p-Index From 2021 - 2026
14.926
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Al-Mizan (e-Journal) Jurnal Dakwah Tabligh Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum AL-Daulah Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Adabiyah Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Jurnal Berita Sosial JICSA Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-'Adl Journal of Education and Instruction (JOEAI) SEIKO : Journal of Management & Business Jurnal Hukum Ekonomi Syariah BILANCIA Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Al-Maslahah Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Al-Dustur Journal of Islam and Science Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Journal of Social Science Journal De Facto Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum International Journal of Social Science JURNAL KEISLAMAN Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Ar-Ribh Qisthosia Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Iqtisaduna Pappasang Hunafa: Jurnal Studia Islamika Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Indonesian Journal of Shariah and Justice Jurnal Indonesia Sosial Sains DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Indonesian Journal Of Economy Studies Ethics and Law Journal: Business and Notary Socius: Social Sciences Research Journal Al-Bayyinah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Contemporary Local Politics Law Journal Media Hukum Indonesia (MHI) JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional International Journal of Education, Vocational and Social Science Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Journal of Strafvordering Indonesian Mala'bi: Jurnal Manajemen Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Hukum Islam dalam Sistem Kolonial di Indonesia: Analisis Historis-Kritis terhadap Politik Hukum Kolonial Hamid, Muhammad Achyar; Kurniati, Kurniati; Misbahuddin, Misbahuddin
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v10i1.6928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hukum Islam dalam konteks kolonialisme serta implikasinya terhadap sistem hukum di Indonesia. Fokus utama kajian ini adalah mengungkap bagaimana intervensi kolonial tidak hanya memengaruhi struktur kelembagaan hukum Islam, tetapi juga membentuk ulang dasar konseptual dan legitimasi otoritasnya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain historis-kritis melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen. Pendekatan tersebut digunakan untuk menelusuri dinamika perubahan hukum Islam secara sistematis dan kontekstual dalam relasi kekuasaan kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolonialisme berperan signifikan dalam mereduksi otoritas hukum Islam melalui kebijakan hukum yang bersifat subordinatif, terutama melalui penerapan teori resepsi yang menempatkan hukum Islam di bawah hukum adat dalam sistem hukum kolonial. Selain itu, kolonialisme juga mengubah cara pandang terhadap sumber dan legitimasi hukum Islam sehingga berdampak terhadap praktik hukum pada era kontemporer. Penelitian ini menemukan bahwa transformasi hukum Islam tidak hanya terjadi pada level kelembagaan, tetapi juga pada dimensi epistemologis dan praksis hukum. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan integratif yang menggabungkan analisis historis, konseptual, dan kritis dalam memahami hubungan antara kolonialisme dan transformasi hukum Islam secara multidimensional. Implikasi penelitian menunjukkan pentingnya rekonstruksi hukum Islam yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga adaptif terhadap konteks sosial modern guna mewujudkan sistem hukum yang lebih adil, inklusif, dan relevan dalam kerangka negara hukum Indonesia.
Implications Law Islam On Child Marriage In Minors Due To In Doti For The Society Tanah Towa Village, Kajang District Bulukumba District: Implications Law Islam On Child Marriage In Minors Due To In Doti For The Society Tanah Towa Village, Kajang District Bulukumba District Meilani; Achmad Musyahid; Misbahuddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Diskursus Islam
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis examines the implications of Islamic law on underage marriage caused by doti among the people of Tanah Towa Village, Kajang District, Bulukumba Regency. It addresses three main questions: (1) the consequences of child marriage due to doti, (2) community perceptions of such practices, and (3) the implications of Islamic law on underage marriage resulting from doti. This study employs field research with theological-normative and juridical approaches. Data sources include primary, secondary, and tertiary data, collected through observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis is conducted through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings show that, first, the practice of underage marriage due to doti is generally similar to marriage practices in the Kajang community. Second, community perceptions vary: while many consider it a common cultural practice, others view it as inappropriate because it violates human rights, particularly children’s right to education. Third, from the perspective of Islamic law, although such marriages may be considered legally valid, they violate regulations on minimum marriage age and contradict fundamental principles of marriage in Islam, especially those related to consent, welfare, and protection. This study implies that underage marriage driven by doti limits children’s opportunities and personal development. Therefore, parents and society should allow children greater autonomy in determining their future and be more aware of the negative consequences of forced or premature marriage.
Determinan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis di Indonesia: Systematic Literature Review Sakka, Moh. Nasir; Misbahuddin, Misbahuddin; Sahpur, Sahpur; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4362

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi beban kesehatan utama di Indonesia dengan angka keberhasilan pengobatan nasional yang belum merata antarwilayah, sehingga diperlukan pemahaman komprehensif mengenai determinan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis determinan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data dan registri penelitian dengan hasil identifikasi awal sebanyak 742 artikel, yang setelah melalui proses seleksi diperoleh 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan tiga level hambatan, yaitu level pasien, layanan kesehatan, dan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan keberhasilan pengobatan TB di Indonesia meliputi faktor psikologis pasien seperti kecemasan dan depresi, peran keluarga dalam mendukung kepatuhan, responsivitas fasilitas kesehatan yang mencakup perhatian cepat dan otonomi pasien, serta implementasi strategi FAST yang masih menghadapi kendala infrastruktur dan mobilisasi staf di rumah sakit swasta. Simpulan dari penelitian ini adalah determinan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Indonesia bersifat multidimensional yang saling terkait antara level pasien, layanan kesehatan, dan kebijakan, sehingga diperlukan intervensi yang terintegrasi dan holistik untuk meningkatkan capaian program penanggulangan TB.
Penanaman Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SD N Kalukuan IV Kota Makassar Rizal, A.; Misbahuddin, Misbahuddin; Burhan, Burhan; Arsyad, Susalti Nur; Irwandi, Andi
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.6519

Abstract

The purpose of this research was conducted to describe one of the innovations in Civics learning through the subject matter of Archipelagic Insights which can instill the values of the Pancasila Student Profile in students. As the goal of Civics learning is to educate citizens to become good citizens, which can be described as citizens who are patriotic, tolerant, loyal to the nation and state, religious, changeable, and true Pancasila. Data collection techniques using the approach of observation, interviews, and documentation. This study uses a type of qualitative research. Data reduction was carried out and then analyzed using triangulation sources. The results of this study indicate that: Citizenship Education Learning through archipelago insight material at SDN Kalukuan IV Makassar City provides broader knowledge and insights to students about Indonesia's diversity, so that students can get to know the regions in Indonesia, their customs, culture, and natural wealth is expected to grow the love of the nation and state. By using the Discovery Learning method and interesting learning packaging through animations and interactive videos (educational games) so that students do not feel heavy with the learning load. Keywords: Citizenship Education, Learners, Pancasila Student Profile
Transformasi Maqasid al-Syari’ah sebagai Solusi Yuridis dalam Dialektika Hukum Islam dan Modernitas Nurunnasikin; Kurniati; Misbahuddin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara mendalam peran transformasi metodologi Maqasid al-Syari’ah sebagai solusi yuridis dalam menjembatani ketegangan antara hukum Islam tradisional dan tuntutan modernitas. Fokus utama kajian ini adalah mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai universal syariat dapat diartikulasikan kembali untuk menjawab problematika kontemporer yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam teks klasik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif-filosofis dengan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan dengan membedah tiga lapisan filosofis, yaitu aspek ontologis terkait hakikat hukum, aspek epistemologis terkait nalar penggalian hukum, dan aspek aksiologis terkait tujuan kemaslahatan hukum di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maqasid al-Syari’ah berfungsi sebagai katalisator transformasi yang mengubah cara pandang hukum dari pendekatan tekstual-formal menuju pendekatan substantif-fungsional. Temuan mengonfirmasi bahwa modernitas menuntut reaktualisasi nalar ijtihad yang menempatkan kemaslahatan publik (maslahah) sebagai standar tertinggi dalam penetapan hukum Islam. Integrasi nalar filosofis ini memungkinkan hukum Islam tetap relevan dan berwibawa di tengah perubahan sosial yang cepat. Kebaruan atau novelty penelitian ini terletak pada sintesis antara teori modernitas dan rekonstruksi metodologis Maqasid yang disajikan tanpa memisahkan akar teologisnya. Berbeda dengan kajian sebelumnya yang cenderung dikotomis, artikel ini menawarkan model sinkronisasi yang inklusif dengan menggunakan kerangka filsafat hukum yang komprehensif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pergeseran paradigma bagi para juris dan akademisi hukum Islam di Indonesia untuk beralih dari sekadar penjaga teks menjadi pengembang nilai. Secara praktis, hasil kajian ini merekomendasikan pembaruan pada pola perumusan kebijakan hukum dan fatwa agar lebih responsif terhadap kompleksitas kehidupan modern.
REKONSTRUKSI PRINSIP SYARIAH PADA SMART CONTRACT ETHEREUM: ANALISIS KEABSAHAN IJAB-QABUL OTOMATIS ERA SOCIETY 5.0 Muspita Sari; Kurniati Kurniati; Misbahuddin Misbahuddin; Darliana Darliana
Jurnal AL-SYAKHSHIYYAH Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Vol 8 No 1 (2026): Volume 8, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/as-hki.v8i1.11620

Abstract

This article examines the validity of ijab-qabul in Ethereum-based smart contracts and reconstructs classical contract concepts within the framework of contemporary Islamic law in the Society 5.0 era. It focuses on how principles of fiqh muamalah—such as mutual consent (taradhi), clarity (al-wuduh), and the absence of gharar—can adapt to automated contract systems. The study employs a normative-conceptual approach through library research, drawing on classical fiqh literature, contemporary Islamic legal studies, and technical smart contract documents, analyzed descriptively, comparatively, and through a maqasid al-shariah perspective. The findings indicate that smart contracts structurally fulfill the essential elements and conditions of a valid contract but face challenges regarding free will, intention (qasd), and limited corrective mechanisms such as khiyar. While enhancing transparency and legal certainty, they also pose risks of injustice due to assumed consent, digital literacy gaps, and insufficient consumer protection. The novelty of this study lies in reconstructing ijab-qabul as a digitally validated expression of intent rather than a purely verbal one. The study highlights the need for ethical smart contracts, adaptive regulation, and strengthened digital literacy to ensure alignment with justice, public interest, and consumer protection within Islamic law.
Digitalisasi dan Transformasi Hukum Islam: Tantangan Peradilan Agama Dalam Era Peradilan Elektronik Mustafa Mustafa; Kurniati Kurniati; misbahuddin misbahuddin
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v10i1.6839

Abstract

Transformasi peradilan agama melalui digitalisasi merefleksikan perubahan mendasar dalam cara hukum Islam dipahami dan dijalankan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem peradilan elektronik tidak hanya menggeser aspek teknis-prosedural, tetapi juga menyentuh dimensi struktur, kultur, dan epistemologi hukum. Pergeseran tersebut tampak pada berubahnya otoritas hukum yang tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada aktor, melainkan juga pada sistem digital yang membingkai proses peradilan. Di sisi lain, munculnya problematika normatif dan epistemologisterutama dalam pembuktian dan kehadiran para pihak menuntut penafsiran ulang terhadap konsep klasik hukum Islam. Dalam kerangka ini, pendekatan maq??id al-shar?‘ah relevan sebagai landasan reflektif agar transformasi tetap berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan. Kekuatan kajian ini terletak pada integrasi dimensi normatif, sosial, dan teknologi dalam satu kerangka analisis yang utuh. Pendekatan tersebut memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap dinamika hukum Islam di tengah perubahan zaman. Selain itu, pengembangan gagasan seperti rekonstruksi epistemologi hukum dan ekosistem fikih digital memberikan kontribusi reflektif terhadap pengayaan diskursus hukum Islam kontemporer, sekaligus menegaskan fleksibilitas dan relevansinya dalam menghadapi kompleksitas modernitas. Namun demikian, kajian ini memiliki keterbatasan, terutama karena dominasi pendekatan normatif yang membuat dimensi empiris belum tergali optimal. Selain itu, perkembangan teknologi yang cepat menantang relevansi analisis. Oleh karena itu, diperlukan kajian lanjutan yang lebih komprehensif dan empiris guna memperkuat temuan serta pengembangan konseptual.
Transformasi Hukum Islam dalam Sistem Kolonial di Indonesia: Analisis Historis-Kritis terhadap Politik Hukum Kolonial Muhammad Achyar Hamid; Kurniati Kurniati; Misbahuddin Misbahuddin
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v10i1.6928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hukum Islam dalam konteks kolonialisme serta implikasinya terhadap sistem hukum di Indonesia. Fokus utama kajian ini adalah mengungkap bagaimana intervensi kolonial tidak hanya memengaruhi struktur kelembagaan hukum Islam, tetapi juga membentuk ulang dasar konseptual dan legitimasi otoritasnya dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain historis-kritis melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen, yang memungkinkan penelusuran dinamika perubahan hukum secara sistematis dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolonialisme berperan signifikan dalam mereduksi otoritas hukum Islam melalui kebijakan hukum yang bersifat subordinatif, seperti penerapan teori resepsi, yang menempatkan hukum Islam di bawah hukum adat dalam sistem kolonial. Selain itu, kolonialisme juga mengubah cara pandang terhadap sumber dan otoritas hukum Islam, sehingga berdampak pada praktik hukum di era kontemporer. Keaslian penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan analisis historis, konseptual, dan nilai secara sistematis untuk memahami transformasi hukum Islam secara menyeluruh. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya rekonstruksi hukum Islam yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga adaptif terhadap konteks sosial modern, guna mewujudkan sistem hukum yang lebih adil, inklusif, dan relevan dalam kerangka negara hukum Indonesia.
Implikasi Hukum Islam terhadap Pemanfaatan Teknologi Biomedis Sudirman; Kurniati; Misbahuddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum Islam terhadap pemanfaatan teknologi biomedis dalam perspektif maqashid syariah serta mengkaji relevansi prinsip-prinsip syariah dalam merespons perkembangan teknologi kesehatan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-analitis berbasis studi kepustakaan, dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, fatwa, dan konsep hukum Islam kontemporer yang berkaitan dengan teknologi biomedis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam pada dasarnya bersifat adaptif dan dapat menerima pemanfaatan teknologi biomedis sepanjang berorientasi pada kemaslahatan, khususnya dalam menjaga jiwa dan keturunan. Namun demikian, terdapat dinamika perbedaan pandangan terhadap teknologi yang lebih kompleks seperti rekayasa genetika dan kecerdasan buatan dalam medis, yang menuntut pendekatan ijtihad yang lebih kontekstual dan interdisipliner. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara perkembangan teknologi dengan pemahaman masyarakat Muslim terhadap implikasi hukumnya. Oleh karena itu, pendekatan maqashid syariah menjadi kerangka yang relevan dalam menjembatani antara inovasi teknologi dan nilai-nilai syariah. Kesimpulannya, hukum Islam memiliki potensi besar untuk merespons perkembangan teknologi biomedis secara konstruktif, namun memerlukan penguatan kajian yang komprehensif dan kontekstual agar mampu memberikan panduan yang aplikatif bagi masyarakat.
Penerapan Zakat Profesi di Baznas Kabupaten Barru ditinjau dari Perspektif Maqashid al-Syariah Ahmad Ramadlan; Muslimin Kara; Misbahuddin
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Zakat Profesi di Baznas Kabupaten Barru Ditinjau Dari Perspektif Maqashid al-Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi dan teologi syar’i. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Dasar hukum pelaksanaan zakat profesi di Kabupaten Baru telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat dan adanya Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Zakat Kabupaten Barru. (2) Penerapan zakat profesi di Kabupaten Barru telah dilaksanakan dengan baik, hal ini telah dibuktikan adanya mekanisme pemtongan gaji langsung pada Bank Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat bahkan Baznas kabupaten Barru adalah salah satu Baznas terbaik di Sulawesi Selatan terkhusus zakat profesi, mengingat potensi zakat profesi atau zakat penghasilan seluruh Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2022 di Kabupaten Barru berjumlah Rp. 561. 305.187.57. (3) Penerapan Zakat profesi yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Barru telah sesuai dengan perspektif Maqashid al-Syariah dalam pendistribusian zakat di Kabupaten Barru sudah menjadi bentuk usaha pengurangan jumlah kemiskinan yang menjadi salah satu unsur dari Maqashid syariah yaitu menjaga harta (Hizbu Maal). Serta kesejahteraan yang dicapai melalui pengelolaan zakat dapat pula menunjang unsur lain dalam maqashid syariah seperti memelihara agama atau Hifz Diin (terhindar dari pemurtadan), memelihara akal(Hifz Aql) karena mustahiq mendapat pengajaran yang layak serta memelihara keluarga dari ancaman kemiskinan.
Co-Authors Abd. Rahman Razak Abd. Rauf M. Amin Abdul Gafur Abdul Hafid Abdul Rahim Abdul Rivai Poli Abdurrahman Abubakar Bahmid Abu Sahman Nasim Abu Sahman Nasim Achmad Alfian Mujaddid Achmad Musyahid Idrus Adi Karma Agung Pratama Agustan Agustan, Agustan Ahmad Arief Ahmad Mathar Ahmad Ramadlan ahmad yani Aidit, Hasyim Alamsyah, Tahwin Alwaris, Sri Ayu Andari Putri Amal Ashraf Amir Muhiddin, Amir Amir, AM Nur Atma Andi Airiza Rezki Syafaat Andi Intan Cahyani Andi Moh. Rezki Darma Andi Moh. Rezki Darma Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Muh. Taqiyuddin BN Andi Rahmat Nizar Hidayat Anisa, Nur Ainun Ardi Ardi ARDIANSYAH, FAISAL Arsyad, Susalti Nur Asfira Yuniar Asfira Yuniar Aynun Nyswa B, Irfan B, Umar Badaruddin, Sukri Bakence, Lutfi Basirun, Adam Burhan Burhan, Burhan Darliana Darliana Darliana, Darliana Eril, Eril Espinosa III, Severo Fadly F Fatimah, , Nur Fatmawati Fattah, Salman Fuad Thohari Fuad, Iwan Zainul Hakzah Hamid, Muhammad Achyar Hamka Hanaping Hardianti Hardianti Hardianto Hawing Hartawati, Sri Indira Hasaruddin Hasaruddin Hasyim Aidid Herman Herman Hidayat, Andi Rahmat Nizar Hidayatussalam Hidayatussalam Hidayatussalam Hisbullah Hisbullah Hisbullah Hisbullah Hisbullah Husain, Muhammad Zakir Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ibtisam Ifah Finatry Latiep Ikram, Muhammad Furqanul Ilma Radia Syam Imal Istimal, Imal Irwandi, Andi Irwanti Said J, Jumarni Juhari, Andi Rezal Kadir, Muh. Awaluddin Kamaruddin Karunia, Khaerunnisa Khamami Zada Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Kurniati Kurniati Kurniati K Kurniati Kurniati Kurniati Kurniati La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail Lentina, Tasya Meir Lomba Sultan Luthfi Bakence Maghudi, Muhammad Imam Mahsyar Idris Mappasessu Mappasessu Marzuki Umar Marzuki Umar Meilani Meilani M Misbahuddin Amin Mu'min, Muh. Dian Nur Alim Muammar Bakry Mubarak, Muhammad Hilal Muh. Yunan Putra Muhammad Achyar Hamid Muhammad Dahlan Muhammad Furqanul Ikram Muhammad Saleh Ridwan Muhammad Shuhufi Muhammad Suhufi, Muhammad Muhammad Taufan Djafri Muhammad Taufan Djafri Muhammad, Ali Rasyidi Muhrim Djakat Muhrim Djakat Mulham Jaki Mulham Jaki Asti Mursalim Mursalim Muslim, Moch. Bukhori Muslimin Kara Muspita Sari Mustafa Mustafa Mustafa, Zulhasari Mustaufiq Mustaufiq Mustaufiq, Mustaufiq Nadhila, Ila Nasim, Abu Sahman Nasrullah Bin Sapa Nawirman Ni'man Samad Nisma Ni’man Samad Nur Alisa Nurahmad Nurchamidah Nurfadila Nurfaika Ishak Nurfaika, Sitti Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurfyana Narmia Sari Nurfyana Narmia Sari Nurjannah Nurjannah N, Nurjannah Nurul Azizah NURUL AZIZAH Nurul Azizah Cha Nurul Mujahidah Nurunnasikin Nurwijayanti Patawari, Andi Yusri Pikahulan, Rustam Magun Prades Arioato Silondae R, Rahmatullah Rafi Pradipa Rahim, Asrianto Rahma Amir, Rahma Rahmadani, Nur Fitri Rahman Ambo Masse Rahman R., Abd. Rahmawati, Rahmawati Ramadan, Nur Hikmah Anugrah Ramoddin Rasyid, St. Cheriah Reny Ruswanti Ridwan Riri Fitri Sari, Riri Rizal, A. Rizky Maulida Rohim, M. Yusuf Nur Rondang Herlina Rufi'i Rukmanasari, Ita S, Samsidar Sabri Samin Sahpur, Sahpur Sakka, Moh. Nasir Saleh Ridwan Salmawati Salmawati, Salmawati Samsidar Samsidar Jamaluddin Samsidar Jamaluddin Samsuddin S, Samsuddin Samsuddin Samsuddin Sanusi, Muh. Nur Taufik Sari, Nurfyana Narmia SATRIYAS ILYAS Siradjuddin Sofyan Sofyan St. Aisyah BM Su'un, Muhammad Subli, Mohamad Sudirman Sudirman Sudirman Suhufi, Muh Supriadi Supriadi Suprijati Sarib Syafa’at, Andi Airiza Rezki Syafuri, Syafuri Syamsu Alam Syamsul Darlis Syamsurianto Syarif As'ad, Muhammad Syarif, Muh Isra Tarmizi Titin Samsudin Tri Cahyo Nugroho Try Sa’adurrahman HM. Kafrawi Umar Syarifuddin Usman Usman Wasehudin, Wasehudin Wulandari, Ulfah Yunita Ys, Arba'iyah Yuniar, Asfira Zahli Akhmad, Almuhfudli Zainuddin, Zainuddin