p-Index From 2021 - 2026
15.643
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Al-Mizan (e-Journal) Jurnal Dakwah Tabligh Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Adabiyah Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Jurnal Berita Sosial JICSA Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-'Adl Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Hukum Ekonomi Syariah BILANCIA Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Al-Maslahah Jurnal de jure Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Al-Dustur Journal of Islam and Science Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Journal of Social Science Journal De Facto Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum International Journal of Social Science JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Ar-Ribh Qisthosia Empiricism Journal Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Iqtisaduna Pappasang Hunafa: Jurnal Studia Islamika Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Indonesian Journal of Shariah and Justice DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Indonesian Journal Of Economy Studies Ethics and Law Journal: Business and Notary Socius: Social Sciences Research Journal Al-Bayyinah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Contemporary Local Politics Law Journal Media Hukum Indonesia (MHI) JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional International Journal of Education, Vocational and Social Science Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Journal of Strafvordering Indonesian Mala'bi: Jurnal Manajemen Ekonomi Al-Azhar Islamic Law Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Zakat Profesi di Baznas Kabupaten Barru ditinjau dari Perspektif Maqashid al-Syariah Ahmad Ramadlan; Muslimin Kara; Misbahuddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Zakat Profesi di Baznas Kabupaten Barru Ditinjau Dari Perspektif Maqashid al-Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi dan teologi syar’i. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Dasar hukum pelaksanaan zakat profesi di Kabupaten Baru telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan adanya Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Zakat Kabupaten Barru. (2) Penerapan zakat profesi di Kabupaten Barru telah dilaksanakan dengan baik, hal ini telah dibuktikan adanya mekanisme pemtongan gaji langsung pada Bank Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat bahkan Baznas kabupaten Barru adalah salah satu Baznas terbaik di Sulawesi Selatan terkhusus zakat profesi, mengingat potensi zakat profesi atau zakat penghasilan seluruh Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2022 di Kabupaten Barru berjumlah Rp. 561. 305.187.57. (3) Penerapan Zakat profesi yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Barru telah sesuai dengan perspektif Maqashid al-Syariah dalam pendistribusian zakat di Kabupaten Barru sudah menjadi bentuk usaha pengurangan jumlah kemiskinan yang menjadi salah satu unsur dari Maqashid syariah yaitu menjaga harta (Hizbu Maal). Serta kesejahteraan yang dicapai melalui pengelolaan zakat dapat pula menunjang unsur lain dalam maqashid syariah seperti memelihara agama atau Hifz Diin (terhindar dari pemurtadan), memelihara akal(Hifz Aql) karena mustahiq mendapat pengajaran yang layak serta memelihara keluarga dari ancaman kemiskinan.
Evolusi Sistem Pemerintahan Arab Saudi dari Monarki Absolut Menuju Demokrasi Herman; Kurniati; Misbahuddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.313

Abstract

Arab Saudi merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan monarki absolut atau kerajaan mutlak. Sebuah bentuk pemerintahan dengan kekuasaan tertinggi di tangan satu orang raja. Meskipun negara ini menganut monarki absolut, namun saudi juga memiliki lembaga-lembaga yang biasanya ada di negara republik. Lembaga tersebut adalah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Satu hal yang menjadi pembeda dengan lembaga-lembaga yang ada pada negara republik adalah bahwa lembaga di Arab Saudi tidak memiliki fungsi independensi. Dalam satu dekade terkahir ini, gerakan Arab Spring massif dilakukan oleh masyarakat dibeberapa negara Arab yang merupakan bentuk protes terhadap rezim yang melanggengkan praktik otoriter dalam menjalankan pemerintahan. Protes mereka yang menginginkan peningkatan demokrasi den kebebasan berpendapat di negara-negara arab. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem demokrasi dapat diterapkan di negara Arab Saudi. dari hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa evolusi sistem pemerintahan arab dari monarki absolut menuju demokrasi dapat diakukan. Mengingat bahwa salah satu prinsip demokrasi adalah musyawarah yang juga dianjurkan dalam islam. menemukan bahwa di negara Arab Saudi dapat diterapkan sistem demokrasi. adapun saran akademik bahwa diperlukan penelitian-penelitian selanjutnya untuk mengkaji lebih jauh terkait sistem demokrasi di negara Arab Saudi.
Pertimbangan Sosiologis dalam Penegakkan dan Pengamalan Hukum Islam di Indonesia Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi; Misbahuddin; Kurniati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.326

Abstract

Tujuan dan manfaat penelitian adalah untuk mengetahui Penerapan hukum Islam di Indonesia yang berlaku berdasarkan tinjauan sosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiologi hukum Islam, pemberlakuan hukum Islam di Indonesia, serta penghambat penegakkan dan penerapannya. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yang dilaksanakan dengan cara mengumpulkan data dengan cara mempelajari, menelaah, dan meneliti dari buku-buku literatur yang permasalahannya akan diteliti. Hasil penelitian bahwa sosiologi hukum Islam adalah sosologi hukum Islam adalah hubungan timbal balik antara hukum Islam pola perilaku masayarakat dimana sosiologi merupakan salah satu pendekatan dalam memahaminya. Pemberlakuan hukum Islam di Indonesia bersamaan dengan masuknya Islam di Indonesia, sebelum masuknya hukum Islam, rakyat Indonesia menganut hukum adat yang bermacam-macam sistemnya dan sifatnya majemuk. Hal ini dikarenakan pengaruh agama hindu dan budha. Dalam pembangunan hukum Nasional Indonesia, hukum Islam menjadi dasar yang paling dominan, Dimana hukum Islam sangat berperan dalam membentuk perilaku manusia Indonesia. Oleh karena itu, hukum Islam menjadi unsur mutlak bagi pembangunan hukum nasional Indonesia. Penegakan dan penerapan hukum Islam memiliki banyak hambatan-hambatan sehingga hukum Islam terkesan sangat lambat khususnya dalam bidang hukum jinayat (hukum pidana Islam).
Karakteristik dan Pendekatan Aspek Sosial Hukum Islam, Fungsi, Tujuan Hukum Islam serta Korelasinya dengan Pembinaan Masyarakat Abdul Rivai Poli; Misbahuddin; Kurniati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.335

Abstract

Artikel ini merupakan analisis konseptual tentang sifat dan penedekatan aspek sosial hukum Islam, fungsi dan tujuan hukum Islam serta korelasinya dengan pembinaan masyarakat.Analisis ini penting karena hukum Islam mencakup berbagai dimensi, yaitu dimensi abstrak, dalam wujud segala perintah dan larangan Allah dan Rasul-Nya, dan dimensi konkret, dalam wujud perilaku yang bersifat konsisten dikalangan orang Islam sebagai usaha untuk melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya itu.Selain itu, hukum Islam juga mencakup substansi yang terinternalisasi ke dalam berbagai pranata sosial.Oleh karena itu,analisis tentang pendekatan aspek sosial dalam hukum Islam dianggap sangat penting.Hukum Islam memiliki sifat ,yaitu keterkaitan dengan Ketuhanan (rabbaniyah),Universal (syumuliyah), Harmonis (wasthiyyah), Manusiawi (insaniyah), Tetap (tsabat) dan Dinamis (tathawwur), Kontekstual (waqi’iyyah) serta Optimis (ijabiyyah).Agama memiliki peran penting dalam Islam sebagai sistem hukum holistik yang berpengaruh pada kehidupan dunia dan akhirat. Hukum Islam memiliki empat fungsi utama yaitu landasan ibadah, penegakan kebaikan, penyelenggaraan kehidupan keluarga dan regulasi masyarakat. Pembentukan hukum Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan manusia dengan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar, kebutuhan sekunder, dan aspek pelengkap yang meningkatkan kesejahteraan.Korelasi yang dalam antara hukum Islam dan Pembinaan masyarakat terletak pada perannya dalam membentuk komunitas yang adil,sejahtera dan bermoral.Hukum Islam tidak hanya sebagai panduan hukum, tetapi juga sebagai pedoman untuk menciptakan lingkungan yang memberdayakan.Selain itu,hukum Islam menjadi landasan bagi nilai-nilai pendidikan dan merangsang semangat pencarian ilmu pengetahuan, menjadikannya pijakan utama dalam membangun masyarakat yang berintegritas.
Dimensi Keadilan Ekologis dalam Hukum Islam:Studi tentang Tanggungjawab Manusia sebagai Khalifah Hasnia Hasnia; Kurniati; Misbahuddin
AL-MUTSLA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Al Mutsla
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v8i1.2213

Abstract

The increasingly complex ecological crisis indicates the limitations of legal and policy approaches that have not fully succeeded in fostering human responsibility toward the environment. Islamic law, through the concept of khalifah fil ardh, provides a normative foundation that positions humans as trustees responsible for maintaining ecological balance and sustainability. This study aims to construct a model of khalifah based on ecological responsibility, analyze the opportunities and challenges of its implementation, and identify its impacts within legal and social contexts. This research employs a normative juridical method with statutory, conceptual, and philosophical approaches, analyzed qualitatively through literature study. The findings reveal that the ecological-based khalifah model is built upon the principles of mizan (balance), amanah (trust), and the prohibition of fasad (destruction), which are formulated into three dimensions: awareness, regulation, and implementation. Opportunities for implementation arise from the integration of religious values with national legal frameworks and the growing environmental awareness, while challenges include the dominance of anthropocentric paradigms, weak law enforcement, and conflicts between economic interests and environmental preservation. The implementation of this model contributes to strengthening legal norms, shaping environmentally responsible social behavior, and promoting ecological sustainability. This study underscores that integrating Islamic legal values into environmental governance offers a relevant framework for developing sustainable ecological justice.
Model Integratif Pengelolaan Air Presisi Berbasis AWD Embung IoT untuk Padi Lahan Kering pada Musim Tanam Kedua: A Systematic Literature Review dan Implikasi Kebijakan di Lombok Tengah Kurniawan, Lalu; Maulana, Bangkit; Aulia, Firda; Misbahuddin, Misbahuddin; Idris, Muhammad Husni
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.4870

Abstract

Keterbatasan ketersediaan air pada musim tanam kedua (MT 2) menjadi kendala utama budidaya padi di wilayah semi-arid seperti Kabupaten Lombok Tengah. Berbagai teknologi pengelolaan air, seperti Alternate Wetting and Drying (AWD), embung, dan Internet of Things (IoT), telah dikembangkan, namun umumnya masih dikaji secara terpisah. Penelitian ini bertujuan menyusun model integratif pengelolaan air berbasis AWD–Embung–IoT serta merumuskan implikasi kebijakan untuk mendukung penerapannya pada budidaya padi di wilayah semi-arid. Kajian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel yang diperoleh dari Google Scholar melalui Publish or Perish (PoP), ScienceDirect, dan Web of Science pada periode 2020–2025. Proses seleksi mengikuti pedoman PRISMA dan menghasilkan 25 artikel yang memenuhi kriteria sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa AWD dilaporkan mampu menghemat penggunaan air irigasi sebesar 25–70%, embung berperan sebagai penyedia cadangan air selama periode defisit, sedangkan IoT mendukung pemantauan dan pengambilan keputusan irigasi secara real-time. Berdasarkan sintesis literatur, integrasi ketiga komponen tersebut berpotensi membentuk sistem pengelolaan air presisi yang menghubungkan aspek demand, supply, dan control dalam suatu closed-loop adaptive system. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan kerangka konseptual demand–supply–control sebagai dasar pengelolaan air presisi pada budidaya padi di wilayah semi-arid. An Integrative Model of Precision Water Management Based on AWD Reservoir IoT for Dryland Rice during the Second Cropping Season: A Systematic Literature Review and Policy Implications in Central Lombok Abstract Limited water availability during the second cropping season (MT 2) is a major constraint to rice production in semi-arid regions such as Central Lombok Regency, Indonesia. Various water management technologies, including Alternate Wetting and Drying (AWD), farm ponds, and the Internet of Things (IoT), have been developed to improve water-use efficiency; however, these approaches are generally studied separately. This study aimed to develop an integrated AWD–Farm Pond–IoT water management model and formulate policy implications to support its implementation in semi-arid rice production systems. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using articles retrieved from Google Scholar through Publish or Perish (PoP), ScienceDirect, and Web of Science published between 2020 and 2025. The selection process followed PRISMA guidelines and resulted in 25 articles that met the synthesis criteria. The review found that AWD has been reported to reduce irrigation water use by 25–70%, farm ponds function as water storage facilities during deficit periods, and IoT supports real-time monitoring and irrigation decision-making. Based on the literature synthesis, integrating these three components has the potential to establish a precision water management system linking demand, supply, and control within a closed-loop adaptive system. The main contribution of this study is the development of a conceptual demand–supply–control framework as a foundation for precision water management in rice cultivation under semi-arid conditions.
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PROSES IJAB QOBUL DI KALANGAN DARUL ISTIQAMAH KABUPATEN SINJAI Syamsu Alam; Misbahuddin Misbahuddin; Hasyim Aidid; Eril Eril
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 4 (2022): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i4.2052-2065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk ijab qabul dalam pernikahan dikalangan Darul Istiqamah Kabupaten Sinjai, pandangan Darul Istiqamah tentang Ijab qabul dan pandangan hukum Islam terhadap Ijab Qabul dikalangan Darul Istiqamah di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini adalah menelaah dan meneliti pelaksanaan Ijab dalam pernikahan dikalangan Darul Istiqamah Kabupaten Sinjai. Tulisan ini bersifat diskriktif deskriktif yakni menguraikan sumber yang di peroleh kemudian dianalisis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi lapangan. Pendekatan normatif Teologis yaitu mengulas dan mengalisis data berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dilapangan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang digariskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Pendekatan sosiologis dimaksudkan mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, perilaku sosial manuasia dengan mengamati kelompok. Pendekatan antropologi dimaksudkan menjelaskan pandangan hidup manusia dikalangan Darul Istiqamah. Metode Analisis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode diskriktif kualitatif yang memberikan gambaran tentang alur logika analisis data sekaligus memberikan masukan terhadap tehnik analisis data kualitatif yang digunakan. Setelah itu dilakukan komparasi yakni  menganalisa data yang beragam dan kemudian menganlisa  satu dengan yang lainnya, sehingga dapat mengetahui unsur unsur yang relevan dan yang tidak relevan antara hukum Islam dengan pelaksanaan Ijab qobul dikalangan Darul Istiqamah guna menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa pelaksanaan ijab qobul dikalangan Darul Istiqamah dilakukan dengan melafazkan Ijab dari perwalian perempuan tampa adanya qabul dari pihak laki-laki. Anggapan kalangan Darul Istiqamah terhadap Ijab qobul adalah wajib, namun pemahaman mereka terhadap Ijab qobul cukup dengan ijab  tampa diakhiri dengan qabul, karena ijab qabul adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, maka meskipun tidak dilafazkan  ucapan qabul dianggap telah menyertainya.
The Possibility of Social Conflict in the Momentum of General Elections in the Sociological Perspective of Islamic Law Misbahuddin, Misbahuddin; Tarmizi, Tarmizi; Rahman R., Abd.; Sapa, Nasrullah Bin; Rahmawati, Rahmawati
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v9i1.22665

Abstract

The general election contest that is being held is very prone to causing conflict in society. This research aims to identify forms of social conflict, factors that cause social conflict, and the sociological perspective of Islamic law on the vulnerability of social conflict in general elections. So far, social conflict studies in general elections have mostly been studied from a social and norm perspective, but this research tries to look at the vulnerability of social conflict during general elections from the sociological perspective of Islamic law. This research is qualitative research using data obtained from online news. This research found that social conflict during general elections can take the form of arguments or debates and physical conflicts. There are at least three causes of social conflict, namely polarization or negative campaigns, selective fanaticism, and allegations of fraud. Preventing social conflict needs to be carried out using a sociological approach to Islamic law by upholding human rights, being moderate towards differences maintaining the value of balance, and being gentle. This research concludes that the sociological conception of Islamic law can be a solution to resolving social conflicts by prioritizing Islamic values. Therefore, the author suggests the need for government attention to avoid social conflict in general elections. Apart from that, support from religious figures and ulama is needed through counseling and issuing fatwas regarding the prohibition of social conflict in general elections because social conflict can damage relationships and values in society.
Hidup Layak Dalam Perspektif Ekonomi Syariah irfan Djufri; Rahman Ambo Masse; Misbahuddin Misbahuddin
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v9i1.360

Abstract

The purpose of this study is to find out how the concept of a decent/prosperous life is in Islamic economics. The research method used is literature research. Data collection techniques come from different literature, then use a normative descriptive approach and are analyzed according to problems related to the topic and title of the research paper. The results of his research are the concept of Islamic economics, as well as the principles of Islamic economics and the concept of a decent life in Islam.
Barzanji Tradition In Muslim Society As An Manifestation of Islamic Values Faith In the Apostles For Discipline Character Misbahuddin Misbahuddin; Severo Espinosa III
Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jpaii.v3i4.942

Abstract

Purpose of the study: This research introduces a new approach to actualizing Barzanji cultural values in Islamic education, namely integrating the tradition of reading poetry and stories about the Prophet Muhammad SAW with the doctrine of faith in the apostles. This research aims to explore how islamic values are realized in the barzanji tradition. Methodology: This research uses a qualitative approach with a naturalistic research design. Data collection techniques used in-depth interviews and participant observation. Respondents in this study were selected based on variations in roles and involvement in the Ngarot tradition using purposive sampling techniques. Data analysis will be carried out using the Miles and Huberman model. Main Findings: This research also proposes suggestions and recommendations to improve and optimize this new approach, by emphasizing the importance and urgency of having a character of discipline and faith in the apostles for the success and happiness of Muslims in this world and the hereafter, based on the findings and implications. from this research. This research contributes to Islamic educational and cultural literature, by providing new perspectives and insights regarding the role and impact of Barzanji poetry and stories in increasing feelings of love, respect and gratitude for the Prophet Muhammad SAW and his predecessors, as well as asking for their intercession and blessings. Novelty/Originality of this study: Students who do not have a disciplined character and do not strengthen the value of faith in the apostles can face short-term and long-term implications for their academic, personal and social lives. Therefore, it is important and urgent for students to have a disciplined character and strengthen the value of faith in the apostles, because this is very important for their success and happiness in this world and the hereafter. Students can achieve this by studying and practicing Islamic teachings and values, as well as by reading and listening to Barzanji poetry and stories that tell the life and virtues of the Prophet Muhammad (peace be upon him) and his predecessors. In this way, students can increase their feelings of love, respect and gratitude for the Prophet and his apostles, and ask for their intercession and blessings.
Co-Authors Abd. Rahman Razak Abd. Rauf M. Amin Abdul Gafur Abdul Hafid Abdul Rahim Abdul Rahman Abdul Rivai Poli Abdurrahman Abubakar Bahmid Abu Sahman Nasim Abu Sahman Nasim Achmad Alfian Mujaddid Achmad Musyahid Idrus Adi Karma Agustan Agustan, Agustan Ahmad Arief Ahmad Mathar Ahmad Ramadlan ahmad yani Aidit, Hasyim Alamsyah, Tahwin Alwaris, Sri Ayu Andari Putri Amal Ashraf Amir Muhiddin, Amir Amir, AM Nur Atma Andi Airiza Rezki Syafaat Andi Intan Cahyani Andi Moh. Rezki Darma Andi Moh. Rezki Darma Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Rahmat Nizar Hidayat Anisa, Nur Ainun Anwar Sadat Ardi Ardi ARDIANSYAH, FAISAL Arsyad, Susalti Nur Asfira Yuniar Asfira Yuniar AULIA, FIRDA Aynun Nyswa B, Irfan B, Umar Bakence, Lutfi Bangkit Maulana, Bangkit Basirun, Adam Burhan Burhan, Burhan Darliana, Darliana Dol, Sri Karmila Eril, Eril Fadly F Fatmawati Fattah, Salman Fuad Thohari Fuad, Iwan Zainul Hamid, Muhammad Achyar Hamka Hanaping Hardianti Hardianti Hardianto Hawing Hartawati, Sri Indira Hasaruddin Hasaruddin Hasnia Hasnia Hasyim Aidid Herman Herman Hidayat, Andi Rahmat Nizar Hidayatussalam Hidayatussalam Hidayatussalam Hisbullah Hisbullah Hisbullah Hisbullah Hisbullah Husain, Muhammad Zakir Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ifah Finatry Latiep Ikram, Muhammad Furqanul Ilma Radia Syam irfan Djufri Irwandi, Andi Irwanti Said J, Jumarni Kadir, Muh. Awaluddin Kamaruddin Karunia, Khaerunnisa Khamami Zada Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Kurniati Kurniati Kurniati K Kurniati Kurniati Kurniati Kurniati Kurniawan, Lalu La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Lomba Sultan Luthfi Bakence Maghudi, Muhammad Imam Mahsyar Idris Mappasessu Mappasessu Marzuki Umar Marzuki Umar Meilani Meilani M Misbahuddin Amin Moch. Bukhori Muslim Mu'min, Muh. Dian Nur Alim Muammar Bakry Mubarak, Muhammad Hilal Muh. Yunan Putra Muhammad Achyar Hamid Muhammad Dahlan Muhammad Furqanul Ikram Muhammad Husni Idris Muhammad Nasir Nasir Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Shuhufi Muhammad Suhufi Muhammad Suhufi, Muhammad Muhammad Taufan Djafri Muhammad Taufan Djafri Muhammad, Ali Rasyidi Muhrim Djakat Muhrim Djakat Mulham Jaki Mulham Jaki Asti Muslimin Kara Mustafa Mustafa Mustafa, Zulhasari Mustaufiq Mustaufiq Mustaufiq, Mustaufiq Nadhila, Ila Nasim, Abu Sahman Nasrullah Bin Sapa Nawirman Ni'man Samad Ni’man Samad Nur Alisa Nurahmad Nurchamidah Nurfadilah N Nurfaika Ishak Nurfaika, Sitti Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurfyana Narmia Sari Nurfyana Narmia Sari Nurhasmi N Nurjannah Nurjannah N, Nurjannah Nurul Azizah NURUL AZIZAH Nurul Azizah Cha Nurul Mujahidah Nurunnasikin Nurwijayanti Patawari, Andi Yusri Pikahulan, Rustam Magun Prades Arioato Silondae R, Rahmatullah Rafi Pradipa Rahim, Asrianto Rahma Amir, Rahma Rahmadani, Nur Fitri Rahman Ambo Masse Rahman R., Abd. Rahmawati, Rahmawati Ramadan, Nur Hikmah Anugrah Ramoddin Rasyid, St. Cheriah Reny Ruswanti Ridwan Riri Fitri Sari Rizal, A. Rizky Maulida Rohim, M. Yusuf Nur Rondang Herlina Rufi'i Rukmanasari, Ita S, Samsidar Sabri Samin Sahpur, Sahpur Sahya, Muhammad Mufty Zaki Sakka, Moh. Nasir Saleh Ridwan Salmawati Salmawati, Salmawati Samsidar Samsidar Jamaluddin Samsidar Jamaluddin Samsuddin S, Samsuddin Samsuddin Samsuddin Sanusi, Muh. Nur Taufik Sari, Muspita Sari, Nurfyana Narmia SATRIYAS ILYAS Severo Espinosa III Siradjuddin Sofyan Sofyan St. Aisyah BM Subli, Mohamad Sudirman Sudirman Sudirman Suhufi, Muh Supriadi Supriadi Suprijati Sarib Syafa’at, Andi Airiza Rezki Syafuri, Syafuri Syamsu Alam Syamsul Darlis Syamsurianto Syarif As'ad, Muhammad Syarif, Muh Isra Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tarmizi Titin Samsudin Tri Cahyo Nugroho Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi Umar Syarifuddin Usman Usman Wasehudin, Wasehudin Wulandari, Ulfah Yunita Ys, Arba'iyah Yuniar, Asfira Zainuddin, Zainuddin