Articles
Hubungan Peran Keluarga dan Self Esteem dengan Tingkat Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Kegiatan Sehari-hari (Adl)
Afifah, Nur;
Darwis, Darwis;
Fajriansi, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i1.1266
Nur Afifah. NH0221030. Hubungan Peran Keluarga dan Self Esteem dengan Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Kegiatan Sehari-Hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone, dibimbing oleh Prof. Darwis dan Andi Fajriansi. Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun atau lebih yang dapat mengalami penurunan terhadap kemandirian. Namun hal ini dapat teratasi dengan adanya peran keuarga yang dilakukan secara terus menerus oleh anggota keluarga untuk memelihara sistem yang efisien dan sehat terhadap lasia serta Self esteem yang bernilai positif terhadap lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dan dimana cara pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dan Cluster sampling dengan jumlah 60 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone dengan nilai p=0,000. Kesimpulan dan saran: Diketahui ada hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone. Dengan terselesaikannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi tenaga kesehatan dan keluarga agar lebih memperhatikan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari.
Pengaruh Edukasi Cuci Tangan Terhadap Penerapan Phbs Pasca Pandemi Covid-19
Dewi, Andi;
Darwis, Darwis;
Asdar, Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i1.1286
Awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan merebaknya sebuah wabah yang disebut Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Pada awal pandemi semua anak-anak mulai disiplin dalam menjalankan PHBS dan protokol kesehatan. Akan tetapi belakangan ini kebiasaan itu mengalami penurununan. Salah satu indikator PHBS di sekolah yaitu mencuci tangan. Mencuci tangan dapat membunuh virus penyebab infeksi. Edukasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Edukasi Cuci Tangan Terhadap Penerapan PHBS Pasca Pandemi covid-19 di SMP 12 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental dengan pendekatan pre-post one group test. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan sampel sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan edukasi responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 3 (9,4%) sedangkan setelah diberikan edukasi semua responden yaitu sebanyak 32 (100%) memiliki pengetahuan baik. Hasil uji diperoleh nilai ρ=0,000 < α=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi cuci tangan terhadap penerapan PHBS pasca pandemi covid-19 di SMP Negeri 12 Makassar.
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Kelas XII Di SMA Negeri 9 Luwu Timur
seprianty, seprianty;
Darwis, Darwis;
Arna Abrar, Eva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1344
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat mulai dari usia anak-anak, remaja, dewasa bahkan usia lanjut dan tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang sebelumnya sudah berhenti merokok, kemudian merokok kembali ataupun bagi mereka yang sebelumnya belum pernah merokok dan menjadi tertarik untuk mencoba merokok dengan berbagai alasan (Ilmiah, Sandi, and Penelitian 2020). Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok pada siswa kelas XII di SMA Negeri 9 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan metode analitik kolerasi, terdapat populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 dengan sampel 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square (p<0,05) serta analisis bivariat uji Chi-square untuk mengatahui hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok dengan hasil 0,03<0,05 atau ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok pada siswa kelas XII di SMA Negeri 9 Luwu Timur
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Montororing, Maria Anastasya;
Darwis, Darwis;
Dewi, Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1499
Menurut WHO (World Health Oganisation) Diabetes melitus merupakan gangguan metatabolik kronis dimana secara absolut kekurangan insulin yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat. Secara umum diabetes melitus adalah keadaan dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin sesuai keperluan atau tubuh tidak bisa memanfaatkan secara baik hormon insulin yang dihasilkan, sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah diatas normal (Fitriana 2021). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study pengambilan sampel mengguanakan teknik Purposive Sampling, populasi dalam penelitian ini sebanyak 163 dengan sampel 62 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji Chi-square(p<0,05) serta analisis bivariate uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 mendapatkan hasil 0,002<0,05, Kesimpulan yang di peroleh adalah terdapat Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar.
Hubungan Pengetahuan Dengan Resiko Kekerasan Seksual Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 15 Makassar
Permata Asri, Indah;
Darwis, Darwis;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1690
Kekerasan seksual merupakan jenis kekerasan yang dapat terjadi baik di ruang publik maupun domestik. Korban pelaku kekerasan seksual biasanya diderita oleh perempuan karena seringkali dianggap sebagai korban yang lemah. Anak dikatakan sebagai subyek yang lemah dalam hal kekerasan seksual dikarenakan kedudukan anak yang masih memiliki ketergantungan tinggi dengan orang yang lebih dewasa sehingga anak manjadi korban yan rentan terhadap kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku. Salah satu praktik seks yang dinilai menyimpang adalah bentuk kekerasan seksual (sexual violence). Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan dengan resiko kekerasan seksual pada remaja di SMAN 15 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dan didapatkan 76 responden. Metode pengolahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan software SPSS versi 21.0. Analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reabilitas dan uji frekuensi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan resiko kekerasan seksual dengan nilai signifikan (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan dengan kekerasan seksual pada remaja putri di SMAN 15 Makassar. Saran agar remaja putri dapat meningkatkan pegetahuan tentang resiko kekerasan seksual agar terhindar dan mencegah terjadinya kekerasan seksual.
Hubungan Edukasi Kesehatan Dengan Pencegahan Perilaku Merokok Siswa Di SMA Negeri 11 Makassar
Irwansjah, Nurhasana;
Darwis, Darwis;
Nurafriani, Nurafriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v5i2.1897
Pada tahun 2020, The Tobacco Atlas menempatkan Indonesia pada peringkat ketiga jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India. Indonesia sendiri memiliki jumlah perokok terbesar ketiga di dunia, di China 300 juta, India 120 juta dan Indonesia sendiri 82 juta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan jumlah perokok di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam kurun 2013 hingga 2019 terutama pada usia anak dan remaja. Dalam kurun waktu 5 tahun perokok usia anak dan remaja meningkat sekitar 2% lebih. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan hubungan edukasi kesehatan dengan pencegahan perilaku merokok siswa di SMA Negeri 11 Makassar. Tempat penelitian ini di SMA Negeri 11 Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode cross sectional, tempat penelitian SMA Negeri 11 Makassar, populasi dalam penelitian ini adalah 358 dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis menggunakan uji chi square dengan Tingkat kemaknaan Hasil uji statsistik menggunakan chi-square didapatkan hasil uji p = 0.001. karena nilai p < α = 0.05 ini artinya terdapat Hubungan Edukasi kesehatan Dengan Pencegahan Perilaku Merokok Siswa Di SMA Negeri 11 Makassar. Kesimpulan penelitian ini yaitu Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.001, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0.05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dalam upaya pencegahan perilaku merokok di kalangan siswa.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi S1 Keperawatan Di Stikes Nani Hasanuddin
Rusdin, Nurfadilah;
Darwis, Darwis;
Nurafriani, Nurafriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v5i3.1921
Quarter Life Crisis (QLC) merupakan fenomena psikologis yang sering dialami oleh individu dewasa muda di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Survei yang dilakukan oleh Badan riset LinkedIn pada tahun 2017 menunjukkan bahwa sebanyak 75% dari 6.014 peserta usia 18-29 tahun mengalami quarter life crisis. Temuan ini memperlihatkan bahwa QLC menjadi perhatian serius, memerlukan perhatian dan tindakan untuk memberikan solusi yang tepat. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menguji tingkat dukungan sosial dengan quarter life crisi. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, tempat penelitian Stikes Nani Hasanuddin Makassar, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah 448 dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 47 responden sesuai kriteria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis menggunakan uji chi square dengan Tingkat kemaknaan Hasil uji statistik menggunakan chi-square didapatkan hasil uji p = 0.001. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan dukungan sosial dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan untuk memulai memikirkan masa depan dan keputusan yang diambil sedini mungkin dan mampu beradaptasi serta lebih terbuka dengan lingkungan sekitar.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 11 Makassar
Nurfaisa, Nurfaisa;
Darwis, Darwis;
Nurafriani, Nurafriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v5i2.1924
Siklus menstruasi pada remaja merupakan salah satu proses penting dalam perkembangan reproduksi mereka. Namun, remaja sering menghadapi tingkat stres yang tinggi akibat tekanan akademik, perubahan fisik, dan tuntutan sosial yang kompleks. Tingkat stres yang tinggi dapat mempengaruhi siklus menstruasi pada remaja dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan hormonal serta masalah kesehatan terkait. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 11 Makassar. Metode penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan mengunakan studi croos Sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Quota Sampling, sebanyak 90 responden sesuai kriteria. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di uji mengunaka uji Chi-Square. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara tingkat stress dengan siklus menstruasi di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai P= 0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi remaja agar tetap memahami cara memanajemen stres maupun kesehatan reproduksi serta dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat mengurangi tingkat stres dan mencari informasi terkait tingkat stres dan kesehatan reproduksi.
Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Penatalaksanaan Diabetes Mellitus di Rumah di UPTD Puskesmas Camba Kabupaten Maros
Murliani, Sitti Aminah;
Darwis, Darwis;
Yusnaeni, Yusnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v5i3.1942
Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang tidak menular yang menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang tinggi, sehingga memerlukan upaya penangganan, dan pengobatan yang tepat dan serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Di UPTD Puskesmas Camba Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional merupakan suatu penelitian yang mempelajari hubungan antara faktor resiko (Independen) dengan faktor efek (Dependen). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purvosif sampling dan didapatkan 71 responden. Metode pengolahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan software SPSS versi 21.0. Analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas dan uji reabilitas. Hasil analisis bivariat dimana ada hubungan pengetahuan keluarga dengan diet dengan nilai P 0.003 < 0.05, ada hubungan pengetahuan keluarga dengan Aktifitas fisik dengan nilai P 0.004 < 0.05, ada hubungan pengetahuan keluarga dengan Pemeriksaan rutin dengan nilai P 0.003 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarakan dari hasil penelitian terdapat hubungan antara pengetahuan keluarga dengan kepatuhan diet, aktivitas fisik dan pemeriksaan rutin gula darah pada pasin Diabetes Mellitus di UPTD Puskesmas Camba Kabupaten Maros.
PENGARUH EDUKASI GIZI SEIMBANG DENGAN PERMAINAN KARTU BERGAMBAR DAN PUZZLE TERHADAP PENGETAHUAN ANAK MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 KOTA BENGKULU TAHUN 2019
Nufaisah, Afifah;
Yuliantini, Emy;
Darwis, Darwis
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 2, No 2 (2019): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/ja.v3i1.2279
Gizi Seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Menurut Achadi, dkk (2010) anak-anak belum memahami konsep gizi seimbang, akan tetapi anak-anak masih terpaku pada empat sehat lima sempurna. Tujuan Penelitian untuk diketahui pengaruh edukasi gizi seimbang dengan permainan kartu bergambar dan permainan puzzle terhadap pengetahuan anak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 kota Bengkulu Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperiment dengan rancangan yaitu two group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 anak. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Sample dalam penelitian ini berjumlah 48 orang yang dibagi menjadi dua kelompok dengan pemberian edukasi menggunakan permainan kartu bergambar dan puzzle. Berdasarkan hasil uji paired samples t test menunjukkan ada perbedaan pengaruh yang bermakna antara pengetahuan sanak sebelum dan sesudah diberikan permainan kartu bergambar dan puzzle (P Value = .000). Berdasarkan hasil uji independent samples t test terdapat perbedaan pengaruh yang bermakna antara perubahan nilai pengetahuan siswa yang diberikan permainan kartu bergambar dan permainan puzzle (P Value = .002). Pada kedua permainan ini didapatkan permainan kartu bergambar lebih efektif dibandingkan permainan puzzle dengan selisih nilai rata-rata 34,84. Hal ini dikarenakan pada permainan kartu bergambar kognitif anak bertambah dengan cara membaca, mendengarkan dan melihat gambar yang ada dikartu bergambar. Sedangkan pada permainan puzzle anak hanya menyusun potongan-potongan gambar dengan secepat mungkin. Kata Kunci : Gizi Seimbang, Pengetahuan, Edukasi, Kartu bergambar, Puzzle