p-Index From 2021 - 2026
13.558
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Jurnal Perikanan dan Kelautan JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Diponegoro Journal of Management Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Bahan Alam Terbarukan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Pendidikan Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir GEA, Jurnal Pendidikan Geografi JURNAL SPASIAL Jurnal Terapan Abdimas Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer PRODUCTUM : Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan SIKLUS: Jurnal Teknik Sipil Jurnal Psikologi Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Efektor Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Jurnal Energi dan Lingkungan (Enerlink) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Education and Human Development Journal Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Elkolind : Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri International Journal of Demos Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching ASANKA: Journal of Social Science And Education Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Eksergi: Jurnal Teknik Energi Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Jurnal PkM MIFTEK INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Tameh : Journal of Civil Engineering Environmental Engineering Journal ITATS PROSISKO : Jurnal Pengembangan Riset dan observasi Rekayasa Sistem Komputer Journal of Applied Science, Engineering and Technology (J. ASET) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Le Mujtamak Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah PERMANA : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Health Sciences Journal of Social Science Utilizing Technology Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Al-Aflah Journal Of Chemical Process Engineering Journal of Social Science Utilizing Technology Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Society Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Jurnal Perikanan dan Kelautan JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN CULTIVATE: Journal of Agriculture Science DIDAKTIKA At-Tadris: Journal of Islamic Education Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Eksplorium : Buletin Pusat Pengembangan Bahan Galian Nuklir Nemui Nyimah Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Bakti Insani: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Sertifikasi Laik Fungsi Terhadap Bangunan Publik di Kota Banda Aceh A. Rani, Hafnidar; Hanif, Muhammad
Tameh Vol. 10 No. 1 (2021): Tameh: Journal of Civil Engineering
Publisher : University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.120

Abstract

Certificate of Occupancy (CO) is a certificate issued by the Regional Government for a building that has been completed and has met the requirements for the proper occupancy of the building, which is also applied to public buildings in Banda Aceh. The problem of this research is whether the building owner/user knows about CO and whether the building owner/user already knows about the implementation of CO in accordance with the law. This study aims to investigate the owner/users knowledge on CO and to determine the owner/users of the building knowledge about the application of CO in accordance with the law. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires to 100 respondents, namely owners/users of public buildings in Banda Aceh. The variables used in this study are architectural components, structural, mechanical, electrical, outdoor layout, and the reliability of buildings to public buildings. The results of the factor analysis show that the correlation between a variable and the factors formed is > 0.5, so the factors formed have a relationship to summarize the six variables which has been analyzed. The results of the validity test of the r-table value of 0.197 meet the requirements of rcount > r table. The reliability test results qualify with Cronbach's Alpha value greater than 0.6. The results of descriptive analysis show that the frequency of building owners who know about CO is 6% and building users who know about CO is 2%, while the frequency of owners who know about the application of CO in accordance with the law is 2% and users who know about the application of CO are in accordance with the law is 1%. This indicates that there are still many users/owners of public buildings in Banda Aceh who do not know about CO and do not understand about the application of CO in accordance with the law. Therefore, the Banda Aceh Government needs to disseminate information about the implementation of CO, especially to owners of public buildings.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FLY GRILL DAN LEM LALAT DI KIOS PASAR SIDOHARJO LAMONGAN Azzahro, Fatimah; Syakbanah, Nur Lathifah; Hanif, Muhammad; Putri, Marsha Savira Agatha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31541

Abstract

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, untuk melakukan jual beli serta tempat aktivitas transaksi ekonomi dan interaksi sosial untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Sanitasi pasar yang tidak diperhatikan juga dapat menjadi media penyebaran penyakit dari hewan pengerat dan vektor penyakit seperti lalat. Salah satu upaya pengendalian vektor secara fisik yakni monitoring rutin kepadatan lalat di beberapa jenis kios menggunakan perangkap fly grill dan lem lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan fly grill dan lem lalat di kios Pasar Sidoharjo Lamongan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu. Sampel penelitian sejumlah 6 kios yang terdiri dari kios ikan, kios ayam, kios daging, kios jajan, kios sayur dan kios buah, secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan selama sehari diawali dengan pengukuran parameter lingkungan dan kepadatan lalat diukur dengan fly grill dan lem lalat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepadatan lalat di Pasar Sidoharjo dikategorikan tinggi, dengan nilai rata-rata kepadatan lalat menggunakan fly grill tertinggi di kios ikan sebesar 18 ekor dan menggunakan lem lalat tertinggi di kios buah sebesar 55 ekor. Tidak ada pengaruh signifikan antara jenis perangkap fly grill dan lem lalat terhadap kepadatan lalat (p=0,785). Disimpulkan bahwa tingkat kepadatan lalat di Pasar Sidoharjo Lamongan dikategorikan tinggi. Jenis perangkap yang efektif adalah lem lalat dan jenis kios yang padat lalat adalah kios buah.
Internalizing Islamic Education Values based on National Heroes in the Millennial Generation in the Minangkabau Tribe Febriani, Suci; Hanif, Muhammad; Fadhil, Muhamad; Bedra, Kddour Guettaoi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 No 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.607 KB) | DOI: 10.31004/jpion.v1i2.18

Abstract

Character education is the main domain in balancing the cognitive abilities of learners. As the process of internalizing the values ​​of Islamic education can be adopted through the example of the heroes. This is due to the lack of critical studies related to the development of exemplary-based Islamic educational values​​, especially for the millennial generation. On that basis, this study aims to investigate the internalization of Islamic education values ​​based on the example of national heroes in the millennial generation. This study adopted a qualitative approach with a phenomenological study method in the millennial generation in the Minangkabau. The sample used was 33 students from various universities with Minangkabau ethnic backgrounds. Analysis of the data used is based on triangulation techniques with three ways of collecting data including limited interviews, observation and documentation. The results show that the values ​​of Islamic education in the millennial generation can be internalized through the adoption of exemplary figures. The research findings identify that the examples of the heroes are able to encourage the internalization of the values ​​of Islamic education in the millennial generation in the Minangkabau tribe. This study recommends further research to use a variety of ethnic samples and study topics
PERNIKAHAN MAMBALAH SIBA BAJU DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH DI JORONG PADANG PANJANG NAGARI PARIANGAN Hanif, Muhammad; Daipon, Dahyul
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Family Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v4i2.26372

Abstract

Skripsi ini berjudul “Pernikahan Mambalah Siba Baju Dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan” yang disusun oleh Muhammad Hanif, NIM 1119.177 Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya larangan secara adat di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan untuk melaksanakan pernikahan antara dua orang yang sesuku walaupun beda rumah gadang. Hubungan kekerabatan yang sangat dekat antara dua orang yang sesuku beda rumah gadang ini atau biasa disebut dengan mambalah siba baju, membuat mereka mempunyai rasa kekeluargaan dan dilarang untuk menikah. Bila kita lihat dalam aturan fiqh maka tidak ditemukan larangan untuk menikah dengan orang yang mempunyai hubungan mambalah siba baju dengan kita. Kemudian, timbul keinginan penulis untuk meneliti alasan syari’ah (maqasid syari’ah) dalam penetapan aturan adat tersebut. Penulis bertujuan untuk menemukan perspektif yang tepat mengenai larangan pernikahan mambalah siba baju ini berdasarkan prinsip-prinsip maqashid syari’ah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan, namun penulis juga memanfaatkan data dari pustaka dalam bentuk literatur-literatur terkait. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah niniak mamak dan tokoh masyarakat di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan, sedangkan untuk sumber sekunder adalah buku, jurnal dan berbagai sumber kepustakaan yang terkait dengan pembahasan skripsi ini. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deduktif.Berdasarkan hasil penilitian dapat ditemukan bahwa terminologi mambalah siba baju di Jorong Padang Panjang Nagari Pariangan merujuk pada hubungan kekerabatan antara orang-orang sesuku yang merupakan penghuni dua rumah gadang atau lebih. Pada dasarnya mereka berasal dari satu rumah gadang yang menunjukkan bahwa mereka pada awalnya tinggal satu atap dan berasal dari satu nenek. Dalam aturan adat yang berlaku, mereka dilarang untuk saling menikah.Larangan pernikahan ini dalam perspektif maqashid syari’ah adalah bertujuan untuk menjaga keturunan (hifz an nasl). Hal yang menjadikan pernikahan itu dilarang adalah untuk menghindari lahirnya keturunan yang lemah, karena mereka merasa seperti satu keluarga, sedangkan pernikahan yang terjadi antara orang yang tidak saling merasa asing akan melahirkan keturunan yang lemah. Alasan lain dilarangnya adalah ditakutkan adanya hubungan radha’ah antara keduanya, karena mereka tinggal dalam satu rumah gadang dan sudah menjadi kebiasaan bahwa seorang anak disusui oleh perempuan yang bukan ibunya di rumah tersebut. Sehingga indikasi adanya hubungan radha’ah di antara mereka sangat rentan terjadi.
Sodium Hydroxide Treatment for Cellulose Fiber Accessibility from Corncobs under Microwave Assistive Hanif, Muhammad; Krisanti, Aknasasia Virginia; Salfitri, Selvy; Darni, Yuli; Utami, Herti; Azwar, Edwin; Gunawan, Poernomo
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2021)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v16i2.20061

Abstract

Corncob is abundantly available lignocellulosic biomass resources obtained from crops harvesting and found to be solid waste accumulation on a field. Less corncob is used as a solid fuel for cooking, and a more significant portion is vanished on the field by burning. Promisingly, corncob contains considerable cellulose as one value-added component potentially utilized as biomaterial or biofuel feedstock. However, the presence of lignin in natural lignocellulosic biomass results in recalcitrant structure and hinders cellulose accessibility. This study aimed to investigate microwave-assisted alkaline treatment to retain cellulose in the solid product while removing other impurities in corncob, especially hemicellulose and lignin. Sodium hydroxide was selected as a chemical with some variations in concentration. The chemical treatment was carried out under 400 W microwave power with various residence times and a 1:10 solid to liquor ratio. The cellulose content upgraded from 26.97% to 71.26% while reducing hemicellulose and lignin from 38.49% to 18.15% and 19.28% to 6.4%, respectively, on chemical treatment using 8% sodium hydroxide concentration for 20 minutes residence time. Scanning electron microscope (SEM) and Fourier transform infrared (FTIR) analysis also confirmed the results. The treated corncob also increased its crystallinity from 30.11% to 52.91%.
Produksi Gula Reduksi dari Batang Ubi Kayu dengan Hidrolisis Menggunakan Asam Encer dan Induksi Medan Elektromagnetik Lismeri, Lia; Utami, Rhiki Sekti; Darni, Yuli; Hanif, Muhammad; Riyanto, Agus
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i1.8840

Abstract

Batang ubi kayu yang dihasilkan dari limbah pertanian merupakan biomassa lignoselulosa dengan komposisi selulosa 39,30%, hemiselulosa 24,34% dan lignin 13,42%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonversi limbah batang ubi kayu menjadi gula reduksi. Proses konversi lignoselulosa menjadi gula reduksi secara hidrolisis umumnya dilakukan pada temperatur dan tekanan tinggi dengan menggunakan katalis asam. Pada penelitian ini, digunakan induksi medan elektromagnetik pada proses hidrolisis lignoselulosa dengan menggunakan asam encer sehingga proses hidrolisis dapat berlangsung pada kondisi yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan komponen gula reduksi yang dihasilkan berupa xylosa, arabinosa dan glukosa. Kadar gula reduksi sebesar 10 mg/ml menggunakan pelarut HCl 5%, induksi medan elektromagnetik sebesar 7,1810-4 Tesla, pada temperature 100C selama 60 menit. Hasil ini sebanding dengan penelitian serupa yang berlangsung pada suhu lebih tinggi dengan menggunakan asam kuat. Parameter operasi yang lunak dapat mengatasi degradasi gula reduksi menjadi komponen HMF dan furfural, sehingga proses hidrolisis menjadi lebih efektif.
Produksi Bioplastik dari Sorgum dan Selulosa Secara Termoplastik Darni, Yuli; Sitorus, Tosty Maylangi; Hanif, Muhammad
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i2.2420

Abstract

Produksi bioplastik dari sorgum dan selulosa hasil ekstraksi rumput laut eucheuma spinosum dengan gliserol sebagai pemplastis secara termoplastik telah diteliti. Variabel yang diteliti adalah perbandingan massa pati sorgum dengan selulosa sebesar 10:0; 9,5:0,5; 8,5:1,5; 7,5:2,5; 6,5:3,5; 5,5:4,5 (w/w). Partikel pati sorgum dan selulosa berukuran lolos ayakan 63 ?m. Proses sintesis diawali dengan sonifikasi selama 60 menit pada suhu 80oC, dilanjutkan dengan gelatinisasi yang dijalankan di dalam reaktor batch berpengaduk pada kecepatan 916 rpm dan suhu 95oC selama 35 menit. Hasilnya dikeringkan di dalam oven bersuhu 60oC selama 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik bioplastik terbaik diperoleh ketika perbandingan massa pati-selulosa sebesar 6,5:3,5 (w/w). Bioplastik ini memiliki kuat tarik 11,53 kPa, perpanjangan 32,75%, Modulus Young 46,946 kPa, dan densitas 150 kg/m3. Film bioplastik ini dapat diaplikasikan untuk pengemas makanan dan industri obat-obatan.
Laporan Keuangan Pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Hanif, Muhammad; Setiawati, Nazma; Azizah, Siti Nur
Al-Aflah Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/al-aflah.v3i2.8361

Abstract

Kurun waktu 2020-2023, 82,55% perusahaan melaporkan penurunan pendapatan, namun sebaliknya, industri farmasi justru berkembang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis laporan keuangan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.  (SIDO) sebagai perusahaan jamu dan farmasi. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis mendalam laporan keuangan SIDO periode 2021-2023 yang mencakup kinerja, profitabilitas, dan strategi perusahaan dalam menghadapi masa penuh tantangan ini. Temuan analisis menunjukkan tren pendapatan, laba, dan margin laba SIDO, serta rasio keuangan penting seperti likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Analisis profitabilitas SIDO meliputi margin laba kotor dan bersih, sumber keuntungan, dan strategi peningkatan profitabilitas. Lebih lanjut, analisis strategi bisnis SIDO meninjau efektivitasnya dalam mendorong kinerja keuangan dan profitabilitas, serta dampak pandemi dan strategi penanggulangannya. Prospek SIDO di masa depan diprediksi berdasarkan analisis ini, dengan mempertimbangkan peluang, tantangan, dan rekomendasi investasi bagi para investor.
Menguatkan Kembali Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat: Belajar dari Kearifan Lokal di Indonesia Hanif, Muhammad; Dewi, Ni Luh Yulyana; Hidajad, Arif; Fikri, Alwanul; Saleh, Fitra
International Journal of Demos (IJD) Volume 4 Issue 4 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i4.347

Abstract

Abstract As one of the active volcanoes, Mount Kelud erupted in 2014 and caused quite a big impact, both for nature and the surrounding environment, as well as for the lives of the people around Mount Kelud. However, even though the impact of this volcanic eruption was quite large, the number of victims was small, the process of easy evacuation and rapid rehabilitation made this disaster a model for post-eruption disaster management. This study aims to see how local wisdom can be used as a natural disaster mitigation measure in Indonesia. This research uses a qualitative approach. The data used in this research comes from the results of previous research or studies that have similarities with this research. The results of this study found that the value of local wisdom and togetherness can be the key in disaster mitigation. Local wisdom is the obedience that comes from the community to build harmony in protecting the natural environment. Another local wisdom is to build an emotional bond together through ceremonies and rituals. In the future, this local wisdom can be integrated into education and training, so that disaster mitigation can be done even better. Keywords: Local Wisdom, Disaster Management, Volcanic Eruption, Mount Kelud. Abstrak Sebagai salah satu gunung berapi yang cukup aktif, gunung Kelud Meletus pada tahun 2014 dan menimbulkan dampak yang cukup besar, baik bagi alam dan lingkungan sekitarnya, maupun terhadap kehidupan masyarakat du sekitar gunung Kelud. Namun walaupun dampak dari meletusnya gunung ini cukup besar, namun jumlah korban jiwa yang sedikit, proses evakuasi yang mudah dan rehabilitasi yang cepat menyebabkan bencana ini menjadi model dalam melakukan penagnggulangan bencana pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat mengenai bagaimana kearifan lokal dapat digunakan sebagai salah satu langkah mitigasi bencana alam di negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil penelitian atau studi terdahulu yang memiliki kesamaan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa nilai kearifan lokal dan kebersamaan dapat menjadi kunci dalam melakukan mitigasi bencana. Kearifan lokal adalah adanya kepatuhan yang berasal dari masyarakat untuk membangun keharmonisan dalam menjaga lingkunga alam. Kearifan lokal lainnya adalah dengan membangun adanya ikatan emosional bersama melalui upacara dan ritual. Kedepannya, kearifan lokal ini dapat diintegrasikan kepada pendidikan dan pelatihan, agar mitigasi bencana dapat dilakukan dengan lebih baik lagi. Kata Kunci: Kearifan Lokal, Penanggulangan Bencana, Erupsi Volkanik, Gunung Kelud.
Internalisasi Kearifan Lokal di Kampung Buddha dalam Mitigasi COVID-19 Hanif, Muhammad
Society Vol 11 No 1 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i1.535

Abstract

Communities across the globe are grappling with the COVID-19 pandemic by leveraging their local wisdom, and the Buddhist Kampong in Sodong Hamlet is no exception. Buddhist Kampong has experienced minimal COVID-19 exposure, demonstrating a proficient response to the pandemic. However, this success story remains largely unknown to various stakeholders, necessitating comprehensive research to delineate and elucidate the intrinsic value of local wisdom and its assimilation process. Using an ethnographic approach, this two-year research project was carried out in Sodong Hamlet, Gelangkulon, Sampung Ponorogo, East Java, Indonesia. Primary and secondary sources were tapped, with research informants identified as traditional, religious, and community leaders. Data collection encompassed interviews, observations, and document recordings, all analyzed using an interactive model. The findings revealed a distinct value system within the Buddhist Kampong, shaping their approach to COVID-19 mitigation. This value system revolves around the principles of Memayu Hayuning Kulawarga, Memayu Hayuning Sasama, and Memayu Hayuning Bawana, influencing the community’s engagement in check-in rituals, care for sasomo and cooperation, and the restoration of padasan and diyang. The figures embodying this local wisdom guide community members in internalizing customs, religion, and parental teachings. The internalization process unfolds through exemplary habituation, socialization, and the cultivation of moral motivation, empowering citizens to navigate the challenges posed by the COVID-19 pandemic effectively.
Co-Authors A.Yudi Eka Risano Abadi, Manza Restu Abdul Hamid Abe, Akina Achmad Chusnun Ni'am Adamentha Tarigan, Timothy Adiarso, Adiarso Adiarso, Adiarso Aditya Nur Hanafi, Aditya Nur Afriyadi, Afriyadi Agus Ariyanto Agus Riyanto Agusman Ahyuni Ahyuni Ajimat, Ajimat Alamsyah, Reza Bachtiar Alfarisa, Fitri Alfian Eko Rochmawan Alfin Hikmaturokhman Alfiraza, Ery Nourika Amelia, Melina Andri Sulistyani Anggraini, Windi Aniriani, Gading Wilda Anizar, Liza Anjar Mukti Wibowo, Anjar Mukti Annur, Latifa Anugerah , Ghifari Fajar Apriliansah, Rudi Arafah, Mudrikatul Ari Widodo ARIF HIDAJAD Arrosyid, Laelatul Khoiriyah Arsy, Nabila Assholih, Mukhtar Aswin Lim Aulia, Adinda Aulia, Nur Fatowil Awani, Syifa Cholifah Azwar, Edwin Azzahra, Balqis Nahdliya Azzahro, Fatimah Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bedra, Kddour Guettaoi Bhari, Azri Budi Setiawan Candra, Ibnu Figo Dewa Cruyff, Johan Cruyff, Johan Dahyul Daipon Dedi Hermon Denaya Andrya Prasidya, Denaya Andrya Devi Permata Sari Dewanti, Dian Purwitasari Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Dian Ratnaningtyas Afifah, Dian Ratnaningtyas Didik Nasruri, Hafid Dina Tri Marya Dito Anurogo, Dito Diva, Isra Haryati Dwi Maghfiroh, Andini Dwiana Hendrawati Edi Suharyadi Eko Sulistiono Elsen, Rickard Encep Supriatna Endang Sri Maruti Eni Kurniati, Eni F. Gatot Sumarno, F. Gatot Fachry Abda El Rahman Fadhil, Muhamad Fadli, Muhammad Rijal Faizal, M Faizal, M Faizzah, Nurul Fajar, Imam Saefudin Fatany, Alief Ihram Fathul Jannah, Fathul Febriani, Suci Febriyanto, Irhan Fida Chasanatun, Fida Fikri, Alwanul Filsa Bioresita, Filsa Firdaus, Aryanty Putri Firman Laili Sahwan Firmansyah, Akmal Fitriah Fitriah Fitriana, Khoirima Garno Garno, Yudhi Soetrisno Giovandi, Eggy Arya Gunawan, Poernomo Gusti, Alim Surya Haerunisa, Ikeu Hafnidar A. Rani Hamawi, Mahmudah Hamdi Harmen Hamim S, Ahmad Hamzah, Muhamad Hanansyah, Megivareza Putri Harahap, Fahmi Alif Utama Harnowo Supriadi, Harnowo Hartiniati Hartiniati Haryani, Puput Hasanah, Khoirul Hemy Kiswinarso, Hemy Herli Salim Hermida, Lilis Herry Wardono Herti Utami Heru, Heru Hidayat, Rizki Atthori Husnul Hidayat, Husnul Ihsan, Iif Miftahul Ikhlas, Rifki Zaitul Indallah, Aghniya Qolbin Indartik Indartik Indra, Indra Intan Kamala Aisyiah Intan Nurrachmi Irfany Rupiwardani Irianto, Yudi Irwanto, Usqo Ita Rustiati Ridwan Jaelani, Iqbal Waliyuddin Sidiq Jaelani, Lalu Muhamad Jamaludin, Asep Jannah, Finda Dwi Faridatul Jems Sopacua Jenny Koce Matitaputty Joula Timisela Judijanto, Loso Karnatmaja, Alief Guntur Kelana Dirgantara Kaulan, Muhammad Denanda Khairul Nizam Khairul Ummah Khosihan, Aan Khusna, Amira Krisanti, Aknasasia Virginia Kusmiyanti Kusuma Ningrum, Retno Diah Laela, Fasyi Khaetul Lailatul Badriyah Lestari Lestari Lia Dwi Kuswara, Lia Dwi Lismeri, Lia Liui, Fredrick Lonik, Lorensius Luhur Moekti Prayogo M. Ardi Yahya Madiyaningsih, Tri Maharani, Dhinar Ayu Mahfiroh, Laila Mahfud Mahfud Majid, zamakhsyari Abdul Maradon, Gusma Gama Maulana, Lutfi MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Mei H, Baktiyar Melati, Siska Ayu Misbahul Subhi Moch. Sahri Mochammad Denny Surindra MoHa, luqman Mokhtar, Ernieza Suhana Mubarok, Zam Zam Muhammad Alifian Ferdi Ikhsan Muhammad Muhammad Mukhlis Fathurrohman Munawar, Deni Wildan Musa Nur Kholiq Mustahiyah, Minhatul Nabila, Khoirunnisa Nasirin, Nasirin Nasution, Nurhafizah Nataadmadja, Nasikin Nataadmadja, Nasikin Ni Luh Yulyana Dewi Nina Paramytha Nofrizal, Adenan Yandra Noorlaila Hayati, Noorlaila Nopitariyani, Arizki Tri Novalita, Syanda Rosa Nugroho Susanto Nurapipah, Nida Nurhadji Nugraha, Nurhadji Nurjannah, Dita Novita Nurohmasari, Maria Lusiana Nurrohman, Haikal Jabar Nursiah, Andi nurul khotimah Nurwijayanti Nurzaman, Ikbal Saputra Parji Parji Parji, P Parlina, Iin Parwi, Parwi Prassetyo, Simon Heru Prayoga, Hendra Pribadi, Dwi Bambang Tulus Prihastomo, Sigiet Pulungan, Nurhamidah Purnamasari, Ika Duwi Purwanda, Sella Purwaningsari, Luky Putra, Beben Graha Putra, Beben Graha Putri, Marsha Savira Agatha Putri, Salsabilah Triana Rahagia, Rasi Rahayu, Septiana Budi Rahmansyah, Ferdian Zaki Rahmawati, Israa Ramadhan, Ravidho Ramdhan, Mohamad Reba Anindyajati Pratama, Reba Anindyajati Ridwan, Rahmad Ridwan Riskawaty, Heny Marlina Ritonga, Abdillah Rofiif Fatin Rizaldi, Vianka Putri Rohimin, Mohammad rohmaniyah, vivid Romadhon, Danang Eka Riantara Romansah, Ubad Rosandi, Ujang Ahmad RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Nugroho Rudy Joegijantoro, Rudy Rufaida, Arifatur Safitri, Yuliana Saifuddin, Yayang Ahnaf Salami Mahmud Saleh, Fitra Salfitri, Selvy Saputra, Nanda Saputra, Raihan Rafif Syaefudin Saragih, Pintauli Saragih., M.Pd, Dra. Pintauli Saripaini, Saripaini Sa’diyah, Noor Lailatus Sekarjati, Dhanu Sembiring, Andry Syaly Septiana, Yuga Septiyani, Tiara Setiawati, Nazma Shigehisa, Takuo Shigehisa, Takuo Silitonga, Beatrix Elisabet Silitonga, Betrix Elisabet Simparmin br Ginting Simparmin Ginting Siti Nur Azizah, Siti Nur Soebijantoro Soebijantoro, Soebijantoro Solly Aryza Sri Budiani Sri Rahayu Tri Astuti Sri Wahyono sri wuryastuti Sriwuryani, Sulfiah Suardi, Imam Suardi, Iman Sudarmiani Sudarmiani, Sudarmiani Sudarmiani, S Sugeng, Dhani Avianto Sugeng, Dhani Avianto Sukamto, S Sumeni, Murti Suratno, Tatang Suryanto, Feddy Susi Ratnawati Susilawati, Susilawati Sutarjo, Ajo Syafiqoh, Ataya Syaiful Bachri Syakbanah, Nur Lathifah Syaputra, Affandi Syarifah, Atik Nur Tamura, Masaki Tamura, Masaki Tasya, Aulia Dwina Taufiqurrachman Tommy Adam, Tommy Tosty Maylangi Sitorus, Tosty Maylangi Tri Yusufi Mardiana Trisnaningrum, Niken Turohmah, Farida Umi Isnatin Use Etica Utami, Rhiki Sekti Wahyuni, R. Sri Wan Moh Jaafar, Wan Shafrina Wicaksono, Rizky Rahadian Wiharja Wiharja Wijaya, Ika Wijaya, Martin Winata, Diny Kurnia Yanai, Shunichi Yanai, Shunichi Yanik, Carri Noer Fida Yanuar Herlambang Yaqin, Ilmi 'Ainul Yoga Wedhasmara, Yoga Yudiyanto Tri Kurniawan Yuli Darni Yulia Susanto, Erry Yuliarsih, Dini Yulita, Rena Yulliandari, Ayi Yusnitati Yusnitati Zainal Arifin Zamzi Arsi Zulhanif, Zulhanif Zulianti Zulianti, Zulianti Zulkipli Lessy