengenali warna stik. Selanjutnya, siswa mengonstruksi ruang sampel dengan menuliskan seluruh kemungkinan dan merepresentasikannya dalam bentuk tabel serta diagram pohon pada percobaan dua tahap. Pada tahap model-for, siswa mulai mampu menentukan banyaknya seluruh kemungkinan kejadian dan membedakan jenis-jenis kejadian, meskipun masih ditemukan kesulitan dalam memahami konsep pengambilan dengan pengembalian. Pada tahap formal, sebagian besar siswa mampu menyatakan peluang sebagai perbandingan antara banyaknya kejadian yang diinginkan dengan seluruh kemungkinan serta menuliskannya dalam bentuk notasi simbolik. Hasil retrospective analysis menunjukkan bahwa Hypothetical Learning Trajectory (HLT) yang dikembangkan valid dalam mendukung perkembangan pemahaman konsep siswa, khususnya dalam menjembatani transisi dari penalaran kontekstual menuju representasi matematis formal. Namun demikian, intervensi guru melalui pertanyaan penuntun masih diperlukan, terutama dalam membantu siswa menyusun ruang sampel secara lengkap dan memahami peluang sebagai suatu perbandingan. Penelitian ini menghasilkan desain lintasan belajar materi peluang berbasis konteks yang praktis dan dapat diterapkan dalam pembelajaran berbasis RME di kelas.
PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL GURU DAN MAHASISWA MELALUI WORKSHOP "SERU DAN CERDAS! MENGUASAI PECAHAN DENGAN TIKTOK" Rafika Riana Chn; Zulkardi Zulkardi; Yusuf Hartono; Ely Susanti
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v10i2.22504

Abstract

Abstract. Digital transformation in education requires teachers and student teachers to master technology skills as an innovative learning medium. The workshop “Fun and Smart! Mastering Fractions with TikTok” was held as part of a community service activity with the aim of improving participants’ digital competence in designing educational content based on social media. This activity used a service learning approach and was carried out online via Zoom and Google Classroom. A total of 207 participants, consisting of teachers and mathematics education students from various levels, attended the training session in the form of presentations, interactive discussions, and assignments to make fraction learning videos using the TikTok application. The results of the questionnaire showed a positive response from participants towards the implementation of the workshop. A total of 63.6% stated that the facilitator mastered the material well and created an interactive learning environment; 59.1% considered the material relevant and applicable in their work; and 50% felt more confident in applying the knowledge from the workshop. Although only 45.5% of participants considered that the workshop directly improved performance or that TikTok was effective for fraction learning, enthusiasm for this approach remained high. Overall, this workshop proved effective in increasing participants' understanding of the use of social media as a learning tool, as well as providing contextual, enjoyable, and relevant digital learning experiences. This activity strengthens the role of teachers and students as adaptive educators in the digital era.   Abstrak. Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru dan mahasiswa calon guru untuk menguasai keterampilan teknologi sebagai media pembelajaran yang inovatif. Workshop “Seru dan Cerdas! Menguasai Pecahan dengan TikTok” diselenggarakan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kompetensi digital peserta dalam merancang konten edukatif berbasis media sosial. Kegiatan ini menggunakan pendekatan service learning dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan Google Classroom. Sebanyak 207 peserta, terdiri dari guru dan mahasiswa pendidikan matematika dari berbagai jenjang, mengikuti sesi pelatihan berupa presentasi, diskusi interaktif, dan penugasan pembuatan video pembelajaran pecahan menggunakan aplikasi TikTok. Hasil kuesioner menunjukkan respons positif dari peserta terhadap pelaksanaan workshop. Sebanyak 63,6% menyatakan fasilitator menguasai materi dengan baik dan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif; 59,1% menilai materi relevan dan dapat diterapkan dalam pekerjaan; serta 50% merasa lebih percaya diri dalam mengaplikasikan ilmu dari workshop. Meskipun hanya 45,5% peserta menilai bahwa workshop secara langsung meningkatkan kinerja atau bahwa TikTok efektif untuk pembelajaran pecahan, antusiasme terhadap pendekatan ini tetap tinggi. Secara keseluruhan, workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap pemanfaatan media sosial sebagai sarana pembelajaran, serta memberikan pengalaman belajar digital yang kontekstual, menyenangkan, dan relevan. Kegiatan ini memperkuat peran guru dan mahasiswa sebagai pendidik adaptif di era digital.
Co-Authors A Rahman A. Jariah, Novika Andriani AA Sudharmawan, AA Aan Putra Aan Putra Abul Walid Adelia, Viona Adeng Slamet Afifa, Mardiah Agus Supriyono Agustarina, Mitta Aidil Fitrisyah, Muhammad Ainun Jariyah Ainun Mardia Alfi Yunita Alkaff, Nazhmiah Khaalishah Allen Marga Retta, Allen Marga Ambarita, Sahala Martua Amrina Rizta Ananta, Ganantri Pika Andi Harpeni Dewantara, Andi Harpeni Anggraini, Hidaya Anggria Septiani Mulbasari, Anggria Septiani Anna Fauziah Apit Fathurohman Aprilisa, Shinta Arbella Sri Marleny Arika Sari As Elly Asmaul Husna Asromi, Asromi Astuti, Yeni Tri Ayu Listiyana Wahyuni Ayu Luviyanti Tanjung Ayu Yunita Azizah, Farhatul Azmi, Zahara Lutfiya Azzahra, Maghfiroh Azzahra, Putri Bambang Riyanto Barbara van Amerom Belinda Ambarwati Bonita Hirza Cecil Hiltimartin Cecil Hiltrimartin Cecil Hiltrimartin Charmila, Ninik Chn, Rafika Riana Choirunisa, Choirunisa Danil C, Fransisco Darhim Darhim Darmawijaya Darmawijaya Darmawijoyo, Darmawijoyo Darmowijoyo, Darmowijoyo Dasaprawira, M Noviarsyah DEDI YANSEN Delia Septi Miranti Delia Septimiranti Desvitasari, Tria Devin Akbar Albany Dewi Rawani Diah Kartika Sari Dina Octaria Dina Octaria Dinda Fitri Humaira Dinna Cilvia Asri Dolly van Eerde Drajat Friansah Duano Sapta Nusantara Dwi Budi Santoso Dyna Meriza Ego, Ego Elfrida Ratnawati Elika Elika Elika Kurnadi Elly Susanti Elly Susanti Ely Susanti Ety Septiati Fadhilah Azzahra Fadillah, Anisa Dini Fajriah, Nurul Fazila Fazila Febriandini Muhtasya Feralia Goretti Situmorang Filian Yunita Sari Filian Yunita Sari Firdaus, Raisya Adisty Firsta, Risa Rahmatia Fitrisyah, Muhammad Aidil Frans van Galen Fridgo Tasman Fuad Abd. Rachman, Fuad Abd. G. Kurbaita Hamdunah Hapizah Harisman Nizar Harisman Nizar Hartono, Y Haryanto Haryanto Hauda, Nabilah Hazlita Hazlita, Hazlita Hendra Lesmana Heris Hendriana Herlina, Rini Hijir Ardiansyah Hriadi, Akbar Ida Hamidah Ida Sriyanti Idul Adha Ifana, Bernika Indrialis Iftina Delfi Ika Pratiwi Ilham Rizkianto Inda Rafida Indah Rahmasari Indira, Thasyia Intan Buhati Asfyra Ismet Ismet, Ismet Itoh Nur Sari Jaap den Hertog Jannah, Riya Dhotul Jawasi, Jawasi Jayanti Jayanti Jesika Dwi Putriani Kamalia, Ghina Kamaliyah Kamaliyah Kamelia, Nabila Putri Kamid, Kamid Karenina Rizka Alifa Kasari, Mevi Ketang Wiyono Khairida Fahriya Imtinan Khofifah Indah Sari Kiki Nia sania Effendi Kiki Rizkiah Pertiwi, Kiki Rizkiah Kurnia Rahmi Yuberta Kurniadi, Elika Kurniawan, Rendi Laela Sagita Laela Sagita Laksono Trisnantoro Lasti, Nadila Laswadi Laswadi Leni Marlina Leni Marlina Lia Puspasari, Lia Lisnaini Lisnaini Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani M. Hasbi Ramadhan M. Hasbi Ramadhan, M. Hasbi Maarten Dolk, Maarten Maharani, Yulianita Mahatri, Friska Mahendra, Yudha Mahera, Pipit Malalina Malalina Mardia, Ainun Marhamah Marhamah Marhamah Marhamah Marina, Rini Marleny, Arbella Sri Marta Risa Putri Utami Maulana, Wisnu Meilinda Meilinda Meilinda Meilinda Meitrilova, Agyta Mely Della Pratiwi Meryamsumayeka, Meryamsumayeka Meryansumanyeka, Meryansumanyeka Meryansumayeka Meryansumayeka Meutia Rahmi Haranti Moch. Lutfianto Mochammad Syahrul Azhar Muhafzan Muhafzan Muhammad Aidil Fitrisyah Muhammad Nur Aula Mukarromah, Nizzah Aulia Ahsanah Mulyono, Budi Mursyidah J. Parandrengi Muslimin Muslimin Muslimin, Yoni Mutia Febri Mouli Nabila, Siti Nadila, Lira Nadirah, Aisyah Naqqiyah Nurrosyadah Nasrullah Nasrullah Nasution, Marhamah Fajriyah Nety Wahyu Saputri Nila Mareta Murdiyani Norma Setiawati Norma Setiawati, Norma Novi Susanti Novianti Mandasari Novita Sari Novita Sari Novitasari, Ranny Nur Fitriyana Nur Isnaini Taufik Nur Zahwa Nurhayati, Mira Nurmala Annisa Nyimas Aisyah Ostian, Dyego Pangesti, Gita Dwi Permata, Endah Dwi Permatasari, Ranni Pertiwi, Amirah Nada Prassetya, Refki Meidi Pratiwi, Weni Dwi Prattiwi, Rika Pujianti, Desi Puri Pramudiani Puspitasari, Linda Puteri, Anisya Sefina Putri Ratu Ilma Indra Putri, Debi Suci Putri, Karin Hernelia PUTRI, NABILAH Putri, R I I Putri, Ratu ilma Indah Putri, Valenzia R.A. Siroj Rafika Riana Chn Rahayu, Chika Rahma Siska Utari Rahmadhani, Fitri Rahmawati, Tia Rahmi Haranti, Meutia Ramadan, Dwi Cahya Ramandhika, Muhammad Fauzan Ramasanti, Putri Aulia Ratih Handayani Ratu Ilma Indra Putri Ratu Ilmu Indra Putri Repa, Putri Akika Jeni Rerendo, Egitia Fitri Retni Paradesa Retno Susanti Rezkiko Mulya Ridwan, Ruslan Rini Herlina Rini Rini Risda Intan Sistyawati Riski Aprilianty, Dhea Riszky Pabela Pratiwi Rita Inderawati Rita Novita Rizma Elfariana Rully Charitas Indra Prahmana Rusdy A. Siroj Rusdy A. Siroj S Arifin Sahrul Wildan Sakiman, Novi Komariyatiningsih Saliza Safta Assiti Samsuriyadi Samsuriyadi Sanita, Eka Sanova, Yanna Sanova, Yanna Sapitri, Nadia Bela Sapitri, Tirta Sari Sari, Arika Sari, Dela Puspita Sari, Filian Yunita Sari, Septi Puspita Saskiyah, Sulafah Ansya Sefhira, Resti Septimiranti, Delia Setiawan, Endi Setyorini, Ninik Purwaning Shahibul Ahyan Shintia Revina Sihotang, Rebecca Ester Marsaulina Siligar, E.I Pusta Simarmata, Ruth Helen Sinaga, Heny Sincia Anggaraini Sisca Puspita Sepriliani Siti Aisyah Triwulan Siti Fatimah Siti Marfuah Situmorang, Gresilia Somakim, Somakim Sri Hartati Stiven, Jepri Suhardi Suhardi Sujinal Arifin Sukasno Sukasno Sukmaningthias, Novika Sukmaningthias, Novika Sundari, Oktarina Surya Amami Pramuditya Surya, Apriana Surya, Apriana Susanti, E Susanti, Elsa Syakirah, Jihan Syifa Restania Putri Syutaridho Syutaridho Syutaridho Syutaridho Tasya Sabrina Hairany Thasyia Indira Tika Dwi Nopriyanti, Tika Dwi titin wijayanti Tito Nurdiyanto Tri Melinia Tria Gustiningsi Try Desnita Usman Aripin, Usman Uswatun Hasanah Utami, Marta Risa Putri Valenzia Putri Vera Yuliana Wahyu Indra Bayu Wahyu Wahyu Wartini, Bella Septia Wijaya, Aldi Putra Windria, Hening Wulandari, Ratu Mutiara Wuli Oktiningrum, Wuli Yaniawati, Poppy Yanna Sanova Yaya S. Kusumah Yudi Yunika Putra, Yudi Yunika Yulia Resti Yusuf Hartono Yusup, M Zahara Lutfiya Azmi Zahra Alwi Zahra Alwi, Zahra Zalisca, Zelvy Salsabila Zuli Nuraeni Zuraidah, Yanina