p-Index From 2021 - 2026
12.84
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Jurnal Buana Informatika Lingua Cultura Rekayasa Mesin Bina Al-Ummah Jurnal Al-Ijtimaiyyah Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Jurnal Politik Profetik SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Elemen Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Journal of Law Science Lentera Acitya Journal Of Health Moderat JURNAL EKSBIS Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Ilomata International Journal of Management Jurnal Civic Hukum Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel JPIn : Jurnal Pendidik Indonesia Jurnal Wahana Pendidikan Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Community Empowerment Jurnal Promotif Preventif Ilomata International Journal of Management Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Penelitian Inovatif BASHAIR Journal of Applied Business, Taxation and Economics Reseach Journal of Education Research International Journal of Management Science and Information Technology (IJMSIT) Al-Buhuts (e-journal) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi (Telangke) Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Informatika Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Jurnal Sains dan Teknologi Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Abdi Makarti Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Journal of International Conference Proceedings Journal of Innovation and Research in Primary Education Journal of Management and Administration Provision Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Journal of Entrepreneur, Business and Management MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Journal of Progressive Law and Legal Studies Science and Education Journal Jurnal Kesehatan Lentera Acitya JKHI Abdurrauf Journal of Islamic Studies ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement AL-UKHWAH JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Suhuf: International Journal of Islamic Studies Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Insights: Journal of Primary Education Research Jurnal Konstatering Indonesian Journal of Education and Community Services
Claim Missing Document
Check
Articles

Friksi dalam Interaksi Pribadi Ali Mochtar Ngabalin dalam Dialog Acara Mata Najwa di Trans 7: Kajian Kesantunan Perspektif Teori Robin Lakoff Ilham, Ilham; Sukri, Sukri; Mahyudi, Johan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3505

Abstract

This study aims to analyze the friction in Ali Mochtar Ngabalin's personal interactions in the Mata Najwa event dialogue on Trans 7 entitled gara-gara hashtags. This study uses a descriptive qualitative method with a polite approach to Robin Lakoff's theory. By analyzing 7 episodes of Mata Najwa, this study finds that Ali Mochtar Ngabalin's speech in the Mata Najwa dialogue can be said to be impolite even though the speech conveyed is formal and not assertive. This is because the choice of words, attitudes, and tone of voice during the dialogue does not meet the aspects in Robin Lakoff's theory. However, this research is not without its shortcomings, so it is hoped that further research will expand the object of study that does not only cover speech but also in terms of tone of voice, body gestures, and other
Analisis Antropologi Novel La Bibano Putri Kalepe Karya Abdurrahman Ibrahim Lestari, Santi; Rusdiawan, Rusdiawan; Sukri, Sukri
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3347

Abstract

Isu sentral yang dikaji dalam artikel ini membahas “Analisis Antropologi Novel La Bibano Putri Kalepe Karya Abdurrahman Ibrahim”. Rumusan masalah pada artikel ini yaitu “bagaimana nilai-nilai budaya dalam novel La Bibano Putri Kalepe karya Abdurrahman Ibrahim dengan analisis antropologi sastra?”. Adapun tujuan pada artikel ini yaitu berusaha mendeskripsikan nilai-nilai budaya dari novel La Bibano Putri Kalepe karya Abdurrahman Ibrahim dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Artikel ini termaksud penelitian kualitatif karena menjelaskan dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya  dalam novel tersebut. Metode dokumentasi adalah metode utama yang digunakan dalam penulisan artikel ini, serta melibatkan metode catat. Teori yang digunakan untuk mendapatkan nilai-nilai budaya adalah teori antropologi sastra milik Ratna (2017).  Mekanisme analisis data meliputi dengan membaca secara cermat, data dikelompokan, mendeskripsikan, membuat simpulan, dan menyusun hasil pengkajian. Hasil penelitian menujukan bahwa temuan data antropologi sastra dalama novel La Bibano Putri Kalepe karya Abdurrahman Ibrahim sejumlah 34 data yang terbagi ke dalam tujuh unsur. Tujuh unsur tersebut adalah (1) peralatan kehidupan manusia sejumlah 10 data, (2) mata pencaharian sejumlah 3 data, (3) sistem kemasyarakatan sejumlah 4 data, (4) sistem bahasa sejumlah 8 data, (5) kesenian dengan berbagai jenisnya sejumlah 3 data, (6) sistem pengetahuan sejumlah 3 data, dan (7) sistem religi sejumlah 3 data.
KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF ARTIS NIKITA MIRZANI DALAM CHANNEL YOUTUBE CRAZY NIKMIR REAL (KONTEN:PEMERSATU BANGSA DENGAN NARASUMBER SELEBGRAM ANASTASYAKH) Raharja, Romi; Mahsun, Mahsun; Sukri, Sukri
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3300

Abstract

Penelitian ini memaparkan mengenai Kesantunan Tindak Tutur Direktif Artis Nikita Mirsani Dalam Channel Youtube Crazy Nikmir Real (Konten: Pemersatu Bangsa Dengan Nara Sumber Selebgram Anastasyakh). Sumber data dalam penelitian ini adalah podcast Nikita Mirzani yang berbincang dengan selebgram Anastasya Kosasih. Data penelitian berupa tuturan yang digunakan Nikita Mirzani sebagai penanya dan Anastasya Kosasih sebagai narasumber, yang terkumpul pada Februari-Maret 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak, libat, cakap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sadap dan catat. Peneliti mengumpulkan tuturan-tuturan Nikita Mirzani dan narasumber Anastasya Kosasih dan kemudian melakukan klasifikasi berdasarkan wujud dan makna pragmatik kesantunan direktifnya. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data yang digunakan dalam analisis kualitatif memiliki empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menemukan beberapa wujud kesantunan direktif yang digunakan dalam pertuturan Kesantunan Tindak Tutur Direktif Artis Nikita Mirzani Dalam Channel Youtube Crazy Nikmir Real (Konten:Pemersatu Bangsa Dengan Nara Sumber Selebgram Anastasyakh), yaitu wujud atau modus tuturan interogatif. Wujud atau modus tuturan ditentukan berdasarkan ciri konstruksi kalimat dan fungsi kalimat. Wujud atau modus tuturan masing-masing mengandung makna atau maksud direktif. Pada penelitian ini ditemukan beberapa kesantunan direktif yaitu meminta, menyindir, menyarankan, menginterogasi, dan menasehati. Penentuan maksud direktif ditentukan berdasarkan bentuk dan konteks tuturan. Penelitian ini juga melihat kecenderungan tindak tutur kesantunan dengan melihat dari strategi tindak tutur direktif.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kegiatan Kamis Budaya di SDN 2 Maria Zannah, Ana Rauhul; Sukri, Sukri; Astria, Fitri Puji
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.17036

Abstract

Abstract: The issue of student character is a major concern in the world of education today, especially at the elementary school level. In an effort to instill moral and ethical values, SDN 2 Maria develops Cultural Thursday activities as a medium for character building based on local wisdom. This study aims to analyze the character education values reflected in the Cultural Thursday activities at SDN 2 Maria. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The object of this research is the Cultural Thursday activity. The research subjects consisted of principals, teachers, and students.  The results showed that Cultural Thursday activities at SDN 2 Maria are able to instill various character values, including religion, nationalism, mutual cooperation, independence, integrity, discipline, and love of culture.Key Words: Character Education, Thursday Culture, Elementary SchoolAbstrak: Permasalahan karakter peserta didik menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan saat ini, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Dalam upaya menanamkan nilai-nilai moral dan etika, SDN 2 Maria mengembangkan kegiatan Kamis Budaya sebagai wahana pembentukan karakter peserta didik yang berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang tercermin dalam kegiatan Kamis Budaya di SDN 2 Maria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek dari penelitian ini adalah kegiatan Kamis Budaya. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Kamis Budaya di SDN 2 Maria mampu menanamkan berbagai nilai karakter, antara lain religius, nasionalisme, gotong royong, kemandirian, integritas, kedisiplinan, dan cinta budaya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kamis Budaya, Sekolah Dasar
Adaptasi Komunikasi Masyarakat Transmigran Jawa dan Transmigran Bali dalam Penyuluhan Pertanian (Studi Deskriptif Kualitatif di Desa Watabenua, Landono Sulawesi Tenggara) Sya'adah, Musyrifa; Sukri, Sukri; Akbar, Muhammad
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.305

Abstract

Penelitian ini mengkaji adaptasi komunikasi masyarakat transmigran Jawa dan transmigran Bali dalam konteks kegiatan penyuluhan pertanian di desa Watabenua, Landono, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi berupa gambar, audio, serta studi pustaka. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk adaptasi komunikasi dalam penyuluhan pertanian di desa Watabenua dapat dilihat dari perilaku komunikasi verbal dan juga perilaku komunikasi non verbal Petani transmigran Jawa dan transmigran Bali, yakni dengan memahami dan menggunakan beberapa Bahasa lokal seperti “tabe” dan menggunakan Bahasa Indonesia saat penyuluhan, mengikuti budaya high context masyarakat lokal dengan menyampaikan pesan yang bersifat implisit ketika hendak mengakhiri suatu pertemuan atau pembicaraan, meniru cara bertegur sapa penduduk lokal dengan mengangkat satu tangan sambil berteriak, menepuk atau memegang pundak seseorang ketika hendak berkomunikasi yang menunjukkan sebuah keakraban. Adaptasi komunikasi ini terjadi dalam konteks komunikasi interpersonal yakni saat penyuluh melakukan kunjungan pribadi ke rumah petani begitupun sebaliknya dan komunikasi kelompok yakni pada saat pertemuan dengan kelompok tani yang dilakukan secara rutin di balai desa.
PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT BERBASIS EKOWISATA MELALUI LEMBAGA PEMERINTAH DI GAYO LUES-ACEH Sukri, Sukri
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.12588

Abstract

Abstract: The Agusen Village area, Blangkejeren District, which is located in the hilly area of Gayo Lues Regency, has a long history. This village is a village where leprosy is dumped, the village is left behind and far from the city center, the level of education is low, economic growth is low, and this village is popularly known as the cannabis village. This study aims to reveal the efforts of government agencies in the Blangkejeren District in empowering the community's economy based on ecotourism and the stages of its empowerment to improve the economy of the Agusen Village community. The type of research used is field research with a descriptive approach. Data analysis by collecting data, reducing, presenting data and drawing conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that the collective ability of the community in promoting and developing tourism is implemented through systematic efforts made by local governments (sub-districts and districts); by providing non-formal education in increasing awareness, strengthening community capacity and strengthening village institutions as institutional bonds that foster harmonious harmony in building the Agusen community. Through various outreach activities, efforts were made to raise awareness of the potential existence of Agusen Village. Meanwhile, technical skills and skills in managing tourism-based economic activities are provided through the provision of training, both economically and technically.Keywords: Economic Empowerment; Ecotourism; Government Agencies.Abstrak: Kawasan Desa Agusen Kecamatan Blangkejeren yang berada di daerah perbukitan Kabupaten Gayo Lues memiliki sejarah yang cukup panjang. Desa ini merupakan desa tempat pembuangan penderita kusta, desa tertinggal dan jauh dari pusat kota, tingkat pendidikan rendah, pertumbuhan ekonomi rendah, dan desa ini populer dengan sebutan desa ganja. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap upaya lembaga pemerintahan Kecamatan Blangkejeren dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berbasis ekowisata dan tahapan pemberdayaannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Agusen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif. Analisis data dengan mengumpulkan data, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan kolektif masyarakat dalam memajukan serta mengembangkan pariwisata yang di implementasikan melalui upaya sistematis yang dilakukan oleh pemerintah daerah (kecamatan dan kabupaten); dengan memberikan pendidikan nonformal dalam meningkatkan kesadaran, penguatan kapasitas masyarakat dan memperkuat kelembagaan desa sebagai ikatan kelembagaan yang memupuk keharmonisan yang selaras dalam membangun masyarakat Agusen. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dilakukan upaya penyadaran akan potensi keberadaan Desa Agusen. Sedangkan keterampilan teknis dan keterampilan dalam mengelola kegiatan ekonomi berbasis pariwisata diberikan melalui pemberian pelatihan, baik secara ekonomi maupun teknis.Kata Kunci: Pemberdayaan Ekonomi; Ekowisata; Lembaga Pemerintah.
Asal Mula Bahasa Menurut Perspektif Dialektika Hegel: Pendekatan Filsafat Sejarah Chaer, Hasanuddin; Sirulhaq, Ahmad; Sukri, Sukri; Jafar, Syamsinas; Aswandikari, Aswandikari; Efendi, Mahmudi; Ashriany, Ratna Yulida; Khairussibyan, Muh.
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v7i2.21991

Abstract

This article outlines a view of the origins of language according to Hegel's dialectical perspective. This stems from the author's understanding of Hegel's concept which states that the substance of the mind originates from the spirit. This article explains that history originates from a spirit that introduces itself through thought and intuition. In this context, the activity of speaking has higher value than the written word; and listening activities have higher meaning than reading activities. Therefore, intelligence-linguistics crosses historical and cultural periods, developing from the free movement and power of the mind. Researchers use four stages of the historical method, namely heuristics, verification, interpretation and historiography. This article uses Hegel's dialectical theory with a historical philosophy approach. This research aims to interpret Hegel's dialectical logic and philosophical ideas in understanding the emergence of language, as a linguistic interaction. The results of this research show that, by utilizing dialectical and intuitive logic, one can hear the intuitive phenomenon of the existence of language features such as utterances, words and abstract phonemes. On that basis, someone is able to explain and express verbal or linguistic expressions flexibly in a concrete discourse event. On this basis, someone is able to think epistemologically and linguistically.Artikel ini menguraikan pandangan tentang asal mula munculnya bahasa menurut perspektif dialektika Hegel. Hal ini bermula dari pemahaman penulis tentang konsep Hegel yang menyatakan bahwa substansi pikiran bersumber dari roh. Artikel ini menjelaskan bahwa sejarah bersumber dari roh yang mengenalkan dirinya melalui pikiran dan intuisi. Dalam konteks ini, aktivitas berbicara lebih tinggi nilainya daripada kata-kata yang tertulis; dan aktivitas mendengar lebih tinggi maknanya daripada aktivitas membaca. Oleh karena itu, inteligensi-linguistik melintasi periode sejarah dan budaya, yang berkembang dari gerakan dan kekuatan pikiran yang bebas. Peneliti menggunakan empat tahapan metode sejarah (historical method), yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini bertujuan menginterpretasikan logika dialektis Hegel dan ide-ide filosofisnya dalam memahami munculnya bahasa, sebagai suatu interaksi linguistik. Artikel ini menggunakan teori dialektika Hegel dengan pendekatan filsafat sejarah. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa, dengan memanfaatkan logika dialektis dan intuitif, seseorang dapat mendengarkan fenomena intuitif keberadaan fitur-fitur bahasa seperti ucapan, kata, dan fonem abstrak. Atas dasar itu, seseorang mampu menjelaskan dan mengekspresikan ungkapan verbal atau kebahasan secara fleksibel dalam suatu peristiwa wacana yang konkret. Atas dasar itu pula seseorang mampu berpikir secara epistemologis dan linguistik.
Kesalahan Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Menyelesaikan Tes Literasi Statistis Serupa Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Putri, Cyndana Kartika; Juandi, Dadang; Kurniawan, Surya; Sukri, Sukri
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Agustus 2023)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v13i02.26153

Abstract

The importance of students' mastery of statistics is supported by the inclusion of this material in the mathematics curriculum since primary and secondary education. The role of statistics itself has penetrated into various professions and fields of science. Regarding statistical mastery students need to have statistical literacy skills in the form of basic skills in reading graphs, graph titles or themes, giving meaning to units of graphs, finding certain values or units, determining maximum and minimum values or the difference between the two. This study aims to describe students' errors in solving statistical literacy test similar to minimum competency assessment or asesmen kompetensi minimum (in Indonesian) based on the Kastolan stages. The type of this study is qualitative research with a case study design. The subjects of this research were 5 students of grade 11, a senior high school in Banjarbaru, South Borneo, selected using purposive sampling technique. Data were collected using tests and interviews. During the study, it was found that errors made by students include conceptual errors, procedural errors, and technical errors. Students' errors in solving statistical literacy test can have an impact on their daily life when they are dealing with data. Moreover, errors made by students when solving problems can be an early sign that there are learning obstacles experienced by students.
Implementation of Innovation in Improved Governance Original Local Income in Makassar City Pagarra, Firman; Ibrahim, Muh. Akmal; Sukri, Sukri; Hasniati, Hasniati
Journal of Management and Administration Provision Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Management and Administration Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jmap.v4i2.384

Abstract

Local Original Income plays an important role in regional finances which is a benchmark in the implementation of real regional autonomy. In the governance of increasing local original income, local governments are required to produce innovation in governance. This study aims to analyze the implementation of innovation in the governance of increasing local original income in Makassar City. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection methods, namely observation, in-depth interviews and documentation. The informants in this study are the authorized parties and are directly involved in the governance of increasing local original income in the Makassar city government. The results of the study indicate that the implementation of innovation in the governance of increasing local original income in Makassar City has not been implemented optimally. This is because there is no agreement in working hours between the Regional Revenue Agency and its partners, namely PT. Pos Indonesia in terms of the conformity of reporting land and building tax payment data. In addition, the rules or regulations that often change so that it takes time to determine regional regulations related to regional taxes and levies.
Effectiveness of Investment Management in Makassar City Zulkifly, Andi; Ibrahim, Muh. Akmal; Sukri, Sukri; Yunus, Muhammad
Journal of Management and Administration Provision Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Management and Administration Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jmap.v4i2.385

Abstract

Investment management is an effort to save and place funds in a certain period in order to gain profit and increase investment value. This study aims to analyze the effectiveness of investment management in Makassar City. This study uses a qualitative research approach with data collection methods, namely observation, in-depth interviews and documentation. The informants in this study are parties who are authorized and directly involved in investment management in Makassar City. Data sources consist of primary and secondary data. While the data analysis technique used is an interactive analysis model. The results of the study show that the effectiveness of investment management in Makassar City can be said to be quite good. This is evidenced by the increase in investment in Makassar City so that investment targets can be achieved. DPMPTSP as the leading sector also involves and integrates with cross-sectoral government and non-government in an effort to increase investment and optimize digitalization, technology and information in investment services in Makassar City.
Co-Authors AB, Subhan Abdi, Khairul Abdul Rahman Abdul Rasyad Adrianda, Irsan Afrianda, Wahyu Afrina Januarista, Afrina Age, Meinar R Agus Hermanto Agus Mulyanto Agusmin, Agusmin Agustin, Yulia Agustina Agustirawati, Agustirawati Ahmad Khalid, Shamsul Kamal Ahmad Sirulhaq Aida, Depon Nurul Akhmad Supriadi, Akhmad Al-Faruq, Suhaib Alini, Intan Nur Anak Agung Gede Sugianthara Andi Syahputra Andri, Kurniawan Anisah Annisa Annisa Anwar Anwar Ariana Ariana Arisandi, Diki Arnus, Sri Hadijah Aryani, Wiwik Dyah Arzyil F, Muhammad Ashriany, Ratna Yulida Astria, Fitri Puji Azizah Azizah Badu, Badu Bamba, Arruan Barmansyah, Muh. Sastrawan Basir, Adil Basrawi Basrawi Bin Ahmad Khalid, Shamsul Kamal Bin Ahmad Shaubari, Ezak Fadzrin Binti Samsudin, Noor Azah Burhanuddin Burhanuddin Cucu Setiawan, Cucu Dadang Juandi Darmadi Darmadi Dasa Ismaimuza Dirham Latif, Dirham Dirham, Dirham Doe, Hidayat Dwita, Vidyarini Efendi, Mahmudi Effendi, Julia Marhaidah Eka Saputri, Eka Ekawaty, Dian Erfina, Erfina Esperanza, Fedora Fachri, Husni Fadzrin, Ezak Fiantika, Widia Fitri Yanti Gandung Sugita Geger Haryanto, Devinta Tri Utami H. Situmorang, Tigor hadis, hadis Hadrah Hadrah, Hadrah Haeria Haeria Hafazah, Nurul Hafied Cangara, Hafied Halim Usman, Halim Hanafiah Hasanah, Rohmat Hasanuddin Chaer Hasnawati Hasnawati Hasniati, Hasniati Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Hidayat, Mansur Hijriah, B. Siti Hudiyana, Hayatun Ibrahim, Muh Akmal Ibrahim, Muh. Akmal Ilham Handika Ilham Ilham Indra, Zul Irma Setiawan, Irma Irsan Adrianda Iskandar Iskandar Jafar, Syamsinas Jannah, Mardiatul Johan Mahyudi, Johan Juliana Juliana Kasih, Dar Khairunnisa Khairunnisa Khairussibyan, Muh. Koswara, Nandang Kurnia Dwi Artika, Kurnia Dwi Kurniawan Kurniawan, Surya Lalu Wira Zain Amrullah LESTARI, SANTI Lestari, Sri Agustian Lia Yulisma, Lia Lisma Lisma, Lisma Liza Trisnawati Luluk Elvitaria M. Deni Siregar Mahsun Mahsun Makki, Muhammad Malidaerani, Putri Marwendi, Reza Okva Masnira, Andi Masyitha Muis Mayasari, Riezka Eka Mega Nur Sasongko Merpatih, Merpatih Mia Audina, Mia Milininda, Juwintha Monika, Lussy Muchdar, Muchdar Muhammad Akbar Muhammad Erfan, Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Sukri Muhammad Syafar Muhammad Tahir Abdullah Muhammad Yunus Mulyadi Mulyadi Muriza, Neza Murni, Intan Permata Musaddat, Syaiful Mustafa, Sri Wahyuny Mustanir, Ahmad Musthofa, Imron Nahlidar, Nahlidar Nashrullah, Nashrullah Ningsih, Andi Pramesti Nisa, Nisa Noor Azah Samsudin, Noor Azah Nugraha, Hendrawan Agustian Nur Rohman Nuraini Nuraini Nurasima, Nurasima Nurul Fitriah Aras Okke Rosmala Dewi Oktaviani, Annisa Nur Pagarra, Firman Pahriadi Paisal, Jon Palinggi , Yunita Palinggi, Yunita Permadi, Kelvin Prananda, Yogi Putra, Bachrum Syah Putri, Cyndana Kartika Raharja, Romi Rahmaniah, Rima Ramadanti, Varischa Ramadhan Putra Ramli Ramli Ramli Ramli Reyza, Reyza Riady, Ahmad Rifaldi, Moh Ripandi, Ripandi Riyanti Riyanti Rizaldi, Imam Rojali, Rojali Rosdiana, Siti Ruqayyah, Siti Rusdiawan, Rusdiawan Ruslan Ruslan S, Aswandikari Saadatul Adawiah Saharudin Saharudin Salamun Salamun Saodin, Saodin Saridewi, Desak Putu Sarintan Nurcahyati Kaharu Satria, Teuku Dwirza Sidik, Abu Bakar Silvani, Fadilla Siska Dewi Putri, Siska Siti Juariah Soleha, Nur Mentari Sulaiman, Rangga Sulistiawati, Febi Sulistyowati, Dyahwanti Sumardi Efendi Suparman Suparman Suparni Sampetan, Suparni Suriah Suriah Susi Evanita Suwardi Suwardi Sya'adah, Musyrifa Syamsuddin, Usman Syarifuddin Syarifuddin Syazali, Muhammad Tairas, Maudi Dian Taliabo, Petrus Talib, Nur Qalbi Taufik Hidayat Teguh Dwi Widodo Tigor H. Situmorang, Tigor H. Tinus, Agus Trisakti Handayani Uceng, Andi Uliyah, Nur Ulya, Aswatul Umar Umar Ummah, Nur Ainun Mustiha Vebrita, Gina Wahyudi Wahyudi Wandi, Wandi Warta, Waska Wita Yulianti Wulandari, Heni Yaqin, Lalu Nurul Yuhana Damantalm, Yuhana Yuliani, Ni Made Yuni Fadila, Dayang Yusup, Gustina M Zaenal Abidin Zahara Zahara Zannah, Ana Rauhul Zaskia, Deby Zulkifly, Andi