Articles
Pengaruh Health Education Manajemen Personal Hygiene Terhadap Peningkatan Pengetahuan Lansia Di Dusun Biring Romang
Mirariwatidjan, Jeanuwarita;
Darwis, Darwis;
Hasnita, Hasnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i3.1069
Lanjut Usia adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih. Fungsi tubuh akan mengalami penurunan pada lansia yang dapat mempengaruhi kemampuan lansia untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan psikososial yang mengakibatkan lansia menjadi kurang percaya diri dan terjadi gangguan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, salah satu kebutuhan khususnya yaitu personal hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Health Education Manajemen Personal Hygiene terhadap peningkatan pengetahuan lansia di Dusun Biring Romang Desa Panaikang Kec. Pattallassang Kab. Gowa. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan bentuk desain penelitian pre-post test control group design. Populasi adalah lansia berusia 60-75 tahun dengan sampel dalam penelitian berjumlah 12 yang terbagi atas kelompok eksperimen (n=12) dengan nilai p value 0,004 dan kelompok kontrol (n=12) dengan nilai p value 1.000. Data di analisis dengan menggunakan Mc Nemar Test. Ada perbedaan signifikan health education terhadap peningkatan pengetahuan lansia pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dibuktikan dengan dengan hasil analisis Mc Nemar Test pada kelompok eksperimen ρ=0,004. Hasil penelitian menyimpulkan ada pengaruh health education manajemen personal hygiene terhadap peningkatan pengetahuan lansia.
Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Lansia di Desa Panaikang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Wati, Ratna;
Darwis, Darwis;
Nurul Rezki Anisa, Nurul Rezki Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.1095
Memasuki usia tua berarti mengalami kemundura terutama dalam kemandirian lansia. Perubahan fisik yang terjadi pada lansia erat hubungannya dengan perubahan psikososialnya. Pengaruh yang muncul akibat berbagai perubahan pada lansia tersebut jika tidak teratasi dengan baik, cenderung akan mempengaruhi kesehatan lansia secara menyeluruh yang mengarah pada kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia di desa panaikang kecamatan pattallassang kabupaten gowa. penelitian ini merupakan penelitian deskritif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel digunakan purposive samping, didapatkan 126 responden. Dengan menggunakan uji korelasi gamma & somer’d. hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia (p=0,000). Kesimpulan Sebagian besar tingkat kemandirian responden tergantung ringan dan kualitas hidup sedang, serta terdapat hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia. Hasil penelitian ini di harapkan dapat menjadi acuan bagi keluarga untuk dukungan terkait tingkat kemandirian khususnya ambulasi/pergerakan pada lansia sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Kata Kunci: Tingkat kemandirian, Kualitas hidup
Hubungan Perilaku Budaya (Sistem Religi Dan Sistem Sosial) Dengan Tingkat Stres Masyarakat Toraja Di Wilayah Kerja Puskesmas Tikala Kab. Toraja Utara
noven tonapa, sapta;
Darwis, Darwis;
Arna Abrar, Eva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.1100
Suku Toraja terkenal sebagai suku yang masih memegang teguh adat. Melanggar adat adalah suatu pantangan, apalagi dalam upacara kematian. Pada umumnya upacara kematian atau pemakaman adat (rambu solo) dilakukan dengan besar-besaran karena, anggapan masyarakat Tana Toraja apabila rambu solo diadakan semakin meriah, dan banyak harta dikorbankan maka semakin tinggi status sosial orang yang meninggal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku budaya (sistem religi dan sistem sosial) dengan tingkat stress masyarakat toraja di Puskesmas Tikala Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriftif analitik dengan pendekatan croos sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan pendekatan Accidental Sampling, sebanyak 50 responden sesuai kriteria. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di ianalisis dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya terdapat hubungan antara menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku budaya (sistem sosial) dengan tingkat stres. (ρ = 0.002 < 0,05), dan terdapat hubungan antara menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku budaya (sistem sosial) dengan tingkat stres. (ρ = 0,003 < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku budaya (sistem sosial) dan (sistem religi) dengan tingkat stres. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan dapat menjadi informasi bagi pendidikan keperawatan dan menambahkan pengetahuan dalam pengembangan pendidikan keperawatan. Serta mengetahui bagaimana pentingnya mengetahui tingkat Stres dan mengendalikannya sesuai perilaku budaya masyarakat.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Sadari Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Putri
Sahdi, Anhari;
Darwis, Darwis;
Muin, Rahmatullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i2.1244
Kanker payudara adalah merupakan salah satu penyebab kematian utama diseluruh dunia. salah satu penyakit kanker yang banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara yaitu tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara yang meliputi kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak, maupun jaringan ikat pada payudara. Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (132.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di asia tenggara, sedangkan di asia urutan ke 23. Tujuan penelitian Untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan sadari dengan media video terhadap pengetahuan pada remaja putri di SMAN 5 Barru, Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Eksperimental. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 orang. Hasil uji data pengetahuan menggunakan uji wilcoxson signed rank test diperoleh nilai p= 0,00. Maka Ha diterima berarti ada pengaruh pengetahuan dalam pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 5 Barru. Diharapkan dengan adanya penyuluhan pemeriksaan payuda sendiri (SADARI) ini dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan tentang SADARI terutama pada remaja ajar wawasan tetang SADARI meningkat melalui media ini. Kata Kunci : Kanker Payudara, Pengetahuan, Pengetahuan, Video.
Gambaran Pengetahuan Orang Tua Dan Kecemasan Vaksinasi Covid-19 Di UPTD SPF SDN 48 Latappareng Kabupaten Sopppeng
Rifai AH, Ahmad;
Darwis, Darwis;
Nurafriani, Nurafriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i2.1262
Pandemi covid -19 saat ini sedang melanda hampir seluruh dunia, sehingga pemberian vaksin COVID-19 mulai dilakukan, Namun, masyarakat banyak merasa cemas terhadap pemberian vaksinansi COVID-19. Adanya penolakan masyarakat terhadap program vaksinasi Yang dikarenakan ketakutan dan kecemasan masyarakat akibat dampak vaksinasi beredarnya isu-isu buruk terkait vaksinasi dan lain sebagainya pemerintah mengadakan pemberian vaksinasi covid-19 pada anak usia 6-11 tahun.Kecemasan orang tua timbul dikarenakan ketakutan dan kecemasan akibat dampak setelah vaksinasi. Orang tua banyak yang melakukan penolakan dalam pemberian vaksin pada anak dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang vaksin pada anak usia sekolah dasar belum lagi efek samping setelah vaksin yang membuat orang tua makin takut untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan kecemasan tentang vaksinasi covid-19 pada siswa sekolah dasar Di UPTD SPF SDN 48 Latappareng Kabupaten Soppeng Penelitian ini menggunakan desai penelitian Deskriptif dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang tua dari Siswa/i Pengumpulan data menggunakan kuesioner data dianalisis dan di uji menggunakan software komputter (SPSS for windows ). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua siswa/i yang lebih mendominasi adalah tingkat pengetahuan kurang dengan peraentase 55,0% dengan tingkat kecemasan kurang dengan persentase 70,0%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah di harapkan petugas kesehatan Memberikan edukasi tentang efek dari vaksinasi terhadap anak sehingga orang tua lebih mengetahui hal tersebut sehingga orang tua tidak cemas lagi terhadap pemberian vaksinasi pada anak.
Hubungan Peran Keluarga dan Self Esteem dengan Tingkat Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Kegiatan Sehari-hari (Adl)
Afifah, Nur;
Darwis, Darwis;
Fajriansi, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i1.1266
Nur Afifah. NH0221030. Hubungan Peran Keluarga dan Self Esteem dengan Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Kegiatan Sehari-Hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone, dibimbing oleh Prof. Darwis dan Andi Fajriansi. Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun atau lebih yang dapat mengalami penurunan terhadap kemandirian. Namun hal ini dapat teratasi dengan adanya peran keuarga yang dilakukan secara terus menerus oleh anggota keluarga untuk memelihara sistem yang efisien dan sehat terhadap lasia serta Self esteem yang bernilai positif terhadap lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dan dimana cara pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dan Cluster sampling dengan jumlah 60 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone dengan nilai p=0,000. Kesimpulan dan saran: Diketahui ada hubungan peran keluaga dan self esteem dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari (ADL) di Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Bajoe Kab. Bone. Dengan terselesaikannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi tenaga kesehatan dan keluarga agar lebih memperhatikan kemandirian lansia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari.
Pengaruh Edukasi Cuci Tangan Terhadap Penerapan Phbs Pasca Pandemi Covid-19
Dewi, Andi;
Darwis, Darwis;
Asdar, Faisal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i1.1286
Awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan merebaknya sebuah wabah yang disebut Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Pada awal pandemi semua anak-anak mulai disiplin dalam menjalankan PHBS dan protokol kesehatan. Akan tetapi belakangan ini kebiasaan itu mengalami penurununan. Salah satu indikator PHBS di sekolah yaitu mencuci tangan. Mencuci tangan dapat membunuh virus penyebab infeksi. Edukasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Edukasi Cuci Tangan Terhadap Penerapan PHBS Pasca Pandemi covid-19 di SMP 12 Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental dengan pendekatan pre-post one group test. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan sampel sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan edukasi responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 3 (9,4%) sedangkan setelah diberikan edukasi semua responden yaitu sebanyak 32 (100%) memiliki pengetahuan baik. Hasil uji diperoleh nilai ρ=0,000 < α=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh edukasi cuci tangan terhadap penerapan PHBS pasca pandemi covid-19 di SMP Negeri 12 Makassar.
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Kelas XII Di SMA Negeri 9 Luwu Timur
seprianty, seprianty;
Darwis, Darwis;
Arna Abrar, Eva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1344
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat mulai dari usia anak-anak, remaja, dewasa bahkan usia lanjut dan tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang sebelumnya sudah berhenti merokok, kemudian merokok kembali ataupun bagi mereka yang sebelumnya belum pernah merokok dan menjadi tertarik untuk mencoba merokok dengan berbagai alasan (Ilmiah, Sandi, and Penelitian 2020). Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok pada siswa kelas XII di SMA Negeri 9 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan metode analitik kolerasi, terdapat populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 dengan sampel 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square (p<0,05) serta analisis bivariat uji Chi-square untuk mengatahui hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok dengan hasil 0,03<0,05 atau ada hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok pada siswa kelas XII di SMA Negeri 9 Luwu Timur
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Montororing, Maria Anastasya;
Darwis, Darwis;
Dewi, Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i4.1499
Menurut WHO (World Health Oganisation) Diabetes melitus merupakan gangguan metatabolik kronis dimana secara absolut kekurangan insulin yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme lemak, protein dan karbohidrat. Secara umum diabetes melitus adalah keadaan dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin sesuai keperluan atau tubuh tidak bisa memanfaatkan secara baik hormon insulin yang dihasilkan, sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah diatas normal (Fitriana 2021). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study pengambilan sampel mengguanakan teknik Purposive Sampling, populasi dalam penelitian ini sebanyak 163 dengan sampel 62 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji Chi-square(p<0,05) serta analisis bivariate uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 mendapatkan hasil 0,002<0,05, Kesimpulan yang di peroleh adalah terdapat Hubungan antara pola makan dengan peningkatan gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar.
Hubungan Pengetahuan Dengan Resiko Kekerasan Seksual Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 15 Makassar
Permata Asri, Indah;
Darwis, Darwis;
Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1690
Kekerasan seksual merupakan jenis kekerasan yang dapat terjadi baik di ruang publik maupun domestik. Korban pelaku kekerasan seksual biasanya diderita oleh perempuan karena seringkali dianggap sebagai korban yang lemah. Anak dikatakan sebagai subyek yang lemah dalam hal kekerasan seksual dikarenakan kedudukan anak yang masih memiliki ketergantungan tinggi dengan orang yang lebih dewasa sehingga anak manjadi korban yan rentan terhadap kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku. Salah satu praktik seks yang dinilai menyimpang adalah bentuk kekerasan seksual (sexual violence). Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pengetahuan dengan resiko kekerasan seksual pada remaja di SMAN 15 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dan didapatkan 76 responden. Metode pengolahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan software SPSS versi 21.0. Analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reabilitas dan uji frekuensi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan resiko kekerasan seksual dengan nilai signifikan (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan dengan kekerasan seksual pada remaja putri di SMAN 15 Makassar. Saran agar remaja putri dapat meningkatkan pegetahuan tentang resiko kekerasan seksual agar terhindar dan mencegah terjadinya kekerasan seksual.